sidik24jam. MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Melati, Kantor Bupati Meranti, Rabu (1/10/2025).
Dalam kesempatan itu, Bupati Asmar menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua LPTQ yang baru, H. Aljufri, serta memberikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya, Agus Safri, atas dedikasi dan kinerjanya.
“Melalui LPTQ, kita dapat meningkatkan kesadaran dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Saya berharap LPTQ terus memperkuat pembinaan dan pelatihan tilawatil Qur’an, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan,” ujar Bupati Asmar.
Ia juga menekankan pentingnya LPTQ sebagai wadah dalam melahirkan generasi Qur’ani yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Kepulauan Meranti di berbagai ajang tilawah, baik tingkat provinsi maupun nasional.
Acara sertijab tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setdakab, Muhammad Mahdi, Kabag Kesra Setdakab, Syafrizal, Kabag Prokopim Setdakab, Alfian, serta jajaran pengurus LPTQ Kabupaten Kepulauan Meranti.***
sidik24jam. MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar rapat koordinasi membahas pengelolaan Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Selatpanjang di ruang rapat Bupati Kepulauan Meranti, Senin (29/9/2025).
Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar dan dihadiri sejumlah pejabat terkait, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra, perwakilan Dinas Pendidikan, Dinas PTSP, Bapenda, Dinas Sosial, BPKAD, Bappedalitbang, Direktur AMIK, Kabag Kesra, Kabag Hukum, serta Kabag Tapem.
Dalam sambutannya, Bupati Asmar menegaskan bahwa meski saat ini keuangan daerah masih mengalami defisit, pemerintah daerah tetap mendengarkan dan mempertimbangkan usulan dari pihak kampus.
“Untuk operasionalnya, mohon dipelajari kembali oleh semua elemen Pemerintah Daerah. Karena sudah diserahkan ke pemerintah, maka perlu kajian ulang agar AMIK bisa terus berjalan dan membantu mahasiswa asal Meranti,” ujar Asmar.
Sementara itu, Direktur AMIK Selatpanjang, Zulfikri, S.Kom., M.Kom., menjelaskan bahwa sebelumnya kampus tersebut dikelola oleh yayasan yang berbasis di Kabupaten Bengkalis. Namun kini, pengelolaannya diserahkan kembali kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Kami berharap Pemkab Meranti bisa mengambil alih kembali pengelolaan kampus ini. Selain itu, kami juga mengusulkan agar AMIK dapat ditingkatkan menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM), sehingga program studi yang ditawarkan bisa naik dari D3 menjadi jenjang S1,” jelas Zulfikri.
Rapat tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti usulan tersebut melalui kajian dan koordinasi lintas OPD terkait, demi mendukung keberlangsungan pendidikan tinggi di Kepulauan Meranti.****
sidik24jam. MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan bahwa usulan perubahan nama Jalan Parit Gantung di Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir, menjadi Jalan AKBP H. Asmar tidak dapat dilaksanakan. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan aturan pemerintah terkait penamaan rupabumi.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Kepulauan Meranti, Muhlisin, menyampaikan bahwa Bupati Asmar sangat menghargai inisiatif masyarakat Desa Kedabu Rapat yang ingin memberikan penghargaan dengan menamai jalan menggunakan nama beliau. Namun sesuai ketentuan, penamaan jalan dengan nama pejabat yang masih aktif tidak dimungkinkan.
“Bupati Asmar berterima kasih atas penghormatan dan perhatian masyarakat. Namun sebagai pemimpin daerah, beliau menegaskan bahwa aturan harus dijunjung tinggi, sehingga nama jalan tersebut diminta untuk dikembalikan sebagaimana semula atau diganti dengan nama lain sesuai kesepakatan masyarakat,” jelas Muhlisin, Minggu (28/9/2025).
Hal senada disampaikan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdakab Kepulauan Meranti, Edi Susanto, S.STP., M.Si. Ia menegaskan usulan perubahan nama jalan itu bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Nama Rupabumi, khususnya Pasal 3 huruf g.
