Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Dalam rangka mendukung program Presiden khususnya di bidang ketahanan pangan, Kepolisian Daerah Sulawesi Barat melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) dan jajarannya terus memaksimalkan perannya. Bukan hanya sekedar edukasi dan himbauan, namun juga dengan aksi nyata di lapangan. Salah satu contohnya adalah Bhabinkamtibmas di Desa Kakulasan, Brigpol Agus AW, yang aktif mendukung ketahanan pangan di wilayahnya lewat kolaborasi bergerak bersama warga menanam padi.
Brigpol Agus AW, bersama dua juniornya, bahu-membahu dengan para kelompok tani di Kakulasan, menanam padi di sawah. Suasana penuh keseruan dan kebersamaan terpancar dari wajah mereka. Semangat untuk meningkatkan ketahanan pangan wilayah menjadi penggerak utama dalam kegiatan ini.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tapi juga peduli dengan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam hal ketahanan pangan,” tutur Brigpol Agus AW.
Ia melanjutkan, dengan turun langsung membantu warga menanam padi, kami berharap dapat memotivasi mereka untuk terus bersemangat dalam bertani dan meningkatkan hasil panen, tambahnya.
Dukungan dan kepedulian Polri kepada masyarakat di Kakulasan juga mendapat apresiasi tinggi dari warga. “Saya mewakili kelompok tani di Kakulasan Kecamatan Tommo dan sekaligus pengamat hama dan penyakit, mengungkapkan apresiasi atas kepedulian Polri dalam mendukung ketahanan pangan. Tidak hanya sekedar memberikan edukasi, namun para Bhabinkamtibmas di wilayah kami ikut menanam padi sebagai bentuk kolaborasi. Ini menunjukkan bahwa Polri benar-benar serius dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” ungkap salah seorang warga.
Kolaborasi antara Bhabinkamtibmas dan warga di Kakulasan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Sulawesi Barat. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian yang tinggi, diharapkan ketahanan pangan di wilayah ini akan semakin terjaga dan terpenuhi.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Aula Mapolda Sulbar pada Kamis (9/1/2025). Usai pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab) yang digelar secara sederhana di lobi utama Mapolda Sulbar, acara kenal pamit bagi pejabat utama dan Kapolres pun diselenggarakan. Momen ini menjadi wadah silaturahmi dan penyerahan tongkat estafeta kepemimpinan di lingkungan Polda Sulbar.
Hadir dalam acara tersebut Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar, Wakapolda Sulbar Brigjen Pol Rachmat Pamudji, jajaran pejabat utama, Ketua PD Bhayangkari Sulbar Ny Miranti Adang Ginanjar, dan para pengurus Bhayangkari Sulbar. Acara ini menjadi momen penting untuk menyambut pejabat baru dan mengucapkan selamat jalan kepada pejabat lama yang telah menjalankan tugas dengan baik di Polda Sulbar.
Sejumlah posisi strategis di lingkungan Polda Sulbar mengalami pergantian. Pejabat yang diperkenalkan dan berpamitan antara lain Karo SDM, Karolog, Dirlantas, Dirpamobvit, Kabid TIK, Kepala SPN, Kapolresta Mamuju, Kapolres Majene, serta Kapolres Mamasa. Pergantian ini merupakan langkah strategis Polda Sulbar dalam upaya penyegaran organisasi dan optimalisasi pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pejabat lama atas dedikasi dan kinerja yang telah diberikan selama bertugas di Polda Sulbar.
“Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan. Semoga di tempat tugas yang baru, rekan-rekan dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi institusi Polri,” tutur Kapolda.
Kapolda juga mengucapkan selamat datang kepada para pejabat baru dan berpesan agar mereka segera beradaptasi dengan lingkungan kerja di Polda Sulbar.
“Mari bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Sulawesi Barat. Kapolda juga menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam mendukung program prioritas Polri,” tambah Kapolda.
