Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Pjs. Bupati Pakpak Bharat Naslindo Sirait, S.E, M.M tampil sebagai pembina upacara penaikan bendera di SMA Negeri 1 Kerajaan. Upacara Awal Minggu yang berjalan hikmat dan membawa euforia kegembiraan dari siswa-siswi dan Para guru dan tenaga kependidikan di sekolah tersebut. (Senin, 14 Oktober 2024)
Kehadiran Pjs Bupati Pakpak Bharat ini disambut hangat oleh seluruh civitas SMA Negeri 1 Kerajaan. Suasana gembira itu terlihat dari wajah ceria dari setiap civitas. Dimana semenjak menjadi Pjs Bupati Pakpak Bharat, Naslindo Sirait sangat intens melakukan giat kerja lapangan dan juga mengunjungi sekolah sekolah yang ada di Pakpak Bharat.
” Kehadiran saya disini ingin memastikan semua proses belajar dan mengajar berlangsung dengan baik dan juga untuk memberikan memotivasi kepada para siswa dan guru”, ucap Naslindo Sirait.
“Siswa kita dorong untuk terus tekun belajar agar mereka biasa berprestasi dan mencapai impian-impian mereka. Masa depan sungguh ada dan itu bisa di gapai dengan disiplin dan dengan terus menjaga diri agar sehat, menjauhi pergaulan bebas dan mengisi hari-hari dengan kegiatan yang positif dengan belajar dan berorganisasi”, ucap dia kemudian.
Kepada guru, Naslindo berpesan agar mereka mencintai siswa-siswinya. Mengenali potensi mereka dan mengembangkannya.Perlu kesabaran dan dedikasi serta tanggung jawab yang tinggi untuk membangun generasi muda yang produktif.
“Apabila terjalin kerjasama antara siswa dan guru selama proses belajar mengajar maka akan mudah pembentukan keberhasilan siswa”, harapnya.
(DP)
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat terpilih menjadi salah satu dari dua dari Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Utara yang dijadikan Mall Pelayanan Publik Digital bersama Kota Tebing Tinggi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.
Keberadaan MPP Digital menurut Pjs.Bupati Pakpak Bharat Naslindo Sirait, karena sudah mengintegrasikan data administrasi kependudukan dengan sistim BPJS.
Untuk tahap awal para Nakes dapat mengurus Surat Ijin Praktek (SIP) secara digital dengan mengupload di sistim MPP Digital tidak harus datang ke kantor pelayanan satu pintu, ucap Naslindo Sirait.
Pjs. Bupati Pakpak Bharat menyampaikan bahwa kedepan E goverment di Kabupaten Pakpak Bharat akan terus di tingkatkan. Hal ini disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi perijinan di kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Satu Pintu. Pjs. Bupati memeriksa satu persatu aplikasi yang ada di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah agar aktif dan terintegrasi di Dinas Komunikasi dan Informatika.
Perubahan layanan Pemerintah yang semakin digital harus di adaptasi oleh seluruh OPD sehingga layanan yang diberikan kepada masyarakat akan semakin cepat, efektif dan efesien, jelas Pjs. Bupati.
(DP)
Dalam rangka memperingati “Hari Pelleng Nasional” yang jatuh pada tanggal 10 oktober, Pjs. Bupati Pakpak Bharat Naslindo Sirait, S.E, M.M mengikuti acara “Mangan Pelleng” di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pakpak Bharat hari ini (10/10/2024).
Dalam kesempatan ini, Naslindo menyampaikan rasa syukurnya karena ini merupakan momentum yang dirasakan Sangat luar biasa secara pribadi maupun sebagai Bupati Pakpak Bharat. “Kegiatan kita hari ini, makan pelleng bersama ini, adalah sebuah kebanggaan yang tak ternilai, sebab kita memiliki satu warisan budaya yang telah diakui secara nasional. Oleh karena itu, nilai-nilai budaya yang diwariskan leluhur yang sarat makna, tentu saja harus kita rawat dengan baik”, ungkapnya.
Selanjutnya Naslindo berharap, momentum bahagia dan penuh kebanggaan ini kelak dapat dirayakan dalam skala besar. “Saya mohon tahun depan kegiatan ini dibuat sebagai sebuah acara yang besar, melibatkan masyarakat, sampai kecamatan dan desa, jamnya ditentukan, dibuatkan ramai, karena ini sudah diakui secara nasional, supaya semakin dikenal semakin luas”, imbuhnya penuh kehangatan.
