Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Memimpin langsung pelaksanaan apel pagi di Polda Sulbar, Wakapolda Brigjen Pol Rachmat Pamudji mengajak seluruh personel untuk memasuki tahun 2025 dengan semangat baru dan dedikasi tinggi. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya meningkatkan kinerja dan menjaga integritas serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Kinerja di tahun 2024 sudah memenuhi target, namun kita harus terus berusaha untuk meningkatkannya di tahun 2025. Kita harus mewarnai tahun baru ini dengan hal-hal yang lebih bermakna, khususnya dalam pelaksanaan tugas,” tutur Wakapolda dengan penuh semangat.
Wakapolda mengingatkan bahwa tugas polisi adalah menjadi pelayan dan pelindung masyarakat. Oleh karena itu, seluruh personel harus menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, serta menghindari setiap perbuatan yang dapat merusak citra kepolisian.
“Ingat, kita ini pelayan dan pelindung masyarakat. Jangan mudah terpancing dan terprovokasi oleh hal-hal yang dapat menimbulkan konflik,” tegas Wakapolda.
Wakapolda juga menekankan pentingnya meningkatkan kemampuan dan keahlian dalam menjalankan tugas. “Kita harus terus berlatih dan meningkatkan kemampuan kita agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” tutup Wakapolda, Kamis (2/1/25).
Sidik24jam.com, Polres Majene – Dalam rangka menyambut pergantian tahun, Polres Majene menggelar Press Release Akhir Tahun di Ruang Data Polres Majene pada Selasa (31/12/2024).
Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Majene, AKBP Toni Sugadri, S.I.K., M.M., di dampingi Kasat Reskrim, Kasi Humas Polres Majene serta dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Majene.
Kegiatan ini bertujuan memberikan gambaran komprehensif terkait situasi keamanan dan pencapaian Polres Majene sepanjang tahun 2024. Kapolres Majene memaparkan berbagai data mengenai penanganan kasus, pelanggaran lalu lintas, serta kejadian bencana alam di wilayah hukum Polres Majene.
AKBP Toni Sugadri mengatakan bahwa pada tahun 2024, Polres Majene mencatat 185 kasus kejahatan, mengalami penurunan sebanyak 31 kasus dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 216 kasus. Tingkat penyelesaian perkara pada tahun juga ini tercatat sebesar 72,9%, menurun 9,5% dibandingkan tahun lalu.
Jenis kejahatan paling dominan adalah kejahatan konvensional sebanyak 164 kasus, turun 29 kasus dari 193 kasus pada tahun 2023. Kasus penganiayaan menempati urutan tertinggi dengan 38 kasus, disusul pencurian dan pengeroyokan masing-masing sebanyak 20 kasus. Terangnya
Kapolres Majene juga menyoroti sejumlah kasus menonjol yang menjadi perhatian publik, di antaranya Kasus pembunuhan, Tindak pidana korupsi dana BOS, pengrusakan Gedung DPRD Majene, Kasus pencabulan anak di bawah umur, Kasus penganiayaan dan tindak pidana pemilu serta Kejadian kebakaran di wailayah Kecamatan Banggae dan Banggae Timur
Lanjut AKBP Toni Sugadri, Untuk kasus narkoba, terjadi peningkatan dari 15 kasus pada 2023 menjadi 16 kasus pada 2024. Tiga perkara narkoba masih dalam proses penyidikan.
Untuk pelanggaran lalu lintas pada tahun 2024 juga mengalami penurunan menjadi 3.073 pelanggaran dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 3.611 pelanggaran. Pelanggaran didominasi oleh karyawan/swasta, mahasiswa, dan pelajar, terutama pelanggaran kasat mata seperti tidak menggunakan helm SNI sebanyak 915 pelanggaran.
Namun, jumlah kecelakaan lalu lintas (lakalantas) meningkat drastis, dari 100 kejadian pada 2023 menjadi 195 kejadian pada 2024. Korban meninggal dunia tercatat sebanyak 32 orang, luka berat 2 orang, dan luka ringan 278 orang. Kerugian material akibat lakalantas mencapai Rp. 965.400.000, meningkat dari Rp. 553.580.000 pada 2023.
