Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Pjs Bupati Pakpak Bharat memimpin Rapat Koordinasi Bidang Perkonomian dan Investasi untuk membahas penyehatan bisnis Perumda PAL, penguatan kelembagaan Petani, dan membangitkan industri tenun oles Pakpak.
Naslindo Sirait meminta kepada jajaran Perumda PAL agar mengusahakan perdagangan dan industri Gambir untuk mendorong industri gambir dengan memperbaiki dari sisi hulu terkait ketersediaan bahan baku gambir dari petani binaan dengan memperbaiki tata niaga dengan sistim kontrak langsung kepada petani sehingga petani akan mendapatkan harga yang wajar dan bagi Perumda akan mendapat kepastian bahan baku dan mendorong perdagangan serta industri untuk menaikkan nilai tawar sekaligus nilai tambah komoditas gambir yang merupakan produk unggulan Pakpak Bharat.
Pjs. Bupati Naslindo Sirait juga meminta hal yang sama bisa di lakukan terhadap komoditas jagung dengan menampung hasil jagung dari petani binaan dan memperdagangkannya dengan industri pakan ternak sehingga akan memotong rantai pasok yang panjang.
Untuk jangka menengah, Perumda diminta bisa mengelolah Bisnis Perhotelan untuk menghadirkan akomodasi dan ruang pertemuan serta fasilitas hiburan yang lengkap dan memadai bagi masyarakat maupun pengunjung dengan hadirnya hotel bintang 3 yang di bangun dan di kelolah perumda PAL akan memberikan wajah baru bagi kemajuan Pakpak kedepan dalam menyambut wisatawan yang berkunjung ke Pakpak Bharat. Dengan berbagai bisnis yang di kelola oleh Perumda akan dapat membuka lapangan kerja dan berkontribusi bagi pendapatan asli daerah dan penggerak ekonomi daerah.
Untuk sektor pertanian, Naslindo meminta agar Dinas Pertanian Ketahanan Pangan menyiapkan rancangan pengembangan Pertanian Terpadu Tanaman Pangan Holtikultura yang akan di sampaikan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam waktu dekat ini. Program ini diharapkan akan menjadikan Pakpak Bharat salah satu lumbung holtikultura di Sumatera Utara. Disamping itu perlunya memperkuat kelembagaan petani dengan mengaktifkan koperasi petani, termasuk koperasi petani kopi dimana Kopi saat ini tumbuh dan menjadi andalan bagi perekonomian Pakpak Bharat.
Terkait pengembangan tenun oles agar terus di kaji agar tenun oles Pakpak Bharat jangan sampai hilang, mengingat ini adalah aset budaya. Karena perlu dikaji baik sebagai produk kreatif budaya maupun menjadi industri kain yang bisa dikembangkan dari masa-kemasa, akan memberikan nilai ekonomi. Pjs Bupati, Naslindo Sirait meminta agar dinas perdagangan dan Perindustrian mengkaji lebih dalam terkait peluang pengembangan tenun oles Pakpak Bharat.
Turut hadir Staf Ahli Bupati yang membidangi pembangunan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kadis Pelayanan Terpadu, Perumda PAL, Bappeda dan Bagian Perekonomian.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Pjs Bupati Pakpak Bharat memimpin Rapat Koordinasi Bidang Perkonomian dan Investasi untuk membahas penyehatan bisnis Perumda PAL, penguatan kelembagaan Petani, dan membangitkan industri tenun oles Pakpak.
Naslindo Sirait meminta kepada jajaran Perumda PAL agar mengusahakan perdagangan dan industri Gambir untuk mendorong industri gambir dengan memperbaiki dari sisi hulu terkait ketersediaan bahan baku gambir dari petani binaan dengan memperbaiki tata niaga dengan sistim kontrak langsung kepada petani sehingga petani akan mendapatkan harga yang wajar dan bagi Perumda akan mendapat kepastian bahan baku dan mendorong perdagangan serta industri untuk menaikkan nilai tawar sekaligus nilai tambah komoditas gambir yang merupakan produk unggulan Pakpak Bharat.
Pjs. Bupati Naslindo Sirait juga meminta hal yang sama bisa di lakukan terhadap komoditas jagung dengan menampung hasil jagung dari petani binaan dan memperdagangkannya dengan industri pakan ternak sehingga akan memotong rantai pasok yang panjang.
