Sidik24jam. MERANTI – Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK menghadiri kegiatan Deklarasi Damai dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Deklarasi ini digelar sebagai langkah antisipasi terhadap aksi solidaritas atas unjuk rasa di Jakarta.
Kegiatan berlangsung pada Senin (1/9/2025) sekira pukul 20:00 WIB di Gedung Kuning Kantor Bupati dan dihadiri berbagai unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, adat, mahasiswa, hingga perwakilan warga multietnis.
Deklarasi tersebut diisi dengan pembacaan naskah deklarasi, penandatanganan komitmen bersama, penyerahan maklumat oleh Ketua Adat Melayu, doa bersama, hingga makan siang.
Dalam naskah deklarasi, seluruh peserta menyatakan komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menolak provokasi, ujaran kebencian, hoaks, serta tindakan anarkis dan intoleransi.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi mengatakan bahwa Kegiatan Deklarasi Damai ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban sebagai komitmen bersama seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti untuk menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif.
“Deklarasi damai ini penting untuk menyikapi dinamika nasional dan memastikan Kabupaten Kepulauan Meranti tetap dalam situasi yang aman, tertib, serta kondusif”
Ia juga mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat Meranti kami ajak untuk menolak segala bentuk anarkisme dan provokasi yang dapat mengganggu persaudaraan serta kedamaian, Menekankan pentingnya tidak menyebarkan berita bohong (hoax), ujaran kebencian, dan politisasi SARA yang dapat memicu ketegangan dan konflik.**
Sidik24jam – MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, secara resmi mencanangkan Deklarasi Damai dalam rangka membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) yang kondusif di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Acara ini berlangsung di Gedung Kuning, Kantor Bupati Kepulauan Meranti, pada Senin (1/9/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, organisasi media, mahasiswa, komunitas ojek online, organisasi buruh, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.
Acara diawali dengan sambutan Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat. Dalam pesannya, ia mengimbau para mahasiswa, pengemudi ojek online, dan paguyuban se-Kabupaten Kepulauan Meranti untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak luar yang berpotensi merusak suasana damai di daerah.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti juga menyampaikan harapannya agar seluruh elemen masyarakat tetap menjaga perdamaian, terutama dalam menyikapi isu-isu nasional yang berkembang.
Ia mengapresiasi terselenggaranya deklarasi damai sebagai langkah konkret menjaga keharmonisan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati H. Asmar menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya tindakan provokatif dan kekerasan yang kerap muncul akibat perbedaan pandangan.
Beliau menekankan bahwa kebebasan berpendapat seharusnya menjadi kekayaan demokrasi, bukan sumber perpecahan.
“Terkadang perbedaan pandangan bisa memicu ketegangan. Aspirasi yang disampaikan dengan niat baik bisa berujung pada hal-hal yang tidak kita inginkan. Oleh karena itu, melalui deklarasi damai ini, kita semua berjanji untuk menjunjung tinggi dialog, musyawarah, dan toleransi,” ujarnya.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan perbedaan sebagai sarana belajar dan memperkuat semangat persatuan. Ia menegaskan bahwa demokrasi harus dijalankan dengan akal sehat dan tanggung jawab moral.
Kepada kalangan pemuda dan mahasiswa, Bupati mengingatkan pentingnya peran mereka sebagai pilar bangsa.
“Gunakan semangat, energi, dan kecerdasan untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan konstruktif. Jadilah teladan dalam berdemokrasi,” katanya.
Ia juga mengimbau tokoh agama dan tokoh masyarakat agar menjadi penyejuk dalam setiap perbedaan serta menanamkan nilai-nilai toleransi dan persatuan di tengah umat.
Kepada insan pers, Bupati meminta agar media massa senantiasa menyajikan informasi yang menenangkan dan berimbang.
“Jangan biarkan hoaks dan provokasi merusak perdamaian serta persatuan kita,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati H. Asmar menekankan pentingnya menjaga harmoni mulai dari lingkup terkecil, yaitu keluarga dan lingkungan sekitar. Ia berkomitmen bahwa seluruh pimpinan daerah akan terus mendengarkan suara masyarakat dan membuka ruang dialog dalam mencari solusi atas berbagai permasalahan.
“Saya berharap mahasiswa dan seluruh paguyuban tetap menjaga kondisi yang damai, agar Kabupaten Kepulauan Meranti tetap unggul, agamis, dan sejahtera,” pungkasnya.
