Jalan Alternatif Pariwisata Dari Berastagi Menuju Objek Wisata Bukit Lawang Desa Garunggang Kecamatan Kuala, Desa Adintengah Salapian, Desa Parangguam Kecamatan Salapian dan Desa Pamah Tambunen Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat sangat Memperihatinkan, Jalan Alternatif Pariwisata tersebut telah mengalami kerusakan selama 10 Tahun kurang lebih Sepanjang 15 Kilometer tersebut. Selasa 17/10/2023
Akibat Parahnya kerusakan Jalan Alternatif tersebut Warga di Tiga Desa terpaksa melakukan Gotong Royong untuk memperbaiki jalan yang rusak parah di sebuah tanjakan tepatnya di Dusun Seberaya Desa Garunggang Kecamatan Kuala.
Gotong royong yang di laksanakan oleh masyarakat dari tiga Desa Tersebut sudah berlangsung selama 2 hari di beberapa titik kerusakan jalan Alternatif tersebut.
Jalan Alternatif Pariwisata yang melintasi beberapa Desa dan Kecamatan tersebut satu-satunya Jalan Utama yang menghubungkan tiga kecamatan dari Kecamatan Sei Bingai, Kecamatan Kuala dan Kecamatan Salapian.
Salah seorang Warga Desa Garunggang Dusun Tanjung Bunga Martin Sembiring Mengukapkan kepada Wartawan pada saat di tanyai terkait Gotong Royong yang di laksanakan Oleh empat tersebut mengatakan Jalan Alternatif Pariwisata Berastagi menuju Bukit Lawang mengalami kerusakan Parah selama ini kurang lebih sepanjang 15 kilometer dan samasekali belum Pernah dilakukan Pengaspalan oleh Pemerintah Kabupaten Langkat”. Terang Martin Sembiring
Martin Sembiring mengatakan Jalan Alternatif Pariwisata Berastagi Menuju Bukit Lawang masih dilakukan Pengerasan saja oleh Pemerintah Kabupaten Langkat. Tandas Martin Sembiring
Martin Sembiring menyampaikan harapannya agar Jalan Alternatif tersebut segera di perbaiki, di karenakan Jalan tersebut satu-satunya Akses untuk mengangkut hasil Perkebunan Pertanian. Ungkap Martin Sembiring
Parahnya Kerusakan Jalan Alternatif Pariwisata Berastagi Menuju Objek Wisata Bukit Lawang saat di lintasi Bus Sekolah, Anak sekolah terpaksa harus ikut membantu Bus dengan mendorong Bus tersebut di tanjakan yang cukup parah.
Ambon sidik24jam, com-penggeledahan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon kembali melakukan penggeledahan pada blok dan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (17/10). Hal tersebut dilakukan demi menjaga stabilitas kemanan dan ketertiban (Kamtib) di dalam Lapas Ambon.
Menurut Kepala Lapas Ambon, Mukhtar demi menjaga stabilitas kamtib di dalam Lapas perlu dilakukan upaya deteksi dini yang insedentil diantaranya dengan melakukan penggeledahan blok dan kamar hunian WBP. “Giat insedentil penggeledahanini menjadi upaya deteksi dini dalam mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Ia juga berpesan kepada petugas agar melakukan penggeledahan tersebut seusuai dengan aturan yang berlaku dengan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan mengedepankan etika dalam bertindak.
Penggeledahan dipusatkan pada satu blok hunian WBP yaitu blok Nuri. Dari Hasil penggeledahan tersebut petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang dilarang di dalam lapas yaitu, satu sejumlah kabel, pakudan sejumlah benda logam lainnya.
Barang hasil penggeledahan tersebut kemudian dicatat untuk selanjutkan dimusnahkan serta akan menjadi bahan evaluasi dalam menjaga stabilitas keamanan di dalam Lapas Ambon.
