Sidik24jam. SELATPANJANG – Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, meninjau langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah warga di RT 001/RW 004, Jalan Pelajar Satu, Desa Alahair, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Rabu (30/7/2025). Dalam kunjungan tersebut, H. Asmar turut memberikan bantuan kepada keluarga yang terdampak.
Musibah kebakaran tersebut menyebabkan seluruh dokumen penting dan harta benda milik korban ludes terbakar. Mendengar kabar itu, Bupati Meranti langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melihat kondisi korban dan memberikan dukungan moral serta bantuan secara langsung.
“Semoga keluarga yang mengalami musibah ini diberikan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan. Mudah-mudahan Allah menggantinya dengan yang lebih baik,” ujar H. Asmar di lokasi kejadian.
Dalam kesempatan itu, Bupati turut didampingi Kepala Dinas Sosial dan perwakilan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Bantuan logistik dan kebutuhan dasar diberikan kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah.
“Mohon maaf, hanya ini yang bisa kami bantu. Mudah-mudahan bisa sedikit meringankan beban keluarga. Kami dari pemerintah daerah sangat prihatin atas musibah ini,” tambahnya.
Selain memberikan bantuan, H. Asmar juga menginstruksikan Dinas Perkim untuk segera mengupayakan pembangunan rumah bantuan bagi korban, sesuai dengan aturan dan anggaran yang tersedia.
“Kami mohon doa dari masyarakat agar proses pembangunan rumah ini bisa segera direalisasikan, agar keluarga yang terdampak bisa kembali memiliki tempat berteduh,” tutupnya.****
Sidik24jam. MERANTI, 30 Juli 2025 – Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 2 Selatpanjang, Jalan Alahair, Selasa (30/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Program MBG yang diluncurkan oleh pemerintah pusat bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi, menurunkan angka stunting, serta mendukung tumbuh kembang anak-anak sekolah di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Kepulauan Meranti, program ini mulai dijalankan secara bertahap.
“Saya sangat bahagia dengan hadirnya program makan bergizi gratis ini. Anak-anak sekolah kini bisa memperoleh makanan yang layak dan sehat, yang tentu saja akan mendukung pertumbuhan mereka secara optimal dan mengurangi risiko stunting,” ujar Bupati H. Asmar di sela-sela kunjungannya.
H. Asmar juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas inisiatif nasional tersebut. Ia berharap program ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di daerah kepulauan seperti Meranti.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden atas program MBG. Ini sangat membantu anak-anak kami yang sedang menempuh pendidikan di Meranti. Semoga beliau senantiasa diberi kesehatan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera,” katanya.
Mengingat kondisi geografis Meranti yang terdiri dari kepulauan, H. Asmar menjelaskan bahwa distribusi makanan menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, pemerintah daerah telah membangun dapur umum di setiap kecamatan agar makanan bisa disiapkan secara lokal.
“Meranti ini daerah kepulauan. Tidak bisa hanya satu dapur saja karena pengiriman makanan antar pulau berisiko basi. Saat ini baru Kecamatan Tebing Tinggi yang siap. Insyaallah dapur umum di sembilan kecamatan segera beroperasi,” jelasnya.
Selain MBG, Pemkab Meranti juga menyiapkan sejumlah program pendukung, seperti seragam sekolah gratis dan peluncuran buku pengolahan sagu yang diberikan secara cuma-cuma kepada pelajar. Buku tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswa terhadap potensi lokal.
Di akhir kegiatan, H. Asmar menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas yang terlibat dalam pelaksanaan Program MBG di Meranti.****
Sidik24jam. MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama PT. Jasaraharja Putera melakukan pembahasan terkait asuransi transportasi kempang. Hal itu merupakan upaya pemerintah kabupaten untuk meningkatkan keselamatan dan memberikan perlindungan bagi penumpang.
Pembahasan itu berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (30/7/2025).
Kepala Kantor Wilayah PT Jasaraharja Putera Provinsi Riau, Muhammad Hidayat, menjelaskan bahwa pihaknya ingin menghadirkan perlindungan asuransi bagi penumpang kapal kempang sebagai bentuk tanggung jawab dan kepastian hukum dalam sistem transportasi laut. Ia menyebutkan bahwa program ini menawarkan tarif yang sangat terjangkau, yakni hanya Rp1.100 per penumpang.
