Ambon sidik24jam, com-
Hingga kini penyidik Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, masih menyelidiki perkara hilangnya Juni Lesnussa merupakan istri Pratu Risman Alu.
Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, IPDA Janet Luhukay, Jumat (12/7/2024) menjelaskan, berdasarkan laporan Pratu Risman Alu ketika dimintai keterangannya pada 8 Juli 2024 sang istri meninggalkan rumah sejak 4 Mei 2024.(68hari)
“Istri Pratu Risman Alu telah pergi dari rusun sejak tanggal 04 Mei 2024 dan Penyebab istri Pratu Risman Alu pergi dikarenakan adanya permasalahan keluarga Pratu Risman Alu dengan istrinya. istrinya sudah beberapa kali pergi dari rumah,” jelas kasi Humas.
Namun sampai saat ini penyidik masih berupaya dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hanya saja penyidik mengalami kendala karena belum ada saksi yang mengetahui dan melihat keberadaan istrinya.
“Belum adanya saksi yang mengetahui atau melihat Sdri Juni Lesnussa pergi dari rumah,” akui kasi Humas
Karena itu, penyidik telah menerbitkan daftar pencarian saksi a.n Juni Lesnussa pada tanggal 09 Juli 2024 dan Penyidik telah mengirimkan daftar pencarian saksi tersebut ke polsek-polsek jajaran Polresta Ambon guna membantu melakukan pencarian.
Sidik24jam. MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Diseminasi dan Rencana Tindak Lanjut Audit Kasus Stunting Tahap I, Jumat (12/7/2024) di Aula Bappedalitbang, Selatpanjang.
Rapat itu dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setdakab Kepulauan Meranti Rokhaizal.
Dijelaskannya, di tahun 2023 angka stunting masih tercatat sebesar 19.6%, sedangkan target pemerintah harus di angka 14% di tahun 2024.
“Melihat angka ini, menjadi catatan untuk kita evaluasi bersama. Melihat kondisi yang ada, kita bukan lagi berbicara masalah cegah melainkan harus segera dituntaskan,” kata Rokhaizal.
Untuk itu, dia mengarahkan instansi terkait agar dapat menyusun strategi penanganan dan merekomendasikan tim pakar untuk menjadi dasar kolaborasi bersama.
“Kasus stunting ini menjadi hal yang penting untuk segera kita tindaklanjuti, penyebab dan faktor terjadinya. Dengan diseminasi audit saat ini, semoga menjadi dasar penyusunan kebijakan intervensi penurunan angka stunting ke depan,” sebutnya.
Rokhaizal juga menegaskan setelah kegiatan itu selesai, para satuan kerja terkait dapat segera menyusun laporan hasil audit kasus stunting. Kemudian melaporkan ke Pemkab Meranti untuk ditindaklanjuti ke Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Riau.
“Pastikan semua hasil dari audit yang nanti dilakukan disusun dan direncanakan dengan baik, biar bisa ditindaklanjuti dan evaluasi. Kemudian segera lakukan audit tahap II pada wilayah berbeda, agar gambaran menyeluruh faktor terjadinya stunting di Kabupaten Kepulauan Meranti dapat terpetakan dengan baik,” ujar Rokhaizal.(Iwan)
Denmark – Biro Penerangan Aceh Merdeka Sjukri Bin Ibrahim/Wareeh dalam pers rilisnya pada Selasa 9 Juli 2024 menyarankan kepada oknum oknum yang terlibat dalam mengadakan konser di malam 1 Muharram Tahun Baru Islam, harus berhati-hati di bumi Aceh.
“Tahun baru umat Islam seluruh dunia biasanya diisi dengan acara-acara keagamaan dengan maksud dan tujuan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, tapi hal ini berbalik dengan yang terjadi di salah satu kabupaten di Aceh, sungguh sangat disayangkan dan menyakitkan hati jutaan umat islam di Aceh,”kata Wareeh.
