Sidik24jam. Pekanbaru – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk kekerasan dan aksi premanisme yang dilakukan oleh oknum debt collector dalam proses penagihan utang.
Penegasan ini disampaikan Direktur Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol. Asep Darmawan, usai pelaksanaan Coaching Clinic Hukum Perdata yang digelar sebagai bagian dari upaya edukasi dan penertiban penegakan hukum perdata di wilayah hukum Polda Riau.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi praktik penagihan utang yang disertai kekerasan atau intimidasi. Siapa pun yang melakukan atau memerintahkan tindakan tersebut, akan kami proses secara hukum tanpa pandang bulu,” tegas Kombes Pol. Asep, Sabtu (10/5).
Pernyataan ini merespons berbagai kasus kekerasan oleh debt collector di wilayah hukum Polda Riau.
Asep menjelaskan, sesuai ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tenaga penagih utang wajib memiliki dokumen resmi seperti surat tugas, sertifikat jaminan fidusia, dan sertifikat kompetensi sebagai tenaga ahli.
Penagihan yang dilakukan tanpa prosedur sah dan legalitas yang lengkap adalah tindakan melanggar hukum.
“Penarikan kendaraan atau barang jaminan fidusia tanpa dasar hukum dan dengan cara paksa, itu adalah pidana. Kami akan bertindak sesuai hukum yang berlaku, termasuk terhadap pihak pemberi perintah yang membiarkan praktik tersebut,” tambahnya.
Lebih lanjut, melalui forum Coaching Clinic ini, Polda Riau mendorong sinergi antara aparat penegak hukum, perusahaan pembiayaan, dan masyarakat untuk memastikan setiap tindakan penagihan dilakukan secara profesional dan beradab, tanpa melanggar hak asasi maupun hukum yang berlaku.
“Dalam kepemimpinan Bapak Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, kami berkomitmen menjadikan hukum sebagai alat perlindungan masyarakat, bukan sebagai alat intimidasi,” tutup Asep. []***”
Organisasi Lingkungan Hidup AJPLH (Aliansi Jurnalis Penyelamat Lingkungan Hidup) resmi menyurati Kapolda Sumbar c/q Kabid Propam Polda Sumbar terkait penghentian kasus dugaan perusakan lingkungan yang dilakukan oleh PT.MAC (Mega Asri Cemerlang) di Kepulauan Mentawai Provinsi Sumatera Barat.
“Benar kita dari Alansi Junalis Penyelamat Lingkngan Hidup telah menyurati Kapolda Sumbar c/q Kabid Propam Polda Sumbar atas penghentian kasus dugaan perusakan lingkungan di pulau mentawai yang telah kami laporkan sebelumnya di Polda Sumbar pada bagian Kriminal Khusus,”ungkap Motani Hulu.
Surat tersebut diantarkan langsung oleh Ketua Umum Aliansi Jurnalis Penyelamat Lingkungan Hidup Soni,S.H.,M.H.,C.Md.,C.LA pada hari Jumat 09/0/2025 melalui setum Polda Sumbar untuk diteruskan kepada Kapolda Sumbar c/q Kabid Propam.
Dalam surat yang kami kirimkan kepada Kapolda Sumbar c/q Kabid Propam Polda Sumbar tersebut kami merasa keberatan atas penghentian kasus dugaan perusakan lingkungan yang dilakukan oleh PT.MAC (Mega Asri Cemerlang) di Simpang Lopon Desa/Kelurahan Nenemleleu Kecamatan Sipora Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai Provinsi Sumatera Barat.
“Kami minta agar kasus ini ditinjau ulang untuk dilanjutkan kembali karena didaerah lain dengan kasus yang sama melakukan usaha tidak memiliki izin lingkungan ada sanksi pidananya tapi di Polda Sumbar kog malah bisa-bisanya tidak ditemukan sanksi pidanya dan malah kasusnya dihentikan….ada apa ini,”terang Motani
Agar kasus ini dapat segera ditinjau ulang kembali maka kami dari Aliansi jurnalis Penyelamat Lingkungan Hidup bersama 36 awak media cetak mapun online akan melakukan aksi damai didepan Mapolda Sumbar dalam waktu dekat ini jika Kapolda Sumbar c/q Kabid Propam lamban dalam menangani surat yang telah kami masukan tersebut.