Untuk jangka menengah, Perumda diminta bisa mengelolah Bisnis Perhotelan untuk menghadirkan akomodasi dan ruang pertemuan serta fasilitas hiburan yang lengkap dan memadai bagi masyarakat maupun pengunjung dengan hadirnya hotel bintang 3 yang di bangun dan di kelolah perumda PAL akan memberikan wajah baru bagi kemajuan Pakpak kedepan dalam menyambut wisatawan yang berkunjung ke Pakpak Bharat. Dengan berbagai bisnis yang di kelola oleh Perumda akan dapat membuka lapangan kerja dan berkontribusi bagi pendapatan asli daerah dan penggerak ekonomi daerah.
Untuk sektor pertanian, Naslindo meminta agar Dinas Pertanian Ketahanan Pangan menyiapkan rancangan pengembangan Pertanian Terpadu Tanaman Pangan Holtikultura yang akan di sampaikan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam waktu dekat ini. Program ini diharapkan akan menjadikan Pakpak Bharat salah satu lumbung holtikultura di Sumatera Utara. Disamping itu perlunya memperkuat kelembagaan petani dengan mengaktifkan koperasi petani, termasuk koperasi petani kopi dimana Kopi saat ini tumbuh dan menjadi andalan bagi perekonomian Pakpak Bharat.
Terkait pengembangan tenun oles agar terus di kaji agar tenun oles Pakpak Bharat jangan sampai hilang, mengingat ini adalah aset budaya. Karena perlu dikaji baik sebagai produk kreatif budaya maupun menjadi industri kain yang bisa dikembangkan dari masa-kemasa, akan memberikan nilai ekonomi. Pjs Bupati, Naslindo Sirait meminta agar dinas perdagangan dan Perindustrian mengkaji lebih dalam terkait peluang pengembangan tenun oles Pakpak Bharat.
Turut hadir Staf Ahli Bupati yang membidangi pembangunan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kadis Pelayanan Terpadu, Perumda PAL, Bappeda dan Bagian Perekonomian.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Pjs.Bupati Pakpak Bharat, Dr.Naslindo Sirait, SE, MM, pagi ini Kamis 03/10/224 melakukan kunjungan ke beberapa Kantor Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, antara lain Bappelitbangda, Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Inspektorat, ULP dan BKD. Pjs.Bupati ingin memastikan kehadiran, disiplin dan pelayanan berjalan dengan baik.
Pjs. Bupati meminta kepada seluruh ASN agar mematuhi jam dinas kantor, memilihara kebersihan , dan memastikan pelayanan dan peralatan kantor tersedia dan terpelihara dengan baik.
“Lingkungan kantor yang bersih dan disiplin yang terus di jaga akan mendorong produktipitas kita dalam memberikan pelayan kepada masyarakat dan antar instansi”, pesan Naslindo Sirait.
Naslindo berharap kesadaran harus terus terbangun di jiwa ASN. Motivator terbaik adalah diri sendiri.
“Pimpinan tidak bisa setiap saat hadir untuk memastikan proses kerja di OPD berjalan dengan baik. Diharapkan kesadaran masing-masing ASN akan menjadikan birokrasi Pakpak Bharat menjadi birokrasi yang melayani dan berdedikasi”, ucap dia kemudian.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Sektor pariwisata ekowisata merupakan salah satu potensi yang dimiliki Kabupaten Pakpak Bharat. Pjs Bupati Pakpak Bharat Naslindo Sirait, S.E, M.M optimis sektor ini akan dapat diandalkan Kabur Pakpak Bharat kedepan untuk menarik wisatawan
Hal ini diungkapkan oleh Pjs.Bupati Pakpak Bharat ketika bersama para ASN, siswa SMP, SMK/SMA dan komunitas tracking melakukan tracking ke puncak Sindeka tangga 1000, Jumat pagi, 04/10/2024.
“Pemandangan dari tempat ini sungguh indah, sejauh mata memandang kita bisa melihat alam pakpak Bharat, lembah dan bukit bukitnya terbentang indah”, ungkap Naslindo Sirait.
“Mari kita terus benahi objek wisata ini dan terus mempromosikan nya. Kedepan infrastrukturnya kita tingkatkan, keberadaan coffee shop, toilet dan air bersih serta wahana edukasi harus kita lengkapi” ajak dia kemudian.
