Sidik24kam. MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk 26 tenaga teknis formasi tahun 2022.
Penyerahan itu dilakukan langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, di Halaman Kantor Bupati, Selatpanjang, Jumat (24/11/2023).
“Selamat kepada 26 orang PPPK Tenaga Teknis yang menerima SK pada hari ini. Bekerja dengan lebih giat, bersemangat, bertanggung jawab dan tunjukkan kinerja terbaik,” kata Asmar.
Dia juga meminta para PPPK yang baru menerima SK tersebut, bisa memberikan kontribusi dan inovasi dalam program pembangunan yang dilakukan Pemkab Kepulauan Meranti.
“Munculkan gagasan dan inovasi baru dalam menyokong peningkatan pelayanan publik maupun roda pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri staf ahli bupati, para asisten, para kepala OPD, ASN dan pejabat serta undangan lainnya. (Iwan)
Ratusan warga masyarakat desa Megu Cilik kecamatan Weru Kabupaten Cirebon bersama LSM Cakrabuana Indonesia Bersatu (CIB),diduga merasa kecewa dengan tindakan asusila yang dilakukan oleh kepala desanya (kuwu) yang diketahui sedang bersama wanita lain yang berstatus memiliki suami di kamar hotel di wilayah kabupaten Kuningan beberapa waktu lalu.
Aksi unjuk rasa sebagai bentuk kekecewaan warga dituangkan dalam bentuk aksi unjuk rasa ini (unras) di depan kantor Camat Kecamatan Weru Kamis (23-11- 2023), aksi unras tersebut digelar karena perilaku tidak pantasnya kepala desa yang seharusnya di hormati dan mengayomi warga kini sebaliknya melakukan perbuatan yang tidak terpuji sehingga tertangkap kamera handphone oleh suami dari wanita selingkuhannya di hotel mereka memadu kasih terlarang.
Unjuk rasa yang dilakukan warga meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon , dalam hal ini adalah Bupati Cirebon H Imron Rosyadi, M.Ag melalui Camat Kecamatan Weru untuk segera memberikan tindakan memproses secara hukum serta kepala desa Megu Cilik di copot dari jabatannya sebagai kuwu
Dugaan tindakan asusila kepala desa Megu Cilik Drs. H. Mutakin Billah alias H.Beben yang mendapat dukungan dari LSM Cakrabuana Indonesia Bersatu ini, juga menyebutkan kepala desa (kades) Kuwu diminta mundur dengan hormat atau di adili sesuai hukum yang berlaku di NKRI.
Sejumlah warga yang ditemui awak media membenarkan.Aksi unjuk rasa warga tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap kepala desanya, mereka juga berharap yang bersangkutan mundur dari jabatannya karena telah mencoreng nama baik dan kehormatan desa Megu Cilik Cirebon.
“Kami sangat kecewa dengan tindakan kepala desa, apalagi desa Megu Cilik banyak tokoh-tokoh agama dan ulama, kami jelas sangat malu merasa di lecehkan dan di cemarkan kehormatan harga diri warga dan desa yang kami cintai ,atas tindakan yang dilakukan oleh oknum seorang pemimpin di desa kami. Ini bukan masalah suka atau tidak tetapi ini karena marwah kehormatan dan martabat desa kami,” terang warga
Syahrul Anwar Sekjen Ikatan Wartawan Online Indonesia ( IWOI ) DPD Deli Serdang Sumatera Utara merupakan warga Cirebon tepatnya di kompleks Bumi Asri Pamijahan ( BAP ) desa Pamijahan Cirebon Jawa Barat atau suami almarhumah Sri Pangestu S.Pd anak dari Bapak Djono mantan Jaksa Sumber Cirebon yang saat ini berdomisili di kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, saat di konfirmasi awak media via WhatsApp 082130761xxx mengatakan ” Informasi yang berkembang di sosial media terkaid seorang oknum Kuwu berada di kamar hotel berdua bersama seorang wanita yang memiliki suami tanpa izin istri atau suami masing-masing terlebih dahulu , merupakan hal yang sangat tabu sungguh memalukan apa lagi hal tersebut dilakukan oleh oknum Kuwu ( kepala desa ) yang notabene sebagai seorang pemimpin yang harus memberikan contoh yang baik, bukan menjadikan dirinya sebagai predator atau penyebab rusaknya mental dan etika suatu kaum/warga ataupun sebagai penyebab hancurnya rumah tangga seseorang. Hal ini tidak dapat di biarkan, diminta Gubernur Jawa Barat cq Bupati Cirebon seharusnya segera melakukan tindakan dan selesaikan permasalahan tersebut dengan bijaksana sesuai UU atau peraturan yang ada di NKRI apa lagi yang mengetahui pasangan yang bukan suami istri tersebut berada di kamar salahsatu hotel di kabupaten Cirebon adalah suami wanita itu sendiri, kelayakan hukum harus di indahkan. Rasa malu yang mendalam tanggungjawab moral terhadap masyarakat segera dibenahi selesaikan dengan bijak dan seadil-adilnya karena apa yang telah dilakukan oknum kepala desa ini sudah sangat mencoreng nama baik marwah dan kehormatan desa, kepala desa merupakan tokoh panutan bagi masyarakat, dan Cirebon sebagai kota Wali yang harus tetap di jaga nama baiknya ” paparnya