“Aturan tersebut menegaskan larangan penggunaan nama orang yang masih hidup, dan hanya memperbolehkan nama orang yang sudah meninggal dunia paling singkat 5 (lima) tahun,” ujar Edi.
Dengan demikian, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan kembali bahwa sikap Bupati Asmar adalah bentuk penghormatan terhadap aspirasi masyarakat sekaligus komitmen untuk tetap mematuhi peraturan yang berlaku.***
Berau, Kaltim — Dugaan pembiaran terhadap praktik pelanggaran pelayaran kembali mencuat. Kapal barang KM Mega Buwana/GT 379 dilaporkan rutin masuk ke wilayah perairan Berau sambil mengangkut penumpang, meski tidak memiliki izin resmi untuk operasi tersebut. Ironisnya, aktivitas ini sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa tindakan tegas dari otoritas terkait, sehingga menimbulkan dugaan kuat bahwa Syahbandar Berau menutup mata.
Pantauan awak media di lapangan, KM Mega Buwana terlihat sandar di dermaga milik Haji Coleng di Pulau Sambit. Saat dikonfirmasi, salah satu anak buah kapal (ABK) bernama Wawan mengakui bahwa kapal tersebut memang kerap mengangkut penumpang.
“Biasanya kami bawa sekitar 15 hingga 40 orang. Memang kapal ini untuk barang sekaligus penumpang,” ungkapnya kepada awak media.
Hal serupa diakui oleh pemilik kapal, Pardi, yang menyatakan bahwa kapal itu beroperasi membawa barang sekaligus penumpang. Ia bahkan menunjukkan dokumen kapal kepada wartawan, namun diduga dokumen tersebut tidak sesuai dengan ketentuan pelayaran yang berlaku.
“Ini kapal barang dan penumpang. Soal izin, sudah saya urus ke Syahbandar Toli-Toli, nanti mereka yang berurusan dengan Syahbandar Berau,” kata Pardi saat dihubungi via ponsel, Minggu (28/9/2025).
Praktik ini jelas menyalahi aturan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, setiap kapal yang mengangkut penumpang wajib memiliki sertifikat keselamatan penumpang serta izin operasi yang sah dari otoritas pelabuhan. Sementara untuk sandar, kapal wajib mengantongi izin dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) di wilayah tujuan. Tanpa dokumen lengkap tersebut, setiap aktivitas pengangkutan penumpang dinyatakan ilegal dan berpotensi membahayakan keselamatan jiwa.
Apalagi, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 82 Tahun 2014 menegaskan bahwa kapal barang tidak boleh difungsikan ganda sebagai pengangkut penumpang, kecuali memenuhi standar keselamatan dan memiliki izin khusus. Pelanggaran atas aturan ini dapat dikenakan sanksi administratif hingga pidana.
Namun kenyataan di lapangan justru menunjukkan lemahnya pengawasan. Alih-alih ditertibkan, aktivitas KM Mega Buwana seolah dibiarkan. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah Syahbandar Berau lalai dalam menjalankan tugas pengawasan, atau ada indikasi pembiaran yang disengaja?
Kasus ini menambah daftar panjang dugaan praktik pelanggaran aturan pelayaran di perairan Berau. Warga berharap pemerintah daerah bersama aparat pusat segera turun tangan untuk memastikan keselamatan transportasi laut, sekaligus menegakkan aturan agar tidak terjadi bencana di kemudian hari.(Team Redaksi)
sidik24jam. Meranti – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kepulauan Meranti, Riau, berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di dua lokasi berbeda. Pelaku yang sama, berinisial MBR (24), diamankan bersama sejumlah barang bukti setelah aktivitasnya terendus melalui media sosial Facebook.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, melalui Kasat Reskrim AKP Roemin Putra SH MH, Jumat (26/9/2025), membenarkan pengungkapan tersebut.
Kasus pertama dialami Norrianto (32), warga Desa Alahair Timur, Kecamatan Tebingtinggi, yang kehilangan sepeda motor Honda Beat pada Selasa (23/9) dini hari. Motor yang diparkir di halaman belakang rumahnya raib setelah ia lupa mencabut kunci kontak.
“Pagi hari korban mendapati motornya hilang, sementara gerbang rumah sudah dalam keadaan terbuka,” ungkap AKP Roemin.
