Isu UPTD SMPN 1 Sei Balai jual baju seragam olahraga dibantah oleh kepala sekolah, apalagi isu tersebut sangat fantastis karena tidak ada konfirmasi langsung terkait harga baju seragam olahraga yang mana pihak sekolah hanya memfasilitasi sekaligus merespon keinginan para orang tua siswa yang menginginkan adanya seragam olahraga di UPTD SMPN 1 Sei Balai.
Kepala sekolah UPTD SMPN 1 Sei Balai Ngatimin,S.Pd. saat dikonfirmasi beberapa media di Sei bejangkar mengatakan “Baju olahraga senilai Rp.300.000,- itu tidak benar, tetapi dari Nilai tersebut merupakan total harga dari satu (1) pasang pakaian olahraga, satu (1) set atribut,satu buah topi,satu buah dasi, dan satu pcs baju songket, sehingga total harga Rp.300.000,- jelas Ngatimin.Selasa,21/10/2025 sekitar pukul 14’00 wib.
Lanjut Ngatimin, perihal tudingan ada bisnis jual beli seragam itu tidak benar adanya, mungkin itu kesalahpahaman saja, karena kita hanya membantu orang tua yang pengen anaknya memakai baju seragam sekolah, kenapa melalui sekolah,sebab kalau beli masing-masing nanti tidak tampak keseragaman, dan banyak juga orang tua tidak mampu membeli sendiri secara tunai,maka mereka menyicil semampu mereka sampai lunas, jelas Ngatimin.
Dijelaskannya, bahwa semua itu dari awal saya sudah membuat rapat bersama orang tua dan komite sekolah agar jangan ada isu kalau sekolah berbisnis jual beli pakaian sekolah, tutupnya.(AN01)
sidik24jam. Meranti – Dalam upaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini, Polres Kepulauan Meranti, Polda Riau, melaksanakan program Green Policing dengan menggelar kegiatan sosialisasi dan penanaman pohon di sejumlah sekolah yang tersebar di berbagai kecamatan, Selasa (21/10/2025).
Program yang digagas oleh Kapolda Riau ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap pelestarian alam dan pembentukan karakter generasi muda yang cinta lingkungan.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, melalui Kasat Binmas AKP Gunawan SH, mengatakan, kegiatan Green Policing dilaksanakan secara serentak oleh jajaran polsek dengan menyasar sekolah-sekolah tingkat TK, SD, hingga SMP.
“Kami ingin menanamkan nilai peduli lingkungan kepada anak-anak sejak dini. Melalui edukasi dan aksi tanam pohon, diharapkan mereka tumbuh menjadi generasi yang mencintai alam dan menjaga kelestarian lingkungan,” ujar AKP Gunawan.
Kegiatan ini melibatkan berbagai satuan fungsi, termasuk Sat Binmas dan seluruh Bhabinkamtibmas di jajaran Polsek Tebing Tinggi, Polsek Tebingtinggi Barat, Polsek Rangsang, Polsek Rangsang Barat, dan Polsek Merbau.
Di setiap lokasi, personel Polri memberikan edukasi ringan dan interaktif mengenai pentingnya menjaga kebersihan, mengelola sampah, serta menanam pohon untuk mengurangi dampak perubahan iklim.
Selain penyuluhan, petugas juga melakukan penanaman berbagai jenis pohon, seperti pohon mangga, rambutan, matoa, kelengkeng, dan kopi di lingkungan sekolah masing-masing.
Kegiatan penanaman ini dilakukan di antaranya di TK Patria Darma Kelurahan Selatpanjang Kota, TK Fhatima Desa Gogok Darussalam, SDN 14 Teluk Belitung, SDN 10 Selatpanjang Timur, SDN 3 Kartini, SDN 6 Segomeng, SDN 011 Bokor, SMPN 5 Sokop, dan SDN 4 Tenggayun Raya.
“Kami tidak hanya menanam pohon, tapi juga menanam kesadaran dan tanggung jawab untuk menjaga bumi. Setiap anak kami ajak terlibat langsung agar mereka merasa memiliki pohon yang ditanam,” tambah AKP Gunawan.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, disambut antusias oleh para guru dan siswa di tiap sekolah. Suasana penuh keakraban tampak ketika para siswa ikut menanam bibit bersama anggota Polri.***
Sidik24jam.com – Deden Sumpena Kepala Dinas (Kadisdik) Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Wilujeng Tepang Taun ka-74 Bapak Presiden RI Prabowo Subianto “Mugia dipaparin kasehatan sareng Kaskusesan. Amin Yarobal’alamin Alamain”.