Wareeh menyebutkan bahwa Aceh yang gelarnya Serambi Mekkah dimana dulunya di Aceh tempatnya para syuhada, aulia dan orang orang saleh yang paham akan agama Islam dan dengan beraninya menegakkan amar makruf nahi mungkar, seperti dicontohkan oleh Sultan Iskanda Muda: *Matee Aneuk Meupat Jeurat, Gadoh Adat Pat Tamita.*
“Sungguh indatu (leluhur) kita akan menangis melihat tingkah laku generasi generasi di Aceh sekarang, jangan kita mengundang bala di tanah Serambi Mekah, karena dari dulu Aceh di kenal kental akan agama Islamnya yang begitu kokoh dan pemimpin-pemimpin Aceh yang akhir hidupnya memilih perjuangan untuk mati sjahid demi menegakkan kebenaran demi Islam dan negara Aceh,”ungkap Wareeh.
Sejarah mencatat dalam perjanjian antara rakyat Aceh dan pemerintah Indonesia. “Namun, yang kami dapatkan hanyalah kebohongan dan penipuan terkait perjanjian-perjanjian tersebut.” Sebut Wareeh.
Bagi generasi penerus perjuangan Aceh, generasi yang mewarisi pemikiran Indatu dan Tengku Tjhik Di Tiro Hasan Muhammad, sejarah buruk, penyemangat besar, alasan besar bagi kami kaum revolusi, dan Aceh adalah warisan untuk bangsa Aceh, warisan yang dimaksud tidak bolah bangsa lain yang jadi tuan di tanah kita. Dan kita berharap kepada lapisan masyakarat Aceh, meningkatkan semangat kesadaran untuk menjaga WARISAN kita bangsa Aceh.”Ungkap Wareeh
Lebih lanjut disampaikan Wareeh, “Rakyat Aceh Harus Tau.Melayu mudah Lupa.! Nukilan : Mantan Perdana Menteri Malaysia (Mahathir Mohamad) Apakan Aceh sama seperti slogan yang yang digambarkan dalam nukilan itu.?! Semua kekalahan Aceh, mareka gunakan dengan strategi yang sama, orang Aceh senang kalau dipuji, disanjung dan cepat terlena dengan kedudukan jabatan, inilah penyakit bangsa kita dan sekarang bangsa Aceh harus lawan Lupa.”
”kita telah lupa akan status diri kita dulu, dan sekarang kita sudah jadi lamiet (babu) atau budak, yang namanya budak tidak ada hak apa apa atas negerinya sendiri, selain menjilat dan berharap pada tuannya, walau bagaimanapun tinggi ilmunya, se-saleh apapun imannya dan bahkan sudah jadi akademisi sekalipun dan sudah mendapat gelar sarjana, gelar teungku dan dimuliakan oleh masyarakat, tapi tetap menjadi budak kepada sistim menjajah. Dan mereka akan memperlakukan kita lebih dari itu di dalam tanah (Nanggroë) sendiri ungkap Wareeh.
Beberapa minggu yang lalu mereka juga merayakan HUT Bhayangkara itu bukan dari Adat Budaya bangsa kita, mareka pihak Indonesia tidak pernah lelah untuk berusaha memisahkan agama dengan cara kehidupan masyarakat Islam Aceh, memisahkan agama dengan politik, agama dengan reusam Aceh dan lain-lain.
‘’’Hal ini memang tidak kita sadari dengan kasat mata, tapi bisa kita lihat dari tatanan kehidupan sehari-hari bangsa Aceh sekarang.
Dari kacamata saya, kita orang Aceh sudah jauh dari bangsa yang punya dignity di mata orang luar, sehingga mereka tak ada segan-segannya mengeruk hasil bumi dan merusak tata kehidupan di Aceh, sebab sebuah bangsa yang tidak menghargai dirinya sendiri akan mudah dijadikan hamba sahaya oleh bangsa lain seumur dunia.