Kasus kedua menimpa Miswanto (50), warga Desa Kundur, Kecamatan Tebingtinggi Barat. Pondok walet tempat ia bekerja dibobol maling pada Selasa (23/9) sekitar pukul 18.00 WIB. Sejumlah barang berharga hilang, antara lain ponsel Realme, dompet hitam, mesin pemotong kayu (chainsaw), serta sebuah tang.
Penyelidikan dua laporan tersebut mulai menemukan titik terang pada Kamis (25/9) pagi. Tim Opsnal Sat Reskrim menemukan postingan di grup Forum Jual Beli (FJB) Selatpanjang, akun milik MBR menawarkan mesin chainsaw kecil seharga Rp1,5 juta yang diduga kuat hasil curian.
“Tim melakukan penyamaran dengan berpura-pura sebagai pembeli. Sekitar pukul 10.30 WIB, pelaku berhasil diamankan saat transaksi di Jalan Pramuka, Selatpanjang Timur, bersama barang bukti,” terang AKP Roemin.
Dalam pemeriksaan, MBR mengakui perbuatannya. Ia mencuri motor Honda Beat milik Norrianto serta membobol pondok walet milik Miswanto.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Beat, 1 kunci kontak, 1 lembar STNK, 1 unit ponsel Realme, 1 dompet hitam, 1 mesin chainsaw, dan 1 buah tang.
“Pelaku kini ditahan di Polres Kepulauan Meranti, dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” pungkas Kasat Reskrim.***
Ambon Sidik24jam,com-
TNI Angkatan Laut. Komando Daerah Angkatan Laut IX Ambon (Kodaeral IX Ambon). Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., menerima _Courtesy Call_ dari Tim Zona Integritas bertempat di Lobby Mako Kodaeral IX, Desa Halong, Kec. Baguala, Kota Ambon, Provinsi Maluku. Kamis (25/09/2025)
Laksda TNI Hanarko Djodi P. menerima _Courtesy Call_ Tim Zona Integritas TNI Angkatan Laut di Mako Kodaeral IX. Tim Zona Integritas diantaranya Kolonel Laut (S) Nanang Widiatmoko, S.E., M.T., Letkol Laut (P) Tri Atmoko, S.E., CRMP., Letkol Laut (P) Ardian Yudopratomo, M.Sc., M.Tr.Opsla., Letkol Laut (S) Junaidi, S.E., M.Tr.Opsla., Mayor Laut (E) Purnomo.
Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kedatangan Tim Zona Integritas bertujuan untuk menjalin komunikasi sekaligus memperkuat koordinasi dengan jajaran Kodaeral IX dalam mendukung pelaksanaan program reformasi birokrasi serta pembangunan Zona Integritas di lingkungan TNI Angkatan Laut.
Dalam kesempatan tersebut, Dankodaeral IX menyampaikan bahwa Kodaeral IX berkomitmen mendukung sepenuhnya langkah-langkah nyata menuju terwujudnya tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan bagian dari upaya mewujudkan TNI Angkatan Laut yang profesional, modern, dan tangguh, serta semakin dipercaya masyarakat,” ujar Laksda Hanarko Djodi P.
Pertemuan diakhiri dengan foto bersama antara Dankodaeral IX dengan Tim Zona Integritas sebagai wujud kebersamaan dan semangat sinergi dalam melaksanakan tugas ke depan. (Dispen Kodaeral IX)
sidik24jam. MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, melaksanakan sosialisasi program pertanian dan Gerakan Tanam Padi di lahan optimalisasi lahan (Oplah) Kementerian Pertanian RI, Kamis (25/9/2025). Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi, yakni Desa Mekar Baru, Kecamatan Rangsang Barat dan Desa Kedaburapat, Kecamatan Rangsang Pesisir.
Acara ini turut dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Meranti, Sekretaris Daerah, staf ahli, asisten, kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, lembaga perbankan, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, serta insan pers.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Meranti, Ifwandi S.P., dalam sambutannya menyampaikan bahwa sektor pertanian di daerah ini telah dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana yang mendukung. Program nasional yang digagas oleh Presiden RI juga telah diterapkan, tinggal menunggu pelaksanaan secara optimal.
“Dari lahan 2.500 hektare yang kita tanam, saat ini baru mampu menghasilkan sekitar 9.200 ton gabah, yang jika dikonversi menjadi beras hanya sekitar 5.000 ton. Angka ini belum mencukupi kebutuhan beras Kabupaten Kepulauan Meranti. Karena itu, produksi akan terus kita tingkatkan setiap tahun,” jelas Ifwandi.
Ia juga menambahkan, salah satu solusi yang sedang diupayakan adalah peningkatan kualitas benih, dengan target produksi 7 ton per hektare. Pemerintah daerah juga telah mengajukan kembali program pertanian ke pemerintah pusat untuk tahun 2025.
Sementara itu, Bupati H. Asmar dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu fokus utama pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Berbagai program pertanian telah dan sedang kita laksanakan, terutama dalam meningkatkan produksi padi melalui program optimalisasi lahan (Oplah). Sejak tahun 2024 hingga 2025, program ini telah mencakup lahan seluas 1.648 hektare dan akan terus berlanjut pada tahun 2026,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, pada tahun 2026 direncanakan akan dilakukan cetak sawah baru seluas 740 hektare, rehabilitasi sawah terlantar seluas 240 hektare, serta peningkatan indeks pertanaman (IP) dan distribusi sarana produksi (saprodi) di lahan Oplah.
Bupati juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, instansi pusat, balai penelitian, hingga petani dan masyarakat yang terus bekerja sama dalam mendukung program pertanian ini.
“Tahun ini kita juga mendapat bantuan berupa pembangunan sumur air dalam dari Balai Wilayah Sungai Sumatera Kementerian PUPR, normalisasi anak sungai, dan pembangunan tanggul. Semua ini diharapkan menjadi stimulus bagi petani agar produktivitas pertanian meningkat,” tambahnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan tanam padi serentak di lahan sawah Desa Kedaburapat. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen dan kerja sama solid antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di Kepulauan Meranti.****
Ambon, Sidik 24jam,com-TNI Angkatan Laut. Komando Daerah Angkatan Laut IX Ambon (Kodaeral IX Ambon). Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., diwakili Aster Kodaeral IX, Letkol Laut (PM) Dodi S.H., M.H., menerima kunjungan siswa SMP Kalam Kudus Ambon bertempat di Gedung Manggala Loka Kodaeral IX, Desa Halong, Kec. Baguala, Kota Ambon, Provinsi Maluku. Selasa (23/09/2025)
Dankodaeral IX, Laksda TNI Hanarko Djodi P. diwakili Aster Kodaeral IX, Letkol Laut (PM) Dodi menerima kunjungan SMP Kalam Kudus Ambon. Kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi dan pengenalan wawasan kebaharian serta TNI Angkatan Laut kepada generasi muda.
Dalam kunjungan, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai tugas pokok TNI Angkatan Laut, khususnya Kodaeral IX, dalam menjaga keamanan dan kedaulatan laut di wilayah perairan Maluku. Selain itu, siswa juga diajak berkeliling untuk melihat fasilitas, alutsista, serta berdialog langsung dengan prajurit.
Komandan Kodaeral IX menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan edukasi ini sangat penting untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap tanah air, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai kebaharian sejak dini.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas penyambutan hangat yang diberikan dan berharap pengalaman ini dapat menjadi motivasi bagi para siswa dalam menggapai cita-cita, termasuk berkarier di TNI Angkatan Laut. (Dispen Kodaeral IX)
AMBON,Sidik24jam,com-Seorang wartawan perempuan di Kota Ambon melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dialaminya saat menggunakan layanan ojek online Maxim. Laporan resmi dibuat di Polresta Ambon pada 22 September 2025 dengan nomor STTLP/B/517/IX/2025/SPKT/POLRESTA AMBON/POLDA MALUKU.
Insiden tersebut terjadi pada Jumat (19/9/2025) sekitar pukul 09.05 WIT di Jalan Jenderal Sudirman, Hative Kecil, Sirimau. Saat perjalanan menuju Pertiwi Poka, pengemudi diduga melakukan tindakan tidak pantas dengan memegang paha hingga betis korban.
