Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd menyerahkan Tanah Hibah Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat untuk Pembangunan Madrasah Ibtidayah Negeri Salak (17/07/2024). Penyerahan Hibah ini diterima oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pakpak Bharat, Drs. H syafrizal Bancin, MM.
Saya atas nama Bupati Pakpak Bharat, dengan ini menyerahkan hibah tanah bagi pembangunan Gedung Madrasah Ibtidayah Negeri di Kota Salak ini, mudah-mudahan bisa bermanfaat, dan mudah-mudahan bisa segera dibangun sebuah sekolah baik di tempat ini, guna membantu mempercepat pembangunan mutu dan kualitas Sumber Daya Manusia Pakpak Bharat yang berdaya saing dan beriman Kepada Allah, ucap Mutsyuhito Solin dalam sambutannya.
Terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat atas adanya bantuan hibah tanah ini, semoga membaw manfaat bagi kita semua seperti harapan bapak Wakil Bupati tadi, ucap Kepala Kantor Kementerian Agama Pakpak Bharat, Drs. H Syafrizal Bancin, MM.
Senada, Kepala Sekolah Madrasah Ibtidayah Negeri Salak, Osti Cibro juga berharap, Gedung Madrasah dimaksud bisa segera terealisasi dalam waktu dekat, mengingat selama ini Madrasah Ibtidayah Negeri Salak Masih menumpang pada Gedung Madrasah Tsanawiyah Negeri Salak.
Hal ini sangat menyulitkan bagi kami, keterbatasan ruangan, sarana dan prasarana lainnya. Mudah-mudahan dengan telah adanya hibah tanah ini akan bisa mempercepat terwujudnya sebuah Gedung baru Madrasah Ibtidayah Negeri di Kota Salak ini, harap dia.
Sidik24jam.com.Langkat (Sumut)- Diduga pencuri berondolan sawit kebun PT.Lonsum yang berlokasi di Kecamatan Bahorok kabupaten langkat Sumatera Utara yang diperkirakan sudah berjalan hampir 1 tahun melintasi jalan perkebunan PT.Musam Utjing terkesan ada pembiyaran dari oknum manejer kebun PT.Musam Unjing dan oknum dantonnya, ” ada apa dibalik ini semua”, sehingga menimbulkan kegaduhan dilapangan antara securiti PT..Musam Utjing dengan para terduga pencuri berondolan Kebun PT.Lonsum.Hal ini disampaikan securiti kebun PT.Musam Utjing pada sejumlah wartawan di Stabat, Selasa(16/7/2024.
Lanjut securiti kebun PT.Lonsum berinisial BN.HTB mengungkapkan pada wartawan akibat adanya dugaan pembiaran dari oknum manejer dan oknum dantonnya, saya saat menjalankan tugas berpatroli atas perintah manejer bentrok dengan para terduga pencuri berondolan kebun PT.Lonsum.Mereka kawanan pencuri tersebut menganggap saya memata matai mereka melakukan aksinya.
Menurut BN HTB pada saat saya berpatroli melaksanakan tugas atas perintah manejer bersama teman-teman Pamsuwakarsa kami berjumlah 8 orang kami menggunakan mobil pribadi saya Sigra warna putih BK.1490. RAB diperbatasan jalan PT.Lonsum dan PT.Musam Utjing di kepung oleh kawanan terduga pencuri berondolan sawit kebun Lonsum sebanyak lebih kurang 30 orang tepatnya pada hari kamis (4/7/2020) sekira pukul 00.30 Wib malam.
Kami dengan kawanan pencuri berondolan tersebut sempat cekcok/begaduh ditengah kegelapan malam dan mereka sempat melontarkan ancaman bunuh terhadap kami dan salah satu dari mereka pimpinan kawanan pencuri itu melayangkan pukulan yang mengenai muka saya uangkap BN HTB.Bahkan mereka melontarkan kata-kata kalau berondolan curiannya hilang mereka mau minta ganti dengan saya.
Disaat dikepung oleh 30 an orang malam itu saya diserang mobil saya dilempari batu yang mengakibatkan pecah kaca depan mobil saya. Dan diadakan perdamaian di polsek bahorok mereka sudah mengakui kesalahannya melakukan pencurian dan bersedia mengganti kaca mobil saya yang pecah, namun sampai hari ini tidak jelas.