Sementara menurut Koordinator aksi unjuk rasa mengatakan bahwa terjadinya dugaan perbuatan asusila yang dilakukan oleh Kades/Kuwu Desa Megu Cilik tersebut dilakukan disebuah Hotel yang berada di kabupaten Kuningan dengan wanita bersuami berinisial (T) serta suami sahnya yang berinisial (A) yang secara dengan sengaja diselingkuhi sang Kades. Namun dari pengakuan kades/kuwu H. Beben lewat pernyataannya di sebuah group whatsapp RT-RW Megu Cilik, bahwa semuanya sudah diselesaikan dengan jalan damai walau merasa disirep (mistik .red) dan diperas.
Entah seperti apa jalan damainya, hingga berita ini diturunkan, sang Kades/Kuwu menghilang seperti ditelan bumi saat akan di konfirmasi Kamis (23-11-2023) tidak dapat di temui. ( S.Anwar )
Sidik24jam. SELATPANJANG – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kepulauan Meranti melaksanakan pawai sosialisasi bulan tertib helm 2023.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh
KBO Satlantas Polres Kepulauan Meranti, Ipda Naswandi Wanto SH M.T bersama sejumlah personil lainnya itu juga diramaikan oleh Komunitas Becak Meranti Wisata (BMW), Kamis (23/11/2023).
Pawai sambil melakukan sosialisasi tertib menggunakan helm itu mengitari jalan protokol di Kota Selatpanjang seperti Jalan Ahmad Yani-Imam Bonjol- dan Jalan Merdeka.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan edukasi dan mewujudkan kesadaran seluruh masyarakat pengguna roda dua khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk selalu menggunakan Helm SNI saat berkendara dan kelengkapan lainnya.
Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut, agar masyarakat lebih tertib lagi saat berkendara di jalan raya. Selain itu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas khususnya di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Selain itu untuk mengurangai fatalitas kecelakaan lalu lintas dan diharapkan masyarakat lebih mengerti dan memahami tentang peraturan berlalu lintas melalui imbauan dari personil Satlantas.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul Lapawesean Tenri Guling SH SIk MH melalui Kasat Lantas, AKP Basuki Yuniarto
mengatakan, hasil dari kegiatan tersebut diharapkan bisa menekan terjadinya pelanggaran dan kecelakaan dan
terciptanya kelancaran arus lalu lintas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri khususnya di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti.
“Pelaksanaan pawai dalam rangka sosialisasi Bulan Tertib Helm 2023 ini dilakukan hingga terwujudnya kesadaran masyarakat baik dalam menggunakan Helm ataupun kelengkapan berkendara lainnya. Hal ini sebagai bentuk kecintaan aparat kepolisian kepada masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas hingga fatalitas korban kecelakaan lalu lintas dijalan,” kata Kasat Lantas, AKP Basuki Yuniarto.
AKP Yuniarto yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbagbinlatops Bagbinops Roops Polda Riau ini juga mengatakan helm merupakan komponen utama dalam menjaga keselamatan berkendara bagi pengendara roda 2.
Untuk itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat Kepulauan Meranti tentang kewajiban menggunakan helm dan tata cara menggunakan helm yang baik dan benar serta kewajiban menggunakan helm baik pengendara maupun penumpang dan kelengkapan kendaraan sepeda motor. (Iwan)
Sidik24jam. SELATPANJANG – Polres Kepulauan Meranti menggelar bakti sosial Polri Presisi untuk negeri berupa bedah rumah warga tidak mampu dan pembuatan sumur Bor, Kamis (23/11/2023) pagi.
