sidik24jam. Meranti,- Polres Kepulauan Meranti gelar pembagian Takjil Ramadhan Kepada Yayan Panti Asuhan Mualimin Jalan Kampung Baru Oleh Personil Polres Kepulauan Meranti langsung di pimpin Kasubagdaops AKP Hendri Berson S.H MH yang mewakili Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Kamis (19/2/2026) Sore.
Selain itu, Pembagian Takjil kepada Panti Asuhan Mualimin Adapun Takjil yang diberikan Adalah Aqua Gelas 2 kotak, Mie Goreng Kuning (50 bungkus dan Bubur kacang hijau (50 cup) serta Kurma (10 Bungkus).
“Adapun Pembagian Takji Ramadhan Kepada Yayan Panti Asuhan Mualimin sebagai bentu peduli sesama dalam menjalankan ibadah puasa, bagi anak panti asuhan kami juga sampaikan layanan Kepolisian 110 dan mengingatakan tetap menjalankan Program grend Policing menjaga lingkungan yang bersih ,” kata Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kasubagdaops AKP Hendri Berson.
Ia berharap, takjil yang disalurkan semoga dapat bermamfaat bagi anak – anak panti Asuhan dalam menjalankan ibadah puasa Tahun 2026, juga menjelaskan tentang pesan pelayanan 110 Laporan Polisi dan menjelaskan mensosialisaikan grend Policing.
Adapun yang terlihat hadir, AKP Daniel Bakara Kasi Propam Polres Kepulauan Meranti, Iptu Iqbalul Fiqri S.Tr.K, S.I.K, Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Meranti, Iptu Abdul Haris Damanik S.H, KBO SatResnarkoba Polres Kepulauan Meranti, Personel Sipropam, Personel Bag Ops dan Personel Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti.***
Sidik24jam. MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar memimpin apel bersama dalam rangka Hari Kesadaran Nasional yang dirangkai dengan penyambutan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (18/2/2026).
Apel diikuti Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, kepala badan, kepala dinas, kepala kantor, kepala bagian, Direktur RSUD, pejabat eselon III dan IV, pejabat fungsional, kepala OPD, PNS, PPPK, PPPK paruh waktu hingga tenaga non-ASN di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti.
Dalam amanatnya, Bupati Asmar menegaskan bahwa Apel Hari Kesadaran Nasional yang dilaksanakan setiap bulan merupakan bagian dari tanggung jawab aparatur pemerintah. Selain untuk meningkatkan disiplin, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpegawai serta dengan instansi vertikal di daerah.
“Apel ini menjadi momentum untuk meningkatkan semangat kerja dan profesionalisme aparatur, sekaligus memperkuat kesadaran kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat dalam menjalankan tugas serta kewajiban,” ujarnya.
Ia menambahkan, peringatan Hari Kesadaran Nasional juga harus dimaknai sebagai pengingat pentingnya menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara serta mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurutnya, setiap aparatur dituntut mampu menyelesaikan tugas yang telah diamanatkan dengan baik dan penuh tanggung jawab. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya kedisiplinan, loyalitas dan integritas di kalangan aparatur pemerintah.
“Kedisiplinan harus tumbuh dari kesadaran diri, bukan sekadar mengejar absensi. Kita tidak ingin ada pegawai yang secara administratif hadir, tetapi tidak memiliki kinerja yang jelas. Perilaku seperti itu hanya akan memperkuat stigma negatif masyarakat terhadap ASN,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Asmar juga menyampaikan ucapan selamat menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kepulauan Meranti. Ia sekaligus memohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan, baik secara pribadi maupun kedinasan.
Ia mengajak seluruh masyarakat dan aparatur untuk menyambut Ramadan dengan meningkatkan ibadah, memperbanyak kegiatan sosial, membantu anak yatim, fakir miskin, dan kaum dhuafa, serta memakmurkan masjid dan tempat ibadah.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Mari kita isi dengan amal ibadah, kepedulian sosial, serta mempererat kebersamaan,” katanya.
Menutup amanatnya, Bupati mengajak seluruh ASN dan non-ASN bekerja dengan tulus dan ikhlas demi pembangunan daerah.
“Bekerjalah dengan keikhlasan sebagai kontribusi kita dalam membangun Kabupaten Kepulauan Meranti. Dengan kebersamaan, kecerdasan, dan ketulusan, kita dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.***
sidik24jam. Kepulauan Meranti – Festival Cian Cui di Jalan Merdeka Keluarahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti berlangsung meriah. Gelaran ‘Perang Air’ ini menjadi simbol masyarakat pesisir dalam merawat warisan leluhur sekaligus mempererat persaudaraan.
Kegiatan ini digelar bersamaan dengan perayaan Imlek 2026, pada Minggu (17/2/2026). Bukan hanya warga keturunan Tionghoa, masyarakat lain juga tumpah ruah ikut memeriahkan Festival Cian Ciu ini.
Warga berkonvoi menggunakan becak motor di sepanjang jalan. Sebagian warga lainnya menunggu di pinggir jalan.
Peserta saling ‘serang’ dengan air yang dimasukkan ke dalam ember ataupun menggunakan pistol air. Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan Wakapolda Brigjen Hengki Haryadi ikut hadir memeriahkan Cian Cui.
Kapolda Riau menegaskan bahwa Festival Cian Cui adalah gambaran nyata tentang bagaimana tradisi mampu menyatukan masyarakat dalam harmoni yang selaras dengan alam dan semangat gotong royong.
Dalam sambutannya, Irjen Herry Heryawan, menyampaikan bahwa menjaga kelestarian budaya tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga lingkungan. Hal ini sejalan dengan letak geografis Desa Bokor yang dikelilingi ekosistem mangrove sebagai benteng pertahanan pesisir.
“Momentum ini mengingatkan kita bahwa menjaga budaya harus berjalan seiring dengan menjaga lingkungan. Keduanya adalah sumber kehidupan dan jati diri yang akan kita wariskan kepada generasi mendatang,” ujar Irjen Herry Heryawan.
Dalam kunjungan tersebut, ia juga turut menggelorakan semangat Green Policing yang menjadi pesan utama untuk disuarakan. Program ini menekankan peran kepolisian yang tidak hanya menjaga keamanan secara konvensional, tetapi juga aktif dalam perlindungan ekosistem demi kesejahteraan masyarakat luas.
Melalui Green Policing, Polda Riau mengajak seluruh elemen masyarakat di Kepulauan Meranti untuk menjadi garda terdepan dalam merawat budaya lokal sekaligus melindungi kekayaan alam yang ada. Sinergi ini diharapkan mampu membangkitkan ekonomi kreatif melalui sektor pariwisata budaya tanpa merusak ekosistem pesisir yang rapuh.
“Melalui semangat Green Policing, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat budaya, melindungi alam, dan memperkuat kesejahteraan bersama. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen kita: Melindungi Tuah, Menjaga Marwah,” imbuh Herry Heryawan.
Selain merayakan tradisi, kehadiran jajaran Polda Riau di Desa Bokor juga dimanfaatkan untuk memperkuat silaturahmi dengan masyarakat setempat menjelang bulan suci Ramadan. Suasana kekeluargaan yang tercipta di sepanjang festival menunjukkan bahwa hubungan antara aparat dan rakyat adalah fondasi utama terciptanya keamanan yang kondusif di wilayah perbatasan Indonesia ini.
Festival Cian Cui tahun ini sukses menjadi pengingat bahwa di balik percikan airnya, terdapat semangat besar untuk menjaga kedaulatan budaya dan kelestarian alam Meranti agar tetap tegak berdiri hingga masa depan.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Riau antara lain Kabid Humas Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Dirkrimum Kombes Hasyim Risahondua, Dirpolair Kombes Apri Fajar Hermanto, Bupati Kepulauan Meranti Kombes (Purn) H. Asmar, Ketua PN Bengkalis, Kajari Kepulauan Meranti, Kalapas, KSOP Selatpanjang, serta jajaran Forkopimda lainnya.***
Sidik24jam. MERANTI – Festival Perang Air sempena perayaan tahun baru imlek 2577 tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, Selasa (17/2/2026), di Jalan Ahmad Yani, Selatpanjang.
Bupati Asmar menyampaikan bahwa ajang budaya tahunan yang telah masuk Karisma Event Nusantara (KEN) itu bukan sekadar hiburan masyarakat, tetapi juga upaya strategis pemerintah daerah dalam menjadikan tradisi lokal sebagai ikon pariwisata daerah.
“Festival Perang Air ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk mengangkat, memelihara, dan melestarikan tradisi masyarakat agar dikenal lebih luas,” ujar Asmar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Selatpanjang, khususnya warga Tionghoa, atas partisipasi aktif dalam memeriahkan festival tersebut. Asmar berharap, momentum itu dapat mempererat persatuan masyarakat lintas suku dan agama, terlebih pada tahun ini perayaan Imlek berdekatan dengan bulan suci Ramadan.