Saya sangat kecewa dengan manejer Kebun PT.Musam Utjing yang tidak bertanggung jawab atas kejadian yang menimpa terhadap diri saya menjadi korban aksi kekerasan para pencuri berondolan kebun PT.Lonsum.Saya yakin kalau oknum manejer dan oknum danton mengetahui pencuri yang melintasi jalan Perkebunan PT.Musam Utjing.tapi tidak ada melakukan tindakan apapun.Dalam hal ini saya menuntut keadilan dan saya akan menempuh jalur hukum selanjutnya, ucap BN HTB dengan nada tinggi.
Sehubungan dengan kasus tersebut Manejer Kebun PT.Musam Utjing, Rabu (17/7/2024) saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp enggan untuk menjawab konfirmasi awak media ini hanya dengan jawaban singkat, Maaf pak, terkait maslah itu urusan interen kami, Terima kasih jawabnya.
Plt.Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Pakpak Bharat, Sahat Parulian Boangmanalu, S.Pd,MM atas nama Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor membuka Pelatihan Manajemen Perkoperasian se kabupaten Pakpak Bharat di Ruang kelas balai Diklat BKPSDM Pakpak Bharat, desa Cikaok (16/07/2024).
Sahat Boangmanalu dalam sambutannya antara lain menjelaskan, kegiatan ini ini merupakan bentuk Pembinaan Manajemen bagi Pengurus, Pengawas serta Anggota Koperasi, dan Peningkatan Pemahaman tentang Prinsip – Prinsip Koperasi dalam Bagian Manajemen Perkoperasian.
Juga untuk memberi pemahaman Pentingnya Pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Bagi Koperasi sebagai salah satu bentuk Tanggung Jawab Pengurus dan Pengawas dalam mengelola Koperasi.
Diharapkan dengan Pelatihan ini Koperasi bisa berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang nyata bagi anggota dan Masyarakat yang dilayani, jelas dia.
Kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung selama 3 (tiga) hari kedepan (16 – 18 Juli 2024) dengan menghadirkan beberapa Pemateri dan Narasumber berkompeten diantaranya Dian Septiana Sari, S.Sos.,M.Sp (IDAS Pelatih Indonesia Medan), DR.Nurafina Siregar,SE.,M.Si (Universitas Pembangunan Panca Budi Medan). 25 (dua puluh lima) Peserta dari 6 Koperasi yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat turut mengikuti kegiatan ini.
(DP)
Medan ,DPW Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPW IWOI) Sumatera Utara mengadakan pertemuan rapat koordinasi lintas program dan lintas sektoral. Acara ini dilaksanakan di Sekretariat DPW IWOI Sumut, Jln Menteng 7 Perumahan Menteng Indah Blok B-I No. 22 Medan -Sumatera Utara, Selasa 17 Juli 2024 sekira pkl. 11.00 Wib – pkl 14.00 Wib.
Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan komitmen dan keperdulian seluruh pengurus IWOI dan jajaran se Kabupaten/ Kota se Sumatera Utara. Sesuai tugas pokok dan peran serta media dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Serta peningkatan SDM sehingga mutu pelayanan informasi berkualitas dan berkualitas, memberikan edukasi ditengah masyarakat. Terlebih -lebih untuk mencegah terhadap berita hoaks atau informasi fitnah yang dapat meresahkan dan kegaduhan ditengah masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri Ketua DPW IWOI Sumut, Sekretaris dan Wakil Bendahara, serta sejumlah pengurus bidang -bidang. Turut hadir sebagai peserta undangan dari DPD IWO Deli Serdang.
Acara ini dibuka oleh Ketua IWOI Sumut, Ratno SH, MM didampingi Sekretaris, Budi Sudarman dan Bendahara, Hariaty Panggabean. Pertemuan berlangsung sederhana dengan santai dan relaks.
Ditegaskan Ratno SH, MM salah satunya adalah visi dan misi sesuai di dalam AD/ART IWOI dimana diperlukan kerja sama dalam meningkatkan fungsi dan peran serta media yang tergabung di bendera IWO Indonesia.