Ambon Sidik24jam,com-TNI Angkatan Laut. Komando Daerah Angkatan Laut IX Ambon (Kodaeral IX) Ambon. Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas S.H., mengikuti penyambutan kedatangan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka di Bandar Udara Pattimura Ambon. Selasa (14/10/2025).
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming tiba di Bandara Pattimura Ambon pukul 12.30 WIT dengan menggunakan pesawat khusus milik TNI Angkatan Udara Boeing 737-800 NG. Kedatangan Wapres tersebut dalam rangka kunjungan kerja ke beberapa titik wilayah Maluku selama dua hari.
Kedatangan Wapres beserta rombongan di Bandar Udara Pattimura Ambon disambut hangat oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku, antara lain Komandan Kodaeral IX Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, Komandan Korem 151/Binaiya Brigjen TNI Raffles Manurung, Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto, Komandan Lanud Pattimura Kolonel Pnb Sugeng Sugiharto, Kepala BIN Daerah Maluku Marsma TNI R. Harys Soeryo Mahendra, serta Gubernur Maluku.
Sesaat setelah tiba, Wakil Presiden beserta rombongan Forkopimda melanjutkan perjalanan menuju ke bendungan Way Apu, Kabupaten Buru dengan menggunakan tiga unit helikopter untuk memulai agenda kunjungan kerja di wilayah tersebut. Pada pukul 14.15 WIT Wapres beserta rombongan kembali ke Ambon dilanjutkan melaksanakan peninjauan BMPP PLTMG, UMKM Rujak Natsepa, Pasar Mardika, Pasar Ikan dan peninjauan SMA Garuda.
Kunjungan kerja ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta TNI-Polri dalam upaya percepatan pembangunan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku. (Dispen Kodaeral IX)
Sidik24jam.com – Dalam acara rotasi pejabat, Bupati Sukabumi H. Asep Japar resmi lantik, Herdiawan Waryadi kini menjabat sebagai sekertaris Dinas Pendidikan (Disdik) sebagai memiliki sekretaris baru. Herdiawan Waryadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), kini dilantik menjadi Sekretaris Disdik Kabupaten Sukabumi.
Pelantikan Herdiawan dilakukan langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam agenda rotasi pejabat di Aula Sekretariat Daerah, Rabu (8/10/2025).
Herdiawan mengaku bersyukur sekaligus siap mengemban amanah baru. Ia menegaskan akan bekerja maksimal mendukung visi besar Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah).
“Pendidikan adalah kunci kemajuan daerah. Dengan dukungan seluruh jajaran, saya ingin memastikan pelayanan pendidikan berjalan optimal, baik dari segi fasilitas, tenaga pendidik, maupun mutu pembelajaran. Semua itu untuk mencetak generasi Sukabumi yang unggul dan berdaya saing,” ucapnya.
Lanjunya, Ucap syukur Alhamdulillah, saya dipercaya oleh Bupati dengan jabatan baru ini. Harapan saya, melalui posisi ini dapat ikut mewujudkan apa yang menjadi visi dan misi Bupati Sukabumi.
“Ia pun menegaskan akan fokus memperkuat layanan pendidikan dan memastikan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Sukabumi. “Paparnya. (M. RIZWAN)
Sidik24jam.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna ke-39 Tahun Sidang 2025 dengan agenda.
(1). Pesetujuan bersama atas Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026.
(2). Pengambilan Keputusan DPRD terhadap Penetapan Raperda tentang Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan, rapat digelar di ruang rapat utama DPRD pada Selasa (14/9/2025).
Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD, Budi Azhar Mutawali, S.IP, didampingi Wakil Ketua II H. Usep dan Wakil Ketua III Ramzi Akbar Yusuf, SM. serta Bupati Sukabumi, Drs. H. Asep Japar, MM, para Anggota DPRD, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Sukabumi, serta tamu undangan lainnya.
Adapun susunan acara yang berlangsung pada rapat tersebut diantaranya;
(1). Pembukaan.
(2). Penyampaian Laporan Badan Anggaran DPRD Mengenai Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026.
(3). Penyampaian Laporan Komisi III DPRD Mengenai Raperda tentang Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.
(4). Persetujuan Bersama Atas Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026.
(5). Pengambilan Keputusan DPRD Terhadap Penetapan Raperda tentang Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.
(6). Penandatanganan:
A- Pakta Integritas Pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja dan Daerah Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026.
B- Berita Acara Persetujuan Bersama Atas Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026.