Bakti sosial Polri Presisi untuk negeri ini merupakan kegiatan peningkatan hubungan yang harmonis dengan masyarakat guna mendukung Harkantibmas.
Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan di Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti itu
disaksikan langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto melalui aplikasi Zoom Meeting.
Kegiatan rapat tersebut dihadiri Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Dodi Zulkarnain Hasibuan SE, Kabag Sumda, Kompol Yuherman, S.Psi, Kasi Propam Polres Iptu J.A. Lubis, S.H.M.H, KBO Sat Intelkam Polres Ipda Mada Surya, Kapolsek Merbau yang diwakili oleh Kanit Reskrim, Ipda Rasoki Simatupang, pihak pemerintah Kecamatan Merbau, Ketua LAMR Merbau dan lainnya.
Adapun penerima bantuan bedah rumah dari Polres Kepulauan Meranti adalah Kamaruddin (43) yang beralamat di Teluk Belitung, Kecamatan Merbau. Sedangkan bantuan Sumur Bor diterima oleh Dariyono (42) warga Jalan Nusa Indah, Kelurahan Selatpanjang Selatan, Kecamatan Tebing Tinggi.
Dalam sambutannya, Wakapolri menekankan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah rumah bersama bagi semua warga, tanpa memandang suku, agama, ras dan etnis dan miniatur Indonesia keberagaman yang harmonis tersebut ada di Riau.
“Harapan dari pimpinan menyelenggarakan kegiatan ini adalah untuk menjalin komunikasi yang baik antara seluruh anggota Polri dengan seluruh masyarakat yang berada di wilayah. Sehingga keberadaan Polri betul-betul bisa membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat,” kata Komjen Agus.
Apalagi, kata Agus, program bakti sosial polri presisi ini didukung penuh oleh seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pelaku usaha yang sukses di daerah masing-masing.
“Oleh karena itu mari jaga persatuan dan kesatuan bangsa ini khususnya di provinsi Riau sehingga perbedaan itu menjadi indah. Itulah berkah tanpa kita harus saling bermusuhan. Kalau kita bermusuhan akan menimbulkan masalah apabila tidak bisa dikendalikan akan yang semakin meluas menjadi kerusuhan dan pada akhirnya akan mengganggu stabilitas keamanan,” ungkap Komjen Agus.
Selanjutnya, Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Dodi Zulkarnain melakukan penyerahan secara simbolis material bangunan bedah rumah kepada pemilik rumah.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul Lapawesean Tenri Guling SH SIk MH mengatakan bahwa kegiatan bedah rumah dalam bakti sosial Polri Presisi itu sebagai wujud perhatian dan kepedulian Polri, khususnya Polres Kepulauan Meranti terhadap warga kurang mampu.
“Bakti sosial bedah rumah ini dilaksanakan secara serentak di beberapa wilayah. Tentunya di Kabupaten Kepulauan Meranti kita sudah melakukan survei terlebih dahulu terhadap kondisi rumah yang akan kita bangun,” jelasnya.
Pihaknya berharap, bedah rumah yang dilakukan oleh Polres Kepulauan Meranti bagi salah seorang warga di kelurahan Teluk Belitung itu dapat bermanfaat bagi pemiliknya
“Semoga kegiatan bedah rumah ini bermanfaat bagi pemiliknya. Sehingga bisa lebih layak lagi untuk dihuninya bersama keluarga,” ucap Kapolres.
Sementara itu penerima bantuan bedah rumah dan sumur bor air bersih mengucapkan terimakasih kepada Polri atas bantuan yang diberikan. (Iwan)
Sidik24jam. Pekanbaru – Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto menggelar bakti sosial Polri Presisi untuk negeri di Gelanggang Remaja, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Kamis (23/11/2023) pagi.
Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, Wakapolri Komjen Agus membagikan lebih kurang 10.000 paket sembako kepada masyarakat Kota Pekanbaru.
Selain bakti sosial Komjen Agus juga menggelar bakti kesehatan yang diikuti 2.500 pasien serta beberapa kegiatan yang diadakan bersama Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal diantaranya bedah rumah sebanyak 15 unit rumah yang tersebar di seluruh Riau dan pembuatan sumur bor di 5 titik di wilayah hukum Polsek Bukit Raya.
Dalam amanahnya Wakapolri menekankan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah rumah bersama bagi semua warga, tanpa memandang suku, agama, ras dan etnis dan miniatur Indonesia keberagaman yang harmonis tersebut ada di Riau.
