Inspektur Kabupaten Pakpak bharat, Sumantri Bancin mewakili Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, hari ini menerima Piagam Penghargaan Predikat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Kantor Ombudsman RI (23/01/2024).
Anggota Ombudsman RI, Dadan Suparjo Suharmawijaya menyerahkan Piagam ini di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara, Medan.
Dalam sambutannya, Dadan Suparjo Suharmawijaya menyampaikan bahwa tugas utama Ombudsman RI yaitu menyelesaikan laporan masyarakat terkait adanya dugaan maladministrasi yang dilakukan oleh penyelenggara pelayanan publik dan pencegahan maladministrasi.
Diantara tugas pencegahan maladministrasi salah satu upaya Ombudsman RI adalah dengan melakukan survei kepatuhan untuk menguji menilai pemenuhan standar pelayanan publik sebagaimana diatur oleh Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, jelas dia.
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor sendiri turut mengapresiasi capaian ini.
Upaya perbaikan mutu dan kualitas pelayanan yang kita punya harus terus ditingkatkan, pesan dia.
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat menerima Anugerah ini, atas upaya pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik sepanjang tahun 2023.
(DP)
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor hari ini menerima Taman Dancing Fountain di kawasan Lapangan Napa Sengkut, Salak dari PT. Toba Pulp Lestari Tbk (18/01/2024).
Bertempat di Rumah Dinas Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor bersama Direktur PT. Toba Pulp Lestari Tbk, Jandres Halomoan Silalahi menandatangani Berita Acara Serah Terima dimaksud disaksikan oleh Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM, Deputi SCH PT.Toba Pulp Lestari Tbk, Linggom Dongoran, Manager CSR PT.Toba Pulp Lestari Tbk, Yusri Nasution, dan Manager SHR PT. Toba Pulp Lestari Tbk, Jerry Lumbantobing, serta beberapa Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Pakpak Bharat.
Momen penting ini sungguh membahagiakan kita semua, terimakasih kepada pihak PT.Toba Pulp Lestari yang telah ikut membantu upaya penataan Kota Salak ini, dengan membantu pembangunan Taman Air Mancur yang indah ini, PT. TPL selama ini banyak membantu kami di Kabupaten Pakpak Bharat, terutama para petani dan pelaku ekonomi berbasis masyarakat. Pembangunan jalan penghubung Kuta Jungak-Dairi juga terlaksana berkat kerja sama PT. TPL, yang melepaskan areal HTI mereka guna kepentingan pembangunan jalan dimaksud, terimakasih dan semoga kerja sama ini semakin baik dimasa yang akan datang, jelas Bupati dalam sambutannya.
Adalah merupakan suatu komitmen kuat kami di PT.Toba Pulp Lestari, untuk turut serta membantu upaya pembangunan kawasan dimana Perusahaan telah hadir, semoga apa yang kita kerjakan hari ini bermanfaat, dan semoga Tuhan melimpahkan rahmatnya, ucap Direktur PT. Toba Pulp Lestari Tbk, Jandres Halomoan Silalahi.
Bantuan pembangunan Air Mancur ini diberikan oleh PT. Toba Pulp Lestari Tbk, sebagai bagian dari program sosial terhadap masyarakat sebagai bentuk implementasi kepedulian perusahaan ini terhadap masyarakat di sekitar kawasan perusahaan.
Dengan adanya fasilitas Taman Air Mancur yang berdampingan dengan Gedung UMKM ini, diharapkan ekonomi sektor UMKM kian tumbuh dan berkembang di Kota Salak, Khususnya di sekitar Lapangan Napa Sengkut, tempat di mana Taman Air Mancur ini berada.
(DP)
Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd menghadiri acara “Peletakan Batu Pertama Masjid Al-Ikhlas” di dusun Galiaman, Desa Kuta Dame, Kecamatan Kerajaan (17/01/24).
Mutsyuhito Solin berpesan kepada seluruh Jama’ah dan segenap Panitia Pembangunan Masjid Al-Ikhlas Galiaman ini untuk tetap semangat dalam bergotong-royong, serta saling bahu-membahu dalam menyelesaikan pembangunan Masjid ini. Dia juga mengapresiasi semangat para Panitia Pembangunan Masjid serta antusias masyarakat yang begitu tinggi dalam menyambut pembangunan Masjid kebanggaan warga Galiaman ini.
Seperti kita ketahui bahwa Masjid bukan hanya sekedar tempat beribadah, melainkan juga sebagai Pusat Peradaban bagi kemajuan serta kesejahteraan Umat Islam. Masjid juga merupakan pusat Pendidikan Islam bagi generasi yang Qur’ani. . Kiranya pembangunan ini berjalan lancar hingga selesai sehingga nantinya dapat digunakan sebagai sarana ibadah yang nyaman bagi umat Islam, demikian harapan Wakil Bupati Pakpak Bharat ini dalam sambutannya.
Masjid Al Ikhlas ini, di bangun guna menggantikan bangunan Masjid yang lama, dibangun di lokasi yang sangat strategis di jalan penghubung Dairi-Pakpak Bharat. Dari lokasi ini kita bahkan bisa memandang hamparan sawah di dusun Galiaman yang luas dan indah.
(YP)
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor hari ini menghadiri “Pra Musrenbang RKPD Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 Zona Dataran Tinggi” di Hotel Sibayak, Berastagi.
Dihadapan Penjabat Gunernur Sumatera Utara, Dr. Hassanudin yang hadir dalam acara ini, beserta banyak Pejabat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan Banyak Kepala Daerah lainnya, Franc Bernhard Tumanggor mengapresiasi banyaknya dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bagi upaya pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat, dukungan berupa pembangunan infrastruktur (jalan penghubung antar Daerah), bantuan sarana dan prasarana pertanian, bantuan sosial, UMKM, sarana olah raga (Traju Sport Center), pelestarian cagar budaya, pembangunan rumah layak huni, alat kesehatan dan banyak lainnya, yang menurutnya sangat membantu bagi pihaknya dalam upaya pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat.
Maka ijinkanlah kami sampaikan terimakasih yang tidak terhingga, kepada bapak Penjabat Gubernur, dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kami tentu sangat berharap kedepan, agar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tetap menjadikan Kabupaten pakpak Bharat sebagai perioritas pembangun dalam segala sektor, guna menjadikan Kabupaten Pakpak Bharat setara dengan Daerah lain di Sumatera Utara, tutur Franc Bernhard Tumanggor.
Bupati muda, yang akrab disapa Franc ini, juga mengurai beberapa capaian penting memasuki tahun ketiga Kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd diantaranya, peningkatan ekonomi Pakpak Bharat dari 2,54 persen pada tahun 2021 menjadi 4,
30 persen pada tahun 2022, indeks pembangunan manusia sebesar 67,94 tahun 2021 naik menjadi 68,85 ditahun 2022, tingkat kemiskinan 9,74 persen tahun 2018 turun menjadi 8,42 persen ditahun 2022, serta adanya peningkatan pendapatan perkapita masyarakat dari 23,83 juta tahun 2021 menjadi 25,51 juta pada tahun 2022.
Namun masih menjadi tugas bagi kami, bahwa data statistik selama sepuluh tahun terakhir walaupun terus mengalami peningkatan, namun posisi PDRB Kabupaten Pakpak Bharat masih pada posisi 31 dari 33 Kabupaten/Kota se Sumatera Utara, jelas dia.
Pra Musrenbang RKPD Zona Dataran Tinggi ini dilaksanakan guna menyusun rancangan kerja Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 mendatang. Posisi Kabupaten Pakpak Bharat yang dipandang strategis karena berada antara enam Kabupaten pada dua Provinsi, yakni Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Aceh menjadi sebuah keuntungan tersendiri bagi Kabupaten ini. Sayangnya seperti disampaikan oleh Bupati, keterbatasan Anggaran Daerah menjadi faktor utama terhambatnya laju pembangunan.
Franc Bernhard Tumanggor dalam beberapa waktu belakangan terus berupaya meyakinkan Pemerintah atasan, baik Pemerintah Provinsi dan juga Pemerintah Pusat, guna terus membantu upaya pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat. Melalui upaya ini pula banyak program pembangunan yang telah bergulir di Kabupaten Pakpak Bharat. Tahun 2023 misalnya, Presiden RI, H Joko Widodo telah mengeluarkan Inpres bagi percepatan pembangunan jalan penghubung Lagan-Pagindar. Tidak kurang dari 58 Milyar dikucurkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR RI pada ruas jalan ini.
(DP)
Kampar : Kasus Bantuan ketahanan Pangan anak ayam di kampar terus belanjut yang di periksa oleh Polres kampar
Kepala desa kuok memberi bantuan Kepada masyarakat kuok ketahanan pangan berupa anak ayam, hal ini di ungkap oleh salah seorang Petani ayam di desa kuok marlan jumat 12 januari 2024.
“Kami di beri bantuan anak ayam satu kotak yang jumlah nya 50 ekor, pada tahun 2023”,ujar marlan
Selain itu kami juga mendapatkan pakan ayam hanya 1 1/2 (Satu setengah) karung pakan jika di totalkan sejumlah 2 juta rupiah uang.
“Tetapi ini jangan di ekspose ya, karena kades kuok saudara famili kami”,kata marlan lagi.
Terpisah awak media Konfirmasi Kepala desa kuok kecamatan kuok kabupaten kampar, Khariman membenarkan bantuan ketahanan pangan berupa anak ayam ” hanya anak ayam yang kita berikan terhadap masyarakat”,Aku Kharisman Kades
Lanjut ia juga menyatakan bahwa semua itu sudah termasuk Rincihan anggaran biayah (rab) desa kuok.
“Bantuan itu sudah sesuai juknis rab yang sudah di tetapkan”,tutup kades.
Baru – baru ini akibat kepala desa menganggarkan ketahanan pangan anak ayam. sudah di periksa oleh polres kampar yaitu kepala desa Sekecamatan tapung dan tapung hilir.
“Giliran se Kecamatan Kuok kapan?”,tanya salah satu warga yang enggan nama nya untuk di pulikasikan….
Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM memimpin Rapat Koordinasi Lintas Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat hari ini di Ruang Rapat Nusantara, Kompleks Kantor Bupati Pakpak Bharat (12/01/2024).
Rapat ini dilaksanakan dalam rangka persiapan rencana kunjungan kerja Bupati Pakpak Bharat ke Desa di wilayah Kabupaten ini.
Tahun ini, Open house tahun Baru 2024 ditiadakan, namun kita sudah mengagendakan kunjungan Bupati ke Desa-Desa sebagai gantinya, artinya biarlah kita, Pemerintah yang mendatangi masyarakat, menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru, dan sekaligus nanti akan memberikan layanan-layanan baik kesehatan, pengurusan Administrasi Kependudukan, Bantuan Sosial, dan lainnya yang nanti akan disesuaikan dengan kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah, jelas Jalan Berutu dalam rapat ini.
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat sendiri diketahui tidak menyelenggarakan Open House awal tahun 2024 ini, sebagaimana tradisi sebelumnya. Namun Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor memutuskan untuk mengunjungi seluruh Desa yang ada, guna mebyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat.
Biarlah kita yang mendatangi masyarakat, biarlah kita datang ke Desa-Desa, kerumah-rumah dan seluruh masyarakat kita, sekaligus kita dengarkan keluh kesah mereka, secepatnya kita bergerak, demikian pesan Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor beberapa waktu lalu.
(DP)
Padang,Sidik24jam.com–Kasus pengrusakan baliho Ismail Novendra Caleg DPRD Sumbar dapil 1 (Kota Padang) dari partai PKB nomor urut 7 (Tujuh) yang terjadi di sekitaran Simpang Gia hingga Jondul 1 Parupuk Tabing berlanjut ke Bawaslu Padang. Kamis (11/1) sekitar pukul 15.45 Wib, Ismail mendatangi kantor Bawaslu Padang yang terletak di Komplek Pondok Indah Pratama No. 9A Kelurahan Jati Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.
Sampai dikantor Bawaslu, Ismail diterima oleh Edo Roberto salah seorang staf di Bawaslu Padang. Dalam laporannya, Ismail menceritakan kronologis kejadian dari awal beliau mengetahui pengrusakan sampai menemukan seseorang yang mengaku disuruh oknum caleg untuk merobek baliho tersebut.
Setelah memberikan keterangan dan dituangkan dalam formulir laporan, Ismail diberikan tanda bukti penyampaian laporan dari Bawaslu Padang dengan nomor 002/LP/PL/Kota/03.01/I/2024. Ismail juga menyerahkan beberapa bukti yang terkait dengan laporannya seperti foto, video dan beberapa baliho yang telah dirusak.
Sebelumnya, beberapa baliho milik Ismail Novendra yang terpasang dikawasan Simpang Gia Parupuk Tabing dirusak dengan cara dicarter/disilet. Kepada wartawan, Ismail mengatakan bahwa dirinya baru mengetahui kalau balihonya dirusak pada Selasa (9/1) pagi.
“Ada sekitar enam baliho yang dirusak dengan cara dicarter/disilet. Baliho- baliho itu baru saja terpasang pada Sabtu (6/2) lalu,” katanya.
Ismail sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan pelaku perusak baliho tersebut. ” Saya telah mendapatkan informasi dari seseorang berinisial “E” yang mengaku telah disuruh salah seorang oknum caleg DPRD Sumbar. “E” mengakui bahwa dirinya telah diperintah untuk merobek dan merusak baliho saya. Dan “E” juga mengakui telah menyuruh “A” untuk merusak baliho sembari memberikan pisau Carter kepada “A”, tutur Ismail.
Ismail sangat mengecam aksi perusakan ini. Menurutnya, aksi perusakan baliho telah merusak suasana sejuk menjelang Pemilu 2024 di Kota Padang. Dia juga berharap, aksi serupa tidak terjadi terhadap baliho-baliho lain.
“Saat ini, saya sifatnya menunggu dari Bawaslu saja lagi. Mengenai laporan adanya dugaan pidana lainnya terkait pengrusakan ini, akan saya sampaikan juga nanti pada APH”, pungkas Ismail.
Miris, Rumah Dinas Ketua DPRD Kabupaten Langkat di jadikan Gudang Penyimpanan barang bekas Gedung DPRD Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Kamis 11/01/2024
Hal tersebut terkait sebuah Mobil Dinas Lingkungan Hidup Tampak mengangkut Barang bekas dari Gedung DPRD Kabupaten Langkat Pada Hari minggu 31 Desember 2023 sore yang menjadi sorotan warga.
Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Langkat Drs. Basrah Pardomuan saat di konfirmasi melalaui Whatsapp mengatakan jika Blbarang bekas hasil bongkaran di Gedung DPRD langkat di simpan di Gudang rumah Dinas Ketua DPRD Kabupaten Langkat.
“Oh, di bawa ke gudang bang di rumah dinas ketua DPRD, ada di belakang itu, Di belakang rumah dinas ada gudang besar bang, bukan rumah dinas nya jadi gudang. Ujar Sekwan
Namun, saat di konfirmasi kembali mengenai barang apa saja yang di simpan di rumah Dinas Ketua DPRD Langkat tersebut, Basrah Sekretaris Dewan tidak menjawab Pertanyaan awak media.
Anehnya kenapa Rumah Dinas Ketua DPRD Kabupaten Langkat di jadikan Gudang Penyimpanan Barang Bekas dan apakah barang-barang bekas lainnya yang selama ini hasil bongkaran dari perbaikan di areal Gedung DPRD Langkat juga di simpan di lokasi tersebut hingga kini masih menjadi pembahasan.
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor memimpin Rapat Kerja Awal Tahun 2024 bagi segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat di Ruang Rapat Garuda, Kompleks Kantor Bupati Pakpak Bharat (10/01/2024).
Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan penanda tanganan Perjanjian Kinerja dan Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Tahun 2024 bagi seluruh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah serta para Camat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat.
Franc Berhard Tumanggor berpesan agar dalam melaksanakan program dan kegiatan tahun 2024, para Pimpinan Organisasi Peangkat Daerah mampu memahami dan mempedomani seluruh isi perjanjian kinerja yang telah ditanda tangani bersama.
Saya perlu menegaskan beberapa hal untuk menjadi pedoman dalam pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2024 sebagai berikut:
I.Kepada seluruh pimpinan OPD yang sudah menandatangani perjanjian kinerja, saya ingatkan untuk menepati janjinya masing-masing, pahami dengan benar-benar setiap target dan upayakan ada peningkatan realisasinya dari tahun sebelumnya;
II.Laksanakan seluruh program dan kegiatan yang tertuang dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran Tahun 2024 dengan usaha-usaha yang terukur, sistematis, realistis, akuntabel dan aplikatif dengan memberdayakan seluruh sumber daya yang dimiliki disertai inovasi dan kreasi positif dan konstruktif sehingga target kinerja dapat tercapai tepat sasaran dan tepat guna.;
III.Seluruh pimpinan OPD dan seluruh jajaran masing-masing agar mengetahui dan melaksanakan agenda Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2024 secara konsisten dan bertanggungjawab;
IV.Lakukan upaya yang diperlukan untuk percepatan pengadaan belanja barang dan jasa, percepatan proses penyerapan Anggaran secara tepat waktu dan hindari penumpukan pelaksanaan kegiatan di akhir tahun;
V.Tetap jaga loyalitas serta tingkatkan kekompakan, kebersamaan dan koordinasi guna memperkuat sinergitas serta keterpaduan pelaksanaan program dan kegiatan.
Selamat bekerja, semoga apa yang kita kerjakan Tahun 2024 ini untuk Kabupaten Pakpak Bharat senantiasa mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa, demikian antara lain arahan dan Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor.
Dalam Rapat Kerja ini, Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM menegaskan kembali jadwal dan Agenda Kerja Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, beberapa Agenda penting tahun 2024 yang harus terlaksana tepat waktu diantaranya pelaksanaan Pemilihan Umum serentak serta beberapa agenda penting lainnya.
(DP)
Warga Dusun Lau Seridi, Dusun Buah Raja Dan Raja Berneh Desa Belinteng Kecamatan Sei Bingai Tolak Gunakan Hak Suara Pada Pemilu Mendatang dan Menolak Bayar Pajak Bumi. Rabu 10/01/2024
Aksi Penolakan yang di lakukan warga karena janji Pemerintah Kabupaten Langkat saat Aksi Demo yang dilakukan di Depan Kantor Dinas Bupati Pada tanggal 11/09/2023 lalu berjanji akan mengaspal Jalan di tiga Dusun tersebut di Bulan Januari 2024, Namun Sampai saat ini harapan masyarakat tak kunjung di kabulkan oleh Pemerintah Kabupaten Langkat.
Salah seorang Warga Dusun Buah Raja berinisial Sembiring selaku Perwakilan Masyarakat Aksi tersebut Mengatakan Sekda Sebagai Perwakilan Bupati Pada saat itu dan Dinas PUPR Kabupaten Langkat menyebutkan secepatnya akan merealisasikan Anggaran untuk Pengaspalan Jalan sepanjang 1,5 Kilometer.
Dan Salah Seorang Warga yang tidak ingin disebutkan namanya dalam Pemberitaan ini sempat menyebut-nyebut Anggota DPRD Kabupaten Langkat dari Partai Golkar berjanji akan merealisasikan Dana Luncur untuk Pengaspalan jalan di tiga Dusun tersebut.
Warga kecewa dan menilai Pemerintah Kabupaten Langkat mengabaikan Permohonan Masyarakay Dan Wakil Rakyat yang duduk di DPRD Kabupaten Langkat di nilai hanya mementingkan diri sendiri.
Atas Kinerja Pemerintah Kabupaten Langkat dan DPRD Kabupaten Langkat Warga di Tiga Dusun di Desa Belinteng membuat komitmen untuk tidak menggunakan Hak Pilihnya Pada Pemilihan 14 Pebruari 2024 mendatang, Dan Warga tidak akan membayar Pajak Bumi kepada Negara di karenakan menurutnya Warga hanya di manfaatkan untuk kepentingan Politik Saja.
Sembiring Warga Dusun Buah Raja saat di temui awak media di kediamannya menuturkan Warga di Tiga Dusun tersebut sudah tidak Percaya terhadap Pemerintah Kabupaten Langkat Dan DPRD Kabupaten Langkat karena hanya janji manis.
“Kami di tiga Dusun ini tidak akan menggunakan hak pilih dan tidak akan membayar pajak bumi, karena jalan kampung sudah 78 Tahun tidak pernah di aspal. Kami bosan dengan janji manis yang di lontarkan wakil rakyat yang hanya untuk kepentingan Politiknya saja. Ujar sembiring
Jalan sepanjang kurang lebih 8 kilometer tersebut belum pernah dilakukan Pengaspalan, Sepertinya Pembangunan di Wilayah langkat hulu jarang di Perhatikan oleh Pemerintah dan Wakil Rakyat.