Acara diakhiri dengan penandatanganan Deklarasi Damai oleh Bupati Kepulauan Meranti, Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, perwakilan organisasi media, mahasiswa, komunitas ojek online, organisasi buruh, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Momentum ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas, mempererat persatuan, serta membangun Kabupaten Kepulauan Meranti yang unggul, agamis, dan sejahtera melalui semangat damai dan kebersamaan.***
Bengkalis,Riau – Aliansi Jurnalis Peduli Lingkungan Hidup (AJPLH) akan melaporkan secara resmi kepada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) agar menyita dan memproses secara pidana terhadap Yuni Hartati yang diduga menguasai Kawasan hutan seluas 71 Ha dan telah berubah menjadi kebun sawit yang terletak di Desa Sungai Linau Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis.
Dengan data dan bukti yang dimiliki Aliansi Jurnalis Peduli Lingkungan Hidup (AJPLH) akan melaporkan secara resmi kepada satgas PKH yang berada di riau berkantor di Kejati Riau.
“Kita sudah membuat surat laporan resmi kepada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), secepatnya akan kita antarkan langsung ke kantor nya yang berada di kantor Kajati Riau,” ungkap Soni Ketua Umum AJPLH
Langkah tersebut dilakukan, atas dasar peran serta masyarakat yang perduli terhadap kehutanan, sesuai dengan hak hak yang diberikan oleh Undang undang kehutanan.
Bahwa yuni hartati sedang digugat di pengadilan negeri bangkalis yang telah masuk dalam tahapan pemeriksaan saksi.
“Benar, kami telah melakukan gugatan terhadap yuni hartati di PN bengkalis, rabu ini kami akan menghadirkan saksi, dalam jawaban nya yuni tidak mengakui penguasaan lahan seluas 71 ha dengan memberi bukti surat yang mengatas namakan orang lain, maka kami laporkan kapada satgas PKH untuk memanggil pihak pihak yang tercantum namanya tersebut, apakah benar mereka mempunyai lahan dalam statusnya kawasan hutan yang 71 ha, atau hanya nama saja” terang soni
“Kami dari Organisasi Bidang Kehutanan memohon kepada satgas PKH atau aparat penegak hukum yang berikan hak untuk menindak pengusaan Kawasan hutan untuk memverifikasi lahan 71 ha, jangan sampai satu orang yang menikmati hasilnya, namun dengan memakai nama nama pihak lain” ujar soni
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Satgas PKH atas laporan yang akan di lakukan Aliansi urnalis Penyelamat Lingkungan Hidup tersebut…..Bersambung.(Team Redaksi)
Sidik24jam. MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar memimpin Apel Pengarahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di halaman Kantor BPBD Kepulauan Meranti, Selatpanjang, Senin (1/9/2025).
Dalam amanatnya, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran BPBD yang telah menunjukkan dedikasi dan loyalitas dalam menjalankan tugas penanggulangan bencana di daerah. Menurutnya, peran petugas BPBD sangat penting, mulai dari tahap pencegahan, kesiapsiagaan, kedaruratan, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi bencana.
“Apel ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud nyata kesiapan pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” ucapnya.
Bupati Asmar juga menyinggung bencana kebakaran hutan seluas 200 hektare yang melanda kawasan Tanjung Peranap belum lama ini. Kebakaran tersebut berlangsung selama lebih kurang 19 hari dengan medan sulit serta kondisi tanah gambut kering.
“Alhamdulillah, berkat sinergi berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, BPBD Provinsi Riau, Pemerintah Kecamatan dan Desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni KLHK, hingga pihak swasta seperti PT Imbang Tata Alam (ITA), kebakaran akhirnya dapat diatasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya mitigasi bencana agar dampak yang ditimbulkan bisa diminimalisir. Ia berharap seluruh pihak aktif memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan rawan bencana.
“Kita semua menyadari bahwa bencana alam tidak dapat ditolak. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa meminimalisir dampaknya,” tegas Asmar.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan jajaran BPBD agar bijak menggunakan media sosial. Ia menekankan pentingnya menyaring informasi, baik yang berkaitan dengan isu nasional maupun daerah.
“Sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana, anggota BPBD harus menjadi contoh dalam bersikap, termasuk dalam bermedia sosial,” harapnya.***
Sidik24jam. Meranti – Tim Raga Polres Kepulauan Meranti menggelar patroli dalam rangka pemberantasan premanisme dan geng motor di wilayah hukumnya, Minggu malam (31/8/2025).