“Pariwisata ekowisata bisa menjadi andalan Pakpak Bharat kedepan dalam mendatangkan wisatawan” tutupnya.
Tambahan informasi, bahwa Kabupaten Pakpak Bharat diketahui memiliki potensi wisata yang berbasis konservasi alam yang tersebar diberbagai daerah di kabupaten Pakpak Bharat
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Pjs. Bupati Pakpak Bharat Dr. Naslindo Sirait, Sabtu 05/10/2024.melakukan kunjungan ke SMA Negeri 1 Salak. Kunjungan ini untuk memastikan aktivitas belajar mengajar berjalan dengan baik. Dalam kesempatan baik ini, Naslindo melakukan giat senam bersama dengan seluruh siswa dan guru-guru, dan juga memberikan sharing motivasi bagi siswa dan guru.
Naslindo Sirait berharap dan berpesan siswa-siswi SMA 1 Salak bisa berprestasi dan berhasil kelak. Untuk dapat berprestasi dan berhasil siswa harus punya Dream, Belive dan Achivement. “Gantungkan mimpimu tinggi-tinggi, namun kamu harus memiliki keyakinan atas mimpi itu dapat kamu wujudkan dan kamu harus punya pencapaian setiap saat untuk menggapai mimpi itu”, pesan dia.
“Kunci mencapai semua itu, kamu harus disiplin sebab disiplinlah jembatan untuk berhasil. Disiplin belajar, disiplin dalam hal waktu dan disiplin atas seluruh aturan-aturan baik di sekolah di rumah maupun dalam masyarakat. Jangan pernah melanggar aturan dan melakukan perbuatan tercela, supaya bisa menggapai mimpi-mimpi itu”, tandasnya kemudian.
Kepada guru-guru Naslindo berpesan, jadilah guru yang profesional dan guru yang menginspirasi siswa. Sayangi siswa-siswi dan tuntun mereka untuk mencapai keberhasilan. Guru yang baik bukan hanya tau mengajar tapi guru juga harus bisa belajar. Belajar sabar, belajar memahami keadaan siswa dan belajar untuk mencintai.
Diakhir sharing motivasi, Pjs. Bupati mengajak seluruh siswa yang sudah memiliki hak memilih untuk menggunakan hak pilihnya datang ke TPS pada tanggal 27 November 2024.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslino Sirait memberikan arahan penting tentang pengembangan UMKM di Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan UMKM Pakpak Bharat.
Naslindo Sirait memotivasi seluruh ASN di Kantor ini, bagaimana membangun UMKM, membangun produk-produk unggulan daerah seperti gambir dan produk turunannya, oles Pakpak, madu, keripik ubi, keripik pisang dan sebagainya, menjadi produk yang laku di pasar, diminati konsumen yang pada akhirnya akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat Pakpak Bharat.
Konsistensi itu penting, soal belum berhasil tidak apa-apa, kadang belajar ini pun perlu gagal tapi jangan kita korupsi, itu saja, intinya jangan ada uang itu masuk ke kantong kita. Soal belum berhasil itu tidak ada masalah. Tapi kita mitigasi, jangan kita buat gagal terus, dari kegagalan itu kita perlu belajar dan konsisten. Konsisten sampai jadi, dan perlu dipelajari apa penyebab ini semua belum berhasil.
Naslindo sirait juga memberikan perhatian khusus bagi pelestarian dan pengembangan oles Pakpak sebagai salah satu produk lokal yang menurutnya harus dipertahankan dengan menciptakan komunitas-komunitas para penenun oles, menyediakan peralatan tenun, serta memberikan jaminan pasar bagi oles Pakpak baik melalui koperasi dan lain sebagainya. Keberadaan dan eksistensi oles pakpak menurut Naslindo Sirait harus dipertahankan sebagai salah satu identitas Pakpak, dan juga sebagai salah satu produk unggulan daerah yang memiliki peluang pasar yang besar apabila dikelola dangan baik dan sungguh-sungguh.