Untuk kejadian bencana alam Sepanjang tahun 2024, Polres Majene mencatat beberapa kejadian bencana alam, meliputi Banjir 9 kejadian, Karhutlah 6 kejadian,Tanah longsor 4 kejadian, Angin kencang 2 kejadian, Abrasi pantai 3 kejadian dan Laka laut 2 kejadian
Kapolres Majene menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kinerja dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tahun mendatang.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab antara Kapolres dan awak media setempat. Polres Majene berharap tren positif dapat terus berlanjut di tahun 2025.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Malam pergantian tahun 2024 ke 2025 dirayakan dengan penuh syukur oleh seluruh jajaran Polda Sulawesi Barat. Di tengah gemerlap kemeriahan perayaan, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, Irjen Pol. Adang Ginanjar, bersama Ketua Bhayangkari, Ny. Miranti Adang, turut menyampaikan pesan penuh makna.
“Happy New Year!” Tahun baru bukanlah sekadar pergantian angka pada kalender, melainkan momentum refleksi dan resolusi. Kesempatan untuk memulai kembali dengan lembaran bersih, menata langkah, dan merajut harapan untuk masa depan yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, tutur Irjen Pol Adang Ginanjar bersama Ketua Bhayangkari, Ny. Miranti Adang.
Kapolda melanjutkan, tahun 2024 telah berlalu, meninggalkan jejak prestasi dan tantangan yang telah dihadapi bersama. Kini, di ambang tahun 2025, ayo jadikan tahun ini sebagai inspirasi perubahan menuju pribadi yang lebih baik.
Bukan sekadar perubahan lahiriah, tetapi transformasi batiniah yang mendalam. Perubahan dalam cara berpikir, bertindak, dan melayani masyarakat. Komitmen untuk meningkatkan profesionalisme dan integritas, sekaligus memperkuat rasa empati dan kepedulian terhadap sesama, tutur Kapolda.
Sementara Ketua Bhayangkari Ny. Miranti Adang, juga menambahkan pesan penuh kehangatan. Ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendukung karir dan kesejahteraan anggota Polri. Dukungan keluarga, katanya, menjadi pilar utama dalam membangun pribadi yang kuat, tangguh, dan berdedikasi. Dengan semangat kebersamaan dan saling mendukung, keluarga besar Polda Sulbar dan Bhayangkari siap menghadapi tantangan dan meraih prestasi di tahun 2025.
Semoga tahun 2025 menjadi tahun penuh berkah dan keberhasilan bagi seluruh anggota Polda Sulbar dan keluarga besar Bhayangkari. Semoga komitmen untuk berbenah dan menjadi pribadi yang lebih baik akan membawa perubahan positif bagi masyarakat Sulawesi Barat.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Direktorat Reserse Narkotika Polda Sulbar berhasil mengamankan seorang warga asal Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, berinisial R (49), atas dugaan kepemilikan dan penguasaan narkotika jenis sabu, Pada hari Selasa tanggal 17 Desember 2024. Penangkapan ini menjadi bukti nyata komitmen Polda Sulbar dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Sulawesi Barat.
Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Sulbar, Kompol Eduard Steffry Allan, yang memimpin langsung operasi penangkapan tersebut, mengungkapkan bahwa R ditangkap berdasarkan informasi dan penyelidikan yang dilakukan oleh timnya. Saat penangkapan, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga kuat merupakan narkotika jenis sabu. Barang bukti tersebut meliputi:
– 2 saset berisi kristal bening diduga sabu
– 3 saset berisi 15 (lima belas) potongan pipet berisi kristal bening diduga sabu
– Alat isap dan pirex
R sendiri mengakui bahwa barang bukti yang ditemukan merupakan miliknya. Ia juga membeberkan bahwa, ia mendapatkan sabu tersebut dari seseorang berinisial A. Pengakuan ini menjadi titik awal bagi tim Ditresnarkoba Polda Sulbar untuk menelusuri lebih lanjut jaringan peredaran narkoba yang melibatkan R dan A.
Lebih lanjut, Kompol Eduard Steffry Allan menyampaikan penangkapan R merupakan langkah signifikan dalam upaya Polda Sulbar untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah Sulawesi Barat. Tim Ditresnarkoba Polda Sulbar saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba yang melibatkan R dan A.
Penangkapan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan narkoba dan meminimalisir peredaran narkoba di wilayah Sulawesi Barat.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulbar berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum terhadap kasus narkoba, serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, tegas Kompol Eduard Steffry Allan.