“Kekompakan sesama media-media yang tergabung di bendera IWOI harus terus ditingkatkan, baik kualitas dan kuantitas sehingga dapat menghasilkan karya tulis yang berbobot dan memberi manfaat bagi masyarakat. Tidak cukup itu, tapi ada rasa memiliki dan kepedulian terhadap sesama profesi,” ujar Ratno SH, MM yang juga Pemimpin Redaksi RADARINDO.CO.ID didampingi Ketua DPD IWOI Deli Serdang.
Apalagi, menjelang Pilgub Sumut dan Pilkada Kabupaten/Kota se Sumatera Utara. Maka pengurus unsur pengurus bisa mengajukan kerjasama menjadi media partner kepada para kandidat dengan tetap menjaga independensi media sesuai Undang-undang pokok pers nomor 40 tahun 1999 dan kode etik jurnalistik.
Oleh karena itu, ujar Ratno SH, MM martabat organisasi pers harus dijaga untuk tidak tercoreng. Karenanya, bagi pengurus DPD IWOI se Kabupaten/ Kota yang sudah terbukti sesuai SK Pengangkatan sebaliknya melaporkan ke Kesbangpol setempat untuk di verifikasi data.
Kenapa harus kompak? Pers sesungguhnya salah satu pilar dalam penegakan Supremasi hukum. Maka rapatkan barisan untuk satu suara untuk keadilan. Salah satu contoh terhadap kasus wartawan dari Kabupaten Karo, Sempurna Pasaribu yang tewas bersama keluarga karena rumah korban dibakar diduga akibat pemberitaan perjudian dan narkoba.
“Sempurna Pasaribu tapi tugas kita sebagai pers harus membongkar dalang intelektual dibalik kasus tersebut. Maka ketika DPW atau DPD IWOI menyampaikan rilis berita semua media yang tergabung di bendera IWO INDONESIA harus mempublikasikan berita -berita tersebut. Bahkan Dewan Pers dan organisasi lain telah mengecam tindakan tak berprikemanusiaan,” tegas Ratno SH, MM yang juga Ketua Lembaga Republik Corruption Watch (RCW) Sumut.
Bukan hanya itu, tandasnya lagi, ada beberapa berita penting lainya seperti pencabulan anak dibawah umur, KDRT, pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) lain -lain. Tugas kita harus mempublikasikan agar Aparat Penegak Hukum segera mengambil sikap. Maka pers agar terus bersinergi dengan lembaga yudikatif.
“Maka kapasitas dan status pengurus DPD IWOI harus jelas, lazimnya setelah mendapat SK Pengangkatan maka sebaiknya diadakan pelantikan pengurus DPD IWOI sehingga Forkopimda termasuk masyarakat mengetahui keberadaan organisasi yang kita pimpin,” ungkapnya.
Anehnya, ada beberapa pengurus DPD IWOI sejak menerima SK Pengangkatan, mereka beraudiensi dan kemudian “mati suri”. Tapi celakanya, Ketua dan pengurusnya masih cuap-cuap di media mengaku anggota IWOI. Pengurus yang seperti ini hanya melakukan azas manfaat dan berlindung di IWOI agar usahanya terbentengi.
“Mereka tidak punya sekretariat dan kemana -mana hanya jualan proposal saja. Kami pengurus DPW IWOI Sumut akan menyurati secara DPRD, Bupati atau Walikota serta Polres setempat untuk tidak mengindahkan itu. Jika mereka masih membawa-bawa nama IWOI kita tidak akan segan -segan mengambil sikap, serta akan membekukan kepengurusan.
“Keberhasilan membangun komitmen sangat ditentukan kesinambungan lintas program dan lintas sektoral bagi DPW dan DPD IWOI se Sumatera Utara. Dengan upaya mendayagunakan segenap potensi personil IWOI yang ada”, tandasnya.
Ditempat yang sama, Ketua DPD IWOI Deli Serdang, Ibrahim Siregar mendukung statemen Ketua DPW IWOI Sumut. Maka kita diperlukan penguatan terintegrasi dari semua pihak. Sehingga keberadaan IWOI dapat menjadi media partner lembaga eksekutif, yudikatif, legislatif dan BUMN guna mempublikasikan kegiatan resmi kepada publik. Setidaknya dapat memberi edukasi dan motivasi membangun, ujar pria yang biasa disapa Baem Siregar.
