Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menabur bibit ikan lele di kolam Kelompok Budidaya Ikan Sada Arih, Desa
Kecupak II, Kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan Kunjungan “SAPA DESA” di Kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut (12/09/2024).
7.000 ekor bibit ikan lele ditabur di kolam ini, dengan target panen 3 bulan kedepan.
Mudah-mudahan didua bulan pertama sudah bisa dilakukan sortiran awal, yang penting harus disiplin dalam merawat dan memberi pakan, jelas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat, Adei Johan Banurea, SP, MP.
mudah-mudahan nanti tanggal 27 november kita bisa makan ikan lele bersama-sama, ucap Franc Bernhard Tumanggor di lokasi.
Budidaya ikan lele ini merupakan salah satu program Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat dalam upaya peningkatan ketahanan pangan sektor perikanan. Total 96.000 bibit ikan lele akan dibagikan kepada 14 Kelompok Budidaya Ikan di seluruh Pakpak Bharat sepanjang 2024 ini.
Selain bibit ikan, kita juga sediakan pakan stimulan guna membantu para petani kita, harapannya bisa bermanfaat bagi semuanya, paling tidak kita jangan lagi mendatangkan ikan lele dari luar daerah untuk kebutuhan masyarakat kita, jelas Adei Johan.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor bersama istri, Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor dan seluruh rombongan membagikan buku tulis dan alat-alat sekolah lainnya di SMP N 1 Pergetteng-Getteng Sengkut dalam kunjungannya di sekolah ini (12/092024). Kunjungan ini mengawali kunjungan “SAPA DESA” di Kecamatan Pergetteng-Getteng sengkut.
Dikesempatan ini, Bupati bersama Wakil Bupati memberikan motivasi bagi para pelajar SMP N 1 Pergetteng-Getteng Sengkut.
Kedepannya kalian harus bisa menembus sekolah-sekolah unggulan, kuncinya harus rajin belajar, rajin membaca, dan rajin menulis, pesan Wakil Bupati, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd.
Sementara Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor berjanji akan membelikan seperangkat alat musik drumband di sekolah ini.
Baik, tahun depan saya berikan drumband di sekolah ini, sesuai permintaan kalian, ucap dia dihadapan anak-anak sekolah di sana.
Saya titipkan anak-anak ini kepada kalian semua, bapak ibu guru yang ada disekolah ini, tempa mereka, jadikan mereka emas, pesan dia kepada para guru.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait, SE, MM memimpin Apel Gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat pagi ini dilingkungan Pelataran Parkir Kompleks Panorama Indah Sindeka, Salak (26/09/2024). Apel Gabungan sekaligus perkenalan diri Naslindo Sirait sebagai Penjabat Sementara Bupati Pakpak Bharat ini dihadiri segenap Aparatur Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, para Staf Ahli Bupati dan seluruh Camat se Kabupaten Pakpak Bharat.
Tiba di lokasi, Naslindo Sirait menyalami para Aparatur, serta mengawali sambutannya dengan sapaan Njuah-Njuah. Usai memperkenalkan diri, Naslindo Sirait menjelaskan perihal pengangkatan dirinya sebagai Penjabat Sementara Bupati Pakpak Bharat, yang berhubungan erat dengan tahapan pelaksanaan Pilkada, dimana petahana harus melaksanakan cuti selama proses dan tahapan Pilkada berlangsung.
Terimakasih atas sambutan baik dari seluruh Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat kepada kami pribadi, dari mulai pelantikan kemarin sampai pelaksanaan apel pagi ini, terimakasih untuk semua ini. Karena penugasan Negara kepada kami sebagai pjs Bupati, maka kami pribadi datang menjadi bagian dari keluarga besar Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat. Kami mohon dukungan dari semuanya, mari kita bergerak seiring sejalan. mari kita jalankan terus roda Pemerintahan ini, kita pertahankan apa yang sudah baik, ucap Naslindo Sirait dalam awal sambutannya.