Di Kutip dari Media Metro-onenews.id adanya Seorang Wartawan media online yang exis memberitakan Kegiatan Polres dan Polsek di Langkat diusir dan pmendapat perlakuan ‘kasar’ yang kurang mengenakkan dari salah seorang Oknum Provos yang berpangkat Aipda di ruangan Aula tahanan Polres Langkat, Senin 16/10/2023 Pukul.16.20 wib. Selasa 17/10/2023
Contoh prilaku yang tak beretika ini
dipertontonkan seorang Oknum Personil Polres Langkat yang bertugas menjabat sebagai provos didepan banyak orang ,dia mengusir seorang wartawan media Online yang sudah lama berkecimpung di dalam hubungan yang baik dengan pejabat – pejabat yang ada di polres Langkat itu.
Awalnya awak media yang dibuat malu oleh oknum Provos itu datang ke Mako Polres Langkat guna menemani rekannya Sihombing untuk memberikan nasi kepada keluarga Sihombing yang ditahan di ruang tahanan Polres Langkat.
Tiba – tiba datang Oknum Provos bermarga Tamba tanpa mengenal rasa santun menghardik dan membentak wartwan dan dua orang rekannya didepan pintu ruang tahanan tersebut.
Oknum Provos itu menghardik dengan nada tinggi “Mau ngapain kalian haa.. ! !
Keluar kalian ,, Kau dari mana? Keluar kalian ! Suara nya membuat seluruh manusia tahanan disitu terkejut dan melihat , berdiri ingin tau, ada apa gerangan.
Lalu insan pers ini keluar dari ruang penjaga piket menemui oknum Provos yang Miskin Moral tersebut,
Langsung mengenalkan nama dan menerangkan kalau dirinya wartawan unit Polres Langkat..
“Ijin pak, agar dapat dibantu saya hanya sekedar menemanai rekan saya untuk mengantarkan nasi buat saudaranya yang sedang di tahan disini ” Ucap wartwan tersebut yang bernasib apes ini. ” mohon ya pak agar dapat dibantu ” harapnya lagi
Dengan angkuh dan sombongnya Oknum Provos Polres Langkat ini
mengatakan dengan Lantang ” Wartawan Unit kenapa rupanya haa!,…Apa kau dari Unit personil rupanya..?!!! jangan dekat- dekat kau , Tidak boleh menjenguk jam segini, hari apa ni haa? hari apa ini?!
Kalian masok dari belakang kulihat tadi, kalau mau besuk dari depan, kasikan makanannya pada penjaga pos didepan, penjaga yang ngasikan ke tahanan ,kalian harus masok dari depan,, !. hardik nya
Lalu wartawan bernasib apes disore Selasa itu langsung masuk ke ruang Plt Kasat Reskrim untuk minta izin, namun sang Plt Kasat reskrim itu tidak berada diruanagnnya..
Insan pers yang sudah malang melintang di polres Langkat itu merasa terusir sebelum berlalu sempat menyalami Provos galak itu.
Begitu mendengar kabar tersebut sejumlah wartawan angkat bicara terkait oknum Aipda Tamba tersebut yang telah mengusir rekannya, mengenai masalah ini kita minta kepada Kapolres Langkat untuk memindahkan oknum Provos tersebut ke Nias atau ke Sibolga bila tidak, kami wartawan yang ada di Kabupaten Langkat beramai-ramai memberitakan berbagai kasus yang saat ini kita bawa adem- adem saja , seperti perjudian dan narkoba yang semakin hari semakin marak di wilayah hukum Polres Langkat .
Sebagai contoh yang kita ketahui belum lama ini bahwa Dan Intel Kodan 1 BB sudah melakukan penangkapan terhadap korlap pelaku judi togel di Stabat,penulis, agen dan oknum Polisi dan yang sudah nyata nampak diserahkan ke Polres Langkat terbukti dengan viral nya vidionya di medsos.
Yang menjadi pertanyaan kami mengapa kasuanya sama sekali tidak masuk keranah hukum selajutnya kemana? Apa sudah ditahan atau memang sudah di bebas kan .
Anehnya lagi saat ini judi Togel sudah buka kembali dan bebas di setiap kecamatan,desa dan kota bahkan setiap pembeli nomor togel ditulis menggunakan blok.
