Sidik24jam. SELATPANJANG – Polsek Merbau Polres Kepulauan Meranti kembali melaksanakan program rutin solidaritas bhayangkara atasi stunting (Sobat) Kamis Barokah dengan memberikan bantuan kepada dua balita penderita stunting, Kamis (30/11/2023).
Kegiatan tersebut dihadiri Kasium Polsek Merbau, Aipda Gusman Huri, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Bripka Deky Firnando, Banit Samapta Polsek Merbau Bripda Ibnu Maulana BP dan Ahli Gizi Puskesmas Teluk Belitung, Jefri
Bantuan berupa sembako dan makanan asupan gizi itu kali ini diberikan kepada
Danu Tirta Raharja (2,5) asal Desa Bagan Melibur dan M Aska (1.2) asal Kelurahan Teluk Belitung.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul Lapawesean Tenri Guling SH SIk MH melalui Kapolsek Merbau AKP Aguslan SH, mengatakan bahwa bantuan terhadap balita stunting di wilayah hukumnya itu merupakan bentuk perhatian Polri.
“Bantuan buat asupan gizi ini merupakan perhatian kita sekaligus mendukung program pemerintah mengatasi dan mengurangi angka penderita stunting, khususnya di Merbau,” ungkapnya.
Pihaknya berharap bantuan setidaknya dapat mengurangi beban kebutuhan hidup penerimanya ditengah kesulitan ekonomi. Begitu pula halnya buat anak penderita stunting, setidaknya dapat meningkatkan asupan gizinya.
Sementara itu, kedua keluarga balita yang mendapat bantuan tersebut menyampaikan ucapan terimakasihnya atas perhatian Polri, khususnya Polsek Merbau terhadap mereka. (Iwan)
Sidik24jam. SELATPANJANG – Kepolisian Sektor (Polsek) Rangsang Polres Kepulauan Meranti kembali melaksanakan kegiatan polisi peduli (Sidul) pendidikan dengan mengunjungi dan memberikan bantuan kepada salah satu anak penderita stunting yang bernama Denis (3) yang beralamat di Tanjung Samak.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ps. Kanit Binmas Bripka Benny Surya didampingi Bripda Frans E.L.Toruan. Selain itu juga hadir Bidan Desa Tanjung Samak, Helfa Lestari dan dua orang kader Posyandu Desa Tanjung samak, Rabu (29/11/2023).
Personel kepolisian tersebut juga membawa makanan tambahan berupa Susu ZEE, Biskuit Milna dan Telur.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Andi Yul Lapawesean Tenri Guling SH SIk MH melalui Ipda Anton Hilman SH mengatakan
pembagian makanan tambahan itu diharapkan dapat menunjang perbaikan gizi bagi anak penderita stunting
Program pencegahan stunting salah satu prioritas Polri.Selain itu kegiatan tersebut juga untuk menjalin silaturahmi antara kepolisian dengan masyarakat sebagai wujud dari rasa kemanusiaan antara sesama manusia, untuk mewujudkan rasa cinta kasih, rasa saling menolong dan rasa saling peduli Kepolisian terhadap masyarakat.
Dengan diberikannya bantuan itu, pihaknya berharap dapat bermanfaat bagi para penerimanya. Disamping terciptanya hubungan silaturahmi antara Polri dengan masyarakat. Dimana salah satu upaya membantu pemerintah mengatasi stunting adalah memberikan makanan sehat kepada anak-anak.
“Kepedulian ini juga wujud kepedulian kita terhadap bayi stunting dimana program tersebut bagian dari pemerintah daerah dan program pencegahan stunting ini juga salah satu prioritas Polri,” ujarnya. (Iwan)
Sidik24jam. SELATPANJANG – DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan sidang paripurna terkait laporan hasil kerja Badan Anggaran sekaligus persetujuan dan Pengesahan Ranperda APBD 2024.
Rapat Paripurna kelima, masa persidangan pertama, tahun persidangan 2023 itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, H Fauzi Hasan M.Ikom dan didampingi Wakil Ketua DPRD, Iskandar Budiman dan Wakil Ketua DPRD, H Khalid Ali dan dihadiri 23 anggota DPRD, Rabu (29/11/2023).
Selain itu tampak hadir Plt Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar, seluruh pimpinan OPD dan instansi vertikal lainnya.