“Apapun yang kita bicarakan ini, semua bicara tentang kratifitas, semakin kreatif semakin bisa diterima pasar. Kalau kami dari ekonom, selalu berbicaranya itu bukan demand sebenarnya, tapi suplay. Contohlah, siapa dulu yang memikirkan tentang handphone, katakanlah nokia jaman dulu, kan bukan kebutuhan, tapi karena diciptakan akhirnya menjadi kebutuhan. Jadi suplay create demand, itu teori ekonom, kami para ekonom percaya itu, bukan permintaan dulu tapi dibuat produknya, pasti ada pembelinya. Sama halnya pisang goreng ini, jualan dia didepan itu pasti ada orang lewat dan beli pisang goreng. Jadi teman-teman jangan gusar, jangan khawatir siapa yang akan membeli produk kita, kita buat dulu pasti ada demand nya”, jelas Naslindo Sirait.
Hadir dalam acara ini antara lain Plt. Kepala Dinas Koperindag dan UMKM Pakpak Bharat, Sahat Parulian Boangmanalu, S.Pd, MM dan seluruh jajaran, Sekretaris Dinas Koperasi UKM Sumatera Utara, Rais Kari, AP, MM, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil, Retno Indrayani, S.Sos, M.Sp, Kepala Bidang Kelembagaan, Drs. Unggul Sitanggang, M.Si, Plt. Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi, Desi Artawati Purba, S.STP dan beberapa tamu lainnya.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait mengundang tokoh-tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama untuk bertemu dan bersilaturahmi di Aula Rumah Candu, Kompleks Rumah Dinas Bupati Pakpak Bharat.
“Pertemuan silaturahmi ini selain perkenalan diri Naslindo Sirait sebagai Penjabat Bupati Pakpak Bharat, juga diisi dengan banyak diskusi dengan tokoh- tokoh masyarakat Pakpak Bharat mengenai situasi terkini di Kabupaten Pakpak Bharat, situasi kamtibmas, perhelatan pesta demokrasi Pemilukada 2024, dan beberapa isu penting lainnya.
Saya memohon kepada bapak dan ibu semua tokoh masyarakat, tokoh adat dan juga tokoh agama, kiranya saya bisa diterima menjadi bagian masyarakat Pakpak Bharat, bagian dari Kabupaten ini, dari hal yang bisa saya lakukan kurang lebih dua bulan ini saya berkomitmen, berupaya sungguh-sungguh untuk saya datang di sini untuk menopang, memperkuat tata kelola pemerintahan tidak ada maksud lain-lain. Saya akan terus meningkatkan apa yang sudah baik dilakukan oleh bapak Bupati dan Wakil Bupati, juga pak Sekda dan jajarannya. Kehadiran kami sebagai Pembina dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan terus meningkatkan itu, itu fungsi kami, jelas Naslindo Sirait dalam sambutannya.
Naslindo Sirait juga menjelaskan, tugas utama yang dia emban sebagai Penjabat sementara Bupati Pakpak Bharat adalah mengawal dan mensukseskan pelaksanaan Pilkada berlangsung dengan baik, aman, lancar dan sejuk. Untuk tujuan itu Naslindo Sirait mengajak segenap tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama se Kabupaten Pakpak Bharat untuk turut serta mensukseskan pelaksanaan pesta demokrasi ini.
Ada beberapa tugas, tapi yang utama adalah bagaimana pelaksanaan Pilkada berlangsung dengan baik. Sebagaimana kita ketahui bahwa saat ini masa kampanye, dan Pakpak Bharat akan memilih Bupati dan Wakil Bupati serta pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. Jadi tugas kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, agar datang pada tanggal 27 November nanti, untuk menyampaikan hak pilihnya, memberikan suaranya di TPS-TPS. Tentu ini bukan pekerjaan yang mudah, saya butuh dukungan dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama yang bisa berkomunikasi secara efektif kepada msyarakat kita, supaya partisipasi pemilu bisa kita tingkatkan. Sebagai gambaran, partisipasi masyarakat pada Pilpres yang lalu mendekati 87 persen. Saya berharap ini bisa kita pertahankan, harusnya bisa kita tingkatkan karena ini terkait dengan masa depan Pakpak Bharat, masa depan Sumatera Utara untuk lima tahun kedepan. Kita bisa datang ke TPS untuk memberikan suara agar terpilih Bupati dan Wakil Bupati serta Gubernur dan wakil Gubernur yang legitimate, yang didukung oleh masyarakat Pakpak Bharat. Saya berharap bisa diangka 90, tapi kalaupun tidak bisa ya mungkin 89 persenlah, harap jelas Naslindo Sirait kemudian.