C- Berita Acara Penetapan Atas Raperda tentang Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.
(7). Penyampaian Keputusan DPRD Kabupaten Sukabumi:
A- Nomor 16 Tahun 2025 tentang Persetujuan Terhadap Penetapan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi tentang Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.
B- Nomor 17 Tahun 2025 tentang Persetujuan Atas Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi tentang Anggaran Pendapatan Belanja dan Daerah Tahun Anggaran 2026.
(8). Penyampaian Pendapat Akhir Bupati Mengenai Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026 dan Raperda tentang Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.
Pada kesempatan tersebut ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.Ip mengatakan, bahwa rapat paripurna hari ini Yang pertama adalah persetujuan RAPBD tahun 2026 yang selanjutnya akan disampaikan kepada gubernur jawa barat untuk dievaluasi. Kemudian yang kedua pengambilan keputusan tentang RAPBD Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.
“Nah, kalau yang pasar swalayan sudah selesai, tinggal nanti digunakan agar menjadi raperda yang definitif Tentunya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Budi Azhar menjelaskan poin inti dalam Raperda toko swalayan adalah untuk menciptakan keadilan, sehingga UMKM dan masyarakat yang berjualan biasa dapat tertata dengan baik, serta keberadaan pasar swalayan tidak mengganggu pasar-pasar tradisional.
“Raperda ini mengatur zonasi wilayah, dan akan disosialisasikan secara utuh agar jelas bagi semua pihak. Tujuannya adalah agar semua investor di Kabupaten Sukabumi merasa aman dan nyaman, pasar tradisional tetap terjaga, dan UMKM juga tetap bisa berkembang di setiap wilayah. Saat ini, belum ada batasan jumlah swalayan, namun akan tetap mempertimbangkan kearifan lokal,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, Bupati Sukabumi, Drs. H. Asep Japar, MM, menanggapi Raperda tersebut “bahwa toko modern dan toko swalayan di Kabupaten Sukabumi akan diatur terkait zonasi, jarak, serta jam operasional.
Hal ini bertujuan agar tidak terjadi pertentangan antara toko modern dengan pasar rakyat, dan keduanya dapat saling memajukan. Raperda ini juga bertujuan untuk memajukan UMKM, pasar rakyat, dan toko modern secara bersamaan. Pengaturan teknis lebih lanjut akan diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup). “Singkatnya. M RIZWAN
Sidik24jam.com – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menyebutkan ada tiga fokus utama yang akan dikerjakan saat ini, yakni peningkatan sarana dan prasarana sekolah, kualitas guru dan tenaga pendidik, serta kompetensi peserta didik.
Demikian hal itu disampaikan Deden Sumpena, usai menghadiri kegiatan di Pendopo Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (15/10/2025).
Kepada awak media, Deden Sumpena, menegaskan pihaknya tetap optimis capaian pada Program Kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi tersebut.
“Tekad kita untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Kabupaten Sukabumi ke depan, mesti dengan keterbatasan anggaran,” kata dia.
Menurut Kang Deden, pekerjaan besar tersebut harus diselesaikan. Terutama di tengah tantangan anggaran yang belum sepenuhnya ideal.
“Sukabumi ada sekitar 1.200 sekolah lebih, dan sebagian masih memerlukan perhatian. Ini yang akan menjadi prioritas kami ke depan, meskipun dengan kondisi anggaran yang terbatas,” pungkasnya.
Deden menambahkan, luasnya wilayah dan banyaknya lembaga pendidikan menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga pemerataan kualitas pendidikan di Kabupaten Sukabumi.
Oleh sebab itu, lanjut Deden, pihaknya tengah menyiapkan langkah strategis agar peningkatan mutu pendidikan bisa berjalan lebih efektif dan merata.
“Peningkatan fasilitas, kualitas tenaga pendidik, dan kemampuan siswa akan menjadi fokus utama kami. Pembahasan strateginya sedang kita matangkan dengan tim agar bisa segera terlihat hasilnya,” ujarnya.
Sementara itu, kegiatan yang dinilai masih kurang efektif akan diperbaiki secara bertahap.
“Yang sudah bagus tetap kita lanjutkan. Sementara yang masih butuh perbaikan, akan kita evaluasi dan lakukan pembenahan secara bertahap sesuai prioritas,” pungkasnya, penuh optimis. (M.Rizwan)
sidik24jam. MERANTI – Bunda Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, membuka Opening Ceremony Grand Final Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (ADUJAK) Genre Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2025, yang digelar di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (15/10/2025) pagi.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi remaja Genre untuk menyalurkan kreativitas, inovasi, serta mengimplementasikan modul kesehatan mental. Melalui ajang ini, para peserta diharapkan mampu menampilkan potensi terbaiknya sekaligus menjadi inspirasi bagi remaja lainnya.