Hal ini sangat indentik, bahwa bangsa Aceh sudah terkena penyakit hilang ingatkan atau hana turi droe dan tusoë nan droë (indentity crisis) , “Tutup Sjukri melalui siaran pers nya.
Ambon sidik24jam, com-TNI Angkatan Laut. Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon. Tingkatkan sinergitas Brigjen TNI (Mar) Dr. Said Latuconsina M.M., M.T., M.Tr. Opsla menerima kunjungan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Maluku Kolonel Pas Drs. R. Harys Soeryo Mahendro, M. M bertempat di Lobby Mako Lantamal IX. Kamis(10/07/2024)
Kunjungan ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus memperkuat sinergitas antara Lantamal IX dengan Binda Maluku.
Pada kesempatan tersebut Kabinda Maluku menyampaikan ucapan terima kasih karena telah disambut oleh Danlantamal IX beserta PJU dan Kasatker.
“Saya sangat berterima kasih kepada Komandan Lantamal IX atas sambutan yang luar biasa kepada saya di Mako Lantamal IX”. ujar Kabinda Maluku
Danlantamal IX juga mengucapkan terima kasih kepada Kabinda Maluku karena di tengah kesibukannya dapat berkunjung ke Lantamal IX, lebih lanjut Danlantamal IX juga memperkenalkan PJU dan Kasatker di Lantamal IX.
Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina M.M., M.T., M.Tr. Opsla berharap kerjasama yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan guna teewujudnya sinergitas antara Lantamal IX dan Binda Maluku.
Acara diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan plakat satuan (Dispen Lantamal IX)
Sidik24jam. MERANTI – Pelaksana tugas Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menerima kunjungan silaturahmi Pimpinan PT Pelindo Wilayah Tanjungbalai Karimun, Rabu (10/7/2024) malam di kediamannya, Jalan Merdeka Selatpanjang.
Kunjungan itu dihadiri oleh General Manager PT Pelindo Regional 1 Tanjung Balai Karimun Yusrizal, Deputy Branch Manager Operasi Henri Nurdinsyah Lubis, dan Manager Operasi Selatpanjang Indra Ardiansah.
Indra Ardiansah, Manager Operasi Selatpanjang, menjelaskan isu yang beredar di sejumlah media tentang pembangunan Pelabuhan Tanjungharapan Selatpanjang.
Dia menegaskan bahwa meskipun tidak ada plang atau papan nama yang memuat data pekerjaan, pengadaan barang dan jasa telah dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-08/MBU/12/2019 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa BUMN.
Peraturan tersebut mengatur tata cara pengadaan barang dan jasa yang kemudian diterapkan oleh Direksi PT Pelindo melalui Peraturan Direksi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Nomor
HK.01/22/9/2/SPGD/UTMA/PLND-23 Tanggal 22 September 2023.
“Renovasi terminal penumpang telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan direksi PT Pelindo. Kami juga menekankan pentingnya penerapan
kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yang sudah disampaikan kepada kontraktor dan diterapkan di lapangan,” tegas Indra.
Dalam kesempatan itu, Plt Bupati Asmar turut menyampaikan sejumlah harapan terhadap PT Pelindo. Terhadap pemberitaan yang beredar di media tentang pembangunan Pelabuhan Tanjungharapan, Asmar meminta untuk dijadikan bahan koreksi bersama.
“Itu hal biasa, mari jadikan itu koreksi ke depan. Saya juga meminta semua pihak untuk memberikan dukungan kepada PT Pelindo dalam melaksanakan pembangunan, khususnya pelabuhan yang saat ini sedang dalam progres,” ajaknya.
Lebih jauh, Asmar meminta PT Pelindo untuk ikut membangun Kabupaten Kepulauan Meranti sesuai dengan kemampuan dan kewenangan yang dimiliki. Diantaranya maksimalkan fasilitas yang ada di Pelabuhan Tanjungharapan, seperti ruang tunggu penumpang, ruangan VIP bagi tamu dan fasilitas pendukung lainnya.
