Sidik24jam. MERANTI – Puluhan murid Sekolah Dasar Negeri 11 Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti mendatangi Pos Bhabinkamtibmas Desa Bokor di Jalan Batin Galang, Dusun Durian, Kamis (25/7/2024).
Kunjungan para murid yang didampingi Kepala Sekolah, majelis guru dan Mahasiswa Kukerta Universitas Riau itu dalam rangka ingin melihat dan belajar melalui platform digital yang disediakan di Pos Bhabinkamtibmas tersebut.
Kedatangan mereka disambut baik oleh Bhabinkamtibmas Desa Bokor, Polsek Rangsang Barat, Aipda Ashobirin.
Saat sesi pembelajaran, Aipda Ashobirin mengenalkan literasi digital kepada para murid. Dia juga memberikan motivasi kepada anak-anak selaku generasi penerus bangsa agar lebih giat belajar.
“Anak-anak ini adalah generasi penerus bangsa, untuk itu kita sampaikan agar lebih giat belajarnya, untuk mencapai cita-cita mereka di masa depan,” ungkap Aipda Ashobirin.
Selanjutnya, Aipda Ashobirin juga menyampaikan pentingnya peran guru dalam mendukung dan memandu siswa dalam inovasi pembelajaran di sekolah dengan teknologi digital tersebut.
“Penting bagi pihak sekolah untuk menyediakan pelatihan dan dukungan yang diperlukan bagi guru, agar dapat memanfaatkan teknologi digital dengan efektif dalam proses pembelajaran,” jelasnya.
Kepala Sekolah SDN 11 Bokor, Soehandra Putra S.Pd mengapresiasi Pos Bhabinkamtibmas Desa Bokor yang juga sebagai tempat edukasi masyarakat di bidang pengetahuan literasi digital.
“Kita tentunya berterimakasih dengan dibangunnya Pos Babinkamtibmas berbasis IT ini, karena juga mengajarkan literasi digital,” ujarnya.
Soehandra berharap, Pos Bhabinkamtibmas Desa Bokor dapat dikelola dengan baik sehingga Pos ini dapat menjadi pusat literasi digital anak-anak pulau terluar. **(Iwan)
SERGAI || Sidik24jam — Persatuan Peternak Lembu Kabupaten Serdang Bedagai melakukan aksi unjuk rasa damai ke Perkebunan PT. Soeloeng Laoet Pada hari Kamis tanggal 25 Juli 2024 Pukul 10.30 Wib.
Pengamanan aksi unjuk rasa damai oleh Persatuan Peternak Lembu Kabupaten Serdang Bedagai ke Perkebunan PT. Soeloeng Laoet, plasmen Desa Sinah Kasih Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai.
Para aksi unjukrasa itu memakai Alat peraga yang digunakan yakni
Spanduk, Pengeras suara / toa
Kendaraan R2 dan R4 dan Selebaran tanda dan statment.
Kegiatan ini yang dihadiri oleh
Ketua Rambung Sialang Sunarto, (081243464570) Ketua Blok IX Abeng (081373398254), Ketua Blok X Hendra, (081262179290)
Koordinator MPW Koti Sumut Safaruddin Lubis alias Bolis. (081396294452)
Rangkaian kegiatan tersebut oleh
Personil melakukan pengamanan dari Polres Serdang Bedagai (Sergai) dan Polsek Firdaus melaksanakan apel kesiapan pengamanan yang dipimpin Kapolsek Firdaus AKP Andi Sujendral, S.H., M.H dan Kasat Intelkam Polres Serdang Bedagai AKP Siswoyo.
Para pengunjuk rasa tiba di depan kantor PT. Soeloeng Laoet Kabupaten Serdang Bedagai dengan jumlah massa diperkirakan sebanyak 100 orang yang terdiri dari (70) anggota ormas PP dan ( 30 ) dari masyarakat.
Berikutnya pengunjuk rasa melakukan orasi dengan tuntutan
meminta kepada pimpinan Perkebunan PT Soelong Laoet untuk menghentikan aksi pengejaran lembu warga secara brutal yang mengakibatkan lembu peternak sakit, keguguran, hilang dan mati.
Atas kejadian itu masyarakat juga Mendesak pemerintah Desa, pemerintah Kecamatan, pemerintah Kabupaten serta pejabat pemangku kepentingan lainnya, dapat membantu menyelesaikan masalah terjadi.