Bersamaan itu, pihaknya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya memberantas peredaran narkoba. Masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi kepada pihak berwenang jika mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait dengan peredaran narkoba. Kerja sama yang baik antara kepolisian dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba, tandasnya.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat Irjen Pol Adang Ginanjar memimpin upacara kenaikan pangkat Korps Raport untuk 86 personel Polda Sulbar Priode 2025 dan PNS Polri Priode 1 Desember 2024. Upacara ini merupakan momen istimewa yang menandai dedikasi dan prestasi para personel dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolda menyebutkan kenaikan pangkat ini bukan sekadar simbol status atau jenjang karir, melainkan penghargaan atas kinerja maksimal yang telah ditunjukkan oleh para personel.
Setiap kenaikan pangkat merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan komitmen yang tinggi dalam menjalankan tugas dan melayani masyarakat dengan baik. Pangkat yang diterima bukan hak mutlak, melainkan penilaian kinerja yang objektif berdasarkan standar prosedur yang berlaku, tegas Kapolda.
Untuk itu, melalui momen ini diharapkan agar para personel yang naik pangkat dapat menjadi contoh dan teladan bagi personel lainnya dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.
Kenaikan pangkat ini juga diharapkan dapat memotivasi para personel untuk terus meningkatkan kinerja dan dedikasi dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga dengan kenaikan pangkat ini, para personel Polda Sulbar dapat menjalankan tugas dengan lebih baik lagi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sulawesi Barat.
“Selamat atas kenaikan pangkatnya, semoga menjadi pribadi yang lebih baik dan berkah dalam menjalankan tugas,” tutup Kapolda.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dan foto bersama dengan seluruh personel yang naik pangkat sebagai bentuk sukacita dan dukungan untuk bekerja lebih baik.
Upacara Korps Raport ini merupakan bukti nyata bahwa Polda Sulbar terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme para personelnya.
Adapun rincian 86 personel Polda Sulbar yang menerima kenaikan pangkat sebagai berikut:
• Perwira Tinggi (Pati): AKBP ke Kombes Reguler: 3 orang
• Perwira Menengah (Pamen): Kompol ke AKBP: 7 orang dan AKP ke Kompol Reguler: 2 orang
• Perwira Pertama (Pama): Iptu ke AKP: 9 orang dan IPDA ke Iptu: 14 orang
• Bintara: Aipda ke Aiptu: 4 orang, Bripka ke Aipda: 6 orang, Brigpol ke Bripka: 1 orang, Briptu ke Brigpol: 6 orang dan Bripda ke Briptu: 25 orang.
• PNS Polri: Pengatur TK I ke Penda 1: 1 orang dan Pengatur ke Pengatur TK I: 8 orang.
Selain itu, sebanyak 163 personel Satwil jajaran Polda Sulbar juga menerima kenaikan pangkat jadi jumlah total yang naik pangkat sebanyak 294 orang.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Irjen Pol. Adang Ginanjar, Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar), menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh personel Polda Sulbar atas kinerja luar biasa yang telah dicapai sepanjang tahun 2024. Hasilnya terlihat dalam penurunan angka kriminalitas yang signifikan, sebuah pencapaian yang mencerminkan efektivitas strategi pencegahan dan penegakan hukum yang diterapkan.
Kapolda menekankan bahwa penurunan angka kriminalitas bukan sekadar keberhasilan dalam penindakan, melainkan buah dari kerja keras dan dedikasi seluruh personel dalam menjalankan tugas-tugas preemtif dan preventif.
“Upaya kita selama ini untuk mengantisipasi dan melakukan pencegahan melalui kegiatan patroli rutin, serta himbauan-himbauan Kamtibmas kepada masyarakat, telah membuahkan hasil yang sangat positif,” tutur Irjen Pol. Adang Ginanjar.
Lebih lanjut, Kapolda mengatakan penurunan angka kriminalitas ini tentu memberikan dampak positif yang signifikan bagi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulbar. Masyarakat merasa lebih aman dan nyaman dalam beraktivitas, sehingga mendukung iklim investasi dan pembangunan daerah.
Irjen Pol. Adang Ginanjar berharap agar keberhasilan ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang. Beliau juga menekankan pentingnya untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan adaptasi terhadap perkembangan modus operandi kejahatan yang semakin canggih untuk menciptakan Sulbar yang aman, damai, dan sejahtera, tutup Kapolda, Selasa (31/12/24) saat memimpin pelaksanaan apel pagi di lapangan Tribrata Mapolda.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Bidang Huhungan Masyarakat (Bid Humas) Polda Sulbar menggelar press release akhir tahun 2024, Senin (30/12/24) di Aula Marannu Polda Sulbar. Acara ini bertujuan untuk menyampaikan laporan kinerja Polda Sulbar sepanjang tahun 2024 mulai dari capaian pengungkapan kasus kriminal hingga prestasi.
Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh lapisan masyarakat khususnya para awak media dalam menjaga situasi yang tetap kondusif, khususnya selama Pilkada dan Natal 2024 lewat pemberitaan yang positif, edukatif dan berimbang.
Lebih Lanjut, Kapolda memaparkan Kepada sejumlah awak media yang hadir bahwa terjadi penurunan angka kasus kriminal selama tahun 2024 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini tentu tidak terlepas dari partisipasi seluruh pihak dan peran aktif Polda Sulbar dalam melakukan kegiatan patroli dan memberikan himbauan kamtibmas secara berkala.
Penurunan angka kriminalitas juga menunjukkan komitmen Polda Sulbar dalam memberantas kejahatan dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
– Berdasarkan data Kriminal umum, sebanyak 1.306 laporan yang diterima dan 986 diantaranya berhasil dituntaskan di tahun 2023. Sementara untuk tahun 2024 laporan kriminal menurun menjadi 1.253 dan sebanyak 888 kasus berhasil dituntaskan.
– Berdasarkan data Krimnal Khusus, sebanyak 38 laporan yang diterima dan berhasil dituntaskan seluruhnya. Sedangkan untuk tahun 2024 laporan menurun menjadi 26 kasus dan berhasil dituntaskan seluruhnya bahkan ditambah 1 penyelesaian tunggakan kasus di tahun 2022.
– Berdasarkan data narkotika, ada 86 kasus dan yang tuntas sebanyak 83 laporan di tahun 2023. Sedangkan untuk tahun 2024 kasus narkoba menurun menjadi 82 kasus dan tuntas sebanyak 72 kasus.
Selanjutnya, untuk data kasus Lalu Lintas disebutkan jumlah kecelakaan meningkat sebanyak 11%. Di tahun 2023 tercatat 1.094 kasus kecelakaan dengan korban meninggal dunia sebanyak 177 orang dan kerugian materil sebanyak Rp. 2.619.770.000. Sedangkan di tahun 2024 tercatat 1.214 kasus kecelakaan dengan korban meninggal dunia sebanyak 148 orang dan kerugian materil sebanyak Rp. 2.901.270.000.
Sementara untuk data pelanggaran lalu lintas, terjadi penurunan angka pelanggaran lalu lintas sebanyak 22%. Dari data pelanggaran lalu lintas di tahun 2023 sebanyak 9.412 pelanggaran dan turun menjadi 7.374 di tahun 2024. Hal Ini berkat upaya yang terus gencar dilakukan Ditlantas dalam mensosialisasikan keselamatan berlalu lintas dan melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas.
Selain menyampaikan pengungkapan kasus kriminal dan Lalu Lintas, Kapolda juga memaparkan berbagai prestasi yang diraih Polda Sulbar sepanjang tahun 2024 khususnya di bidang olahraga mulai dari tingkat Provinsi hingga Nasional.
Kapolda Sulbar Diakhir paparannya juga menekankan bahwa Press Release Akhir Tahun merupakan bagian dari transparansi dan akuntabilitas Polda Sulbar kepada publik.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polda Sulbar terus berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif,” tutup Kapolda.
Usai paparan Kapolda, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab serta pemberian penghargaan kepada para mitra Polri (awak media) yang Paing aktif dalam membantu Polda Sulbar untuk memberitakan kegiatan pelayanan Kepolisian kepada masyarakat.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Jakarta – Dikutip tvOnenews.com Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman menyebutkan Polri menjadi institusi yang paling responsif dalam menindaklanjuti aduan dari masyarakat luas.
Menurutnya, terdapat 469 aduan masyarakat yang masuk ke komisinya selama 2024 dengan Polri menjadi lembaga penegak hukum paling cepat menanggapi dan tindaklanjuti seluruh laporan.
“Polri adalah mitra Komisi III yang paling responsif menindaklanjuti temuan aduan dari masyarakat yang disampaikan ke Komisi III. Tingkatnya hampir 94%, hampir 100%. Kenapa? Karena setiap kita tindaklanjuti aduan tersebut, langsung direspons,” kata Habiburokhman dalam keterangannya, Jumat (27/12/2024).
Dia mencontohkan, seperti adanya aduan masyarakat di suatu daerah kepada Komisi III DPR RI.
“Kapolresnya langsung telepon, langsung memberikan data-data terkait. Langsung saat itu kita komunikasikan, kita kawal terus bagaimana penanganannya,” jelasnya.
Komisi III DPR RI juga mengapresiasi kepada Polri, dalam akuntabilitas pemerintahan, responsivitas dalam penegakan hukum di berbagai bidang, seperti Sumber Daya Alam, narkotika, mafia tanah, dan judi online.
Komisi III DPR RI juga mengapresiasi kepada Kapolri yang telah memberikan sanksi tegas kepada oknum Polri yang melakukan pelanggaran dan meminta agar Kepolisian lebih responsif dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat.
“Komisi III DPR RI memberikan apresiasi kepada Kapolri dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat dengan inovasi program dan operasi pengamanan yang efektif di berbagai kegiatan masyarakat, seperti Pilpres dan Pilkada, dan hari raya keagamaan,” pungkasnya.
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Tahun 2024 akan segera berganti menjadi tahun 2025. Pergantian tahun ini selalu dirayakan oleh masyarakat sebagai tradisi, dan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama perayaan pergantian tahun, Wakapolda Sulawesi Barat, Brigjen Pol Rachmat Pamudji, turun langsung mengecek kesiapan dilapangan.
Wakapolda melakukan pengecekan kesiapan seluruh personel yang ditempatkan di setiap Pos Pengamanan (Pos Pam) di Mamuju. Salah satu posko yang dikunjungi adalah Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, pada Jumat (27/12/2024). Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang akan merayakan malam pergantian tahun di lokasi tersebut .
Wakapolda didampingi Wadirlantas Polda Sulbar, AKBP Muhammad Islam, Kasat PJR Ditlantas Polda Sulbar, Kompol Anindita Rizal, Kasat Lantas Polresta Mamuju, AKP Maulana Al Qurthubi, dan Kepala Jasa Raharja Mamuju, Arnold Dwi Novrianto, dalam kunjungannya.
Dalam kesempatan ini, Wakapolda menekankan pentingnya kesiapan personel dalam menjaga situasi tetap kondusif selama perayaan tahun baru. “Kita ingin memastikan semua anggota siap dan sigap menghadapi berbagai potensi gangguan, sehingga masyarakat dapat merayakan tahun baru dengan aman dan nyaman,” tegasnya .
Selain kesiapan personel, Wakapolda juga memeriksa sarana dan prasarana di Pos Pam, termasuk alat komunikasi dan kendaraan operasional. Ia meminta agar koordinasi antarinstansi, seperti polisi lalu lintas, satuan pengamanan, dan Jasa Raharja, terus diperkuat.
Bersamaan itu, Wakapolda juga memberikan motivasi kepada petugas agar tetap semangat menjalankan tugas, terutama dalam mengantisipasi lonjakan pengunjung di kawasan Pantai Manakarra. Brigjen Pol Rachmat Pamudji mengapresiasi komitmen para personel yang sudah bersiaga penuh untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Semoga dengan upaya terbaik yang telah dilakukan seluruh rangkaian perayaan tahun baru dapat berlangsung aman, tertib, dan tanpa kendala berarti. Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Sulawesi Barat, tutup Wakapolda.
Sementara itu, diakhir kunjungannya ke pos-pos pengamanan Wakapolda juga menyerahkan bingkisan kepada para personel sebagai motivasi agar seluruh tetap semangat memberikan yang terbaik kepada masyarakat.(*/Udin)
Sidik24jam.com, JAKARTA–Miranti Serad Ginanjar, pegiat kebaya dan budaya Indonesia, menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan workshop bertajuk “Kebaya: Warisan Budaya dan Identitas Bangsa”. Acara diselenggarakan di Gedung A kementerian Pendidikan & Kebudayaan. Sebanyak 200 siswa dari 6 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di DKI Jakarta saling berebut tanya pada wanita cantik ini.
Acara diselenggarakan di Gedung A kementerian Pendidikan & Kebudayaan. Workshop diadakan oleh Kementerian Kebudayaan yang dipimpin Menteri Fadli Zon dalam rangka program Raya, berlangsung selama tiga jam ini menjadi momen berharga untuk mengenalkan kebaya, salah satu warisan budaya yang telah diakui UNESCO, kepada generasi muda.