“Kita berharap pelabuhan penumpang yang ada di Selatpanjang ini bisa lebih bagus dan lengkap fasilitasnya. Agar nanti para tamu yang berkunjung ke Meranti bisa nyaman,” harapnya.
Selain itu, dengan kecilnya anggaran yang dimiliki oleh pemerintah daerah, Asmar juga berharap Pelindo bisa membantu pembangunan turap pantai di sekitar Pasar Modern Selatpanjang yang masuk dalam kawasan PT Pelindo. Sekaligus pembangunan jalan masuk menuju Pasar Modern.
“Kita butuh pengembangan ke arah situ, jika sudah ada turap, nantinya bisa membuka peluang ekonomi masyarakat, termasuk jalan masuk yang akan memudahkan pedagang dan pembeli di Pasar Modern,” sebutnya.
Menanggapi hal itu, Branch Manager PT. Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Balai Karimun Yusrizal menjelaskan pihaknya siap membantu Pemkab Kepulauan Meranti dengan sumber daya dan wewenang yang dimiliki Pelindo.
“Pembangunan pelabuhan saat ini baru tahap pertama. Nanti akan ada tahap kedua untuk menata pintu masuk dan parkiran,” terang Yusrizal.
Terkait harapan pembangunan jalan menuju Pasar Modern yang ada di lahan Pelindo, dia mengatakan Pemkab Meranti bisa memasukkan surat permintaan bantuan CSR.
“Kita tidak berjanji, tapi ini bisa menjadi jalan dan solusi untuk membangun jalan itu. Sedangkan untuk pembangunan turap di bibir pantai dari pelabuhan hingga di belakang Pasar Modern, kita bisa sama-sama mencari bantuan dengan investor,” katanya.
Pertemuan malam itu juga diisi dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman antara Pemkab Meranti dengan Pelindo tentang kerja sama pemanfaatan dan pengelolaan lahan di Kepulauan Meranti.
Hadir juga dalam pertemuan itu, Plt Asisten I Setdakab M. Mahdi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepulauan Meranti Marwan, Kepala Dinas Kominfotik dan sejumlah pejabat lainnya.(Iwan)
Sidik24jam. MERANTI – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar mengharapkan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Kepulauan Meranti memaksimalkan peran dalam upaya membangun desa-desa di Kepulauan Meranti.
Hal itu ia sampaikan saat membuka Musyawarah Cabang II Dewan Pimpinan Cabang DPC Apdesi Kabupaten Kepulauan Meranti, di Ballroom Grand Meranti Hotel Selatpanjang, Rabu (10/7/2024).
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, saya sampaikan rasa syukur bisa bersilaturahmi melalui Muscab ini,” kata Asmar.
Dia menilai, keberadaan Apdesi diharapkan menjadi wadah pemersatu pemerintah desa yang tersebar di seluruh desa yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti. Dia berharap organisasi tersebut dapat memberikan manfaat, khususnya bagi seluruh kepala desa, perangkat desa dan masyarakat.
“Semoga memberikan kontribusi positif dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan daerah. Mari wujudkan Muscab yang berkualitas, berintegritas, demokratis dan harmonis. Semoga terpilih pimpinan Apdesi terbaik,” harapnya.
Asmar juga meminta ketua Apdesi yang terpilih dalam Muscab tersebut bisa menyusun kepengurusan berdasarkan keinginan untuk membesarkan organisasi. Bukan semata-mata karena euforia kemenangan untuk mengakomodir pendukung-pendukung yang telah menyukseskan kemenangan.
“Kepada ketua yang terpilih hendaknya mempunyai visi kemajuan untuk kedepannya. Susun program kerja organisasi yang realistis, sehingga bisa diimplementasikan dengan baik dalam perjalanan organisasi,” sebut Asmar.