Hj. Ismiatun menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas terselenggaranya kegiatan ADUJAK Tahun 2025. Dia juga mengucapkan selamat kepada para finalis Duta Genre yang telah berhasil masuk ke babak final.
“Semoga para finalis dapat menjadi agen perubahan bagi teman-teman remaja lainnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ismiatun menegaskan bahwa keberhasilan bangsa di masa depan sangat bergantung pada kualitas remaja saat ini. Untuk itu, dia menilai para remaja harus mendapat perhatian sehingga dapat melalui masa perkembangan dengan baik demi menyongsong bonus demografi tahun 2045.
“Kita perlu mempersiapkan remaja menjadi generasi yang sehat secara jasmani, rohani, mental, sosial, dan spiritual, serta memiliki daya saing dan kesiapan dalam kehidupan berkeluarga,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kepulauan Meranti, Rokhaizal, menyebutkan kegiatan ADUJAK Genre merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menekan angka pernikahan dini di daerah.
“Melalui kegiatan ini, kita belajar bagaimana merancang masa depan dengan matang. Sebab, tidak lama lagi kita akan memasuki masa Indonesia Emas 2045, saat bangsa ini menikmati bonus demografi,” sebutnya.
Kegiatan ADUJAK Genre 2025 berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 15 hingga 18 Oktober 2025, dan akan ditutup dengan pengumuman pemenang Duta Genre Kepulauan Meranti Tahun 2025.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Dinsos P3AP2KB Kepulauan Meranti, Forum Genre Kabupaten, para pembina Genre kecamatan, serta para finalis Duta Genre 2025.”***
Karawang–Anjangsana Ketua Umum LBH-Kasihhati Justicia Adv. Lilik Adi Gunawan,S.H., yang juga sebagai Dewan Pakar Forum Pers Independent Indonesia (FPII) bersama Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Peradi Utama Karawang Adv.Sujari,S.E.,S.H , untuk menjalin sinergitas bersama Lapas Kelas II Karawang.
Kalapas Kelas II A Karawang Christo Victor Nixon Toar, didampingi Ka KPLP Resnu Parada Andhika menerima langsung kunjungan Ketua Umum LBH-Kasihhati Justicia dan Ketua DPD Peradi Utama Karawang pada Selasa, (14/10/2025) di Ruang Ka KPLP Lapas Kelas II A Karawang.
“Kunjungan kerja Ketua Umum LBH Kasihhati Justicia dan Ketua DPD Peradi Utama Karawang untuk menciptakan sinergitas dan kolaborasi bersama Lapas Kelas II A Karawang terkait edukasi hukum serta program konsultasi dan bantuan hukum kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang akan diberikan secara gratis.” kata Ketua Umum LBH Kasihhati Justicia Adv.Lilik Adi Gunawan, S.H.saat diwawancara awak media.
“Selain itu kami akan turut serta andil dalam pembinaan kemandirian dan kepribadian dengan mengandeng pihak stakeholder yang akan memberikan bekal ketrampilan yang dilaksanakan oleh warga binaan selama menjalani masa pidananya.” tegas Adv.Lilik Adi Gunawan, S.H.
“Kunjungan kami merupakan salah satu bentuk wujud sinergitas bersama Lapas Kelas II A Karawang untuk mewujudkan kolaborasi terkait edukasi dan bantuan hukum hukum secara cuma -cuma .” kata Ketua Umum LBH Kasihhati Justicia Adv.Lilik Adi Gunawan,S.H.
“LBH Kasihhati Justicia dan Ketua DPD Peradi Utama mengapresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Kalapas dan Ka KPLP Lapas Kelas II A Karawang beserta jajaran Lapas Kelas IIA Karawang.” tegas Adv.Lilik Adi Gunawan, S.H.yang juga sebagai Ketua Bidang Idiologi dan Doktrin Media Dewan Pimpinan Nasional Peradi Utama.
.“Kami mengapresiasi pembinaan-pembinaan kemandirian yang dilaksanakan warga binaan Lapas Kelas II A Karawang mulai dari Pembuatan Kerajinan tangan (handycraft), Tata Boga, Menjahit, Sablon, Barber Shop dan pembuatan roti dan ikut serta dalam mensukseskan program Ketahanan pangan nasional ” jelas Adv.Sujari.