Sidik24jam.com.Langkat (Sumut) – Luar biasa acara Konsolidasi P3RI Cabang PTPN.I Regional.I dihadiri Regional Head (RH) RegIonal.I PTPN.I Didik Prasetiyo beserta Humasnya Rahmat Kurniawan, Minggu (14/7/2024) bertempat di kantor/rumah sekjen P3RI Cabang PTPN.I Regional.I H.Adi Taslim di Desa Stabat Lama Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat Sumatera Utara.
Sebagai catatan tersendiri dan sejarah bagi P3RI Cabang PTPN.I Regional.I, karena baru kali ini kegiatan P3RI dihadiri oleh Regional Head (RH) RegIonal.I PTPN.I.Pada kegiatan-kegiatan sebelumnya, belum pernah ada pimpinan setingkat (RH) dan tentunya menjadi kebanggaan dan kehormatan P3RI Cabang PTPN.I Regional.I dibawah kepempinan Drs.H Soekardi.
Acara Konsolidasi P3RI Cabang PTPN.I Regional.I tersebut dirangkai dengan Pisah Sambut pengurus dapenbun PTPN.I Regional.I Budi Kurniawan dan Ibu Intan Panduhati mutasi/pindah tugas di PTPN.4 Regional.2, digantikan dengan pengurus dapenbun di PTPN.I Regional.I yang baru Indi Pandaya dan Ibu Kurniati Br Purba.
Para pengurus P3RI Cabang PTPN.I Regional.I memberikan bingkisan cendera mata kepada pengurus Dapenbun Yang pindah tugas Budi Kurniawan dan Ibu Intan Panduhati.
Pada kata sambutannya Sekjen P3RI Cabang PTPN.I Regional.I H.Adi Taslim mengucapkan ribuan terimakasih atas kehadiran Regional Head (RH) RegIonal.I PTPN.I Bapak Didik Prasetiyo beserta Humasnya Bapak Rahmat Kurniawan dari kantor Tanjung Morawa Medan.Saya merasa bangga atas kehadiran Bapak Didik Prasetiyo.Karena sejak berdirinya P3RI belum pernah sejarahnya acara konsolidasi seperti ini dihadiri oleh kalau dulu sebelum berubah namanya PTPN.II pimpinan tertinggi Direktur.Sekarang di sebut Regional Head (RH) Regional.I PTPN.I.
Perlu saya laporkan pada kesempatan ini bahwa anggota P3RI di Kabupaten Langkat ini sebanyak 17.000 dan di Sumatera Utara sebanyak 25.000.Pada hari ini dalam rangka konsolidasi insa Allah semua perwakilan dari masing-masing perkebunan hadir.Bahkan PB P3RI pusat Bapak Aspar Nenggolan juga hadir ditengah-tengah kita.
Saya mohon kiranya Bapak RH depat mmembantu masalah catu beras yang belum dibayarkan sejak tahun 2008, hingga tahun 2024 ini, Kalau SHT ( Santunan Hari Tua) sudah dibayarkan semua, kata H.Adi Taslim.
Pada kesempatan ini bimbingan dan arahan disampaikan Regional Head (RH) RegIonal.I PTPN.I Didik Prasetiyo mengatakan, terutama sejak saya di PTPN ini saya menganggap bapak-bapak para purna karya pensiunan ini bapak-bapak sebagai orang tua saya sendiri.Bagaimana juga keberadaan dari Perusahaan ini berkat bapak ibu sekalian yang telah bekerja keras, sehingga hari ini PTPN ini yang sudah mengalami berbagai macam tarspormasi rentruktusi masih ada kia akui keberadaannya hingga hari ini.
Saya ucapkan terikasih sekali atas undangan bapak ibu sekalian pengurus P3RI telah mengundang saya, kenapa saya hadir,karena saya mengganggap penting.Bahwa P3RI ini adalah seperti saya sampaikan tadi adalah saya menghormati sebagai orang tua saya sendiri.Saya juga perlu mendengar menjalin komunikasi yang jauh lebih baik.Karena saya kehilangan orang tua saya sudah cukup lama, oleh karena itu saya anggap bakti saya kepada orang tua terkait dengan pungsi saya sebagai Regional Head di PTPN.I Regional.I.
Terus terang saya sangat bangga dengan semangat dengan bapak ibu sekalian masih kencang dengan yel-yelnya.Perlu saya sampaikan,apa yang tadi pengurus P3RI sampaikan saya sudah mendengar tentang uang beras yang belum dibayarkan.Mengenai uang beras bapak ibu sekalian sudah lama kami usulkan, namun demikian saya tidak tinggal diam saya tetap berjuang tetang uang beras yang bapak ibu sampaikan.
Usai acara Regional Head RegIonal.I PTPN.I Didik Prasetiyo saat diwawancarai awak media ini mengatakan menyambuat baik kegiatan P3RI ini, kegiatan yang positif, silahturahmi menambah kesehatan bapak ibu para pensiunan, kata Didik Prasetiyo sembari berlalu naik mobilnya meninggalkan lokasi acara.
Deli Serdang -Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik yang beralamat di Jalan Karya dharma nomor 4 Lubuk Pakam resmi mengeluarkan surat keterangan (Suket) dengan nomor: 220/724/ BPKB – DS /VII/2024 untuk Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia DPD IWO Indonesia Kabupaten Deli Serdang.
Sehubungan dengan surat dewan pimpinan daerah ikatan wartawan online Indonesia DPD IWO INDONESIA Kabupaten Deli Serdang nomor 13/DPD.IWO I.DS/VII/2024 Tanggal 03 Juli 2024 menerangkan bahwa organisasi dewan pimpinan daerah ikatan wartawan online Indonesia DPD IWO INDONESIA Kabupaten Deli Serdang dengan nomor SK Kemenkumham AHU-0002017.AH.01.Tahun 2008.
Dikutip dari isi salinan surat keterangan Kesbangpol Deli Serdang menyebutkan setelah melaporkan keberadaan organisasi dengan melampirkan dokumen berupa salinan surat keputusan pengesahan status badan hukum dan keputusan pengurus pusat/daerah sesuai dengan peraturan Pemerintah nomor 58 tahun 2016 tentang pelaksanaan undang-undang nomor 17 tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan ditandatangani oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Deli Serdang atas nama Drs. Zainal Abidin Hutagalung,MAP diserkan oleh Kabid Organisasi Sugianto, di Lubuk Pakam tanggal 9 Juli 2024.
Ibrahim Effendi Siregar,Senin (15-07-2024) selaku ketua DPD IWO-INDONESIA Deli Serdang mengucapkan terimakasih kepada Kepala Kesbangpol kabupaten Deli Serdang atas dikeluarkannya surat keterangan yang diberikan kepada DPD IWO Indonesia Deli Serdang.
“Dengan dikeluarkan surat keterangan dari Kesbangpol Deli Serdang secara resmi kepengurusan DPD IWO Indonesia Deli Serdang telah terdaftar di pemerintahan Kabupaten Deli Serdang,” ungkap ketua DPD IWO Indonesia Deli Serdang yang akrab disapa Baem Siregar.
MEDAN, SIDIK24JAM– Politeknik Negeri Medan (Polmed) melakukan penerimaan mahasiswa baru Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Republik Indonesia No. 48 Tahun 2022 dan perubahan terakhir dalam Permendikbudristek Nomor 62 Tahun 2023 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma 3 dan Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri, terdapat tiga jalur masuk utama, yaitu Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT ) dan Seleksi Mandiri.
Direktur Politeknik Negeri Medan (Polmed) melalui Humas Polmed pada release pers Senin (15/7) menuturkan, pada sistem penerimaan mahasiswa baru setelah selesai pada tahapan seleksi penerimaan calon mahasiswa baru, maka Politeknik Negeri Medan mengumumkan hasil kelulusan bagi calon mahasiswa tersebut melalui Keputusan Direktur Politeknik Negeri Medan No. B/871/PL5/TM.00.07/2024 Tentang Penetapan Lulus Seleksi Penerimaan Calon Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Medan Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun Akademik 2024/2025, dan Keputusan Direktur Politeknik Negeri Medan No. B/1166/PL5/TM.00.07/2024 Tentang Penetapan Lulus Seleksi Penerimaan Calon Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Medan Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun Akademik 2024/2025.
Kemudian, bagi peserta seleksi penerimaan mahasiwa baru yang telah dinyatakan lulus, selanjutnya mengikuti serangkain pemeriksaaan kesehatan. Tahapan tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Politeknik Negeri Medan di atas dan pada point ketiga disebutkan peserta yang lulus wajib mengikuti tes kesehatan.
Disebutkan, tahapan tes pemeriksaan kesehatan yang tertuang pada Pengumuman Direktur Nomor : B/1159/PL5/TM.01.03/2024 tanggal 13 Juni 2024 untuk jalur SNBT, dan diumumkan secara online terkait jadwal, lokasi dan besaran biaya.
Proses penerimaan mahasiswa baru tahun 2024 telah dilakukan sesuai prosedur, yakni transparan, adil, dan bebas dari kecurangan. Mengenai pemberitaan dibeberapa media online yang mengangkat pemberitaan adanya dugaan pungutan liar yang dilakukan pihak Polmed kepada para mahasiswa baru.
Politeknik Negeri Medan akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku terhadap pihak yang terbukti melakukan tindakan tidak sesuai prosedur.
Selanjutnya, tidak ada pungutan liar yang dilakukan oleh pihak kampus atau tenaga medis yang terlibat dalam pemeriksaan kesehatan. Segala biaya yang dikeluarkan telah melalui prosedur resmi dan tercatat secara administratif.
Selain itu, Politeknik Negeri Medan juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif bersama pihak kampus dalam memastikan proses penerimaan mahasiswa baru berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan.
Politeknik Negeri Medan senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan proses penerimaan mahasiswa baru berjalan dengan transparan, adil, dan bebas dari segala bentuk kecurangan.(*)
Medan,Ketua Golkar Dairi yang juga Balon Bupati Dairi 2025-2029 secara khusus menyambut kedatangan atau kepulangan jamaah haji dari tanah suci Mekah asal Kabupten Dairi yang telah tiba di Lanud Kualanamu, Deli Serdang dan langsung menuju Asrama Haji untuk sholat dan makan siang sebelum kembali ke Sidikalang, Minggu (14/07/2024).
Balon Bupati Dairi yang akrab disapa EKAB sebelumnya mengucapkan selamat datang kembali ke tanah air semoga menjadi haji Mabrur dan bersalaman. Mereka sempat berdialog dengan salah seorang jamaah yakni Ustad Mualim Gadjah, yang sehari-hari adalah Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Dairi.
“Selamat datang kembali ke tanah air dan semoga menjadi haji yang Mahbrur dibarengi dengan niat yang tulus, amal yang ikhlas, dan dilaksanakan,” ujarnya.
Ucapan selamat EKAB disambut dengan rasa syukur dan bahagia oleh para jamaah, dalam ramah tamah singkat.
EKAB pun sempat menghubumgi Kamidun Solin yang merupakan pimpinan rombongan yang masih berada di Mekah untuk memastikan kepulangan rombongan lancar. Begitulah selalu perhatian dan kedekatan Eddy Berutu dengan warga.
Saat ini rombongan sedang perjalanan menuju Sidkalang. Semoga selamat sampai ditempat bertemu dengan segenap kelaurga dan sanak saudara.
Tampak beberapa warga tampak terharu melihat sikap yang ditunjukkan Eddy Berutu, meski berbeda keyakinan tapi beliau masih menyempatkan diri bertemu warga.
“Pak Eddy Berutu memang sejak dulu sampai sekarang pun sangat dekat dan ramah dengan warganya. Kepedulian beliau patut kita tiruh,” ujar salah seorang jamaah asal Dairi dengan nada senyum.
Medan,Aparat penegak hukum termasuk Lembaga Peradilan harus berperan melindungi asset-asset Negara yang ingin dikuasai pihak-pihak tertentu yang menggunakan cara-cara manipulatif, seperti halnya dalam kasus Hak Guna Usaha (HGU) No.62 PTPN 1 Regional 1 (d/h PTPN II) Kebun Penara yang terletak dijalan Arteri bandara Kualanamu, Kabupaten Deli serdang, Sumatera Utara. Adanya dugaan mafia tanah ikut berperan dalam kasus ini harus dibongkar tuntas.
