
![]()
Sidik24jam.com-Aceh Tamiang — Pemerintahan Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, melantik tiga Kepala Mukim dan satu Datok Penghulu Kampung Sapta Marga, Rabu, 2 September 2026.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung khidmat dan menjadi bagian dari penguatan penyelenggaraan pemerintahan di tingkat mukim dan kampung.
Tiga Kepala Mukim yang dilantik masing-masing Ambia, S.Sos sebagai Kepala Mukim Tualang Cut, Amriadi sebagai Kepala Mukim Gunung Masjid, dan Mukhtaruddin sebagai Kepala Mukim Manyak Payed.
Sementara Supriadi dilantik sebagai Datok Penghulu definitif Kampung Sapta Marga untuk masa jabatan 2026–2032, menggantikan Muhammad Reza Harahap yang sebelumnya menjabat sebagai Pj. Datok Penghulu.
Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut sejumlah Keputusan Bupati Aceh Tamiang, yakni Nomor 100.3.3.2/706/2026, 100.3.3.2/708/2026, 100.3.3.2/709/2026 dan 100.3.3.2/707/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala Mukim serta Datok Penghulu.
Camat Tekankan Jabatan sebagai Amanah
Prosesi pengambilan sumpah dipimpin Camat Manyak Payed Moammar Kadafi, S.IP., M.Si. Setelah pengucapan sumpah, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen pelantikan dan penyematan tanda jabatan kepada Datok Penghulu.
Dalam sambutannya, Moammar Kadafi mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak memandang jabatan hanya sebagai kedudukan administratif.
Menurutnya, Kepala Mukim maupun Datok Penghulu memiliki tanggung jawab besar karena berhadapan langsung dengan masyarakat.
“Selamat kepada tiga Kepala Mukim yang telah dilantik. Saya berharap amanah yang diberikan ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Rangkul seluruh masyarakat, bangun komunikasi dan kerja sama yang baik, karena dukungan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjalankan tugas pemerintahan,” ujar Moammar.
Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi tanpa membedakan latar belakang maupun kepentingan kelompok.
Menurutnya, pemerintahan yang kuat tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara Kepala Mukim, Datok Penghulu, perangkat kampung, tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan lainnya.
Hymne Aceh Jadi Sorotan
Di tengah pesan tentang pemerintahan dan pelayanan masyarakat, ada satu hal yang secara khusus mendapat perhatian Camat Manyak Payed, yakni Hymne Aceh.
Moammar mengingatkan aparatur pemerintahan dan para pemangku kepentingan di Kecamatan Manyak Payed agar memahami serta menghafal Hymne Aceh.
Ia berharap Hymne Aceh dapat dinyanyikan dalam berbagai kegiatan resmi pemerintahan di wilayah Kecamatan Manyak Payed.
Menurutnya, perhatian terhadap Hymne Aceh bukan semata persoalan seremoni. Hal tersebut juga berkaitan dengan penghormatan terhadap identitas dan nilai-nilai daerah.
Pesan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa aparatur pemerintahan tidak hanya dituntut memahami aspek administratif, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap daerah tempat mereka menjalankan tugas.
Supriadi Diminta Bangun Komunikasi
Kepada Datok Penghulu Kampung Sapta Marga yang baru dilantik, Supriadi, Camat berpesan agar segera membangun komunikasi yang baik dengan perangkat kampung dan masyarakat.
Moammar meminta Supriadi menjadi pemimpin yang terbuka terhadap aspirasi serta tidak berjalan sendiri dalam menjalankan pemerintahan kampung.
“Selamat kepada Datok Penghulu Kampung Sapta Marga yang baru dilantik. Mari terus rangkul masyarakat dan bangun kerja sama dengan seluruh perangkat kampung. Jangan berjalan sendiri, karena pemerintahan kampung akan kuat apabila seluruh unsur di dalamnya dapat bekerja bersama,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Camat juga menyampaikan apresiasi kepada Muhammad Reza Harahap atas pengabdian selama menjalankan tugas sebagai Pj. Datok Penghulu Kampung Sapta Marga.
Hadir Sejumlah Unsur Pemerintahan
Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Kecamatan Manyak Payed Anggi Elvira, S.ST., Sekcam Muslim Budiman, S.Ag., Kapolsek Manyak Payed Polres Langsa Iptu Sabaruddin, Danramil 06/MPY Kodim 0117/Aceh Tamiang yang diwakili Serka Hendra R, Kepala KUA Lukman Nulhakim, S.Ag., para Datok Penghulu se-Kecamatan Manyak Payed serta jajaran staf kecamatan.
Dengan dilantiknya tiga Kepala Mukim dan satu Datok Penghulu definitif tersebut, pemerintahan di Kecamatan Manyak Payed memasuki fase kepemimpinan baru di tingkat mukim dan kampung.
Tantangan berikutnya bukan lagi sekadar menjalankan prosesi pelantikan, tetapi membuktikan amanah tersebut melalui pelayanan, komunikasi dan kerja nyata yang dirasakan masyarakat. (KS)