“Melalui Festival ini mari kita jalin kekompakan, saling menghargai dan menghormati antar suku, etnis, dan budaya demi mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang aman dan damai,” katanya.
Asmar juga mengimbau seluruh peserta dan masyarakat untuk menjaga ketertiban selama pelaksanaan festival serta tetap memperhatikan kebersihan lingkungan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga ketertiban dan kebersihan, termasuk melaksanakan kerja bakti setelah kegiatan selesai agar kota tetap bersih dan asri,” harapnya.
Di akhir sambutan, Bupati Asmar memberikan kehormatan kepada Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, untuk melepas rombongan Festival Perang Air tersebut.
Festival Perang Air di Kota Selatpanjang ini, setiap tahun selalu menjadi magnet wisata budaya. Tradisi saling siram air ini juga diikuti oleh ribuan turis domestik maupun mancanegara.
Selain dihadiri oleh Wakapolda Brigjen Hengky dan jajaran PJU Polda Riau serta unsur Forkopimda, pembukaan festival itu juga dihadiri oleh salah seorang pencetus Perang Air, yakni Kombes Zahwani Pandra Arsyad, yang saat ini menjabat sebagai Kabid Humas Polda Riau.
sidik24jam. MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar mendampingi Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, menyusuri Sungai Bokor dalam Silaturahmi Pemangku Adat Susur Sungai Jelajah Kampung. Kegiatan itu ditaja oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Polres Kepulauan Meranti, Selasa (17/2/2026).
Rombongan memulai perjalanan menggunakan perahu kempang dari Pelabuhan Dorak yang berada di kuala Sungai Suir. Setelah itu, melintasi Selat Air Hitam baru kemudian masuk dan menyusuri Sungai Bokor, hingga merapat ke pelabuhan Desa Bokor.
Sepanjang perjalanan, Ketua Dewan Pimpinan Harian LAMR Kepulauan Meranti, Afrizal Cik, tampak menjelaskan rute perjalanan dan kondisi geografis wilayah yang dilewati.
“Kami mengatur ribuan terima kasih kepada Kapolda Riau beserta jajaran yang telah sudi memenuhi undangan kami,” tutur Afrizal Cik.
Bupati Asmar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai upaya kreatif dalam merawat dan mengembangkan kearifan lokal masyarakat Melayu di Kepulauan Meranti.
“Saya memandang kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam mempererat silaturahmi sekaligus mengangkat nilai-nilai budaya Melayu yang sarat makna,” ujar Asmar.
Menurutnya, kegiatan susur sungai jelajah kampung yang dikemas secara inovatif menjadi potensi budaya dan pariwisata baru.
“Inilah Kepulauan Meranti, negeri yang adat dan budayanya masih terjaga, daerah terluar yang kaya akan cerita dan hikayat,” ucapnya.
Asmar juga menegaskan bahwa Islam dan budaya Melayu merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Kegiatan silaturahmi yang dikemas dalam nuansa budaya dinilai sejalan dengan ajaran Islam dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Kepulauan Meranti yang unggul, agamis, dan sejahtera.
“Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjadi agenda budaya yang semakin populer serta terorganisir dengan baik, sekaligus memperkuat jalinan silaturahmi antara pemerintah, aparat keamanan, pemangku adat, dan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus melestarikan ekosistem pesisir. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, ia memperkenalkan konsep Green Policing sebagai pendekatan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga perlindungan lingkungan hidup.
Salah satu fokus utama yang disampaikannya, perlindungan ekosistem hutan mangrove yang memiliki peran vital sebagai penyangga pesisir sekaligus paru-paru dunia.
“Kita menjaga keamanan bukan hanya untuk manusia, tetapi juga untuk marwah dan kelestarian wilayah,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perekonomian masyarakat pesisir, Kapolda Riau menyerahkan bantuan 20 unit mesin ketinting bagi nelayan Desa Bokor.
“Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas hasil tangkapan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi warga,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan uji respon layanan darurat 110 milik Polri di hadapan masyarakat untuk memastikan kesiapsiagaan personel dalam merespons laporan warga secara cepat dan profesional.
“Saya mengimbau masyarakat untuk dapat memanfaatkan layanan 110 guna melaporkan tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan lainnya, sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan menyaksikan lomba lari di atas tual sagu serta penanaman bibit pohon di sekitar halaman Kantor Bhabinkamtibmas Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat.