“Harapan dari pimpinan menyelenggarakan kegiatan ini adalah untuk menjalin komunikasi yang baik antara seluruh anggota Polri dengan seluruh masyarakat yang berada di wilayah. Sehingga keberadaan Polri betul-betul bisa membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat,” kata Komjen Agus.
Apalagi, kata Agus, program bakti sosial polri presisi ini didukung penuh oleh seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pelaku usaha yang sukses di daerah masing-masing.
“Oleh karena itu mari jaga persatuan dan kesatuan bangsa ini khususnya di provinsi Riau sehingga perbedaan itu menjadi indah. Itulah berkah tanpa kita harus saling bermusuhan. Kalau kita bermusuhan akan menimbulkan masalah apabila tidak bisa dikendalikan akan yang semakin meluas menjadi kerusuhan dan pada akhirnya akan mengganggu stabilitas keamanan,” ungkap Komjen Agus.
“Ini akan menjadi satu faktor yang penting dalam mewujudkan kesejahteraan. Kesejahteraan tidak akan bisa tercapai kalau tidak aman,” sambungnya.
Kesadaran itulah yang harus muncul dari masyarakat sehingga dapat meringankan tugas wakil-wakil pemerintah di daerah untuk mengawal, mendorong dan menjaga persatuan dan kesatuan.
“Apapun kondisi yang kita hadapi, orang hebat itu adalah orang yang bisa menghadapi masalah yang sulit. Oleh karena itu jangan takut menghadapi kesulitan. Karena kesulitan dan tantangan itu semakin meningkatkan kualitas kita,” kata Komjen Agus.
Sementara dihadapan wartawan, Komjen Agus Adrianto mengatakan, bahwa kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan ini dilaksanakan sebagai sarana cooling system menjelang kontestasi politik pada tahun 2024 mendatang.
“Kontestasi politik yang tahapan-tahapannya sudah dilaksanakan saat ini, berpotensi untuk meningkatkan suhu kamtibmas. Untuk itu salah satu upaya yang dilakukan Polri guna mendinginkan situasi adalah menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan untuk masyarakat,” kata Wakapolri.
Komjen Agus menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal penting dalam melakukan transformasi dan menggerakkkan reformasi Polri di semua aspek dan semua tingkatan ke arah yang lebih baik”, ujar Komjen Agus.
Komjen Agus menambahkan bahwa disisi lain Polri ingin dicintai dan disayangi oleh masyarakat.
“Saya rasa keinginan ini mustahil dapat diwujudkan, justru yang harus dilakukan sebaliknya mindset atau pola pikir kita semua yg harus dirubah dimana Polri lah yang harus menyayangi dan mencintai masyarakat,” kata Komjen Agus.
Selain itu, Komjen Agus juga mengajak seluruh pemerintah termasuk Polri untuk menjaga stabilitas ekonomi dan membentengi masyarakat dari ancaman inflasi.
“Saya juga meminta kepada para pejabat khususnya kepolisian untuk turut membantu meningkatkan ketahanan pangan dan taraf ekonomi masyarakat,” kata Komjen Agus.
“Tindak tegas segala bentuk penyimpangan yang merugikan masyarakat. Jaga kepercayaan publik, sehingga kita dapat mengawal setiap program pemerintah yang pada dasarnya dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Komjen Agus.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, Wakapolda, Brigjen Pol K Rahmadi, seluruh Pejabat Utama Polda Riau, seluruh Kapolres jajaran Polda Riau, Kepala BNNP Riau, perwakilan dari Plt Gubernur Riau, Kepala BNNP Riau serta tamu undangan lainnya.(iwan)
Sidik24jam. MERANTI – Sebanyak 29 tim ikut berlaga dalam Turnamen Volly Ball PKK Kepulauan Meranti yang diselenggarakan di Lapangan Bola Voli Kantor Camat Tebingtinggi, Jalan Rumbia Selatpanjang.
Turnamen tingkat kabupaten itu dibuka langsung oleh Plt Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar didampingi Ketua TP PKK Kepulauan Meranti Hj. Ismiatun, Kamis (23/11/2023).
“Selamat datang dan selamat bertanding kepada seluruh tim yang berlaga dalam turnamen ini,” kata Asmar.
Dia menegaskan, Pemkab Kepulauan Meranti akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif, terutama dalam hal olahraga. Selain menggali potensi atlet-atlet muda, turnamen yang dilaksanakan juga dinilai mampu mempererat silaturahmi dan semangat olahraga masyarakat.
“Semoga dari daerah kita ini lahir atlet-atlet yang andal dan mampu mengharumkan nama daerah di kancah provinsi bahkan nasional,” harapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata sekaligus Ketua Panitia Ratna Juwita menyampaikan terima kasih kepada Plt Bupati dan Ketua PKK Kepulauan Meranti.
“Turnamen ini disponsori oleh Ketua TP PKK Kepulauan Meranti Hj. Ismiatun,” ujarnya.
Turnamen ini sendiri akan berlangsung mulai dari tanggal 23 November hingga 2 Desember 2023. (Iwan)
Sidik24jam. JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama empat pemerintah kabupaten lainnya di Provinsi Riau menandatangani nota kesepakatan dengan Ombudsman Republik Indonesia.
Kegiatan itu berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Kamis (23/11/2023).
Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih dalam sambutannya berharap nota kesepakatan itu segera ditindaklanjuti, sehingga dapat terwujud dalam bentuk kerja nyata. Menurutnya, pelayanan publik yang telah dijalankan harus selalu dievaluasi agar pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.
“Kami Ombudsman RI siap mendampingi pemerintah daerah, dan kami yakin pemerintah daerah mempunyai komitmen yang kuat dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Mokhammad Najih.
Mewakili lima Pemkab di Provinsi Riau, Bupati Pelalawan H. Zukri menyampaikan terima kasih kepada ombudsman RI. Ia berharap hal itu menjadi motivasi dalam memberikan pelayanan prima kepada publik.
“Kami mohon ombudsman RI untuk selalu memberi tunjuk ajar, agar kami pemerintah daerah dapat melayani masyarakat dengan lebih baik lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar yang diwakili Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Suhendri menjelaskan sejumlah poin yang menjadi ruang lingkup kesepakatan tersebut. Yakni, percepatan penyelesaian laporan/pengaduan masyarakat, pencegahan maladministrasi, pertukaran data dan/atau informasi.
“Termasuk peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia dan kegiatan lain yang disepakati oleh para pihak,” sebut Suhendri.
Atas nama Pemkab Kepulauan Meranti, dia juga menyampaikan terima kasih dan menyambut baik penandatanganan nota kesepakatan itu.
“Kita ucapkan terima kasih dan apresiasi atas komitmen Ombudsman RI, karena telah mendukung terwujudnya pelayanan publik yang professional, efektif, dan efisien,” tuturnya.
Turut hadir mendampingi Asisten Suhendri, Kabag Tapem Setdakab Edi Susanto dan Kabag Ortal Setdakab H. Edi M. Nur. (Iwan)
Sidik24jam. MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar penyuluhan hukum Netralitas ASN dalam Menghadapi Tahun Politik 2024 di Ballroom Grand Meranti Hotel Selatpanjang, Kamis (23/11/2023).
Pelaksana tugas Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menjelaskan penyuluhan tersebut sebagai upaya preventif dalam memberikan informasi aturan-aturan, yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan ASN saat sebelum ataupun selama Pemilu 2024.
“ASN wajib menjaga netralitas, tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan lain di luar kepentingan bangsa dan negara,” tegas Asmar.
Hal itu katanya, sesuai dengan amanat undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang ASN. Untuk itu ia memerintahkan seluruh jajarannya di Pemkab Meranti untuk mengikuti penyuluhan tersebut dan memahami betul materi yang disampaikan.
“Saudara semua akan menjadi tumpuan dan harapan pelaksanaan penyuluhan hukum ini dapat terwujud sebagaimana yang diharapkan,” ujarnya.
Penyuluhan itu sendiri menghadirkan narasumber dari Koordinator Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Riau Agus Taufikurrahman, Jaksa Fungsional Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Riau Sukatmini dan Hakim Pengadilan Negeri Bengkalis Ulwan Maluf.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para narasumber yang telah berkenan hadir memberikan pencerahan dan pemahaman hukum bagi ASN Pemkab Kepulauan Meranti,” sebut Asmar.
Kegiatan itu juga diisi dengan penandatanganan Pakta Integritas Netralisasi ASN dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada tahun 2024.
Hadir dalam kegiatan tersebut, unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, Sekda Bambang Suprianto, Anggota DPRD Dedi Putra, para asisten dan staf ahli, para camat, lurah serta pejabat dan undangan lainnya. (Iwan)
Sidik24jam. MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (22/11/2023) menerima kunjungan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pelalawan.
Kunjungan itu diterima langsung oleh Plt Bupati Asmar di kediamannya dan didampingi sejumlah kepala OPD dan pejabat lainnya.
Kepala BNNK Pelalawan AKBP Kukuh Wiliyanto Widodo, S.Pd ysng memimpin rombongan mengatakan, kunjungan itu bertujuan untuk meningkatkan sinergitas Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
“Untuk Kepulauan Meranti yang merupakan kawasan terluar yang berbatasan dengan negara tetangga, tentunya harus meningkatkan kewaspadaan dari masuknya narkoba dari luar,” katanya.
Kukuh menjelaskan, P4GN merupakan Instruksi Presiden nomor 2 Tahun 2020 yang harus dilaksanakan oleh seluruh komponen, baik pihak pemerintah, swasta maupun masyarakat.
“Tentunya hal ini akan terus diperkuat dengan memberi pemahaman dan kesadaran kepada seluruh masyarakat, terutama masyarakat desa tentang bahaya penyalahgunaan narkoba,” kata AKBP Kukuh.
Menanggapi hal itu, Plt Bupati Asmar menyampaikan pihaknya selalu berkoordinasi dan menindaklanjuti terkait masalah narkoba yang ada di Kepulauan Meranti.
Dia juga membenarkan, pulau-pulau terluar di wilayahnya, seperti Pulau Rangsang kerap menjadi jalur perdagangan narkoba dari negara luar.
“Pulau ini sangat dekat dengan Malaysia dan Singapura. Tak heran jika barang terlarang itu lebih mudah masuk dari sana,” ungkap Asmar.
Terkait kasus-kasus narkoba di Meranti, tambahnya, sudah banyak yang ditindaklanjuti oleh aparat. Baik dari pihak kepolisian maupun dari BNN.
“Alhamdulillah, dengan kedatangan BNNK Pelalawan ini, kami mengharapkan bisa bertukar pengalaman dan bersinergi dalam upaya memerangi narkoba di Kepulauan Meranti,” harap Asmar. (Iwan)
Sidik24jam. MERANTI – Pelaksana tugas Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) Asmar mengajak seluruh pihak untuk turut menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Milad Gagak Hitam Sambang Riau ke-4 di Grand Meranti Hotel Selatpanjang, Rabu (22/11/2023).
“Saya berpesan kepada seluruh yang hadir di sini, baik dari unsur pemerintahan, swasta, dan ormas agar ikut menyukseskan Pemilu 2024 mendatang,” kata Asmar.
Atas nama pemerintah kabupaten, sekaligus pembina organisasi adat tersebut, dia meminta Gagak Hitam berperan dalam menjaga keamanan dan kondusifitas daerah. Terutama dalam menyambut tahun politik.
“Teruskan misi menegakkan marwah melayu di Kabupaten Kepulauan Meranti,” katanya.
Asmar mengaku bangga dengan keberadaan pasukan penjaga adat dan marwah Gagak Hitam.
“Saya yakin jika dijalankan dengan sungguh-sungguh, maka Meranti akan jauh dari segala maksiat,” ujarnya.
Dia juga meminta Gagak Hitam untuk terlibat membantu pemerintah dalam perang melawan peredaran narkoba di Kepulauan Meranti. Selain itu, dia juga mengharapkan organisasi itu meneruskan program-program sosial membantu warga kurang mampu.
“Jangan sampai sebagai penegak adat dan marwah, anggota Gagak Hitam justru terlibat kasus narkoba atau kedapatan berada di tempat-tempat hiburan malam yang sangat bertentangan dengan misi,” harap Plt Bupati Asmar.
Sementara itu, Panglima Besar Gagak Hitam Arba Udin meminta anggotanya untuk terus menjaga kekompakan dan soliditas dalam menjalankan misi organisasi.
“Kepada Panglima Gagak Hitam Sambang Riau, kami berpesan untuk tetap menjaga daerah agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Sebelumnya, Panglima Gagak Hitam Sambang Riau Yusri yano, menyampaikan ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut hadir dan mendukung organisasi tersebut.
“Terkhusus kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar yang selama ini terus mendukung eksistensi Gagak Hitam Sambang Riau hingga memasuki milad yang ke-4,” ungkapnya.
Turut hadir dalam milad itu, unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, kepala OPD, Ketua LAMR Kepulauan Meranti, serta tamu dan undangan lainnya. (Iwan)