Seharusnya pihak penyedik krimsus Polda Sumbar dalam menangani perkara lingkungan memahami asas “in dubio pro natura” jika ada keraguan dalam penafsiran hukum atau peraturan terkait lingkungan harusnya penyidik berpihak kepada lingkungan dan asas ini bukan hanya untuk hakim yang menangani perkara lingkungan saja dalam memutus suatu perkara lingkungan di Pengadilan seharusnya setiap penegak hukum juga harus berpihak kepada lingkungan dalam menangani setiap perkara lingkungan,”pinta motani
Karena PT.MAC (Mega Asri Cemerlang) hanya memiliki izin SIPB dan belum memiliki izin lingkungan dan izin produksi tetapi telah melakukan kegiatan penambangan dan malah kegiatan tersebut berdampak terhadap lingkungan.
Sebab SIPB sendiri adalah izin yang diberikan untuk kegiatan penambangan batuan, tetapi untuk dapat beroperasi, pemegang SIPB juga perlu memiliki izin lain seperti Izin Teknis Penambangan (ITP) dan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) atau biasanya disebut izin lingkungan.
Lebih detailnya:
SIPB (Surat Izin Penambangan Batuan):
Izin ini diberikan untuk kegiatan penambangan batuan, seperti batu, pasir, dan tanah urug.
ITP (Izin Teknis Penambangan):
Izin ini dibutuhkan untuk memastikan bahwa kegiatan penambangan dilakukan secara teknis yang benar dan sesuai dengan standar yang berlaku.
AMDAL (Analisis Dampak Lingkungan):
Ini adalah studi tentang dampak lingkungan yang akan ditimbulkan oleh kegiatan penambangan, dan diperlukan untuk memastikan bahwa kegiatan tersebut tidak merusak lingkungan.
Jadi, jika suatu perusahaan hanya memiliki SIPB tetapi tidak memiliki ITP dan AMDAL, kegiatan penambangannya dapat dianggap ilegal dan dapat ditindak sesuai dengan UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.
Contoh Kasus:
Dalam contoh kasus yang dipaparkan dalam hasil pencarian, CV Parak Tale di Desa Kampung Sawah Kecamatan Natal hanya memiliki SIPB dan belum memiliki ITP dan AMDAL. Akibatnya, meskipun memiliki SIPB, kegiatan penambangan CV Parak Tale belum bisa dioperasikan.
Kesimpulan:
Pemegang SIPB tetap harus memenuhi persyaratan lain untuk dapat beroperasi, termasuk ITP dan AMDAL. Jika tidak memenuhi persyaratan tersebut, maka kegiatan penambangan dapat dianggap ilegal dan dapat dikenakan sanksi sesuai hukum……Bersambung.(Team Redaksi)
Ambon sidik24jam,com-
Dalam rangka memperingati hari jadi ke- 68, Kodam XV/Pattimura bersama RSUD Soetomo Surabaya, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Prov. Maluku dan Yayasan Smile Train menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing gratis, bertempat di RST TK II dr. J.A. Latumeten Ambon, Sabtu (10/5/2025).
Hari ini, tercatat ada sebanyak 11 pasien dari 20 pasien bibir sumbing dari seluruh wilayah di Prov. Maluku yang berhasil di operasi di RST TK II dr. J.A. Latumeten Ambon.
Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M., dalam amanat yang dibacakan oleh Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura Brigjen TNI Julius Jolly Suawa, S.Sos., mengatakan, kegiatan bakti sosial kesehatan ini merupakan perwujudan dari bentuk kepedulian sosial Kodam XV/Pattimura terhadap masyarakat Maluku dan Maluku Utara.
“Bakti sosial kesehatan yang dilaksanakan kali ini, meliputi kegiatan pelayanan kesehatan berupa operasi bibir sumbing selama 3 hari, sedangkan khitanan massal, donor darah dan pemeriksaan Laboratorium gratis dilaksanakan selama 1 hari, yang diikuti sebanyak kurang lebih 250 pasien pada tanggal 14 Mei mendatang”, ujar Pangdam.