Kemudian mediasi dilakukan serta bersama mencari jalan keluar dari permasalahan itu oleh antara masyarakat peternak dengan pihak Perkebunan PT Soelong Laoet.
Berikutnya pengunjuk rasa diterima baik langsung oleh PT. Soeloeng Laoet yang diwakili oleh Humas Perkebunan Ari Sumanjaya, kemudian Ia mengatakan, terima kasih kepada masyarakat yang sudah menyampaikan aspirasi nya secara damai.
Kami dari pihak perkebunan berharap dapat membahas tuntutan itu dengan cara mediasi kedalam ruangan dengan perwakilan 5 orang.” Minta Ari.
Nanti dimediasi kita membuahkan hasil yang bisa saling menguntungkan dan bisa menciptakan keharmonisan antara perkebunan dengan masyarakat.” Ujarnya.
Perwakilan pengunjuk rasa beserta dengan pihak PT. Soeloeng Laoet serta pihak keamanan melakukan mediasi di aula perkebunan PT. Soeloeng Laoet.
Dalam Mediasi tersebut dihadiri oleh Perwakilan dari pihak Perkebunan PT Soelong Laoet oleh Humas Perkebunan Ari Sumanjaya, Kapolsek Firdaus AKP Andi Sujendral SH,. MH. Danramil Sei Rampah Kapten E. Mendrova. Camat Sei Rampah Dra. Fitrianti, M.Si. Camat Dolok Masihul Elmiati, S.AP. Perwakilan Peternak lembu, Hendra Gunawan
Suratno, Surianto, Suriani.
Adapun rangkaian kegiatan mediasi antara lain itu yakni
Pembuka oleh Kapolsek Firdaus
Mengatakan bahwa pertemuan ini sudah (4) kali dilaksanakan dengan hasil yang sama, Mari kita sama menjaga situasi aman dan kondusif apa pun hasil keputusan sama sama menerima dengan lapang dada.’Ujarnya.
Bahwa pihak perkebunan memberikan dua (2) selusi untuk pihak peternakan dengan cara mengarit dan pihak perkebunan akan mempasilitas angkutan untuk peternak dalam hal mengarit rumput, kami dari pihak kepolisian terima kasih atas kegiatan ini berjalan dengan aman dan tertib.”Ujarnya.
“Berikut penyampaian dari perwakilan pihak Peternakan, antara lain sebagai berikut,
bahwa dari pihak Peternakan sampai saat sudah tidak banyak lagi lembu dari pihak luar dan
berharap kepada pihak perkebunan memberikan luang area terhadap para pangangon untuk mengangon lembunya.
Kami akan menjaga situasi aman tidak merugikan dari pihak perkebunan apabila kami melakukan kesalahan pihak perkebunan siap memberikan sanksi kepada pihak peternak,
Penyampaian dari pihak manajemen PT Soelong Laoet, antara lain
Bahwa bertemu sudah jumpa berkali – kali, dari pihak PT Soelong Laoet sesuai dengan hasil rapat mediasi keputusan yang terdahulu. mengijinkan kepada pihak Peternakan mengambil rumput di areal perkebunan sebanyak banyaknya dengan cara mengarit.
Bahwa perusahaan pada saat ini sedang melakukan perawatan dengan meracun rumput, Lahan plasma semua nya kami sudah efektif siap untuk ditanam, bahwa dampak lembu masuk ke area perkebunan sangat besar. “Sebutnya.
Camat Sei Rampah sebagai berikut Bahwa dari pihak kecamatan semua ini keputusan dari pihak Perkebunan, pertemuan ini sudah dilaksanakan berkali-kali namun hasil dengan yang sama pihak perkebunan melarang mengangon lembu di areal perkebunan.
Dari pihak Camat Dolok Masihul, antara lain Helmiati, kami dari pihak kecamatan tidak memihak kemana pun, kepada masyarakat pertenak yang dimana disampaikan oleh pihak perkebunan melarang hewan ternak masuk ke areal perkebunan,”Ujar camat.
Dimana kita sama-sama mengambil jalan tengah mari menjaga ego kita masing-masing.
dimana pihak perkebunan memberikan ijin dan memperbolehkan para peternak mengambil rumput di area perkebunan dengan cara mengarit tidak memperbolehkan mengangon ternak di areal perkebunan.”Ujar Camat Dolok Masihul.