Turut hadir dalam susur sungai itu, Wakapolda Riau, Brigjen Hengki Haryadi, Irwasda Polda Riau, Kombes Prabowo Santoso, jajaran Pejabat Utama Polda Riau, dan unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, serta para tokoh adat.
sidik24jam. MERANTI – Arus mudik dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang terpantau ramai, Senin (16/2/2026). Sejak pagi hingga sore hari, aktivitas kedatangan dan keberangkatan penumpang berlangsung intens. Tercatat sebanyak 2.310 penumpang melakukan perjalanan, baik domestik maupun internasional.
Meski terjadi lonjakan mobilitas, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar dan mendapat pengamanan ketat dari jajaran Polres Kepulauan Meranti.
Personel disiagakan sejak pukul 07.00 WIB hingga 18.30 WIB untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Pengamanan dipimpin Padal Pam Pelabuhan Tanjung Harapan dengan melibatkan tujuh personel, yakni Ipda Sabar Bernard Alexsander, Aiptu Dwi Padianto, Aipda Joko Sani, Aipda Yurnaldi, Bripda Yohanes Sitompul, Bripda Kevin Imanuel Simanjuntak (Raga), dan Bripda M. Rizky Wahyudi.
Mereka ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mengatur arus penumpang, memantau aktivitas bongkar muat, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, mengatakan bahwa pengamanan difokuskan pada keselamatan penumpang, kelancaran arus kapal, serta pencegahan gangguan kamtibmas.
“Momentum perayaan Imlek identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. Kami pastikan seluruh personel hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang bepergian melalui Pelabuhan Tanjung Harapan,” ujar AKBP Aldi.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 29 armada beroperasi pada hari tersebut, terdiri dari 3 kapal internasional dan 26 kapal domestik.
Untuk rute internasional, tercatat 417 penumpang dengan rincian 404 Warga Negara Indonesia (WNI) dan 13 Warga Negara Asing (WNA). Sebanyak 210 penumpang turun dan 207 penumpang berangkat.
Sementara pada rute domestik, jumlah penumpang mencapai 1.893 orang, dengan 1.410 penumpang turun dan 483 penumpang naik menuju berbagai daerah tujuan.
Secara keseluruhan, total pergerakan penumpang yang turun dan naik, baik domestik maupun internasional, mencapai 2.310 orang, terdiri dari 1.620 penumpang turun dan 690 penumpang berangkat.
AKBP Aldi Alfa Faroqi menambahkan, selama pelaksanaan pengamanan tidak ditemukan tindak pidana maupun gangguan keamanan yang menonjol. Seluruh aktivitas di pelabuhan berlangsung tertib tanpa kendala berarti.***
BINJAI – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (Depicab) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kota Binjai periode 2026–2027 resmi dikukuhkan pada Senin (16/2/2026) dalam prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta menegaskan komitmen kader untuk membesarkan Partai Golkar menuju Pemilu 2029.
Ketua Panitia, Dana Pane, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat kerja sama solid seluruh panitia serta dukungan berbagai pihak. Ia menegaskan persiapan dilakukan secara matang guna memastikan acara berjalan lancar dan sukses.
Ketua Depicab SOKSI Kota Binjai, Maruli Malau, dalam sambutannya mengapresiasi Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai yang telah memberikan dukungan penuh sehingga prosesi pengukuhan berjalan dengan baik. Ia juga menegaskan bahwa SOKSI Kota Binjai mendukung penuh Haji Kires untuk kembali menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai pada Musyawarah Daerah (Musda) mendatang.
Maruli turut menyampaikan terima kasih kepada Ketua Depidar SOKSI Sumatera Utara atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Depicab SOKSI Kota Binjai. Ia berkomitmen mendampingi Haji Kires dalam membesarkan serta memenangkan Partai Golkar pada Pemilu 2029.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai, Haji Noor Sri Syah Alam Putra, ST, dalam arahannya berharap kepengurusan SOKSI yang baru dapat bersinergi dengan Partai Golkar, organisasi Hasta Karya, serta seluruh organisasi sayap partai. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan perolehan kursi legislatif dan memperkuat posisi Partai Golkar di Kota Binjai pada Pemilu 2029.