Untuk itu kami wartawan meminta kepada kapolres Langkat AKBP Faisal Rahmat Husein segera memindah tugaskan Oknum Provos AIPTU Tamba ke Nias atau ke Sibolga Cetus dedengkot Wartawan Langkat itu.
Provos yang arogan dengan semena-mena mengusir wartawan tersebut, Agar kedepannya bagi setiap anggota yang tugas dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan nilai-nilai moral, etika menuju Polri yang Promoter.
Praktisi Hukum Langkat Hutban Sitorus sangat – sangat menyesalkan tindakan Oknum Provos Polres Langkat tersebut terhadap Insan pers menurutnya Insan pers adalah Mitra dari institusi Polri yang fungsinya sangat besar bagi kesuksesan kinerja Polri itu sendiri jadi saya sangat sesalkan tindakan oknum Provos tersebut, karena hal itu dapat mencederai hubungan baik Insan pers dengan Kepolisian diLangkat ini.
Tambahnya lagi kita berharap kepada pengawas kepolisian di Polres Langkat agar memberikan tindakan tegas kepada oknum tersebut agar tidak mengulangi perbuatan yang sangat tidak beretika terhadap wartawan dan insan pers itu yang sudah banyak bermaklum beradem-adem tentang dugaan tindak lanjut hukum terhadap pelaku tindak kejahatan pelanggar hukum diwilkum Polres Langkat.
Kapolres Langkat AKBP Faisal Rahmat Husein SIK SH MH menuliskan di Chat Wastappnya ” yang sabar ya pak” ujar Kapolres kepada Wartawan ini melaporkan kelakuan buruk bawahannya itu kepada Wartawan.
Kapolres Langkat AKBP Faisal Rahmat SIK, SH, MH saat di Konfirmasi awak media ini melalui Watsappnya di Nomor 0813-7435-XXXX Pada hari Selasa 17/10/2023 pukul.09.31Wib tidak memberikan jawaban karena tidak aktif sampai Pemberitaan ini muncul ke Permukaan.
Kelompok Tani Hutan ( KTH ) Maju Sejahtera tanam bibit pohon mangrove di kawasan Hutan Lindung (HL) dipesisir pantai Dusun 9 Suka Mulia, Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat Sumut.
Penanaman bibit mangrove dilakukan secara mandiri oleh anggota KTH Maju Sejahtera selama dua hari mulai Senin dan Selasa tanggal 9 s/d 10 Oktober 2023, ungkap Ali Sumedak Simanungkalit, SH ( Tokoh Penting KTH Maju Sejahtera ), Minggu ( 15/10/2023 ), Sekitar pukul 08.00 Wib, di rumahnya Mertoba Dusun l, Desa Paluh Manis, Kecamatan Gebang.
” Sebanyak 15 ribu bibit pohon mangrove jenis Rhizopora ditanam diareal seluas 15 hektare di sepanjang pesisir pantai Desa Securai Selatan yang menghadap langsung ke perairan Selat Malaka”, ujar Ali.
Sementara seara terpisah
Ketua Kelompok KTH Maju Sejahtera, Yulial Fahri sewaktu di lokasi penanama Selasa ( 10/10/2023) mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk kerjasama dalam menjaga dan melestarikan ekosistem hutan mangrove yang berada di pesisir pantai Desa Securai Selatan.
Kita ucapkan terima kepada semua pihak yang sudah mendukung dan mensuport kami dalam acara ini, terutama kepada Praka Sinaga dan KPH I Stabat yang sudah memberikan bantuan 15 ribu bibit pohon mangrove.
Lebih lanjut, Yulial Fahri mengatakan, Kelompok Tani Maju Sejahtera sudah terbentuk sejak tahun 2002 atas nama “Maju Bersama” dan sekarang berganti nama menjadi “Maju Sejahtera” dengan jumlah anggota sebanyak 135 orang dan pengurus 15 orang.
