Pagi ini, segenap aparatur di lingkungan pemerintah Kabupaten Pakpak bharat melaksanakan Apel Gabungan Awal Bulan di pelataran parkir Kantor Bupati Pakpak Bharat, Kompleks Panorama Indah Sindeka, Salak.
Asisten Administrasi dan pembangunan Sekretariat Daerah Pakpak Bharat, Elhidayat Berutu, MAP yang memimpin apel gabungan ini menyampaikan pesan Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor kepada seluruh aparatur yang hadir, agar terus mempercepat realisasi anggaran tahun 2024 ini.
Harus kita dorong terus (percepatan realisasi anggaran) mengingat waktu berjalan, serta beberapa agenda penting yang harus kita laksanakan ditahun 2024 ini, termasuk pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah yang tentu akan menyita banyak waktu dan energi kita, ucap dia.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pakpak Bharat, Sahat Parulian Boangmanalu, S.Pd, MM menjelaskan, apel pagi gabungan ini merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten pakpak Bharat setiap awal bulan.
Ya, agenda rutin kita setiap awal bulan, guna menjaga kebersamaan dan mendengarkan arahan-arahn penting dari pimpinan, jelas dia.(06/05/2024)
Ratusan kader Pemuda Karya Nasional (PKN) Kabupaten Langkat turut serta menghadiri penerimaan Surat Keputusan (SK) DPC PKN Langkat dari DPD PKN Sumut di kantor PKN Sumut Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Minggu (5/5/2024)
Abd Rasyidin Pane SH sebagai Ketua DPC PKN Langkat menerima SK dengan didampingi Penasehat PKN langkat Muhammad Raffi S.Pd dan Korda PKN Binjai-langkat Fery Zebua dari Ketua DPD PKN Sumut Maruli Aner Siagian didampingi Sekretaris Hendra Gunawan Purba dan Ketua Harian Rendi Siagian serta pengurus lainnya.
Ketua DPD PKN Sumut Maruli Aner Siagian melalui Sekretarisnya Hendra Gunawan Purba berpesan agar Ketua terpilih dapat segera melakukan konsolidasi dan segera melakukan komunikasi dengan Forkopimda.
Ketua Harian DPD PKN Sumut Rendi Siagian dalam arahannya mengatakan agar setelah penyerahan SK ini, dirinya meminta agar Ketua DPC PKN Langkat terpilih segera melaksanakan pelantikan secepatnya agar roda–roda organisasi terus berjalan.
Ketua DPC PKN Langkat Abd Rasyidin Pane SH di dampingi Sekretarisnya Petrus Roberto Ginting SH di sela-sela kesibukan usai menerima SK mengatakan ” Alhamdulillah pada sore ini Kami dari DPC Kabupaten Langkat mendapat amanah dari Ketua DPD PKN Sumatera Utara untuk pengambilan SK agar SK yang di berikan ini agar bisa kami hibahkan kembali di kabupaten Langkat”. Ujarnya
“Kami akan siap membesarkan dan membuat Pemuda Karya Nasional di Kabupaten Langkat lebih di hargai, lebih disegani dan lebih bisa bermanfaat bagi kabupaten Langkat”. Ujarnya lagi
Sedangkan Penasehat PKN langkat Muhammad Raffi S.Pd mengatakan tentunya ini hari yang baik dan mendukung Ketua DPC Kabupaten langkat Abd Rasyidin Pane SH untuk terus membesarkan PKN langkat agar semangkin jaya. Ujarnya
LANGKAT — Mas’ud,SH.MH.CPM.CPCLE.CPL.Adv. yang berprofesi sebagai Pengacara saat ini di beri amanah oleh H.Syah Afandin,SH. Menjadi Menjadi Ketua Advokasi Jaringan Ondim atau di singkat dengan sebutan A.J.O For Jastice. informasi tersebut di peroleh awak media melalui media sosial pada hari Jum’at (03/05).