“Saya biasa makan jam 12.00, tapi karena adanya pelleng ini, saya batalkan puasa saya. Ini pertama kali saya makan pelleng”, ucap Naslindo Sirait sembari disambut tawa peserta.
Pelleng sebagai salah satu masakan khas dari tanah Pakpak telah diakui sebagai salah satu warisan budaya oleh Pemerintah RI. Tanggal 10 oktober kini diperingati sebagai Hari Pelleng Nasional.
Pelleng, makanan khas yang banyak disajikan dalam setiap perjamuan oleh masyarakat Pakpak. Makanan khas yang sarat dengan makna dan nilai-nilai filosofi ini memang memiliki cita rasa yang khas, kaya bumbu dan cocok bagi kalangan pecinta kuliner.
(DP)
Pjs Bupati Pakpak Bharat Naslindo Sirait, S.E, M.M menyampaikan sambutan dan harapannya pada saat Deklarasi Pilkada Damai Tahun 2024 di kasean Napasengkut, Salak. Kamis(10/10/2024)
Harapan dan himbauan tersebut disampaikan Naslindo dihadapan seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) yang ikut hadir dalam aksi deklarasi. Tampak dalam peserta deklarasi Jajaran pengurus parpol pengusung calon kepala daerah, tokoh masyarakat, tokoh lintas agama, tokoh pemuda, budayawan dan berbagai lapisan masyarakat serta pasangan kandidat calon Bupati dan wakil bupati Pakpak Bharat Frans Bernhard Tumanggor-Mutsyuhito Solin.
Naslindo Sirait berharap seluruh tahapan Pemilukada dapat terlaksana dengan baik, damai, sejuk dan sukses sehingga perhelatan demokrasi ini benar-benar menjadi ajang pesta yang menggembirakan.
Naslindo Sirait menyebutkan, sejauh ini hingga pelaksanaan kegiatan deklarasi pilkada damai dan seluruh tahapan yang telah digelar sangat baik. Tentu kondisi demikian sangat diharapkan dapat dipertahankan kedepannya.
Pjs Bupati Pakpak Bharat ini juga menghimbau agar seluruh lapisan dapat melakukan pendekatan yang humanis kepada masyarakat, Dengan demikian lanjut dia, nantinya masyarakat dapat teredukasi dan dengan sadar untuk datang ke tps untuk menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin yang membawa masyarakat lebih sejahtera dan maju.
Pilkada tahun 2024, ini adalah bagian dari suksesi untuk memilih kepemimpinan. Baik dari tingkat Provinsi Sumatera Utara maupun kepemimpinan kepala daerah terkhusus Bupati dan Wakil Bupati Pakpak Bharat Lima tahun kedepan.
“mari kita songsong dan kawal bersama hingga 27 November 2024 nantinya Pesta Demokrasi bejalan dengan damai dan sejuk,” harapnya.
Tak lupa, Naslindo Sirait mengajak kepada seluruh elemen masyarakat baik kaum muda dan pelajar dalam menggunakan media sosial dapat lebih berhati hati dan tidak menyebarkan berita hoax, atau provokasi bagi sesama agar pilkada damai tahun 2024 dapat terealisasi.
Sementara, Kapolres Pakpak Bharat AKBP Oloan Siahaan SIK.M.Si mengatakan, dengan deklarasi pilkada damai ini pihaknya berharap kepada seluruh lapisan masyarakat dapat Secara bersama sama ciptakan kondisi yang aman dan damai.
Dengan kegiatan Cooling System, Polres Pakpak Bharat sudah melakukan upaya-upaya untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan sejuk sebagai penegakan situasi Kamtibmas jelang pilkada serentak tahun 2024.
“Termasuk seperti hari ini kita melaksanakan deklarasi pilkada damai yang telah kita nyatakan bersama seluruh unsur baik dari Forkopimda yang hadir, Kejari, ketua DPRD, pasangan calon kepala daerah, tokoh agama, pemuda serta pimpinan partai politik pengusung calon bupati dan wakil bupati Pakpak Bharat,” ujarnya.