Acara kenal pamit ini diisi dengan sesi perkenalan pejabat baru, penyerahan cendera mata kepada pejabat lama, dan ramah tamah yang berlangsung penuh keakraban. Momen ini menunjukkan soliditas dan kebersamaan di lingkungan Polda Sulbar. Pergantian kepemimpinan diharapkan dapat menyegarkan organisasi dan meningkatkan kinerja Polda Sulbar dalam menjalankan tugas pokoknya dalam melindungi dan melayani masyarakat.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adang Ginanjar, memimpin langsung kegiatan momentum penting yaitu serah terima jabatan (Sertijab) sembilan pejabat utamanya di lingkungan Mapolda Sulbar. Acara yang berlangsung khidmat di Loby utama Mapolda ini menandai babak baru bagi jajaran Polda Sulbar dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Kamis (9/1/25).
Dalam sambutannya, Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adang Ginanjar, menekankan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja dan sinergitas di lingkungan Polda Sulbar. Beliau juga menyampaikan bahwa pergantian pejabat ini merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi, dan diharapkan dapat membawa angin segar serta semangat baru dalam menjalankan tugas.
Lebih lanjut, Kapolda menyampaikan harapan dan apresiasi yang tinggi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Polda Sulbar.
Kepada pejabat lama, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya selama ini. Prestasi dan kerja keras para pejabat lama telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi Polda Sulbar.
“Semoga di tempat tugas yang baru, para pejabat lama dapat terus berkarya dan meraih kesuksesan yang lebih besar lagi. Pengalaman dan pengetahuan yang telah peroleh di Polda Sulbar, semoga dapat menjadi bekal yang berharga dalam menjalankan tugas selanjutnya,” tutur Irjen Pol Adang Ginanjar.
Untuk para pejabat baru, Kapolda Sulbar berharap seluruhnya dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawabnya, serta dapat bekerja sama dengan baik dengan seluruh jajaran Polda Sulbar, tegas Kapolda Sulbar.
Bersamaan itu, Kapolda menekankan pentingnya sinergitas dan kolaborasi antar instansi, baik internal maupun eksternal, untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Sulawesi Barat.
Pergantian pejabat ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi Polda Sulbar dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adang Ginanjar, juga menyatakan keyakinannya bahwa pejabat baru akan mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, serta dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan Polda Sulbar, tutup Kapolda.
Sertijab ini diselenggarakan berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor Kep /2776,2776/XII/2024 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.
Berikut adalah daftar lengkap pejabat yang mengikuti sertijab:
• Karo SDM Polda Sulbar: Kombes Pol Pungky Bhuana Santoso digantikan oleh Kombes Pol Indra Setiawan. Kombes Pol Pungky Bhuana Santoso kini menduduki jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Jianstra SSDM Polri dalam rangka Dikbangti.
• Dirlantas Polda Sulbar: Kombes Pol Valentinus Virasandy Asmoro dipromosikan sebagai Dirlantas Polda Kalimantan Barat. Posisinya digantikan oleh Kombes Pol Wahid Kurniawan yang sebelumnya menjabat sebagai Pengelola pengadaan barang dan jasa Polri Madya TK III Slog Polri.
• Kapolresta Mamuju: Kombes Pol Iskandar diangkat sebagai Auditor kepolisian Madya TK II Itwasum Polri. Jabatannya kini dipegang oleh Kombes Pol Ardi Sutriono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid TIK Polda Sulbar.
• Kabid TIK Polda Sulbar: Jabatan ini kini dipegang oleh Kombes Pol Anthon Haryadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Auditor Kepolisian Madya TK III Itwasda Polda Sulbar.
• Ka SPN Polda Sulbar: Kombes Pol Edy Kurniawan diangkat sebagai Auditor kepolisian Madya TK II Itwasum Polri. Jabatannya digantikan oleh Kombes Pol Muhammad Islam Amarulloh, yang sebelumnya menjabat sebagai Wadirlantas Polda Sulbar.