Atas informasi tersebut wartawan mengkonfirmasi Mas’ud.SH.MH atau yang akrab disapa Dimas melalui Telepon selulernya mengatakan ‘ iya benar informasi bahwa saya di manakah oleh Pak H.Syah Afandin.SH untuk menjadi ketua Advokasi Jaringan Ondim (A.J.O for Jastice , Adapun tujuan dibentuknya A.J.O For Jastice sebagai wadah Advokasi Hukum untuk membantu masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan hukum, terkhusus untuk masyarakat Kabupaten Langkat.
Wadah ini merupakan wadah Lembaga Bantuan Hukum,yang memiliki legalitas hukum dan wadah ini nantinya akan dikukuhkan sebelum penetapan calon Bupati Langkat oleh Pak H.Syah Afandin,SH. Yang merupakan mantan PLT Bupati Langkat dan saat ini ikut kembali dalam bursa pencalonan Bupati Langkat.
Lebih lanjut dijelaskan nya pada Struktur Lembaga ini kami membentuk beberapa Devisi di antarannya Devisi Hukum Pidana dan Perdata. Selain itu ada juga Devisi IT, Yang personil nya di isi oleh 21 orang rekan -rekan Advokat.
Semoga bermanfaat bagi masyarakat, sebab pesan Pak H.Syah Afandin. SH, Kedamaian dan keadilan merupakan tujuan utama dalam berpolitik. (*)
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Pendidikan melaksanakan Lomba Menari dan Menyanyi tingkat Sekolah Dasar. Dilaksanakan di Gedung Olah Raga Traju Sport Center, Desa traju (29-30/04/2024).
Kegiatan ini dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pakpak Bharat, Augusman Padang, ST, M.Si.
Kegiatan ini akan menjadi agenda tetap kita, guna memberikan edukasi bagi anak-anak, membantu mengembangkan bakat-bakat mereka dalam bidang Seni Tari dan Tarik suara untuk nanti kita bisa dorong terus mengikuti kompetisi serupa pada tingkat yang lebih tinggi lagi, dengan begitu anak-anak kita semakin dikenal di luar Daerah, ucap Augusman Padang.
Augusman Padang juga mengapresiasi kinerja panitia penyelenggara atas terlaksananya kegiatan ini. Dia juga berpesan agar para juri yang terlibat di dalamnya bisa memberikan penilaian yang adil dan jujur.Total 58 peserta dari 58 sekolah mengikuti kegiatan ini.
Lomba menari sendiri dipusatkan di GOR Traju Sport Center sementara untuk lomba Tarik suara mengambil tempat di Gedung Serba Guna, Salak.
(DP)
Deli Serdang,Selaku Camat merupakan jabatan yang di amanahkan Allah kepada seseorang, yang kini di alami Ibnu Hajar sebagai Camat kecamatan Tanjung Morawa tahun 2024
Dengan ciri khasnya yang penuh dengan Ramah, Santun, Baik dan Senyumannya yang buat hati seseorang terasa nyaman itu yang di rasakan oleh tim awak media Ikatan Wartawan Online Indonesia ( IWOI ) DPD Deli Serdang saat lakukan kunjungan silaturahmi ke kantor camat Tanjung Morawa Selasa (30-04-2024)
Penuh keramahan yang tulus Ibnu Hajar menyambut tim IWO INDONESIA dengan etika yang sangat bersahabat menyapa dan mengajak Ketua Ibrahim Effendi Siregar, Bendahara IWOI Ernawaty dan tim lainnya menuju Cafe Mbak Ros di jalan Tirta Deli Tanjung Morawa untuk bercengkrama dan menikmati menu makan siang bersama penuh sukacita dan persaudaraan yang islami.