Antusiasme para siswa tampak sejak awal acara. Mereka dengan penuh semangat mengikuti diskusi, bahkan berebut mengajukan pertanyaan.
Salah satu topik yang paling menarik perhatian adalah bagaimana kebaya tidak hanya menjadi bagian dari identitas budaya, tetapi juga peluang besar dalam industri kreatif.
“Ibu, bagaimana kami bisa menjadi bagian dari program pelestarian kebaya? Apakah harus selalu dari jurusan fashion untuk terlibat?” tanya seorang siswa dengan penuh semangat.
Pertanyaan ini mencerminkan keinginan besar mereka untuk turut andil dalam menjaga dan mengembangkan kebaya, baik dari segi sejarah maupun inovasi desain.
Salah seorang peserta dari kalangan Gen Z juga mengajukan pertanyaan menarik, “Mengapa kita harus memakai kebaya setiap hari seperti zaman dulu?”
Menanggapi hal ini, Miranti Serad Ginanjar, pegiat kebaya dan budaya Indonesia, menyampaikan bahwa kebaya bukan sekadar pakaian, tetapi simbol identitas budaya perempuan Indonesia.
“Dalam diri saya, kebaya menjadi identitas budaya perempuan Indonesia, dan saya bangga. Ketika saya sedang di Eropa , mereka di sana lebih menghargai kita bukan karena merek pakaian yang kita gunakan, tetapi karena kita adalah perempuan yang mengerti dan menghormati budaya sendiri,” ujar Miranti Serad Ginanjar.
Menurutnya, kebaya memberikan kebanggaan dan nilai lebih bagi perempuan Indonesia karena mencerminkan kekayaan tradisi, sejarah, dan jati diri bangsa.
Ia menekankan bahwa penghargaan dari masyarakat internasional sering kali datang dari bagaimana kita mempertahankan dan mempromosikan warisan budaya, bukan hanya dari mengikuti tren global.
Namun, Miranti Serad Ginanjar juga menyoroti pentingnya adaptasi agar kebaya tetap relevan dalam kehidupan modern. Ia menyarankan desain kebaya yang lebih praktis dan fleksibel untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Dengan pendekatan ini, kebaya dapat menjadi bagian dari gaya hidup yang mencerminkan kecintaan terhadap budaya tanpa mengesampingkan kebutuhan zaman.
Kebaya Sebagai Inspirasi Ekonomi Kreatif Dalam audiensi, para siswa diajak memahami kebaya tidak hanya sebagai busana tradisional, tetapi juga sebagai peluang besar dalam industri ekonomi kreatif.
Dengan pengakuan UNESCO, kebaya kini mendapatkan sorotan internasional, membuka peluang bagi calon desainer muda untuk menciptakan kebaya yang relevan dengan generasi mereka.
“Sebagai anak muda, kalian bisa mendesain kebaya yang modern tanpa meninggalkan nilai tradisionalnya. Ini adalah cara agar kebaya tetap hidup, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia internasional,” ujar Miranti Serad Ginanjar
Salah satu momen yang paling menarik perhatian adalah sesi demonstrasi teknik kebaya kerancang yang dipandu oleh pewaris kebaya kerancang, Ibu Vielga.
Mereka mempraktikkan bagaimana teknik jahit tradisional ini tetap relevan dengan menggunakan mesin modern tanpa mengurangi nilai seni dan keasliannya.
Para siswa terlihat kagum menyaksikan proses tersebut. Beberapa dari mereka bahkan mengajukan pertanyaan kritis tentang keberlanjutan teknik ini di masa depan.
“Melestarikan kebaya kerancang bukan hanya soal menjaga tradisi, tetapi juga menciptakan produk yang mampu bersaing di pasar global. Anak-anak muda seperti kalianlah yang akan menentukan masa depan ini,” tegas Miranti Serad Ginanjar.
Melalui workshop ini Miranti Serad Ginanjar berharap dapat memotivasi generasi muda untuk tidak hanya melihat kebaya sebagai busana tradisional, tetapi juga sebagai bagian penting dari identitas budaya bangsa yang harus dijaga.
“Dengan antusiasme yang ditunjukkan para siswa selama acara, masa depan kebaya tampaknya berada di tangan yang tepat. Generasi muda ini tidak hanya siap melestarikan kebaya, tetapi juga membawa warisan budaya ini ke tingkat yang lebih tinggi, menjadikannya kebanggaan bangsa dan daya tarik internasional,” pungkasnya.(*/Udin)