![]()
sidik24jam. MERANTI – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat polairud) Polres meranti terus menunjukkan kepedulian kepada masyarakat pesisir melalui Program Kapolda Riau yaitu, JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat). Pada senin (29/9/2025) pagi.
Kegiatan berlangsung di Desa Batang Meranti Kecamatan Pulau Merbau Kabupaten Kep Meranti, sekira pukul 08:00 Wib, Satpolairud Polres Meranti Melaksanakan Kegiatan Sosial Program Jelajah Riau Untuk Rakyat (JALUR) terhadap masyarakat Pesisir di Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Dinas Sosial.
Dengan menggunakan Kapal Motor Polairud, personel Satpolairud bertolak menuju Desa Batang Meranti untuk menyalurkan paket sembako kepada warga nelayan dan masyarakat setempat, sekaligus memberikan pelayanan kesehatan.
Setibanya di lokasi pada pukul 08.00 WIB, petugas menyerahkan paket sembako kepada masyarakat pesisir. Masing-masing paket berisikan beras premium 5 kg, teh 1 kotak, mie 8 bungkus, minyak goreng 1 liter, dan alat tulis seperti buku, pena, pensil, dan penghapus.
Selain bantuan sembako, masyarakat juga mendapatkan layanan kesehatan berupa pengecekan tensi darah serta pemberian vitamin yang dilakukan oleh SiDokkes Polres Kepulauan Meranti.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK melalui Kasat Polairud Iptu Abdul Roni,S.H mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri sekaligus mendukung program ketahanan pangan laut.
“Program ini hadir sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat pesisir yang aksesnya terbatas terhadap fasilitas medis,” jelas Iptu Abdul Roni.
kegiatan ini merupakan implementasi nyata Polri Presisi dalam menjawab kebutuhan masyarakat pesisir, baik di bidang sosial, kesehatan, maupun lingkungan.
Iptu Abdul Roni menjelaskan, program Jalur sendiri terdiri dari berbagai kegiatan, yakni Peduli Ekonomi Masyarakat, Pustaka Apung, Sambang Nusa, dan Klinik Apung.
Dengan adanya Program Jalur yang di luncurkan oleh Bapak Kapolda Riau untuk menjangkau masyarakat pesisir yang terisolir merasa terbantu dengan hadir nya Polisi ditengah masyarakat dengan memberikan bantuan alat tulis, paket sembako dan pelayanan masyarakat.
Selain itu, Kegiatan ini juga menggambarkan strategi komunikasi Polri yang mengarah pada pendekatan humanis, solutif, dan kolaboratif. Polres Kepulauan Meranti tidak hanya membina keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membangun hubungan emosional dan sosial yang erat sebagai bukti nyata _Polri untuk masyarakat_.
“Ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun hubungan emosional dan sosial dengan masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan berakhir sekira pukul 13.00 Wib, Selama kegiatan berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman dan terkendali****
Editor….zamri.





Acara ini mendapat perhatian khusus dari jajaran Polda Riau. Hadir langsung Wakapolda Riau Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han. bersama sejumlah pejabat utama Polda Riau, di antaranya Karo Ops Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K., M.M., Dir Samapta Kombes Pol Syahral M. Said, S.I.K., Dir Reskrimsus Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, S.I.K., Dansat Brimobda Kombes Pol I Ketut Adi Wibawa, S.I.K., serta Kabag Binops Roops AKBP Dodi Wirawijaya, S.I.K.
Dari jajaran Polres Indragiri Hilir, kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., didampingi Wakapolres Kompol Rizki Hidayat, S.E., S.I.K., M.H., para pejabat utama, perwira, bintara, hingga personel Batalyon C Brimobda Polda Riau.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan dimulai dengan TFG yang berfungsi untuk memetakan potensi kerawanan, meningkatkan koordinasi antar-unit, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan gangguan kamtibmas.
Selanjutnya, personel mengikuti Simulasi Pengamanan Mako (SISPAMMAKO), guna melatih respon cepat menghadapi ancaman terhadap markas kepolisian. Latihan ini menekankan pada kesiapsiagaan jalur evakuasi, sistem pengamanan berlapis, hingga pembagian peran dalam kondisi darurat.
Kegiatan ditutup dengan Simulasi Pengamanan Unjuk Rasa (SISPAMUNRAS). Dalam simulasi ini, personel dilatih teknik negosiasi, pengendalian massa, hingga penggunaan peralatan sesuai standar prosedur dengan pendekatan humanis, agar aksi unjuk rasa dapat ditangani secara aman dan tertib.
Wakapolda Riau Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo S.H,M.Han menegaskan bahwa pelatihan semacam ini sangat penting dalam menjaga profesionalisme dan kesiapan aparat. “Kegiatan ini sangat bagus, karena mampu meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi situasi darurat maupun dinamika di lapangan dengan tepat dan terukur,” ujar Wakapolda.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H, S.I.K, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan langkah, meningkatkan koordinasi, serta menguji kesiapan personel dan peralatan sebelum diterapkan dalam situasi nyata di lapangan.