Ketua Depidar SOKSI Sumatera Utara, Haji Sangkot Sirait, S.Sos, dalam pidatonya memaparkan sejarah berdirinya SOKSI sebagai organisasi kekaryaan yang berakar kuat dalam perjuangan politik kebangsaan. Ia menegaskan bahwa doktrin SOKSI adalah kekaryaan—tidak ada kader SOKSI yang tidak berkarya dan tidak ada kader yang pemalas. Menurutnya, setiap insan yang berkarya merupakan bagian dari semangat SOKSI.
Semangat tersebut, lanjutnya, harus diwujudkan melalui skema P2KB (Pendidikan Politik Kader Bangsa). Program ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas kader, memperkuat konsolidasi organisasi, serta memperkokoh ideologi Pancasila. P2KB juga diharapkan mampu melahirkan kader yang berdaya saing dan memiliki kepekaan sosial tinggi.
Dalam kesempatan itu, Haji Sangkot Sirait kembali menegaskan dukungannya terhadap Haji Kires untuk memimpin DPD Partai Golkar Kota Binjai pada Musda mendatang. Ia menilai kepemimpinan yang solid dan konsisten sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan politik ke depan.
Kegiatan pengukuhan turut dihadiri Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Binjai Hj. Norasiah, SE, M. Ali Imtron Harahap, jajaran pengurus Depidar SOKSI Sumatera Utara, Sekretaris Feriansyah, pengurus DPD Partai Golkar Kota Binjai, organisasi Hasta Karya, organisasi sayap Partai Golkar, pengurus PKN Kota Binjai, tokoh masyarakat, serta para kader SOKSI se-Kota Binjai.
Selain prosesi pengukuhan, Ketua Depidar SOKSI Sumatera Utara juga meresmikan penggunaan satu unit mobil operasional roda empat untuk mendukung aktivitas dan program kerja Depicab SOKSI Kota Binjai.
Dengan pengukuhan ini, Depicab SOKSI Kota Binjai diharapkan semakin solid, inovatif, dan progresif dalam menjalankan program kerja, khususnya melalui implementasi P2KB sebagai wadah kaderisasi berkelanjutan demi kejayaan Partai Golkar di masa mendatang.(Rudiansyah)
sidik24jam. MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, membuka Festival Lampion Tahun 2026 di Sekolah Kasih Maitreya, Jalan Teladan, Selatpanjang, Minggu (15/2/2026) malam.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa festival itu bukan hanya perayaan visual, melainkan refleksi akulturasi budaya yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat multietnis Meranti.
“Tradisi ini sangat kaya akan nilai budaya, di mana masyarakat Tionghoa di Kepulauan Meranti dan sekitarnya dapat merayakan tahun baru mereka dengan penuh sukacita dan kebersamaan,” kata Asmar.
Dia mengungkapkan, acara ini juga menjadi salah satu bentuk perayaan yang menguatkan nilai-nilai toleransi antar umat beragama dan berbagai suku bangsa yang hidup berdampingan dengan harmonis di Kepulauan Meranti.
Tak hanya itu, Bupati Asmar menyampaikan pemerintah daerah terus berkomitmen untuk mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Kami ingin festival seperti ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi tuntunan dan penggerak ekonomi,” ungkapnya.
Dia berharap, dengan ramainya wisatawan yang hadir, berdampak positif pada sektor UMKM mulai dari pedagang kuliner hingga penginapan.
“Mari kita tunjukkan kepada dunia luar bahwa Selatpanjang adalah kota yang ramah, bersih, dan layak untuk dikunjungi berkali-kali,” ujar Asmar.
Lebih jauh Bupati Asmar menyampaikan Kepulauan Meranti adalah daerah yang unik, keberagaman suku dan agama bukanlah pemisah, melainkan tenunan indah yang memperkuat pondasi sosial.
“Malam ini, lampion-lampion yang bersinar melambangkan harapan kita semua agar Meranti terus menjadi daerah yang terang, aman, dan damai bagi seluruh lapisan masyarakat,” tutur Asmar.
Pada kesempatan itu juga, Bupati mengingatkan kepada seluruh peserta dan pengunjung untuk selalu menjaga ketertiban dan kebersihan selama acara berlangsung.
“Marilah kita bersama-sama menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan penuh kedamaian, agar festival ini dapat berjalan dengan sukses dan memberi manfaat bagi kita semua,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kepulauan Meranti, Syaiful Bahri, melaporkan ada 7 peserta atau 7 titik yang ikut berpartisipasi dalam festival lampu lampion tersebut.
“Kita juga melakukan perlombaan dalam festival ini. Nantinya, hasil penjurian akan diumumkan pada, Sabtu (21/2/2026) malam,” sebutnya.