Sebelumnya, Ketua DPD Apdesi Provinsi Riau Zulfahrianto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Plt Bupati Asmar yang telah menyempatkan hadir. Dia turut mengucapkan selamat atas terlaksananya Muscab II Apdesi Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Kepada ketua terpilih kami berharap untuk dapat membantu dan mendukung Pak Bupati membangun Kepulauan Meranti yang lebih baik,” ungkapnya.(Iwan)
Sidik24jam. MERANTI – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melakukan pengukuhan dan perpanjang masa jabatan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Kepulauan Meranti, di Aula Afifa Futsal Selatpanjang, Rabu (10/7/2024).
Dalam sambutannya, Asmar mengatakan pengukuhan perpanjangan masa jabatan BPD dilakukan berdasarkan perubahan Undang-undang nomor 6 tahun 2014 menjadi UU Nomor 3 tahun 2024 tentang pemerintahan desa.
“Terkait penambahan masa jabatan, terdapat perubahan ketentuan pasal-pasal, khususnya mengenai kepala desa dan BPD yang masa jabatannya diperpanjang dari 6 tahun menjadi 8 tahun,” kata Asmar.
Dia berharap BPD bersama kepala desa, terus berupaya penuh dalam pemberdayaan seluruh komponen yang ada di desa. Serta menjalin hubungan baik dengan jajaran pemerintah daerah.
“Selamat kepada ketua beserta anggota BPD atas pengukuhan perpanjangan masa jabatannya. Semoga momentum ini akan menambah semangat baru dalam upaya pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa di Kabupaten Kepulauan Meranti,” ucapnya.
Kemudian, selain sikap loyal dan bertanggungjawab terhadap jabatan, ketua dan anggota BPD diminta menunjukkan sikap netralitas dalam melaksanakan tugas, terlebih dalam pemilihan kepala daerah nantinya.
Sementara itu, usai pengukuhan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Asrorudin menyampaikan harapan kepada ketua dan anggota BPD yang baru dikukuhkan, untuk dapat mendalami kembali tugas dan fungsinya masing-masing.
“Tadi Bapak Plt Bupati menyampaikan dua tahun itu bukan waktu yang singkat, tentu kita kembali ke belakang apa yang sudah kita lakukan kepada masyarakat kita, pemerintahan desa serta pembangunan yang ada di Kepulauan Meranti,” terangnya.
Dalam acara pengukuhan tersebut juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) secara simbolis oleh Plt Bupati Asmar kepada perwakilan ketua BPD. Untuk diketahui ketua dan anggota BPD se-Kabupatan Kepulauan Meranti yang dikukuhkan dan diperpanjang masa jabatannya, berjumlah 530 orang.
Tampak hadir dalam acara pengukuhan, unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Dodi Zulkarnain Hasibuan, Danposal Selatpanjang Kapten Laut (E) Saidul Aripin, Kasi Intelijen Kajari Kepulauan Meranti Dodiyansah Putra, perwakilan Danramil 02 Tebingtinggi Serka Rayen, para Asisten, Pimpinan OPD, Camat se- Kabupaten Kepulauan Meranti, Ketua Forum Kepala Desa, Koordinator TAPM P3MD, ketua dan anggota BPD serta undangan lainnya. (Iwan)
Ambon sidik24jam, com-Tiga pria diduga pemilik narkotika jenis sabu berhasil diamankan satuan Resnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease.
Ketiganya masing-masing MN (33), MIS (30) dan AJP (24).
Mereka diamankan tim opsnal Satresnarkoba Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease di Jasa pengiriman J&T Wayame kecamatan Teluk Ambon kota Ambon.
Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kombes Pol Driyano Andri Ibrahim menjelaskan sebelum ditangkap pada Selasa (9/7/2024) sekitar pukul 11.00 Wit`
personil satresnarkoba Polresta Ambon mendapatkan informasi bahwa ada pengiriman barang dari Jakarta ke Ambon lewat jasa pengiriman di Wayame.