Hal itu diungkapkan Supardi salah satu dari Penggugat ( Rokani dkk) dalam perkara No. 05/Pdt.G/2011/PN-LP yang tercatat dalam putusan pengadilan Negeri Lubuk Pakam Nomor urut 193. Menurut Supardi, warga Dusun Sepuluh ( X ) desa Perdamean, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli serdang itu, ada upaya untuk menguasai areal HGU milik PTPN 2 dengan cara-cara yang tidak syah, bahkan secara terang-terangan menggunakan data yang dimanipulasi. “Apa yang dilakukan Murachman dengan memanipulasi data-data warga, merupakan bukti yang tidak terbantahkan, ” ujar Supardi, dalam penjelasan tertulis yang diterima awak media.
Menurut Supardi, pada tahun 2008, Wagiyo selalu Sekretaris Desa Pardamean saat itu mendatangi rumahnya dan menyampaikan akan memperjuangkan tanah di desa penara yang dikuasai oleh PTPN II. Wagiyo meminta KTP dan Kartu keluarga orangtua Supardi untuk didaftarkan sebagai salah satu kelompok yang akan menerima pembagian tanah penara. Wagiyo kemudian menyerahkan kartu keluarga baru kepada supardi, dan dalam kartu keluarga baru tersebut, nama orang tua Supardi yang semula bernama TEMBUNG, telah diganti namanya menjadi TUMPOK. Diduga pergantian nama lama kartu keluarga tersebut ada kaitanya dengan surat keterangan pembagian tanah sawah ladang yang sebelumnya telah dikumpulkan sebagai salah satu bahan untuk mengajukan gugatan ke pengadilan negeri lubuk pakam.
Ketika kasus penara diputus ditingkat kasasi mahkamah agung dan rokani dkk dinyatakan menang dalam gugatan lahan seluas 464 hektar itu, supardi mengatakan mereka kembali dikumpulkan disebuah kantor notaris di tanjung morawa, dan disuruh menandatangani blanko kosong, dan kemudian supardi dkk diberikan uang masing-masing 500.000 ( lima ratus ribu). Belakangan, supardi mengetahui dari warga masyarakat desa pardamean bahwa blanko kosong yang mereka tandatangani di kantor notaris tersebut isinya menerangkan bahwa mereka telah menyerahkan dan melepaskan lahan Penara milik PTPN II tersebut dengan ganti rugi masing-masing satu setengah milyar rupiah, ( 1.500.000.000) padahal supardi mengaku tidak pernah menerima uang sebesar itu dan baru menerima 500.000 rupiah saja. Jadi apa yang selama ini mereka ungkapan dipengadilan sama sekali tidak sesuai dengan fakta yang ada dilapangan.
Dengan dihukumnya Murachman selama 2 tahun penjara oleh Mahkamah Agung semakin memperkuat bukti bahwa Rokani dkk menggunakan data-data palsu atau yang dipalsukan dalam proses gugatan lahan HGU No.62 kebun Penara. Jika aparat penegak hukum terus mengembangkan pengusutan kasus ini, secara otomatis, warga yang datanya diikutkan dalam gugatan akan ikut diperiksa, apalagi mereka sudah menerima imbalan melalui Murachman sebelumnya.
Sementara itu, Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD mengungkapkan bahwa lahan seluas 464 hektar yang ada di desa penara tanjung morawa itu aslinya adalah milik PTPN II, tiba-tiba di Pengadilan Negeri dikalahkan dalam kasus perdata, oleh karenanya kita menolak eksekusi terhadap lahan yang merupakan asset Negara tersebut.