Adv.Sujadi memaparkan stigma negatif tentang ex narapidana masih menjadi momok yang selalu muncul di masyarakat, tentunya kami dari Organisasi Advokat Peradi Utama akan ikut serta berperan aktif tak hanya dalam memberikan edukasi hukum serta pembinaan, kami akan mengandeng stakeholder untuk membekali ketrampilan sesuai bakat dan potensinya WBP untuk menjadi bekal kelak usai mereka menjalani masa hukuman dan dapat merubah stigma negatif sebagai ex napi yang selama ini beredar dikalangan masyarakat
“Kami dari LBH- Kasihhati Justicia serta DPD-Peradi Utama Karawang akan bersurat resmi kepada Kalapas Kelas II Karawang tembusan ke Kakanwil Ditjenpas Jawa Barat untuk mengaktualisasikan dalam MoU hingga dapat terwujud sinergitas untuk kepentingan Warga Binaan Pemasyarakatan.” imbuh Adv.Lilik Adi Gunawan, S.H.
“Terima kasih kepada Ketua DPD Peradi Utama dan Ketua Umum LBH Kasihhati Justicia telah mengunjungi Lapas Kelas II A Karawang, semoga dapat terjalin kolaborasi yang konsisten untuk mewujudkan MoU Klinik Hukum di Lapas Kelas II Karawang terkait edukasi dan konsultasi hukum maupun bantuan hukum gratis kepada WBP.”tegas Cristio.
“Tentunya dengan adanya stakeholder dalam upaya turut serta dalam pembinaan WBP dapat mempunyai kemampuan keterampilan hingga selepas menjalani masa hukuman dapat mandiri dan secara perlahan stigma negatif dapat hilang sebagai mantan narapida , dan dapat diterima kembali di masyarakat.” pungkas Cristio. (Tim/Red).
Sidik24jam-com.Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya memperkuat ketahanan dan keamanan pangan daerah. Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman saat membuka Pelatihan Keamanan Pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Aula Sudirman, Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Sabtu (11/10/2025).
Dalam sambutannya, Sekda H. Ade menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pembangunan kesehatan yang berkelanjutan, terutama dalam bidang pangan dan gizi. “Pelatihan ini menjadi langkah nyata mendukung visi Kabupaten Sukabumi yang mubarokah. Pemerintah berkomitmen memastikan keamanan pangan dari proses produksi hingga distribusi,” ujarnya.
Ia meminta peserta pelatihan agar benar-benar menerapkan ilmu yang didapat dalam pelatihan. “Kalau ada yang belum paham, jangan ragu bertanya.
Manfaatkan pelatihan ini sebaik mungkin. Gunakan bahan baku dari daerah sendiri agar ekonomi masyarakat ikut bergerak,” tambahnya.
H.Ade menegaskan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta penerapan standar operasional prosedur (SOP) agar SPPG mendapat kepercayaan masyarakat. SPPG harus berkomitmen menjaga keamanan pangan di Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang PKMM Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Irwan Ruswandi, menjelaskan pelatihan ini digelar di tiga wilayah Palabuhanratu, Cikidang, dan Cibadak dengan target seluruh SPPG selesai dilatih pada 30 Oktober mendatang.
Harapannya, setelah pelatihan ini, kepercayaan masyarakat terhadap penyedia makanan semakin meningkat,” katanya.
Pelatihan ini membekali peserta dengan berbagai materi, mulai dari cara memilih bahan makanan yang aman, teknik pengolahan dan penyimpanan, hingga pengelolaan limbah makanan.
Dirinya berharap pelatihan ini menjadi pondasi dalam penerapan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, serta mendorong terwujudnya layanan makanan bergizi, aman, dan sehat di Kabupaten Sukabumi.
Disisi lain, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo turut menekankan pentingnya disiplin dan tanggung jawab dalam penyediaan makanan siap saji. “Pendistribusian makanan harus dilakukan dengan tepat waktu dan sesuai SOP. Jangan dimasak satu hari sebelumnya,” ujarnya.
Menurutnya, program ini juga mendukung Asta Cita Presiden dengan tujuan tidak hanya meningkatkan gizi anak sekolah, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja baru.
“Kepala dapur harus tegas dan memastikan setiap bagian menjalankan tugasnya. Kalau semua bekerja tulus dan disiplin, kejadian yang tidak diharapkan bisa dihindari,” tandasnya.
Peserta pelatihan nantinya akan menerima sertifikat sebagai bukti kompetensi.
M RIZWAN