Kapolres Pakpak Bharat meminta masyarakat agar menggunakan hak suaranya dengan datang ke TPS secara kondusif.
“Kami berharap masyarakat tidak menyebarkan berita hoax , atau ujaran kebencian, agar kondisi seperti saat ini dapat kita pertahankan hingga proses pemilihan kepala daerah dapat kita laksanakan serta berjalan baik dan sukses,” harap Kapolres.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Dr. Naslindo Sirait, selaku Pjs Bupati Pakpak Bharat menyampaikan Pidato Nota Pengantar Rancangan APBD Pakpak Bharat tahun 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Pakpak Bharat hari ini (15/10/2024). Sidang Paripurna DPRD Pakpak Bharat hari ini, dipimpin langsung Ketua DPRD Pakpak Bharat dengan agenda tunggal, mendengarkan pidato Nota Pengantar Bupati Pakpak Bharat tentang Rancangan Peraturan Daerah APBD Pakpak Bharat Tahun Anggaran 2025.
“Secara pribadi, saya juga sangat bersyukur atas kesempatan pada hari ini untuk menyampaikan nota pengantar bupati secara langsung pertama kalinya sebagai Penjabat sementara Bupati Pakpak Bharat dihadapan seluruh pimpinan dan anggota Dewan yang terhormat di ruangan terhormat ini”, ucap Naslindo mengawali pidatonya.
Naslindo juga menyampaikan perkembangan beberapa indikator makro pembangunan Daerah, diantaranya Produk Domestik Regional Bruto, laju pertumbuhan ekonomi, PDRB perkapita, gini ratio, penduduk miskin, dan indeks pembangunan manusia (IPM), serta menjabarkan gambaran umum Rancangan Peraturan Daerah tentang Rancangan APBD Pakpak Bharat tahun anggaran 2025.
Kita semua berharap seluruh kebijakan, program, kegiatan dan sub kegiatan yang akan kita bahas nantinya akan mampu mencapai target sasaran dan indikator yang menjadi prioritas pembangunan tahun 2025, yang pada akhirnya memberi dampak terhadap perbaikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui upaya yang sungguh-sungguh dan komitmen yang tinggi dari seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten dan Anggota DPRD yang terhormat, serta didukung oleh seluruh komponen dan lapisan masyarakat”, ucap Naslindo Sirait diakhir pidatonya.
Sidang Paripurna ini diharidi juga oleh Forum koordinasi Pimpinan Daerah Pakpak Bharat, tokoh-tokoh masyarakat, para insan pers dan beberapa undangan lainnya.
(DP)
Naslindo dalam sambutannya berpesan kepada pengurus Himpaudi agar bersama sama pemerintah kabupaten Pakpak Bharat menjalankan program pembinaan kepada Guru PAUD yang akan menghasilkan guru PAUD yang mandiri dan profesional.
Pendidikan PAUD hari ini amat penting sebagai titik kritis pembentukan generasi emas indonesia tahun 2045. Anak anak didik PAUD hari ini kelak 20 tahun kedepan menjadi pemimpin yang akan membawa Indonesia kedalam masa kejayaan menjadi Negara maju.Kalau kita abai terhadap pembentukan karakter, kesehatan dan pengetahuan mereka maka kita akan kehilangan generasi yang produktif pada masa itu, jelas Naslindo Sirait dalam sambutannya.
Untuk itu Naslindo berpesan guru guru PAUd agar terus mengembangkan dirinya menjadi guru yang profesional yang mencintai pekerjaan ini sebagai pekerjaan terhormat dan pekerjaan panggilan bukan sebagai sampingan.
Untuk mengatasi berbagai kendala finansial yang kerap di hadapi para guru PAUD agar mereka bisa membentuk Koperasi agar mereka bisa terkondsolidasi dengan baik, saran dia diakhir sambutannya.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait membuka Sosialisasi Peran Kejaksaan Dalam Pendampingan, Pencegahan dan Pemulihan Keuangan Desa di Aula Bale Sada Arih, kompleks Kantor Bupati Pakpak Bharat (16/04/2024). Naslindo Sirait dalam kesempatan ini menjelaskan fungsi Kejaksaan di samping fungsi penuntutan, tetapi juga memiliki fungsi pembinaan hukum dengan hadirnya jaksa Negara dengan memberikan sosialisasi hukum dan pendampingan, sehingga semua masyarakat memahami aspek-aspek hukum yang berhubungan dengan tugas-tugas pekerjaan, sehingga bisa meminimalisasi terjadinya pelanggaran hukum.