“Hari ini kita KTH Maju Sejahtera melakukan penanaman 15 ribu bibit pohon mangrove dengan luas 15 hektare, ini dalam rangka menjaga dan melestarikan kawasan hutan pesisir pantai Desa Securai Selatan dari kerusakan akibat perambahan hutan bakau. Alhamdulillah kegiatan ini di dukung oleh KPH I Stabat, Dinas Kehutanan dan Pemkab Langkat,” ucap Yulial Fahri.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) I Stabat, Elvin Situngkir mengatakan sangat mendukung penanaman bibit mangrove yang dilakukan KTH Maju Sejahtera.
“Kita sangat mendukung kegiatan ini, semoga KTH Maju Sejahtera dapat terus berkembang dalam memberdayakan sumber alam yang ada. Dalam proses pengelolaan lahan disini jangan muncul alat mekanis, karna akan menimbulkan gejolak, semoga kegiatan ini dapat terus dilakukan hingga bermanfaat bagi kita semua dan anak cucu kita kelak,”ucap Elvin.
Kegiatan dihadiri Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) I Stabat, Elvin Situngkir, Dinas Kehutanan Kabupaten Langkat, Praka Sinaga, Camat Babalan, Polsek Pangkalan Brandan, Koramil 13 Brandan, pemerintah Desa Securai Selatan, tokoh masyarakat dan anggota KTH Maju Sejahtera.
PESSEL RANPES,Sidik24jam.com–Dua Unit rumah warga di Nagari Pasar Bukit Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat ludes di lalap si jago merah, Kamis 12/10/ 2023 Pukul 14.35 wib
Kepala Dinas Pol PP-Damkar Pessel, Dailipal mengungkapkan, peristiwa kebakaran ini dilaporkan terjadi di Kampung Kumpulan Banang, Nagari Pasar Bukit Kecamatan Linggo Sari Baganti.
“Ya, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.35 WIB. di Kampung Kumpulan Banang, Nagari Pasar Bukit,” ungkap Dailipal Kasat Pol PP dan Damkar
Ia menjelaskan, rumah yang dilaporkan terbakar di Kampung Kumpulan Banang, Nagari Pasar Bukit merupakan milik dua keluarga dengan nama Ijas (58) dan Dona (36).
“Tidak ada korban jiwa pada kebakaran tersebut Kerugian ditaksir Rp 250 juta,” terangnya.
Ia mengatakan, dalam tindakan pemadaman kebakaran, pihaknya menurunkan personel Damkar Posko Balai Selasa regu C di Kecamatan Ranah Pesisir
Pemadaman berhasil dilakukan sekitar pukul 16.00 Wib, setelah Damkar sampai di lokasi dengan menempuh jarak sekitar 25 kilometer dengan jarak 10 menit dari Posko Ranah Pesisir
“Dalam kondisi ini kita menerjunkan satu unit mobil pemadam dengan kapasitas 5000 liter. Pemadaman ikut dibantu oleh TNI, Polri dan masyarakat sekitar,” jelasnya.
Sementara, hingga berita ini diterbitkan Dailipal belum mengetahui penyebab kebakaran. Karena menurutnya, kebakaran dalam penyelidikan polisi.(Aldasman)
“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak yang berwajib,”ujarnya.
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor meminpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kabupaten Pakpak Bharat di Lapangan Napa sengkut, Salak (01/10/2023).
Franc Bernhard Tumanggor mengajak segenap hadirin, para peserta upacara, tunduk berdoa dalam hening cipta, mengenang kembali para Pahlawan Revolusi yang gugur dengan tulus ilkhlas, rela mengorbankan jiwa dan raga demi mempertahankan Indonesia yang berdaulat dan berideologi Pancasila.
Mari kita mengenang para Pahlawan Kusuma Bangsa, khususnya Pahlawan Revolusi yang gugur dalam mempertahankan Ideologi Pancasila, ucap Bupati.