Kegiatan mediasi telah selesai dilaksanakan, pada pukul 12.15 Wib pengunjuk rasa membubarkan diri dan kembali kerumah masing masing.
Bahwa hasil mediasi menyatakan masyarakat tetap tidak boleh mengangon
Pihak PT. Soeloeng Laoet berinisiatif untuk menyediakan alat transportasi alat pengangkut rumput hasil aret masyarakat sampai ke rumah masing masing,
Masyarakat peternak akan tetap mengangon lembu dilokasi perkebunan.
Masyarakat menolak inisiatif PT. Soeloeng Laoet terkait dengan alat transportasi yakni armada pengangkut rumput yang di aret masyarakat dan tetap mengotot untuk mengangon lembu dilokasi perkebunan.
Belum menghasilkan titik temu antara masyarakat dengan pihak perkebunan PT. Soeloeng Laoet.
Kegiatan berakhir pukul 12.20 wib, seluruh massa membubarkan diri, situasi dalam keadaan aman dan kondusif. ( HL/ NST || Editor)
Ambon sidik24jam ,com-
Umar Faruk Kaisuku salah satu Tahanan Polsek Sirimau, akhir bisa melaksanakan ujian skripsi.
Kendatipun berstatus tahanan lantaran terlibat tindak pidana penganiayaan, Kaisuku diberikan kebebasan untuk menyelesaikan kewajibannya sebagai mahasiswa UNPATTI Fakultas Hukum.
Ujian skripsi dilakukan diaula Mapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kamis (25/7/2024).
Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kombes Pol Driyano Andri Ibrahim menjelaskan, pelaksanaan Ujian Skripsi bagi tahanan tersebut di fasilitasi oleh Polresta Pulau Ambon & Pp Lease dengan menyiapkan tempat pelaksanaan ujian di Ruang Aula Polresta termasuk segala kelengkapan ujian nya, disamping itu pihak Polresta P. Ambon juga telah berkordinasi dengan pihak Universitas Pattimura sehingga dosen dosen penguji serta dosen pembimbing nya berkenan untuk melaksanakan ujian skripsi tersebut di Aula Polresta.
“Ini juga merupakan hal yg baru pertama kali terjadi di jajaran Polda Maluku maupun
Polres,” jelasnya .
Dikatakan, Polri meskipun tegas dalam penegakkan hukum namun tetap menjunjung tinggi HAM dan tetap memberikan Pelayanan yang terbaik salah satu contoh nya adalah yang dilaksanakan oleh Polresta P. Ambon & PP. Lease dalam hal pemberian kesempatan kepada salah seorang Tahanan untuk tetap bisa melaksanakan ujian skripsi nya demi penuntasan tahap kuliahnya dan guna mendapatkan gelar sarjananya.
Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia Munir Kairoti menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolresta Ambon dan Pp Lease atas terlaksananya ujian skripsi salah satu tahanan.
“Yang pertama kita dari MUI memberikan apresiasi yang tinggi kepada pa Kapolresta didalam membantu memperlancar dan memfasilitasi ujian skripsi anak Kaisuku . Jadi hal seperti ini kami dari MUI sungguh berterima kasih kepada jajaran polri Kapolda, Kapolresta smpai Kapolsek Sirimau . Ini hal positif insya Allah kedepan bisa menjadi contoh kepada pimpinan lain bisa berlanjut dengan baik dan ini menyangkut hak asasi manusia jadi apapun statusnya tersangka tetapi dalam hal dia punya hak menyelesaikan pendidikan, keilmuan harus diberikan,” ujarnya.
Dikatakan, isu berkembang pelaksanaan ujian di dalam sel sangat tidak benar. Malah diberikan fasilitas dengan baik di aula mapolresta Ambon.
“Ini bukan dipenjara (sel) tetapi di Polresta dan ini menjadi atensi Kapolresta memberikan ruangan, fasilitas untuk melakukan ujian skripsi dan memang kami berterima kasih kepada pa Kapolresta bisa menjalin kerjasama dengan UNPATTI dalam hal ini fakultas hukum untuk memperlancar ujian skripsi anak kita ini.
Harapan berjalan baik dan masyarakat tenang dan jangan ada isu-isu yang tidak bertanggung jawab,” kata MUI
Sementara itu, Raja Lisabata Lauhin Kolly juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease beserta jajaran.