• Kapolres Majene: AKBP Toni Sugadri diangkat sebagai Kabagdalpers Ro SDM Polda Sulbar. Jabatannya kini dipegang oleh AKBP Muhammad Amiruddin, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Mamasa.
• Kapolres Mamasa: AKBP Muchlis Nadjar, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sulbar, kini menjabat sebagai Kapolres Mamasa.
• Karo Log Polda Sulbar: Kombes Pol Muhammad Budi Ariyanto diangkat sebagai Peneliti Ilmu Kepolisian Madya TK II Puslitbang Polri. Jabatannya digantikan oleh Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono, yang sebelumnya menjabat sebagai Karo Log Polda Gorontalo.
* Kombes Pol Jonner M.H Samosir jabatan lama DirPamobvit Polda Sulbar Jabatan baru DirPamobvit Polda Riau. Jabatannya digantikan oleh Kombes Pol Agus Budi Supriyanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubditintelair DitPolair Korpolairud Baharkam Polri.
Sertijab tersebut ditandai dengan pembacaan sumpah jabatan dan penandatangan berita acara fakta integritas sebagai komitmen kuat untuk menjalankan tugas lebih baik.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) terus menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas peredaran narkoba di wilayahnya. Direktorat Reserse Narkotika (Ditnarkoba) Polda Sulbar, sebagai garda terdepan dalam upaya ini, secara aktif mengungkap dan memberantas para sindikat narkoba di Sulbar.
Memasuki awal tahun 2025, Ditnarkoba Polda Sulbar sudah menunjukkan ketajamannya dalam mengungkap kasus narkoba dengan mengamankan DP (30), seorang pegawai honorer di Mamuju yang diduga sebagai pengguna narkoba. Penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat tentang transaksi mencurigakan di wilayah Binanga Mamuju.
Selanjutnya petugas Ditnarkoba melakukan penyelidikan dan pemantauan intensif di lokasi yang dicurigai. Pada hari Jumat, 3 Januari 2025 lalu, petugas mengamati DP di Jalan Pemuda, Mamuju, karena tingkah lakunya yang mencurigakan.
Saat diperiksa, petugas menemukan satu paket saset berisi kristal bening yang diduga kuat sabu, tersimpan dalam bungkusan rokok. Untuk mengumpulkan bukti lebih kuat, petugas juga menggeledah kediaman DP dan menemukan barang bukti tambahan berupa pipet dan kaca pireks.
Selain mengamankan barang bukti narkoba, petugas juga mengamankan handphone dan motor milik DP. Atas tindakannya, DP dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Subs Pasal 112 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Kabid Humas Kombes Pol Slamet Wahyudi dikesempatan yang berbeda mengungkapkan penangkapan DP menunjukkan bahwa upaya pemberantasan narkoba di Sulbar yang membutuhkan sinergitas kuat antara pihak kepolisian dan masyarakat.
“Informasi dari masyarakat menjadi kunci penting dalam mengungkap kasus-kasus narkoba,” tutur Kabid Humas.
Selain penegakan hukum, upaya pencegahan dan pemulihan juga menjadi fokus dalam pemberantasan narkoba. Intinya Polda Sulbar tidak akan pandang bulu dalam menindak siapapun yang terlibat dalam jaringan narkoba, termasuk anggota Polri sekalipun, tegas Kabid Humas.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Menyikapi kasus viral Oknum Polri vs Mahasiswa yang terjadi di Asrama Putri Mahasiswa (IPM-Mateng) Jalan Baharuddin Lopa Kelurahan Binanga Mamuju pada hari Rabu 1 Januari 2025 lalu, Kepolisian Daerah Sulawesi Barat menggelar Press Release dan menyampaikan kejadian Rill sehingga aksi perkelahian tidak terbendung.