Kegiatan patroli yang dimulai pukul 20.00 WIB ini melibatkan gabungan personel dari Satreskrim dan Sat Samapta Polres Kepualuan Meranti.
Patroli menyasar beberapa titik keramaian, Rawan C3 dan masyarakat setempat, di antaranya sepanjang di Jl. Yos Sudarso, Jl. Tanjung Harapan, Jl. Merdeka, Jl. Tebing Tinggi, Jl. Imam Bonjol, Jl. Banglas dan Jl. Dorak.
Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi menegaskan pihaknya akan terus menggencarkan patroli semacam ini sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas keamanan di daerah.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan Kabupaten Meranti tetap aman dari premanisme maupun aksi geng motor,” tegasnya.
Selain itu, Tim RAGA tidak hanya melakukan pengamanan, namun juga melakukan patroli dialogis dan memberikan imbauan langsung kepada masyarakat.
Tim RAGA juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan kunci ganda pada kendaraan, serta mengajak pengunjung selalu waspada dan menjaga barang bawaan berharga, bila menemukan tindakan premanisme yang meresahkan untuk segera melaporkan kepada Kepolisian terdekat.***
Sidik24jam. Meranti – Senyum ceria tampak menghiasi wajah murid-murid SD Negeri 11 Dusun Parit Nibung, Desa Sendaur, Kecamatan Rangsang Pesisir, Minggu (31/8/2025) sore. Mereka bersemangat menyambut pustaka keliling yang dibawa Bhabinkamtibmas Desa Sendaur dan Kayu Ara, Brigadir Khairi.
Sejak mendapat pinjam pakai kendaraan perpustakaan roda tiga dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Meranti, Brigadir Khairi langsung turun ke lapangan untuk menghadirkan bacaan bagi anak-anak di pulau terluar.
Di halaman sekolah, anak-anak terlihat antusias memilih buku yang disediakan. Brigadir Khairi tidak hanya membagikan bacaan, tetapi juga memberi motivasi, mengajak mereka berdiskusi lewat sesi tanya jawab, hingga bermain sambil belajar bersama. Suasana makin hangat ketika ia membagikan snack kepada para siswa.
“Tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan minat baca anak-anak, sekaligus menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan. Kami ingin mereka semakin mencintai buku dan menjadikan literasi sebagai bagian dari keseharian,” ujar Brigadir Khairi.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, melalui Kapolsek Rangsang Ipda D. Turnip SE, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, pustaka keliling ini bukan hanya menambah wawasan anak-anak, tetapi juga mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
“Kegiatan ini mendapat respon positif. Anak-anak terlihat senang, merasa terhibur, dan makin dekat dengan polisi yang menjadi sahabat mereka,” kata Ipda Turnip.***
INDRAGIRI HILIR – Aliansi Jurnalis Anti Korupsi Indragiri Hilir (AJAK-INHIL) secara resmi mempertanyakan dan menyorot proses hukum yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir dalam menangani dugaan korupsi Paket Premium Ramadhan BAZNAS Inhil Tahun 2024 yang merugikan negara hingga Rp 675,5 juta.
Sorotan utama organisasi anti-korupsi ini adalah kebijakan Kejari yang hanya menetapkan Arsalim, Wakil Ketua IV BAZNAS Inhil, sebagai satu-satunya tersangka dalam kasus yang melibatkan lembaga kolektif tersebut.
Permintaan klarifikasi ini disampaikan menyusul konferensi pers Kejari Inhil pada 19 Agustus 2025 lalu yang mengumumkan penetapan tersangka dan status penahanan terhadap Arsalim.
Dalam surat resmi yang ditujukan kepada Kejari Inhil, AJAK-INHIL Nomor : 013/AJAK-INHIL/VIII/2025 tertanggal 20 Agustus 2025menyatakan apresiasi atas upaya penegakan hukum yang telah dimulai. Namun, Kami menyoroti beberapa titik kritis yang dinilai belum transparan dan berpotensi menyebabkan kasus ini tidak tuntas.
Pertanyaan Mendasar soal Kolektivitas Lembaga
Ketua AJAK-INHIL, dalam rilisnya pada Rabu (29/8/2025), menyatakan bahwa BAZNAS adalah lembaga yang bersifat kolektif dan kolegial.
“Semua keputusan, termasuk program Paket Premium Ramadhan, seharusnya melalui proses musyawarah dan persetujuan bersama lima komisioner. Mengapa hanya satu orang yang dibebani tanggung jawab hukum?” tanya pernyataan resmi AJAK-INHIL yang dikutip dalam surat tersebut.