Sementara itu Juru bicara Banggar DPRD, Fauzi SE dalam laporannya mengatakan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD berpedoman dengan ketentuan PP Nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, Permendagri Nomor 77 tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan serta Permendagri Nomor 15 tahun 2023 tentang penyusunan APBD tahun 2024.
“APBD merupakan rencana keuangan tahunan pemerintah daerah, dalam rangka mewujudkan amanat rakyat, melalui pihak eksekutif dan legislatif, untuk memberikan pelayanan secara umum, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, untuk tercapainya tujuan bernegara dalam batas otonomi daerah yang dimiliki dengan tetap berpedoman pada RPJMD dan RKPD, serta KUA dan PPAS tahun anggaran 2024,” kata Fauzi.
Dikatakan proses pembahasan RAPBD tahun anggaran 2024 yang relatif lebih singkat dan lancar ditahun ini, mencerminkan semangat kebersamaan yang diaplikasikan dalam bentuk koordinasi dan kolaborasi antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti dengan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti.
Hal ini berarti merupakan bentuk dari rasa tanggungjawab bersama seluruh anggota yang terlibat dalam proses penyusunan RAPBD tahun anggaran 2024 ini, guna menghasilkan sebuah APBD yang taat aturan dan diharapkan mampu memicu laju percepatan pertumbuhan perekonomian dan pembangunan, serta dapat menuntaskan permasalahan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Kita berharap APBD tahun anggaran 2024 ini akan lebih proporsional akuntabilitas, bertanggung jawab, berkeadilan, dan tepat sasaran serta dapat menjalankan fungsinya dengan baik dalam meningkatkan perekonomian dan pembangunan bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujarnya.
Adapun daftar inventarisasi, jumlah nominal yang disetujui Badan Anggaran DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti bersama dengan TAPD Kabupaten Kepulauan Meranti diantaranya ;
Pendapatan Daerah APBD tahun anggaran 2024 sebesar Rp 1.336.805.430.689 yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp 261.683.432.689 dan pendapatan transfer sebesar Rp 1.075.121.998.000.
Belanja daerah APBD tahun anggaran 2024 sebesar Rp 1.376.216.704.182. Sementara pembiayaan daerah yang terdiri dari penerimaan pembiayaan APBD tahun anggaran 2024 sebesar Rp 63.511.323.400, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 21.000.000.000, pembiayaan Netto sebesar Rp 42.511.323.400. Sehingga, sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan (silpa) APBD Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp 3.100.049.907.
Sebagai catatan dan rekomendasi, Badan Anggaran DPRD Kabupaten Kepulauan menyampaikan beberapa hal diantaranya ;
Badan Anggaran DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti merekomendasikan kepada pemerintah daerah agar target pendapatan pada APBD tahun 2024 dapat terealisasi sesuai target yang ditetapkan dan kepada OPD penghasil, untuk tetap konsisten dan bekerja maksimal dalam pengumpulan PAD pada pos pendapatan pajak, retribusi daerah, dan pemakaian aset daerah.
Badan Anggaran menyampaikan saran kepada Pemerintah daerah, untuk terus melakukan terobosan kreatif dan inovasi dalam peningkatan pendapatan daerah dengan menggali sumber-sumber yang bisa dioptimalkan. Oleh karena selama ini, dukungan pendapatan daerah Kabupaten Kepulauan Meranti masih bergantung pendapatan transfer dari pusat.
Badan Anggaran mengharapkan Pemerintah Daerahagar dapat membangun komunikasi dan relasi kepada setiap potensi sumber pendapatan di pemerintah pusat maupun provinsi, sehingga ketertinggalan dalam bidang infrastruktur dan bidang lainnya agar segera bisa ditingkatkan.
Selanjutnya Badan Anggaran mendorong agar Pemerintah Daerah memperhatikan dan mempertahankan skala prioritas pada infrastruktur dasar seperti jalan- jalan di setiap desa yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti dan memaksimalkan jalan poros khususnya di daerah pulau terluar, serta pembangunan yang dilaksanakan di berbagai bidang, terus kita gesa bersama, dalam rangka untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.
Badan Anggaran mengingatkan kepada Pemerintah Daerah untuk memastikan ke depannya, agar pelaksanaan seluruh program dan kegiatan masing-masing OPD pada APBD Tahun Anggaran 2024 dapat berjalan dengan baik, diharapkan ada kesesuaian antara target dan capaian seluruh perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti pada tahun 2024.
