Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait memimpin gotong-royong dan kebersihan di kota Salak dan sekitarnya (01/11/2024). Gotong-royong ini diikuti para ASN, Personil Satpol PP, tenaga kebersihan, masyarakat dan unsur lainnya. Sebelum memulai gotong-toyong, Naslindo memberikan pengarahan, tentang pentingnya kebersihan dan keindahan lingkungan.
Kota Salak ini tidak termasuk kota besar, tergolong kota kecil, tapi kalau kota kecil daja kita tidak bisa tata, maka tidak punya nilai yang tinggi. Tidak masalah kota kita kecil, tapi apik, rapi, indah, aman, itu menjadi kebanggaan. Kita mau menjadi warga kota Salak, kita mau tunjukkan kota kita kepada siapapun yang datang, jelas Naslindo Sirait.
Hari ini mungkin persoalan tidak selesai, tapi kita bisa memulai. Maka berikan tenaganya, satu atau dua jam kedepan kita bisa bergotong-royong di kota Salak ini, sampah-sampah kita buang, saluran air kita bersihkan, sambil kita menyapa masyarakat, kita ajak supaya mereka juga dekat dengan kita, supaya kemudian kita bisa rutin melakukan kegiatan seperti ini, ucap Naslindo Sirait.
Para pelajar dari sekolah di sekitar Salak turut mengikuti gotong-royong ini. Berbagai peralatan kebersihan juga turut dikerahkan. Hasilnya, Kota Salak terlihat lebih bersih dan rapi.
Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr.Naslindo Sirait membuka diskusi penyusunan data PDRB Kabupaten Pakpak Bharat bertempat di aula Bapelitbang, Rabu, 30/10/2024
Naslindo menyampaikan dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita Pakpak Bharat dapat dilakuakn dengan tiga jalur. Pertama memperkuat dan meningkatkan struktur perekonomian yang menjadi basis. Mengingat 57 persen struktur perekonomian Pakpak Bharat berbasis pertanian, maka perlu dilakukan peningkatan produksi dan produktivitas pertanian baik tanaman pangan maupun perkebunan dan peternakan. Mengingat masih banyak nya lahan pertanian yang belum di kelola bisa dilakukan dengan program ekstensifikasi, maka produksi akan bisa di naikkan. Selain program ekstensifikasi program intensifikasi juga bisa di lakukan dengan pemberian bibit unggul, peremajaan kopi maupun peremajaan sawit rakyat dengan bibit bibit unggul.
Jalur kedua dengan meningkatkan hilirisasi hasil- hasil pertanian menjadi bahan setengah jadi seperti meningkatkan produk green beenmenjafi roast been sampai bubuk kopi. Meningkatkan jagung pipil kering menjadi jagung pecah itu sudah menaikkan nilai tambah.
Jalur ketiga adalah meningkatkan arus perdagangan dengan menguasai rantai pasok perdagangan komoditi dan hasil olahan komoditi mulai dari penguasaan pasar lokal, regional dan tidak tertutup kemungkinan pasar luar negeri seperti ekspor gambir.
Untuk bisa menguasai pasar maka harus mendorong kewirausahaan masyarakat tumbuh dan memperkuat kelembagaan rkonomi masyarakat melalui koperasi.
Dengan tiga jalur tersebut di yakini perekonomian Pakpak Bharat akan meningkat yang muara nya pendapatan perkapita juga akan meningkat. Jelas nya mengakhiri diskusi.
Pjs.Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait, memberikan pengarahan dan bimbingan bagi Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Fungsional di jajaran Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat (jumat/25/10/2024)
Naslindo meminta agar seluruh pejabat memiliki komitmen untuk mengakselerasi, mengkonsolidasikan berbagai program dan anggaran pembangunan agar berjalan dengan dengan efektif, efesien dan dapat di pertanggung jawabkan. setiap anggaran setiap amanah setiap jabatan yang diemban harusnya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pakpak Bharat dengan berkurangnya kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Karena itu setiap pejabat harus menjadi pemimpin perubahan dan menciptakan banyak pemimpin yang membawa perubahan, ucap Naslindo Sirait.