Deli Serdang ,Tim IWO Indonesia Deli Serdang lakukan Konfirmasi terkait diduga adanya Mark up di beberapa jenis kegiatan pembangunan di desa Jati Kesuma kecamatan Namorambe Deli Serdang kepada Kasi PMD Kecamatan Namo Rambe Rabu (10-07-2024)
Hasil temuan tim Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) Kabupaten Deli Serdang perihal penggunaan Dana Desa di sektor pembangunan infrastruktur seperti penimbunan dan pengerasan jalan serta pembuatan pembatas jalan yang menggunakan Dana Desa tahun 2023 di Desa Jati Kesuma Kecamatan Namo Rambe Kabupaten Deli Serdang, tim IWO Indonesia kabupaten Deli Serdang mengkonfirmasi langsung kepada kepala seksi (Kasi) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Namo Rambe Adi Tarigan, Rabu 10 Juli 2024 sekitar pukul 10.30 Wib.
Dalam pertemuan tersebut ketua IWO Indonesia Kabupaten Deli Serdang Ibrahim Effendi Siregar kepada kasi PMD Kecamatan Namo Rambe mempertanyakan terkait jumlah volume dan material yang digunakan dalam pekerjaan timbunan dan pengerasan jalan Desa sepanjang 200 meter di Dusun II Desa Jati Kesuma dengan menelan anggaran Rp 89.470.000,- (Delapan puluh sembilan juta empat ratus tujuh puluh ribu rupiah).Selanjutnya pekerjaan timbunan dan pengerasan jalan desa di Dusun I Desa yang sama sepanjang 183 meter dengan biaya anggaran Rp 68.870.000,- (Enam puluh delapan juta delapan ratus tujuh puluh ribu rupiah),berikutnya pembangunan dinding penahan jalan dua tahap yang pertama di Dusun I masih di Desa Jati Kesuma dengan panjang dinding 366 meter menelan biaya anggaran Rp 110.142.000,- (Seratus sepuluh juta seratus empat puluh dua ribu rupiah) dan pembangunan dinding penahan jalan tahap II di Dusun I sepanjang 400 meter dengan biaya anggaran Rp 120.432.000,- (Seratus dua puluh juta empat ratus tiga puluh dua ribu) dan Biaya pembelian lemari arsip sebesar Rp.9.000.000 ( sembilan juta rupiah ) dilihat sesuai dengan keadaan fisik lemari tersebut sekira hanya mencapai harga Rp.2.500.000 ( dua juta lima ratus ribu rupiah )
“Hasil dari investigasi tim DPD IWO Indonesia Kab.Deli Serdang langsung ke lokasi pengerjaan,Kamis 27 Juni 2024 sekitar pukul 14.30 Wib ,perihal pengerjaan pengerasan jalan desa tersebut dalam penggunaan Dana Desa tahun 2023 ,kami menduga ada di mark up biaya anggarannya, dan diduga pengerjaan pengerasan jalan tersebut tidak sesuai dengan jumlah volume yang tertera di infografis Desa Jati Kesuma,” sebut ketua DPD IWO-Indonesia Kabupaten Kabupaten Deli Serdang yang akrab di panggil Baem Siregar mengawali pertanyaannya.
Prihal konfirmasi yang disampaikan oleh Baem Siregar ,Kasi PMD Kecamatan Namo Rambe Adi Tarigan dengan sedikit terjadi perdebatan yang diduga hanya untuk mengalihkan dan mengaburkan jawaban yang sebenarnya, hingga menjawab semua konfirmasi dari ketua DPD IWO-Indonesia dengan membuka data laporan APDes Jati Kesuma selanjutnya menjelaskan yang menjadi pertanyaan tim yang di ketua oleh Baem Siregar.
“Kami hanya sebatas melakukan Controlling atau pengawasan dari proses kegiatan,jadi saya tidak menjawab pertanyaan Abang (Baem Siregar) tidak ada salahnya” jawab Adi Tarigan singkat.
Terkait pengerjaan penimbunan dan pengerasan jalan desa Jati Kesuma sudah empat instansi yang melakukan pemeriksaan, termasuk tim audit dari Kemendes,” sebut Kasi PMD Adi Tarigan, namun dengan sikap yang tidak transparan di duga terjadinya mark’up karena adanya kerjasama antara oknum kepala desa Jati Kesuma dengan Kasi PMD kecamatan Namorambe, terbukti saat di konfirmasi oleh tim awak media oknum Kasi PMD terkesan saling menutupi atas dugaan mark’up di beberapa kegiatan pembangunan tahun 2023 desa Jati Kesuma Deli Serdang Sumatera Utara