Sidik24jam. MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar bimbingan teknis Peningkatan Kapasitas Bagi Kaur Keuangan dalam Pengelolaan Keuangan Desa Secara Online Melalui Siskeudes Link. Kegiatan yang diikuti Kaur Keuangan Desa se-Kepulauan Meranti itu dilaksanakan di Ballroom Grand Meranti Hotel, Selasa (15/7/2025).
Bupati Kepulauan Meranti melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Hukum, Sudandri Jauzah, saat membuka kegiatan tersebut memberikan kepada Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kepulauan Meranti sebagai pelaksana. (lebih…)
Ambon Sidik24jam,com-Lanud Pattimura. Sekolah Angkasa Lanud Pattimura secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025-2026 di Gedung Luhukay Lanud Pattimura Ambon, pada Selasa (15/7/2025). Kegiatan dibuka dengan penuh semangat melalui upacara yang dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Pattimura, Kolonel Pnb Sugeng Sugiharto, S.Sos., M.M selaku Pembina Yasarini Pengurus Cabang Lanud Pattimura.
Dalam amanatnya, Danlanud menyampaikan pentingnya sinergi antara satuan pendidikan, pengurus Yasarini dan para orang tua dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. “Kegiatan ini menjadi momentum awal dalam membangun komunikasi dan kerja sama yang harmonis demi keberhasilan pendidikan anak-anak kita di Sekolah Angkasa,” tegas nya.
Usai pelaksanaan upacara, Danlanud Pattimura didampingi Ketua Yasarini Pengurus Cabang Lanud Pattimura, Ny. Enny Sugeng Sugiharto, serta para guru dan pengurus Yasarini, menyambut secara langsung para siswa baru. Suasana hangat dan penuh keceriaan terlihat saat para siswa berinteraksi, menciptakan kesan pertama yang positif dan membekas di hari pertama mereka bersekolah.
Selanjutnya, para siswa mengikuti rangkaian kegiatan pengenalan di dalam kelas dan berinteraksi dengan guru serta teman sebaya. Kegiatan MPLS ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini, seperti kedisiplinan, kemandirian, kebersihan dan sopan santun sebagai pondasi dalam pembentukan pribadi unggul.
Dengan mengusung tema “Sekolah Angkasa Siap Mewujudkan Pendidikan Beragama, Merata dan Berkualitas Menuju Sekolah yang Ramah Anak, Unggul dan Berdaya Saing,” pelaksanaan MPLS tahun ini diharapkan mampu memberikan bekal awal yang kuat dalam membentuk generasi emas yang cerdas, berkarakter dan berakhlak mulia.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kadispers Lanud Pattimura Letkol Adm M Setiadi Dana S, Pjs. Kadispotdirga Lanud Pattimura Kapten Sus Djony Sakti Samma, Perwira Lanud Pattimura, Para Kepala Sekolah Angkasa, Pengurus Yasarini Cabang Lanud Pattimura, Guru beserta wali murid siswa-siswi Sekolah Angkasa.
Sidik24jam. Meranti – Sat Polairud Polres Meranti melaksanakan kegiatan Peningkatan Kemampuan TIM RAGA di Pos Polairud Jalan Tebing Tinggi Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Meranti. Selasa (15/07/25).
Turut hadir Kasat Polairud Iptu Abdul Rony,.S.H,.M.H, Kanit Patroli Sat Polairud Ipda Sabar Bernad Panjaitan,.S.Sos, beserta Anggota Sat Polairud dan Tim Raga Polres Kepulauan Meranti.
Kasat Polairud Iptu Abdul Roni mengatakan Kegiatan peningkatan kemampuan Tim RAGA menunjukkan keseriusan Polres Kepulauan Meranti dalam memperkuat kapasitas personel di bidang penegakan hukum, khususnya terkait prosedur Materi menjalankan tugasnya secara legal, terukur, dan tidak menimbulkan implikasi hukum yang merugikan institusi maupun masyarakat.
Dengan Melakukan pengamanan dan penjagaan wilayah perairan, memberikan himbauan terkait kondisi cuaca, serta menjaga ketertiban masyarakat di wilayah perairan dan Menindak pelanggaran hukum di wilayah perairan, seperti pencurian ikan, penyelundupan, dan kejahatan lainnya.
Selain itu, Bantuan SAR (Search and Rescue) melakukan pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban kecelakaan di laut dan udara. Ini termasuk koordinasi dengan berbagai pihak terkait, penggunaan peralatan khusus, dan penerapan teknik penyelamatan yang tepat.
Bertanggung jawab atas pemeliharaan dan perbaikan kapal dan pesawat yang digunakan dalam operasi SAR dan Meningkatkan kemampuan personil Polairud dalam melaksanakan tugas-tugas SAR, termasuk pelatihan teknik penyelamatan dan penggunaan peralatan.**
Sidik24jam. Pekanbaru. Polda Riau menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah Pejabat Utama. Dari 17 personel, empat di antaranya adalah jabatan kapolres. Upacara serah terima jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan di Mapolda Riau, Selasa (15/7/2025).
Dalam sambutannya, Irjen Herry Heryawan menyampaikan selamat datang kepada pejabat baru, sekaligus perpisahan untuk pejabat lama.
“Dalam setiap perpisahan, terselip rasa hormat dan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan. Dalam setiap perkenalan, kami sambut harapan dan semangat baru untuk terus menjaga marwah Polri di Bumi Lancang Kuning,” kata Irjen Herry Heryawan.
Pada kesempatan itu, jenderal bintang dua itu menyampaikan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan kontribusinya selama bertugas di Polda Riau.
Irjen Herry Heryawan berpesan kepada pejabat yang baru agar bekerja dengan ikhlas dan tulus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Terima kasih atas dedikasi para pejabat lama. Selamat datang dan selamat bertugas bagi pejabat baru. Mari lanjutkan estafet pengabdian ini dengan hati, integritas, dan semangat pelayanan terbaik untuk masyarakat.
Sertijab ini menindaklanjuti telegram mutasi Polri yang tertuang dalam surat nomor ST/1422/VI/KEP./2025, ST/1423/VI/KEP./2025, ST/1424/VI/KEP./2025, dan ST/1425/VI/KEP./2025, tanggal 24 Juni 2025. Mutasi adalah hal biasa dalam rangka penyegaran personel di instansi Polri.
Berikut daftar pejabat yang diserah terimakan hari ini:
Jabatan Kapolres:
1. Kapolres Pelalawan dari AKBP Afrizal Asri kepada AKBP John Louis Letedara
2. Kapolres Kampar dari AKBP Mihardi Mirwan kepada AKBP Boby Putra Ramadhan
3. Kapolres Dumai dari AKBP Hardi Dinata kepada AKBP Angga Febrian Herlambang
4. Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing) dari AKBP Angga Febrian Herlambang kepada AKBP Raden Ricky Pratidiningrat
Selain Kapolres, sejumlah pejabat lainnya di Polda Riau juga dirotasi, berikut daftarnya:
– Kabid Propram Polda Riau, semula dijabat Kombes Edwin Louis Sengka, kini dijabat oleh AKBP Harissandi yang sebelumnya menjabat sebagai Wadirresnarkoba Polda Sumsel. Kombes Edwin sendiri diangkat sebagai Kapolresta Kendari.
– Direktur Samapta Polda Riau Kombes Raswin Bachtiar dipromosikan sebagai Dirreskrimum polda Kalimantan Barat (Kalbar). Posisinya di Direktorat Samapta digantikan oleh Kombes Syahrial yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Utama Puslitbang Polri.
– Irbid Itwasda Polda Riau AKBP Gunar Rahadiyanto diangkat dalam jabatan baru sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat III Bareskrim Polri.
– Kombes Wawan, Pamen Ditresnarkoba Polda Riau dimutasi sebagai Pamen Bareskrim Polri dalam rangka penudagakan pada Badan Nasional Narkotika (BNN).
– AKBP Erik Rezakola, Ps Kabidlabfor Polda Riau dimutasi sebagai Kasubbagstanmut Bagjemenmut Puslabfor Bareskrim PolriAKBP Ungkap Siahaan yang semula menjabat sebagai Wakabidlabfor Polda Sumut diangkat sebagai Kabidlabfor Polda Riau.
– AKBP Agus Setiawan, Kasubdit 2 Ditreskrimum Polda Riau dimutasi sebagai Kasubbidbia dan APK Bidkeu Polda Riau.
– AKBP Azwar Kabagwassidik Ditreskrimum Polda Riau dimutasi sebagai Pamen Bareskrim Polri dalam rangka penugasan pada BNN.***
Sidik24jam. MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar bersama Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kepulauan Meranti Ismiatun, mengunjungi sejumlah sekolah di Kota Selatpanjang, Selasa (15/7/2025).
Kunjungan itu dalam rangka monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Selain itu, juga bentuk dukungan penuh dalam implementasi wajib belajar 13 tahun sebagai upaya fundamental meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Program ini mencakup pendidikan dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas/kejuruan (SMA/SMK) atau sederajat, termasuk satu tahun pendidikan anak usia dini (PAUD),” terang Ismiatun.
Kunjungan itu dilakukan ke lima sekolah, yakni TK Adhyaksa, TK Kemala Bhayangkari, TK Negeri Pembina, dan TK Kristen Kalam Kudus, serta SD Kristen Kalam Kudus Selatpanjang.
Bunda PAUD Kepulauan Meranti itu turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan program tersebut.
“Khususnya para guru yang terlibat langsung, kami harap program MPLS ramah yang rutin setiap tahun ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” harapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Asmar. Ia menginstruksikan agar seluruh kegiatan MPLS dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip-prinsip keramahan, edukatif, dan tanpa kekerasan.
Menurutnya, MPLS harus menjadi ajang bagi peserta didik baru untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang positif, mengenal guru dan teman-teman, serta memahami nilai-nilai kebersamaan penuh toleransi.
“Yang terpenting tidak ada tempat bagi perundungan (bullying) atau tindakan yang merugikan mental maupun fisik peserta didik selama MPLS,” kata Asmar.
Turut mendampingi dalam monitoring tersebut, Ketua I TP PKK Kepulauan Meranti yang juga istri Wakil Bupati Muzamil, Sriyana, dan Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal (P3NF) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Suprapti, M.Pd.***
Ambom Sidik24jam,com-Pangkalan TNI Angkatan Laut Aru (Lanal Aru) menggelar kegiatan Karya Bakti berupa bersih -bersih monumen Yos Soedarso yang menjadi saksi bisu semangat juang seorang pahlawan laut bangsa dan Bakti Sosial melaksanakan Anjangsana di Panti Asuhan Santa Maria Siwalima Dobo, Jl. Ali Moertopo, Kel. Siwalima, Kec. Pulau-pulau Aru, Kab. Kepulauan Aru, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke – Lanal Aru atau yang dikenal dengan sebutan _Dader Jar Letan_ (Pejuang Laut Arafuru) yang ke 32 tahun 2025. Sabtu (12/07/2025).
Kegiatan Baksos (Bakti sosial) ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan HUT Lanal Aru yang ke-32 yang bertujuan meningkatkan kepedulian sosial serta menjalin kedekatan dengan masyarakat pesisir.
Monumen menjadi sasaran pembersihan dari para prajurit Lanal Aru, Monumen Yos Sudarso, yang terletak strategis di pusat Kota Dobo, Jalan Alie Moertopo, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, bukan sekadar tugu peringatan.
Dia adalah pengingat akan keberanian, pengorbanan dan semangat patriotik Komodor Yosophat (Yos) Sudarso, seorang perwira tinggi Angkatan Laut yang gugur dalam Pertempuran Laut Aru pada 15 Januari 1962.
Disamping sebagai wujud penghargaan serta penghormatan terhadap sejarah panjang perjuangan TNI AL serta para pendahulu Angkatan Laut, kegiatan ini juga wujud kepedulian Lanal Aru untuk menciptakan lingkungan yang bersih serta salah satu bukti sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, dimana saat ini menjadi wahana edukasi kemaritiman dan menjadi Ikon kebanggaan dari masyarakat.
Pada saat yang sama Komandan Lanal Aru, Lektol Laut (P) Sriadi, S.E., M.Tr. Opsla beserta Ibu Ketua Jalasenastri Cabang 4 korcab IX Dja III Lanal Aru, Ny. Ema Sriadi melaksanakan kegiatan Anjangsana di Panti Asuhan Santa Maria Siwalima Dobo, Jl. Ali Moertopo, Kel. Siwalima, Kec. Pulau-pulau Aru, Kab. Kepulauan Aru.
Kegiatan Anjangsana ini dilaksanakan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke – 32 Pangkalan TNI AL Aru (Lanal Aru).
Anjangsana sekaligus pemberian tali asih sebagai wujud, perhatian dan kepedulian Pimpinan TNI Angkatan Laut khususnya Lanal Aru yang diberikan kepada anak-anak di Panti Asuhan Santa Maria Siwalima Dobo.
Dalam sambutan Komandan Lanal Aru Letkol Laut (P) Sriadi, S.E., M.Tr. Opsla., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AL terhadap masyarakat dan lingkungan, Ia juga menekankan pentingnya silaturahmi dan kepedulian sosial sebagai wujud solidaritas dan kasih sayang terhadap sesama, terutama bagi anak-anak panti asuhan.
Kami ingin hadir dan memberikan kontribusi nyata, tidak hanya dalam menjaga kedaulatan laut, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah Kepulauan.
Sidik24jam. MERANTI – Polres Kepulauan Meranti Melaksanakan Apel Gelar Pasukan Dalam rangka Operasi Patuh Lancang Kuning 2025 di Lapangan Apel Mapolres Meranti, Jalan Lintas Gogok Desa Gogok Darussalam Kecamatan Tebing Tinggi Barat, (14/07/2025).
Apel gelar pasukan ini dihadiri oleh Bupati Meranti AKBP (Purn) H. Asmar., Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. Wakapolres Kompol Maitertika, S.H., M.H., Danramil 02 Tebing Tinggi Kapten Arh Efri Hardin Nasution, S.Sos., Danposal Selatpanjang Kapten Laut Saidul Arifin., Kadishub, Kasatpol PP, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis Kesehatan, Kepala PT. Jasa Raharja, Kakan Kemenag, Para (PJU) Pejabat utama Polres Meranti dan Para Perwira.
Dalam Apel Gelar Pasukan ini, Pimpinan Apel melakukan Pemasangan Pita Tanda Pita Operasi kepada Perwakilan Personel, sebagai tanda dimulainya operasi.
Dalam arahannya, Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH Selaku Komandan Pimpinan Apel mengatakan Polres Kepulauan Meranti dan jajaran akan melaksanakan operasi Patuh Lancang Kuning Tahun 2025 dengan tema “Tertib Berlalulintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas” mulai tanggal 14 Juli hingga 27 Juli tahun 2025 secara serentak diseluruh Indonesia.
Tujuan Operasi Patuh Lancang Kuning 2025 ini adalah untuk menurunkan angka pelanggaran dalam berlalu lintas, laka lantas dan angka fatalitas serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
Lanjutnya Aldi Alfa Faroqi, Operasi Patuh Lancang Kuning 2025 ini akan mengedepankan kegiatan Edukatif, dan Persuasif serta humanis didukung penegakan hukum secara elektronik / teguran simpatik.
Adapun target prioritas operasi antara lain Pengemudi atau pengendara Ranmor yang menggunakan Ponsel saat berkendara, Pengemudi / pengendara dibawah umur, Pengemudi / pengendara sepeda motor yang berbonceng lebih dari 1 (satu) orang, Tidak menggunakan Helm SNI dan pengendara Ranmor tidak menggunakan Safety Belt, Pengemudi / pengendara yang dalam pengaruh minuman Alkohol, Pengendara yang melawan arus dan Pengemudi atau pengendara ranmor melebihi batas kecepatan.
Dengan sasaran penindakan pelanggaran di atas maka diharapkan operasi patuh lancang kuning 2025 ini dapat menurunkan jumlah korban fatalitas kecelakaan lalu lintas dan meminimalisir kemacetan lalu lintas untuk mewujudkan lantas yang mantap.
Untuk diketahui Operasi Patuh Lancang Kuning tahun 2025 dengan tema “Tertib Berlalulintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas” dirancang sebagai strategi Terpadu Polri dalam membina budaya berlalu lintas yang baik dan patuh di tengah-tengah masyarakat dengan memadukan tindakan Preemtif, Preventif, Serta penegakan Hukum yang humanis.**
Sidik24jam. Meranti, — Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar secara resmi melepas peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Senin (14/7/2025).
Acara pelepasan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Dosen Pembimbing Lapangan STAIN Bengkalis, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, serta mahasiswa peserta KKN.
Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada STAIN Bengkalis atas kepercayaan memilih Kepulauan Meranti sebagai lokasi pelaksanaan KKN.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, saya menyambut baik kegiatan ini. Pemerintah daerah selalu terbuka bagi perguruan tinggi yang ingin melaksanakan kegiatan pendidikan, baik riset, KKN, maupun bentuk pengabdian lainnya,” ujar Asmar.
Ia menekankan bahwa kehadiran mahasiswa KKN di desa-desa membawa dampak positif, terutama dalam membentuk pola pikir generasi muda.
“Meski waktunya singkat, KKN bisa memberi kesan mendalam. Mahasiswa dapat berbagi ilmu kepada anak-anak desa, yang nantinya bisa menjadi contoh dalam melakukan kegiatan bermanfaat,” lanjutnya.
Sebagai kaum intelektual, mahasiswa diminta untuk terus meningkatkan pengetahuan dan kualitas diri agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Program KKN ini diharapkan mampu mencetak sarjana yang memahami permasalahan masyarakat dan mampu memberikan solusi secara pragmatis. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan menjadi kader pembangunan yang memiliki wawasan luas dan komprehensif,” tutup Bupati.
Pelaksanaan KKN oleh STAIN Bengkalis ini merupakan bagian dari upaya penguatan peran pendidikan tinggi dalam pembangunan masyarakat, khususnya di wilayah terpencil dan berkembang seperti Kepulauan Meranti.***
Sidik24jam. Meranti — Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, melakukan pengecekan terhadap kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten dalam rangka penertiban dan inventarisasi Barang Milik Daerah (BMD). Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti pada Senin (14/7/2025).
Pengecekan kendaraan dimulai dari unit roda dua dan dilanjutkan dengan roda empat. Langkah ini bertujuan untuk menertibkan pengelolaan aset agar tata kelola pemerintahan daerah lebih terstruktur dan efisien.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh Kepala Bagian (Kabag) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Saat di lokasi , Bupati Asmar menegaskan pentingnya penertiban aset daerah dan meminta agar seluruh OPD segera menyelesaikan permasalahan aset yang belum terdata dengan tuntas.
“Permasalahan aset ini harus segera diselesaikan. Saya minta agar dalam waktu singkat seluruh kendaraan dapat didata sesuai daftar inventarisasi daerah,” tegas Bupati.
Berdasarkan data sementara, jumlah kendaraan dinas yang tercatat mencapai 972 unit, dengan rincian 605 unit berada di wilayah Selatpanjang yang terdiri dari kendaraan roda dua dan roda empat roda tiga dan roda enam
Sementara itu, Kepala Bidang Aset Kabupaten Kepulauan Meranti menyampaikan bahwa masih banyak OPD yang belum mengumpulkan kendaraan dinas ke titik pengecekan. Pihaknya memberikan tenggat waktu 1 x 24 jam kepada seluruh OPD untuk menyelesaikan proses pendataan.
“Untuk wilayah Selatpanjang, kami mencatat 604 unit kendaraan roda dua dan empat. Kendaraan yang belum terkumpul akan kami jemput secara paksa demi kelancaran inventarisasi kendaraan Kami juga akan melakukan verifikasi ulang ke masing-masing OPD terkait kelengkapan dokumen administrasi ,”jelasnya.
Langkah penertiban ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan aset serta transparansi dalam pengelolaan barang milik daerah.***
Sidik24jam. Jakarta, 13 Juli 2025* – Program Sekolah Rakyat, sebuah gagasan dari Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan, mulai berjalan pada tahun ajaran 2025/2026, diawali dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Program pada Senin, 14 Juli. Program ini bertujuan menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
“Sekolah Rakyat merupakan implementasi Asta Cita nomor empat Presiden Prabowo. Presiden memahami bahwa pendidikan menjadi kunci untuk memutus rantai kemiskinan. Jangan sampai kemiskinan menjadi warisan,” kata Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan/Presidential Communication Office (PCO), Adita Irawati, Minggu (13/7).
Sekolah Rakyat adalah sekolah gratis berasrama yang diperuntukkan khusus anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Adita menjelaskan hingga saat ini masih banyak keluarga dari kelompok miskin maupun miskin ekstrem -yakni warga dengan kategori desil 1 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Badan Pusat Statistik (BPS)- belum memiliki akses terhadap pendidikan layak, apalagi berkualitas. Hambatan utamanya adalah kondisi ekonomi.
“Sekolah negeri saat ini memang sudah gratis, tetapi bagaimana dengan biaya transportasi? Bagaimana dengan uang jajan, seragam, dan perlengkapan lainnya? Itu semua menjadi beban keluarga. Sementara, untuk makan sehari-hari saja mereka sudah kesulitan,” jelasnya.
Kemiskinan merupakan sumber ketidakmampuan masyarakat untuk mengakses layanan dasar utama seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang layak. Berdasarkan data BPS (2025) jumlah penduduk miskin pada September 2024 sebesar 24,06 juta orang atau 8,57%. Sebanyak 3.170.003 jiwa masuk dalam kategori miskin ekstrem.
Persoalan kemiskinan menjadi tantangan dalam upaya menuju visi Indonesia Emas 2045. Kemiskinan sangat mempengaruhi pengembangan sumber daya manusia, karena kemiskinan akan berdampak pada keterbatasan akses terhadap pendidikan yang berkualitas, pelatihan keterampilan, layanan kesehatan yang memadai, serta pangan dan gizi yang mencukupi.
Ketidakmampuan mengakses pendidikan yang berkualitas akan berdampak pada rendahnya tingkat literasi dan keterampilan, yang selanjutnya membatasi peluang individu untuk mengakses pekerjaan yang lebih baik dan meningkatkan pendapatan mereka.
Keterbatasan ekonomi menjadi tantangan dalam hal pemerataan pendidikan. Berdasarkan data BPS (2024) capaian Angka Partisipasi Kasar (APK) jenjang SMA/SMK sederajat pada rumah tangga kelompok pengeluaran terendah (kuintil 1) sebesar 74,45%, sementara pada kelompok pengeluaran teratas (kuintil 5) capaiannya sebesar 97,37%.
Persentase Anak Tidak Sekolah tertinggi berada pada kelompok umur 16-18 tahun, sebesar 19,20%. Sekitar 730.703 siswa lulusan SMP tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah atas. Dari jumlah tersebut, 76% keluarga menyatakan bahwa faktor ekonomi menjadi penyebab utama anak mereka tidak dapat melanjutkan sekolah, sementara 8,7% anak-anak tersebut harus mencari nafkah atau menghadapi tekanan sosial dari lingkungan keluarga mereka.
Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2022 mencatat, angka putus sekolah di tingkat SMP mencapai 1,12%, sementara di tingkat SMA mencapai 1,19%.
Hal itu mendorong Presiden menggulirkan Program Sekolah Rakyat. Melalui konsep sekolah gratis berasrama, diharapkan anak-anak dari keluarga rentan dapat menikmati pendidikan yang setara dan berkualitas tanpa terbebani urusan biaya hidup.
“Dengan adanya Sekolah Rakyat, seluruh kebutuhan siswa akan ditanggung oleh negara,” tegas Adita.
Lebih dari sekadar akses, melalui pemetaan bakat dan potensi siswa, Sekolah Rakyat juga dirancang untuk memberikan keterampilan hidup kepada para siswa, sehingga mereka siap memasuki dunia kerja maupun membangun usaha. Dengan begitu, diharapkan mereka dapat meningkatkan taraf hidup keluarga dan komunitasnya.
“Presiden Prabowo Subianto telah mewanti-wanti para pembantunya bahwa Sekolah Rakyat harus terlaksana dengan tepat, menggunakan cara yang benar, dan benar-benar mencapai tujuannya. Para siswa diharapkan menjadi generasi muda yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata Adita.***