Dalam kesempatan tersebut, Ismail Yusuf Wuako (33) kakak dari Misna Wako (25) warga Seram Bagian Barat, yang mendapatkan operasi bibir sumbing gratis merasa bersyukur dengan bantuan ini. Pasalnya saat ini, keluarganya sedang hidup pas-pasan, serta kekurangan biaya untuk mengobati adiknya untuk operasi bibir sumbing.
“Kini adik saya bisa makan atau minum secara normal, berbicara dengan baik dan pergaulannya tidak terhambat, lebih percaya diri dan tidak minder lagi”, ujarnya.
Turut hadir Kasrem 151/Binaiya, Waaster Kasdam XV/Pattimura, Wakakesdam XV/Pattimura, Karumkit RST TK II dr.J.A. Latumeten Ambon, Ketua Tim dokter RSUD Soetomo Surabaya dr. Agus Santoso Budi, Sp.An. dan Perwakilan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Prov. Maluku Ibu Lieke. (Pendam15)
JAKARTA, sidik24jam,com- Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garda Bela Negara Nasional (GBNN), Fahria Alfiano, menyatakan dukungan penuh terhadap Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk dilibatkan secara aktif khusus dalam pemberantasan peredaran Narkotika dan penangkapan jaringan teroris atau Separatisme di Tanah Air.
Dukungan ini disampaikan Alfiano sebagai respons terhadap meningkatnya ancaman narkoba dan terorisme yang dinilai merusak bangsa dan negara, namun masih ada mendapat penolakan dari beberapa pihak terhadap UU TNI.
Menurut Alfiano, TNI sebagai salah satu instrumen utama negara memiliki kapabilitas dan sumber daya yang mumpuni untuk melaksanakan tugas tersebut, di samping fungsi utamanya dalam menjaga kedaulatan negara dari ancaman eksternal.
“TNI bukan hanya garda terdepan dalam peperangan, tetapi juga memiliki potensi besar untuk membantu memberantas kejahatan luar biasa seperti narkoba dan terorisme yang sudah sangat meresahkan,” ujar Fahria dalam keterangan persnya hari ini, Sabtu (10/5/2025)
Lebih lanjut, Alfiano menyoroti bahwa jaringan narkoba dan terorisme seringkali terorganisir dengan rapi dan memiliki sumber daya yang besar, sehingga membutuhkan kekuatan dan strategi khusus dalam penanganannya. Ia percaya bahwa dengan disiplin, kemampuan intelijen, dan kekuatan operasional yang dimiliki, TNI dapat menjadi aset berharga dalam mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan tersebut.
“Kami dari Garda Bela Negara Nasional melihat bahwa keterlibatan TNI dalam pemberantasan narkoba dan terorisme bukan merupakan bentuk militerisasi sipil, melainkan pemanfaatan potensi strategis yang dimiliki negara untuk melindungi masyarakat dari ancaman yang nyata,” tegas Fahria Alfiano.
Fahria juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi yang baik antara TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam menjalankan tugas ini. Ia berharap dukungan ini dapat menjadi pertimbangan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk memberikan peran yang lebih signifikan kepada TNI dalam upaya menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba dan ancaman terorisme.
“Negara harus hadir secara maksimal dalam melindungi warganya. Kami yakin, dengan kekuatan TNI yang terstruktur dan terlatih, upaya pemberantasan narkoba dan terorisme akan menjadi lebih efektif dan memberikan dampak yang signifikan bagi keamanan dan ketertiban nasional,” pungkas Fahria
Dukungan dari Garda Bela Negara Nasional ini menambah daftar panjang elemen masyarakat yang menyuarakan perlunya keterlibatan TNI dalam mengatasi ancaman narkoba dan terorisme yang semakin kompleks.
TANJUNG REDEB – Pihak Management PT Bumiraya Interasia ( BRI) yang memiliki konsesi di daerah kilometer (KM) 32 – 35 jalan poros Labanan-Kelay, Kabupaten Berau. Menghimbau kepada pihak pihak yang ingin melakukan aktifitas penambangan tanpa ijin diwilayah PT BRI, bisa mengeluarkan alat beratnya saat ini juga.
Mengingat, ada pihak tidak bertanggung jawab memasukan alat beratnya tanpa ada kordinasi dan tidak diketahui apa tujuan dari dimasukkan nya 4 unit PC 200 tersebut ke Konsesi PT BRI.