Korban sempat menegur, namun pelaku justru meminta nomor kontak korban. Merasa tidak nyaman, korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke polisi serta menyampaikan pengaduan langsung ke kantor Maxim di Citraland Ambon.
Sayangnya, pihak Maxim belum memberikan klarifikasi resmi. Manajer Maxim, Veky, hanya menyebut laporan korban akan diteruskan ke bagian humas dan memberikan kontak PR perusahaan, tanpa penjelasan lebih lanjut.
Kasus ini kini dalam penyelidikan polisi. Aparat akan memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti untuk mengungkap kebenaran peristiwa tersebut. Sikap bungkam Maxim dinilai mengecewakan, mengingat pentingnya tanggung jawab perusahaan dalam melindungi pengguna jasa.
sidik24jam. Meranti,- Satuan Polisi Air (Satpolairud) Polres Kepulauan Meranti Gerak Cepat Laksanakan Program Jelajah Riau Untuk Rakyat terhadap Masyarakat Pesisir di Kabupaten Kepulauan Meranti Dengan Membagikan Sembako dan Bersih – bersih pantai lalu melakukan cek kesehatan dan bagikan buku kepada anak-anak di Lingkungan Sekolah.
Selain itu, Sat Polairud Polres Kepulauan Meranti Bersama Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Meranti telah Melaksanakan Kegiatan Program Jelajah Riau Untuk Rakyat (JALUR) terhadap masyarakat Pesisir di Kabupaten Kepulauan Meranti
“Dengan adanya Program Jalur yang di luncurkan Kalpoda Riau tentunya untuk menjangkau masyarakat pesisir yang terisolir merasa terbantu dengan hadirnya Polisi ditengah masyarakat dengan memberikan bantuan alat tulis, bansos dan pelayanan masyarakat,” kata Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH SIK MH melalui Ps. Kasat Polairud Polres Kepulauan Meranti Iptu Abdul Abdul Roni, SH di sela Kegiatan.
Iptu Abdul Mengatakan, Adapun Tujuan utama kegiatan tersebut yaitu menjangkau masyarakat pesisir yang kurang terlayani secara langsung oleh program bantuan reguler dan fasilitas pelayanan publik.
“Kegiatan ini menggambarkan strategi komunikasi Polri yang mengarah pada pendekatan humanis, solutif, dan kolaboratif. Polres Kepulauan Meranti tidak hanya membina keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membangun hubungan emosional dan sosial yang erat sebagai bukti nyata Polri Untuk Masyarakat,” ujar Iptu Abdul.
Iptu Abdul juga menjelaskan Sekira Pukul 08.00 Wib Pagi Personil Polres Kepulauan Meranti menuju ke Desa Centai Kecamtan Pulau Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti dengan menggunakan Kapal Motor Polairud Polres Kepulauan Meranti untuk melaksanakan kegiatan JALUR ( Jelajah Riau Untuk Rakyat ) adapun Kegiatan Jalur Dari Kapolda Riau.
” Kegiatannya berupa Sambang Nusa Presisi, Perpustakaan Terapung, Kelinik Terapung, Bersih Sampah Pantai Sungai, Tanggap Darurat Bencana dan Media Informasi Maritim lalu kami juga Cegah dan Ungkap Tindak Pidana perairan juga Peduli Ekonomi Presisir,”ucap Iptu Abdul.
Iptu Abdul menambahkan, Sat Polairud bersama jajaran Polres Kepulauan Meranti juga memberi bantuan sembako terhadap masyarakat pesisir sebanyak 10 orang dan 10 paket sembako dengan rincian isi paket sembako.
“Beras preminum 10 Kg, Teh 1 kotakMi telur 4 bungkus Minyak goreng 1 Liter dan Alat Tulis 2 lusin buku tulis, pena, pensil,penghapus, lalu kami juga memberikan bentuk pelayanan kesehatan seperti cek tensi darah dan pemberian vitamin oleh Si Dokkes Polres Kepulauan Meranti,” tutupnya.***