Badan Anggaran merekomendasikan kepada TAPD dan Perangkat Daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, untuk melakukan percepatan realisasi keuangan maupun fisik di sisa tahun anggaran berjalan, sehingga seluruh program dan kegiatan yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Kepulauan Meranti benar-benar dilaksanakan sesuai target dan tepat sasaran, karena hal ini, akan berdampak positif bagi Masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.
Terhadap belanja bantuan sosial dan Hibah yang dianggarkan relatif besar yakni sebesar Rp 76 miliar lebih, Banggar mengingatkan agar dalam penganggaran, pencairan dan pertanggungjawaban pelaksanaannya mengikuti dan mempedomani aturan perundang-undangan yang berlaku.
Berkaitan dengan target penerimaan pembiayaan daerah, Banggar merekomendasikan dan menyarankan kepada Pemerintah Daerah agar membuat target secara realistis berdasarkan tolak ukur yang jelas. Hal ini dimaksudkan agar sisa perhitungan tahun sebelumnya didapatkan angka yang valid dan realistis. Disamping itu juga dalam penyusunan APBD yang sumbernya berasal dari sisa perhitungan tahun sebelumnya dapat menutupi defisit tahun anggaran berjalan secara tepat sesuai target dan potensi yang ada.
“Badan anggaran DPRD meminta dengan serius kepada pemerintah daerah untuk menyepakati hal-hal yang sudah diputuskan dalam keputusan DPRD yang merupakan hasil kerja Badan Anggaran. Rekomendasi dan saran dari Badan Anggaran disampaikan pada laporan pembahasan RAPBD tahun anggaran 2024 merupakan hal yang tidak terpisahkan dari persetujuan dan pengesahan RAPBD tahun 2024,” pungkasnya.
Sementara itu, Plt Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar mengatakan terkait dengan pengajuan Ranperda tentang APBD tahun anggaran 2024 berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku merupakan kewajiban dirinya selaku kepala daerah untuk menyampaikan hal tersebut dihadapan DPRD.
Disebutkan, sebagaimana diketahui, Ranperda tentang APBD tahun 2024 ini merupakan perwujudan dari seluruh RKA-SKPD yang berdasarkan pada sinkronisasi antara Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), maka selanjutnya disepakati dengan nota kesepakatan antara kepala daerah dan DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti dalam bentuk Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS), sehingga APBD Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan wujud keterpaduan seluruh program nasional dan daerah dalam upaya peningkatan pelayanan umum, pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam mengajukan Rancangan APBD Tahun 2024 tetap berpedoman kepada dokumen perencanaan daerah yang telah ditetapkan guna mencapai tujuan strategis pembangunan daerah dan sasaran prioritas pembangunan yang kita sepakati bersama.
Berbagai tahapan telah kita lalui sampai pada hari ini yaitu persetujuan pengesahan rancangan peraturan daerah tentang APBD Tahun 2024, maka selanjutnya Ranperda yang telah disahkan ini akan kita sampaikan kepada Gubernur Riau untuk dilakukan evaluasi sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah,” ucapnya.
Asmar juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya disampaikan kepada segenap anggota DPRD yang telah memberikan peran dan perhatian yang begitu besar terhadap penyusunan Ranperda untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.
Kepada perangkat daerah terkait diharapkan segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam rangka menindaklanjuti peraturan daerah ini dilapangan, sehingga peraturan daerah yang telah disahkan dan diundangkan ini nantinya dapat terlaksana dengan baik sebagaimana yang diharapkan. (Iwan)
Sidik24jam. MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) melakukan Advokasi Perencanaan Perilaku Orientasi Seksual Menyimpang di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Advokasi tersebut dibuka oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar yang melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Sudandri Jauzah, SH, di Aula Kantor Bupati Meranti, Selatpanjang, Rabu (29/11/2023).
“Tugas menciptakan lingkungan yang aman pada remaja dari perilaku menyimpang bukanlah mengarah pada diskriminasi, tetapi upaya menjaga kesejahteraan dan keamanan,” katanya.
Dia menambahkan pentingnya untuk membangun pemahaman bersama tentang nilai dan norma yang ada di masyarakat.
“Edukasi yang holistik akan membantu mengurangi ketidaksetujuan dan meningkatkan toleransi di antara remaja,” tambahnya.