“Saya raja Lisabata, mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolresta telah melakukan hal yang terbaik bagi pelaku dalam rangka menyelesaikan hak sebagai seorang mahasiswa yang kebetulan menjadi tersangka kasus pemukulan dan penganiayaan. Saya akan menjelaskan kepada masyarakat bahwa yang informasi beredar bahwa pelaku ujian di dalam sel tahanan itu tidak benar adanya, bahkan pak Kapolresta memfasilitasi seluruh kegiatan ini dengan baik.” Ujarnya
Masih dengan ucapan yang sama dari pihak keluarga Ibu Sitna Pulu juga kepada Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease.
“Terima kasih banyak karena sudah difasilitasi dari pihak kepolisian karena memang tidak seperti yang kami bayangkan tadinya kita pikir ujian di satu ruangan ternyata di aula dan memang sudah memuaskan kami . semua berjalan lancar dan tidak lupa ucapan terima kasih kepada Kapolresta yang sudah membantu sehingga anak kamu sudah boleh ikut ujian,” ujarnya perwakilan keluarga.
Sidik24jam. MERANTI – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Kamis (25/7/2024) mengikuti penanaman pohon bakau secara serentak bersama Koperasi Silva Selatpanjang, di Desa Mekong Kecamatan Tebingtinggi Barat.
Dalam kegiatan memperingati Hari Mangrove Sedunia itu dilakukan penanaman sebanyak 2000 bibit bakau atau rhizophora di sepanjang bibir pantai Desa tersebut.
Asmar sangat mengapresiasi aksi penanaman secara serentak itu. Menurutnya, upaya itu dapat melestarikan lingkungan serta mencegah terjadinya abrasi di sekitar bibir pantai.
“Terima kasih atas kepeduliannya. Kami sangat bersyukur kegiatan yang bermanfaat ini, jelas untuk melindungi pantai kita dari abrasi dan menjaga ekosistem serta habitat di dalamnya,” ujarnya.
Dia berpesan bahwa kegiatan serupa tidak hanya berupa seremonial belaka, tapi juga dilakukan secara berkelanjutan oleh masyarakat sekitar.
“Kami dari Pemkab sangat mendukung untuk program-program positif seperti ini, apalagi berkaitan untuk lingkungan,” tutur Asmar.
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tebingtinggi Afidian Suherdiata, turut menyampaiakan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan penanaman pohon bakau secara serentak tersebut.
“Selain dapat melestarikan lingkungan, kawasan hutan mangrove juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui program-program ekowisata,” sebutnya.
Tercatat kawasan mangrove di Kabupaten Kepulauan Meranti tercatat ± 30.118,24 hektar di tahun 2021.****(Iwan)
Sidik24jam. MERANTI – Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai bekerja sama dengan Pemkab Kepulauan Meranti membagikan bahan kontak sembako sebanyak 150 paket di Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kamis (25/7/2024).
Penyerahan yang dilakukan langsung oleh Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut Boy Yopi Hamel dan Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar di Pelabuhan Roro Desa Insit.
Asmar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Lanal Dumai dan juga pemerintah kabupaten terhadap masyarakat di wilayah pesisir.
“Kami berharap dengan adanya bantuan ini dapat sedikit mengurangi beban bapak ibu sekalian,” kata Asmar.
Dia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan rasa kebersamaan, memperkuat tali silaturrahmi serta rasa peduli yang tinggi.
“Agar kedepannya kita dapat membangun masyarakat yang selalu kompak dan bersinergi,” harapnya.
Sementara itu, Komandan Lanal Dumai Boy Yopi Hamel beserta seluruh staf mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kepulauan Meranti yang telah mendukung terlaksananya kegiatan itu. Selain media silaturrahmi, dia mengatakan kegiatan bakti sosial itu merupakan dalam rangka kunjungan kerja Lanal Dumai.
“Saya menyadari, kami TNI AL tidak dapat berdiri sendiri dalam memberdayakan potensi maritim yang ada di daerah pesisir ini. Butuh kerja sama terarah dan berkesinambungan dari berbagai komponen masyarakat, baik militer maupun sipil,” sebutnya.