“Asuransi ini penting untuk memberikan rasa aman serta kepastian hukum bagi penumpang kapal kempang di wilayah Kepulauan Meranti,” ujar Hidayat.
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, sangat berharap program asuransi dari PT Jasaraharja tersebut bisa segera terealisasi. Menurutnya hal itu sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan keselamatan transportasi laut sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat.
“Kempang telah menjadi alat transportasi utama masyarakat Meranti sejak lama. Karena itu, perlindungan asuransi bagi penumpang merupakan hal penting yang harus kita dorong bersama,” tegas Bupati Asmar.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh implementasi program ini sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan dan keselamatan masyarakat pesisir yang sangat bergantung pada transportasi laut dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya telah meminta jajaran di pemerintah daerah, untuk berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya agar program ini segera terealisasi, sehingga masyarakat kita segera terlindungi oleh asuransi ini,” tegas Asmar. ****
Sidik24jam. MERANTI – Gugatan terhadap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terkait lahan yang berlokasi di Jalan Ibrahim, Selatpanjang Selatan, mendapat perhatian serius dari tokoh masyarakat dan lembaga adat setempat.
Ramlan CPLA, Ketua Dewan Pendiri Kerukunan Keluarga Besar Pejuang Kabupaten Meranti (KKBPKM) sekaligus Wakil Ketua II Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Meranti bidang Keamanan, Aset, dan Hukum, menyampaikan keprihatinan atas munculnya gugatan oleh Mafia Tanah tersebut. Ia mengaku heran karena sebagian lahan yang diketahui merupakan kawasan lapangan Terpedo kini telah berdiri ruko dan rumah hunian.
“Sejak saya kembali ke Selatpanjang tahun 2012, saya terkejut melihat sudah berdiri bangunan di samping lapangan Terpedo, padahal sejak dulu kita tahu itu merupakan lahan milik pemerintah daerah. Kami sangat menyayangkan jika lahan itu digugat secara hukum,” ujarnya.
Ramlan menilai, keterlambatan administrasi dalam pengalihan aset dari Kabupaten Bengkalis ke Kabupaten Kepulauan Meranti dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kami sebagai masyarakat punya hak untuk mendukung Pemda dalam mempertahankan aset negara. Jangan sampai mafia tanah menguasai lahan secara melawan hukum,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pemberitaan media yang menurutnya cenderung tidak berimbang dan terkesan merugikan saksi yang memberikan keterangan dalam sidang.
“Saya mendengar langsung kekecewaan Pak Joko Selamat, SH.MM, mantan Lurah dan tokoh masyarakat Kampung Baru, yang merasa keberatan atas pemberitaan media yang menyebut dirinya tidak mengetahui banyak soal tanah tersebut,” ujar Ramlan.
Diketahui, Pemeriksaan Saksi dan Sidang Lapangan yang mana Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Maizatul Baizura, membenarkan bahwa Pemkab Meranti merupakan Tergugat I dalam perkara tersebut. Ia menyebutkan bahwa terdapat tiga pihak lainnya yang juga digugat, yakni warga yang tinggal di sempadan lahan.
“Pada sidang kemarin, dilakukan pemeriksaan terhadap saksi dari pihak Pemkab, termasuk Bupati, saya sendiri, Pak Joko sebagai mantan lurah, dan seorang warga setempat,” kata Maizatul, belum lama ini.
Menurutnya, para saksi menyampaikan bahwa lahan tersebut merupakan aset milik Pemerintah Daerah yang sebelumnya tercatat atas nama Kabupaten Bengkalis sebelum Meranti dimekarkan menjadi kabupaten sendiri.
Setelah pemeriksaan saksi, Majelis Hakim yang diketuai Ulwan Maluf melakukan sidang lapangan ke lokasi objek sengketa. Sidang lanjutan dengan pemeriksaan saksi dari pihak Tergugat II, III, dan IV dijadwalkan pada 24 Juli 2025.
“Insyaallah, Kamis ini (31 Juli 2025), majelis hakim akan membacakan putusan. Kami berharap doa dan dukungan masyarakat agar permasalahan ini segera selesai. Kami berkomitmen mempertahankan aset negara,” pungkas Maizatul, kepada RiauKepri.com, Rabu (30/07/2025)
Ambon,Sidik24jam com. – 29 Juli 2025
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku terus mendalami laporan dugaan korupsi senilai Rp1,1 miliar yang dilayangkan oleh mantan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Maluku Tengah, Usman Rahawarin. Laporan tersebut menyeret nama Rakib Sahubawa, mantan Kepala Bappeda Malteng yang kini menjabat sebagai Sekretaris Daerah.