Yang kedua tentu saya juga berkewajiban menjaga keamanan dan ketertiban selama Pilkada ini. Selama dua minggu saya di sini, saya sudah berdiskusi dengan Kepolisian, dengan Kejaksaan, saya mendapatkan banyak informasi dari mereka, sampai sejauh ini Pakpak Bharat kondisinya kondusif, aman. Walaupun demikian kita tidak bisa lengah, karena sekecil apapun potensi konflik bisa saja muncul, bisa karena hal-hal kecil menjadi besar. Karena itulah misalnya hadir disini Forum kewaspadaan dini, Juga Forum Pembauran Masyarakat, semua kita terlibat untuk bisa manyampaikan pesan-pesan moral yang baik sehingga keamanan dan ketertiban bisa dijaga selama pelaksanaan Pilkada ini, jelas Naslindo Sirait lebih dalam.
Selain itu Naslindo Sirait juga mengurai beberapa tugas penting lain yang dia emban, diantaranya penanganan stunting, dengan mendorong peran Pemerintah desa, Puskesmas, Dinas Kesehatan, Dinas PMD, PPA dan KB, dan berbagai pihak lainnya dalam upaya menanganinya. Kegiatan peningkatan ekonomi diantaranya melalui pengembangan food estate, naslindo mendorong ke pihak Investor agar melaksanakan mekanisasi pertanian. Program ini di harapkan dapat memotivasi para petani untuk terus maju. pengembangan tanaman gambir melalui penguatan Perumda PAL, pengembangan koperasi bagi komunitas petani, pengembangan sektor pariwisata dan perhotelan, penguatan infrastruktur, dan beberapa perioritas lainnya, dijabarkan dengan sangat jelas oleh Naslindo Sirait.
Dan modal utamanya itu adalah kalau kita Bersatu. Persatuan inilah yang sangat penting, kita di sini sangat homogen sebenarnya itu sudah menjadi modal yang bagus, tapi kalau kita lebih kuat lagi kohesinya baik antara keyakinan beragama, suku-suku yang ada di sini, termasuk dengan masyarakat pendatang dan seluruhnya, Pemerintah dengan swasta, dengan tokoh masyarakat, kita bisa tingkatkan kesatuan kita yang lebih produktif. Karena itu kami sangat berharap para tokoh agama dan masyarakat dapat memberikan gagasan-gagasan, ide, pemikiran, termasuk kepada masyarakat kita, kita edukasi mereka, saya yakin Pakpak Bharat suatu saat akan menemukan kemajuan dan kesejahteraan sama seperti daerah lain, demikian beberapa poin penting disampaikan oleh Penjabat Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait.
Hadir dalam acara ini diantaranya Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat, Sahat Banurea, S.Sos, Plt. Asisten Pemerintahan, Camat Salak, Herlita HI Banurea, SE, MAP, tokoh-tokoh masyarakat, pemuka agama, tokoh pemudan dan banyak undangan lainnya.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM atas nama Bupati Pakpak Bharat membuka Sosialisasi Netralitas ASN dalam Pilkada 2024 di Aula Bale Sada Arih, kantor Bupati Pakpak Bharat (08/10/2024). Jalan Berutu menjelaskan, pentingnya melaksanakan sosialisasi ini untuk memastikan netralitas ASN dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024 yang semakin dekat.
Beberapa waktu lalu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara dan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum telah menerbitkan keputusan bersama tentang pedoman pembinaan dan pengawasan netralitas Aparatur Sipil Negara dalam penyelenggaraan pemilihan Kepala Daerah. keputusan bersama ini menegaskan bahwa sosialisasi terkait netralitas ASN dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah juga merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan. Selanjutnya bahwa pelaksanaan sosialisasi netralitas ASN tidak hanya sekadar sebagai wadah untuk mengedukasi terkait netralitas ASN itu sendiri, namun juga untuk membangun sinergitas bersama dalam rangka mensukseskan Pilkada serentak tahun 2024., demikian pesan Bupati Pakpak Bharat disampaikan oleh Jalan Berutu.
