Kepala Desa Di Kecamatan Namo Rambe, Kecamatan Biru-Biru Dan Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Merasa Terancam serta di hantui ketakutan jika tidak mengikuti Perintah atasannya, Pasalnya Dengan Seringnya Kegiatan Bimtek yang di selenggarakan Diduga oleh Bupati terhadap Kepala-Kepala Desa tentunya menyerap Dana Desa yang membuat berkurangnya Dana Desa untuk membangun Desa.
Beberapa Hari Lalu Kepala-Kepala Desa di Tiga Kecamatan tersebut melaksanakan Bimtek selama 3 hari 4 malam di Salah satu Hotel di Berastagi Pada Hari Minggu Tanggal 03 September 2023 lalu. Kamis 07/09/2023
Anggaran Bimtek tersebut menyerap Dana Desa masing-masing sebesar Rp.6.000.000/orang dan mewajibkan 3 orang/Desa, sehingga setiap Desa yang mengikuti Bimtek tersebut harus menguras Dana Desa sebesar Rp.18.000.000/Desa.
Wakil Ketua Reclasserring Komisariat Wilayah Sumatera Utara Megang Rizky dan Ketua Departemen Hukum Reclasserring Indonesia Martono S.Pd SH, Ketua IMI Misnarto beserta Anggota Investigasi Monitoring Intelegent(IMI) Reclasserring Indonesia Zefanya menanggapi kegiatan Bimtek yang di laksanakan Kepala-Kepala Desa di salah satu Hotel Berastagi Kabupaten Karo beberapa hari lalu menilai Bimtek tersebut adalah Modus pihak terkait untuk korupsi berjemaah dan dalam Hal ini diduga Bupati Deli serdang Juga terlibat di dalamnya.
Megang Rizky menduga Kegiatan Bimtek tersebut telah menyalahi UU No.6 Tahun 2014 Tentang Desa dan Permendagri No.111 Tahun 2014 Tentang Tekhnis Peraturan Desa, Permendagri No.113 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa, Permendagri No.114 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pembangunan Desa, Permendagri No.47 Tahun 2016 Tentang Adsministrasi Pemerintahan Desa, Permendagri No.20 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa, Permendagri No.1 Tahun 2017 Tentang Penataan Desa. Tandas Megang
Waka Komwil Sumut Reclasserring Indonesia Megang Rizky kepada Wartawan mengatakan Pihaknya akan menyelidiki dan mengusut tuntas kasus tersebut sampai ke tingkat kabupaten, Megang Rizky menduga kegiatan Bimtek seluruh Kepala Desa di tiga Kecamatan tersebut dalam keadaan terpaksa dan tidak bermanfaat.
Megang Rizky saat melakukan Investigasi dan Monitoring ke Kantor Camat Namo Rambe pada hari kamis 07 September 2023 namun tidak bertemu dengan Camat Namo Rambe guna konfirmasi terkait Bimtek tersebut, Diduga Camat Namo Rambe yang belum diketahui identitasnya sampai saat ini mengetahui sedikitnya banyaknya terkait hal tersebut.
Waka Konwil Reclasserring Indonesia Sumatera Utara Megang Rizky sempat Menghubungi dan Mengirimkan Pesan SMS Watsapp kepada Camat Namo Rambe dengan Nomor +62812-2514-XXXX, Namun Camat Namo Rambe tidak mengangkat Telpon dan tidak menjawab Pesan SMS Watsapp Megang Rizky tersebut.
Usai melakukan investigasi dan Monitoring di Kantor Camat Namo Rambe Megang Rizky bersama Team beranjak menuju Kantor Camat Biru-Biru Kabupaten Deli Serdang juga guna mengkonfirmasi Camat untuk mengetahui kebenaran terkait Bimtek tersebut, namun Team juga tidak bertemu dengan Camat Biru-Biru dan Team hanya bertemu dengan Sekretaris Camat Berinisial Ujung dan Staf kantor Camat.
Waka Komwil Reclasserring Indonesia Sumut Megang Rizky dan Ketua Departemen Hukum Martono S.Pd, SH beserta Ketua IMI Misnarto dan anggota Zefanya meminta kepada Sekcam agar menyampaikan Pesan atas Kedatangan Pihaknya ke Kantor Camat Biru-Biru untuk bertemu dengan Camat.
Misnarto Ketua Investigasi Monitoring Intelegent (IMI) Reclasserring Indonesia mengatakan Bimtek yang setiap Dana Desa di kucurkan ke Desa-Desa hampir tidak ada hasilnya dari oknum atau anggota yang di utus dari Desa, Misnarto Menduga hal ini terkesan hanya untuk Berpoya-poya. Tandas Misnarto
Kepala Desa Di Kecamatan Namo Rambe, Kecamatan Biru-Biru Dan Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Merasa Terancam serta di hantui ketakutan jika tidak mengikuti Perintah atasannya, Pasalnya Dengan Seringnya Kegiatan Bimtek yang di selenggarakan Diduga oleh Bupati terhadap Kepala-Kepala Desa tentunya menyerap Dana Desa yang membuat berkurangnya Dana Desa untuk membangun Desa.
Beberapa Hari Lalu Kepala-Kepala Desa di Tiga Kecamatan tersebut melaksanakan Bimtek selama 3 hari 4 malam di Salah satu Hotel di Berastagi Pada Hari Minggu Tanggal 03 September 2023 lalu. Kamis 07/09/2023
Anggaran Bimtek tersebut menyerap Dana Desa masing-masing sebesar Rp.6.000.000/orang dan mewajibkan 3 orang/Desa, sehingga setiap Desa yang mengikuti Bimtek tersebut harus menguras Dana Desa sebesar Rp.18.000.000/Desa.
Wakil Ketua Reclasserring Komisariat Wilayah Sumatera Utara Megang Rizky dan Ketua Departemen Hukum Reclasserring Indonesia Martono S.Pd SH, Ketua IMI Misnarto beserta Anggota Investigasi Monitoring Intelegent(IMI) Reclasserring Indonesia Zefanya menanggapi kegiatan Bimtek yang di laksanakan Kepala-Kepala Desa di salah satu Hotel Berastagi Kabupaten Karo beberapa hari lalu menilai Bimtek tersebut adalah Modus pihak terkait untuk korupsi berjemaah dan dalam Hal ini diduga Bupati Deli serdang Juga terlibat di dalamnya.
Megang Rizky menduga Kegiatan Bimtek tersebut telah menyalahi UU No.6 Tahun 2014 Tentang Desa dan Permendagri No.111 Tahun 2014 Tentang Tekhnis Peraturan Desa, Permendagri No.113 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa, Permendagri No.114 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pembangunan Desa, Permendagri No.47 Tahun 2016 Tentang Adsministrasi Pemerintahan Desa, Permendagri No.20 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa, Permendagri No.1 Tahun 2017 Tentang Penataan Desa. Tandas Megang
Waka Komwil Sumut Reclasserring Indonesia Megang Rizky kepada Wartawan mengatakan Pihaknya akan menyelidiki dan mengusut tuntas kasus tersebut sampai ke tingkat kabupaten, Megang Rizky menduga kegiatan Bimtek seluruh Kepala Desa di tiga Kecamatan tersebut dalam keadaan terpaksa dan tidak bermanfaat.
Megang Rizky saat melakukan Investigasi dan Monitoring ke Kantor Camat Namo Rambe pada hari kamis 07 September 2023 namun tidak bertemu dengan Camat Namo Rambe guna konfirmasi terkait Bimtek tersebut, Diduga Camat Namo Rambe yang belum diketahui identitasnya sampai saat ini mengetahui sedikitnya banyaknya terkait hal tersebut.
Waka Konwil Reclasserring Indonesia Sumatera Utara Megang Rizky sempat Menghubungi dan Mengirimkan Pesan SMS Watsapp kepada Camat Namo Rambe dengan Nomor +62812-2514-XXXX, Namun Camat Namo Rambe tidak mengangkat Telpon dan tidak menjawab Pesan SMS Watsapp Megang Rizky tersebut.
Usai melakukan investigasi dan Monitoring di Kantor Camat Namo Rambe Megang Rizky bersama Team beranjak menuju Kantor Camat Biru-Biru Kabupaten Deli Serdang juga guna mengkonfirmasi Camat untuk mengetahui kebenaran terkait Bimtek tersebut, namun Team juga tidak bertemu dengan Camat Biru-Biru dan Team hanya bertemu dengan Sekretaris Camat Berinisial Ujung dan Staf kantor Camat.
Waka Komwil Reclasserring Indonesia Sumut Megang Rizky dan Ketua Departemen Hukum Martono S.Pd, SH beserta Ketua IMI Misnarto dan anggota Zefanya meminta kepada Sekcam agar menyampaikan Pesan atas Kedatangan Pihaknya ke Kantor Camat Biru-Biru untuk bertemu dengan Camat.
Misnarto Ketua Investigasi Monitoring Intelegent (IMI) Reclasserring Indonesia mengatakan Bimtek yang setiap Dana Desa di kucurkan ke Desa-Desa hampir tidak ada hasilnya dari oknum atau anggota yang di utus dari Desa, Misnarto Menduga hal ini terkesan hanya untuk Berpoya-poya. Tandas Misnarto
Padang, sidik24jam.com — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang tekankan setiap pekerja proyek pakai alat pelindung diri (APD) lengkap dalam bekerja.
Pantauan sidik24jam.com hal itu terlihat saat pembangunan jembatan di kawasan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur Kota Padang.
Dalam pengerjaan proyek ini tidak satupun pekerja yang luput dari
alat pelindung diri (APD) untuk keselamatan pekerja.
Kabid Penyelenggaraan Jalan Dinas PUPR Kota Padang, Ihsanul Rizki, ST mengungkapkan, hal itu sebagai standarisasi terhadap keselamatan kerja.
Karena menurutnya, selain kualitas kerja, pekerja juga harus perlu memakai APD lengkap dalam bekerja.
“Dan untuk pekerjaan telah kami upayakan sesuai spek, dan teknis sesuai standar dalam setiap kegiatan pembangunan,” terangnya.
Hal itu sebagaimana tertuang dalam Permen PU Nomor 12 tahun 2014 tentang drainase perkotaan, dan PP Nomor 12 tahun 2021 tentang Belanja Barang dan Jasa Pemerintah.
” Kalau Untuk masyarakat dan kita akan mengerjakannya sebaik mungkin,” ujarnya.
Ia berharap, dengan terbangunnya jembatan tersebut dapat memperlancar arus lalu lintas masyarakat sekitar dan kembali lancar.
“Mari kita sama-sama menjaga kualitas infrastruktur jalan dan jembatan khusus kota Padang,” pungkasnya.
SIDIK24JAM.COM,PEKANBARU.-Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menyapa dan mengajar Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Riau, Kamis (07/09/2023). Bertempat di Balai Serindit Gedung Daerah Pekanbaru
Acara yang dibuka oleh Gubernur Riau H. Syamsuar ini turut dihadiri oleh Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Muhammad Wardan diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil H. Afrizal dengan didampingi oleh Kepala BKPSDM Sri Suharni Rawi.
Dalam kesempatan ini, Menteri Anas menyampaikan agar seluruh ASN di Provinsi Riau dapat meningkatkan kinerja layanan kepada masyarakat.
Menteri Anas juga menegaskan, Provinsi Riau memiliki potensi luar biasa untuk menjadi pelopor dalam implementasi birokrasi yang lebih efisien dan lincah.
“Sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo supaya birokrasi di Indonesia lebih berdampak, lebih lincah, dan tidak hanya tumpukan kertas,” ungkapnya
Dikesempatan ini juga, Menteri Anas berdialog dengan ASN di Provinsi Riau untuk berbagi perspektif mengenai isu-isu yang berkembang di lingkup aparatur negara dan reformasi birokrasi.
Turut hadir dalam pertemuan ini, Plt. Kepala BKN Haryomo Dwi Putranto, Staf Khusus Menteri PANRB Bidang Organisasi, Aparatur, dan Kepegawaian Donny Adityawarman, seluruh Bupati/Walikota Provinsi Riau, para OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, serta seluruh ASN se-Provinsi Riau.
SIDIK24JAM.COM,INHIL.-Polres Inhil melaksanakan kegiatan upacara pelantikan dan serah terima jabatan (Sertijab) Kabag Log dan beberapa Kapolsek, Kamis (7/9/2023) pagi, di Aula Rekonfu Mapolres.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kapolres Inhil AKBP Norhayat SIK dan dihadiri Pejabat Utama Polres Inhil, Para kabag, Kasat, Kasi, Para Perwira, Bintara, PNS Serta Bhayangkari Cabang Polres Inhil.
Sertijab berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Riau Nomor : KEP/341/VIII/2023 tanggal 17-08-2023 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polda Riau periode 17-08-2023, yakni :
1. Kompol AR Tarigan Gersang S.Sos M.H. dilantik menjadi Kabag Log Polres Inhil.
2. Kapolsek Kateman dari Kompol AR Tarigan Gersang S.Sos. M.H. kepada AKP Ermanto SH.
3. Kapolsek Tanah Merah dari AKP A. Saukani. M kepada Iptu Edi Saputra S.H.
4. Kapolsek Teluk Belengkong dari Ipda Dedi Susanto kepada Ipda Abdullah Awang S.Sos.
Kapolres Inhil AKBP Norhayat menyampaikan bahwa mutasi atau penyegaran untuk peningkatan kwalitas dan kwantitas dari personel didalam institusi Kepolisian adalah hal yang wajar, dan ini adalah salah satu giat rutin.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada AKP A. Saukani. M dan Ipda Dedi Susanto atas kinerja dan sinergitas yang telah terjalin dengan sangat baik diseluruh jajaran. Mengingat selama keduanya menjabat telah memberikan warna bagi kemajuan polres Inhil dalam mewujudkan Kamtibmas yang kondusif,” ucapnya
Kepada Pejabat Baru Kapolres Inhil meminta kedepannya dapat cepat menyesuaikan dengan tugas dan jabatan yang diamanahkan.
“Jadilah pemimpin yang mampu berempati dan tegas dalam bertindak demi kelancaran pelaksanaan tugas. Untuk seluruh personel jalin kerjasama yang baik, saling mengingatkan,” pesannya.
SIDIK24JAM.COM,INHIL.-Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Inhil memprioritaskan pelayanan dasar masyarakat melalui program Strong Point dalam Operasi Zebra Lancang Kuning tahun 2023. Kegiatan ini berlangsung selama 14 hari mulai 4 hingga 17 September mendatang.
Melalui program strong point, petugas akan ditempatkan pada titik-titik rawan kemacetan untuk memberikan pelayanan kepolisian berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Kapolres Inhil, AKBP Norhayat SIK mengatakan strong point diharapkan mampu mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) bagi masyarakat.
Selain itu, pihaknya juga mengatur lalu lintas jalan di 18 titik simpul lokasi pusat keramaian masyarakat seperti Pasar, Pertokoan, persimpangan rawan macet, serta di beberapa Sekolah yang ada di Kota Tembilahan.
“Kegiatan strong point ini dilaksanakan setiap pagi hari di titik lokasi pusat keramaian masyarakat dan juga di titik rawan macet serta lokasi sekolah,” kata AKBP Norhayat.
Kapolres Inhil mengarahkan seluruh personel Polres agar mengedepankan upaya preentif, edukatif, dan humanis dalam pelaksanaan Operasi Zebra 2023.
“Kepada personel Polres, saya ingatkan agar hindari hal-hal yang kontraproduktif dengan tugas pokok kepolisian. Bersikap humanis dan mengedukasi masyarakat tentang keselamatan lalulintas jika berhadapan dengan masyarakat yang melanggar aturan,” pesan Kapolres.
Namun, kepolisian juga tetap melakukan penindakan terhadap pengendara yang melanggar aturan lalulintas.
“Kebanyakan dari mereka tidak menggunakan helm,” ungkap Kapolres.
Program Strong Point tersebut dilaksanakan sebagai bentuk wujud nyata Polres Inhil dalam memberikan rasa aman dan nyaman, serta memaksimalkan dan mengoptimalkan pelayanan Kepolisian terhadap seluruh lapisan masyarakat.
“Kami himbau kepada masyarakat untuk patuh terhadap aturan lalulintas, sehingga terwujud keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas di wilayah kita,” imbauan.
sidik24jam.com. MERANTI – Polres Kepulauan Meranti Polda Riau, melalui program Kamis Barokah Polsek Merbau, Kamis (7/9/2023) pagi, kembali memberikan bantuan kepada balita penderita stunting di Kecamatan Merbau.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Merbau AKP Aguslan SH didampingi Kanit Binmas Aipda Mardoni, Kanit Provos Bripka Hartono SH, dan Banit Samapta Bripda Ibnu Maulana.
Adapun bantuan yang diberikan berupa sembako dan makanan asupan gizi balita.
Sasarannya kali ini adalah Naya (1,3 th) balita asal Kelurahan Teluk Belitung dan Githa (1,9 th) yang beralamat di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau.
Aguslan mengatakan bahwa pemberian bantuan tersebut merupakan kepedulian pihaknya terhadap masyarakat. Disamping ikut serta membantu program pemerintah dalam menurunkan angka stunting, khususnya di wilayah hukumnya.
“Giat ini dapat dilakukan berkat kerjasama kita dengan pihak Puskesmas Teluk Belitung terkait data-data dan alamat balita stunting tersebut,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapolsek berharap bantuan itu dapat meringankan beban kebutuhan hidup keluarga dari kedua balita tersebut.
“Semoga bantuan sembako asupan penambah gizi yang kita berikan dapat bermanfaat serta membantu meningkatkan kesehatan kedua balita itu,” ucap Aguslan.
Sementara itu, kedua ibu dari balita tersebut mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Kapolsek Merbau dan anggotanya.
“Alhamdulillah kami berterimakasih atas bantuan dari pak Kapolsek beserta anggota itu,” ucap Mirawati. (Iwan)
Pessel,sidik24jam.com– Masyarakat akhirnya bisa kembali menikmati jalan nasional dengan mulus. Infrastruktur konektivitas ini dibangun Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat direktorat jenderal bina marga, Balai pelaksanaan jalan Nasional,(PJN).
Jalan paket Rehabilitasi Mayor pelebaran Padang -Painan-kambang di Kecamatan Batangkapas yang dikerjakan PT. Citra Muda Noer Bersaudara sudah lancar, masyarakatpun gembira.
“Alhamdulillah jalan kami sudah lancar dan lebar. Jalan hitam tebal kami senang,” ungkap Yuni salah seorng warga Batangkapas.
Pembangunan jalan raya mulus Rehabilitas Minor Padang-Painan-Kambang ini adalah sasatu bentuk kepedulian Pemerintah dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat.
“Jalan mulus, saya rasa sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang hendak Mudik dari luar kota yang hendak menuju Pesisir Selatan,” jelasnya.
Selain Yuni, Epi Damson seorang pengedara juga merasakan kenyamanan saat melintasi jalan yang baru selesai.
Selain memuji pemerintah, ia juga memuji hasil kerja kontraktor jalan yang rapi dan bersih. Terutama untuk ketebalan dan kerataannya.
“Sangat bermanfaat, dan akan menekan kurangnya angka Lakalantas, karena biasanya jalan banyak lobang, sudah di perbaiki secepatnya,” jelasnya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan kontraktor jalan yang melaksanakan jalan Batang Kapas dengan baik jln mulus Padang-Painan-Kambang melalui kementerian Pekerjaan umum dan direktorat jenderal Bina marga pelaksanaan jalan Nasional (PJN) Wilayah .II Pejabat komitmen PPK-2.3 provinsi Sumatera Barat,”tutupnya.(Tim)
SIDIK24JAM.COM,INHIL,-Sebagai garda terdepan dan mitra strategis, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Muhammad Wardan membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi RT/RW Desa Se-Kecamatan Kempas, Bertempat di GOR Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas,Rabu (06/09/2023)
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Kempas ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Inhil Hj. Zulaikhah Wardan, Kadis PMS dan sejumlah Pimpinan OPD dilingkup Pemkab Inhil, Camat beserta Unsur Forkopimcam Kecamatan Kempas, Ketua BKAD dan para peserta Bimtek yang terdiri dari seluruh RT dan RW dari 10 Desa se Kecamatan Kempas.
Dalam arahannya, Bupati H. Muhammad Wardan mengatakan Pengurus RT dan RW memiliki peranan penting dan cukup berat dalam partisipasinya membantu Pemrintah ditingkat Desa.
Oleh sebab itu, kegiatan peningkatan SDM RT dan RW ini dinilai sangat membantu dalam peningkatan kapasitas dan kemampuan Ketua RT dan RW, sehingga dapat membantu Pemerintah Desa dalam menunaikan kewajibannya, apalagi saat ini Desa dituntut mampu mengelola anggaran Pemerintah yang nilainya cukup besar, terang Bupati
Selanjutnya, Bupati H. Muhammad Wardan berpesan kepada Kepala Desa, BKAD dan seluruh pemangku kepentingan desa agar selalu melakukan upaya dalam rangka menggali potensi Desa secara baik dan optimal untuk meningkatkan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat desa.
Acara diawali dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Bupati H. Muhammad Wardan.
sidik24jam.com. MERANTI – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPRD Kepulauan Meranti atas persetujuan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun Anggaran 2022.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Paripurna tentang Laporan Badan Anggaran sekaligus Pengambilan Keputusan Ranperda tersebut, di Balai Sidang DPRD, Selatpanjang, Selasa (22/8/2023).
“Terima kasih kepada ketua, wakil ketua serta seluruh Anggota DPRD Kepulauan Meranti yang dengan sungguh-sungguh telah menyetujui Ranperda ini,” ucap Asmar.
Dikatakannya, dengan diundangkannya regulasi tersebut diharapkan dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Menurutnya, Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD merupakan kewajiban kepala daerah.
“Sesuai amanah peraturan perundang-undangan yang telah ditetapkan,” sebutnya.
BACA JUGA:Pj. Bupati Kampar hadiri Seminar Mahasiswa Baru bersama EK LMND dan GMK Kampar
Lebih lanjut, Asmar menuturkan setelah persetujuan DPRD Meranti didapat, maka Perda tersebut akan disampaikan ke Pemprov Riau untuk dievaluasi. Ia pun memerintahkan jajarannya yang terkait untuk segera melaksanakan tahapan selanjutnya.
“Agar Perda ini nantinya dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya.
Paripurna itu dipimpin oleh Ketua DPRD Kepulauan Meranti Fauzi Hasan dan Wakil Ketua Khalid Ali. Bertindak sebagai juru bicara Badan Anggaran Pauzi, dan diikuti sebanyak 20 orang Anggota DPRD Meranti.
Turut hadir, unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, para staf ahli, asisten, kepala OPD dan tamu serta undangan lainnya. ADV