Jadi Kejaksaan ini lebih sebagai pembinaan, lebih sebagai pencegahan, sehingga tidak terjadi perbuatan yang melawan hukum. Kalau banyak juga perbuatan yang melawan hukum, tentu merepotkan dan tidak baik dalam kehidupan kita, ucap Naslindo dalam sambutannya.
Kita mengetahui bahwa kedudukan, fungsi dan tugas para Kepala Desa tentu sama dengan kami sebagai pengelola keuangan negara. Berbicara tentang keuangan desa ini tentu tidak lepas dari beberapa aturan pokok yang harus kita pahami. Katakanlah misalnya keuangan desa harus dikaitkan dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang keuangan Negara, sudah diatur semuanya di situ. Kemudian keuangan desa juga tidak bisa dilepaskan dengan Undang-Undang Nomor 01 Tahun 2003 tentang Perbendaharaan Keuangan Negara. Lalu juga bahwa segala keuangan Negara ini harus dipertanggungjawabkan, hal ini sudah diatur dalam Undang-Undang UU no 15 tahun 2004 tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggungjawab keuangan Negara, disamping tentunya ada Undang-Undang Nomor 06 Tahun 2014 Tentang Desa. Karena itu kita tidak lepas dari azas-azas penggunaan keuangan Negara, diantaranya ada efektifitas, efisiensi, transparansi, kewajaran, kehati-hatian dan ada akuntabilitas, jelas Naslindo kemudian.
Tapi jangan karena kita terlalu hati-hati juga, akhirnya program pembangunan tidak berjalan di desa. Karena itulah memang dari berbagai kasus yang ada di Republik Indonesia ini, bukan hanya di Penerintahan Desa, termasuk juga di Pemerintahan Kabupaten, di Kota, di Pemda dan di Provinsi, banyak juga para pelaksana yang akhirnya enggan atau hati-hati menjalankan berbagai program, padahal pada saat yang sama masyarakat menuntut bagaimana setiap keuangan Negara ini bisa diprogramkan dalam berbagai bentuk kegiatan. Itu lah maksud dari Undang-Undang Nomor 06 tahun 2014 itu, bagaimana supaya desa kita menjadi desa yang mandiri, maju dan berkembang, dengan diberikannya alokasi anggaran desa termasuk Dana Desa dan Alokasi Dana Desa itu mampu mengangkat kemiskinan tidak adalagi, bisa memberikan investasi di desa, membangun infrastruktur, dan harapannya juga bisa menggerakkan perekonomian di desa. Karena itulah Dana Desa dan Alokasi Dana Desa diberikan, tapi harus dikelola dengan prinsip-prinsip yang saya katakan tadi, jelas Naslindo Kemudian.
Maka untuk itu kita harus menyadari bahwa kapasitas, kapabilitas dan integritas sangat penting. Disamping itu juga harus terus dilakukan pembinaan dan pendampingan, karena waktu, godaan banyak sekali dalam perjalanan kehidupan kita yang kita sendiri mungkin sudh berupaya dengan azas-azas yang tadi, tapi Namanya manusia pasti ada kelalaian dan sebagainya. Karena itulah titik berat kita sekarang bagaimana hal ini bisa dicegah, porsinya dipencegahan sekarang, bukan kepada nanti setelah ada masalah. Sudah tidak ada lagi yang diuntungkan, pembanguan berhenti, uang negara kemana-mana. Karena itulah sosialisasi ini mejadi sangat penting, memberikan pengetahuan kepada kita baik sisi mana yang bisa dan mana yang tidak bisa. Maka saya selalu pesankan kepada Inspektorat sebagai pengendali internal kita agar terus melakukan pembinaan, melakukan komunikasi dengan seluruh pelaksana kita termasuk dengan perangkat desa, supaya hal-hal apa yang bisa dan tidak bisa ini benar-benar disampaikan. Kalau kita sudah melakukan semuanya secara masif, terukur dan gerakan pencegahan, saya yakin bahwa potensi kerugian negara, potensi pelanggaran hukum terhadap pengelolaan keuangan negara dan keuangan desa ini bisa kita hindari sebaik mungkin, dan itulah tujuannya kita bermohon kepada Kejaksaan sehingga terlaksana sosialisasi hari ini, pungkas Naslindo Sirait, Pjs. Bupati Pakpak Bharat.