Dalam upacara ini, Ketua DPRD Pakpak Bharat Hotma Ramles Tumangger membacakan Naskah Ikrar Kesaktian Pancasila, sebagai bukti komitmen dan kesetiaan dalam upaya mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menjaga Pancasila sebagai Ideologi Negara ini.
Bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam Negeri maupun luar Negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai Ideologi Negara.
(DP)
Seketaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM menghadiri pelaksanaan Apel Pergeseran Pasukan Dalam Rangka Pengamanan Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombang I Tahun 2023 di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat.
Apel Pergeseran Pasukan yang digelar oleh Kepolisian Resort Pakpak Bharat ini dilaksanakan guna memeriksa kesiapan seluruh elemen pendukung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak ini dalam berbagai aspek terutama aspek keamanan.
Kita berharap agar pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak yang akan digelar esok hari bisa berjalan lancar dan aman, ucap Jalan Berutu di Lapangan Napa Sengkut, tempat Apel ini dilaksanakan.
Sementara itu Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Bambang C Utomo, SIK, M.Si dalam arahannya antara lain berpesan, agar seluruh personil yang terlibat dalam pengamanan bisa bekerja dengan professional dan mematuhi SOP yang telah ditetapkan.
Kita berdiri di sini hari ini, guna bersiap menyambut dan mengamankan Pemilihan Kepala Desa serentak di beberapa desa esok hari.
Dari segi pengamatan Intelijen, pelaksanaan Pilkades ini mungkin akan mengalami sedikit kendala. Saya berharap kepada seluruh elemen dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, meminimalisir setiap kesalahan yang dapat berakibat fatal dan prinsip.Semoga kegiatan kita yang berawal dari apel ini dapat berjalan lancar, dan direstui oleh Tuhan Yang Maha Esa, pesan Kapolres.
Guna pengamanan Pesta Demokrasi ditingkat desa ini, Kepolisian Resort Pakpak Bharat mengerahkan ratusan personilnya, termasuk personil BKO dari Satuan Brimob Batalyon B Tebing Tinggi dan Direktorat Samapta Polda Sumatera Utara.
Diketahui Kabupaten Pakpak Bharat akan menggelar Pemilihan Kepala Desa serentak di 13 (tiga belas) desa pada 04 oktober 2023. Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor juga telah berpesan agar seluruh elemen yang terlibat dalam Pesta Demokrasi ini, terutama para Valon Kepala Desa yang turut meramaikan Pesta Demokrasi ini agar bisa menahan diri, menjaga keamanan dan ketertiban, bersama-sama, serta memegang teguh prinsip siap kalah siap menang (03/10/2023).
(DP)
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Kesehatan, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara melaksanakan Kegiatan Pembinaan Kelompok kerja Operasional Pembinaan Pos Pelayanan Terpadu ( Pokjalan Posyandu ). Kegiatan ini dilaksanakan Mendena Hotel, Salak dalam Rangka Integrasi Layanan Primer Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat.
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor melalui Kepala Dinas Kesehatan, dr. Thomas, MM saat membuka kegiatan ini mengingatkan agar kelompok kerja yang bertugas bisa bekerja sama dengan pengelola Posyandu.
Kelompok kerja yang bertugas dan fungsinya mempunyai keterkaitan dalam pembinaan penyelenggaraan/pengelolaan posyandu, maka kita harapkan agar selalu bekerja sama dalam melaksanakan tugasnya masing-masing, ucap dr. Thomas.
dr. Thomas juga menyampaikan harapan, agar Kelompok kerja Operasional Kabupaten Pakpak Bharat dengan adanya kegiatan ini, akan lebih memahami tugas pokok dan fungsi terutama membina Posyandu yang ada diwilayah Kabupaten Pakpak Bharat.
Sementara itu, dr. Sukmawati Hia, Analis Pemberdayaan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, yang hadir sebagai pembicara pada kegiatan ini meminta agar Kelompok kerja Operasional Kabupaten dapat mendorong dan memfasilitasi kebutuhan dalam pelaksanaan posyandu di Kabupaten Pakpak bharat.
(10/10/2023).