Sudandri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung, melindungi, dan memahami keberagaman di antara remaja.
“Melalui dialog terbuka, kita dapat membangun fondasi yang kokoh untuk mewujudkan kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Desy Mustika, menjelaskan advokasi itu bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran pemerintah, masyarakat, terkait LGBT dengan pendekatan yang menghormati hak asasi manusia.
“Upaya pencegahan ini dengan melibatkan lintas sektor dan masyarakat, untuk menekan berkembangnya paham LGBT di Kabupaten kepulauan meranti,” jelas Desy.
Kegiatan ini diikuti 30 orang peserta yang terdiri dari perwakilan perangkat daerah, kepala sekolah dan guru, perwakilan organisasi dan pengasuh Pondok pesantren.
Hadir sebagai narasumber Dra. Risdayati, M.Si dari Yayasan Intan Payong Provinsi Riau sekaligus Dosen UNRI dan dr. Nuzki Yofanda. (Iwan)
Sidik24jam. PEKANBARU-Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar apel Satgas Operasi Mantap Brata Lancang Kuning 2023 tahapan II pengamanan kampanye, Selasa (28/11/2023) petang.
Apel yang dipimpin langsung Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal ini, dipusatkan di halaman Markas Polda Riau di Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru.
Dalam kegiatan apel ini, tampak Irjen Iqbal mengecek langsung kesiapan dari personel maupun peralatan pendukung pengamanan tahap kampanye Pemilu 2024.
Irjen Iqbal ingin agar para personel jajarannya dapat memahami apa yang harus dilakukan saat bertugas.
“Apel kesiapsiagaan ini sengaja kami menginisiasi, karena momentumnya kampanye sudah dimulai, artinya operasional sudah dimulai,” ujar Irjen Iqbal.
“Kemarin kan kita sudah gelar apel pasukan Operasi Mantap Brata, tapi belum banyak operasionalnya. Hari ini sudah operasional. Sudah ada calon legislatif yang sudah memanfaatkan momentum, sampai kampanye di Dumai dan Bengkalis,” imbuh mantan Kadiv Humas Polri tersebut
Ditegaskan Irjen Iqbal, dirinya mengecek semua satgas yang ada. Mulai dari Power on Hand, Preventif, Gakkum, Banops, dan lain-lain.
“Tadi saya cek jumlahnya, langsung saya cek by name by address, apa tugasnya, semua. Apa yang boleh dan tidak boleh (dilakukan). Alat-alat pengamanan kepolisian juga saya cek,” jelas Kapolda Riau.
Diungkapkan mantan Wakapolda Jatim ini, dari hasil pengecekan, ia menilai semua jajaran baik dan tangkas. Hanya beberapa yang masih ada kesalahan, dan itu langsung dikoreksi oleh Irjen Iqbal.
Bahkan, Irjen Iqbal juga menanyakan langsung soal dukungan anggaran bagi personel yang bertugas.
“Hal ini menunjukkan bahwa Kepolisian Daerah Riau sudah siap menjamin keamanan, situasi kondusif, guna mewujudkan Pemilu yang aman, damai, beritegritas, bermarwah, Insya Allah penuh berkah,” ungkap Perwira Tinggi Polri jebolan Akpol 1991 ini.
Ia berujar, setiap hari seluruh personel juga dilatih untuk dapat meningkatkan kemampuannya dalam bertugas.
“977 personel hari ini siap siaga melaksanakan pengamanan pelaksanaan tahap kedua Operasi Mantap Brata, yakni kampanye. Ini berjalan sampai 31 Desember 2023. Nanti 1 Januari 2024 sampai 10 Februari 2024 akan ada kampanye tahap ketiga yaitu pertemuan terbuka, ada di lapangan. Ini akan diantisipasi. Potensi kerawanan mungkin akan lebih tinggi sedikit, meningkat,” papar eks Kapolda NTB ini.
Maka dari itu diungkapkan Irjen Iqbal, selainnya dirinya, ada pula masing-masing kepala satgas (Kasatgas) yang akan melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap para personel.
“Tidak berhenti sampai di sini, kita lakukan terus. Kasatgas juga harus menjaga dan meyakinkan apa yang mereka (personel) harus lakukan,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Irjen Iqbal turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran yang sejauh ini sudah menjalankan tugas dengan baik.