Kegiatan Press Release tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Humas Kombes Pol Slamet Wahyudi bersama Direktur Reserse Kriminal Umum KBP Agus Nugraha dan Kabid Propam KBP Budi Yudantara, Senin (6/1/25) di lobi utama Mapolda.
Dijelaskan kasus ini berawal saat Bripda SA menjemput pacarnya atas nama Eksam Sartika di Asrama Putri Mahasiswa (IPM-Mateng) di Kabupaten Mamuju untuk diantar ke terminal. Saat di lokasi kejadian, Bripda SA didatangi dan ditegur oleh dua orang mahasiswa atas nama ID dan MK.
MK “ini asrama putri, tidak bisa masuk cowok”. Kemudian SA meminta maaf “minta maaf ka, karena tidak kutau saya disini”.
Kemudian MK melanjutkan “baca ini yang tertera di dinding” sambil menunjuk tulisan yang tertempel di dinding dan meminta Sandi untuk pulang.
Saat hendak pulang SA diminta oleh MK untuk menunggu “janganki dulu pulang tunggu seniorku mau pulang”. Kemudian SA mengatakan “iya ku tunggu pi”.
Selanjutnya, saat senior MK yaitu MS tiba di TKP langsung mengatakan “siapa selalu datang kesini asrama, siapa selalu cowok kesini” dan langsung menampar SA sehingga sandi merespon dengan mendorong MS.
Kejadian yang berlanjut di luar asrama, SA kemudian kembali mendapat pemukulan dari MS dan MK yang dilakukan secara bersamaan sehingga SA melakukan perlawanan dan sempat dilerai oleh masyarakat sehingga kedua pihak bubar.
Dari kejadian itu, ternyata Karmila teman dari Eksam Sartika yang juga melihat langsung kejadian tersebut memberitahukan kepada IL (Angkatan 51) yang saat itu bersama Bripda JA kemudian Bripda JA meneruskan pesan ke grup angkatannya (51). Selanjutnya SA bersama beberapa lettingnya kembali mendatangi TKP untuk menemui MS namun saat itu MS telah meninggalkan TKP, sempat dihubungi lewat via telpon namun tidak aktif.
Lebih lanjut beberapa letting SA pun datang menyusul ke TKP. Saat MS bersama RM (korban) kembali ke TKP, RM mengatakan kepada AL (letting 51) “apa inikah” kemudian AL mengatakan “kaukah” kemudian RM berteriak-teriak “kenapa saya mutuduh”. Kemudian AL menghampiri RM dengan tujuan untuk menenangkan namun RM salah paham kemudian mendorong dan meninju AL sehingga AL membalas dengan tendangan kemudian RM lari menuju lorong kost 77 dan dikejar oleh AL bersama lettingnya sehingga terjadi pengeroyokan.
Dari kejadian tersebut Polresta Mamuju yang menangani langsung kasus tersebut juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 24 saksi sehingga perkara tersebut akan ditingkatkan ke tahap penyidikan.
Terlepas dari kronologi tersebut, Polda Sulbar tetap tidak mentolelir tindakan personelnya yang tidak terpuji dan secara tegas memberikan tindakan tegas kode etik.
Pihak Propam dam hal ini telah melakukan pemeriksaan terhadap 57 personel terduga pelaku penganiayaan. 10 diantaranya sedang menjalani Patsus sementara 1 orang lainnya atas nama Bripda Ilham masih mendapat perawatan di rumah sakit bhayangkara saat mendapat luka tusukan dibagian tangan dari mahasiswa.
Ke 11 personel yang ditetapkan sebagai terduga pelaku penganiayaan akan menjalani proses kode etik profesi Polri (KEPP) peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2022 tentang pemberhentian tidak dengan hormat.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Jakarta – Ps Pamin 2 Subbagrehabpers Bidpropam Polda Jambi, Aiptu Nana Sumarna, mengajarkan Qur’an kepada warga Jambi dengan membuat rumah tahfiz. Aiptu Nana ingin saling membantu dalam kebaikan.