Syaiful juga menjelaskan, dalam pelaksanaan festival tersebut, pihaknya dibantu oleh event organizer (EO) dari Koperasi PWI Kepulauan Meranti.
“Selain lampion ini, nantinya akan ada Festival Perang Air, Meranti Night Karnival, Local Trade dan beberapa kegiatan lain,” ungkap Syaiful.***
Ambon Sidik24jam,com-
TNI-AL Kodaeral IX (5/2/2026).
Setelah kemarin seluruh personel Komando Daerah Angkatan Laut lX (Kodaeral lX) lakukan pembersihan masal di kawasan pesisir Pantai Teluk Dalam Ambon, prajurit Petarung Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IX Ambon melanjutkan pembersihan di kawasan sisi baratnya pada Kamis (5/2/2026).
Hal ini sebagai bentuk dedikasi prajurit Matra Laut terhadap kelestarian alam sesuai arahan presiden RI Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tahun 2026.
Dalam Rakornas Tahun 2026 tersebut, Presiden secara tegas menyerukan mobilisasi nasional untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup. Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah kini mengambil langkah ofensif terhadap permasalahan limbah.
“Kita nyatakan perang terhadap sampah. Ini bukan sekadar imbauan, melainkan komitmen nyata melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Saya juga meminta agar nilai-nilai cinta bahari ditanamkan sejak dini kepada anak-anak muda kita sebagai fondasi masa depan bangsa,” tegas Presiden RI.
Aksi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata tanggung jawab Prajurit Jalasena dalam menjaga keamanan dan kelestarian ekosistem laut, khususnya di wilayah Teluk Ambon, Maluku.
Dalam hal tersebut prajurit Yonmarhanlan IX menyisir garis pantai untuk mengumpulkan sampah plastik dan limbah rumah tangga yang terbawa arus.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin oleh Yonmarhanlan IX dalam melaksanakan aksi bersih-bersih pantai di wilayah teluk Ambon, untuk menjaga kelestarian lingkungan maritim dan menjaga ekosistem laut tetap terjaga dari ancaman polusi yang dapat merusak habitat biota laut.
Dalam hal tersebut juga Danyonmarhanlan IX Letkol Mar Musa Purna Tiban mengatakan kesadaran akan kebersihan laut, menjaga kelestarian laut serta mendukung program pelestarian lingkungan hidup.
“Sebagai prajurit Matra Laut, menjaga laut adalah bagian dari tugas kami. Melalui aksi rutin ini, kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi ekosistem maritim di Teluk Ambon,” ujarnya. (@Dispen Kodaeral IX)
Ambon Sidik24jam,com-TNI AL-Kodaeral IX (9/2/2026).Unsur Satuan Kapal Patroli Kodaeral Xl, yakni KRI Gulamah-869 kembali Sandar di Dermaga Irian Kodaeral lX, Halong, Kota Ambon, Maluku disela menjalani misi Operasi Tameng Papua 2026 di bawah kendali Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada lll pada Senin pagi (9/2/2026).
Kedatangan kapal patroli cepat ini merupakan bagian dari rotasi dan dukungan logistik dalam pelaksanaan Operasi Tameng Papua 2026.
Operasi Tameng Papua 2026 merupakan operasi pengamanan laut yang bertujuan untuk meningkatkan kehadiran TNI AL di perairan strategis, mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum di laut, serta menjamin keamanan jalur pelayaran di kawasan timur Indonesia, khususnya di wilayah perairan Papua dan sekitarnya.
Di bawah komando Mayor Laut (P) Rian Prasetian, seluruh prajurit KRI Gulamah-869 dilaporkan dalam kondisi prima setelah mengarungi ombak samudera demi menjalankan amanat negara.
Dengan sandarnya KRI Gulamah-869 di Ambon, diharapkan koordinasi dan sinergi antar unsur TNI AL di bawah naungan Kodaeral IX semakin solid.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa Operasi Tameng Papua 2026 berjalan optimal, memberikan rasa aman bagi pengguna laut, dan menjaga keutuhan wilayah NKRI dari segala ancaman maritim.
Prosesi penyambutan kedatangan KRI Gulamah-869 ini dihadiri oleh pejabat merflug Kodaeral IX antara lain Aster Dankodaeral IX, Kadispen Kodaeral IX, Kadissyahal Kodaeral IX, Paban Fasduklan slog, para perwira dan Tim Merflug Kodaeral IX. (@Dispen Kodaeral IX)