Hadir dalam acara ini seluruh Kepala Desa se Kabupaten Pakpak Bharat, Kepala Seksi Perdata dan Tata Uhasa Negara Kejakaan Negeri Dairi, Renhard Harve, S.H.,M.H yang juga sebagai pemateri.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Pjs. Bupati Pakpak Bharat Dr.Naslindo Sirait Mengunjungi Pasar Tradisional Klohi, di Kota Salak, Kabupaten Pakpak Bharat (17/10/2024).
Dalam kunjungan ini, Naslindo menyapa para pedagang dan pembeli untuk menanyakan harga harga berbagai komoditas seperti daging, cabe, ikan, tomat bawang dan komoditas lainnya. Dari peninjauan ini terlihat ada beberapa harga mengalami peningkatan seperti harga tomat, cabe dan daging ayam putih, namun masih dalam batas harga yang wajar dan terkendali.
Naslindo juga melihat berbagai karakteristik barang yang diperjual belikan masih banyak yang di datangkan dari luar Pakpak Bharat, Naslindo berharap dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat agar terus mengembangkan berbagai komoditas pangan dan perkebunan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Pakpak Bharat yang dihasilkan oleh petani dari Pakpak Bharat sendiri, sehingga petani bisa meningkatkan pendapatannya dan harga-harga juga menjadi lebih murah.
Disamping itu, Naslindo juga memperhatikan karakteristik pedagang masih didominasi pedagang dari luar Pakpak Bharat yang menyewa kios-kios yang ada di pasar tersebut. Pjs. Bupati meminta Kepala Dinas Perdagangan agar memperhatilan dan mempersiapkan para pedagang dari Pakpak Bharat untuk bisa mengisi kios dan berjualan di pasar ini. Jangan dominan dari luar agar terjadi peningkatan ekonomi di Pakpak Bharat.
Di akhir kunjungan Naslindo juga meninjau infrastruktur mulai dari kios, balairung dan areal parkir. Naslindo berpesan agar tahun 2025 dilakulan rehab dan peningkatan kualitas pasar termasuk toilet dan penanganan sampah, serta perlu ditinjau kembali pemungutan retribusi agar bisa menghasillkan bagi Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait hari ini menyampaikan Pidato Nota Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi di DPRD terhadap Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah APBD Pakpak Bharat Tahun 2025 di hadapan Sidang Paripurna DPRD Pakpak Bharat. Naslindo Sirait mengapresiasi seluruh Anggota DPRD Pakpak Bharat atas kerja keras dan kesungguhan dalam tahapan pembahasan Ranperda APBD Pakpak Bharat ini.
Kami menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan DPRD, Ketua-Ketua Fraksi dan seluruh Anggota, seluruh Komisi dan Badan Anggaran DPRD yang telah melakukan pembahasan, kemudian memberikan pendapat, pertanyaan dan masukan melalui pemandangan umum Fraksi-Fraksi sebagaimana telah disampaikan beberapa waktu yang lalu. Pemerintah menyadari bahwa pemandangan umum yang disampaikan oleh Dewan yang terhormat merupakan refleksi kerjasama yang baik dan sinergis antara DPRD dengan Pemerintah Daerah. Hal tersebut tergambar dari seluruh pertanyaan, usulan dan saran dalam pemandangan umum tersebut”, ucap Naslindo Sirait diawal pidatonya.
Dalam pidatonya, Naslindo Sirait menjelaskan Secara sistematis seluruh tanggapan dan pertanyaan dari masing-masing Fraksi di DPRD Pakpak Bharat, mulai dari Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Gabungan Bangkit Bersatu, serta Fraksi Gabungan Amanat Perjuangan Sejahtera.
Diantara seluruh penjelasan dan jawaban tersebut mungkin masih ada yang kurang memuaskan atau dirasa kurang lengkap, hal ini bukan merupakan kesengajaan tetapi semata-mata disebabkan oleh keterbatasan waktu yang tersedia bagi Pemerintah.