“Kami tinggal di lingkungan kami ini mulai tahun 2005, jadi sekitar ada 200 KK di lingkungan kami, otomatis potensi dari anak-anak yang usia TK, SD, SMP dan SMA sangatlah banyak. Jadi kami termotivasi bagaimana ada tempat untuk anak-anak ini untuk belajar ngaji, belajar salat dan ilmu agama lainnya,” kata Aiptu Nana dalam keterangan, Minggu (5/1/2025).
“Jadi untuk anak-anak ini kita mulai dari sore sampai dengan isya, sekitar pukul 20.00 WIB kemudian untuk bapak-bapaknya sehabis isya dan juga sehabis salat subuh, jadi tidak mengganggu daripada pelaksanaan tugas-tugas kami di kantor,” tutur dia.
Aiptu Nana juga menyisipkan pesan kantibmas saat mengajar mengaji. Dia berharap dengan adanya kegiatan positif ini, lingkungan jadi aman.
“Karena anak-anak ini perlu kita, terutama pembinaan akhlaknya supaya di dalam pergaulan tertata, berakhlakul karimah, maka dengan adanya tahfiz Qur’an ini sehingga mendidik anak-anak ini supaya tidak terpengaruh oleh geng motor,” tutur dia.
Nana kemudian mengungkap pesan dari kegiatan yang digagasnya ini. Nana mengatakan dia ingin saling membantu dalam kehidupan di dunia yang sebentar ini.
“Kita hidup di dunia yang sebentar ini perlu bahagia, apalagi besok hidup (di akhirat) yang sangat panjang yang ada awal dan tidak ada akhirnya, maka kesempatan inilah ketika kita di dunia ini untuk saling mengingatkan, saling bantu sehingga tetap kita dalam kebaikan,” kata Nana.
“Maka kami mengimbau untuk senantiasa memakmurkan masjid, salat berjamaah, yang belum bisa baca Al-Qur’an akan kita bantu sama-sama ada program belajar Al-Qur’an sembilan kali pertemuan bisa membaca Al-Qur’an, kami ada metodenya,” imbuhnya.
“Jadi kami ini ketika ditunjuk, diamanahi sebagai tetua masjid, kami menginginkan dari masjid ini membawa manfaat untuk masyarakat sekitar, jadi kami mengajak saudara-saudara kami yang ekonominya cukup baik untuk berbagai bersama masyarakat lain, maka kami mengadakan bagaimana mereka menitipkan berasnya ke masjid, atau menitipkan sedekahnya untuk pembelian sayur sehingga nanti dari masjid ini kita belikan barang-barang kebutuhan warga tersebut dan akan kita bagikan dan kita prioritaskan untuk warga yang kurang mampu,” pungkasnya.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Meresmikan secara langsung gedung baru Buku pemilik kendaraan bermotor dan pembangunan (BPKB) Ditlantas Polda Sulbar di Jl. Ir. Juanda Mamuju, Kapolda Irjen Pol Adang Ginanjar juga menyampaikan berbagai harapan terkait peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Beliau menekankan bahwa gedung baru ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol komitmen Polda Sulbar untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, cepat, dan transparan kepada masyarakat.
“Gedung ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi Ditlantas Polda Sulbar untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan BPKB,” tutur Kapolda.
Kapolda melanjutkan dengan fasilitas yang lebih modern dan lengkap, diharapkan masyarakat dapat merasakan kenyamanan dalam mengurus administrasi kendaraan bermotor.
Bersamaan itu, Kapolda juga menyinggung tentang pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam memberikan pelayanan publik.
“Kehadiran gedung baru ini harus diiringi dengan inovasi dan penggunaan teknologi yang tepat guna. Hal ini penting untuk mempermudah masyarakat dan meningkatkan efisiensi dalam proses pengurusan BPKB,” tegas Kapolda.
