![]()
sidik24jam. Meranti – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar secara resmi melepas kontingen Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2025 Kabupaten Kepulauan Meranti dalam sebuah upacara yang digelar di halaman MAN 1 Kepulauan Meranti, Selasa (30/9/2025).
Pelepasan kontingen berlangsung khidmat dan penuh semangat, dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, pejabat Kemenag, para Kepala OPD, Kepala Madrasah, majelis guru, serta para official kontingen OMI.
Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi tinggi terhadap siswa dan guru yang telah berjuang dalam proses seleksi OMI. Ia berharap kontingen Meranti dapat tampil maksimal dan menjaga nama baik daerah di ajang tingkat provinsi.
“Kompetisi ini bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga pembelajaran dan pengembangan diri. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga etika, akhlak mulia, serta harumkan nama Meranti,” ujar Asmar.
Ketua Kontingen dalam laporannya menjelaskan, seleksi OMI tingkat kabupaten diikuti oleh 317 siswa dari jenjang MI, MTs, dan MA. Dari hasil seleksi, terpilih tiga peserta terbaik dari setiap bidang yang akan mewakili Meranti di tingkat Provinsi Riau pada 2–3 Oktober 2025 di Pekanbaru.
Total kontingen terdiri dari 33 peserta, 11 komite, dan 25 official, sehingga keseluruhan berjumlah 69 orang. Mereka dijadwalkan berangkat pada 1 Oktober 2025 melalui jalur laut dari Pelabuhan Gogok menuju Siak, kemudian melanjutkan perjalanan darat ke Pekanbaru.
Mengusung jargon “Berilmu, Beriman, Berinovasi – OMI 2025 Madrasah Hebat Meranti Berjaya”, kontingen Meranti diharapkan mampu meraih prestasi dan melaju hingga tingkat nasional. Bupati Asmar juga menekankan pentingnya sinergi antara siswa, guru, dan orang tua dalam memajukan pendidikan madrasah.
Pembiayaan keberangkatan kontingen ditopang oleh iuran madrasah se-Kabupaten Meranti serta donasi dari berbagai pihak, termasuk Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Selatpanjang.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan semangat tinggi dari seluruh peserta. Masyarakat Meranti turut memberikan dukungan moral dan berharap para duta madrasah dapat membawa pulang prestasi terbaik bagi daerah.
mereka.****
Editor…zamri.






Acara ini mendapat perhatian khusus dari jajaran Polda Riau. Hadir langsung Wakapolda Riau Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han. bersama sejumlah pejabat utama Polda Riau, di antaranya Karo Ops Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M., Dir Samapta Kombes Pol Syahral M. Said, S.I.K., Dir Reskrimsus Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, S.I.K., Dansat Brimobda Kombes Pol I Ketut Adi Wibawa, S.I.K., serta Kabag Binops Roops AKBP Dodi Wirawijaya, S.I.K.
Dari jajaran Polres Indragiri Hilir, kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., didampingi Wakapolres Kompol Rizki Hidayat, S.E., S.I.K., M.H., para pejabat utama, perwira, bintara, hingga personel Batalyon C Brimobda Polda Riau.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan dimulai dengan TFG yang berfungsi untuk memetakan potensi kerawanan, meningkatkan koordinasi antar-unit, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan gangguan kamtibmas.
Selanjutnya, personel mengikuti Simulasi Pengamanan Mako (SISPAMMAKO), guna melatih respon cepat menghadapi ancaman terhadap markas kepolisian. Latihan ini menekankan pada kesiapsiagaan jalur evakuasi, sistem pengamanan berlapis, hingga pembagian peran dalam kondisi darurat.
Kegiatan ditutup dengan Simulasi Pengamanan Unjuk Rasa (SISPAMUNRAS). Dalam simulasi ini, personel dilatih teknik negosiasi, pengendalian massa, hingga penggunaan peralatan sesuai standar prosedur dengan pendekatan humanis, agar aksi unjuk rasa dapat ditangani secara aman dan tertib.
Wakapolda Riau Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo S.H,M.Han menegaskan bahwa pelatihan semacam ini sangat penting dalam menjaga profesionalisme dan kesiapan aparat. “Kegiatan ini sangat bagus, karena mampu meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi situasi darurat maupun dinamika di lapangan dengan tepat dan terukur,” ujar Wakapolda.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H, S.I.K, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan langkah, meningkatkan koordinasi, serta menguji kesiapan personel dan peralatan sebelum diterapkan dalam situasi nyata di lapangan.