Ibrahim Effendi Siregar yang di dampingi Ernawaty Bendaraha IWO INDONESIA DPD Deli Serdang saat di konfirmasi awak media Selasa (30-04-2024) mengatakan ” Kami IWO INDONESIA DPD Deli Serdang sangat mengucapkan terima kasih kepada bapak Camat Tanjung Morawa yang penuh keikhlasan dan sangat ramah menyambut ke datangan kami , menjamu dengan menu yang sangat berguna untuk kesehatan makan siang bersama, hal ini sangat langkah jarang dilakukan oleh para pejabat pada umumnya, kali ini kami sangat terharu semoga Camat Tanjung Morawa bapak IBNU HAJAR seiring do’a kami panjatkan semoga selalu sehat dan sukses dalam menjalankan amanah dari Allah lancar dan tetap dalam lindungan Allah SWT… Aamiin. ( Rul )
Deli Serdang ,Sesuai dengan instruksi Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo tujuan utama penggunaan Dana Desa diprioritaskan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang keperuntukannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, peningkatan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa ( RKPD)
Dari uraian diatas terkait penggunaan Dana Desa sudah jelas salahsatu poin pokoknya untuk kesejahteraan masyarakat, mengentaskan kemiskinan,akan tetapi lain hal yang terjadi di Desa Sukamandi Hilir Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara.Hasil dari investigasi yang dilakukan awak media dengan menindaklanjuti informasi warga Jumat (26-04-2024) “diduga” kepala Desa Sukamandi Hilir berinisial BI selain mengalokasikan dana yang tidak tepat sasaran untuk kesejahteraan masyarakat, Kepala Desa tersebut juga “diduga” telah melakukan mark up dana Desa tahun anggaran 2023 dengan kegiatan dan pengerjaan sebagai berikut :
1.Menjahit Horden dan Taplak meja menelan dana sebesar Rp.37.928.250,
2.Pelatihan merangkai papan bunga menelan dana Rp 31.588.000,
3.Pembangunan Pos Siskamling di empat lokasi yang berada di Dusun I dengan ukuran Panjang 2,5 meter x Lebar 2,5 meter dengan menelan dana pembangunan Rp.10.857.000/unit 4.Monografi PKK menelan dana Rp. 12.265.000,-
5.Pengadaan ternak kambing menelan dana Rp.86.940.000,-
Terpisah,terkait temuan awak media tersebut,Ketua Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Deli Serdang Ibrahim Effendi Siregar angkat bicara,Minggu (28-04-2024), telah terjadinya dugaan Mark up dan dugaan telah terjadinya tindak Pidana Korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa Sukamandi Hilir tersebut, Ibrahim Effendi Siregar yang akrab dipanggil Baem menjelaskan penggunaan Dana Desa hendaknya dilaksanakan secara tepat untuk skala prioritas, seperti;
– Mengelola dana Desa secara efektif dan efisien dengan
– Menyusun anggaran yang tepat sasaran.
– Menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa.
– Menyusun laporan keuangan secara transparan.
– Mengadakan musyawarah Desa.
– Memprioritaskan kebutuhan yang paling penting.
– Mengoptimalkan penggunaan dana.
“Penyaluran Dana Desa sudah dilakukan sejak tahun 2015, dengan alokasi dana mencapai Rp187,75 triliun hingga tahun 2018. Kementerian Keuangan perlu melakukan evaluasi terkait dampak penyaluran tersebut pada perekomian dan kehidupan masyarakat di Desa, dengan total anggarannya di tahun 2024 sebesar, Rp.2,77 triliun, angka tersebut naik sebanyak 3,25% dibanding 2023 sebesar Rp 2,68 triliun,Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), dengan jumlah Desa di Indonesia mencapai 83.971 Desa,”terang Baem.
Baem menabahkan, pencairan Dana Desa tahun berikutnya atau tahap kedua dapat dilakukan apabila penggunaan pada pencairan pertama sudah dipertanggungjawabkan baik secara administratif, secara teknis, dan secara hukum.
Pertanyaannya perlukah Dana Desa diaudit (?)
Berdasarkan UU Keuangan Negara, UU Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, serta UU BPK, dana Desa merupakan bagian dari keuangan negara, maka penggunaanya harus diperiksa oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Sebab seluruh penggunaan anggaran dana yang berasal dari APBN dan APBD wajib diaudit oleh BPK,tutur Baem.
Berikutnya,BPK atau Badan Pemeriksa Keuangan merupakan badan yang bertanggung jawab atas pengawasan keuangan di dalam pemerintahan negara. Salah satu tugas dari BPK adalah mengawasi keuangan Desa dalam rangka mendorong transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan keuangan Desa. Juga Baem mengingatkan, korupsi dana Desa sudah melanggar sudah jelas melanggar pasal, yaitu di
Pasal 55 ayat (1) KUHP jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP,” ucap Baem.
“Selain hukuman kurungan badan,para oknum Kepala Desa secara sah dan terbukti telah melakukan penyelewengan atau penyalahgunaan dana Desa juga dihukum dengan membayar denda sebesar Rp50 juta subsider tiga bulan kurungan penjara, dan membayar uang pengganti sebesar Rp.215 juta subsider dua bulan kurungan badan.Salah satu poin tindak pidana korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara,bila terbukti ada “dugaan” penyelewengan dana Desa maka Kades Sukamandi Hilir sudah selayaknya BPK ,BPKP, Inspektorat dan termasuk Aparat Penegak Hukum (APH) seperti KPK diminta segera mengaudit penggunaan dana Desa Sukamandi Hilir,sambungnya.
Di tahun 2019, Kepala Desa yang terjerat kasus korupsi dana Desa mencapai 45 Kades. Tahun 2020, angka ini melonjak drastis menjadi 132 Kades yang menjadi tersangka, dan kembali meningkat pada tahun 2021 sebanyak 159 Kades,tahun 2022 sebanyak 174 Kades dan di tahun terjadi peningkatan yang signifikan mencapai 197 Kades “bebernya.
“Selain Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK),Inspektorat memiliki peran penting dalam pembinaan dan pengawasan dana Desa.Sebagaimana telah dijelaskan di atas, bahwa berdasarkan PP. Nomor 12 tahun 2017 tentang Pembinaan Dan Pengawasan Pemerintahan Daerah pada Pasal 19 Bupati/Walikota wajib melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap Desa,”pungkasnya.( Rul -TIM)
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menyerahkan bantuan Beasiswa bagi Mahasiswa Peliteknik Kesehatan Negeri Medan di Kampus Dairi (24/04/2024). Turut mendampingi Bupati dalam acara ini, Staff Ahli Bupati Bidang Pendidikan, SDM danKesehatan, Maranatha M Padang, M.Si dan Sekretaris Dinas Pendidikan Pakpak Bharat, Juanda Bancin, S.Pd.
Kami yakin bahwa bantuan Pendidikan ini dapat memotivasi para siswa berprestasi serta menjadikan Mahasiswa lebih giat dalam menggapai cita-cita dan menjadi kebanggaan bagi keluarga. Sebenarnya moment ini menjadi moment yang paling emosional bagi saya, karena saya sangat bangga melihat adik-adik mendapat kesempatan untuk meraih prestasi dan juga dapat menunjukkan kepada bapak juga ibu kalian, adik-adik bisa membanggakan keluarga, ucap Franc Bernhard Tumanggor dalam acara ini.
Kita berharap dengan Beasiswa ini, bisa mendorong terbangunnya sumber daya insani yang mampu berperan dalam memutus rantai kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, dan meningkatkan motivasi belajar bagi mahasiswa untuk berprestasi. sehingga menghasilkan lulusan yang mandiri, produktif dan memiliki kepedulian sosial serta memiliki Orientasi Pendidikan bukan semata-mata setelah lulus kuliah kerja dimana. Tapi mari diubah Orientasinya, setelah lulus membuka lowongan pekerjaan, karena lebih baik kita berinovasi dan berwirausaha, untuk mengembangkan diri kita, jelas Bupati kemudian.
Bupati juga menjelaskan bahwa dalam upaya mewujudkan salah satu program perioritas dibidang Pendidikan, Pemerintah Pakpak Bharat menggelontorkan Anggaran sebesar 6,7 Miliar Rupiah yang diperuntukkan bagi Mahasiswa yang memenuhi syarat dan berhak untuk menerimanya.
Pada tahun 2024 ini kita berikan beasiswa kepada 457 orang mahasiswa yang terdiri dari 443 mahasiswa yang tersebar di seluruh Tanah Air, serta 14 orang siswa SMA Unggulan yang ada di Sumatera Utara, jelas Bupati lebih lanjut.
Kami segenap Mahasiswa Pakpak Bharat mengucapkan banyak terimakasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, karena atas bantuan Beasiswa yang diberikan kami dapat melanjutkan study kami, dan kami berharap semoga kedepan Beasiswa ini dapat berjalan terus sehingga kami anak-anak Pakpak Bharat dapat melanjutkan pendidikan kami, ucap Alda Minanda Munthe, mahasiswi tingkat II Politeknik Kesehatan Dairi.
Direktur Poltekkes, R.R.Sri Rini Winarti Rinawati,SKM.,M.Kep melalui Sekretaris Jurusan Keperawatan, Amira Permata Sari Tarigan S.Kep, Ns,M.Kes menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, atas dipercayakannya para pelajar terbaik Pakpak Bharat untuk menimba ilmu di Poltekes ini.
Senang sekali bisa turut ambil bagian dalm upaya pembangunan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Pakpak Bharat, kedepan kami berharap bisa berkontribusi lebih luas lagi dalam membangun Kabupaten Pakpak Bharat, ucap Amira Permata Sari.
(DP)
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor memimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke – 28 di Lapangan Napa Sengkut, Salak (25/04/2024).
Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ini diikuti oleh segenap Aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, para Pimpinan Instansi Vertikal, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dan banyak undangan lainnya.
Bupati dalam kesempatan ini menyampaiakan Pidato tertulis dari Menteri Dalam Negeri RI, M Tito Karnavian yang mengajak segenap hadirin untuk memaknai kembali arti, filosofi dan tujuan dari Otonomi Daerah. Otonomi Daerah merupakan hak, wewenang, dan kewajiban Daerah Otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan Pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia, jelas Tito Karnavian dalam sambutan tertulisnya
Berangkat dari prinsip dasar inilah, Otonomi Daerah dirancang untuk mencapai 2 (dua) tujuan utama termasuk di antaranya tujuan Kesejahteraan dan tujuan Demokrasi. Dari segi tujuan kesejahteraan, desentralisasi diarahkan untuk memberikan pelayanan publik bagi masyarakat secara efektif, efisien dan ekonomis melalui berbagai inovasi kebijakan Pemerintahan yang menekankan kepada kekhasan Daerah yang bersangkutan (endogenous development) serta pemanfaatan potensi sumber daya alam yang bijak dan berkelanjutan (sustainable), jelas Mendagri lebih lanjut.
Otonomi Daerah adalah pemberian kewenangan kepada Pemerintah Daerah untuk secara mandiri mengatur dan mengelola urusan Nasional. Dengan kata lain, Pemerintah Daerah memiliki hak dan kewajiban untuk membuat keputusan yang berkaitan dengan kepentingan lokal.
Tahun ini, dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke – 28, Pemerintah Mengambil Tema Hari Otonomi Daerah “Otonomi Daerah berkelanjutan menuju ekonomi hijau dan lingkungan yang sehat”. Tema hari otonomi daerah 2 ke xxviii ini dipilih untuk memperkokoh komitmen, tanggung jawab dan kesadaran seluruh jajaran Pemerintah Daerah akan amanah serta tugas untuk membangun keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup di tingkat lokal serta mempromosikan model ekonomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.
(DP)
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (Musrenbang RPJPD) Pakpak Bharat tahun 2025-2045 di Aula Bale Sada Arih, Kompleks Kantor Bupati Pakpak Bharat (24/04/2024). Musrenbang ini dilaksanakan dengan mengundang banyak pihak dan pemangku kepentingan terkait, diantaranya Kepala Bappelitbangda Provinsi Sumatera Utara yang mengirim perwakilannya yakni Kepala Bidang Infraswil, Dr. Ihsan Azhari, S.Sos, M.SP, Deputi Direktur BI Wilayah Sumatera Utara, Wahyu Yuwana Hidayat, Kepala Badan Pusat Statistik Pakpak Bharat, Mushklikhatun, ST, Perwakilan Dinas Penanaman Modal Provinsi Sumatera Utara, Perwakilan Kepala Daerah tetangga, serta banyak undangan lainnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Roy Efraim Bancin, SE dalam laporannya menjelaskan maksud dan tujuan pelaksanaan Musrenbang ini adalah untuk membahas Rancangan RPJPD guna menyepalati Visi dan Misi jangka panjang Daerah, menyepakati arah kebijakan dan sasaran pokok dalam Rancangan RPJPD Pakpak Bharat Tahun 2025-2045, serta menyepakati program-program kegiatan.
