Prestasi membanggakan kembali diraih oleh SMA Negeri 1 Sigunung STU Jehe. Pada tahun 2026, sebanyak 24 peserta didik dinyatakan lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), serta 11 siswa lainnya berhasil lulus melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN).
Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi pihak sekolah, mengingat keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan sinergi berbagai pihak. Mulai dari peserta didik yang tekun belajar, peran aktif para guru dalam membimbing, dukungan penuh orang tua, hingga kontribusi dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV.
Kepala SMA Negeri 1 Sigunung, Ari Susanty, S.S, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian para siswa tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini akan menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di masa mendatang.
“In sha Allah, ke depan kita akan terus meningkatkan jumlah lulusan SNBP dan SPAN PTKIN dari sekolah kami,” ujar Ari Susanty.
Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, serta menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama sekolah.
(RP)
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat hari ini (10/04/2026) di aula bale sada arih, kantor Bupati Pakpak Bharat. Bersamaan dalam acara ini juga dilantik Direksi dan Dewan Pengawas pada Perusahaan Umum Daerah Pakpak Agro Lestari.
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas taufiq dan hidayahnya, maka pada hari ini jumat 10 april 2026, saya Bupati Pakpak Bharat dengan ini secara resmi melantik saudara-saudara dalam jabatan yang baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan, semoga Tuhan Yang Maha Esa bersama kita, ucap Bupati saat membacakan naskah pelantikan.
Bupati dalam arahannya mengingatkan agar efisiensi anggaran yang terjadi saat ini tidak boleh menjadi sebuah alasan atas capaian target, melainkan sebuah tantangan untuk bekerja cerdas, cepat, inovatif, dan tepat sasaran ditengah kondisi yang serba terbatas.
Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik saya ingatkan bahwa jabatan bukan sekedar kehormatan, tstapi amanah. Tugas saudara menjawab permasalahan yang dihadap masyarakat dengan cepat, tepat, dan solutif, pesan Bupati dalam arahannya.
Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang di lantik dan diambil sumpah hari ini diantaranya adalah Sahat Parulian Boangmanalu, S.Pd, MM (Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian), Zeplin Aprianto Purba, SE, MM (Asisten Adinistrasi Pembangunan dan Umum Setdakab Pakpak Bharat), Kasiman Berutu, SE. Ak, MM (Sekretaris DPRD), dan Roy Endharto Tumanggor, S.STP, MM (Kepala Dinas Pendidikan). Selain itu turut dilantik adalah Direksi dan Dewan Pengawas pada Perusahaan Umum Daerah PAL masing-masing DR. Mazmur Septian Rumapea, SH, MH dan Drs Manihar Tumanggor, M.Pd.
Sejumlah undangan penting menghadiri pelantikan hari ini diantaranya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua TP PKK Pakpak Bharat, Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor, Sekretaris Daerah Pakpak Bharat Jalan Berutu, S.Pd, MM, para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dan sejumlah undangan lainnya.
(RP)
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor meninjau empat jembatan rambingen di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe. Empat jembatan rambingen ini rencananya akan direhab kembali melalui kerja sama dengan Kementerian Pertahanan RI.
Kalau kita lihat kondisi jembatan ini memang sudah sangat memprihatinkan, berbahaya, berpotensi mengakibatkan jatuhnya korban. Melalui kerja sama dengan Kementerian Pertahanan dan TNI, jembatan ini nantinya akan kita perbaiki kembali, jelas Bupati di lokasi.
Keempat jembatan dimaksud adalah jembatan rambingen lae baning di desa Mbinalun, jembatan rambingen lae baning di desa Tanjung Mulia, jembatan rambingen lae senang desa Mbinalun, serta jembatan rambingen lae sokan desa Kaban Tengah. Salah satu diantaranya yakni jembatan lae sokan di desa Kaban Tengah kini sedang dalam proses pengerjaan. Jembatan-jembatan panjang ini merupakan akses yang sangat vital bagi para petani di beberapa desa, dimana terdapat areal perladangan dan perkebunan sawit, karet, gambir dan juga pertanian lainnya, dengan bertumpu pada empat jembatan ini sebagai akses utama.