Tugas kami yang pertama adalah supaya Pemerintahan tetap berjalan, pelayanan publik tetap berjalan, maka kami meminta kepada kita semua supaya terus menjalankan pelayanan publik, dan kalau ada keluhan supaya segera direspon, pesan dia kemudian.
Tugas kami yang kedua adalah memfasilitasi pelaksanaan Pilkada supaya berjalan dengan baik. Maka kita harus terus berkoordinasi dengan semua pihak, baik kepolisian sebagai keamanan, dan juga para penyelenggara dalam hal ini KPUD dan Panwas. Fasilitasi anggaran Pilkada agar terus kita kawal supaya proses Pilkada ini berjalan dengan baik. Kita juga perlu mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi ini. Data yang kami peroleh bahwa partisipasi masyarakat dalam Pilpres cukup tinggi, kami berharap bisa kita tingkatkan melalui sosialisasi. Ajak saudara, tetangga dan teman-teman kita untuk memberikan hak pilihnya di TPS, ucap Penjabat sementara Bupati ini kemudian.
Beberapa tugas lain yang tidak kalah penting harus kita tuntaskan diantaranya penanganan stunting. Data yang kami peroleh bahwa angka stunting Kabupaten Pakpak Bharat masih tergolong tinggi dibanding Daerah lain se Sumatera Utara. Kami harapkan supaya Dinas terkait yang menangani hal ini bisa lebih aktif membangun koordinasi supaya penanganan kita lebih efisien. Pastikan seluruh penangan stunting berjalan dengan baik, tambah dia.
Semua ini merupakan komitmen kita bersama. Bagaimana kita sebagai Aparatur harus memiliki komitmen, bahwa kita tidak akan bisa bekerja sendiri, tetapi harus terintegrasi dan berkolaborasi dengan yang lain, komunikasi yang baik, selalu lakukan evaluasi. Tentu semua akan menjadi ringan kalau kita bekerja dengan suka cita dan kebahagiaan. Tidak ada yang menjadi beban. Waktu kami di sini sebagai Penjabat Sementara Bupati tidak banyak. Namun harapan kami, bahwa kehadiran kami dalam waktu yang singkat ini bisa membawa makna kemajuan bagi Kabupaten Pakpak Bharat ini. Mohon kami diberikan informasi yang jelas, supaya kami tidak salah dalam mengambil kebijakan, demikian arahan Penjabat Sementara Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait, SE, MM.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait, SE, MM menerima kunjungan perwakilan PT Bank Sumut di Ruang kerjanya, kompleks kantor Bupati Pakpak Bharat (26/09/2024). Bona Damanik dari Divisi Dana dan Jasa PT. Bank Sumut Bersama beberapa koleganya antara lain Teuku Ali Akbar (Staff Divisi Dana dan Jasa), Edi Primsa Sembiring (Kepala Kantor Cabang Sidikalang, dan David Manalu (Kepala Cabang Pembantu Salak) guna membicarakan beberapa agenda penting Bersama penjabat Sementara Bupati Pakpak Bharat.
Sebuah kehormatan tersendiri bagi PT. bank Sumut bisa diajak dan berperan dalam pembangunan Kabupaten Pakpak Bharat. Selalu ada ruang dan kesempatan untuk bekerja sama, dan semoga kehadiran kami bisa membawa manfaat nyata bagi masyarakat, ucap Bona Damanik.
Beberapa hal penting menjadi topik pembahasan diantaranya Sosialisasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah sebagai upaya percepatan program digitalisasi dan peningkatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), penambahan nilai saham Bank Sumut, serta upaya peningkatan perekonomian masyarakat Pakpak Bharat melalui program-program Bank Sumut baik dalam skema CSR dan lain sebagainya.
Khusus mengenai ETPD ini, bapak Pjs. Bupati sebagai Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Sumatera Utara juga merupakan salah satu pioneer dalam program ini, mudah-mudahan dengan hadirnya beliau di Pakpak Bharat bisa mempercepat pelaksanaan program ini juga di Pakpak Bharat, jelas Bona Damanik.
Terimakasih atas kunjungannya, semoga apa-apa yang kita kerjakan bisa membawa manfaat bagi kemajuan masyarakat, bangsa dan Negara tercinta ini, ucap Penjabat Sementara Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait, SE, MM.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Pengelolaan dana BOS (Biaya Operasional Sekolah) yang tepat dan sesuai dengan juknis sangat menentukan tercapainya mutu pendidikan. Oleh karena itu sangat penting pengelola dana BOS memahami pengelolaan dana secara efektif, efisien dan akuntabel.
Menyadari hal tersebut, Inspektorat kabupaten Pakpak Bharat menginisiasi Sosialisasi Pengelolaan Dana BOS SMP dan SD se Kabupaten Pakpak Bharat di Balai Diklat BKPSDM Pakpak Bharat, desa Cikaok (27/09/2024).
Kegiatan Sosialisasi ini dibuka langsung oleh PJS Bupati Pakpak Bharat Dr. Naslindo Sirait SE, MM. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi para pengelola dana BOS agar mampu menyelenggarakan pengelolaan dana BOS secara tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggungjawab serta memperhatikan petunjuk teknis yang ditetapkan.
Besaran alokasi dana BOS reguler tahun anggaran 2024 Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Pakpak Bharat adalah sebesar Rp.8.914.080.000,-.
Besaran alokasi dana bos reguler dikalikan dengan jumlah peserta didik yang memiliki NISN pada satuan pendidikan berdasarkan pada aplikasi DAPODIK tanggal 31 agustus tahun anggaran sebelumnya. Besaran alokasi dana bos reguler untuk sekolah dasar sebesar Rp. 960.000 per siswa dan sekolah menengah pertama Rp. 1.200.000 per siswa. Sementara jumlah peserta didik di Kabupaten Pakpak Bharat untuk Sekolah Dasar (SD) sebanyak 5.828 siswa dan jumlah peserta didik Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 2.766 siswa.
Kami tekankan kepada seluruh Kepala Sekolah dan guru baik ASN maupun non ASN agar tetap jaga loyalitas serta tingkatkan kekompakan, kebersamaan dan koordinasi guna memperkuat sinergitas serta keterpaduan pelaksanaan program dan kegiatan. Hindari hal-hal kecil yang bisa membuat anda terjerumus pada situasi yang tidak diinginkan, demikian pesan Penjabat Sementara Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait, SE, MM.
(DP)
Pakapak Bharat Sidik24jam.com
Pernyataan menarik penuh pesan moral ini disampaikan Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait, SE, MM saat mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah Salak hari ini (27/09/2024). Bersama Kepala Dinas Kesehatan, dr. Thomas, MM, Kepala UPT Rumah Sakit Umum Daerah Salak, dr. Manuturi Situmorang dan sejumlah pejabat lainnya, Naslindo Sirait melihat kondisi Rumah Sakit kebanggaan Pakpak Bharat ini, ketersedian obat dan peralatan, serta juga tenaga medis yang ada di Rumah Sakit serta berdialog dengan para pasien dan keluarga pasien yang ada di sana.
Kepada seluruh jajaran Rumah Sakit, Pjs. Bupati berpesan, agar selalu memastikan pelayan dasar dan kesiapan Rumah Sakit bisa diakses oleh masyarakat, demikian juga ketersediaan dokter dan perawat harus selalu tersedia dan tentu harus berkualitas. Naslindo Sirait juga berpesan agar seluruh petugas di Rumah Sakit Umum Daerah Salak selalu respon dan tanggap terhadap semua keluhan-keluhan pasien.
“Masing-masing kita ini pernah jadi pasien kan,? jadi berfikirlah seperti pasien”, ucap Pjs Bupati ini dalam.
Naslindo Sirait memuji Gedung Rumah Sakit Umum Daerah Salak yang menurutnya sudah sangat bagus dengan penataan ruangan yang juga sangat rapi dan teratur.
Inti dari semua itu adalah spirit. Tadi ada Kepala Bappeda di sini dan Kepala Dinas Kesehatan, coba diperhatikan usulan dari RSUD kita, hal-hal yang penting, alat, obat, dan juga sarana dan prasarana, update teknologi supaya kita semakin standart, sarana dan prasarana, dan SOP, SOP yang khusus dilakukan efisien efektif, saya yakin Rumah Sakit bisa mewujudkan fungsinya untuk melayani masyarakat.
Kepala UPT RSUD Salak, dr. Manuturi Situmorang, MM mengungkapkan, untuk mewujudkan masyarakat Pakpak Bharat yang sehat, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas layanan di Rumah Sakit yang dia pimpin ini.
“Semua petugas kita selalu tanggap dan memberikan respon terbaik bagi setiap pasien dan masyarakat yang datang ke Rumah Sakit, mereka harus pulang dari Rumah Sakit ini dengan sehat dan riang gembira, ini komitmen kita”, ucap dr. Manuturi.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Penjabat Sementara Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait, SE, MM mengunjungi Puskesmas Salak bersama Kepala Dinas Kesehatan Pakpak Bharat, dr. Thomas, MM dan sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah lainnya (27/09/2024). Kepala UPT. Puskesmas Salak, dr. Ebtanas Morina Padang dan jajaran Puskesmas Salak menyambut kehadiran Naslindo Sirait, menjelaskan beberapa alur pelayanan di Puskesmas Salak, serta beberapa hal terkait penanganan masalah Kesehatan di Kecamatan Salak.
Semua bentuk pelayanan di Puskesmas Salak dilaksanakan secara terukur dan sesuai SOP yang telah kami tetapkan, ucap dr. Ebtanas Padang.
Dikesempatan ini, Naslindo Sirait banyak mengulas masalah tingginya angka stunting di Kabupaten Pakpak Bharat yang menurutnya masih sangat tinggi khususnya di Kecamatan Salak. Dia berharap masalah stunting yang saat ini menjadi salah satu isu nasional bisa tertangani dengan segera, mengingat saat ini Pakpak Bharat menjadi salah satu lokus stunting di Sumatera Utara.
Terkait hal ini, dr. Ebtanas menjelaskan sejumlah kasus stunting, upaya penanganan dan pencegahan yang mereka lakukan di Kecamatan Salak sebagai salah satu ujung tombak penanganan stunting. Diketahui saat ini terdapat 128 kasus stunting di Kecamatan Salak, angka ini tersebar di seluruh desa yang ada dengan sebaran tertinggi ada di desa Salak II sebanyak 35 kasus stunting, Penanggalen Binanga Boang 22 kasus, dan desa Kuta tinggi sebanyak 21 kasus stunting.
Saat ini penanganan stunting ditangani di desa masing-masing, setiap desa memberikan paket makanan tambahan bagi bayi terindikasi stunting. Namun demikian kami dari Puskesmas Bersama Dinas Kesehatan juga melaksanakan pembagian susu secara berkala bagi bayi, balita dan ibu hamil. Selain pemberian susu, Puskesmas salak juga melakukan program pemberian PMT lokal, dimana PMT yang diberikan ini adalah makanan tambahan yang mengandung protein tinggi baik protein nabati maupun hewani. PMT ini diberikan kepada balita yang tidak naik berat badan, berat badan kurang dan giji kurang. Dengan adanya PMT ini mudah-mudahan bisa mencegah bertambahnya stunting di kecamatan Salak, jelas dr. Ebtanas Padang.
Naslindo Sirait mengapresiasi Langkah-langkah penanganan stunting dan pelayanan Kesehatan oleh Puskesmas Salak ini. Dia berpesan supaya pelayanan di Puskesmas terus dipertahankan, kebersihan dijaga terus, dan semua program baik didalam dan diluar gedung agar terlaksana dengan baik khususnya PMT kepada balita agar benar-benar dilaksanakan guna pencegahan stunting.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait, SE, MM memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2024 tingkat Kabupaten Pakpak Bharat di lapangan Kasean Banurea, Napa Sengkut, Salak (01/10/2024). Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini diikuti para ASN Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, TNI/Polri, dan sejumlah undangan lainnya.
Dalam kesempatan baik tersebut, Pjs Bupati Pakpak Bharat memberikan pidato yang menekankan betapa pentingnya untuk mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa.
Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober, menjadi salah satu bentuk refleksi untuk mengenang sejarah perjuangan bangsa dalam mempertahankan ideologi Pancasila. Di Kabupaten Pakpak Bharat, seluruh masyarakat, Instansi Pemerintah dan lainnya turut memperingati Hari Kesaktian Pancasila ini dengan mengibarkan bendera Merah Putih satu tiang penuh.
Sejarah ini dimulai pada malam 30 September 1965, ketika sekelompok orang tidak bertanggung jawab mencoba merongrong NKRI, melakukan penculikan dan pembunuhan pada sejumlah Perwira militer dan putra terbaik bangsa di Lubang Buaya, sebuah peristiwa yang kelak dinamakan G 30 S.
Peristiwa ini juga menjadi catatan penting bagi sejarah Republik Indonesia, sekeras dan sekuat apapun goncangan yang ingin merongrong Pancasila sebagai Ideologi Bangsa, Pancasila akan tetap berdiri Kokoh Sakti.
“Terimakasih kepada semuanya, khsususnya TNI dan Polri, dan juga adik-adik kami paskibraka yang turut mendukung pelaksanaan Upacara ini”, ucap Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait, SE, MM.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Pjs. Bupati Pakpak Bharat, Dr. Naslindo Sirait, SE, MM membuka Pelatihan Pemandu Wisata Tracking/Gunung bagi para Pemandu Wisata se Kabupaten Pakpak Bharat
Dalam acara ini Naslindo Sirait banyak berbicara tentang pengembangan kepariwisataan, yang menurutnya harus terintegrasi antara Pemerintah, pelaku usaha, dan para pemangku kepentingan lainnya.
Pelatihan semacam ini agar dilaksanakan dan didesain untuk selalu memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi bapak dan ibu para pemandu wisata, untuk bisa mengembangkan pariwisata di Pakpak Bharat ini.
Kalau kita lihat secara umum perekonomian di Pakpak Bharat ini tidak terlepas dari pertanian dan perkebunan, dan tentu diharapkan dengan alam yang sejuk dan inidah, banyak bukit-bukitnya, begitu juga ada lembah-lembah, menantang bagi banyak pihak sehingga bisa dikembangkan untuk pariwisata, ucap Naslindo Sirait dalam awal sambutannya.
Kalau kita bicara industri secara umum mungkin kecil kemungkinan untuk kita kembangkan industri. Tapi kalau kita kembangkan pertanian, perkebunan dan pariwisata memungkinkan untuk bisa meningkatkan perekonomian di Pakpak Bharat, jelas dia kemudian.
Naslindo Sirait mengatakan lebih jauh, bahwa membangun sektor pariwisata yang maju dan terintegrasi tidak boleh dikerjakan sendiri. Harus dengan kolaborasi yang jelas dari semua pihak.
Walaupun kita tahu untuk mengembangkan itu semua kita tidak bisa secara sendiri. Misalnya kalau kita bicara pariwisata harus tersedia akses infrastruktur sehingga nanti orang bisa datang ke Daearah kita ini.
Sekaitan dengan itu, Pemerintah terus berusaha membangun infrastruktur jalan, tapi juga para pelaku wisata, Dinas Pariwisata harus sudah mulai pula mempersiapkan berbagi objek wisata, salah satunya itu adalah meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia.
Karena kalau bicara tentang pengelolaan dan pengembangan pariwisata, SDM nya tidak kita siapkan, pengembangannya nanti tidak seperti yang kita harapkan. Kalau kita pengelolaan pariwisata, maka yang perlu adalah bagaimana pariwisata itu kita bicarakan secara menyeluruh, urai dia.
Kita misalnya bangun destinasi objek wisata, jalan tidak terbangun itu juga tidak akan bisa orang datang. Kita bangun destinasi akomodasinya tidak tersedia, di mana orang tidur.
Kita bangun pariwisata tapi kita tidak siapkan informasi dan promosi-promosi, siapa yang mengetahui kalau Daerah kita ada satu objek pariwisata yang bagus dan layak untuk dikunjungi.
Termasuk juga inovasi-inovasi penting yang berhubungan dengan itu, SDM yang terampil sehingga pada saat orang datang, maka orang itu bisa menikmati keindahan alam, bisa menikmati pariwisata yang ada di sini kepada orang lain, sehingga orang lain juga tertarik untuk datang.
Jadi pariwisata itu sesungguhnya tidak bisa hanya sekali, ada banyak Daerah mempromosikan pariwisatanya luar biasa tapi begitu orang datang mereka kecewa, jelas dia kemudian.
Maka kalau kita mau mengembangkan pariwisata Pakpak Bharat ini, walaupun itu tidak mudah, tapi harus terencana, terintegrasi. Semua harus berperan di dalamnya, pungkas dia.
(DP)
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Pjs Bupati Pakpak Bharat memimpin Rapat Koordinasi Bidang Perkonomian dan Investasi untuk membahas penyehatan bisnis Perumda PAL, penguatan kelembagaan Petani, dan membangitkan industri tenun oles Pakpak.
Naslindo Sirait meminta kepada jajaran Perumda PAL agar mengusahakan perdagangan dan industri Gambir untuk mendorong industri gambir dengan memperbaiki dari sisi hulu terkait ketersediaan bahan baku gambir dari petani binaan dengan memperbaiki tata niaga dengan sistim kontrak langsung kepada petani sehingga petani akan mendapatkan harga yang wajar dan bagi Perumda akan mendapat kepastian bahan baku dan mendorong perdagangan serta industri untuk menaikkan nilai tawar sekaligus nilai tambah komoditas gambir yang merupakan produk unggulan Pakpak Bharat.
Pjs. Bupati Naslindo Sirait juga meminta hal yang sama bisa di lakukan terhadap komoditas jagung dengan menampung hasil jagung dari petani binaan dan memperdagangkannya dengan industri pakan ternak sehingga akan memotong rantai pasok yang panjang.
Untuk jangka menengah, Perumda diminta bisa mengelolah Bisnis Perhotelan untuk menghadirkan akomodasi dan ruang pertemuan serta fasilitas hiburan yang lengkap dan memadai bagi masyarakat maupun pengunjung dengan hadirnya hotel bintang 3 yang di bangun dan di kelolah perumda PAL akan memberikan wajah baru bagi kemajuan Pakpak kedepan dalam menyambut wisatawan yang berkunjung ke Pakpak Bharat. Dengan berbagai bisnis yang di kelola oleh Perumda akan dapat membuka lapangan kerja dan berkontribusi bagi pendapatan asli daerah dan penggerak ekonomi daerah.
Untuk sektor pertanian, Naslindo meminta agar Dinas Pertanian Ketahanan Pangan menyiapkan rancangan pengembangan Pertanian Terpadu Tanaman Pangan Holtikultura yang akan di sampaikan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam waktu dekat ini. Program ini diharapkan akan menjadikan Pakpak Bharat salah satu lumbung holtikultura di Sumatera Utara. Disamping itu perlunya memperkuat kelembagaan petani dengan mengaktifkan koperasi petani, termasuk koperasi petani kopi dimana Kopi saat ini tumbuh dan menjadi andalan bagi perekonomian Pakpak Bharat.
Terkait pengembangan tenun oles agar terus di kaji agar tenun oles Pakpak Bharat jangan sampai hilang, mengingat ini adalah aset budaya. Karena perlu dikaji baik sebagai produk kreatif budaya maupun menjadi industri kain yang bisa dikembangkan dari masa-kemasa, akan memberikan nilai ekonomi. Pjs Bupati, Naslindo Sirait meminta agar dinas perdagangan dan Perindustrian mengkaji lebih dalam terkait peluang pengembangan tenun oles Pakpak Bharat.
Turut hadir Staf Ahli Bupati yang membidangi pembangunan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kadis Pelayanan Terpadu, Perumda PAL, Bappeda dan Bagian Perekonomian.
(DP)