Sementara itu Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Wakil Bupati, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd mengatakan, RPJPD merupakan penjabaran dari Visi, Misi, arah kebijakan dan sasaran pokok Pembangunan Daerah Jangka Panjang untuk 20 tahin yang disusun dengan berpedoman pada RPJP Nasional dan Rancangan Tata Ruang Wilayah.
Maka dokimen RPJPD harus mencakup informasi tentang sumber daya yang tersedia, potensi wilayah, serta langkah strategis yang akan diambil untuk mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan. RPJPD juga dapat mrnjadi acuan yang sangat penting bagi Kepala Daerah dan atau calon Kepala Daerah dalam menentukan dan merumuskan Visi dan Misi, jelas Bupati kemudian.
Maka dengan demikian Visi RPJPD Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2025-2045 adalah “Pakpak Bharat Sejahtera, Maju, Berdaya Saing dan Berkelanjutan”, demikian antara lain arahan Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor disampaikan oleh wakil Bupati, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd.
Kita berharap RPJPD ini nantinya bisa membawa kemajuan bagi Kabupaten Pakpak Bharat, serta membangun sinergi antara Pemerintah, DPRD dan seluruh pemangku kepentingan di dalamnya, ucap Perwakilan DPRD Pakpak Bharat, Ronald Lubis, SE dalam sambutannya.
Musrenbang RPJPD Pakpak Bharat Tahun 2025-2045 ini ditutup dengan penanda tanganan bersama Naskah Berita Acara Hasil Kesepakatan Musrenbang RPJPD Tahun 2025-2045.
(DP)
Gema Musabaqah Tilawatil Quran tahun 2024 mulai berkumandang di Kabupaten Pakpak Bharat. Kecamatan Kerajaan menjadi penanda awal perhelatan seni kumandang ayat suci ini dilaksanakan.
Pelaksanaan MTQ Tingkat Kecamatan Kerajaan ini dibuka oleh Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd di halaman Kantor Camat Kerajaan (23/04/2024).
Musabaqah Tilawatil Quran ini merupakan Program Nasional, maka oleh karenanya harus kita sikapi sebagai warga Negara dengan gembira dan semarak, ucap Mutsyuhito Solin dalam arahannya.
Lalu bagaimana kita menyikapinya, karena ini adalah kebiasaan membaca, maka mari kita tumbuhkan dan biasakan membaca Alquran dalam keluarga kita, kita budayakan. Sebagai contoh, kebiasaan kita berbahasa Pakpak yang sungguh lancar dan fasih, maka begitu juga Alquran harus kita biasakan dan budayakan.
Kalau sudah terbudaya maka tentu bukan hal sulit bagi kita, bagi anak-anak kita untuk mempelajari cara membacanya yang benar. Jadi kita baca, kita biasakan, dan kita budayakan, saya kira dengan tiga hal ini pasti kita bisa membaca dan memahami Alquran sesuai dengan tuntunan yang terkandung di dalamnya, jelas dia kemudian.
Pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan Kerajaan tahun 2024 ini diawali dengan pelaksanaan Pawai Ta”aruf oleh seluruh peserta yang datang dari seluruh Desa yang ada di Kecamatan kerajaan, berjalan mengitari Kota Sukaramai dengan iringan music drumband para pelajar Madrasah Tsanawiyah Sukaramai.
Musabaqah Tilawatil Quran ke XXI tahun 2024 Tingkat Kecamatan Kerajaan ini kita laksanakan dengan Tema “Membangun Generasi Qurani Untuk Mewujudkan Kecamatan Kerajaan Yang Rukun Agamis dan Berbudaya, harapan kita semoga dari Kecamatan Kerajaan ini bisa melahirkan Qori dan Qoriah yang mampu membumikan Alquran sampai di seluruh dunia, dan paling penting Kecamatan Kerajaan harus selalu eksis dengan jiwa toleransi yang mengiringinya, ucap Camat kerajaan, H Wenta Banurea, ST.
(DP)