Ambon,Metro Reportase,com-22 Juli 2025 TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX Ambon turut ambil bagian dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Poltekkes Kemenkes Maluku sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan landasan utama setiap perguruan tinggi di Indonesia, yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Ketiga pilar ini menjadi fondasi dalam membentuk insan akademik yang unggul dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Sebagai wujud komitmen terhadap nilai-nilai tersebut, Komandan Lantamal IX Ambon, Brigjen TNI (Mar) Suwandi, menugaskan Kapten Laut (K) Agus Wijaya selaku Dosen Kesehatan Matra Laut untuk menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.
Dalam materinya, Kapten Agus Wijaya menekankan pentingnya bela negara bagi mahasiswa sebagai generasi muda dan agen perubahan. Ia menyampaikan bahwa semangat bela negara tidak hanya sebatas pemahaman terhadap wawasan kebangsaan, tetapi juga harus tercermin dalam sikap aktif menjaga keutuhan dan kedaulatan negara.
“Sebagai mahasiswa di bidang kesehatan, kalian memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Jadilah tenaga kesehatan yang profesional dan berdedikasi demi Indonesia yang lebih sehat dan kuat,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret Lantamal IX Ambon dalam mendukung sinergi antara dunia pendidikan dan institusi pertahanan dalam membentuk karakter dan wawasan kebangsaan generasi muda Indonesia.
Ambon Sidik24jam,com-18Juli2025.
Terkait dengan kondisi saat ini, PT Pelni telah melakukan berbagai langkah antisipatif. Seluruh kapal Pelni sudah dipersiapkan dengan baik. Seperti biasa, setiap tahun kapal-kapal kami menjalani proses docking sesuai regulasi yang berlaku hal itu diungkapkan oleh Kepala Cabang PT Pelni di Ambon adalah Marthyn Heryanto diruang kerjanya.
Proses docking dijadwalkan secara strategis, yakni sebelum atau sesudah perayaan besar seperti Natal dan Lebaran. Dengan begitu, kondisi kapal tetap terjaga dalam keadaan stabil. Durasi docking sendiri tergantung dari kondisi masing-masing kapal—bisa cepat atau memerlukan waktu lebih lama.
Dalam menghadapi cuaca, kami terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak otoritas pelabuhan dan BMKG. Informasi cuaca kami terima langsung dari pusat, baik melalui BMKG maupun langsung ke kapal, sehingga kami dapat mengambil keputusan cepat dan tepat.
Untuk kapal perintis, apabila kondisi cuaca dianggap tidak aman, maka kami akan melarang kapal tersebut berlayar demi keselamatan. Meski kapal Pelni umumnya tetap bisa berlayar dalam kondisi cuaca buruk, namun bila situasinya sudah masuk kategori ekstrem, maka pelayaran juga akan ditunda atau dibatalkan.
Kami mengimbau kepada seluruh penumpang untuk membawa perlengkapan pribadi secukupnya, termasuk obat-obatan pribadi, mengingat cuaca yang tidak menentu saat ini. Hindari membawa barang bawaan yang berlebihan demi kenyamanan dan keamanan selama perjalanan.
Kami juga mengimbau agar penumpang membeli tiket hanya melalui agen resmi. Pastikan nama yang tertera pada tiket sesuai dengan identitas penumpang, serta cantumkan nomor HP yang aktif. Hal ini penting agar jika terjadi perubahan jadwal pelayaran, kami dapat dengan mudah menginformasikannya kepada para penumpang “tuturnya.
Sidang sengketa gugatan perkara lingkungan hidup terhadap kawasan hutan antara Alainsi Jurnalis Penyelamat Lingkungan Hidup melawan Parman Fransiskus Situmorang sebagai Tergugat dan PT.Ruas Utama Jaya sebagai Turut Tergugat serta Menteri Kehutanan Republik Indonesia sebagai Turut Tergugat masuk agenda pokok perkara dengan pembacaan gugatan pada hari rabu, 30 juli 2025.
Bahwa lahan Perkebunan Kelapa Sawit yang dikuasai oleh TERGUGAT adalah terletak di Jalan Tomas kelurahan Tanjung Penyembal Kecamatan Sungai Sembilan Dumai Provinsi Riau dengan luas ± 700 (Tujuh Ratus) hektar.
PN Dumai sudah melakukan panggilan secara patut tetapi sampai dengan saat ini Tergugat tidak pernah hadir dalam persidangan,”ungkap Batara Mulia Harahap,S.H Seketaris Jendral Aliansi Jurnalis Penyelamat Lingkungan Hidup.
“Malah majelis hakim juga sudah memerintahkan panggilan umum kepada Tergugat sdr Parman Fransiskus Situmorang akan tetapi sampai dengan saat ini tetap yang bersangkutan tidak pernah hadir juga di persidangan,”jelas batara
Padahal di persidangan sebelumnya di PN Rokan Hilir dengan alamat dan nama Tergugat yang sama datang dengan diwakili oleh kuasa hukumnya, tetapi di PN Dumai kenapa yang bersangkutan tidak pernah hadir di persidangan kan aneh juga.
Dalam jadwal sidang kedepanya pihak PT.Ruas Utama Jaya dan Menteri Kehutanan Republik Indonesia akan hadir dan ikut serta dalam pemeriksaan perkara No:25/Pdt.Sus-LH/2025/PN Dum untuk memperkuat dalil gugatan kami sebagai Penggugat bahwa yang menjadi Objek Sengketa sampai dengan saat ini statusnya adalah merupakan kawasan hutan.
Karena kelapa sawit bukanlah merupakan jenis tanaman kehutanan. Sehingga tidak ada alasan menanam kelapa sawit dalam Kawasan Hutan.
Gugatan organisasi lingkungan hidup bidang kehutanan ini berlangsung di tengah gencarnya Satgas PKH (Satgas Penertiban Kawasan Hutan) melakukan penindakan terhadap pihak – pihak yang membangun kebun sawit dalam kawasan hutan tanpa izin.
Sebelumnya, terungkap kebocoran penerimaan negara hingga mencapai Rp.300 triliun dari kegiatan usaha kebun sawit ilegal dalam kawasan hutan selama ini,”tutup batara….Bersambung.(Team Redaksi)
Sidik24jam. MERANTI – Menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah berhasil membentuk 101 koperasi desa dan kelurahan ditambah 1 Koperasi Komunitas Adat Terpencil (KAT).
“Alhamdulillah, seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kepulauan Meranti sudah membentuk Koperasi Merah Putih,” kata Asmar usai mengikuti Peluncuran Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 Tahun 2025 oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Senin (21/7/2025) di Aula Kantor Bupati.
Asmar juga mengapresiasi Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kepulauan Meranti serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atas gerak cepat membantu dan mengkoordinir sehingga terbentuknya koperasi tersebut.
“Saya mengapresiasi dinas terkait yang sudah bekerja keras, sehingga instruksi presiden tentang pembentukan koperasi merah putih ini bisa kita laksanakan dengan baik,” ujarnya.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kepulauan Meranti, melalui Kepala Bidang Koperasi dan UMKM, Eko Priyono, M.Si, menambahkan saat ini telah ada 102 koperasi merah putih yang sudah memiliki badan hukum. Dengan rincian, 96 desa, 5 kelurahan dan ditambah 1 lembaga Komunitas Adat Terpencil (KAT).
“Untuk koperasi KAT ini memang ada instruksi mereka dari pusat untuk ikut serta. Dan hal ini kita dukung serta kita fasilitasi sebagai bentuk penghargaan kita,” sebut Eko.
Lebih jauh ia menjelaskan, 102 koperasi merah putih yang ada di Kepulauan Meranti tersebut sudah memiliki badan hukum per tanggal 28 Juni 2025.
“Kita dibantu oleh tiga orang notaris yang memiliki sertifikat Pejabat Pembuat Akta Koperasi (PPAK). Alhamdulillah semuanya lancar dan berjalan dengan baik,” jelasnya.
Eko juga menerangkan, sesuai semangat Inpres nomor 9 tahun 2025 itu, koperasi merah putih tidak hanya menjadi wadah produksi dan distribusi, tetapi juga untuk memotong rantai pasok, memberantas tengkulak dan rentenir, sera pemberdayaan petani, dan nelayan.
“Kita akan terus berupaya mengawal jalannya ke depan, agar perekonomian di desa bisa dibackup oleh koperasi ini dengan prinsip gotong royong, kekeluargaan dan kerakyatan,” ungkap Eko. ***
Sidik24jam.com – Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi telah menggelar rapat kerja dengan mitra kerjanya Dinas Pekerjaan Umum ( DPU) pada hari Selasa tanggal 15 Juli 2025 lalu, bertempat dilokasi di Aula Bidang SDA, Jalan Palabuhan II, Kota Sukabumi, Jawa Barat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi Drs.Dede Rukaya mengungkapkan, Bahwa alokasi anggaran Dinas PU pada Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan tahun 2025 mengalami penurunan dari anggaran murni sebelumnya. Meski demikian, DPU tetap memaksimalkan dana perubahan untuk fokus pada penanganan bencana.
“Alhamdulillah, rapat berjalan lancar. Anggaran kita memang turun, tapi akan kita optimalkan untuk program penanganan bencana. Saya juga menyinggung tantangan pembangunan akibat kelangkaan bahan baku material yang dipicu oleh pengetatan aturan terhadap pertambangan,”ujarnya.
Lebih lanjut, bahwa pihaknya mendukung tambang harus berizin, jangan lagi ada pembangunan dengan bahan baku yang tidak legal. Ini bagian dari komitmen menjaga kualitas dan keberlanjutan pembangunan.
“Meski ada kendala pasokan, penyedia barang dan jasa masih memiliki alternatif dari perusahaan tambang yang legal dan aktif.”Ungkapnya.
Lebih lanjut Dede Menambahkan,bahwa dari sisi pelaksanaan pihaknya menjelaskan, DPU Kabupaten Sukabumi telah menyelesaikan sekitar 75 persen paket pekerjaan konstruksi tahun 2025. Ia juga menyambut positif terbitnya Perpres terbaru terkait regulasi pengadaan konstruksi untuk proyek dengan nilai di bawah Rp400 juta.
“Kalau proyek seperti itu bisa sistem pengadaan langsung. Tidak perlu lelang panjang hingga 28 hari. Dengan pengadaan langsung, bisa selesai dalam 3 hari sampai satu minggu. Perihal daya serap anggaran Dinas PU saat ini berada di posisi pertengahan dibandingkan dinas lainnya, Sementara secara posisi anggaran, DPU lebih kecil dibandingkan Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi.”Tambahnya.
Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi Hamzah Gurnita dari Fraksi PKB mengungkapkan, bahwa, Raker dengan DPU ini berjalan lancar dan normative. Dalam raker ini masing-masing fraksi di Komisi II tampak menyampaikan hasil pengawasan terhadap realisasi APBD dari Januari hingga Juli 2025.
” DPU pun memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan capaian sementara serta rencana percepatan program kerja di sisa tahun berjalan. Saya masih menyikapi para mitra kerja yang masih minimalis atau sedikit yang menyerapakan anggaran sampai bulan juli 2025 ini dan memantaunya. “Ujarnya.
L anjutnya, pihaknya akan mengevaluasi kinerja mitra kerja DPU dalam proyek-proyek infrastruktur, baik dalam pengawasan proyek maupun proyek-proyek yang sedang berjalan dan memastikan bahwa mitra kerja mematuhi standar kualitas dan waktu yang telah ditentukan.Perencanaan proyek-proyek baru dan menentukan mitra kerja yang tepat untuk melaksanakan proyek tersebut.
“Dalam hal penganggaran kita membahas penganggaran untuk proyek-proyek yang akan dilaksanakan dan memastikan bahwa dana yang tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan proyek.Tentunya sesuai dengan DPA yang sudah ditentukan, ” ungkapnya.
Menurutnya, “Rapat kerja ini bertujuan untuk memastikan bahwa proyek-proyek infrastruktur yang dilaksanakan oleh DPU berjalan lancar, efektif, dan efisien, serta memenuhi standar kualitas yang diharapkan.”pungkasnya. (M RIZWAN)
Sidik24jamcom – Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Kelurahan Cicurug akan kembali menggelar kegiatan Donor Darah Triwulan III Tahun 2025 yang akan berlangsung pada Selasa, 29 Juli 2025, bertempat di Aula Kantor Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.
Mengusung tema “Setetes Darah, Sejuta Berkah untuk Sukabumi Mubarakah,” kegiatan ini dijadwalkan mulai pukul 08.15 WIB, dan terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat yang ingin turut berkontribusi menyelamatkan nyawa sesama.
Lurah Cicurug, Saep Purnama, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin kelurahan yang bertujuan tidak hanya untuk menjaga ketersediaan stok darah di wilayah Sukabumi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tapi juga gerakan moral. Setetes darah yang kita sumbangkan bisa menjadi harapan bagi mereka. Ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang sehat dan peduli,” ungkapnya, sabtu (19/07/225)
Aksi donor darah ini akan melibatkan kolaborasi antara Kelurahan Cicurug, Palang Merah Indonesia (PMI), perangkat RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Selain mendonorkan darah, peserta juga akan mendapatkan edukasi mengenai manfaat donor darah secara rutin bagi kesehatan pribadi dan masyarakat luas.
Kegiatan ini diharapkan dapat menarik antusiasme tinggi dari warga, mengingat pentingnya persediaan darah yang cukup di berbagai rumah sakit dan fasilitas kesehatan, terutama dalam kondisi darurat.
Ayo Jadi Bagian dari Gerakan Peduli Sesama!!!
Datang, donorkan darah Anda, dan jadilah pahlawan bagi mereka yang membutuhkan. Karena satu tetes darah yang Anda berikan, bisa menjadi nyawa yang diselamatkan. (M RIZWAN)
Sidik24jam.com – Dalam upaya memperkuat kerukunan dan toleransi antar umat beragama, sejumlah tokoh lintas agama berkumpul dalam sebuah forum dialog yang mengusung tema. “Forum Kerukunan Umat Beragama”.(FKUB) Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangun sinergi dalam menjaga persatuan dan keutuhan sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Acara yang digelar di Javanaspa Wisata Batu Tapak, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi ini dihadiri oleh pemuka agama Islam, Kristen, Katolik, dan FKUB, MUI Cidahu, Tokoh Agama, Fakar Hukum serta elemen masyarakat.
Konsolidasi ini bentuk kesepakatan bahwa toleransi bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata melalui kerja sama lintas iman dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan.
Drs. Yulius Fanumbi,.SH, yang juga sebagai pemilik Wisata Batu Tapak menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong kolaborasi strategis antara umat beragama dalam menghadapi tantangan sosial, termasuk penyebaran hoaks, radikalisme, hingga disintegrasi bangsa.
“Kami ingin memperlihatkan bahwa keberagaman bukan penghalang, melainkan kekuatan. Melalui konsolidasi ini, kita bisa saling menguatkan dan bersama menjaga perdamaian,” ujar Julius.
Sejumlah rekomendasi dihasilkan dari forum ini, antara lain perlunya pendidikan lintas agama sejak dini, penguatan forum komunikasi antar umat beragama (FKUB), serta keterlibatan aktif tokoh agama dalam menyuarakan nilai perdamaian dan anti-kekerasan.
Dengan semangat kebersamaan, para tokoh berharap kolaborasi ini bisa menjadi model nasional dalam membangun peradaban bangsa yang rukun, damai, dan saling menghargai perbedaan. (M RIZWAN)
Sidik24jam.com – Bupati Sukabumi H. Asep Japar didampingi Wakil Bupati H. Andreas menghadiri rapat Paripurna DPRD agenda pengambilan keputusan atas raperda tentang RPJMD Kabupaten Sukabumi tahun 2025-2029 dan penandatanganan nota kesepakatan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2025. Sidang berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (21/7/2025).
Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam sambutannya menjelaskan bahwa seluruh proses penyusunan perubahan KUA dan PPAS telah melalui pembahasan intensif antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
“Kesepakatan ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah bentuk tanggung jawab kolektif untuk memastikan program pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Penyesuaian KUA dan PPAS ini, lanjut Bupati, mengacu pada Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 tentang pedoman penyusunan APBD 2025. Setelah kesepakatan dicapai, pemerintah daerah akan menerbitkan surat edaran sebagai pedoman penyusunan perubahan RKA-SKPD dan DPA-SKPD.
Lebih dari sekadar dokumen administratif, RPJMD 2025-2029 yang disahkan ini merupakan tahapan pertama dari RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) 2025-2045. Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengusung tema besar “Peningkatan dan Penguatan Sosio Ekonomi serta Tata Kelola Pemerintahan di Sektor Unggulan” sebagai fondasi transformasi daerah menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami sadar, keberhasilan pembangunan tak hanya bergantung pada perencanaan tapi juga pada inovasi dan kolaborasi seluruh elemen pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, hingga komunitas,” ucapnya.
Bupati menegaskan komitmennya untuk tetap berada dalam koridor visi pembangunan nasional dan provinsi dengan sinergi antar sektor sebagai penggerak utama.
RPJMD ini juga menjadi instrumen penting untuk mewujudkan visi Sukabumi Mubarakah (maju, unggul, dan berbudaya dan berkah).
(M RIZWAN)
Sidik24jam.com – Bupati Sukabumi, H. Asep Japar memimpin langsung Rapat Dinas Bulan Juli 2025 yang digelar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (21/7/2025). Agenda rutin ini membahas evaluasi kinerja dan arah strategis pembangunan daerah ke depan.
Beberapa penandatanganan kerja sama turut dilakukan dalam rapat tersebut diantaranya, penandatanganan kerja sama antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dengan RSUD Palabuhanratu, RSUD Sekarwangi, dan RSUD Sagaranten terkait inovasi Bulir Air Mata (Ibu Melahirkan, Akta Kelahiran, dan Akta Kematian).
Penandatanganan kerja sama antara Disdukcapil dan RSUD Sekarwangi tentang pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK), data kependudukan, dan KTP elektronik dalam layanan Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK). Penandatanganan kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi terkait pemanfaatan NIK, data kependudukan, dan KTP elektronik dalam pelayanan lingkup tugas Disdik, dilanjutkan kerjasama antar dinas terkait penguatan peran perangkat daerah dalam implementasi penggunaan dana desa untuk ketahanan pangan.
Selain penandatanganan kerja sama, diserahkan pula penghargaan dari Kementerian Keuangan RI Pemerintah Kabupaten Sukabumi menerima piagam penghargaan sebagai peringkat ke-2 kategori Pemerintah Daerah Terbaik.
Acara dilanjutkan dengan ekspose kinerja oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Rapat dinas kali ini menjadi istimewa karena diselenggarakan bersamaan dengan peluncuran kelembagaan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Peluncuran dilakukan secara virtual serentak se-Indonesia dalam rangka Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 dan disaksikan melalui Command Center Setda Kabupaten Sukabumi.
Dalam arahannya, Bupati Asep Japar menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama pemerintah daerah pada tahun anggaran 2025/2026.
“Hari ini masyarakat menaruh harapan besar di bidang infrastruktur. Karena itu, kita harus fokus dan memprioritaskannya terlebih dahulu. Saya minta Dinas PU untuk benar-benar memusatkan perhatian pada sektor ini,” tegasnya.
Selain infrastruktur, Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan layanan di bidang kesehatan, pendidikan, dan perizinan, termasuk pemenuhan kebutuhan fasilitas rumah sakit.
“Saya minta Bappelitbangda dan jajaran turun langsung ke lapangan agar program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Khusus untuk sektor perikanan, Bupati meminta peningkatan layanan agar masyarakat dapat merasakan manfaat secara langsung.
“Saya ingin pelayanan kepada masyarakat di bidang perikanan lebih ditingkatkan. Ketika masyarakat membutuhkan, pelayanan harus hadir menjawab harapan mereka,” tambahnya.
Bupati optimis pembangunan infrastruktur di tahun 2025-2026 dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Mudah-mudahan ke depan kita bisa lebih solid, kompak, dan saling mendukung demi terwujudnya Sukabumi yang Mubarokah,” tutupnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, turut memberikan arahan penting mengenai kedisiplinan dan etika ASN.
“Saya ingin semua ASN berpegang pada prinsip dasar. Kedisiplinan, hirarki, dan jiwa sebagai abdi negara harus terus dijaga agar marwah pemerintah daerah tetap terhormat,” tegasnya.
Ia juga membuka ruang komunikasi antar pegawai, termasuk melalui forum santai seperti bincang bersama atau diskusi informal demi memperkuat sinergi di lingkungan birokrasi. (M RIZWAN)