Laporan resmi telah diterima Kejati Maluku sejak Februari 2025. Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Maluku, Ardy, membenarkan bahwa proses verifikasi dan penelusuran unsur pidana masih berlangsung.
> “Proses ini masih berjalan. Kami sedang mengumpulkan data dan menelusuri apakah ada unsur pidana dalam laporan tersebut,” ujar Ardy kepada wartawan, Selasa (29/7), di Kantor Kejati Maluku, Ambon.
Menurut Ardy, seluruh dugaan peristiwa terjadi di lingkungan Pemkab Maluku Tengah, khususnya di Dinas Nakertrans dan Bappeda. Tim penyidik saat ini tengah melakukan pemeriksaan dokumen dan klarifikasi data.
> “Teman-teman penyidik tidak boleh bekerja berdasarkan asumsi atau verifikasi pribadi. Kami hanya akan bekerja berdasarkan data dan fakta hukum yang sah,” tegasnya.
Penyidik kini fokus pada pencocokan antara data pelapor dan bukti di lapangan. Jika ditemukan minimal dua alat bukti yang cukup, maka perkara akan dinaikkan ke tahap penyidikan resmi.
> “Kalau sudah cukup dua alat bukti, kami akan naikkan statusnya. Untuk saat ini masih dalam tahap telaah dan verifikasi,” tambah Ardy.
Rincian Dugaan Penyimpangan
Sebelumnya, Usman Rahawarin membeberkan sejumlah dugaan penyimpangan dana publik yang menurutnya terjadi sejak Rakib Sahubawa menjabat sebagai Kepala Bappeda Malteng pada 2012. Ia memperkirakan total kerugian negara mencapai Rp1,1 miliar, termasuk utang pribadi sebesar Rp301 juta yang belum dikembalikan.
> “Total kerugian negara termasuk perjalanan dinas fiktif, kegiatan lahan Kawasan Transmigrasi Mandiri (KTM), dan pemakaian kendaraan. Ada sekitar Rp301 juta yang mencatut nama saya secara langsung,” ungkap Usman saat dikonfirmasi di kediamannya.
Ia menyebut adanya 16 kali perjalanan dinas fiktif atas namanya, beberapa di antaranya juga mencatut nama staf lain, seperti Fikri Usman. Selain itu, ada pengeluaran tanpa pertanggungjawaban, seperti pengadaan kendaraan roda empat senilai Rp25 juta dan belanja kegiatan tapal batas lebih dari Rp129 juta.
Tak hanya itu, Usman juga menuding Rakib melakukan pinjaman pribadi sebesar Rp98 juta yang belum dikembalikan hingga kini.
> “Bukan hanya hak-hak saya yang tidak dibayarkan, beliau juga meminjam uang pribadi saya. Saya punya bukti transfer dan kuitansi,” katanya.
Dugaan Pelanggaran Lain
Laporan ini juga memuat dugaan pelanggaran lainnya, antara lain markup anggaran pemeliharaan kantor sebesar Rp312 juta, perjalanan dinas fiktif (SPPD), serta dugaan gratifikasi senilai Rp1 miliar dari almarhum mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Ir. Yosman Pabisa.
> “Ada dugaan gratifikasi Rp1 miliar dari almarhum Kadis PU. Ini bukan tuduhan tanpa dasar, saya punya data pendukung,” tegas Usman.
Hingga berita ini diterbitkan, Sekda Maluku Tengah Dr. Rakib Sahubawa belum memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Kejati Maluku memastikan bahwa proses hukum akan berjalan secara transparan dan tanpa intervensi.
Sidik24jam. Meranti, – Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, membuka secara resmi Gebyar Hari Anak Nasional sekaligus meluncurkan buku berjudul Olahan Sagu Nenek dan Naina yang diselenggarakan di Halaman Kantor Bupati dan Gedung Afifa, Selasa (29/7).
Acara tersebut dihadiri oleh Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Meranti, seluruh pimpinan OPD, Direktur UPT RSUD, camat se-Kabupaten, pengurus Penerbit Erlangga, Ketua PKK Kecamatan, Kepala Kemenag, kepala sekolah PAUD dan SD, serta berbagai pengurus lembaga pendidikan dan organisasi terkait di wilayah Meranti.