Selain penyerahan sembako, Kolonel BY Hamel dan Bupati Asmar juga meninjau pelabuhan nelayan Desa Insit.***(Iwan)
Sidik24jam. MERANTI – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Haul Masyayikh Kabupaten Kepulauan Meranti Ke-46.
Kegiatan yang di selenggarakan oleh Badan Kerjasama Alumni Pondok Pesantren (BKAPP) itu berlangsung di Surau Sirajul Muttaqin Desa Mantiasa, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Rabu malam (24/07/2024).
Plt Bupati Asmar, dalam sambutanya mengucapkan terimakasih dan rasa bangga serta penghargaan yang setinggi-tingginya atas karya nyata yang telah dilakukan oleh santriwan-santriwati alumni pondok pesantren dalam dalam membangun karakter generasi muda penerus bangsa yang agamis.
“Saya merasa bangga dan bersyukur dapat berkumpul dengan para Ustad dan Ustadzah Alumni Santriwan dan Santriwati Pondok pesantren di Surau Sirajul Muttaqin ini,” kata Asmar.
Dia menyebut, acara tersebut dapat mempererat tali silaturahmi antara santri, kyai dan para ulama di Kabupaten Kepulauan Meranti guna membangun kebersamaan demi terwujudnya Kabupaten Kepulauan Meranti yang lebih baik.
“Meranti merupakan salah satu daerah yang agamis dengan adanya pondok pesantren baik tradisional mau pun modern dengan adanya lembaga-lembaga seperti taman pendidikan Alqur’an, Majlis ta’lim dan Majlis zikir oleh karna itu potensi yang sangat baik itu harus dimanfaatkan secara optimal dalam memperluas syi’ar islam dan membentuk karakter muda yang berakhlak karimah,” tuturnya.
Plt Bupati Asmar berharap, kedepan para alumni pondok pesantren akan lebih mampu menebarkan manfaat kebaikan kepada sesama serta menjadi penggerak dalam memajukan daerah Kabupaten Kepulauan Meranti dan senantiasa semangat dalam menjaga keutuhan NKRI.
Turut hadir Pengasuh Pondok Pesantren Nur Alwadiah Pemalang Jawa Tengah Selaku Penceramah, K.H Nurfuad, Ketua DPRD Kepulauan Meranti Fauzi Hasan, Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Dody Zulkarnain, Koramil Tebing Tinggi, Ketua Badan Kerjasama Alumni Pondok Pesantren Kyai Muhammad Nurdin, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, Camat Tebing Tinggi Barat Rinaldi, Kepala Desa Se-Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan tamu undangan lainnya. ****(Iwan)
Berau :
Pemilik pengolahan dan penumpukan kayu yang diduga ilegal di Jln Cut Nyak Dien Gg. Dirgantara Kec.Teluk Bayur Kab.Berau Provinsi Kalimantan Timur bungkam saat dikonfirmasi terkait izin yang dimilikinya.
Ibuk “HA” yang dikonfimasi awak media ini yang terkait izin usahanya malah mengatakan “Kapasitasmu apa tanya izin usaha saya?Anda bukan APH atau pihak berwenang,”ungkapnya membalas whatsApp awak media.
“Malah ibuk “HA” melalui whasApp mengatakan anda telah photo usaha saya juga bagian dalamya, kalau hanya sebatas uang rokok anda harusnya cari saya lewat no telepon tidak mungkin anak buah saya tidak kasih,”tulisnya memalui pesan whatsApp kepada awak media ini.
Soni,S.H.,M.H.,C.Md Ketua Umum Aliansi Jurnalis Penyelamat Lingkungan Hidup dan Pendiri Lembaga Peduli Lingkungan Hidup Indonesia akan segea menyurati Gakkum KLHK Pusat dan Mabes Polri juga Kapolda Kalimantan serta Polres Berau untuk dapat segera menindak tegas usaha kayu tersebut yang diduga ilegal.
‘Dan jika memang ibuk “HA” memiliki izin tetapi menerima kayu yang diduga ilegal dari dalam kawasan hutan negara yang tidak memiliki izin maka ibuk “HA” juga dapat dipidana sesuai dengan Undang-undang No,41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan (“UU Kehutanan”) dan Undang-Undang No.18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Kawasan Hutan (“UU P3H”).