Sejumlah ASN dari seluruh Instansi Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat mengikuti Sosialisasi ini, menghadirkan beberapa Narasumber diantaranya Pramana Jhon D. Sembiring SSTP, M.Si. Kabid politik Dalam Negeri Badan Kesatuan Bangsa dan politik provinsi sumatera utara, dan Feisal Alfredi Berutu, M.Pd ketua bawaslu kabupaten pakpak.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H mengunjungi Kabupaten Pakpak Bharat hari ini (09/10/2024). Rombongan Kapoldasu yang datang menggunakan pesawat helicopter mendarat di lapangan Balai Diklat BKPSDM, desa Cikaok, disambut langsung oleh Pjs Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait bersama segenap Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, dan para pejabat Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat. Usai transit di Balai Diklat, rombongan Kapoldasu bergerak ke Lapangan Kasean Banurea, Napa Sengkut Salak, guna bertemu dengan ribuan masyarakat Pakpak Bharat yang telah menunggu disana.
“Kami ucapkan selamat datang kepada bapak Kapolda dan ibu bersama seluruh jajarannya di Kabupaten Pakpak Bharat yang kita cintai, Pakpak Bharat yang udaranya sejuk, panoramanya indah dan juga masyarakatnya yang berbudaya, ramah untuk setiap tamu dan pengunjung, bersahabat. Karena itu kami sekali lagi mengucapkan terimakasih kepada bapak Kapolda, ditengah-tengah kesibukan bapak, masih menyempatkan hadir untuk melihat situasi Kabupaten Pakpak Bharat dan tentu bisa bertemu dengan masyarakat Pakpak Bharat dalam kesempatan yang sangat berharga ini”, ucap Pjs. Bupati Pakpak Bharat mengawali sambutannya.
Naslindo Sirait kemudian melaporkan kondisi dan gambaran umum Kabupaten Pakpak Bharat, jumlah penduduk 57.152 orang dengan mata pencarian utama sebagai petani dan pekebun, juga batas-batas wilayah, kondisi keamanan dan ketertiban dalam suasana masa Kampanye Pilkada tahun 2024.
“Bapak Kapolda yang kami hormati, kami laporkan bahwa hari ini kondisi keamanan dan ketertiban di Pakpak Bharat aman, tertib dan kondusif baik pasca pilpres dan pemilu yang sudah berlangsung sampai pada saat ini dimasa-masa kampanye untuk pelaksanaan Pilkada baik Pilkada Gubernur maupun Pilkada Bupati dan Wakil Bupati di Pakpak Bharat. Tentunya kondisi yang aman dan tertib ini tidak terlepas dari keberadaan kita semua yang bekerja keras mengupayakanya, baik masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat, dan tentunya juga dari Forkopimda khususnya dari jajaran Polres Pakpak Bharat. Kami mengucapkan terimakasih atas berbagai upaya yang telah dilakukan bapak Kapolres dan seluruh jajarannya, sehingga hari ini kita bisa menjaga kondusifitas Pakpak Bharat dan kita siap melaksanakan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur. Pelaksanaan Pikada Gubernur dan Bupati, kita memiliki daftar pemilih tetap sebanyak 37.754 orang dan kita punya 105 TPS. Kami terus melakukan koordinasi dan komunikasi kepada KPUD dan Bawaslu sebagai penyelenggara, dan tentu kita berharap pelaksanaan Pilkada ini bisa berlangsung dengan baik, terutama meningkatnya partisipasi masyarakat pelaksanaan Plemilihan Gubernur dan juga Bupati. Kalau kita mengacu Pemilu dan Pilpres yang lalu, partisipasi masyarakat mencapai 86,89 persen, tentu kita berharap pada Pilkada ini angka tersebut bisa kita pertahankan dan kalau bisa kita tingkatkan diatas 86,89%. Karena itu kami bersama dengan bapak Kapolres, dengan Forkopimda, KPUD, mengajak tokoh masyarakat terus mensosialisasikan pelaksanaan Pilkada supaya masyarakat nantinya boleh datang tanggal 27 november memberikan hak pilihnya”, urai Pjs. Bupati.