(DP)
Sidik24jam.com.Langkat (Sumut) – Proyek Pekerjaan paping blok anggaran tahun 2022 yang di kerjakan oleh CV Pangalais yang beralamat di jalan bayang kara Gang .keluarga no 19 Medan yang belum lama ini di kerjakan sekitar bulan Desember 2022, yang belum genap satu tahun dikerjakan sudah mengalami kerusakan. “berserak kopak-kapik disana sini,diduga proyek tersebut dikerjakan asal jadi”
Hal ini atas dasar temuan hasil investigasi Ketua LSM Lidik Kasus Sumatera Utara Riduwan Sitepu yang disampaikan kepada awak media ini, Rabu (11/10/2023) di Stabat.
Lanjut Ketua LSM Lidik kasus Sumut Proyek bangunan Jalan Paping Blok Kutambaru Marike yang belum sampai satu tahun dikerjakan di bulan Desember Tahun 2022 jalan paping blok sebagian sudah mengalami kerusakan.
Seperti Kanstin yang pecah atau pengunci paping blok, sehingga mengakibatkan paping blok yang mulai berserak.
Ketebalan dari paping hanya hanya 15 cm dengan tinggi 10 cm sementara ketentuan yang ada seharusnya ketebalan 20 cm dengan ke dalaman atau tinggi Kanstin 25 cm.Dengan tipis nya Kanstin hanya 10 cm menguntungkan pihak kontraktor atau pelaksana kerja.
Karena timbunan sertu ( pasir) pada badan jalan volumenya berkurang.
Menurut Ketua Lsm Lidik kasus Sumut, beliau akan mengkonfirmasi pihak Perkim kabupaten Langkat, ucap ketua Lsm Lidik kasus Sumut.
Pada kesempatan itu Menurut masyarakat yang bertempat tinggal di daerah atau yang menggunakan jalan tersebut yang tidak mau di sebut identitas nya mengatakan, saya sangat kecewa dan keberatan dengan hasil pekerjaan pembuatan jalan paping blok yang baru sembilan bulan di kerjakan sudah rusak.
Masyarakat meminta kepada pihak terkait agar menindak sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Ucap salah’ satu masyarakat kutambaru yang tidak mau di sebut identitasnya.
Diminta kepada Dinas terkait PUPR Pemkab Langkat segera menindaklanjuti Proyek pembangunan Paping Blok Kutambaru-Marike anggaran tahun 2002, pintanya.
Sehubungan dengan proyek tersebut Kadis PUPR Kabupaten Langkat saat dihubungi melalui WhatsApp tidak aktif, melalui pesan singkat juga tidak dijawab sampai berita ini dikirim ke redaksi.
Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat SIK, mendampingi Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto mengecek langsung tempat kejadian perkara (TKP) pembakaran lahan di dusun Rangkap II desa Kuta kecamatan Pujut, Senin (9/10).
Pembakaran dilakukan oleh pemilik lahan atas nama saudari Inah alias Ibu Tanum. Menurut pengakuan pemilik lahan pembakaran sengaja dilakukan dengan cara dibakar nantinya lahan tersebut akan ditanami jagung pada musim penghujan.
Sebelumnya, kebakaran terjadi di Bukit Rangkap Desa Kuta Mandalika Kabupaten Lombok Tengah, Letak bukit itu sangat dekat dengan Sirkuit Mandalika jaraknya sekitar 400 meter.
Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat SIK, mengatakan pembakaran murni dilakukan pemilik ladang. “Pembakaran ini semata-mata persiapan untuk tanam jagung nantinya pada musim penghujan ,” ujar Kapolres.
Kapolres mengatakan sosialisasi Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) selama ini rutin dilaksanakan oleh jajarannya. “Kami sudah sosialisasikan mulai dari tingkat polres, polsek sampai dengan tingkat Bhabinkamtibmas,” jelas Kapolres.
Ia juga menyampaikan apabila masih ada warga masyarakat yang masih ngeyel membuka lahan dengan cara dibakar sehingga dapat menyebabkan Karhutla akan ditindak tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku.