sidik24jam. MERANTI – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, melaksanakan kegiatan Advokasi Program Dekat (Daerah Suku Adat Terpencil) di Halaman Taman Kanak-kanak Nava Dhammasheka Kasih Maitreya, Desa Beting, Kecamatan Rangsang Pesisir, Minggu (12/10/2025) pagi.
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemerataan layanan pendidikan anak usia dini, khususnya bagi anak-anak di wilayah terpencil dan komunitas suku adat.
Dalam sambutannya, Hj. Ismiatun menegaskan bahwa Program Dekat merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak di Kepulauan Meranti, tanpa terkecuali.
“Kami berharap kepada bunda-bunda yang hadir agar mengajak saudara, tetangga, dan anak-anak lainnya yang belum masuk PAUD untuk segera bergabung. Ini penting, karena setiap anak berhak memperoleh pendidikan sejak dini. Jika tidak melalui PAUD terlebih dahulu, anak akan sedikit kesulitan saat masuk SD,” ujar Hj. Ismiatun.
Lebih lanjut, Bunda PAUD Meranti itu juga menekankan bahwa PAUD bukan sekadar tempat bermain, melainkan fondasi penting bagi pembentukan karakter dan kemandirian anak sejak usia dini.
“Di PAUD, anak-anak tidak hanya bermain. Mereka juga belajar, berani tampil, dan mulai diajarkan untuk mandiri oleh para guru,” tambahnya.
Selain advokasi pendidikan, kegiatan ini turut dirangkai dengan senam bersama, pembagian Kartu Identitas Anak (KIA), pemberian susu bergizi, serta kegiatan belajar dan bernyanyi bersama anak-anak.
Melalui Program Dekat, pemerintah daerah berkomitmen memperluas akses layanan pendidikan anak usia dini bagi anak-anak di wilayah suku adat terpencil.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong terciptanya kesetaraan dan pemerataan pendidikan di seluruh pelosok Kabupaten Kepulauan Meranti secara berkelanjutan.***
sidik24jam. MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar rapat pembahasan terkait usulan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah terpencil, Jumat (10/10/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Kuning, Kantor Bupati Kepulauan Meranti.
Rapat ini dipimpin oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Meranti, Ifwandi, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Tim Satgas Percepatan dan Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis Kabupaten Kepulauan Meranti.
Agenda utama rapat membahas rencana pembentukan 36 titik SPPG terpencil yang akan tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung percepatan dan pemerataan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah tersebut.
Dorong Pemerataan Gizi hingga Wilayah Terpencil
Dalam sambutannya, Ifwandi menegaskan bahwa pembentukan SPPG di daerah terpencil merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah sulit dijangkau, dapat menikmati manfaat program makan bergizi gratis.
“Melalui pembentukan SPPG terpencil ini, kita ingin memastikan masyarakat di wilayah terpencil dapat merasakan manfaat program makan bergizi gratis. Ini bukan hanya tentang gizi, tetapi juga tentang pemerataan pelayanan,” ujar Ifwandi.
Lebih lanjut, Ifwandi menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, kecamatan, hingga desa dalam pelaksanaan program ini. Ia juga mendorong keterlibatan lembaga ekonomi lokal seperti BUMDes dan koperasi untuk memperkuat implementasi di lapangan.
Percepatan Pembentukan SPPG untuk Pemerataan Gizi
Sementara itu, Suryani, selaku Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Kepulauan Meranti, menyampaikan bahwa percepatan pembentukan SPPG merupakan langkah strategis dalam memastikan program makan bergizi gratis menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“SPPG terpencil di Kabupaten Kepulauan Meranti akan dibentuk di 36 titik. Target kami, seluruhnya rampung pada November dan segera beroperasi agar pemerataan program makan bergizi gratis dapat berjalan optimal,” jelas Suryani.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan SPPG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga diharapkan mampu mendorong ekonomi lokal, dengan melibatkan BUMDes dan Koperasi dalam kegiatan operasional sehari-hari.
“Kami berharap seluruh instansi terkait dapat memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan percepatan program ini, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan secara merata oleh masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti,” pungkasnya.
Turut hadir para asisten dan staff ahli, kepala OPD, camat dan mitra SPPG.***
sidik24jam. Meranti, – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan jajaran Polres Kepulauan Meranti. Dua personelnya berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih juara dalam ajang penghargaan tingkat Polda Riau tahun 2025.
Brigadir Khairi, Bhabinkamtibmas Desa Sendaur dan Desa Kayu Ara, Polsek Rangsang, berhasil meraih Juara II Green Policing Award Bhabinkamtibmas.
Sementara Aiptu Andri Kurniawan, Bhabinkamtibmas Desa Kedabu Rapat, Polsek Rangsang, juga menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara II kategori Awak Satkamling Binaan Terbaik.
Kegiatan ini ditaja oleh Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Riau sebagai bentuk apresiasi kepada personel Polri dan masyarakat yang berperan aktif dalam menjaga keamanan serta melestarikan lingkungan di wilayah hukum Polda Riau.
Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan SIK MH MHum, pada apel apresiasi yang berlangsung di Halaman Mako Polda Riau, Rabu (8/10/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Brigadir Khairi menerima sertifikat penghargaan dan paket umrah, sedangkan Aiptu Andri Kurniawan memperoleh sertifikat penghargaan beserta uang pembinaan.
Ajang Green Policing Award 2025 diikuti oleh sebanyak 128 peserta yang berasal dari seluruh Polsek di jajaran Polda Riau. Setelah melalui proses seleksi dan penilaian, terpilih 12 personel terbaik yang berhasil meraih penghargaan.
Juara I diraih oleh Bhabinkamtibmas dari Polresta Pekanbaru, sementara Brigadir Khairi dari Polsek Rangsang, Polres Kepulauan Meranti, berhasil menempati posisi Juara II.
Adapun untuk kategori Awak Satkamling Binaan, diikuti oleh 10 peserta dari seluruh jajaran Polda Riau. Juara I diraih oleh Polres Rokan Hulu, Juara II oleh Polres Kepulauan Meranti, dan Juara III oleh Polres Pelalawan.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian dua anggotanya tersebut.
“Keberhasilan Brigadir Khairi dan Aiptu Andri Kurniawan menjadi kebanggaan bagi Polres Kepulauan Meranti. Ini membuktikan bahwa personel kami memiliki semangat tinggi untuk terus berkarya dan berinovasi, baik dalam mendukung program Polri peduli lingkungan maupun dalam membina masyarakat melalui Satkamling yang aktif dan produktif,” ujar AKBP Aldi.
Ia menambahkan, prestasi ini menjadi dorongan bagi seluruh anggota untuk semakin bersemangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami ingin semangat dan dedikasi mereka menjadi contoh bagi personel lainnya. Polri hadir tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai penggerak perubahan positif di tengah masyarakat,” tutupnya.****
Batu Bara||sidik24jam.com. Pesta Rakyat yang bekerja sama dengan pasar malam Beo’s Star Funland merubah Suasana Lapangan Sei Bejangkar,Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara,malam berubah menjadi lautan hiburan sekaligus ajang cari bakat dan semangat rakyat. Ratusan warga tumpah ruah menyaksikan pembukaan Festival Dangdut Akustik 2025,yang diselenggarakan oleh PAS (Persatuan Agen Sei Bejangkar) dalam rangkaian acara Pesta Rakyat bersama Beo’s Star Funland.
Pesta Rakyat yang megah ini secara resmi dibuka pada Senin (06/10/2025), dengan menampilkan nuansa panggung cari bakat rakyat dan menampilkan kemampuan bakat yang dimiliki oleh peserta festival yang penuh warna,iringan musik akustik yang menggoda telinga,dan semangat pengunjung yang luar biasa.
Festival ini digagas dan diselenggarakan oleh Persatuan Agen Sei Bejangkar (PAS) dibawah kepemimpinan ketua Erfianto,dengan Drs.Idris sebagai Ketua Panitia pelaksana dan Penyelenggara. Ajang ini menjadi momen bagi peserta festival untuk menunjukkan bakat-bakat lokal di Batu Bara untuk menampilkan kemampuan di dunia tarik suara, khususnya di genre musik dangdut yang begitu melekat di hati masyarakat.
Dalam sambutan Ketua PAS Erfianto menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan,melainkan bentuk nyata kebersamaan,kreativitas,dan solidaritas bersama Persatuan Agen Sei Bejangkar untuk mencari bakat-bakat anak bangsa didunia musik dangdut di kabupaten batu bara.
“Kami ingin menghadirkan panggung ajang cari bakat bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat dan ekspresi seni mereka.Festival ini adalah milik semua warga dan wadah untuk berkumpul,bersatu,dan bergembira” ujar Erfianto dengan penuh semangat.
Sementara itu,Ketua Panitia Drs.Idris menambahkan bahwa Festival Dangdut Akustik ini diikuti oleh 51 peserta audisi dari berbagai Desa di wilayah Kabupaten Batu Bara dan juga luar kota seperti dari kota Tanjung Balai,Asahan,Tebing Tinggi dan Medan, Masing-masing peserta diwajibkan membawakan dua lagu wajib dan satu lagu bebas pilihan peserta yakni Untuk kategori peserta perempuan lagu wajib yang harus dibawakan adalah “Perempuan Terpaksa” sedangkan untuk peserta laki-laki lagu wajibnya “Menari di Atas Luka” dan Satu lagu tambahan bersifat bebas,memberikan ruang bagi peserta untuk menunjukkan bakat vokal dan gaya tampilan pada panggung masing-masing.
Drs.Idris menjelaskan bahwa penilaian festival akan meliputi aspek vokal, penghayatan lagu, penguasaan lirik, penampilan,serta kekompakan aransemen akustik.
“Kami ingin menjaga orisinalitas dangdut, tapi dengan sentuhan kreatif yang segar melalui konsep akustik. Inilah bentuk penghormatan terhadap musik dangdut yang terus berkembang mengikuti perkembangan zaman” ujar Idris.
Selain menjadi ajang adu bakat,kegiatan ini juga menjadi momen pemersatu masyarakat dan penggerak sistem ekonomi lokal,Pedagang UMKM,pelaku seni,hingga komunitas muda ikut ambil bagian dalam kemeriahan acara yang berlangsung penuh keceriaan.
Menurut panitia,tujuan utama Festival Dangdut Akustik yang diselenggarakan Persatuan Agen Sei Bejangkar (PAS) adalah: Menumbuhkan semangat kebersamaan dan persaudaraan antar warga melalui seni dan musik,Mendorong munculnya talenta baru di bidang tarik suara,khususnya di wilayah Batu Bara,Melestarikan budaya dangdut Indonesia dengan kemasan yang modern dan kreatif, Meningkatkan geliat ekonomi masyarakat lewat partisipasi UMKM dan pelaku seni dan hiburan lokal dalam ajang Pesta Rakyat Beo’s Star Funland.
Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, Festival Dangdut Akustik ini diprediksi akan menjadi ikon hiburan tahunan di Sei Bejangkar,Deru tepuk tangan penonton dan sorakan meriah menjadi bukti bahwa musik dangdut masih menjadi denyut nadi kehidupan rakyat didunia permusikan tanah air.
Pesta Rakyat Beo’s Star Funland bukan hanya tentang hiburan,tetapi juga tentang persatuan menjadi kebanggaan,dan cinta terhadap kearifan budaya lokal, melalui festival dangdut Akustik,PAS Sei Bejangkar telah membuktikan bahwa harmonisasi bisa lahir dari nada-nada akustik di bawah langit kabupaten Batu Bara.(A.Nduru)
sidik24jam. Meranti — Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, secara resmi meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 07 Tebing Tinggi, Jalan Rintis, Selatpanjang Timur, Senin (6/10). Peluncuran ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, Kepala Dinas Pendidikan, Camat Tebing Tinggi, Kadis Kominfo, serta para pimpinan OPD lainnya 6 Oktober 2025.
Acara dimulai dengan pemberian makanan bergizi kepada para siswa yang dilakukan langsung oleh Bupati Asmar bersama Kapolres. Setelah itu, rombongan meninjau fasilitas dapur MBG dan ruang kelas di sekolah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Asmar menegaskan pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan dapur penyedia makanan bagi anak-anak. “Saya minta agar fasilitas dapur yang sudah dibuat dipastikan kebersihan dan keamanannya. Kita harus memastikan makanan yang diberikan kepada siswa aman dan layak konsumsi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar kasus makanan basi yang pernah terjadi di daerah lain tidak terulang di Meranti. “Jika sampai ada temuan makanan basi, kerja sama dengan dapur tersebut akan langsung kami putus. Meranti sudah memiliki empat dapur aktif dengan total pelayanan mencapai 500 ribu orang, dan semua harus memenuhi standar,” tegas Bupati.
Program MBG merupakan inisiatif nasional Pemerintah Pusat yang bertujuan meningkatkan gizi dan kesehatan masyarakat, khususnya anak usia PAUD hingga SMA/SMK, serta ibu hamil dan menyusui. Program ini diharapkan dapat memastikan asupan gizi yang cukup bagi anak-anak, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memberdayakan pelaku UMKM lokal sebagai penyedia makanan bergizi yang terjamin mutu dan kehalalannya.
Pelaksanaan MBG dilakukan melalui Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang bekerja sama dengan UMKM mitra dapur. Pengawasan program melibatkan lintas kementerian, termasuk Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Kementerian Keuangan. Setiap dapur mitra diwajibkan memiliki sertifikat halal guna menjamin mutu dan kehalalan makanan.
Dengan peluncuran program MBG di SDN 07 Tebing Tinggi ini, Kepulauan Meranti menjadi salah satu daerah yang aktif mendukung program nasional untuk mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan unggul demi Indonesia Emas 2045.****
sidik24jam. Meranti – Dalam upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, meninjau dan mengecek langsung kondisi Pos Siskamling di Desa Alahair Timur, Sabtu (4/10/2025) malam.
Kegiatan peninjauan berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB di Jalan Bambu, Desa Alahair Timur, Kecamatan Tebingtinggi. Kapolres hadir bersama Katim Raga Polres Ipda Hendi Yanto SH, serta Tim Raga Polres Kepulauan Meranti.
Dalam kesempatan itu, AKBP Aldi disambut hangat oleh anggota Linmas dan warga yang sedang melaksanakan ronda malam. Ia kemudian melakukan pengecekan terhadap sarana dan prasarana pendukung keamanan, seperti buku mutasi ronda, alat komunikasi, lampu penerangan, serta peralatan keamanan lainnya.
Usai pengecekan, Kapolres memberikan arahan kepada anggota Linmas dan warga yang hadir mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama. Menurutnya, keberadaan pos siskamling merupakan bentuk nyata sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif.
“Kami sangat mengapresiasi semangat warga dan anggota Linmas yang masih aktif melaksanakan ronda malam. Dengan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari gangguan kamtibmas,” ujar AKBP Aldi.
Kapolres juga memberikan motivasi kepada para petugas ronda agar tetap bersemangat menjalankan tugas meskipun dengan fasilitas terbatas. Ia mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan seperti pencurian, peredaran narkoba, dan tindak kriminal lainnya.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama, kemudian Kapolres beserta rombongan melanjutkan patroli wilayah guna memastikan situasi keamanan tetap terjaga.
Hingga pukul 22.30 WIB, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif.***
sidik24jam. Meranti – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Kepulauan Meranti bersama jajaran Polsek aktif menjalin silaturahmi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pemuda di wilayah hukumnya. Kegiatan ini merupakan langkah strategis Polri untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, memimpin langsung kegiatan silaturahmi tersebut pada Jumat (3/9/2025), bertempat di Coffee & Resto Harsa, Selatpanjang. Ia didampingi KBO Sat Intelkam Ipda Mada Surya dan Kanit II Sat Intelkam Ipda Yosef Hendrawan SH.
”Silaturahmi ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, kami bisa mendengar langsung aspirasi, keluhan, dan masukan dari warga,” ujar AKBP Aldi.
Kapolres juga menjelaskan bahwa silaturahmi seperti ini sangat penting untuk membangun kemitraan yang kuat antara polisi dan masyarakat. Tujuannya agar masyarakat lebih proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan dan tidak ragu melaporkan potensi gangguan kamtibmas.
Pada hari yang sama, jajaran Polsek di bawah wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti juga menggelar kegiatan serupa di masing-masing wilayah, dengan sasaran dan pendekatan yang menyesuaikan karakteristik lokal.
Polsek Tebing Tinggi, dipimpin oleh Kapolsek IPTU Daniel Bakara, melaksanakan pertemuan di Kedai Kopi Berkah Jaya, Jl. Tebing Tinggi, Selatpanjang. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diimbau agar tidak segan memberikan informasi terkait potensi gangguan kamtibmas, sekecil apapun itu.
Polsek Tebing Tinggi Barat, dipimpin oleh Kapolsek IPTU Iskandar Nopianto, melakukan silaturahmi di Warung Makan Ame, Desa Alai. Sasaran utama kegiatan ini adalah para tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama. Diskusi difokuskan pada identifikasi potensi konflik sosial, adat, dan keagamaan serta strategi pencegahannya.
Polsek Rangsang, dipimipin Kapolsek IPDA D. Turnip SE, mengunjungi Ketua GP Ansor Kecamatan Rangsang, H. Ulya, di Desa Dwi Tunggal. Silaturahmi ini bertujuan memperkuat sinergi dengan tokoh agama dalam menjaga situasi yang aman dan damai.
Polsek Merbau, dipimpin oleh Kapolsek AKP Jimmy Andre SH MH, mengunjungi tokoh masyarakat di Jalan A. Yani, Teluk Belitung, Kecamatan Merbau. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung upaya Polri dalam menjaga kondusifitas wilayah.
Kapolres menambahkan, bahwa kegiatan silaturahmi ini bukan hanya sekadar pertemuan, tetapi juga sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan. Ia berharap, kegiatan ini bisa meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam memelihara kamtibmas.
”Kami ingin masyarakat merasa lebih aman dan nyaman dengan kehadiran Polri. Partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat kami harapkan untuk mewujudkan lingkungan yang damai dan tertib,” tutup AKBP Aldi.***
sidik24jam. BATAM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) Kota Batam.
MoU ini berisi tentang kerjasama pendidikan tinggi dalam hal pengembangan Sumber daya manusia (SDM) serta pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Penandatanganan itu dilakukan antara Bupati Kepauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar dengan Rektor UNRIKA, Prof. Dr. Hj. Sri Langgeng Ratnasari, di Ruang Rapat UNRIKA Kota Batam, Jumat (3/10/2025) siang.
Bupati Asmar, dalam sambutannya megungkapkan bahwa sebelumnya Pemkab Kepulauan Meranti telah melakukan kerjasama dengan banyak Universitas Nasional. Namun baru kali ini melakukan kerjasama dengan Universitas yang berstandar Internasional, yang menggunakan kurikulum yang berbasis industri dan global.
Dia berharap penandatanganan MoU ini bukan sekedar seremonial, akan tetapi memberikan dampak nyata bagi kedua belah pihak, baik dalam meningkatkan kualitas pendidikan SDM dan juga peningkatan kolaborasi penelitian dan pengabdian masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.
Disamping itu, MoU ini dilakukan sebagai upaya peningkatan pembangunan dan kinerja Catur Dharma perguruan tinggi, serta untuk memberdayakan potensi dan peranan dalam rangka meningkatkan fungsi kepemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik di Kepulauan Meranti.
“Tentunya kesempatan ini tidak akan kami lewatkan, segera kita tindaklanjuti menjadi Perjanjian Kerjasama demi mewujudkan generasi Kepulauan Meranti yang Unggul. Semoga membawa manfaat yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak,” ujar Asmar.
Sebelumnya, Rektor Unrika Prof. Dr. Hj. Sri Langgeng Ratnasari melalui Wakil Rektor III, Dr. Darul Aman Harahap, menawarkan berbagai program studi Sarjana dan Magister seperti Sistem Informasi, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Manajeman, Ilmu Hukum, Arsitektur, Teknik Mesin, dan Pendidikan.
Selain itu, kampus bertaraf internasional ini juga menawarkan program Beasiswa KIP dan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk percepatan studi, serta program pengembangan softskill serta informasi lowongan kerja melalui CEDC.
“Mudah-mudahan kita semua bisa ikut mengembangkan potensi sumber daya manusia masyarakat Kepulauan Meranti maupun bagi UNRIKA itu sendiri,” ujar Prof. Sri Langgeng.
Hadir dalam acara tersebut, jajaran Wakil Rektor, Dekan, Kepala Prodi, dan Civitas Akademika Unrika. Turut hadir mendampingi Bupati Asmar, Kabag Kesra Syafrizal, Kabag Hukum Maizathul Baizura, Kabag Prokopim Alfian, Kabag Tata Pemerintahan Edi Susanto, dan Plt Kabag Umum Hardian.***
Sidik24jam. Meranti – Polres Kepulauan Meranti, Riau, kembali melaksanakan kegiatan Jumat Curhat sebagai wadah silaturahmi dan dialog bersama masyarakat. Kali ini, kegiatan digelar bersama Persatuan Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di Vihara Sejahtera, Jalan Ahmad Yani, Selatpanjang Kota, Jumat (3/10/2025) pagi.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasiwas Polres Kepulauan Meranti AKP Herry Juana Putra SH, Ps. Kasat Polairud Iptu Abdul Roni SH, Kanit III Sat Intelkam Aiptu Bobben J. Rikardo, anggota PSMTI, serta personel Polres Kepulauan Meranti.
Dalam kesempatan itu, AKP Herry Juana Putra menegaskan komitmen Polres Kepulauan Meranti untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah setempat. Ia juga mengajak PSMTI berperan aktif dalam membantu menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Kami berharap apabila ada permasalahan atau situasi yang tidak kondusif, masyarakat dapat segera menghubungi Polres Kepulauan Meranti,” ungkapnya.
Pihak PSMTI menyampaikan beberapa keresahan masyarakat, diantaranya keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dinilai meresahkan warga, meningkatnya kasus pencurian di Selatpanjang, serta seringnya pemadaman listrik oleh PLN yang membuat aktivitas masyarakat terganggu.
Menanggapi hal itu, Kanit III Sat Intelkam Polres Kepulauan Meranti, Aiptu Bobben J. Rikardo, menjelaskan bahwa penanganan ODGJ bukan kewenangan Polres, namun pihak kepolisian siap membantu meneruskan laporan tersebut kepada Dinsos dan Satpol PP.
Terkait kasus pencurian, ia memastikan Polres Kepulauan Meranti akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat hingga tuntas.
“Kami sangat terbantu dengan informasi yang disampaikan. Jika ada temuan kasus, segera laporkan ke Polres agar bisa langsung ditindaklanjuti,” ujarnya.
Sementara itu, mengenai keresahan masyarakat terkait pemadaman listrik, Polres Meranti berkomitmen akan berkoordinasi dengan pihak PLN guna mencari solusi terbaik.
Kegiatan Jumat Curhat tersebut berlangsung sekitar satu jam dan ditutup dengan sesi foto bersama. Selama kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.***
sidik24jam. MERANTI – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, melalui Koordinator PAUD Holistik Integratif, Sriyana, menghadiri pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan dan Bunda PAUD Desa se-Kecamatan Tebingtinggi Barat. Acara berlangsung di Aula Kantor Camat Tebingtinggi Barat, Rabu (1/10/2025).
Dalam sambutannya, Sriyana menekankan pentingnya peran Bunda PAUD dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kepulauan Meranti. Ia mengajak para Bunda PAUD untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam membangun kesadaran serta partisipasi masyarakat.
“Sebagai Bunda PAUD, kita memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi masa depan yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia,” ujar Sriyana yang juga istri Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil.
Melalui pengukuhan ini, diharapkan Bunda PAUD Kecamatan dan Desa dapat menjalankan peran secara lebih efektif dalam mendukung kemajuan pendidikan anak usia dini, khususnya di Kecamatan Tebingtinggi Barat.
Sriyana juga mengingatkan pentingnya sinergi antara Bunda PAUD, pemerintah daerah, dan masyarakat agar upaya peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini dapat berjalan optimal.
“Mari bersama-sama kita tingkatkan kualitas pendidikan sekaligus menjadi teladan bagi anak-anak usia dini,” pesannya.
Turut hadir dalam acara tersebut Camat Tebingtinggi Barat, Muhammad Nazir, jajaran Upika Kecamatan, para kepala desa, serta pengurus PAUD se-Kecamatan Tebingtinggi Barat.”**”