“Perkenankan saya atas nama Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat mengucapkan terima kasih kepada segenap Pimpinan dan Ketua Fraksi beserta seluruh anggota Dewan yang kami hormati atas perhatian dan kerjasamanya dalam menyempurnakan rancangan peraturan daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pakpak Bharat Tahun Anggaran 2025”, tutup Naslindo Sirait.
Sejumlah tamu undangan turut menghadiri Sidang Paripurna ini, diantaranya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Pakpak Bharat, Sekretarsi Daerah Pakpak Bharat, para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Pakpak Bharat, dan banyak undangan lainnya.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Optimisme pengembangan sektor pariwisata akan menjadi pendorong ekonomi masyarakat ini disampaikan oleh PJs Bupati Pakpak Bharat yang diwakili Manihar Tumangger, sekaligus membuka secara resmi kegiatan pelatihan wisata outbound. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di balai Diklat Cikaok dan diikuti sekitar 40 orang peserta yang berasal dari berbagai perwakilan desa wisata di Pakpak Bharat. Senin 24-10-2024.
Dalam sambutan yang disampaikan Manihar Tumangger, PJs Bupati Pakpak Bharat menyampaikan bahwa, di tahun 2024, sektor pariwisata Indonesia menorehkan kembali prestasi yang membanggakan. Dimana Travel and Tourism Development Index (TTDI) yang dirilis resmi oleh World Economic Forum (WEF)pada Mei 2024 kemarin menunjukkan posisi Indonesia kembali melesat naik ke peringkat 10 dari sebelumnya di posisi 32 menjadi peringkat posisi 22 Dunia.
Seiring prestasi tersebut Pemkab Pakpak Bharat optimis pengembangan kepariwisataan dengan tata kelola yang baik nantinya akan menjadi salah satu pilar utama mendorong peningkatan perekonomian di kabupaten Pakpak Bharat.
“Paradigma pariwisata sekarang telah berubah dari sekedar objek rekreasi dan hiburan juga menjadi sebuah industri jasa yang prospektif dan multi player Efek ,secara integritas dan bersinergi dengan sektor lainnya”, paparnya Manihar lebih lanjut. Beliau juga mengungkapkan bahwa Pakpak Bharat memiliki potensi wisata alam yang sangat baik dan tersebar diberbagai wilayah kecamatan dan desa.
“Dengan besarnya potensi yang ada maka diperlukan keseriusan kita dalam hal pengembangan sektor wisata dalam hal ini tentunya upaya dari pemerintah melalui OPD terkait dalam pengembangannya,” harapnya.
Diakhir sambutan, Manihar Tumangger berpesan melalui kegiatan pelatihan wisata outbound ini agar para peserta dapat menyimak dan mengikuti dengan Baik setiap materi pelatihan yang di sampaikan oleh para narasumber.
Sekjen Padang selaku Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pakpak Bharat dalam laporannya mengatakan,pelatihan wisata outbound bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi para pemandu wisata outbound.
“ Diharapkan melalui kegiatan ini agar dapat memenuhi Standart Kompetensi Kerja Nasional (SKKN) dalam bidang pemandu wisata outbound,” ungkap Sekjen Padang Lugas
Sekjen juga menjelaskan kepada peserta melalui pelatihan ini kiranya dapat mencapai sasaran seperti mengetahui dan memahami bagimana merencanakan dan melaksanakan pemanduan wisata outbound.
“ Melalui giat ini, Peserta diharapkan dapat memahami bagaimana dalam menangani resiko dalam kegiatan berwisata outbound,” harapnya.
Sementara itu, salah satu peserta pelatihan menyampaikan kepada media bahwa kegiatan ini sangat disambut oleh peserta dengan antusias
“Giat seperti ini tentu sangat kita nantikan sehingga kita selaku masyarakat yang akan terdampak dari sektor ini dapat membenahi diri, sehingga kita tidak akan vakum akan tetapi menjadi bagian dari geliat sektor pariwisata ini”, ungkapnya.
“Kita juga mewakili peserta menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat yang kita rasakan hadir untuk memberikan edukasi sehingga kita sebagai masyarakat menyadari pentingnya kesadaran masyarakat dalam mempertahankan diri dan memberikan pelayanan wisata yang baik”, ungkapnya antusias.
(DP)