“Tahun politik ini, mari kita jaga dan jamin keamanan dan kenyamanan masyarakat. Insyaallah penuh integritas dan marwah, dijaga secara detail,” pesannya.
Ia pun mewanti-wanti jajaran untuk tidak menciderai nama baik institusi Polri selama pelaksanaan tugas.
Personel diminta bertindak humanis dan sesuai SOP, serta dapat memahami sejumlah aturan yang ada. Mulai dari Undang-undang, PKPU, Peraturan Kapolri, dan sebagainya.
Sidik24jam. MERANTI – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar buka Festival Sungai Bokor 2023, dengan tema 101 Resep Dasar Sagu di Lapangan Utama Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat, Selasa (28/11/2023) malam.
Asmar mengatakan dirinya sangat mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, karena menunjukkan aktifitas dan kreatifitas masyarakat desa.
“Kegiatan ini dapat mengekspresikan dan mengkomunikasikan aspirasi budaya sebagai upaya melestarikan kebudayaan daerah,” ucap Asmar.
Dia menambahkan, festival itu sejalan dengan strategi pembangunan nasional yang dilandasi tradisi yang tumbuh di dalam masyarakat.
“Sehingga pembangunan dapat terlaksana dengan melibatkan partisipasi masyarakat dengan kearifan lokal secara berkesinambungan,” katanya.
Perwakilan Kementerian Pendidikan, Riset dan teknologi Kusen ali mengatakan kementerian berterimakasih dengan program pemajuan kebudayaan yang dilakukan masyarakat Desa Bokor.
“Indonesia secara umum juga berterimakasih kepada Meranti sebagai salah satu benteng ketahanan pangan sagu yang dimiliki,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan pemajuan kebudayaan tersebut juga bisa mengenalkan kebudayaan lokal kepada warga dan khalayak ramai.
“Diplomasi budaya dengan tamu dari Malaysia bagian dari pemajuan kebudayaan,” jelasnya.
Sementara itu, Penggagas Festival Sungai Bokor sekaligus Ketua Komisi 3 DPRD Kepulauan Meranti Sopandi menyebutkan Meranti memiliki kearifan lokal yang tidak dipunyai daerah lain.
“Ada joget sonde, lari di atas tual sagu, sepakbola api, dan lain sebagainya,” sebut Sopandi.
Dia menambahkan Festival Sungai Bokor juga bertujuan mengangkat promosi Meranti agar dilirik para wisatawan.
“Mudah-mudahan Festival Sungai Bokor terus berlanjut, dan terus menggaet banyak wisatawan,” harapnya.
Festival itu sendiri mengusung konsep ketahan pangan dengan menggelar bazar 101 resep sagu, mengayak sagu, dan sebagainya. Pembukaan juga dimeriahkan oleh Roslan Madun dari Malaysia dan beberapa sanggar lainnya di Riau. (Iwan)
Sidik24jam. MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar rapat Diseminasi Audit Kasus Stunting Desa Kedabu Rapat dan Desa Kayu Ara Kecamatan Rangsang Pesisir.
Kegiatan itu dipimpin langsung Staf Ahli Bupati Randolph WH, Selasa (28/11/2023) di Kantor Bappeda Kepulauan Meranti.
“Atas nama pemerintah kabupaten, saya mengucapkan terima kasih. Pertemuan ini merupakan bentuk komitmen kita semua dalam penanganan stunting di Kota Sagu ini,” katanya.
Dijelaskan Randolph, berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022, prevalensi stunting di Provinsi Riau telah mencapai 17%. Di Kepulauan Meranti sendiri, diketahui angka prevalensi stunting berada di angka 17,5% pada tahun 2022. Turun dari angka sebelum nya 23,3% di tahun 2021.
“Capaian prevalensi stunting kita di setiap tahunnya terus mengalami penurunan. Semua ini tentunya berkat kerja keras, kerja cerdas dan kerja berkualitas semua pihak,” jelasnya.
Lebih jauh disebutkannya, pelaksanaan audit kasus stunting merupakan salah satu amanat dalam strategi penurunan stunting. Audit kasus stunting, tambahnya, dilakukan melalui 4 kegiatan, yaitu Pembentukan Tim Audit, Pelaksanaan Audit Kasus Stunting dan manajemen pendampingan keluarga,
Diseminasi dan Rencana tindak lanjut
“Seperti yang kita ketahui bersama Kepulauan Meranti telah membentuk Tim Audit Kasus Stunting yang terdiri dari Tim Teknis dan Tim Pakar,” ungkap Randolph.
