Sidik24jam. MERANTI – Pemerintah Kecamatan Rangsang menggelar Apel Peringatan Hari Jadi ke-29, Sabtu (7/9/2024) di Halaman Pentas Seni Desa Tanjung Samak.
Pelaksana tugas Bupati Kepulauan Meranti melalui Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja, Tengku Arifin, memimpin apel tersebut.
“Atas nama Pemkab Kepulauan Meranti, kami mengucapkan selamat hari jadi kepada seluruh masyarakat Kecamatan Rangsang. Mari kita wujudkan Rangsang yang maju, cerdas, dan bermartabat,” ucap Tengku Arifin.
Dia menyampaikan, usia ke-29 menunjukkan kematangan dan pengalaman yang berharga bagi Kecamatan Rangsang. Oleh karenanya, peringatan hari jadi ini menjadi momen penting untuk merefleksikan perjalanan pembangunan yang telah dilakukan.
“Ini adalah harapan kita bersama untuk terus berbenah, bersatu, dan bekerja sama menghadapi berbagai tantangan ke depan. Peringatan ini menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi sejauh mana kita telah berkontribusi dalam pembangunan,” sambung Tengku.
Sementara itu, Camat Rangsang, Setu, mengajak seluruh masyarakatnya untuk bergotong royong memajukan kecamatan tersebut demi terwujudnya Rangsang maju berkelas.
“Berkelas ekonomi masyarakatnya, berkelas sumber daya manusianya, dan berkelas kualitas hidup masyarakatnya,” kata Setu.
Apel ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Fauzi Hasan, Kepala Dinas Dukcapil, Widodo, Upika Rangsang, dan para kepala desa se-Kecamatan Rangsang. Hadir juga para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tamu undangan lainnya. (Iwan)
Sidik24jam. MERANTI – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melakukan peninjauan pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama di Desa Penyagun Kecamatan Rangsang, Sabtu (7/9/2024).
Dalam peninjauan itu, Asmar didampingi Staf Ahli Bupati M. Mahdi, Kadis Kesehatan M. Fahri dan Kepala Bagian Prokopim Setda Alfian.
Asmar mengatakan, pembagunan RS Pratama tersebut merupakan fasilitas kesehatan yang didambakan masyarakat Pulau Rangsang. Saat ini tahapan pembangunan terus berjalan dan sudah mencapai progres 12 persen terlaksana.
“Rumah sakit ini nantinya akan menjadi milik semua masyarakat di Kepulauan Meranti dan diharapkan mempermudah masyarakat di Pulau Rangsang untuk mendapat akses kesehatan.
Dia berharap proses pembangunan RS tersebut dapat berjalan dengan baik, lancar dan tidak mengalami hambatan apapun.
“Mudah-mudahan bisa selesai sesuai target. Pelaksanannya sudah oke, kita berdoa saja semoga tidak ada hambatan dan pembangunan selesai tepat waktu,” sebutnya.
Selain ke RS tersebut, Asmar juga melakukan peninjauan beberapa pembangunan lainnya yang berada di Kecamatan Rangsang, seperti pembangunan masjid dan ruas jalan.(Iwan)
Perjuangan investigasi LSM AJAR (Aliansi Jurnalis Anti Rasuah) dan beberapa awak media di riau kembali menemukan titik terang terkait penggunaan akta nikah anggota DPRD Kabupaten Pelalawan yang diduga ASPAL (Asli Tapi Palsu) yang dikeluarkan oleh Kantor KUA Sorek Satu Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.
Sebelumnya LSM AJAR dan awak media mendapatkan informasi pada saat pemeriksaan bukti surat di PN Pelalawan dalam sidang gugatan PMH (Perbuatan Melawan Hukum) ibuk Harsini melawan Sunardi Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan dari Partai Golkar bahwa Tergugat menyerahkan bukti surat akta nikah yang dikeluarkan KUA Sorek Satu Kecamatan Pangkalan Kuras pada saat agenda pemeriksaan bukti surat.
Langsung gerak cepat team LSM AJAR dan awak media langsung chek ke KUA Pangkalan Kuras Sorek Satu ternyata surat keterangan akta nikah No.KK.04.07/12/PW.01/54/2009 yang menerangkan Sdr Sunardi Bin Miyadi anggota DPRD Kabupaten Pelalawan dapil 3 Kerumutan dan Ukui yang telah melangsungkan pernikahan dengan istrinya yang bernama Paryanti Binti Yoso Pranoto pada Tanggal 12 Juni 1988 yang dikeluarkan oleh Kantor Urusan Agama Pangkalan Kuras pada 28/04/2009 tidak teregestrasi.
Atas laporan informasi tersebut pihak Polres Pelalawan langsung bergerak cepat dan melakukan pulbaket terkait permasalahan tersebut karena LSM AJAR sebelumnya telah membuat pengaduan ke Polres Pelalawan terkait dugaan penggunaan indentitas milik orang lain oleh anggota DPRD Kabupaten pelalawan.
“Dan hasil investigasi kami kepada salah seorang pegawai KUA Pangkalan Kuras mengatakan bahwa semua bukti sudah kami serahkan kepada anggota polres pelalawan, termasuk bukti surat nikah yang lama atas nama sunardi yang orang tua kandungnya bernama Mitro Samidi,”terangnya kepada Amri Ketua LSM AJAR dan awak media.
Amri menjelaskan modusnya untuk membuat akta nikah baru di kantor KUA pangkalan kuras bahwa buku nikah asli hilang tetapi copynya ada dan masih tertera nama orang tua kandung bernama “Mitro Samidi”.
Pegawai kantor KUA Pangkalan Kuras disuruh merubah nama Mitro samidi menjadi Miyadi dan aktor yang disuruh ke kantor KUA pangkalan Kuras untuk merubah nama orang tua sunardi anggota DPRD Kabupaten Pelalawn adalah berinisial “MJ”tinggalnya di SP3 A Indosawit Kecamatan Ukui.
Melalui pemberitaan ini Amri meminta kepada Kapolres Pelalawan dan Penyidik Polres Pelalawan yang menangani perkara ini untuk segera memanggil “MJ” untuk dimintai keterangan agar kasus ini yang sudah terang bisa lebih menjadi terang lagi,” pinta amri.
Siapa sebenarnya aktor dibelakang ini selama ini yang menyuruh dan memiliki peran penting sehingga sampai saat ini belum juga ada penetapan tersangka terhadap kasus ini.
Kami juga dari LSM AJAR (Aliansi Jurnalis Anti Rasuah) www.ajar.or.id LSM AJAK (Aliansi Jurnalis Anti Korupsi) www.ajaknews.com LSM Lidikkasus (Lembaga Investigasi Data Indikasi Korupsi) www.lidikkasus.com dan 57 awak media yang ada di Riau meminta agar menangani perkara ini dengan adil dan bijaksana.
“Karena ini perkaranya anak yatim dan janda hati-hati ini pesan saya kepada majelis hakim yang akan memutus perkara ini dan penyidik polres pelalawan yang menangani perkara ini karena anak yatim dan janda adalah kesayangan nabi kita Rasulllah Muhammad,S.AW.
Sebab jika ada pihak-pihak tertentu yang akan mencari keuntungan dari perkara anak yatim dan janda tunggu saja ajab allah pasti datang di dunia dan belum lagi nanti di akhirat,”tutup amri…..Bersambung.(Team Redaksi)
Sidik24jam. Meranti.. Sebagai seorang Pemimpin di Kabupaten Kepulauan Meranti H.Asmar selaku pelaksana tugas bupati Meranti siap menampung aspirasi dari masyarakat seperti beberapa hari lalu Bupati hadir bersilaturahmi bersama club bola volly dan buruh pelabuhan camat di cafe STMJ jalan kencana Rintis Selatpanjang pada Rabu malam Kamis 06-september 2024.
Dalam ajang silaturahmi antara Bupati dan club’ volly serta buruh banyak aspirasi dan keluh kesah dari pada buruh serta para pemain volly mengusulkan apa yang menjadi kebutuhan para buruh dan club’ volly kepada Bupati dalam pertemuan silaturahim pada malam itu tersebut.
Perwakilan buruh di hadapan Bupati menyampaikan aspirasi terkait Keluh kesah kepada Bupati dalam penyampaian buruh berharap kepada Bupati H.Asmar bisa membantu agar buruh di pelabuhan camat ini mendapatkan jaminan dalam berkerja dengan kartu BPJS ketenaga kerjaan serta bantuan transfortasi seperti gerobak pengangkut barang jelas buruh pada Bupati Asmar.
Demikian juga perwakilan dari club volly kencana saudari Yana menyampaikan di hadapan Bupati agar pak Bupati membantu kepada team bola kencana berupa Bola Net dan baju serta perbaikan lapangan Bola volly yang saat ini kondisi sudah pecah perlu perehaban lapangan mereka tersebut.
Terkait aspirasi dan keluh kesah para buruh dan para ibu ibu club volly bupati Meranti Asmar menyampaikan akan menerima aspirasi apa yang menjadi kebutuhan para buruh dan ibu ibu tutur bupati di hadapan ratusan para buruh dan club’ volly tersebut.
Pertama sekali untuk ibu-ibu club volly untuk bola baju net nanti secara pribadi saya belikan berupa dua buah bola dan satu net serta dua set baju bola, untuk rehap lapangan kita lihat kondisi kalau perlu perehaban berat kita pakai Profosalkan.
Begitu juga dengan buruh untuk BPJS ketenaga. kerjaan kita akan ajukan ke dinas sosial di harapkan para buruh bisa menyiapkan admitrasi seperti KTP untuk di urus nantinya, demikian juga usulan gerobak untuk angkat barang kita harapkan segera buat Proposal tutur bupati di hadapan buruh dan para ibu-ibu club volly pada pertemuan silaturahmi tersebut.
Dalam kesempatan itu juga bupati menyampaikan akan menyalurkan langsung secara pribadi berupa beras serta bola dan net tutur Asmar dalam sambutannya.
Terakhir bupati menyampaikan memasuki pilkada mari kita semua menjaga ketertiban dan. menciptakan pemilihan damai siapa pun bupati nanti nya itu pemimpin kita tegas Asmar dalam akhir sambutannya.
Selanjutnya sesuai dengan penyampaian bupati pada hari kamis penyaluran beras kepada buruh dan club’ volly dan di lanjutkan Jumat penyerahan bola dan net untuk club volly kencana yang di serahkan langsung oleh ketua tim Diman kawan Asmar OKE (Om Kite)
Ambon sidik24jam, com-
PT Midi Utama Indonesia, Tbk atau Alfamidi cabang Ambon menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan pemberian bantuan berupa satu unit motor roda tiga kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon, Rabu (04/09/24).
Bantuan diserahkan langsung oleh Branch Manager Alfamidi Ambon, Markus Nurdianto kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon. Markus Nurdianto mengungkapkan tujuan pemberian bantuan tersebut merupakan salah satu peran CSR Alfamidi dan merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan di Kota Ambon. Alfamidi mendukung Pemerintah Kota Ambon di bidang lingkungan terutama dalam pengelolaan sampah dan pengurangan penggunaan kantong plastik.
”Jadi bantuan ini merupakan salah satu upaya Alfamidi untuk ikut terlibat dalam mengatasi permasalahan lingkungan terutama dalam proses penanganan sampah khususnya di kota Ambon. Alfamidi juga mendukung pengurangan penggunaan kantong plastik dengan menyediakan kantong belanja ramah lingkungan” ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Alfamidi di bidang lingkungan. Permasalahan sampah perlu ditangani dengan serius mengingat dampak yang dihasilkan pada lingkungan dan kualitas kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon, Alfredo Hemahua menyampaikan apresiasi atas kontribusi Alfamidi di bidang lingkungan. CSR pemberian bantuan motor roda 3 ini diharapkan dapat mengoptimalkan proses pengangkutan sampah di kota Ambon.
“Terima kasih kepada Alfamidi atas pemberian bantuan ini. kami atas nama Pemerintah kota Ambon sangat mengapresiasi kepedulian Alfamidi terhadap lingkungan di Kota Ambon. Semoga program CSR ini dapat membantu proses pengangkutan sampah di Kota Ambon menjadi lebih optimal,’’ pungkasnya.
Lebih lanjut, ia berharap apa yang sudah diberikan Alfamidi dapat memberi manfaat bagi masyarakat khususnya di lingkungan Kota Ambon.
Alfamidi berharap program CSR bantuan motor roda 3 ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan juga dapat meningkatkan brand awareness Alfamidi di wilayah Kota Ambon.
Sidik24jam. MERANTI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menerima kunjungan kerja Kepala Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau, Dr Nilam Sari, beserta tim dalam agenda penyampaian laporan capaian program prioritas pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Pertemuan itu berlangsung di rumah dinas Bupati Kepulauan Meranti, jalan dorak Selatpanjang, jum’at (6/9/2024).
Dalam paparannya Kepala BPMP Provinsi Riau Dr Nilam Sari, menyampaikan capaian program prioritas Kemendikbudristek dan Rapor Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2024.
Dijelaskannya, tahun 2024 terjadi peningkatan signifikan indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang Pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti yang sebelumnya pada tahun 2023 sebesar 61,07 menjadi 68,02 (predikat : Tuntas Muda) di tahun 2024.
Selain itu indikator SPM pendidikan di Kepulauan Meranti yang terdiri dari Iklim Keamanan 73,25, Iklim Kebhinekaan 74,06, Iklim Inklusifitas 58,46, dan APS7-15 mencapai 96,98 atau berada pada kategori Baik dan Tinggi.
Ada juga capaian Sinkronisasi Data Dapodik pada semua jenjang pendidikan telah mencapai angka 99,77%, dan akses pendidikan inklusif bagi 33 SPPI dengan jumlah guru 3.038 orang telah memenuhi akses SPPI 100%.
“Dari laporan ini, BPMP sebagai Unit Pelayanan Teknis Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kerja keras Pak Bupati beserta jajaran Pemkab Kepulauan Meranti khususnya Dinas Pendidikan dalam mensukseskan program pemerintah, ini capaian yang luar biasa mengingat beberapa daerah lain di Provinsi Riau belum mencapainya,” ujar Nilam.
Hal senada diucapkan Plt Bupati Asmar. Dia menilai pencapaian ini berkat kerja keras seluruh pihak yang terlibat termasuk pembimbingan dari BPMP Provisi Riau.
“Tentunya ini merupakan kebanggaan bagi kami, semua ini dapat dicapai berkat kerja keras seluruh pihak yang terlibat, termasuk bimbingan intensif dari BPMP Provinsi Riau, untuk itu kami juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pendampingan yang dilakukan BPMP Provinsi Riau,” ujar Asmar.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Widyaprada Ahli Madya Khairuddin SPd MM beserta tim BPMP Provinsi Riau, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Suardi MPd beserta jajaran pejabat, Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappedalitbang Kartini, dan sejumlah pejabat lainnya.(Iwan)
Berau,Kalimantan Timur – Proyek Pembangunan PDAM bernilai Rp.17.049.200.000,- (Tujuh Belas Miliyar Empat Puluh Sembilan Juta Dua Ratus Ribu Rupiah) yang dimenangkan oleh PT. Berau Mandiri Indonesia dan Konsultan Pengawas PT.Arenco Binatama di wilayah Karang Mulio Kecamatan Tanjung Redeb Kabupaten Berau Kalimantan Timur sebelumnya sempat mendapat sorotan LSM Anti Korupsi dan LSM Lingkungan Hidup.
Awak media yang meninjau lokasi di lapangan menemukan beberapa material yang digunakan untuk tiang pancang memakai kayu Ulin yang diduga ilagal yang berasal dari kawasan hutan negara.
Dan terlihat juga ada puluhan kubik kayu Ulin yang di gunakan peroyek dan truk yang membawa tanah timbunan, pasir dan batu gunung yang diduga ilegal, pada saat awak media mencoba menghubungi PPK nya melalui via ponsel Namum awak media tidak mendapatkan jawaban malah sebaliknya No HP awak media di belokir sampai terbitnya berita kedua ini.
Kemudian awak coba konfirmasi melalau via ponsel ke pada Kepala Bidang Perairan pak Depti malah kabid tersebut mengatakan ke pada pihak awak media dan LSM bahwa kayu tersebut itu di beli Pak dan jika mau tau asalnya silahkan hubungi kontraktornya.
Saat awak media coba menghubungi pihak kontraktor terkait pemberitaan yang telah terbit langsung dari pihak kontraktor meradang dan ada kesan seolah mengacam awak media,”terang fendi
“Ya gpp,aku ingat aja apa yg kau lakukan ini, ku ingat kau fen,aku kerja baik2 tp kau ginikan aku.,”tulis fendi chat dari kontraktor proyek PDAM kepada awak media.
Jadi ada seolah-olah pihak kontraktor yang coba ancam saya dan saya juga sudah lapor ke pimpinan media saya di jakarta,”tegas fendi.
Terpisah Soni,S.H.,M.H yang merupakan owner media dan pendiri LSM Anti Korupsi dan LSM Lingkungan Hidup akan segera menyurati Gakkum KLHK Wilayah Kalimantan dan Kejati Kalimantan Timur untuk meminta melakukan audit terhadap proyek PDAM di kabupaten berau ini.
Dalam surat tersebut kita meminta kepada Gakkum KLHK dan Asisten Pidana Khusus Kejati Kalimantan Timur untuk segera memanggil pihak PA (Pengguna Anggaran) PPK dan Pelaksana serta konsultan pengawas untuk segera dimintai keterangan terkait permasalahan tersebut sesuai dengan aturan dan undang-undang ang berlaku..
Dalam pemberitaan sebelumnya di jelaskan bahwa Peraturan aturan. Pemerintah mengenai pembangunan yang bersumber dari keuangan negara tidak boleh menggunakan bahan/material yang ilegal atau tanpa izin, karena dapat dikatagorikan “Barang Ilegal dari Hasil Kejahatan”. Adalah perbuatan melawan hukum Sebab tidak membayar pajak dan itu merugikan keuangan Negara atau Pemerintah. Karena itu pelaksana proyek yang menggunakan material ilegal bisa dipidanakan sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku.
” Sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan UU nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, berbunyi bahwa yang dipidana adalah setiap orang yang menampung/pembeli, pengangkutan, pengolahan, dan lain lain. Bagi yang melanggar, maka sanksi pidana penjara maksimal 5 tahun dan/atau denda uang sampai Rp100 miliar ,” jelasnya
Sampai dengan terbitnya berita ini belum ada yang dapat menjelaskan terkait material yang diduga ilegal yang digunakan dalam pembangunan proyek PDAN yang beranggaran 17 milyar tersebut.
Dan ini juga merupakan laporan informasi kepada APH (Aparat Penegak Hukum) baik setempat maupun yang di pusat untuk dapat segera menindak lanjuti permasalahan ini atas penggunaan material pembangunan PDAM yang diduga ilegal tersebut.(Team Redaksi)
Sidik24jam. MERANTI – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar mengunjungi korban kebakaran rumah di Jalan Handayani Selatpanjang Timur, Nurbaiti (60), Kamis (5/9/2024).
Dalam kunjungan tersebut, Asmar menyerahkan sejumlah bantuan, termasuk santunan uang tunai, paket sembako, pakaian, dan peralatan rumah tangga kepada Nurbaiti.
“Tentunya kita turut berduka atas musibah ini. Untuk bantuan perbaikan rumah korban, saya minta kepada Dinas Perkim untuk memberi perhatian khusus dan segera membantu membangun kembali rumah korban,” kata Asmar.
Dia juga mengimbau warga Kepulauan Meranti untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran dan menjaga keselamatan diri, agar kejadian serupa tidak terulang.
“Mari kita saling membantu dan mendoakan korban, semoga tabah serta diganti Allah dengan yang lebih baik,” doa Asmar.
Sementara itu, Nurbaiti mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh pemerintah.
“Terima kasih, Pak Bupati, kami sangat terbantu dengan kehadiran dan bantuan dari pemerintah,” ucapnya.
Dalam peristiwa kebakaran tersebut, Nurbaiti bersama anak perempuannya berhasil menyelamatkan diri, meski tidak sempat menyelamatkan barang-barang. Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari, dengan dugaan korsleting listrik menjadi penyebab.
Kunjungan ini juga diikuti oleh Kepala Dinas Sosial, Kamsiah, Camat Tebingtinggi Husni Mubarak, dan sejumlah pejabat lainnya. (Iwan)
Sidik24jam. MERANTI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti mengikuti Validasi Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025-2045, secara daring di Rumah Dinas Bupati, Selatpanjang, Kamis (5/9/2024).
Kegiatan tersebut dipimpin Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Setdakab Kepulauan Meranti, Randolph WH dan diikuti Ketua Tim Pokja Penyusun KLHS RPJPD, Saiful Bakhri bersama perangkat daerah terkait lainnya.
Randolph menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) atas terlaksananya validasi KLHS RPJPD Tahun 2025-2045 Kabupaten Kepulauan Meranti.
Menurutnya, Pemkab Kepulauan Meranti sangat menyadari bahwa KLHS merupakan salah satu instrumen untuk menjamin terwujudnya perencanaan pembangunan yang berkelanjutan.
“Untuk itu, kita berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi tahapan dalam penyusunan RPJPD, namun lebih kepada menjamin kualitas dari pada KLHS itu sendiri,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Randolph juga mengatakan masih banyak terdapat kelemahan-kelemahan terhadap beberapa isu penting yang ada daerah.
“Saat ini kita sangat berharap masukan dari validator dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas KLHS ini,” tambahnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran, Kerusakan Lingkungan Dinas LHK Provinsi Riau, Embiyarman, turut menyampaikan bahwa pelaksanaan rapat validasi itu bertujuan untuk mewujudkan perencanaan pembangunan yang sesuai dengan prinsip tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Pemkab Kepulauan Meranti, tambahnya, telah menyusun dokumen RPJPD beserta KLHS yang sudah di validasi.
“Diharapkan Pemkab Kepulauan Meranti dalam penyusunan dokumen ini mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelenggaraan KLHS dapat bersifat partisipatif. Yang mana adanya peran stakeholder maupun masyarakat, sehingga isu pembangunan keberlanjutan yang telah disusun dan dihasilkan dapat terlaksana dengan baik,” sebut Embiyarman.
Selanjutnya, kegiatan rapat diisi dengan pemaparan oleh para narasumber, terkait saran dan masukan dalam penyusunan KLHS RPJPD Kabupaten Kepulauan Meranti. (Iwan)
Ambon sidik24jam, com-
TNI Angkatan Laut. Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon. Tanamkan semangat bahari sejak dini, Lantamal IX kenalkan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Posepa-870 pada siswa TK Kartika XIII-3 Rindam Pattimura dan Paud Gideon Wayari Suli bertempat di Dermaga Irian, Komplek Lantamal IX, Baguala, Kota Ambon pada Rabu. (04/09/24)
Kegiatan pengenalan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) merupakan salah satu upaya TNI Angkatan Laut untuk nanamkan semangat bahari dan rasa nasionalisme kepada generasi penerus bangsa melalui pengenalan alutsista yang dimiliki oleh TNI Angkatan Laut. Kali ini peserta kunjungan akan mengunjungi KRI Posepa-870 yang meraih predikat Juara 1 KRI Teladan pada tahun 2022.
Dalam kunjungan tersebut total 27 orang siswa TK Kartika XIII-3 Rindam Pattimura dan 18 orang siswa Paud Gideon Wayari Suli dibagi menjadi beberapa kelompok yang kemudian diajak untuk berkeliling serta melihat langsung kelengkapan yang ada di KRI Posepa-870. Selain itu, prajurit Lantamal IX juga memperkenalkan peralatan navigasi, dan senjata serta memberikan pengetahuan tentang kehidupan di Kapal Perang.
Seluruh peserta kunjungan kali ini diberikan kesempatan untuk bertanya dan berfoto termasuk guru dan orang tua siswa yang mendampingi terlihat sangat antusias bertanya kepada Prajurit Lantamal IX tentang sarana yang dimiliki oleh KRI Posepa. Tidak hanya itu kegiatan kunjungan kali ini juga dibuat menjadi lebih interaktif dan tidak membosankan dengan memberikan kesempatan kepada peserta untuk mencoba sarana yang ada dan bernyanyi bersama-sama.
Pada kesempatan tersebut, Brigjen TNI Marinir Suwandi selaku Komandan Lantamal IX menyampaikan bahwa kunjungan Kapal Perang ini merupakan wahana untuk mengenalkan dunia maritim dan alat utama sistem senjata (alutsista) kepada masyarakat, khususnya kepada lembaga pendidikan. Danlantamal IX berharap melalui kegiatan seperti ini dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada seluruh peserta tentang segala hal yang ada di Kapal Perang Republik Indonesia sehingga dapat meningkatkan semangat bahari dan rasa nasionalisme. (Dispen Lantamal IX)