AJAK-INHILmempertanyakan kejelasan peran komisioner lain, bendahara, serta pihak eksternal yang terlibat dalam alur dana program tersebut. AJAK-INHIL juga mendorong Kejari untuk menelusuri temuan audit BPKP yang menyebutkan adanya penyalahgunaan wewenang dan penyimpangan prosedur.
“Penahanan tersangka memang penting, tetapi kami khawatir langkah ini akan menjadi simbolis tanpa upaya sungguh-sungguh untuk mengungkap jaringan korupsi yang lebih luas di tubuh BAZNAS Inhil,” demikian isi surat tersebut.
Tiga Tuntutan Konkrit untuk Kejari Inhil
AJAK-INHIL tidak hanya mempertanyakan, tetapi juga menyampaikan tiga permintaan resmi kepada Kejari Inhil:
Menggelar Konferensi Pers Tambahan: Meminta Kejari Inhil mengadakan pertemuan terbuka dengan jurnalis dan masyarakat sipil untuk menjelaskan secara detail strategi penyidikan dan kemungkinan perluasan terhadap tersangka baru.
Mendesak Kejari Inhil untuk berkoordinasi dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) atau melibatkan kembali BPKP guna memastikan penyidikan berjalan independen, mendalam, dan tidak terhenti pada satu pihak saja.
AJAK-INHIL menegaskan komitmennya untuk mengawal pemberantasan korupsi dan mendesak proses hukum ini dijalankan secara adil, transparan, dan tanpa tebang pilih.
AJAK-INHILmengharapkan respons tertulis dari Kejari Inhil dalam 7 hari kerja setelah surat mereka diterima. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kejari Indragiri Hilir atas permintaan klarifikasi tersebut….Bersambung.(Team Redaksi)
Sidik24jam. Meranti – Di tengah kesibukannya sebagai Bhabinkamtibmas Desa Sendaur dan Kayu Ara, Kecamatan Rangsang Pesisir, Brigadir Khairi selalu menyisihkan waktu untuk anak-anak di wilayah binaannya. Selama empat tahun terakhir, ia berkeliling desa dengan motor dinas yang telah ia modifikasi menjadi perpustakaan keliling sederhana.
Di bagian belakang motor, Khairi memasang sebuah boks besar berisi beragam buku bacaan. Mulai dari cerita anak, buku pelajaran, hingga bacaan umum yang ia pinjam dari perpustakaan desa. Setiap kali melihat anak-anak berkumpul, Khairi menyempatkan diri singgah, membuka boks, dan mengajak mereka membaca.
“Ini saya lakukan semata-mata untuk meningkatkan pendidikan anak-anak, terutama yang berada di pelosok. Saya tidak ingin ada anak kesulitan membaca hanya karena kurangnya sarana bacaan,” ujarnya.
Apa yang dilakukan Khairi, perlahan memberi warna baru bagi masyarakat di pulau terluar tersebut. Anak-anak di sana kini punya kesempatan membaca di sela-sela bermain, bahkan belajar bersama melalui sesi tanya jawab yang sering ia pandu.
Dedikasi tanpa pamrih ini akhirnya mendapat perhatian dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada Kamis (28/8/2025) di Selatpanjang, Khairi secara resmi menerima pinjam pakai satu unit kendaraan perpustakaan roda tiga dari Kadis Perpustakaan, Atan M.Pd.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Brigadir Khairi. Semoga dengan adanya kendaraan pustaka roda tiga ini, kegiatan literasi bisa menjangkau lebih banyak anak-anak di pelosok,” kata Atan.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, melalui Kapolsek Rangsang, Ipda D. Turnip, menyebut langkah Khairi sebagai bukti kepedulian Polri terhadap pendidikan di pulau terluar.
“Perpustakaan keliling bukan hanya menghadirkan bacaan, tapi juga menjadi sarana belajar yang menyenangkan. Kami berterima kasih kepada Dinas Perpustakaan yang sudah mendukung inisiatif Brigadir Khairi ini,” ucap Ipda D. Turnip.
Ia berharap pustaka keliling dapat menjadi wadah positif bagi anak-anak. Lebih dari itu, kegiatan ini juga dinilai mampu mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
“Dengan membaca, anak-anak bisa mengisi waktu dengan hal-hal bermanfaat dan terhindar dari aktivitas yang kurang berguna, seperti bermain game online berlebihan,” tutupnya.***
Sidik24jam.com. Meranti, 28 Agustus 2025 — Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025 yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati, Kamis (28/8). Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, pengurus Gerakan Pramuka, serta ratusan anggota Pramuka dari berbagai tingkatan.
Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Gerakan Pramuka di Indonesia yang telah berkontribusi dalam membentuk karakter generasi muda. Mengusung tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”, peringatan tahun ini diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen kebangsaan.
“Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan tekad kita untuk memperkuat jati diri Pramuka sebagai insan Pancasila yang siap menjadi garda terdepan menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.
Bupati Asmar menyoroti tantangan zaman seperti disrupsi teknologi, arus digitalisasi, hingga ancaman sosial seperti penyalahgunaan narkoba, bullying, dan judi online. Menurutnya, Gerakan Pramuka harus hadir sebagai solusi strategis dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan memiliki wawasan kebangsaan.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran Pramuka dalam pengabdian masyarakat, penanggulangan bencana, pelestarian lingkungan, serta mendukung ketahanan pangan nasional. Ia juga menyinggung kerja sama Gerakan Pramuka dengan HKTI, FAO, serta pelaksanaan pelatihan seperti Training of Trainers dan Mobile Training Team sebagai bagian dari program swasembada pangan nasional.
“Gerakan Pramuka harus terus bertransformasi dan relevan dengan perkembangan zaman, termasuk dalam mendorong lahirnya wirausaha muda,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Asmar mengajak seluruh elemen bangsa—termasuk orang tua, pelaku usaha, dan mitra pendidikan—untuk bersama-sama memperkuat sinergi dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing.
Sementara itu, Wakil Ketua Abdimasgana Kwarda Riau, Helfandi, SE, M.Si, juga mengimbau agar seluruh pembina dan anggota Pramuka di Meranti terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Ia berharap semua OPD dapat mendukung program Gerakan Pramuka di wilayah tersebut.
Pada kegiatan yang sama, Ibu Bupati Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, SE, turut memberikan sambutan dalam kegiatan Karang Pamitran Cabang Tahun 2025 yang juga digelar di lokasi. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan sarana silaturahmi dan peningkatan kapasitas para pembina Pramuka.
“Tema Karang Pamitran kali ini adalah ‘Membina Karakter Bangsa dengan Inovasi dan Semangat Persaudaraan’. Semoga kegiatan ini menjadi wadah pembina untuk berbagi pengalaman dan inovasi dalam membina gugus depan,” ucapnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program-program Pramuka di Kepulauan Meranti.****
Sidik24jam. PEKANBARU – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, meraih penghargaan pada ajang Tribun Pekanbaru Award 2025 untuk kategori Kepala Daerah Peduli Aspirasi Masyarakat. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Asmar dalam malam puncak penganugerahan yang digelar di Hotel Grand Elite, Pekanbaru, Rabu (27/8/2025) malam.
Kegiatan yang mengusung tema “Gebrakan Sang Pemimpin” itu dihadiri sejumlah tokoh penting di Provinsi Riau. Hadir di antaranya Gubernur Riau, Kapolda Riau, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Wali Kota Dumai H. Faisal, Bupati Pelalawan Zikri, Wakil Wali Kota Kampar Misharti, serta perwakilan BUMN, BUMD, perusahaan swasta, dan tokoh inspiratif lainnya.
Penyelenggara menilai, Asmar merupakan sosok pemimpin yang berdedikasi dan konsisten mendengar serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Komitmennya ditunjukkan melalui berbagai kebijakan dan langkah nyata dalam menyelesaikan persoalan-persoalan daerah.
Menanggapi penghargaan tersebut, Asmar menyampaikan rasa syukur dan mengapresiasi kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja dengan semangat pelayanan dan pengabdian atas amanah yang sedang dijalankan,” ujar Asmar usai menerima penghargaan.
Meski demikian, Asmar mengaku tidak ingin terlena dengan pencapaian tersebut. Ia menegaskan masih banyak persoalan yang harus dituntaskan di wilayah yang ia pimpin.
“Mudah-mudahan penghargaan ini dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman kami terhadap tantangan dan isu-isu yang sedang dihadapi masyarakat dan pemerintahan di Kepulauan Meranti,” tambahnya.
Tribun Pekanbaru Award merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh media Tribun sebagai bentuk penghargaan terhadap individu, perusahaan, dan lembaga yang dinilai memiliki kontribusi, inovasi, serta kinerja positif dalam pembangunan daerah dan nasional.****