Dikatakannya lagi, Audit Kasus Stunting tahap II dilaksanakan di Desa Kedabu Rapat dan Desa Kayu Ara Kecamatan Rangsang Pesisir. Hasil dari Audit Kasus Stunting tersebut telah disusun rencana tindak lanjut (RTL) sebagai upaya intervensi terhadap sasaran.
“Kita perlu sadari bahwa penanganan intervensi terhadap penanganan stunting harus dilakukan bersama-sama oleh semua pihak dan secara konvergensi serta berkesinambungan,” katanya.
Oleh karena itu, dalam kesempatan itu Randolph mengajak semua pihak dapat ikut serta berperan aktif mengatasi stunting di Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Kita berharap dari semua rangkaian proses audit kasus stunting yang telah kita laksanakan, dapat diidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya stunting,” sebut Randolph. (Iwan)
Sidik24jam. PEKANBARU – Kapala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal memimpin upacara Apel Siaga Tahap II Operasi Mantap Brata (OMB) pengamanan Pemilu 2023-2024.
Operasi tahap II dalam rangka prngamanan tahapan kampanye ini akan dilaksanakan selama 34 hari dari tanggal 28 November hingga 31 Desember 2023.
Adapun jumlah personel yang disiagakan oleh Polda Riau dan jajaran, yakni ada 977 untuk pengamanan tahapan kampanye Pemilu 2024.
Dalam arahannya, Irjen Mohammad Iqbal mengapresiasi pasukannya karena mampu menjawab pertanyaannya dengan sigap , tangkas dan jelas. Apresiasi juga diberikan kepada Pejabat operasi, Kasatgas Wakasatgas dan seluruh jajaran lainnya.
“Tahun politik ini, mari kita jaga dan jamin keamanan dan kenyamanan masyarakat. Insyaallah penuh integritas dan marwah dijaga secara detail,” ujar Irjen Iqbal, Selasa, (28/11/2023).
Lebih lanjut, Jendral bintang dua tersebut juga mengingatkan jajaran untuk tidak menciderai nama baik Institusi Polisi.
Eks Kadiv Humas Polri ini juga mengingatkan kalau jajaran Polda Riau sudah melaksanakan Doa Bersama Ustaz Das’ad Latif untuk mencapai Pemilu damai, aman dan sejuk.
“Mari kita jaga hal itu. Mari kita ciptakan Pemilu aman, damai dan sejuk. Jika terjadi potensi permasalahan, rekan-rekan harus tau apa hal yang harus dilakukan.”
“Aturan PKPU, UU serta Aturan Kapolri harus dipahami. Sekali lagi, mari jaga Kondusifitas Pelaksanaan kampanye/pemilu dengan sigap, tangkas dan cerdas,” tutupnya.(iwan)
Sidik24jam. SELATPANJANG – Kinerja Polres Kepulauan diaudit Tahap II Aspek Pengelolaan dan Pertanggung jawaban oleh Itwasda Polda Riau yang berlangsung di Ruang Vicon Polres Kepulauan Meranti, Jalan Lintas Gogok, Darussalam, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Senin (27/11/2023).
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Polda Riau untuk meningkatkan efektivitas dan transparansi dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi kepolisian Polda Riau dan jajaran.
Kegiatan tersebut dihadiri Auditor Pengawas Madya TK II, Kombes Pol Rudi Abdi Kasenda, Ketua Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Riau AKBP Ordiva,SIk, Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Dodi Zulkarnain Hasibuan S.E,. M.H, Tim Audit Kinerja tahap II Itwasda Polda Riau dan para PJU Polres Kepulauan Meranti.
Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Dodi Zulkarnain Hasibuan bertujuan melakukan pengawasan terhadap kinerja pengelolaan dan pertanggungjawaban apakah telah sesuai dengan undang undang.
Dikatakan lagi, kegiatan audit secara rutin dilaksanakan guna mencegah terjadinya penyimpangan atau penyalahgunaan wewenang di masing-masing satker, baik yang didukung anggaran, maupun kegiatan rutin sesuai dengan program kerja yang direncanakan.