Kepala Cabang Penerbit Erlangga Pekanbaru, Benny Fredy, mengapresiasi dukungan Bupati terhadap kegiatan literasi. “Kami berharap buku ini tidak hanya bermanfaat bagi Kepulauan Meranti, tetapi juga dapat diterapkan di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, dalam sambutannya menyatakan bahwa Hari Anak Nasional adalah momentum penting untuk mengingatkan masyarakat akan nilai dan potensi anak-anak sebagai aset masa depan. Ia menekankan pentingnya pendidikan usia dini sebagai fondasi yang kuat bagi perkembangan anak.
“Sebagai Bunda PAUD, saya percaya pendidikan anak usia dini adalah dasar yang paling penting untuk membentuk karakter dan kecerdasan anak. Kita harus menciptakan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, dan penuh cinta agar potensi anak dapat berkembang optimal,” kata Hj. Ismiatun.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Ismiatun juga mengajak seluruh hadirin mendukung program wajib belajar 13 tahun yang meliputi 1 tahun pra-sekolah (PAUD) dan 12 tahun pendidikan dasar dan menengah. Ia mengajak masyarakat merangkul anak usia 5-6 tahun agar mengikuti pendidikan anak usia dini.
Acara puncak adalah peluncuran buku Olahan Sagu Nenek dan Naina, karya Bunda PAUD yang mengangkat budaya lokal Kepulauan Meranti. Buku ini diharapkan dapat menginspirasi gerakan literasi di keluarga dan sekolah serta menjadi bahan bacaan referensi anak-anak.
“Terima kasih kepada Penerbit Erlangga yang telah mendukung kami selama ini. Semoga buku ini bisa diterima dan menjadi inspirasi bagi kita semua,” tutup Hj. Ismiatun.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat program wajib belajar 13 tahun. Menurutnya, pendidikan yang merata dan berkualitas sejak usia dini sangat penting untuk mencetak generasi unggul, agamis, dan sejahtera sesuai visi misi daerah.
“Hari Anak Nasional adalah saat yang tepat untuk merayakan dan memberikan perhatian kepada anak-anak sebagai generasi emas Meranti. Pemerintah bertekad memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan,” kata Bupati.
Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada Bunda PAUD atas karyanya dalam menulis buku cerita anak yang diharapkan menjadi referensi penting di perpustakaan sekolah.
“Buku Olahan Sagu Nenek dan Naina adalah inspirasi nyata untuk penguatan literasi anak-anak kita,” pungkas Bupati.****
Sidik24jam. Meranti– Polres Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmen dalam menjaga lingkungan dan mencerdaskan generasi penerus bangsa melalui program unggulan GREEN POLICING_ kegiatan ini serentak diberbagai titik pendidikan, kegiatan edukasi peduli lingkungan dan penanaman pohon dilakukan dengan penuh semangat. kegiatan penanaman bibit pohon Mangga dan Sawo di TK Pertiwi Jl M Yakub desa Insit, Penanaman bibit pohon Jeruk dan Klengkeng di SMAS AL MA’ ARIF NU Selat Panjang Jl Utama Desa Alah Air di Kec Tebingtinggi, penanaman pohon kopi di SMP N 3 Tebing Tinggi dan penanaman bibit pohon Jeruk di SMAN 1 Rangsang di Kec. Rangsang Kabupaten Meranti , 28 Juli 2025.
Untuk membangkitkan semangat siswa peduli terhadap lingkungan, dalam kegiatan bertajuk Green Policing juga dilaksanakan Kegiatan edukatif perihal kegiatan peduli lingkungan dari rumah dan lingkungan sekolah, interaktif bersama siswa berhadiah paket alat tulis dengan tema peduli lingkungan hingga kegiatan penanaman bibit pohon bersama, seperti penanaman bibit pohon Mangga dan Sawo di TK Pertiwi Jl. M Yakub desa Insit, Penanaman bibit pohon Jeruk dan Klengkeng di SMAS AL MA’ ARIF NU Selat Panjang Jl Utama Desa Alah Air Kec Tebingtinggi, penanaman bibit pohon Jeruk di SMAN 1 Rangsang Kec. Rangsang Kabupaten Meranti .
Konsep kegiatan _Green Policing_ yang dilaksanakan Polres Kepulauan Meranti atas intruksi Polda Riau terhadap komitmen peduli lingkungan menyampai pesan dengan pendekatan strategis dan humanis dalam menjaga ketertiban sosial dan keberlanjutan lingkungan hidup untuk menghadirkan pemolisian yang adaptif terhadap tantangan zaman dan krisis lingkungan, selain itu Green Policing juga menjadi jawaban atas tantangan zaman seperti krisis lingkungan, perubahan iklim, karhutla serta mempelajari tumbuhan dengan pendekatan patologi sosial berbasis ekonomi dan ekologi.
Kapolres Kep. Meranti menterjemahkan konsep _Green Policing_ yang menjadi kebijakan dan intstruksi langsung Kapolda Riau kepada Polres Wilayah Riau berbentuk kegiatan edukasi perlindungan lingkungan dan penanaman pohon di sekolah sekolah wilayah Kab. Kep. Meranti
“Ini merupakan komitmen kapolda Riau upaya peduli lingkungan, melaksanakan kegiatan Green Policing disetiap Polres di wilayah riau” Terang Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi.
Personil Kepolisian yang melaksanakan kegiatan Green Policing di TK Pertiwi yaitu Kasi Keu Polres Kep Meranti Aiptu Rudi Sibor, Bripda Rizky Santori Sirait, Bripda Anjelina Tiurida Situmorang bersama Kepala sekolah Anna Maria Suryana
Guru dan Murid murid TK Pertiwi.
Tempat lain secara serentak juga dilaksanakan kegiatan Green Policing yaitu pdi SMA S Al Ma’arif yaitu Kabagren Polres Kep.Meranti Kompol Novia Indra SH, Bripka Mukhtarrosidi Bhabinkamtibmas Desa Alahair, Bripda Zulkhodah Bag Ren, Bripda Yudha Ba Bagren beserta pihak sekolah Ketua Yayasan Al Muawanah SMA S Al Ma’arif NU Selat Panjang Ustd NURDIN, SPdi, Kepala Sekolah SMAS Al Ma’arif NU AFDILAH S Pd dan Siswa/i SMA.S Al Ma’arif NU Selat Panjang.
Selanjutnya Kegiatan Green Policing dilaksanakan Polres Meranti diwakili Kasat Binmas Polres Kep. Meranti AKP Gunawan SH, Ps Kanit Bhabinkamtibmas Aipda Riko Iswant, Brigadir Sat Binmas Brigadir Marcelly Yondri S Psi danBrigadir Sat Binmas Bripda Agrie Theovando Bersama Kepala Sekolah SMPN 3 Selatpanjang ASTUTI S P, Guru dan Staf serta Siswa/i SMPN 3 Selatpanjang.
Terakhir wilayah kegiatan Green Policing dilaksanakan di Kecamatan Rangsang tepatnya di SMAN 1 Rangsang Kec. Rangsang Kabupaten Meranti. Kapolsek Rangsang Ipda D Turnip S E didampingi Ps Kanit Binmas Bripka Benny Surya dan Banit Samapta Bripda M Rizki Ilahi bersama Kepala sekolah SMAN 1 Rangsang Drs Sumali beserta Guru dan Staf SMAN 1 bersama Siswa/i SMAN 1 Rangsang Kepulauan Meranti .
Semangat pelestarian lingkungan ditanamkan melalui edukasi kreatif dan dikenalkan cinta lingkungan sejak usia dini, Program Green Policing adalah wujud nyata pemolisian yang adaptif, strategis dan humanis.***
Ambon,Sidik24jam,com 28 Juli 2025 – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon melaksanakan penataran dan pembekalan materi Search and Rescue (SAR) kepada prajurit dari berbagai satuan kerja di lingkungan Lantamal IX. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Dr. J. Leimena, Halong, Baguala, Kota Ambon, Senin (28/07/2025).
Penataran ini digelar sebagai bagian dari upaya peningkatan kemampuan dan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi situasi darurat di laut, serta mendukung operasi pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Maluku.
Instruktur dari Basarnas, KSOP Kelas I Ambon, dan Kolat Koarmada III turut dihadirkan untuk memberikan materi. Materi pelatihan mencakup prosedur SAR, penentuan datum, jalur komunikasi oleh KPLP, serta simulasi dan prosedur tanggap darurat. Kegiatan ini akan berlangsung selama satu minggu, termasuk pelaksanaan manuver lapangan (manlap) agar seluruh materi dapat dipahami dan diaplikasikan secara nyata oleh para peserta.
Materi pelatihan mencakup teori dan praktik tentang teknik pencarian korban di laut, evakuasi darurat, penggunaan peralatan SAR, serta koordinasi antar instansi. Diharapkan seluruh peserta mampu bertindak cepat, tepat, dan profesional dalam misi kemanusiaan, serta mampu menjalin kerja sama lintas lembaga dengan baik.
Komandan Lantamal IX Ambon, Brigjen TNI (Mar) Suwandi, S.A.P., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting, mengingat tingginya potensi risiko kecelakaan laut di wilayah perairan Maluku.
> “Melalui pelatihan ini, diharapkan dapat memperkuat kemampuan serta kesiapsiagaan prajurit Lantamal IX dalam menjalankan misi pencarian dan penyelamatan di wilayah perairan Maluku,” tegas Brigjen Suwandi.
Ambon,Sidik24jam,com-28 Juli 2025 Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Dr. J. Leimena, tepatnya di Dusun Hatusua, Desa Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, sekitar pukul 06.30 WIT.
Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil Daihatsu Xenia berwarna hitam dengan nomor polisi B 1793 WOD dan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi DE 4361 LH.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, mobil Xenia yang dikemudikan oleh Asura Matdoan (51), warga Desa Batu Merah, melaju dari arah Wayame menuju Desa Laha. Saat tiba di lokasi kejadian, ban depan kanan mobil mengalami pecah. Hal ini menyebabkan kendaraan oleng ke kanan jalan dan menabrak sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.
Akibat tabrakan tersebut, pengendara motor yang diketahui bernama Sania Kurbobir, warga Karpan, Kecamatan Sirimau, mengalami luka serius berupa patah tulang di lengan kanan dan paha kiri. Korban segera dilarikan ke RS Leimena untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, pengemudi mobil hanya mengalami rasa sakit di bagian pinggul dan masih dalam keadaan sadar.
Petugas dari Unit Lantas Polsek Teluk Ambon segera turun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. “Tindakan awal yang dilakukan yaitu menerima laporan, mendatangi lokasi kejadian, melakukan dokumentasi, mengamankan barang bukti kendaraan, serta menjenguk korban dan meminta keterangan dari saksi,” ujar salah satu petugas di lokasi kejadian.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti.
Sidik24jam. Meranti – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Grand Launching Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi pelajar sekaligus pelepasan Gerak Jalan Sehat, yang dipusatkan di halaman SMAN 1 Tebing Tinggi, Senin (27/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan sejak usia dini.
Acara tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Ketua DPRD, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Danramil Tebing Tinggi, Danpos TNI AL Selatpanjang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Kantor Kementerian Agama, Direktur UPT RSUD, Kepala UPT Puskesmas se-Kecamatan Meranti, kepala sekolah, dan tamu undangan lainnya.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan promotif dan preventif guna meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pelajar, akan pentingnya menjaga kesehatan.
“Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi sekolah dan petugas kesehatan untuk bekerja sama dalam memantau kesehatan siswa. Diharapkan, program ini dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati H. Asmar dalam sambutannya menyampaikan bahwa anak-anak adalah aset bangsa yang harus dijaga. Salah satu pondasi utama dalam menunjang pertumbuhan dan pendidikan anak adalah kondisi tubuh yang sehat.
“Masa depan kita ditentukan oleh bagaimana kita mempersiapkan generasi muda hari ini. Tanpa kesehatan yang baik, anak-anak tidak akan mampu belajar optimal dan berkembang secara maksimal,” tegasnya.
Program PKG ini merupakan bagian dari 8 misi Asta Cita Presiden terpilih 2024–2029, yang memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masyarakat, baik yang terdaftar maupun tidak terdaftar dalam program BPJS Kesehatan.
Bupati Asmar juga memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini yang dinilainya sebagai wujud nyata perhatian pemerintah daerah terhadap hak dasar anak untuk hidup sehat.
Usai meresmikan program PKG, Bupati beserta rombongan secara simbolis melepas peserta Gerak Jalan Sehat yang diikuti oleh para siswa-siswi SMAN 1 Tebing Tinggi, sebagai penutup kegiatan hari itu.***