Karena kami awak media dan organisasi lingkungan hidup bidang kehutanan sesuai dengan pasal 60 ayat (2)undang-undang no.41 tahun 1999 tentang kehutanan”Masyarakat dan perorangan berperan serta dalam pengawasan kehutanan”,dan pasal 69 ayat (1) undang-undang no 41 tahun 1999 tentang kehutanan menyatakan”Masyarakat berkewajiban untuk ikut serta memelihara dan menjaga kawasan hutan dari gangguan dan perusakan”terang soni
Sebab jika hutan dirusak yang menerima dampaknya adalah Anak cucu kita nanti kedepannya dan bukan sekarang dan hal itu harus dipikirkan kedepanya,karena 20 sampai 30 tahun kedepan anak cucu kita yang akan menerima akibat dari kerusakan hutan yang dilakukan oleh Orang-Orang yang tidak bertanggung jawab.
Apalagi pemanasan global yang terjadi saat ini di negara indonesia adalah dampak dari pengaruh ilegal loging dan penebangan kawasan hutan yang tidak memiliki izin.
Sebelumnya awak media sudah konfirmasi kepada Polsek setempat Iptu Alimudin terkait temuan tumpukan kayu yang diuga ilegal di salah satu gudang melalui telpon dan Beliau mengatakan belum tau kalau ada kegiatan serkel dan tumpukan kayu jenis ulin yang diduga ilegsl dilokasi jln Cut Nyak Dien Gg Dirgantara Kecamatan Teluk Bayur Kab.Berau Kalimantan Timur….Bersambung.(Team.Redaksi)
Sidik24jam. MERANTI – Ribuan peserta menyemarakkan pawai taaruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-12 Tingkat Kecamatan Tasik Putri Puyu, Rabu (24/7/2024) di Desa Bandul. Pawai tersebut di lepas langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar.
Atas nama pemerintah kabupaten, Asmar mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana, para ofisial, peserta pawai, koordinator beserta seluruh masyarakat yang ikut menyukseskan kegiatan.
“Sehingga pawai taaruf ini dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan,” ucap Asmar.
Dia juga mengatakan dirinya merasa bangga dan bersyukur atas kekompakan dan kebersamaan yang berlangsung.
“Hendaknya momentum ini dapat teraplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadi modal utama dalam gerak langkah pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti yang kita banggakan,” sambungnya.
Mlalui pawai taaruf itu juga, Asmar berharap dapat dijadikan momentum mempererat ukuwah islamiyah antara pemerintah dan masyarakat.
“Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan MTQ di Bandul ini,” ajak Asmar.
Sebelumnya, Camat Tasik Putri Puyu Zainal, SE dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan pemerintah daerah yang telah hadir dalam acara pelepasan pawai tersebut.
“Atas suport penuh pak bupati juga kami sampaikan terima kasih,” ujar Zainal.
Sementara itu, Pembukaan MTQ ke-13 kecamatan Tasik Putri Puyu sendiri dibuka oleh Asisten 3 Sudandri Jauzah yang didampingi oleh para kepala OPD, pada Rabu (24/7/2024) malam.
MTQ ke-13 Tasik Putri Puyu itu diikuti oleh seluruh desa, yakni Desa Tanjung Padang, Putri Puyu, Mekar Delima, dan Desa Dedap, Kudap, Bandul, Selat Akar, serta Deaa Tanjung Pisang, Mengkopot, dan Desa Mengkirau.
Sedangkan cabang yang dilombakan diantaranya adalah tilawah, fahmil, syarhil, khattil quran, dan al-barzanji, dengan total keseluruhan peserta sebanyak 250 orang. ***(Iwan)
Sidik24jam. MERANTI – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri peresmian Gedung Pos TNI Angkatan Laut (AL) Selatpanjang, Rabu (24/7/2024) di Jalan Dorak Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Kepulauan Meranti.
Peresmian gedung tersebut dilakukan langsung oleh Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Dumai Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel, M.Tr. Hanla., M.M, dengan ditandai penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti.
Plt Bupati Asmar dalam sambutannya mengatakan, keberadaan Pos TNI AL merupakan ujung tombak dari Lanal, yang mewakili keberadaan TNI AL di daerah dan mewarnai persepsi masyarakat terhadap institusi tersebut.
“Pos TNI AL ini sangatlah penting dan strategis dalam upaya pengamanan wilayah perairan di Kepulauan Meranti dari ancaman masuknya narkoba dari negara tetangga,” ujarnya.
Tugas dan peran Pos TNI AL, tambahnya, sangat diandalkan sebagai mata serta telinga Lanal. Bukan hanya dari segi keamanan, politik, sosial tetapi juga bermanfaat dari segi ekonomi.
“Semoga keberadaan Pos TNI AL tidak hanya terpaku pada nelayan, tetapi juga kepada perkembangan sumber daya manusia setempat,” harap Asmar.
Dia juga berpesan, Pos TNI AL harus mampu memainkan peranan dan memberi kontribusi kepada masyarakat, serta mendukung dan memberikan kontribusi dalam pelaksanaan pembangunan di daerah.
“Termasuk dalam konteks pembinaan potensi nasional, kekuatan maritim, teritorial masalah laut serta pembinaan lainnya di Kepulauan Meranti,” ucapnya.
Sementara itu, Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel mengatakan, Gedung Pos TNI AL tersebut merupakan perpanjangan tangan pihaknya di daerah, yang bertugas mengumpul data-data intelijen kemaritiman dan membina potensi kemaritiman yang ada di Kepulauan Meranti.
“Kami mempunyai fungsi kedaulatan, di mana Kepulauan Meranti sangat dekat dan berbatasan dengan negara tetangga, Malaysia dan Singapura Tentu memiliki beberapa ancaman yang melewati laut,” sebutnya.
Lebih lanjut Boy mengatakan, selain menjaga keamanan di laut, Posal juga harus bisa meyakinkan masyarakat dengan berbagai kegiatan sosial dan ekonomi.
“Sehingga bisa timbul rasa aman dan nyaman, serta keberadaan Pos TNI AL di daerah dirasakan akan sangat membantu,” jelasnya.
Tampak hadir dalam peresmian tersebut, unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, perwakilan Dandim 0303 Bengkalis Lettu Arh Rikman Sinaga, Danposal Selatpanjang Kapten Laut (E) Saidul Aripin, dan perwakilan Danramil 02 Tebingtinggi Pelda Sumardi.
Hadir juga staf ahli Bupati, para Asisten, pimpinan OPD, dan Ketua MKA LAMR, Ketua MUI, Camat Tebingtinggi Husni Mubarak, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.***(Iwan)
Sidik24jam. MERANTI – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar berharap cakupan jaminan sosial bagi tenaga kerja di wilayahnya semakin meningkat.
Demikian disampaikan Asmar saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (24/7/2024) di Rumah Dinas Bupati Jalan Dorak Selatpanjang.
“Kami berharap seluruh masyarakat bisa mendapatkan jaminan sosial terutama bagi para pekerja di sektor informal dan non-PNS,” kata Asmar.
Dia menilai FGD tersebut merupakan wadah untuk berdiskusi dengan lebih fokus, spesifik dan detail terkait pembahasan optimalisasi penyelenggaraan jaminan sosial. Diharapkan melalui FGD itu juga dapat diperoleh solusi yang konkret untuk meningkatkan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Sehingga lebih banyak lagi pekerja rentan dan berisiko yang terlindungi dan mendapatkan hak-haknya,” ungkap Asmar.
Lebih jauh ia meminta kepada BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemkab Meranti terus meningkatkan koordinasi dan kerja sama, sehingga masyarakat pekerja di wilayahnya mendapatkan pelayanan terbaik.
“Lewat FGD ini, stakeholder terkait di lingkungan Pemkab Meranti diharapkan bisa semakin meningkatkan kualitas kinerjanya dan bekerja dengan sepenuh hati,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Dumai Iwan Kurniawan, menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi atas dukungan dan dukungan Pemkab Kepulauan Meranti terkait dengan implementasi BPJS Ketenagakerjaan.
“Mudah-mudahan FGD ini memberikan dampak positif. Kami berharap Pemkab Kepulauan Meranti terus memberikan dukungan sehingga jaminan sosial ketenagakerjaan bisa hadir di tengah-tengah masyarakat,” sebutnya.
Kegiatan itu juga diisi penyerahan santunan jaminan kematiaan yang langsung diserahkan oleh Plt Bupati Asmar kepada ahli waris.
Turut hadir Sekertaris Daerah Bambang Suprianto, para Asisten Setdakab Kepulauan Meranti, Ketua KPU Kepulauan Meranti, sejumlah Kepala OPD dan tamu undangan lainnya.***(Iwan)