“Semoga tidak adanya temuan terhadap penyerapan anggaran tahun 2023 di Polres Kepulauan Meranti,” harap Wakapolres.
Sementara itu Ketua Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Riau AKBP Ordiva,SIk mengatakan audit kinerja tahap II ini dengan tujuan mengetahui sejauh mana pelaksanaan dan pengendalian program Satker serta pertanggung jawaban pengelolaan keuangan negara yang sudah dilaksanakan apakah sudah sesuai dengan peraturan dan perundangan-undangan yang berlaku.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan sarana Kepolisian yang harus dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana penyelenggaraan program dan standart dapat dilaksana sepertikan secara efektif, efisien, keandalan, pertanggungjawaban keuangan pengadaan aset negara serta ketaatan dalam menjalankan peraturan dalam mewujudkan tatanan pemerintah yang baik dan bersih.
“Melalui kegiatan ini sekiranya dapat mengetahui sejauh mana program kerja organisasi yang telah terlaksana sesuai dengan tugas dan fungsinya, sehingga diharapkan seluruh personel Polri khususnya Polres Sumenep dapat menjalankan hal tersebut secara profesional, transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Audit kinerja oleh Tim Wasrik Itwasda Polda Riau. (Iwan)
Sidik24jam. MERANTI – Sebanyak 9 klub sepakbola U-19 dari masing-masing kecamatan di Kepulauan Meranti berlaga dalam Bupati Cup 2023 yang dilaksanakan di Lapangan Gelora Selatpanjang.
Turnamen yang diikuti oleh klub-klub pilihan dan berkualitas itu dibuka langsung oleh Plt Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Selasa (28/11/2023).
Asmar mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh jajaran panitia atas terlaksananya kegiatan yang akan berlangsung hingga 12 Desember 2023 tersebut.
“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, dapat kita jadikan sebagai sarana konsolidasi, adu bakat dan prestasi para atlet sepak bola di Kabupaten Kepulauan Meranti,” kata Asmar.
Dia menekankan seluruh tim yang akan bertanding agar menjunjung tinggi sportifitas, jujur, disiplin, dan taat pada peraturan yang berlaku agar mampu bersaing dan menjadi pemenang.
“Saya berpesan bagi pemain, panitia pelaksana dan penonton, agar selalu menjaga silaturahmi sehingga Bupati Cup tahun 2023 ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar,” katanya.
Selain itu, Asmar juga mengingatkan wasit agar menjalankan tugasnya dengan profesional, adil dan netral sehingga pertandingan bisa berjalan dengan baik.
“Tetap junjung tinggi sportifitas di antara pemain. Terutama wasit agar memimpin pertandingan dengan seadil-adilnya,” ujar Asmar.
Sebelumnya, Plt Kadisparpora Kepulauan Meranti Ratna Juwita Sari, menyampaikan Bupati Cup Cabor Sepakbola itu bertujuan menyalurkan api semangat untuk terus mengejar prestasi dan mengembangkan daya saing olahraga menuju kejuaraan-kejuaraan di tingkat Provinsi Riau.
“Kegiatan ini didukung penuh oleh Plt Bupati Asmar. Kepada penonton dan suporter, kami mengucapkan selamat menyaksikan, saksikan dengan hati yang damai dan sukacita,” ungkapnya.
Diketahui turnamen itu berhadiah uang tunai sebesar Rp 20 juta untuk juara 1, Rp 12 juta untuk juara 2 dan Rp 9 juta untuk juara 3 serta Rp 6 juta untuk harapan 1. Sedangkan pemain terbaik, top scorer dan pencetak gol pertama akan mendapatkan Rp 1 juta, serta pencetak gol kedua Rp 500 ribu.
Adapun dalam laga pertama, pertandingan diisi oleh klub perwakilan Kecamatan Rangsang Pesisir melawan klub Kecamatan Tasik Putri Puyu.
Kemudian H. Asmar juga menyerahkan hadiah untuk pencetak gol pertama atas nama Febriyando dari Klub Kecamatan Tasik Putri Puyu.
Tampak Hadir dalam pembukaan tersebut, unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, Ketua TP PKK Kabupaten Hj. Ismiatun, staf ahli bupati, para asisten, KONI Kepulauan Meranti, PSSI Kepulauan Meranti, pimpinan OPD, Camat se-Kabupaten Kepulauan Meranti, lurah dan undangan lainnya. (Iwan)