Chairul Imam, selaku pihak PT BRI yang berada dilapangan mengatakan, sesuai arahan dari management PT BRI, tidak memperbolehkan adanya alat masuk ke Konsesi PT BRI .
“Kita saat ini hanya menghimbau dan meminta agar yang merasa memiliki 4 Unit PC 200 tersebut, bisa di keluarkan dari wilayah PT BRI,”ucapnya.
“Jangan sampai, karena tangan pihak yang tidak bertanggung jawab, bisa membuat wilayah konsesi PT BRI rusak sebelum ijin Penambangan yang lagi dalam proses terganggu,” tegasnya.
Disisi lain, ungkapan tegas juga dikeluarkan oleh Adv, Muslimin, S.H.,M.H., Cmed mengatakan, PT BRI yang memiliki luasan lahan 1.837 Hektar , sudah melakukan eksplorasi dan sosialisasi AMDAL pada tahun 2024 kemarin.
Untuk ijin selanjutnya, pihak PT BRI juga saat ini masih dalam proses di ESDM untuk bisa segera melakukan penambangan .
“Jangan dianggap, PT BRI tidak memiliki dasar untuk melakukan peneguran terhadap oknum yang ingin melakukan aktifitas penambangan diwilayah kami. Karena, saat ini kami sedang melakukan pengurusan perijinan,”ungkap Muslimin sapaan akrab Legal dari PT BRI, Jumat (9/5/2025) dilapangan.
Jangan sampai, karena tidak adanya kordinasi yang baik, maksud dan tujuan dari masuknya 4 unit tersebut, bisa membuat suasana tidak nyaman.
“Kita buat enak saja, silahkan keluarkan alat yang ada. Dan berharap besar, tidak ada lagi alat yang akan masuk ke wilayah PT BRI, dan kami tidak akan memberikan ijin dalam bentuk apapun,”pungkasnya.
Ambon sidik24jam,com-TNI Angkatan Laut. Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon. Brigadir Jenderal TNI (Mar) Suwandi, S.A.P., M.M., diwakili Aspotmar Danlantamal IX Letkol Laut (PM) Dodi S.H., M.H., menghadiri karya bhakti bersih pantai dalam rangka jelang HUT ke 68 Kodam XV Pattimura bertempat di Jembatan Merah Putih, Kota Ambon, Maluku. Kamis (08/05/2025)
Aspotmar Danlantamal IX Letkol Laut (PM) Dodi S.H., M.H., mewakili Danlantamal IX bersama prajurit ikut berpartisipasi pada karya bhakti bersih pantai dalam rangka jelang HUT ke 68 Kodam XV Pattimura. Karya bhakti yang dilaksanakan di sekitar Jembatan Merah Putih ini diikuti oleh gabungan TNI POLRI, Forkopimda Maluku, perwakilan mahasiswa, dan masyarakat kota Ambon.
Kodam XV/Pattimura akan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 pada tanggal 27 Mei 2025. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan salah satunya kegiatan karya bhakti bersih pantai serempak. Karya bhakti bersih pantai ini bertujuan untuk membangun kesadaran dengan lebih mencintai lingkungan serta mempererat silaturahmi antar instansi dan masyarakat di wilayah Maluku.
Karya Bhakti Bersih Pantai ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Dengan tujuan menjaga kelestarian lingkungan, mencegah pencemaran sampah plastik, meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan dan membangun sinergi antara TNI Polri dan masyarakat Kota Ambon khususnya komunitas pesisir pantai demi mewujudkan wilayah pertahanan yang bersih, sehat, dan lestari.
Brigjen TNI (Mar) Suwandi menyampaikan “Melalui kegiatan ini, sebagai wujud sinergitas Lantamal IX turut serta turun ke pinggir pantai sekitaran JMP membersihkan sampah plastik untuk menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan, gotong royong, dan semangat kebersamaan. Dirgahayu Kodam XV Pattimura, semoga kegiatan ini akan mendorong sikap solid antar instansi dan masyarakat Kota Ambon,”ujar Danlantamal IX. (Dispen Lantamal IX)
Sidik24jam. Pekanbaru – Polda Riau menggelar upacara kenaikan pangkat pengabdian dan pemberian penghargaan kepada personel Polri yang berprestasi, Bertempat di Halaman Apel Mapolda Riau. Rabu pagi (07/05/2025).
Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, SIK, MH, M.Hum., bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dalam kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat tersebut.
Turut hadir Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo, SH. M.Han., Para PJU Polda Riau serta seluruh personil Polda Riau.
Dalam amanatnya, Kapolda Riau menekankan pentingnya menjaga marwah dan citra institusi Polri dengan terus bertransformasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Kenaikan pangkat dan penghargaan ini adalah anugerah yang harus dijaga. Ini merupakan hasil dari dedikasi dan kerja tulus para personel,” ujarnya.
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri, sejumlah personel menerima kenaikan pangkat periode 1 Mei 2025, di antaranya:
* **Kompol Agus Pranata**, Kabag SDM Polres Bengkalis, naik menjadi AKBP.
* **AKP Suyadi**, Danki II Yon A Satbrimob Polda Riau, dan **AKP Trisno, S.H.**, Kasikum Polres Inhil, naik menjadi Kompol.
Selain itu, penghargaan diberikan kepada sejumlah personel atas prestasi menonjol dalam penindakan terhadap debt collector ilegal di Pekanbaru, yaitu:
* **AKBP Rooy Noor, S.I.K., M.M.**, Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Riau
* **Kompol Bery Juana Putra, S.I.K., M.H.**, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru
* **IPDA M. Rizqi Indra Setiawan, S.Tr.K**, Plt. Kanit V Satreskrim Polresta Pekanbaru
* **Aipda A. Anhar Rudali**, BA Subdit III Ditreskrimum Polda Riau
Penghargaan dari Kapolri juga diberikan kepada **Aiptu Jimmi Farma**, Kasi Humas Polsek Rumbai Pesisir, atas dedikasinya mendirikan dan mengelola pondok pengajian gratis sejak 2015, yang telah membina 300 anak kurang mampu.
Kapolda Riau ajak personel Jaga Marwah Institusi dan Ubah Stigma Negatif Menjelang HUT Bhayangkara. Kapolda Riau mengingatkan kembali tentang semangat pengabdian yang telah menjadi landasan bagi para anggota Bhayangkara sejak pertama kali menapaki gerbang institusi Kepolisian.
Dalam arahannya, Kapolda Riau menyampaikan bahwa mayoritas anggota, terutama para senior, telah merasakan kerasnya proses pembentukan di tempat mereka berdiri saat ini. “Teman-teman semua, ingatlah bahwa kita pernah diguling, dijungkir, dan dijalani dengan semangat pengabdian total. Jangan kotori marwah itu dengan perilaku yang tidak pantas,” ujar Irjen Herry.
Ia menekankan pentingnya integritas dan kedisiplinan dalam setiap tindakan, mengingat polisi memiliki kewenangan besar namun dibatasi oleh regulasi yang harus dihormati. “Kita dibatasi oleh aturan yang jelas. Kewenangan paksa yang kita miliki harus digunakan secara bertanggung jawab dan transparan kepada masyarakat,” tambahnya.
Kapolda Riau juga mengingatkan soal sejumlah agenda penting yang akan dihadapi jajaran Polda Riau, di antaranya adalah penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), serta peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara yang kerap diiringi peningkatan pelanggaran.
“Setiap menjelang HUT Bhayangkara, biasanya ada pihak-pihak yang ingin menjatuhkan institusi kita. Grafik pelanggaran cenderung naik di bulan Juni. Kita harus ubah stigma ini. Jangan sampai ada pelanggaran, apalagi dari dalam,” ujarnya.
Ia pun mengimbau seluruh pimpinan satuan hingga tingkat bawah untuk memperkuat pengawasan dan membangun komunikasi yang saling mengingatkan. Selain itu, Kapolda menegaskan pentingnya menjaga keadilan, baik dalam hubungan internal antaranggota maupun terhadap masyarakat dan lingkungan.
“Performa rekan-rekan saat ini sudah baik, pertahankan dan tingkatkan. Tunjukkan bahwa kita mampu melakukan transformasi diri dan institusi ke arah yang lebih baik,” tutup Irjen Herry.***
Ambon sidik24jam,com-Kodam XV/Pattimura menggelar kegiatan Daring Halal Bihalal 1446 H/2025 M, yang diselenggarakan secara Nasional oleh PPAD, dihadiri oleh Tamu kehormatan Presiden RI beserta segenap Jendral Purnawirawan TNI/Polri, Kegiatan Daring berlangsung di Aula Makodim 1504/Ambon, Jl. Slamet Riyadi, Kel. Uritetu, Kec. Sirimau, Kota Ambon, Selasa (6/5/2025).
Pelaksanaan kegiatan, terpusat di gedung Balai Kartini di Jakarta. Momentum ini juga, menjadi ajang silaturahmi lintas generasi para purnawirawan, sekaligus penegasan dukungan terhadap arah kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto.
Kegiatan yang digelar di Balai Kartini, dihadiri ratusan jendral purnawirawan dari berbagai angkatan, para menteri, Panglima TNI, kepala staf angkatan, juga Kapolri. Pada kesempatannya, Presiden RI menyapa seluruh peserta yang hadir secara luring dan daring di seluruh wilayah Kodam tersebar.
Di Ambon, acara Daring Halal Bihalal di pimpin langsung oleh Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Dr. Nefra Firdaus, dan dihadiri sejumlah Pju Kodam XV/Pattimura, Dandim 1504/Ambon Letkol Inf Hari Sandra, Kasdim Letkol Inf La Ala Buton, dan para purnawirawan.
Acara Halal Bihalal diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan tausiah serta doa oleh Menteri Agama RI Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., mengajak peserta untuk memaknai halal bihalal sebagai momentum spiritual yang menyatukan kembali relasi sosial dan spiritual.
“Ini bukan sekadar tradisi, tapi momen untuk menyambung kembali hubungan yang renggang, mempererat ukhuwah, dan mengenang jasa para leluhur,” tuturnya.
Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan bahwa, perjuangan membangun bangsa kini memasuki babak baru. Ia menyoroti pentingnya kemandirian bangsa dalam mengelola sumber daya alam, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
“Kekayaan kita selama ini mengalir ke luar negeri. Kita harus berdiri di atas kaki sendiri. Kita tidak boleh jadi bangsa kacung. Anak pemulung harus bisa kuliah, pemerintah mempunyai program untuk membangun 100 unit sekolah berasrama bagi keluarga yang tidak mampu, hal ini adalah bentuk kepedulian negara”, tegas Prabowo. “Perjuangan ini adalah sisa hidup saya. Merah Putih akan terus berkibar di dada saya.”
Ketua Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD), Mayjen TNI (Purn) Komarudin Simanjuntak, juga melaporkan bahwa, kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 12.000 peserta secara nasional. Ia menegaskan dukungan penuh para purnawirawan terhadap kepemimpinan Prabowo Subianto. “Hidup purnawirawan!” serunya yang disambut gemuruh semangat para peserta di seluruh wilayah.
Dalam kesempatan yang sama, Kasdam XV/Ptm memberikan penghormatan khusus kepada para purnawirawan yang hadir secara luring di aula Makodim, sebagai bentuk penghargaan atas jasa pengabdian selama menjaga keutuhan NKRI.
Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Nefra Firdaus menambahkan bahwa, keluarga besar TNI memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas nasional.
“Soliditas antar generasi harus kita jaga, setiap purnawirawan harus bersatu. Kita satu suara mendukung Kodam XV/Pattimura dan pemerintahan Presiden RI,” tandasnya.
Selain itu, ia mengajak para purnawirawan untuk turut membimbing generasi muda Maluku, agar bergabung dalam institusi TNI dan Polri. Ia menegaskan bahwa rekrutmen terbanyak di tahun ini, rekrutmen terbuka bagi taruna, bintara, dan tamtama, saat ini merupakan kesempatan emas bagi putra-putri daerah.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama, menciptakan suasana haru dan kebanggaan di antara para peserta. Momentum ini menjadi simbol kesinambungan semangat juang dan pengabdian lintas generasi demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Pendam 15)
Sidik24jam. JAKARTA – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menyerahkan berkas usulan resmi kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, terkait permohonan pelepasan kawasan hutan dan Area Penggunaan Lain (APL) di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Usulan itu disampaikan Asmar dalam kunjungan ke Rumah Dinas Menteri Kehutanan di Jakarta, Minggu (4/5/2025).
Asmar menjelaskan bahwa saat ini sekitar 95 persen dari total daratan di wilayahnya masuk dalam kawasan hutan dan Peta Indikatif Penundaan Pemberian Izin Baru (PIPPIB), menyisakan kurang dari 5 persen yang berada di luar kawasan tersebut.
“Kondisi ini menyulitkan masyarakat kami untuk mendapatkan sertifikat tanah, menghambat investasi, dan mengganggu upaya pemerintah daerah dalam mengelola aset,” ujar Asmar.
Ia juga menyampaikan bahwa banyak kawasan permukiman, pertanian, dan usaha masyarakat berada dalam wilayah yang tumpang tindih dengan kawasan hutan dan PIPPIB.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengusulkan pelepasan sekitar 80.509,22 hektar kawasan dari PIPPIB untuk menjadi APL.
Selain itu juga, diusulkan pelepasan 1.612,34 hektar kawasan hutan untuk berbagai kebutuhan pembangunan seperti permukiman, pelabuhan, sentra industri, dan SPAM, TPA, jaringan jalan, dan fasilitas pemerintahan.
“Pelepasan kawasan ini sangat penting untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat serta mempercepat pembangunan di Kepulauan Meranti, yang saat ini masih menjadi daerah termiskin di Provinsi Riau,” tambahnya.
Asmar menutup keterangannya dengan menyatakan bahwa berkas usulan telah diserahkan langsung kepada Menteri Kehutanan.
“Alhamdulillah, berkas sudah saya serahkan langsung ke Pak Menteri. Mudah-mudahan bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya. ****
Ambon sidik24jam,com-Dalam semangat mempererat kebersamaan dan sinergi antar unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), digelar kegiatan “Golf Bareng Forkopimda Maluku” di Pattimura Golf Course, Lanud Pattimura, Ambon, Sabtu pagi (3/5/2025).
Dengan mengusung tema “Dengan Olahraga Kita Tingkatkan Silaturahmi Antar Forkopimda Menuju Par Maluku Pung Bae”, kegiatan ini diikuti oleh para pimpinan daerah dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Kejaksaan, Pengadilan, dan sejumlah tamu undangan lainnya. Acara ini menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi yang harmonis dan meningkatkan kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas dan pembangunan di Maluku.
Komandan Lanud Pattimura, Kolonel Pnb Jhonson Henrico Simatupang, M.Han. selaku tuan rumah menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan partisipasi seluruh unsur Forkopimda Maluku di Pattimura Golf Course (PGC) Lanud Pattimura.
“Terima kasih atas kehadiran dan kebersamaan yang hangat hari ini. Semoga kebersamaan ini menjadi langkah positif untuk memperkuat sinergi dalam membangun Maluku yang aman dan sejahtera,” ujar Danlanud.
Gubernur Maluku Bapak Hendrik Lewerissa, S.H., LL.M. dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini bukan sekadar olahraga, melainkan juga sarana strategis untuk memperkuat soliditas dan mempererat ikatan kekeluargaan antar Forkopimda. “Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap koordinasi antar lembaga semakin erat, yang pada akhirnya berdampak positif bagi masyarakat Maluku,” ungkapnya.
Acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban, diiringi semangat sportivitas dan kekeluargaan. Selain pertandingan golf, acara juga diisi dengan ramah tamah dan pembagian door prize sebagai simbol apresiasi dan kebersamaan.
Forkopimda Maluku berkomitmen untuk terus menjalin sinergi dalam berbagai sektor, termasuk melalui olahraga, demi tercapainya Maluku yang aman, damai, dan sejahtera sesuai semangat “Par Maluku Pung Bae.”
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pangdam XV/Pattimura, Kapolda Maluku, Kabinda Maluku, Kapoksahli Kodam XV/Pattimura, Karops Polda Maluku, Danrindam XVI/Pattimura, Dirpolairud Polda Maluku, Kabekangdam Kodam XV/Pattimura, Karolog Polda Maluku, Dirlantas Polda Maluku, Dirkrimum Polda Maluku, para PJU Kodam XV/Pattimura, PJU Polda Maluku, PJU Lanud Pattimura dan Perwakilan dari Bank Maluku, Bank Mandiri, Pertamina Kota Ambon, PLN Kota Ambon, Jasa Raharja Kota Ambon
serta tamu undangan lainnya.