Dengan terbangunnya jembatan ini semoga semakin rajin masyarakat, semakin maju. Selama ini jembatan ini sudah sangat darurat, sangat rawan, lantainya banyak yang busuk dan bolong, tali seling penahan pakai tali seadanya. Kami sangat khawatir dengan keadaan ini. Dengan kehadiran Pemerintah, bapak Bupati, Menteri Pertahanan, Panglima TNI dan semuanya, semoga jembatan ini bisa segera rampung, kami sangat berterima kasih, ucap Kepala Desa Kaban Tengah, Nihan Berasa.
(RP)
Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.pd, MM menghadiri Panen Raya Jagung Kwartal II tahun 2026 yang dilaknakan oleh Kepolisian Resort Pakpak Bharat di desa Salak I, kecamatan Salak. Jalan Berutu hadir mewakili Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor sebagai bentuk dukungan dalam mendorong program ketahanan pangan nasional.
Panen raya ini dilaksanakan serentak se Indonesia, sekaligus peresmian Groundbreaking sepuluh Gudang Ketahanan Pangan Polri serta Launching Operasional seratus enam puluh enam SPPG Polri yang di hadiri langsung oleh Presiden RI, H. Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta sejumlah Menteri terkait di Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama kekuatan bangsa dan bagian strategis dalam menjaga kedaulatan negara. Presiden mengapresiasi inovasi dan kontribusi nyata Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui berbagai terobosan di sektor pertanian, energi, dan distribusi pangan.
“Tidak mungkin suatu negara bertahan tanpa produksi pangan yang aman, lancar, dan berkesinambungan. Apa pun yang kita lakukan untuk mengamankan dan meningkatkan produksi pangan berarti kita sedang mengamankan masa depan dan kedaulatan bangsa,” tegas Presiden Prabowo.
Turut hadir dalam acara Panen Raya Kuartal II di Desa Salak I diantaranya Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, ST, SIK, MH, Danyonif TP 906 / Sanalenggam Letkol Inf. Rachmat Shaleh, SH, M.Han, Dandim 0206 / Dairi di wakili Pabung Mayor Inf. M. Manurung, Wakapolres Pakpak Bharat Kompol Donris E Pasaribu, SH, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat, Sahat Parulian Boangmanalu, S.Pd, MM, para PJU Polres Pakpak Bharat, Camat Salak Herlita Banurea, Staf Bulog Tanah Karo M. Aqshal dan pemilik lahan jagung Ramsen Samosir.
(RP)
Wakil Bupati Pakpak Bharat H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di desa Kecupak I, kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut. Dapur SPPG ini merupakan dapur keempat yang aktif di Kabupaten Pakpak Bharat setelah dapur yang ada di Salak, Siempat Rube dan Sitellu Tali Urang Jehe.
Mutsyuhito Solin yang juga adalah Ketua Satgas Percepatan Makan Bergizi Gratis Pakpak Bharat berpesan, agar dalam operasional Dapur SPPG ini tetap mengedepankan kebersihan dan higienitas, keamanan pangan, kwalitas gizi, tampilan makanan, disiplin dalam pengolahan, serta pemberdayaan komoditas lokal.
Ada banyak SPPG yang telah ditutup oleh Pemerintah karena tidak patuh terhadap aturan dan SOP, tidak memenuhi standart pemenuhan gizi, serta membahayakan pada penerima manfaat. Di Pakpak Bharat hal ini tidak boleh terjadi, pesan dia.
Wakil Bupati juga berharap, adanya dapur SPPG ini juga akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Pakpak Bharat.
Dapur SPPG ini diharapkan bisa menyerap dan mengutamakan penggunaan komoditas lokal, baik itu hasil pertanian dan juga peternakan. Sehingga hadirnya SPPG ini akan membantu meningkatkan perekonomian lokal, harap dia.
Tahap awal pengoperasiannya, SPPG Kecupak I ini akan melayani 737 penerima manfaat di 9 sekolah. Jumlah ini akan terus meningkat dengan menyasar pada ibu hamil, bayi dan balita serta penerima manfaat lainnya. Secara keseluruhan di Kabupaten Pakpak Bharat saat ini telah tersedia 4 SPPG dengan melayani total 10.526 penerima manfaat.
(RP)
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor memimpin upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional hari ini (20/05/2026). Upacara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Pakpak Bharat H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Komandan Batalyon Infnateri TP 906/Sanalenggam, para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah serta banyak undangan lainnya.
Dikesempatan ini Franc membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digitalisasi RI, Meutya Viada Hafid yang antara lain mengajak segenap elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga Ibu Pertiwi, mewujudkan kemandirian bangsa sebagai Negara yang berdaulat.
Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat. Kita melihat Program Makan Bergizi Gratis kini telah berjalan secara masif di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia untuk membangun fondasi fisik generasi masa depan, pesan Meutya dalam sambutan tertulisnya.
Langkah ini diperkuat dengan pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah-wilayah afirmasi, termasuk perbaikan mutu guru dan penyediaan beasiswa, guna memutus ketimpangan kualitas SDM. Di sektor kesehatan, Pemerintah juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang masif untuk memastikan perlindungan medis yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Kedaulatan pangan, kesehatan, dan pendidikan kini sedang kita bangun sebagai satu ekosistem kesejahteraan yang utuh, jelas Menteri Komdigi kemudian.
Di samping itu, sejalan dengan upaya pembangunan kualitas manusia tersebut, pemerintah juga telah melakukan ikhtiar besar dalam pelindungan generasi muda di ruang digital. Pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) pada awal tahun ini adalah wujud nyata kehadiran Negara. Per 28 Maret 2026, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya. Melalui kebijakan ini, kita memastikan bahwa anak yang merupakan tunas bangsa kita mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya, demikian disampaiakan Menteri Komunikasi dan Digital RI dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Bupati Pakpak Bharat, Fanc Bernhard Tumanggor.
Harkitnas tahun ini diperingati dengan tema ” Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema ini sejalan dengan filosofi identitas peringatan kita tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui pelindungan para tunas bangsa. Sebuah momentum fundamental yang merujuk pada berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908.
Sejarah mencatat bahwa peristiwa tersebut adalah “fajar menyingsing” bagi kesadaran berbangsa, di mana kaum terpelajar pribumi mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi titik lemah perjuangan. Semangat 1908 adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat.
(RP)
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor membuka pelaksanaan Musyabaqah Tilawatil Quran ke 23 tingkat Kabupaten Pakpak Bharat di Gedung Serba Guna, Salak (21/05/2026). Franc menyampaikan dalam sambutannya, bahwa salah satu program pembangunan bidang agama meningkatkan dan mengembangkan nilai keagamaan dimasyarakat diantaranya melalui kegiatan MTQ.
Saya berharap MTQ ini tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga melahirkan generasi muda yang kuat, cerdas dan tangguh, serta tidak lupa akan tanggung jawabnya untuk mengangkat harga diri dan kedaulatan bangsanya, ucap Bupati mengawali arahannya.
Bupati juga menjelaskan bahwa bagian dari program penguatan moderasi beragama dan toleransi antar umat beragama.
Masyarakat Pakpak Bharat adalah masyarakat yang majemuk, yang terdiri dari suku dan agama yang berbeda, akan tetap terlepas dari apa agama dan suku kita, dipundak kita semua ada amanah dan tanggung jawab besar, untuk mewujudkan Kabupaten Pakpak Bharat yang Nduma, pesan Bupati dalam arahannya.
MTQ kali ini sangat istimewa, dimana bapak Bupati menyediakan satu buah sp motor sebagai hadiah khusus. Apresiasi kami atas upaya bapak Bupati terhadap pengembangan LPTQ di Kabupaten Pakpak Bharat ini. Satu lagi bahwa bapak Bupati sangat tegas menolak dihapusnya dana LPTK dari anggaran APBD Pakpak Bharat, ucap Ketua LPTQ Pakpak Bharat, Kasiman Berutu.
(RP)
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menyerahkan secara langsung hewan qurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto kepada masyarakat di Masjid Al Falah, Desa Sukaramai, Kecamatan Kerajaan, Selasa (26/05/2026).
Penyerahan hewan qurban tersebut berlangsung penuh khidmat dan disambut antusias oleh masyarakat serta jamaah Masjid Al Falah. Bantuan sapi qurban dari Presiden RI ini menjadi bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat, khususnya umat muslim yang akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Dalam sambutannya, Bupati Pakpak Bharat menyampaikan bahwa bantuan hewan qurban tersebut merupakan amanah langsung dari Presiden RI untuk masyarakat Pakpak Bharat.
“Sapi qurban ini adalah hewan qurban dari Presiden kita, bapak Prabowo Subianto kepada masyarakat Pakpak Bharat, khususnya masyarakat muslim di Desa Sukaramai ini. Salam hangat dari bapak Presiden kepada kita semua, selamat Hari Raya Idul Adha,” ucap Franc Bernhard Tumanggor di hadapan jamaah Masjid Al Falah.
Franc juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Raya Idul Adha sebagai sarana mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Imam Masjid Al Falah, Darmin Tumangger, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat Desa Sukaramai.
“Kami menerima hewan qurban ini dengan penuh rasa syukur, teriring doa kami kiranya bapak Presiden dan keluarga senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Semoga Allah memberikan kebijaksanaan yang tinggi dalam memimpin negeri ini,” ucap Darmin Tumangger.
Adapun sapi qurban bantuan Presiden RI tersebut memiliki bobot kurang lebih 870 kilogram. Hewan qurban itu direncanakan akan disembelih pada Rabu, 27 Mei 2026 usai pelaksanaan Salat Idul Adha di Masjid Al Falah.
Panitia qurban nantinya akan mendistribusikan daging qurban kepada masyarakat muslim jamaah Masjid Al Falah serta warga sekitar yang berhak menerima, sehingga manfaat qurban dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Kegiatan penyerahan hewan qurban ini turut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Al Falah Desa Sukaramai.
(RP)
Dalam momentum perayaan Hari Raya Idul Adha, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menyerahkan bantuan hewan qurban kepada Batalyon Infantri TP 906/Sanalenggam di markas sementara batalyon tersebut.
Bantuan hewan qurban berupa satu ekor sapi itu diterima langsung oleh Komandan Batalyon Infantri TP 906/Sanalenggam, Letkol Inf. Rachmat Shaleh, SH, M.Han.
Penyerahan bantuan ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus wujud sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dengan jajaran TNI yang bertugas di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menyampaikan bahwa bantuan hewan qurban ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus simbol kolaborasi yang terus terjalin dengan baik antara Pemerintah Daerah dan TNI, khususnya Batalyon TP 906/Sanalenggam.
“Bantuan hewan qurban ini sebagai bentuk rasa syukur kita, dan sebagai simbol kolaborasi antara Pemerintah dan TNI khususnya Batalyon TP 906 yang bermarkas di wilayah Pakpak Bharat. Semoga bermanfaat bagi kita semua,” ucap Bupati.
Sementara itu, Komandan Batalyon Infantri TP 906/Sanalenggam, Letkol Inf. Rachmat Shaleh, SH, M.Han menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat kepada jajaran Batalyon TP 906/Sanalenggam.
Momentum Idul Adha ini diharapkan semakin mempererat hubungan dan kerja sama yang harmonis antara Pemerintah Daerah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat.
(RP)
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tingkat Kabupaten Pakpak Bharat yang digelar di halaman Kantor Bupati Pakpak Bharat, Senin (01/06/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Franc Bernhard Tumanggor membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., yang menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam pidatonya, Kepala BPIP menyampaikan bahwa tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, merupakan penegasan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Pancasila disebut sebagai “bintang penuntun” yang telah terbukti mampu menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan global. Di tengah ketidakpastian dunia, ancaman perpecahan, disrupsi teknologi, hingga dinamika geopolitik internasional, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang majemuk dengan lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan suku bangsa yang dipersatukan dalam semangat kebangsaan yang sama.
“Pancasila adalah jangkar moral bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi pedoman dalam menjaga persatuan, keadilan, dan kemanusiaan,” demikian disampaikan dalam pidato Kepala BPIP.
Lebih lanjut dijelaskan, Indonesia sebagai bangsa besar terus menunjukkan peran strategis dalam menjaga perdamaian dunia melalui kontribusi pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), keterlibatan dalam berbagai upaya mediasi konflik regional, serta komitmen yang konsisten dalam memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih menghadapi penjajahan dan ketidakadilan.
Kepala BPIP juga berpesan kepada seluruh Menteri, Kepala Daerah, serta pemangku kepentingan agar senantiasa menjadikan Pancasila sebagai landasan utama dalam setiap kebijakan publik. Kebijakan yang dihasilkan harus mampu menjamin keadilan sosial, melindungi hak-hak masyarakat, terutama kelompok yang paling rentan, serta memastikan tidak ada warga negara yang merasa terabaikan.
Selain itu, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus memperkuat persatuan serta melawan segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan paham-paham yang berpotensi mengganggu harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara.
Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Pakpak Bharat berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan berupa pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera, pembacaan teks Pancasila, serta pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Pakpak Bharat, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran TNI/Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), para pelajar, serta berbagai elemen masyarakat dan undangan lainnya