
![]()
Siddik24jam.com- Aceh Tamiang
Setelah resmi dilantik oleh Bupati Aceh Tamiang pada 7 Juli 2026 lalu, sebanyak 14 Datok Penghulu terpilih Dari 36 Datok Penghulu di Kecamatan Manyak Payed kembali mengikuti prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Penjabat (Pj) Datok Penghulu kepada Datok Penghulu definitif masa jabatan 2026–2032.
Prosesi yang berlangsung khidmat tersebut digelar di halaman Kantor Camat Manyak Payed, Senin (20/07/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan Pelantikan Ketua TP PKK Kampung, sebagai bagian dari penguatan sinergi antara pemerintahan kampung dan organisasi pemberdayaan keluarga dalam mendukung pembangunan desa.

Acara dihadiri unsur Forkopimcam Manyak Payed, jajaran staf Kecamatan, Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kecamatan Manyak Payed Anggi Elvira, S.ST, para Datok Penghulu terpilih, Ketua TP PKK Kampung, Ketua Majelis Duduk Setikar Kampung (MDSK)/BPD, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Berdasarkan pantauan awak media, prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan naskah Serah Terima Jabatan dari perwakilan Penjabat (Pj) Datok Penghulu yang kemudian diserahkan secara simbolis kepada Datok Penghulu terpilih. Momen tersebut disaksikan langsung oleh Camat Manyak Payed, Moamar Khadapi, sebagai penanda berakhirnya masa tugas para pejabat sementara dan dimulainya kepemimpinan definitif .
Dalam sambutannya, Camat Manyak Payed “Moamar Khadapi” menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Datok Penghulu yang telah memperoleh amanah masyarakat dan telah resmi dilantik oleh Bupati Aceh Tamiang. Menurutnya, jabatan Datok Penghulu bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, pemerintah, bahkan kepada Allah SWT.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Manyak Payed, saya mengucapkan selamat kepada seluruh Datok Penghulu yang telah dilantik. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan, integritas, dan semangat melayani masyarakat. Jadilah pemimpin yang hadir di tengah masyarakat, mampu mendengar, merangkul, dan memberikan solusi terhadap setiap persoalan yang dihadapi warga,” ujar Moamar.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan kampung tidak mungkin dicapai hanya oleh seorang Datok Penghulu. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah kampung, perangkat desa, MDSK/BPD, TP PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga seluruh lapisan masyarakat.
“Bangun komunikasi yang baik dengan seluruh unsur. Jangan ada sekat dalam membangun kampung. Pemerintah Kecamatan, Polsek, maupun Koramil adalah mitra kerja yang siap mendukung setiap program pembangunan. Jangan sungkan untuk berkoordinasi. Semakin baik komunikasi yang dibangun, semakin mudah setiap persoalan diselesaikan,” tegasnya.
Moamar juga mengajak para Datok Penghulu untuk mengelola Dana Desa secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Ia berharap setiap program pembangunan benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta mampu meningkatkan kesejahteraan warga.
“Gunakan setiap rupiah anggaran dengan penuh tanggung jawab. Hindari persoalan hukum dengan selalu berpedoman pada regulasi yang berlaku. Jadikan pemerintahan kampung sebagai rumah pelayanan bagi masyarakat, bukan tempat yang membuat masyarakat merasa sulit mendapatkan pelayanan,” pesannya.
Lebih lanjut, Camat Manyak Payed menekankan pentingnya menjaga persatuan pasca pemilihan Datok Penghulu. Menurutnya, kontestasi politik telah selesai dan kini saatnya seluruh elemen masyarakat kembali bersatu membangun kampung tanpa lagi membedakan pilihan.
“Perbedaan pilihan saat pemilihan adalah bagian dari demokrasi. Namun hari ini tidak ada lagi nomor satu atau nomor dua. Yang ada adalah satu tujuan, yaitu membangun kampung menjadi lebih maju, aman, sejahtera, dan harmonis. Rangkul semua pihak, karena pemimpin adalah milik seluruh masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut “Moamar Khadapi” menyampaikan apresiasi dan rasa hormat yang tinggi kepada seluruh Penjabat (Pj) Datok Penghulu yang telah mengakhiri masa pengabdiannya setelah memimpin kampung hingga terlaksananya pelantikan Datok Penghulu definitif.

Menurutnya, menjadi seorang Penjabat Datok Penghulu bukanlah tugas yang ringan. Di balik jabatan sementara yang diemban, terdapat tanggung jawab besar untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan, pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti, serta berbagai program pembangunan tetap terlaksana dengan baik.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Manyak Payed mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Penjabat Datok Penghulu yang telah menjalankan amanah dengan penuh dedikasi. Mungkin masa jabatan yang tidak panjang, tetapi kami yakin setiap langkah pengabdian yang telah diberikan akan menjadi bagian dari sejarah perjalanan disetiap kampung masing-masing,” ungkap Moamar.
Moamar Khadapi menuturkan, selama menjalankan tugas, para Penjabat Datok Penghulu telah menjadi jembatan yang menjaga stabilitas pemerintahan kampung di tengah proses demokrasi hingga lahirnya pemimpin definitif. Kesabaran, ketulusan, dan tanggung jawab yang mereka tunjukkan merupakan bentuk pengabdian yang patut dihargai.
“Pengabdian sejati tidak selalu diukur dari lamanya seseorang menjabat, tetapi dari seberapa tulus ia bekerja untuk kepentingan masyarakat. Saya percaya, setiap keputusan yang diambil, setiap pelayanan yang diberikan, dan setiap langkah yang dilakukan selama memimpin kampung telah meninggalkan jejak kebaikan bagi masyarakat.”
Moamar juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan penghargaan kepada para Penjabat Datok Penghulu yang telah mengakhiri tugasnya dengan baik. Menurutnya, estafet kepemimpinan akan berjalan dengan indah apabila setiap pemimpin mampu meninggalkan warisan berupa kekompakan, keteladanan, dan pemerintahan yang kondusif.
“Kepada para Datok Penghulu definitif yang hari ini menerima amanah, saya berharap dapat melanjutkan program-program baik yang telah dirintis oleh para Penjabat. Jangan melihat siapa yang memulai, tetapi lihatlah apa yang bermanfaat untuk masyarakat. Kepemimpinan bukan tentang mengganti segala sesuatu, melainkan meneruskan hal-hal baik dan memperbaiki apa yang masih perlu disempurnakan.”
Menutup sambutannya, Moamar menyampaikan bahwa pergantian pemimpin merupakan bagian dari perjalanan pemerintahan yang sehat. Namun nilai pengabdian tidak pernah berakhir hanya karena jabatan telah selesai.
“Jabatan bisa berakhir, tetapi pengabdian kepada masyarakat tidak mengenal batas waktu. Semoga segala kerja keras dan niat baik para Penjabat Datok Penghulu menjadi amal ibadah dan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT. Terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan untuk kampung dan masyarakat Kecamatan Manyak Payed.”Akhir penyampaian Camat Manyak Payed Moamar Khadapi, S.STP.
“Sudut Pandang”
“Di balik penandatanganan dokumen dan prosesi seremonial, tersimpan harapan ribuan masyarakat yang mendambakan hadirnya pemimpin kampung yang mampu bekerja dengan hati, mengedepankan kepentingan rakyat, serta menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya.
Sebab sejatinya, keberhasilan seorang Datok Penghulu tidak diukur dari banyaknya pidato atau megahnya pembangunan fisik semata, melainkan dari seberapa besar ia mampu menghadirkan rasa keadilan, kedekatan, dan kepedulian kepada masyarakat yang telah mempercayakan amanah kepemimpinan di pundaknya selama enam tahun ke depan”. (KS)