Disamping itu Naslindo Sirait juga meyampaikan kondisi sosial dan ekonomi di Kabupaten Pakpak Bharat yang menjadi konsentrasi Pemerintah saat ini, diantaranya tingkat angka stunting yang masih relatif tinggi diangka 28,89%, yang menurutnya tidak terlepas dari pola hidup sehat, pola asuh anak, sanitasi dan kondisi perekonomian masyarakat. Naslindo Sirait juga menyelipkan harapan-harapan putra-putri Pakpak Bharat yang begitu besar untuk mengabdikan diri sebagai anggota Polri.
“Bapak Kapolda yang terhormat, beberapa waktu yang lalu saya berkunjung ke SMA Negeri 1 Salak, saya bertanya kepada mereka cita-citanya mau jadi apa, ternyata banyak mereka yang punya cita-cita mau jadi polisi. Tentu ini harus kita respon dengan baik, meskipun kita tahu menjadi polisi tidak mudah, perlu kesiapan mental, fisik dan intelektual mereka. Saya berbincang dengan bapak Kapolres, kira-kira berapa banyak pemuda-pemuda Pakpak Bharat yang menjadi polisi, beliau mengatakan memang masih kecil. Oleh karenanya bapak Kapolda yang kami hormati, kami mohon ijin Jenderal, kami mewakili mayarakat Pakpak Bharat kami bermohon, kami tahu sudah ada mekanisme rekrutmen menjadi polisi, namun kiranya ada alokasi khusus dan kalaulah kami Pemerintah Kabupaten bisa membuat kerja sama atau MoU dengan Polres atau Polda, kami boleh menyiapkan anggaran untuk mepersiapkan anak-anak kami, paling tidak tiga atau enam bulan sebelum test supaya mereka dibina, dilatih fisik dan mentalnya sehingga pada saat memasuki test merek betul-betul siap. Kami berfikir upaya ini bisa membantu, supaya banyak nanti anak-anak kita di Pakpak Bharat menjadi anggota kepolisian”, harap Naslindo Sirait.
Sementara itu Kapolda Sumatera Utara mengungkapkan rasa kagum atas keindahan alam Pakpak Bharat yang menurutnya sangat indah dan sejuk, mirip dengan kampung halamannya di bandung.
“Kalau melihat suasananya saya teringat kampung halaman, saya ini dari Bandung. Bandung itu seperti ini, udaranya sejuk, tenang, gunungnya banyak. Istri saya dari Pematang Siantar Boru Silalahi, jadi Jawa Batak, kalau di sini Namanya Pujakusuma. Maksud dan tujuan kami dari Polda Sumut ingin melihat secara langsung masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat. Saya berkeliling mulai dari kemarin Batubara, minggu depan ke Nias, sore ini ke Karo, kemarin ke Langkat, jadi saya mutar terus, melihat bagaimana suasana masyarakat Sumatera Utara. Saya bersama bapak Pangdam dan bapak Gubernur sudah janjian, melihat sama-sama kondisi Sumatera Utara. Tadi disampaikan oleh pak Pjs. Bupati bahwa stunting masih tinggi. Ini menjadi catatan saya kepada bapak Gubernur nanti, bagaimana kita memberikan bantuan-bantuan khusus kepada masyarakat Pakpak Bharat supaya stuntingnya menurun, supaya Sumber Daya Manusianya meningkat. Inilah menjadi masukan saya berkunjung ke semua Daerah di Sumatera Utara. Begitupun juga nanti kalau bapak Gubernur datang kesini, melihat abagaimana kondisi keamanan di wilayah Pakpak Bharat, saya menerima laporan bahwa di Pakpak Bharat masalah kejahatan itu sangat kecil. Ini menjadi situasi yang bagus untuk kedepan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Saya senang sekali masih banyak anak-anak Pakpak Bharat yang ingin jadi polisi. Saya akan berdikusi dengan Kapolri, dengan bapak Irwasda, untuk mencari jalan terbaik supaya masyarakat Pakpak Bharat bisa lebih banyak menjadi polisi, tadi disampaikan ada dukungan dari Pemda. Namun saya sampaikan kepada seluruh masyarakat Pakpak Bharat bahwa masuk polisi itu gratis, kalau ada yang bayar-bayar lapor saya, saya tindak. Tetapi saya minta setelah jadi polisi kembali kemasyarakat, berikan kemampuan, jadikan polisi sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dan tentunya perekonomian di Daerah menjadi meningkat”, demikian beberapa pesan Kapolda Suatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H.