“Anggota Sat Narkoba Polresta Ambon langsung melakukan penangkapan terhadap ke-3 orang yang disangka pemilik paket tersebut, kemudian sesaat setelah tertangkap kami lakukan interogasi dan mereka mengakui bahwa kiriman tersebut milik mereka yg berisikan benda berupa zat narkotika jenis shabu.
Ketiga orang yang disangka pemilik paket dan barang bukti tersebut kemudian dibawa ke Polresta Ambon guna dilakukan proses selanjutnya,” jelas Kapolresta.
Saat ini kasus tersebut sementara masih dalam proses penyelidikan dan sedang didalami.
“Untuk sementara kasus ini masih kami dalami lagi, kemungkinan ada jaringan atau tersangka lain yang terlibat” ujar Kapolresta Ambon.
Sidik24jam. MERANTI – Mewakili Pelaksana tugas Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Asisten I Setdakab M. Mahdi membuka Focus Grup Discussion (FGD) tentang Kendala Permasalahan Investor Sektor Sagu sekaligus Temu Bisnis Kemitraan Antara Usaha Besar dengan UMKM di Kepulauan Meranti.
Kegiatan yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau itu, berlangsung di Grand Meranti Hotel Selatpanjang, Selasa (9/7/2024).
“Terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan, sehingga FGD ini bisa terlaksana di Kabupaten Kepulauan Meranti,” kata Mahdi.
Dia juga mengingatkan organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Kepulauan Meranti bisa mengikuti kegiatan itu dengan baik.
“Mudah-mudahan dapat menambah wawasan dan cakrawala kita dalam menimba ilmu dan inovasi pangan produk sagu,” harapnya.
Sebelumnya, Kepala DPMPTSP Provinsi Riau H. Helmi, mengatakan instansinya hadir dalam rangka melayani masyarakat terkait perizinan usaha.
“Apabila ada kendala dapat menghubungi saya langsung, khusus penerbitan perizinan dan non perizinan yang menjadi kewenagan provinsi,” ujarnya.
Hadir juga Kepala DPMPTSP Kabupaten Kepulauan Meranti Suhardi, sejumlah OPD lainnya dan undangan lainnya.(Iwan)
Ambon,sidik24jam, com-TNI AU (Penptm). Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan penghargaan kepada sejumlah pemangku kepentingan yang banyak membantu tugas-tugas Kementerian Sosial. Penghargaan ini di berikan kepada TNI-Polri yaitu sebanyak 43 perwira TNI, 23 anggota polisi dan seorang guru, bertempat di Geudung Aneka Bhakti Kementerian Sosial, Senin (8/7/2024).
Menteri Sosial memberikan penghargaan atas dedikasi yang luar biasa serta memberikan dukungan penuh terhadap tugas-tugas kemanusiaan. Penghargaan diberikan kepada mereka yang membantu tim dari Kementerian Sosial pada saat itu di Tual, Maluku Tenggara dan Kepulauan Tanimbar.
Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam sambutannya menyatakan rasa terima kasihnya kepada TNI dan POLRI yang banyak membantu tugas-tugas Kementerian Sosial. “Saya sering minta bantuan bapak-bapak tidak kenal waktu. Seringkali tengah malam untuk menyalurkan bantuan, terutama saat terjadi bencana,” kata Mesos Risma.
Mensos Risma menyatakan tidak bisa memberikan apa-apa.”Penghargaan ini tidak sebanding dengan dedikasi dan bantuan yang telah Bapak-bapak berikan. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih tak terhingga atas dedikasi yang telah Bapak berikan”, kata Mensos Risma.
Lebih lanjut dari Total 67 orang yang mendapat penghargaan. Diantaranya adalah Danlanud Pattimura Kolonel Pnb Jhonson Henrico Simatupang, M.Han, Lettu Kal Subodro dan para pemangku kepentingan yang telah membatu tim kemensos dalam menyalurkan bantuan kemanusian ke tempat-tempat yang terkena bencana.