Gedung BPKB Ditlantas Polda Sulbar yang baru ini memang dirancang dengan konsep modern dan ramah pengguna. Terdapat ruang tunggu yang nyaman, sistem pelayanan yang terintegrasi, dan teknologi yang canggih untuk mempercepat proses pengurusan BPKB.
Salah satu contohnya adalah mesin antrian tiket pendaftaran yang canggih dan alat pengecekan suhu tubuh digital yang memastikan protokol kesehatan tetap terjaga.
Kapolda berharap, dengan adanya gedung baru ini, masyarakat Sulbar dapat lebih mudah dan cepat dalam mengurus BPKB.
“Semoga kehadiran gedung baru ini dapat menjadi salah satu contoh dan role model dalam mempermudah masyarakat dari segi pelayanan. Saya ingin agar Ditlantas Polda Sulbar senantiasa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat demi terwujudnya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Hukum Polda Sulbar,” tutup Kapolda,
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kerua DPRD Provinsi dan para perwakilan forkopimda, pejabat utama Mapolda dan seluruh tamu undangan lainnya, Senin (6/1/25).
Sidik24jam.com, JAKARTA – Sebanyak 23 unit kerja di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) tahun 2024.
Prestasi ini ditetapkan melalui Keputusan Kapolri Nomor Kep/2172/XII/2024 yang ditandatangani oleh Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada 31 Desember 2024.
Unit-unit kerja tersebut tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mencakup rumah sakit, divisi, satuan kerja, dan kepolisian resor. Beberapa unit kerja yang memperoleh predikat WBK antara lain Divhumas Polri, Bidpropam Polda DIY, Biro Rena Polda Sulbar, serta Polres Mamasa. Sementara itu, predikat WBBM diberikan kepada Rumah Sakit Bhayangkara Palangkaraya sebagai bentuk apresiasi atas komitmen mereka dalam meningkatkan pelayanan publik.
Predikat WBK dan WBBM ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam membangun zona integritas di lingkungan kerjanya. Program ini bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kapolri dalam keterangannya menegaskan pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas dalam melaksanakan tugas.
“Capaian ini harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas,” ujar Kapolri.
Selain itu, Polri berharap predikat ini menjadi teladan bagi unit kerja lainnya untuk berkompetisi secara positif dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan melayani. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap Polri dapat terus meningkat.
Beberapa unit kerja lain yang masuk dalam daftar ini di antaranya Satbrimob Polda Sulawesi Tengah, Polres Gunung Kidul, dan Polres Tidore. Dengan penghargaan ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan langsung dampak positif dari reformasi birokrasi yang terus digalakkan Polri.
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Sebagai bentuk empati dan permohonan maaf dari Kepolisian daerah Sulbar atas tindakan tidak terpuji oknum Polisi yang sempat bentrok dengan mahasiswa dan mengakibatkan mahasiswa menjadi korban. Polda Sulbar dalam hal ini menyempatkan untuk membesuk korban yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Mamuju Jl. Kurungan bassi Kelurahan Rimuku Mamuju, Kamis (2/1/25).
Dipimpin oleh AKBP Muhammad Rizal (Kasubdit 3 Sosbud Dit Intelkam Polda Sulbar) dan didampingi AKBP Dr. dr. Mauluddin (Kasubbid Kespol Biddokes Polda Sulbar), IPTU dr. Andi Iqbal (Karumkit Bhayangkara), serta IPDA Fahrizal Ismail (Humas Polda Sulbar), rombongan tersebut tak hanya menyampaikan belasungkawa.
Dr. Andi Iqbal secara langsung melakukan pemeriksaan medis terhadap korban, memastikan kondisi terkini dan jenis perawatan yang dibutuhkan. Langkah ini menunjukkan komitmen Polda Sulbar untuk memastikan pemulihan kesehatan korban secara optimal.
Lebih dari sekadar pemeriksaan, Polda Sulbar juga memberikan bantuan langsung kepada korban dan yang lebih penting, menyatakan komitmen untuk membantu biaya pengobatan hingga tuntas.
Janji ini sebagai bukti nyata keseriusan Polda Sulbar dalam bertanggung jawab atas tindakan oknum anggotanya. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban korban dan keluarganya, sekaligus menjadi jembatan rekonsiliasi antara kepolisian dan masyarakat.
Kabid Humas di tempat yang berbeda menyebutkan, kehadiran tim dari Polda Sulbar menunjukkan keseriusan dan komprehensivitas penanganan kasus ini. Hal ini juga menandakan bahwa Polda Sulbar tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga pada aspek kemanusiaan dan pemulihan hubungan dengan masyarakat.
Insiden ini juga menjadi pelajaran berharga bagi seluruh anggota kepolisian untuk senantiasa mengedepankan profesionalisme dan etika dalam menjalankan tugas, menghindari tindakan yang dapat merugikan masyarakat. Semoga langkah ini dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, tutur Kabid Humas.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Tak puas dengan aksi unjuk rasa di Polresta Mamuju, para mahasiswa melanjutkan aksinya di Polda Sulbar sebagai sikap tegas untuk meminta keadilan atas perlakuan tidak terpuji oknum Polisi kepada kader mahasiswa. Kekecewaan dan amarah mereka tampak jelas, terpancar dari sorot mata dan raut wajah mereka yang lelah berjuang mencari keadilan.
Menyikapi hal tersebut, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar kembali turun langsung menerima massa aksi. Kehadiran Kapolda, yang didampingi para pejabat utamanya, menjadi angin segar bagi para mahasiswa. Massa yang awalnya dipenuhi amarah akhirnya mereda, tergantikan oleh rasa harap dan keyakinan bahwa suara mereka didengar.
Nampak Kapolda dengan penuh kerendahan hatinya duduk bersama dengan para mahasiswa, bukan di balik meja, melainkan di tengah mereka. Gestur sederhana ini menunjukkan kesungguhan Kapolda untuk mendengarkan dan memahami tuntutan para mahasiswa. Suasana dialog yang terjalin terasa hangat dan penuh empati, jauh dari kesan formal dan kaku.
Sembari mendengarkan tuntutan para mahasiswa, Kapolda secara tegas meyakinkan bahwa tindakan yang tidak terpuji yang dilakukan oleh personelnya akan ditindak sesuai dengan prosedur hukum. Ia menekankan bahwa tidak ada toleransi bagi anggota Polri yang melakukan pelanggaran, dan setiap kasus akan ditangani secara profesional dan transparan.
Kapolda juga menyampaikan bahwa ia memahami kekecewaan para mahasiswa dan akan berupaya untuk menyelesaikan masalah ini dengan adil dan bijaksana. Ia mengajak para mahasiswa untuk bersama-sama menjaga situasi kondusif dan membangun komunikasi yang baik antara mahasiswa dan kepolisian.
“Saya memahami kekecewaan adik-adik mahasiswa, dan saya ingin meyakinkan bahwa tindakan oknum tersebut tidak mencerminkan seluruh anggota Polri. Kami akan menindak tegas setiap pelanggaran yang terjadi, dan kami terbuka untuk menerima masukan dan kritik dari masyarakat,” tutur Kapolda.
Pertemuan ini menjadi bukti nyata bahwa Kapolda Sulbar tidak hanya mendengarkan, tetapi juga memahami aspirasi dan tuntutan para mahasiswa. Dialog yang terjalin menjadi langkah awal untuk membangun kepercayaan dan hubungan yang lebih baik antara kepolisian dan mahasiswa.
Keberanian Kapolda untuk turun langsung dan berdialog dengan massa aksi menunjukkan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberikan rasa aman dan keadilan bagi seluruh masyarakat. Rabu (2/1/25).