Dalam kunjungan ini, Kapoldasu juga menyerahkan bantuan sosial dan alat Kesehatan, serta layanan Kesehatan gratis yang dibuka sehari penuh di lapangan kasean banurea, napa sengkut, Salak,
(DP)
Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo sirait membuka kegiatan Aksi 5 Pembinaan Pelaku dan Pemerintah Desa Dalam Penanganan dan Pencegahan Stunting di Aula Bale Sada Arih, Kompleks kantor Bupati Pakpak Bharat (14/10/2024). Kegiatan ini dikhususkan bagi para kader Posyandu dan Kader Pembangunan Manusia dari seluruh Kabupaten Pakpak Bharat.
Naslindo menjelaskan, salah satu tugas utamanya sebagai Penjabat Bupati adalah untuk membantu mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Pakpak Bharat.
Jadi nanti kalau tugas saya sebagai Penjabat Bupati selesai namun stunting tidak turun, malah naik atau stuck, berarti saya gagal. Jadi saya berharap kita bisa bekerja sama, ucap Naslindo diawal sambutannya.
Ibu-ibu tentunya sudah tahu, di tiga puluh tiga Kabupaten dan Kota se Sumatera Utara kita itu ranking empat tertinggi stunting, hampir mendekati tiga puluh persen. Kalau dilihat lagi yang berpotensi stunting itu angkanya lebih besar lagi, sekitar empat puluh tiga persen yang berpotensi stunting. Jadi hari ini kita harus berfikir cepat bagaimana mengatasi balita yang mengalami stunting, kalau tidak salah angkanya sekitar lima ratusan itu, tetapi secara fundamental, kita juga bisa menjaga supaya anak-anak tumbuh dengan baik sehingga terhindar dari resiko stunting, jelas Naslindo kemudian.
Naslindo Sirait kemudian menekankan tugas penting kader posyandu, yakni memastikan pengolahan makanan tambahan dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang ada, dan memastikan bisa sampai kepada bayi dengan tepat sasaran.
“Kita memiliki sumber daya yang melimpah, karena kita berada di areal pertanian, jadi banyak sumber yang bisa diolah, Ini yang sangat penting sekali. Saya bersama Kadis Kesehatan dan Kadis PMD, kami sudah merencanakan Gerakan serentak untuk memastikan pemberian makanan tambahan itu sampai di mulut bayi”, ucap Naslindo Sirait.
Naslindo juga menyoroti tentang pola asuh anak yang menurutnya bisa menjadi salah satu penyebab bayi mengalami stunting.
Pola asuh, jadi memang soal stunting tidak hanya soal gizi. Tapi bagaimana pola asuh, bagaimana penyuluhan Kesehatan. Data yang saya terima soal stunting, juga karena angka kelahiran yang banyak, satu sisi ini bagus untuk perkembangan jumlah penduduk Pakpak Bharat, (jumlah penduduk kita masih relative kecil, luas wilayah kita luar biasa), namun melahirkan dengan usia tua sangat beresiko bagi Kesehatan dan juga bagi perkembangan bayi. “Jadi kita dorong supaya masyarakat kita, jangan lagi terlalu tua untuk hamil, atau terlalu banyak anak karena itu beresiko untuk tumbuh kembang secara optimal”, jelas Naslindo lebih jauh.
Jadi kunci dari keberhasilan penanganan stunting tidak lepas dari keberadaan Posyandu yang aktif, yang didalamnya ada aktifitas-aktifitas yang terukur, terlaporkan dan bisa dievaluasi oleh semua pimpinan, dan ada feedback dari semua aktifitas yang dilakukan, dan tentu harus didukung oleh sarana dan prasarana, dan yang paling penting adalah komitmen kita, kapitas kita, kapabilitas kita, dan dedikasi para kader yang ada di posyandu, pungkas Naslindo Sirait.
Naslindo juga masih menyoroti masalah kebersihan, sanitasi dan Kesehatan lingkungan di Kabupaten Pakpak Bharat yang menurutnya masih perlu pembenahan menyeluruh.
Turut hadir dalam acara ini diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Pakpak Bharat, dr. Thomas, MM, Kepala Dinas PMD, PPA dan KB Pakpak Bharat, Robincen Habeahan, dan banyak undangan lainnya.
(DP)