sidik24jam.com. MERANTI – Satgas Preemtif operasi Zebra Lancang Kuning 2023 Polres Kepulauan Meranti Polda Riau, Jumat (15/9/2023) pagi, menyosialisasikan tertib berlalulintas kepada masyarakat melalui spanduk himbauan.
Sebanyak 10 spanduk himbauan dipasang di titik area rawan kecelakaan lalu lintas di sepanjang jalan lintas Alai, Kecamatan Tebingtinggi Barat.
Seperti di jalan poros Alai, Alai Selatan, Mekong, Mekong Tengah, Gogok, Mempalai tikungan 1, Mempalai tikungan 2, Kundur tikungan 1, Kundur tkungan 2, dan Kundur tikungan 3.
“Sosialisasi melalui pemasangan spanduk ini bertujuan agar masyarakat mengetahui dan selalu berhati-hati saat berkendara di jalan raya,” ungkap Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul LTG SH SIk MH, melalui Kasat Lantas AKP Boy Setiawan SAp MSi.
Pihaknya berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas, khususnya di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti makin meningkat.
Dengan demikian masyarakat lebih mengerti dan memahami tentang peraturan berlalulintas. Sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalulintas (Kamseltibcarlantas).
“Mari kita ciptakan situasi berlalulintas yang tertib demi menjaga keselamatan bersama. Lengkapi semua kelengkapan berkendara. Mulai dari kelengkapan kendaraan seperti kaca spion dan TNKB atau plat nomor maupun kelengkapan berkendara seperti SIM dan STNK. Paling utama sekali, gunakan helm yang SNI,” himbaunya.
Lebih lanjut disampaikan AKP Boy Setiawan, bahwa korban kecelakaan lalulintas meninggal dunia di Meranti rata-rata disebabkan benturan di kepala akibat tidak memakai helm.
“Jadi, kami kembali mengingatkan kepada semuanya supaya berhati-hati saat berkendara. Tetap gunakan helm. Sayangi diri dan keluarga kita,” ingat Kasat Lantas. (Iwan)
sidik24jam.com. MERANTI – Kapolres Kepulauan Meranti Polda Riau, AKBP Andi Yul LTG SH SIk MH, Jumat (15/9/2023) siang, bertempat di masjid Ar Rahman Mapolres, melakukan penyerahan zakat profesi dari personel dalam program Polisi Peduli Amal Zakat (Simpaz).
Ikut hadir dalam penyerahan tersebut para Pju Polres, Ketua Baznas Mardio Hasan beserta staf, Dr Chanifudin dosen STAIN Bengkalis dan personel.
Dalam sambutannya, Andi Yul mengatakan bahwa penyaluran zakat profesi itu didapatkan dari pendapatan bulanan personel yang dikumpulkan selama 3 bulan terakhir dengan besaran 2,5 persen tanpa paksaan.
“Program Simpaz Polres Meranti rutin kita laksanakan. Alhamdulillah sudah berjalan selama setahun ini. Jadi, para personel dengan ikhlas melakukannya karena sadar akan pentingnya mengeluarkan zakat,” ungkapnya.
Dengan mengeluarkan zakat profesi ini, sebut Kapolres, personel harus memaknainya dengan mensucikan hati, yang berarti dalam melaksanakan tugas sebagai anggota Polri harus dengan sepenuh hati memberikan pelayanan, pengayoman dan perlindungan kepada masyarakat sehingga apa yang dilakukan menjadi amal ibadah.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada personel yang telah dengan kesadaran sendiri mengeluarkan zakat profesi yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” ucap Andi Yul.
Ia juga berharap personel agar tetap solid dan loyal dalam bertugas. Berkerja dengan penuh semangat mengabdikan diri sebaga insan Polri dalam menjaga Kamtibmas agar tetap kondusif.
“Semoga apa yang personel kerjakan dengan tulus ikhlas dan zakat yang dikeluarkan menjadi amal jariah bagi rekan-rekan sendiri,” ucapnya lagi.
Ketua Baznas Kepulauan Meranti, Mardio Hasan di kesempatan itu menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Kapolres dan personel yang telah mengumpulkan zakat profesi.
“Zakat adalah penting bagi seorang muslim. Perintah sholat dan zakat di gandeng oleh Allah dalam surah Al-Baqarah ayat 110. Dimana, sholat adalah hubungan kita kepada Allah dan zakat kepada sesama manusia,” terangnya.
Dia juga menjelaskan tentang fungsi dari zakat, yaitu upaya untuk mensucikan harta dan profesi serta keluarga.
“Mudah-mudahan Allah menjaga seluruh personel dalam melaksanakan tugas. Insya Allah apa yang disalurkan ini, akan kami lanjutkan kepada yang berhak menerimanya sesuai ketentuan Islam. Setidaknya juga, dengan zakat profesi ini personel Ikut andil mengentaskan kemiskinan, membantu para pedagang kecil, mahasiswa yang membutuhkan dana untuk menyelesaikan kuliahnya dan banyak kebaikan yang nantinya mengalir menjadi amal jariah,” ucap Mardio.
Usai itu, Kapolres menyerahkan dana zakat kepada Baznas dengan jumlah yang terkumpul sebanyak Rp 54.200.000 dari potongan gaji personel Polres Meranti setiap bulannya. (Iwan)
sidik24jam.com. MERANTI – Wakapolres Kepulauan Meranti Polda Riau, Kompol Robet Arizal SSos, mengajak MPC Pemuda Pancasila untuk selalu tertib dan menaati aturan berlalulintas, serta bersama menjaga kondusifitas wilayah.
Hal itu disampaikannya saat Jumat Curhat bersama pengurus dan anggota Pemuda Pancasila, Jumat (15/9/2023) pagi, bertempat di kantor MPC PP, jalan Tebingtinggi Selatpanjang.
Ikut hadir Kabag SDM Kompol Yuherman SPsi, Kasat Intelkam AKP Edi Purnomo, Kbo Satlantas Ipda Naswandi Wanto SH MT, Kanit Regident Satlantas Iptu Raden Surtika M, personel Polres, serta Ketua MPC PP Sugianto dan anggota.
Kompol Robet menyampaikan, kegiatan Jumat Curhat itu bertujuan untuk mendengarkan keluhan dari masyarakat, saran serta kritik dari masyarakat, untuk membangun kinerja Polri yang lebih baik kedepannya.
“Saat ini Polri sedang melaksanakan operasi terpusat dengan sandi operasi Zebra Lancang Kuning 2023. Yang mana operasi tersebut ditujukan untuk tertib dalam berlalu lintas. Untuk itu, kami mengajak seluruh rekan-rekan MPC PP Meranti agar selalu menaati aturan lalulintas,” ucapnya.
Ia menyebutkan bahwa sasaran operasi ditujukan kepada pengemudi kendaraan, masyarakat pengguna jalan dan lokasi atau ruas jalan yang rawan sebagai faktor utama terjadinya gangguan Kamseltibcarlantas. Untuk menekan jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat pengguna jalan.
“Disamping itu, kami juga mengharapkan rekan-rekan pengurus dan anggota MPC Pemuda Pancasila Meranti agar ikut serta menggunakan Aplikasi Super App Polri. Aplikasi itu bisa digunakan apabila masyarakat memerlukan berbagai informasi dan layanan Polri,” ujar Robet.
Salah seorang anggota PP, Firdaus di kesempatan itu menyampaikan curhatan terkait aplikasi APP apakah bisa untuk melaporkan pengaduan masyarakat.
Kemudian, sehubungan dengan tahapan Pemilu yang sedang dilaksanakan. Dimana, anggota dari MPC Pemuda Pancasila ada yang menjadi penyelenggara, sebelum masa tahapan kampanye masuk.
“Kami selaku penyelenggara merasakan khawatir terhadap adanya protes dari masyarakat yang berdampak terhadap kami. Sekiranya Wakapolres dapat mengarahkan terhadap anggota yang menjaga untuk dapat patroli di seputaran kantor penyelenggata Pemilu di tingkat Kecamatan dan Desa.
Menanggapi itu, Wakapolres menjelaskan bahwa selain dari Aplikasi APP Polri, masyarakat juga bisa melakukan pengaduan dengan menghubungi hotline 110 dan akan langsung terhubung dengan Satuan terdekat, yakni Polres Meranti yang kemudian akan di tindak lanjuti.
“Terkait dengan pengamanan anggota pada tahapan Pemilu, kami akan tetap menyampaikan kepada anggota yang berjaga untuk selalu waspada dan mengecek di setiap lokasi lokasi rawan selama pemilu berlangsung,” tuturnya.
Pertanyaan juga disampaikan Faturrahman tentang koordinasi antara Polri dan MPC Pemuda Pancasila terkait Pileg dan Pilpres. Tujuannya agar PP tidak salah arah tentang aturan dalam mengikuti arah politik dan dalam rangkaian pemilu dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
Menyangkut hal itulah, Kompol Robet mengatakan bahwa Polri akan selalu terbuka terhadap setiap unsur elemen masyarakat dalam memberikan petunjuk terhadap hal yang dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian. (Iwan)
SIDIK24JAM.COM,(INHIL).-Polres Inhil memberikan Life Jacket kepada nelayan Parit 6, Kecamatan Tembilahan Hulu, Jumat (15/9/2023), saat menggelar Jum’at Curhat, di Pelabuhan Tembilahan Hulu.
Pada hari ini, Wakapolres Inhil Kompol Indra Lukman Prabowo SH SIK MSi mewakili Kapolres AKBP Norhayat SIK duduk dan mengobrol bersama dengan masyarakat nelayan Tembilahan Hulu untuk mendengarkan keluhan serta permasalahan yang ada secara langsung.
Kepada Wakapolres Inhil, Perwakilan Masyarakat Nelayan Tembilahan Hulu Ketua RT 02 RT 03, Abu Bakar mewakili seluruh anggota menyampaikan ucapan terima kasih, khususnya Satpol Airud.
“Dimana patroli perairan yang sudah rutin dilaksanakan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat nelayan terutama saat kami melakukan aktifitas mencari ikqn di malam hari,” ungkapnya.
Para nelayan juga mengucapkan terima kasih kepada Polres Inhil yang memberikan bantuan berupa Life Jacket.
“Ini sangat berguna menunjang keselamatan masyarakat nelayan Tembilahan Hulu. Semoga kegiatan rutin itu tetap dipertahankan dan dilaksanakan,” terangnya.
Menanggapi apa yang disampaikan masyarakat, Wakapolres Inhil menyampaikan akan selalu berusaha menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Kabupaten Inhil terutama apa yang telah disampaikan nelayan Tembilahan Hulu.
“Kalau terjadi gangguan di sungai atau wilayah pelabuhan, informasikan kepada kami segera,” tutur Wakapolres.
Diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan Jumat Curhat tersebut dapat mempererat silaturahmi antara Masyarakat dan Kepolisian terutama Masyarakat Nelayan Tembilahan Hulu.
“Jumat Curhat merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap minggunya,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut dihadiri Kabag Ops Kompol Rizki Hidayat SE SIK MH, Kabag SDM Kompol Bachtiar SH MH, Kabag Log Kompol AR Tarigan Gersang SSos, Kasat Lantas AKP Tatit Rizkyan Hanafi STK SIK, Kasat Samapta AKP Andi Ace SH MH, Kasat Polairud IPTU Ridwan SH MH dan Kasat Tahti IPTU Syahril.
sidik24jam.com. MERANTI – Guna mengasah kemampuan sebagai persiapan operasi Mantap Brata 2023 dan 2024, Polres Kepulauan Meranti Polda Riau, Rabu (13/9/2023) pagi, melaksanakan latihan kompi kerangka Pengendalian Massa (Dalmas) terkait kesiapan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota).
Latihan yang dipusatkan di halaman Mako Polres tersebut dipimpin Kabag Ops Kompol Yudi Setiawan SH MH, didampingi Kasat Samapta AKP Timur Brata Yuda N SH, Kanit Obvit Sat Samapta Ipda Wahyu, Paurmin Bag Ops Ipda D Turnip SE, serta 166 personel Polres dan Polsek jajaran.
Giat diawali dengan pengarahan oleh Kabag Ops kepada personel peserta latihan.
Adapun jenis latihannya meliputi keterampilan tim negosiator, gerakan dalmas awal, dalmas lanjut dan Rainmas.
Selanjutnya, latihan ditutup dengan konsolidasi dan anev dari Kabag Ops kepada personel.
“Latihan ini kita adakan untuk mengasah kemampuan agar personel yang terlibat Sispamkota nantinya mampu menguasai tehnik negosiator, Dalmas Awal, Dalmas Lanjutan serta Rainmas dengan ikatan Kompi Kerangka apabila sewaktu-waktu terjadi unjuk rasa dalam rangkaian kegiatan Operasi Mantap Brata 2023-2024,” ungkap Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul LTG SH SIk MH, melalui Kabag Ops Kompol Yudi Setiawan, usai giat.
Pihaknya berharap setiap rangkaian kegiatan Operasi Mantab Brata berjalan dengan aman dan lancar nantinya.
“Mudah-mudahan dengan pembekalan latihan ini personel kita mampu melaksanakan tugas secara baik nanti. Sehingga operasi Mantap Brata berlangsung aman,” ucapnya.
Lebih lanjut disampaikan Yudi, bahwa perhelatan Pemilu 2024 harus dikawal agar berjalan dengan damai dan kondusif.
Untuk itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat turut berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban rangkaian dari Pemilu tahun mendatang. (Iwan)
sidik24jam.com. MALAKA – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri pembukaan pertemuan kerjasama Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia (Sosek Malindo) ke-19 di Grand Swiss Belhotel Malaka, Malaysia, Selasa (12/9/2023).
Agenda rapat itu diikuti oleh Jawatan Kuasa Peringkat Negeri Malaka dan Negeri Johor serta Pemerintah Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Kegiatan itu sendiri berlangsung mulai tanggal 11 sampai dengan 14 September 2023.
Pengarah Keselamatan Negeri Majelis Keselamatan Negara Negeri Malaka H. Shaiful Hijam bin Johan menyampaikan harapan pertemuan Sosek Malindo itu, dapat memperkuat hubungan dua negara, Indonesia dan Malaysia. Terutama dalam menjalin silaturahmi antara Malaka, Johor, Riau dan Kepri.
“Kita dapat membahas isu terkait ekonomi dan sosial sehingga dapat bekerja sama dalam berbagai bidang,” ungkapnya.
Timbalan Setiausaha Kerajaan Negeri Malaka yang juga Ketua Delegasi Sosek Malindo Peringkat Negeri Malaka Tahun 2023, Datuk Malina binti Baki mengatakan telah dua tahun kegiatan tersebut tidak dapat dilaksanakan.
“Tentunya kita sangat bergembira hari ini dapat berkumpul dalam acara ini,” katanya.
Lebih jauh dijelaskannya, pertemuan itu bertujuan menjalin silaturahmi dan membicarakan hal-hal penting terkait sosial, kebudayaan, ekonomi, dan perdagangan, perhubungan, keamanan serta urusan batas negara.
“Perjumpaan ini adalah acara resmi yang sangat penting bagi Malaka, Johor, Kepri dan Riau. Saya mengimbau agar para delegasi mengambil peluang untuk saling mengenal wakil dari agensi yang tertera, berbagi ilmu dan pengalaman,” tambahnya.
Ketua Kelompok Kerja Sosek Malindo tingkat Provinsi Kepulauan Riau Drs. H Doli Baniara, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan pertemuan yang ke-19.
“Tentunya menjadi momen yang sangat penting dan berbahagia. Kami berharap kerja sama Sosek Malindo ini kedepannya selalu harmoni dan banyak menghasilkan kerja sama di berbagai bidang,” harapnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan hal terpenting dari pertemuan itu adalah wujud nyata aksi di lapangan. Dengan begitu, pertemuan tersebut tidak hanya bersifat silaturahmi, akan tetapi memberikan manfaat secara langsung.
“Sebagaimana tujuan kita bersama, yaitu menjadikan masyarakat di wilayah perbatasan menjadi sejahtera dan maju,” ujar Doli.
Sementara itu, Plt Bupati H. Asmar yang menjadi peninjau dalam pertemuan itu sangat mengharapkan adanya dampak positif yang dihasilkan bagi kedua negara. Khususnya Provinsi Riau dan Kabupaten Kepulauan Meranti yang berbatasan langsung dengan Malaysia.
“Ini menjadi bagian dari kerja sama bilateral dua negara. Kita berharap ada dampak positif secara sosial dan ekonomi bagi Kepulauan Meranti,” ujarnya.
Ditambahkan Sekda Kepulauan Meranti Bambang Suprianto, ada tiga ruang lingkup kerja sama yang dibahas dalam pertemuan itu. Yakni sosial budaya yang meliputi bidang kesehatan, pendidikan, kesenian, budaya serta pemuda dan olahraga.
Kemudian, bidang ekonomi yang meliputi perdagangan, industri, perhubungan, pertanian dan peternakan serta pariwisata.
Sedangkan yang ketiga, bidang keselamatan meliputi urusan sempadan, imigrasi dan cukai.
“Perjanjian Sosek Malindo merupakan perjanjian internasional yang dalam pelaksanaannya dituangkan dalam bentuk Term of Reference (ToR), yang menjadi acuan bagi kedua negara dalam melakukan perundingan-perundingan,” jelas Sekda Bambang.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Asisten Setdaprov Riau Masrul Kasmy, Bupati Bengkalis Kasmarni, Pj Bupati Kampar M Firdaus, dan Sekda Dumai Indra Gunawan, Sekda Rohil Efrizal Fauzi serta Sekda Bengkalis dr. Ersan Saputra.
Ikut mendampingi Plt Bupati Asmar,
Staf Ahli Randolph, Kadis Kesehatan M. Fahri, Kabag Prokopim Afrinal Yusran, dan Kabag Tapem Edi Susanto, serta Plt Kabag Umum Agustiono. (Iwan)
sidik24jam.com. Jakarta.Polri akan menggelar Operasi Mantap Brata guna mengamankan penyelenggaraan Pemilu 2024. Operasi ini akan digelar secara serentak mulai dari tingkat Polres hingga Mabes Polri.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan, pelaksanaan Operasi Mantap Brata dilakukan pada tahun 2023 hingga 2024. Adapun rencananya dilaksanakan selama 211 hari sesuai dengan tahapan inti Pemilu 2024.
“Operasi tersebut bertujuan untuk melakukan rangkaian pengamanan pada pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024,” kata Sandi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/9/2023).
Sandi menuturkan, ribuan personel kepolisian akan ditempatkan di berbagai wilayah di seluruh Indonesia dalam rangka pengamanan Operasi Mantap Brata. Para personel akan bertanggung jawab dalam menjaga keamanan selama proses kampanye, pemungutan suara, penghitungan suara, dan tahapan-tahapan lainnya yang terkait dengan Pemilu dan Pilkada serentak 2024.
“Dalam pelaksanaannya, Operasi Mantap Brata 2023-2024 Polri juga akan bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memastikan kelancaran dan keamanan Pemilu dan Pilkada serentak 2024,” katanya.
Lebih lanjut, Sandi mengatakan, Operasi Mantap Brata akan terbagi beberapa Satgas yang tergabung dalam operasi, yakni Mabes Polri sebanyak 9 satgas, Satgas Polda sebanyak 7 Satgas dan Satgas Polres sebanyak 6 Satgas. Selain itu, dalam pelaksanaannya, Operasi Mantap Brata 2023-2024 akan melibatkan beberapa satuan kerja (satker) Polri.
“Sebanyak sebelas satuan kerja Polri akan mendukung pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2023-2024. Diantarannya, Bareskrim Polri, Baintelkam Polri, Baharkam Polri, Korbrimob Polri, Slog Polri, Divisi humas Polri, Divisi TIK Polri, Divisi Propam Polri, Divisi Hubinter Polri, Srena Polri dan Inspektorat Pengawasan Umum Polri,” katanya.
Satgas Mabes Polri terdiri atas Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Tindak, Satgas Gakkum, Satgas Capres/Cawapres, Satgas Anti Teror, Satgas TPSLN, Satgas Humas dan Satgas Banops.
Tujuh satgas di tingkat Polda, yakni Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Kamseltibcarlantas, Satgas Tindak, Satgas Gakkum, Satgas Humas, dan Satgas Banops.
Kemudian tingkat Polres ada enam satgas, yakni Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Kamseltibcarlantas, Satgas Gakkum, Satgas Humas dan Satgas Banops.
“Dalam operasi Mantap Brata seluruh Polda jajaran mempersiapkan dan mengantisipasi segala potensi spektrum ancaman yang terjadi pada setiap tahapan pemilu. Setiap penahapan sudah dianalisis memiliki spektrum ancaman gangguan kamtibmas yang berbeda. Untuk itu, pelibatan kekuatan Polri akan berbeda-beda, demikian pula sarana dan prasaran yang digunakan, jumlahnya juga berbeda,” katanya.
Dari laporan sementara KPU menyebut ada beberapa potensi permasalahan dalam setiap tahapan. Pada tahapan pemutakhiran data pemilih misalnya, ada pemilih yang belum melakukan perekaman E-KTP, data pemilih ganda, pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) terdapat di DPT pemilih, pemilih yang (MS) tidak terdapat di DPT, dan kesalahan elemen data dalam DPT.
“Ada potensi permasalahan pada tahapan kampanye, tahapan pencetakan dan pendistribusian perlengkapan pemungutan suara, potensi permasalahan dalam tahapan pemungutan suara, tahapan penghitungan dan rekapitulasi suara,” katanya.
Sandi menuturkan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat, potensi permasalahan dalam gelaran Pemilu Serentak 2024 dan Pemilihan (Pilkada) Serentak 2024 pada tiga aspek, yakni dari penyelenggara, peserta pemilu (pemilihan), dan pemilih.
Potensi permasalahan pertama ada pada aspek penyelenggara pemilu. Beberapa masalah meliputi pemutakhiran data pemilih, pengadaan dan distribusi logistik pemilu seperti surat suara, atau beban kerja penyelenggara pemilu yang terlalu tinggi.
“Dengan optimalnya sinergisitas antara Penyelenggara Pemilu yaitu antara Bawaslu dan KPU terkait Peraturan KPU (PKPU) dan Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) akan menambah kelancaran pelaksanaan tahapan Pemilu yang akan dilaksanakan,” katanya.
Atas hal tersebut, Sandi mengatakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya mengawal Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, dan segala bentuk potensi konflik harus segera diredam.
TNI dan Polri, kata Sandi, bakal menggandeng berbagai pemangku kepentingan. Mulai dari penyelenggara pemilu hingga tokoh masyarakat. Bekerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh daerah dan seluruh elemen masyarakat.
Polri, lanjut Sandi, bahkan sudah mulai memetakan secara rinci dan detail 11 variabel potensi konflik berikut strategi penanganannya antara lain profesionalitas penyelenggaraan pemilu, konflik kepengurusan internal parpol, calon incumbent/petahana, kondisi geografis, potensi konflik paslon, sejarah konflik, karakteristik masyarakat, gangguan kamtibmas, profesional pengamanan, dan isu SARA pasangan calon (paslon).
“Polri juga melakukan cooling system dengan melibatkan seluruh tokoh nasional, tokoh agama, dan tokoh adat untuk mendukung pemilu yang lancar dan damai. Hal ini demi menjalankan operasi dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas tetap kondusif,” katanya.(iwan)
sidik24jam.com. MERANTI – Sebanyak empat orang atlet tinju Kabupaten Kepulauan Meranti akan mengikuti kejuaraan Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Riau elite/senior di Pekanbaru tahun 2023.
Plt Bupati Kepulauan Meranti yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Rokhaizal, S.Pd, M.Pd melepas kontingen tersebut di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang, Selasa (12/9/2023).
“Selamat pergi dan selamat pulang, semoga mendapatkan hasil yang terbaik,” kata Rokhaizal.
Dia juga memberikan semangat kepada putra-putra terbaik Kepulauan Meranti itu. “Banggakan diri kalian, maka banggalah Meranti,” tambahnya.
Ia berharap melalui kejuaraan tersebut, bisa menjadi sarana komunikasi bagi atlet Meranti untuk lebih baik kedepan.
“Mana tau ada peluang dengan adanya ajang ini, pergunakan dan tunjukkanlah secara optimal,” harap Rokhaizal.
Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Alfian, menyampaikan atlet Meranti yang dikirim adalah atlet terbaik yang dimiliki daerah
“Empat orang akan bertanding di kejuaraan provinsi nanti, semuanya mempunyai prestasi yang baik bahkan di tingkat nasional,” terangnya.
Alfian juga menambahkan dirinya optimis Meranti bisa maksimal dan juara.
“Kami optimis atlet kita bisa memberikan yang terbaik, dan saya yakin Meranti akan juara,” ungkap Alfian.
Adapun empat atlet yang akan berlaga di kejuaraan tersebut, yakni Hendrian Syahputra kelas 86 kg, Rizky Masha Perdana kelas 54 kg, Bayu Syaputra kelas 71 kg dan M. Novendra kelas 57 kg.
Tampak hadir dalam pelepasan atlet tersebut, Kepala Satpol PP dan Damkar Kepulauan Meranti Tunjiarto, pengurus Pertina Kepulauan Meranti dan para orang tua atlet. (Iwan)
PESSEL,Sidik24jam.com –Masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan menyorot hasil kerja proyek yang dilaksanakan PT. Sadewa Karya Tama di Jalan Nasional kawasan Bukit Taratak, Kecamatan Sutera.
Masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan menyorot hasil pasangan se men di sepanjang bahu jalan nasional di kawasan Bukit Taratak, banyak retak dan diduga tidak berkualitas.
Padahal pasangan semen yang dikerjakan PT. Sandewa Karya Tama belum berlangsung lama, dan belum sampai satu bulan sejak dikerjakan
“Hasilnya sangat mengecewakan, banyak yang retak dan pasangan semennya tidak merata,” ungkap Swandra (30) warga yang melintas di kawasan itu.
Hasil data yang dihimpun sidik24jam.com proyek yang dikerjakan PT. Sandewa Karya Tama merupakan program Kementerian PUPR wilayah Sumbar.
Nama proyek yang dilaksanakan
PT. Sadewa Karya Tama rehabilitasi minor jalan Padang-Painan- kambang dengan Rp 7,1 miliar dan diantara titiknya lokasi perkejaan di kawasan Bukit Taratak.
“Jika hasilnya seperti ini, bagaimana bisa tahan lama.
Selain retak, pasangan semen , cor beton bahu jalan dan aspal juga banyak menggelembung,” ujarnya.
Ia berharap, terkait kondisi jalan tersebut harus dievaluasi pihak balai jalan nasional Provinsi Sumatera Barat, jikalau tidak bakal merugikan uang negara.
“Gimana tidak, kan dengan korupsi uang negara. Kerja tidak sesuai seperti nilai kontrak, sehingga yang rugi masyarakat juga. Jadi kami sebagai masyarakat minta, ini bisa diusut tuntas ,”ujarnya.
Sementara terkait, hasil kualitas kerja, saat dikonfirmasi pejabat
PT. Sadewa Karya Tama, Sutomo melalui pesan whatsapp, dan di telpon WhatsApp, nomor tidak aktif.
Hingga berita ini, diturunkan detik24jam.com masih berupaya untuk mengkonfirmasi kepada pihak terkait demi keberimbangan berita.
sidik24jam.com. PEKANBARU – Mewakili Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti, Asisten Bidang Administrasi Umum Sudandri menghadiri Focus Group Discussion (FGD) sekaligus penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Jaga Zona Pertanian, Perekonomian, dan Perindustrian (Jaga Zapin).
Penandatanganan antara Bupati dan Walikota se-Provinsi Riau dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) se-wilayah Riau itu dilaksanakan di Gedung Satya Adhy Wicaksana Kejaksaan Tinggi Riau, Jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru, Senin (11/9/2023).
Gubernur Riau Syamsuar yang menyaksikan langsung MoU itu, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau atas perhatian besar dalam membenahi tata kelola kelapa sawit di Provinsi Riau.
“Kita semua berharap langkah kolaborasi Pemda dan Kajati Riau serta stakeholder lainya dapat membuahkan hasil yang signifikan bagi masyarakat,” kata Syamsuar.
Kepala Kejati Riau Dr Supardi mengatakan program yang berjalan sejak 2022 itu, telah berhasil mendukung pengawasan dan pelaksanaan regulasi harga tandan buah segar (TBS) petani.
“Ini merupakan salah satu inovasi Kejaksaan Tinggi Riau dalam mengawal stabilitas harga hasil pertanian, perkebunan dan industri secara komprehensif dan berkesinambungan,” jelasnya.
Asisten III Sudandri mengatakan MoU Jaga Zapin merupakan langkah proaktif Kejati Riau, khususnya dalam mengatasi berbagai permasalahan hukum terkait penyimpangan yang merugikan negara dan masyarakat. Hal itu juga sekaligus sebagai upaya mendukung iklim investasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Semoga sinergitas antara Pemkab Kepulauan Meranti dengan Kejati Riau, khususnya Kejari Kepulauan Meranti dapat terlaksana dengan baik,” ujar Sudandri.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Meranti Pebriyan M menambahkan, program tersebut juga bisa diduplikasi di daerah-daerah yang lain, misalnya industri sagu di Kepulauan Meranti.
“Selain itu regulasi dan tata kelola yang digunakan juga bisa dipakai di daerah kita, dan kita akan mencoba MoU program Jaga Zapin ini melalui sektor sagu di Kepulauan Meranti,” ungkapnya.
Tampak hadir mendampingi Asisten III, Kepala Inspektorat Daerah Kepulauan Meranti Rawelly Amelia, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Ifwandi, Kadis Perindag Marwan, dan Kepala Bagian Hukum Setda Rahmawati, serta Kabag Ekonomi Setda Herlim. (Iwan)