ASN tidak cukup pintar dengan kualifikasi pendidikan tapi juga harus memilikin etos dan semangat kerja yang tinggi dan yang utama adalah harus memiliki integritas dengan demikian ASN diharapkan menjadi ASN yang profesional, inovatif dan memiliki Integritas yang tinggi, jelas Naslindo Sirait kemudian.
Naslindo juga menyinggung hari ini adalah era Pemerintahan digital, diperlukan visi, kecepatan dan responsibilitas yang tinggi. Tantangan digitalisasi bukan hanya masalah infrastruktur digital tapi diperlukan mindset digital yakni ASN yang selalu memberikan layanan dengan mudah, murah dan inovatif.
Tantangan di era sekarang juga menyangkut adanya gab komunikasi dalam orga isasi. Karena dalam organisasi terdapat tiga generasi secara bersamaan yakni generasi X, generasi milenial dan generasi Z yang masing- masing memiliki karakteristik yang berdeba, apabila tidak ada penyesuaian dari pemimpin dari generasi X kepada generasi Y dan Z maka akan terjadi konflik. Karena itu pemimpin tidak lagi hanya memerintah tapi lebih kepada memberikan arahan dan mendukung setiap anggota untuk tumbuh dan berkembang. Dengan jalan demikian semua lini organisasi akan di berdayakan dan dipastikan akan mencapai kunerja optimal, tutupnya.
Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait hari ini menyampaikan Pidato Nota Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi di DPRD terhadap Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah APBD PAkpak Bharat Tahun 2025 di hadpan Sidang Paripurna DPRD Pakpak Bharat. Naslindo Sirait mengapresiasi seluruh Anggota DPRD Pakpak Bharat atas kerja keras dan kesungguhan dalam tahapan pembahasan Ranperda APBD Pakpak Bharat ini.
Kami menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan DPRD, Ketua-Ketua Fraksi dan seluruh Anggota, seluruh Komisi dan Badan Anggaran DPRD yang telah melakukan pembahasan, kemudian memberikan pendapat, pertanyaan dan masukan melalui pemandangan umum Fraksi-Fraksi sebagaimana telah disampaikan beberapa waktu yang lalu. Pemerintah menyadari bahwa pemandangan umum yang disampaikan oleh Dewan yang terhormat merupakan refleksi kerjasama yang baik dan sinergis antara DPRD dengan Pemerintah Daerah. Hal tersebut tergambar dari seluruh pertanyaan, usulan dan saran dalam pemandangan umum tersebut, ucap Naslindo Sirait diawal pidatonya.
Dalam pidatonya, Naslindo Sirait menjelaskan Secara sistematis seluruh tanggapan dan pertanyaan dari masing-masing Fraksi di DPRD Pakpak Bharat, mulai dari Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Gabungan Bangkit Bersatu, serta Fraksi Gabungan Amanat Perjuangan Sejahtera.
Diantara seluruh penjelasan dan jawaban tersebut mungkin masih ada yang kurang memuaskan atau dirasa kurang lengkap, hal ini bukan merupakan kesengajaan tetapi semata-mata disebabkan oleh keterbatasan waktu yang tersedia bagi Pemerintah.
Perkenankan saya atas nama Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat mengucapkan terima kasih kepada segenap Pimpinan dan Ketua Fraksi beserta seluruh anggota Dewan yang kami hormati atas perhatian dan kerjasamanya dalam menyempurnakan rancangan peraturan daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pakpak Bharat Tahun Anggaran 2025, tutup Naslindo Sirait.
Sejumlah tamu undangan turut menghadiri Sidang Paripurna ini, diantaranya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Pakpak Bharat, Sekretarsi Daerah Pakpak Bharat, para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Pakpak Bharat, dan banyak undangan lainnya.
(DP)
Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait meninjau pelaksanaan Gotong royong perbaikan ruas Jalan Usaha Tani di Dusun Sarmeme, Desa Perpulungen, Kecamatan Kerajaan hari ini (24/10/2024). Mengajak serta puluhan personil Satpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Ketahanan Pangan an Pertanian Pakpak Bharat, anggota koperasi CU Pesada, personil kecamatan dan desa Perpulungen, bergotong royong membersihkan dan merapikan kembali badan Jalan Usaha Tani, serta memperbaiki sebuah jembatan yang rusak parah menuju kawasan pertanian di desa ini.
Naslindo Sirait menginisiasi pelaksanaan gotong royong ini, menyusul kehadiran Dinta Solin, Direktur Eksekutif Pesada sekaligus Dewan Pengawas Koperasi Pesada Perempuan Tangguh yang datang beraudensi ke Kantor Bupati Pakpak Bharat bersama rombongan beberapa waktu lalu. Dinta solin melaporkan sulitnya masyarakat mengelola lahan pertanian di dusun ini, akibat sulitnya akses jalan yang rusak parah ditambah jembatan yang sudah tidak layak dilalui.
Mereka ini, Pesada ini adalah perempuan-perempuan hebat dan Tangguh. Terutama mereka memberikan edukasi politik kepada perempuan bahwa perempuan itu punya hak yang sama, dalam semua aspek, mau politik, mau professional, dimana saja aspek kehidupan perempuan sama. Kadang memang ada hambatan budaya, nah itulah yang mau diterobos, tapi bukan maksudnya budaya kita budaya Pakpak tidak well dengan perempuan, tapi kadang juga bahwa budaya secara umum kan menganggap bahwa perempuan itu kelas nomor dua, tidak setara dengan laki-laki, kalau budaya pakpak pastilah memuliakan perempuan kan, jadi kita harus dukung mereka ini, ucap Naslindo Sirait kala itu.
Naslindo Sirait berjanji bahwa pihaknya akan berupaya membantu program pemberdayaan yang digalang oleh Pesada Perempuan, baik program pertanian organik, pembibitan, koperasi, agriwisata dan lainnya.
Nanti kalau sudah jadi pembibitannya, kita alokasikan anggaran di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk membeli bibit dari mereka, Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait meninjau pelaksanaan Gotong royong perbaikan ruas Jalan Usaha Tani di Dusun Sarmeme, Desa Perpulungen, Kecamatan Kerajaan hari ini (24/10/2024). Mengajak serta puluhan personil Satpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Ketahanan Pangan an Pertanian Pakpak Bharat, anggota koperasi CU Pesada, personil kecamatan dan desa Perpulungen, bergotong royong membersihkan dan merapikan kembali badan Jalan Usaha Tani, serta memperbaiki sebuah jembatan yang rusak parah menuju kawasan pertanian di desa ini.
Naslindo Sirait menginisiasi pelaksanaan gotong royong ini, menyusul kehadiran Dinta Solin, Direktur Eksekutif Pesada sekaligus Dewan Pengawas Koperasi Pesada Perempuan Tangguh yang datang beraudensi ke Kantor Bupati Pakpak Bharat bersama rombongan beberapa waktu lalu. Dinta solin melaporkan sulitnya masyarakat mengelola lahan pertanian di dusun ini, akibat sulitnya akses jalan yang rusak parah ditambah jembatan yang sudah tidak layak dilalui.
Mereka ini, Pesada ini adalah perempuan-perempuan hebat dan Tangguh. Terutama mereka memberikan edukasi politik kepada perempuan bahwa perempuan itu punya hak yang sama, dalam semua aspek, mau politik, mau professional, dimana saja aspek kehidupan perempuan sama. Kadang memang ada hambatan budaya, nah itulah yang mau diterobos, tapi bukan maksudnya budaya kita budaya Pakpak tidak well dengan perempuan, tapi kadang juga bahwa budaya secara umum kan menganggap bahwa perempuan itu kelas nomor dua, tidak setara dengan laki-laki, kalau budaya pakpak pastilah memuliakan perempuan kan, jadi kita harus dukung mereka ini, ucap Naslindo Sirait kala itu.
Naslindo Sirait berjanji bahwa pihaknya akan berupaya membantu program pemberdayaan yang digalang oleh Pesada Perempuan, baik program pertanian organik, pembibitan, koperasi, agriwisata dan lainnya.
Nanti kalau sudah jadi pembibitannya, kita alokasikan anggaran di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk membeli bibit dari mereka, yang berikutnya agrowisata, olahan-olahan hasil pertaniannya, dan mungkin mereka buat edukasi dan semua orang bisa belajar, itu luar biasa, mereka konsisten disitu, jelas Pj. Bupati kemudian.
Dalam diskusi yang berkembang, Naslindo Sirait mencetuskan ide untuk membantu perbaikan jalan dan jembatan ini melalui skema gotong royong.
Kita gotong royong saja dulu, supaya langsung jalan itu perbaikannya. Nanti saya bantu dari saya pribadi lima juta rupiah, saya minta desa juga bantu, nanti kalian siapkan makan, tenaga kita kerahkan dari Satpol PP kita, dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian juga, janji Naslindo Sirait dalam pertemuan ini.
Pjs. Bupati Pakpak Bharat ini berjanji, ditahun 2025 ruas jalan ini akan diperbaiki dan dibangun dengan mengerahkan bantuan dana JUT dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Turut hadir dalam kegiatan gotong royong ini, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat, Adei johan Banurea, SP, MP, Kasat Pol PP, Damkar dan Penyelamatan, Esra Anakampun, S.STP, Camat Kerajaan, H Wenta Banurea, ST dan jajarannya, Kepala Desa Perpulungen dan jajaran. Selain itu puluhan masyarakat Perpulungen dan anggota CU Pesada turut berpartisipasi dalam gotong royong ini.
Naslindo berpesan kepada kepala desa dan masyarakat agar menggerakkan budaya gotong royong.
Budaya mersiurupen, jangan menunggu pihak luar, munculkan kekuatan itu di dalam diri sendiri, tutup nya.
Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr.Naslinfo Sirait, melakukan kunjungan ke Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara untuk menyampaikan proposal Pembangunan Kawasan Pertanian Terpadu Pakpak Bharat.
Naslindo menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat sedang menyiapkan 500 hektar lahan yang selama ini lahan tidur untuk di jadikan pengembangan holtilultura seperti cabe, bawang, kubis dan kentang dengan melibatkan petani lokal.
Komoditas tersebut diyakini memiliki prospek pasar yang bagus, baik untuk kebutuhan domestik dan wilayah sekitarnya maupun ekspor.
Dalam kawasan ini nantinya akan dikembangkan sistim pertanian yang mengadopsi teknologi, membangun kelembagaan petani dengan koperasi, dan budidaya pertanian modern untuk menghadirkan produktivitas tinggi dan harga yang berdaya saing.
Naslindo berharap Pemerintah Provinsi bisa dukung pembangunam jalan usaha tani, bibit, gudang dan mekanisasi pertanian, serta irigasi yang modern.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumatera Utara, Rajali, S.Sos, M.SP menerima dengan baik gagasan yang diusung oleh Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dan siap untuk mendukung dan menyukseskannya.
Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait mengunjungi SMK Negeri Pergetteng-Getteng sengkut hari ini (23/10/2024). Bertemu ratusan pelajar dan para guru di sekolah ini, Naslindo memotifasi mereka, memberikan dorongan semangat bagi mereka, akan pentingnya menjaga semangat khususnya dalam belajar dan menimba ilmu.
Saya memang sengaja datang pertama untuk bertemu kalian, paling tidak saya bisa menyapa, kalian juga bisa mengenal saya, kita bisa banyak berbicara, bisa memotifasi kalian bahwa apa yang kalian lakukan sekarang adalah Langkah demi Langkah menuju cita-cita yang kalian inginkan. Saya yakin kalian pasti punya satu tekad, supaya kalian bisa menambah pengetahuan, menambah ilmu, apalagi SMK itu dikenal adalah orang-orang hebat dan orang-orang kreatif, luar biasa dan bisa menghasilkan berbagai produk dan jasa, itulah nanti menjadi bekal kalian. Kalau di Luar Negeri yang paling top dan yang paling krend itu adalah SMK. Kalian harus bisa membuat sebuah inovasi yang hebat, ucap Naslindo Sirait di hadapan ratusan Pelajar SMK ini.
Untuk bisa seperti itu pastikan kalian harus disiplin. Kata orang bijak disiplin itu adalah kunci atau jembatan untuk meraih cita-cita dan mimpi. Yang kedua orang yang punya banyak informasi akan mencapai keberhasilan lebih tinggi dibangding orang yang tidak memiliki informasi. Karena itu literasi juga menjadi penting, sekarang bahan literasiitu banyak, bisa diinternet, youtube dan sebagainya, kalian bisa gunakan telepon genggam kalian, akses informasi yang penting dan hal-hal positif, jelas dia kemudian.
Masa depan kalian sangat Panjang, kalian kelak yang akan menggantikan para Pemimpin yang ada sekarang, di semua sektor kehidupan ini. Tapi kalau kalian sudah mengikuti hal-hal yang tidak baik, itu sangat berbahaya bagi kehidupan masa depan kalian. Kalian harus bisa saling menjaga, saling menghargai, jangan ada bullying, kalian harus yakin bahwa kalian ini anak-anak bangsa yang cinta persatuan, yang terus respek kepada orang lain terutama kepada guru-guru, pesan Naslindo lebih jauh.
Naslindo Sirait berkisah dan memberi contoh, seorang putra Pakpak yang berhasil menjadi orang besar dimasa lampau, dihormati dan memiliki tempat terhormat di negeri ini.
Orang Pakpak itu hebat. Ada seorang anak muda Pakpak, dia sekolah di Sidikalang, lanjut ke Jakarta SMA nya, lalu kemudian dia sekolah di luar Negeri, di Jerman dan lulus dengan Predikat sangat bagus. Dia menjadi komponis terkenal, menciptakan banyak lagu-lagu Nasional, dan akhirnya dia menjadi komponis Nasional. Namanya adalah Liberti Manik. Salah satu lagu Nasional yang dia ciptakan adalah Satu Nusa Satu Bangsa. jadi jangan dikira karena kita jauh dari kota kita tidak bisa berkarya, jadi komponis Nasional dan sebagainya. Lagunya yang lain Desaku Yang Kucinta, terinspirasi dari kenangan seorang Liberti Manik akan kampung halamannya di Sumbul, di Kuta Manik. Kalau kita dari Sisikalang lihat kearah Sumbul indahnya sungguh luar biasa, ucap Naslindo Sirait lebih dalam.
Anak-anak kami semua, apapun kamu nanti jadinya, kamu bisa di Luar Negeri, bisa di Kota, jadi Pejabat, jadi orang hebat, tapi jangan lupa kampung halamanmu, jangan lupakan Pakpak Bharat, jangan lupa orang tuamu, cintai keluargamu, cintai dirimu, disiplin, terus berbakti pada orang tua, sayangi guru-gurumu, hormati gurumu, pesan Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait.
Tidak lupa, Pjs. Bupati Pakpak Bharat ini mengajak segenap warga sekolah untuk turut dan hadir mensukseskan pelaksanaan Pesta Demokrasi serentak tahun 2024 yang jatuh pada 27 november mendatang.
Datanglah dan ajak semua keluargamu, berikan hak suara di TPS-TPS, saya akan berikan hadiah bagi anak-anakku yang memberikan hak pilihnya, nanti akan saya titipkan di sekolah, silahkan diundi, syaratnya tunjukkan jari tanganmu yang bertanda tinta Pemilu, nanti dua puluh orang akan diundi oleh bapak dan ibu guru, pesannya.
(DP)
Hari ini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pakpak Bharat mengesahkan Peraturan Daerah APBD Pakpak Bharat Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang PAripurna DPRD Pakpak Bharat di Gedung DPRD Pakpak Bharat. Sidang Pengesahan ini dipimpin oleh Ketua DPRD Pakpak Bharat, Hotma Ramles Tumangger serta dihadiri oleh Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait bersama seluruh Pejabat dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Pakpak Bharat.
Usai pengambilan keputusan, Naslindo Sirait selaku Pjs. Bupati Pakpak Bharat bersama segenap Pimpinan DPRD Pakpak Bharat bersama-sama membubuhkan tanda tangan di atas Naskah Persetujuan Bersama. Peraturan Daerah Pakpak Bharat tentang APBD Tahun Anggaran 2025 disahkan.
Dalam sambutannya, Pjs. Bupati Pakpak Bharat mengapresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pembahasan Rancangan APBD Pakpak Bharat ini, terutama seluruh anggota DPRD Pakpak Bharat yang menurutnya mampu mengesampingkan ego dan kepentingan masing-masig, serta mampu mendorong terwujudnya Peraturan Daerah APBD Tahun Anggaran 2025 yang akhirnya disahkan hari ini.
Mampu mengesampingkan ego masing-masing, untuk kita bisa membangun kebersamaan, dengan kebersamaan itu harapannya dari tahun ketahun pembangunan akan semakin nyata. Kita beranjak dari sebuah realitas kebutuhan yang ada ditengah-tengah masyarakat, dan tentu itulah yang kita potret, jadi yang ada dalam APBD kita ini bukanlah keinginan pribadi, kepentingan golongan, tapi semata-mata inilah kebutuhan masyarakat yang harus kita perjuangkan, ucap Naslindo Sirait.
Tentu pekerjaan rumah sangat besar menanti kita. Sebagaimana tadi disampaikan oleh bapak dan ibu anggota dewan yang kami hormati, bagaimana kita melaksanakan APBD ini dengan tepat waktu dan tepat sasaran, efektif, efisien dan akuntabel, ucap dia kemudian.
Terimakasih yang sebesar-besarnya bagi segenap anggota DPRD Pakpak Bharat atas dedikasi dan pengabdian serta jasa-jasanya selama ini. Tentu akan ada yang akan mengakhiri purnatugas sebagai Anggota DPRD, dan akan ada yang masih melanjutkan, kami percaya bapak ibu yang akan mengakhiri tugas sebagai Anggota DPRD bahwa pengabdian tidak akan pernah berhenti, ruang waktu mungkin memisahkan kita, tapi cita-cita itulah yang tulus abadi untuk menghubungkan kita. Sekali lagi kami sampaikan terimakasih, dan selamat juga kepada anggota DPRD terpilih, tanggal 28 oktober nanti akan ada pelantikan kami tentu sangat menyambut dan siap membangun kemitraan yang lebih baik kedepannya, ucap Naslindo Sirait lebih jauh.
Kami sudah menerima tadi APBD Tahun Anggaran 2025, tentu ini akan kami urus dan kami tindak lanjuti, supaya secepatnya bis akita laksanakan. Tentu kita tidak bisa mengubah masa lalu, tapi kita bisa mempersiapkan masa depan yang lebih baik untuk diri kita dan untuk generasi kita, tutup, demikian disampaikan oelh pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait dalam sambutannya.
Hadir dalam Sidang Paripurna ini, Anggota dan perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Pakpak Bharat, tokoh masyarakat, dan banyak undangan lainnya.
Calon Wakil Bupati Langkat Nomor Urut 1, Tiorita Br Surbakti disambut hangat ibu-ibu perwiridan di Desa Beruam, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Jumat (18/10/2024).
Pada kesempatan itu, ibu-ibu perwiridan mendukung penuh pencalonan Tiorita Br Surbakti sebagai Wakil Bupati Langkat mendampingi Syah Afandin atau Bang Ondim di Pilkada Langkat 2024.
Menurut mereka, Tiorita merupakan representasi keterwakilan perempuan Kabupaten Langkat yang nantinya akan membawa harapan baru bagi kaum hawa di pemerintahan.
“Kami yakin Tiorita mampu mewakili aspirasi kaum perempuan Kabupaten Langkat jika terpilih menjadi Wakil Bupati Langkat bersama Pak Ondim,” kata Ayu (37), salah seorang anggota perwiridan yang hadir.
Ditegaskan pula, ibu-ibu di Desa Beruam sepakat mendukung Tiorita Br Surbakti menjadi wakil Bupati Langkat, karena sudah banyak berbuat kepada masyarakat di Desa Beruam.
“Ya kami pasti mendukung Buk Tio, karena dia sudah banyak membantu masyarakat khususnya perwiridan di Desa Beruam ini,” tegas Ayu.
Dihadapan puluhan anggota perwiridan Desa Beruam, Tiorita Br Surbakti mengatakan, walau belum maksimal membantu seluruh masyarakat Desa Beruam, namun dirinya yakin, saat duduk menjadi Wakil Bupati Langkat nanti, dirinya akan memperjuangkan kembali aspirasi masyarakat Desa Beruam.
“Saya tahu belum bayak yang kami buat di Desa Beruam ini, tapi yakin lah, saya tidak akan pernah lupa dengan dukungan masyarakat Beruam kepada kami, jika terpilih nanti,” kata Tiorita.
Selain itu, Tiorita juga mengajak seluruh kaum perempuan untuk bersama-sama memilih perwakilan perempuan satu-satunya di Pilkada Langkat 27 November 2024 nanti.
“Kita sama-sama perempuan, hanya perempuan lah yang mengerti perasaan perempuan. Kalau bukan kita yang berjuang untuk perempuan, siapa lagi yang memperjuangkan nasib perempuan di Kabupaten Langkat ini,” sebut mantan Ketua PKK Kabupaten Langkat 2019-2022 ini.
Pjs. Bupati Pakpak Bharat Dr.Naslindo Sirait Mengunjungi Pasar Tradisional Klohi, di Kota Salak, Kabupaten Pakpak Bharat (17/10/2024).
Dalam kunjungan ini, Naslindo menyapa para pedagang dan pembeli untuk menanyakan harga harga berbagai komoditas seperti daging, cabe, ikan, tomat bawang dan komoditas lainnya. Dari peninjauan ini terlihat ada beberapa harga mengalami peningkatan seperti harga tomat, cabe dan daging ayam putih, namun masih dalam batas harga yang wajar dan terkendali.
Naslindo juga melihat berbagai karakteristik barang yang diperjual belikan masih banyak yang di datangkan dari luar Pakpak Bharat, Naslindo berharap dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat agar terus mengembangkan berbagai komoditas pangan dan perkebunan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Pakpak Bharat yang dihasilkan oleh petani dari Pakpak Bharat sendiri, sehingga petani bisa meningkatkan pendapatannya dan harga-harga juga menjadi lebih murah.
Disamping itu, Naslindo juga memperhatikan karakteristik pedagang masih didominasi pedagang dari luar Pakpak Bharat yang menyewa kios-kios yang ada di pasar tersebut. Pjs. Bupati meminta Kepala Dinas Perdagangan agar memperhatilan dan mempersiapkan para pedagang dari Pakpak Bharat untuk bisa mengisi kios dan berjualan di pasar ini.jangan dominan dari luar agar terjadi peningkatan ekonomi di Pakpak Bharat.
Di akhir kunjungan Naslindo juga meninjau infrastruktur mulai dari kios, balairung dan areal parkir. Naslindo berpesan agar tahun 2025 dilakulan rehab dan peningkatan kualitas pasar termasuk WC, toilet dan penanganan sampah, serta perlu ditinjau kembali pemungutan retribusi agar bisa menghasillkan bagi Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat.