Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Bertolak ke Jakarta setelah melaksanakan berbagai agenda kunjungan kerjanya di Sulbar, Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin diantar langsung oleh Kapolda Sulbar bersama seluruh forkopimda, Rabu (22/5/24) di bandara tampa padang Mamuju.
Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar saat menjabat tangan Wapres juga mengungkapkan apresiasi dan terimakasih yang setinggi-tingginya atas kunjungan Wapres ke Sulbar.
“Terimakasih sudah datang ke Sulbar pak Wakil Presiden, semoga momentum ini akan menjadi sebab peningkatan kesejahteraan di Sulbar melalui penguatan dan perluasan ekonomi wilayah,” tutur hormat Kapolda Sulbar.
Sementara itu, Wakil Presiden Jokowi sendiri mengaku senang berkunjung ke Sulbar, masyarakat di Sulbar ramah-ramah, apalagi udara di Sulbar sangat sejuk, tuturnya.
Terlihat Kapolda bersama forkopimda juga memberikan penghormatan kepada Wakil Presiden, sampai jumpa kembali bapak Wakil Presiden panjang umur dan sehat selalu.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polri terlibat dalam pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali. Penyelenggaraan event internasional yang dihadiri beberapa kepala negara dan delegasi sejauh ini terbilang cukup aman dan sukses.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, keberhasilan Polri mengamankan penyelenggaraan KTT WWF tak terlepas dari persiapan yang matang.
“Bapak Kapolri selalu menginstruksikan ke Kaops Puri Agung dengan konsep perencanaan dengan matang termasuk bagaimana manajemen risiko dalam operasional kepolisian dan bagaimana mengantisipasinya, maka implementasi saat ini alhamdulilah situasi baik kondusif dan terselenggara dengan lancar,” kata Trunoyudo di Bali, Rabu (22/5/2024).
Kemudian, kata Trunoyudo, konsep operasi pengamanan yang dilakukan Polri adalah operasional terpadu sinergi antara Paspampres, TNI, dan Stakeholder Kementerian Lembaga.
“Kemudian di ruangan inilah (command center) dilakukan dinamisator oleh Kaposko yang kemudian bagaimana menggerakan seluruh pola pengamanan baik itu secara internal dengan satgas yang ada di Operasi Puri Agung serta pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya.
Trunoyudo yang juga menjabat Kasatgas Humas Operasi Puri Agung menyampaikan beberapa apresiasi dari tokoh masyarakat, agama, adat di Bali termasuk delegasi dan beberapa pimpinan Kementerian Lembaga dengan keramahan yang dilakukan anggota Polri dalam pengamanan.
Menurutnya, keramahan ini juga berasal dari masyarakat Bali yang memberikan suatu pengertian dan menjadi kultur ramah tamah sehingga delegasi juga nyaman.
“Selain sinergi dan kolaboratif juga tidak luput dari tokoh-tokoh di Bali sehingga situasi menjadi nyaman dan lancar,” katanya.
Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menuturkan, pengamanan yang dilakukan Polri dalam penyelenggaraan World Water Forum (WWF) ini adalah agenda rutin kepolisian setiap adanya event internasional di Indonesia.
“Polri selalu dilibatkan dalam event-event internasional tidak hanya di bali. Polri juga mengamankan event di Jakarta, Danau Toba dan berbagai event internasional. Tentu menjadi kewajiban tugas pokok, fungsi dan peran Polri,” ucapnya.
Harapannya, dengan adanya penyelenggaraan event WWF ini, Trunoyudo mengatakan generasi muda dapat melestarikan dan merawat alam serta air di masa mendatang.
“Untuk harapan tentu menjadi isu krusial salah satunya air. Menuju Indonesia emas generasi muda menjadi saksi sejarah sehingga ke depan Presiden Indonesia mengharapkan generasi penerus bisa melestarikan dan merawat alam dan air secara khususnya,” katanya.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Balikpapan – Divisi Humas Polri menggelar Dialog Internal Polri di Kaltim dengan mengangkat tema tentang “Harmonisasi Masyarakat Kaltim dalam Rangka Percepatan Pembangunan IKN Guna Menyongsong Indonesia Emas 2045”. Acara ini berlangsung di Ball Room Gran Senyiur Balikpapan, dimulai pukul 09.30 WITA. Acara ini dibuka oleh Brigjen Pol Tjahyono Saputro dari Karo PID Divhumas Polri.
Dalam FGD ini, hadir sejumlah narasumber terkemuka, termasuk Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si yang diwakili oleh Brigjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K (Wakapolda Kalimantan Timur), Prof. Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si. sebagai Pj. Gubernur Kalimantan Timur, dan Mayjen TNI Budi Utomo (Panglima Kodam VI Mulawarman) yang diwakili oleh Brigjen TNI Drs. Yuswandi (Kepala Kelompok Staf Ahli Kodam VI Mulawarman).
Pj Gubernur Kalimantan Timur menyatakan, “Kaltim Optimis dan Siap berpartisipasi aktif mewujudkan Visi Indonesia 2045. Dinamika & progress pembangunan yang menunjukkan trend positif menjadi dasar optimisme Kaltim”.
Wakapolda Kalimantan Timur menegaskan, “Pengamanan Harkamtibmas dalam mendukung program pemerintah pembangunan Ibu Kota Nusantara merupakan tupoksi kami, adalah Operasi Kepolisian mandiri serta Operasi Mahakam 2024, memberikan jaminan keamanan terselanganna proses pembangunan IKN.”
Poin-poin diskusi sangat relevan dengan tantangan masa depan, termasuk peran Polri dalam menjaga harmonisasi dan kamtibmas yang kondusif, strategi Kaltim sebagai penyangga Ibu Kota Negara untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, serta peran TNI dalam menjaga keamanan negara untuk mendukung harmonisasi masyarakat Kaltim.
Selain itu, Drs. Martinus Nanang, MA. dari Universitas Mulawarman, membahas tentang kebhinekaan sebagai kekayaan bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas, sementara Bapak Dr. H. Syaharie Jaang, S.H., M.Si., M.H dari Persekutuan Dayak Kalimantan Timur, menyoroti keberagaman suku bangsa sebagai modal pembangunan nasional.
Diskusi yang mendalam ini diharapkan dapat memberikan pandangan baru dan strategi yang efektif dalam mempercepat pembangunan Kaltim dan menyongsong Indonesia Emas 2045.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Mewakili Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Rachmat Pamudji hadir dalam acara pengukuhan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (22/5/24) di Ballroom Hotel d’Maleo.
Waka Polda Sulbar disela-sela kesempatannya selain mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini juga menyebutkan dengan dikukuhkannya Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Sulawesi Barat ini tentu akan memperkuat dan memperluas perekonomian wilayah.
“Lewat KDEKS dan Kolaborasi semua pihak kita dorong dan perkuat perekonomian wilayah,” tutur Wakapolda.
Masih kata Wakapolda dengan terbentuknya KDEKS ini tentu akan menjadi langkah strategis untuk memperkuat dan memperluas arus baru ekonomi dan keuangan yang berbasis syariah.
Dalam kegiatan tersebut, KNEKS dikukuhkan langsung oleh Plt. Direktur Eksekutif KNEKS, Taufik Hidayat dan saksikan langsung oleh
Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Ma’ruf Amin yang juga selaku Ketua Harian KNEKS.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pj Gubernur Sulbar, Sekprov, Danrem 142 Tatag dan seluruh tamu undangan lainnya.
Wapres Ma’ruf Amin dalam sambutannya menuturkan, ekonomi syariah sudah menjadi sumber kekuatan ekonomi baru dan turut memperkuat ketahanan ekonomi nasional. “Ke depan Ekonomi dan Keuangan Syariah diyakini akan terus melaju,” kata Wapres RI Ma’ruf Amin.
“Pembentukan KDEKS sebagai ikhtiar kita dalam mendorong perekonomian syariah. Yang pada akhirnya memperkokoh ekonomi nasional,” ujarnya.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Kapolda, Irjen Pol Adang Ginanjar bersama para forkopimda terlihat mendampingi Wapres RI K.H. Ma’ruf Amin dan rombongannya saat gelar olah raga jalan pagi di jalan arteri Mamuju, Rabu (22/5/24).
Selain kegiatan olahraga bersama di jalan arteri, Wapres RI K.H. Ma’ruf Amin juga melakukan aksi sosial dengan menanam sukun di sekitar kantor Lanal Mamuju.
Sementara itu, dalam rangka menjamin kegiatan tersebut berlangsung aman dan lancar personel gabungan TNI/POLRI beserta instansi terkait lainnya terlihat sibuk melakukan pengamanan disepanjang jalur yang dilalui rombongan.
Kapolda disela-sela kesempatannya mengatakan hari ini kita dampingi Wapres untuk olahraga bersama dan menanam pohon sukun di Lanal dan puncaknya mengukuhkan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Sulbar di hotel d’Maleo.
Untuk menjamin seluruh rangkaian agenda Wakil Presiden RI selama di Mamuju berjalan aman dan lancar, kata Kapolda kita sudah mengantisipasi segala kemungkinan dengan memaksimalkan peran seluruh personel di lapangan.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Aktif memberikan pelayanan ditengah masyarakat lewat sosialisasi tertib berkendara, pengaturan arus lau lintas hingga menindak para pelanggar lalu lintas, Ditlantas Polda Sulbar juga terus mengingatkan para pengendara untuk tertib berlalu lintas khususnya tentang pentingnya penggunaan helm saat berkendara demi keamanan dan keselamatan.
Dalam kegiatan rutin pengaturan arus lalu lintas pagi ini terlihat personel Ditlantas Polda Sulbar Iptu Novera bersama Ipda Afanarafansyah memberhentikan pengendara yang tidak mengenakan helm.
Selamat pagi, Mohon maaaf mengganggu perjalanannya bapak/ibu, sapa hormat kedua petugas tersebut, Rabu (22/5/24) di sekitar kota Mamuju.
Selanjutnya, Iptu Novera mengingatkan pengendara bahwa saat berkendara kita wajib mengenakan helm bapak/ibu. Helm itu fungsinya banyak salah satunya penyelamat bagi pemakaiannya dan mengurangi resiko fatal saat terjadi kecelakaan.
“Ingat bapak/ibu, penggunaan helm itu penting untuk keselamatan saat berkendara,” imbau Iptu Novera.
Tidak peduli dengan tata tertib berkendara itu, lanjut Iptu Novera sama saja kita pertaruhkan keamanan dan kesalamatan saat di jalan raya. Jadi harus tertib dan patuh ya bapak/ibu!
Sementara masyarakat yang diingatkan dan ditegur oleh petugas Ditlantas itu mengakui kesalahannya sekaligus mengapresiasi petugas Ditlantas yang selalu hadir memberikan pelayan dan tidak bosan mengedukasi pengendara untuk tertib berkendara.
Dikesempatan yang berbeda Dirlantas Kombes Pol Valentinus Virasandy Asmoro mengungkapkan akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Bersamaan itu, penyandang pangkat tiga melati tersebut juga mengungkapkan bahwa kunci aman dan selamat berkendara itu sederhana cukup disiplin berlalu lintas.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Bali – Kegiatan World Water Forum Ke-10 di Bali memberikan dampak positif kepada pelaku pariwisata dan usaha di Bali, Hal ini dirasakan pengelola hotel di tengah berlangsungnya event internasional World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali.
Menurut General Manager Hotel The Nest dan Agranusa Signature Villa, Fajri Roesman, mengatakan per hari ini, Selasa (21/5/2024), tingkat okupansi atau keterisian The Rani Hotel telah mencapai 100%. Kondisi itu bertahan hingga Jumat (25/5) esok.
“World Water Forum (WWF) sangat berdampak positif kepada hotel kami dan vila kami, karena mulai dari tanggal 15 sampai dengan 25 Mei hotel kami sudah full seratus persen untuk tingkat hunian,” ujarnya, Selasa.
Fajri turut mengapresiasi pengamanan yang dilakukan oleh Polri atas kelancaran WWF. Polri dinilai sudah bekerja maksimal dan profesional dalam mengamankan agenda internasional ini.
Dikatakan Fajri, amannya Bali saat pelaksanaan WWF menarik minat para wisatawan mancanegara maupun domestik untuk datang. Menurutnya, tak hanya para delegasi WWF yang saja yang datang ke Bali.
“Semua berlangsung berkat koordinasi dan kerjasama dan pengaturan yang dilakukan oleh Polri, sangat luar biasa,” tuturnya.
Senada, General Manager The Rani Hotel Bali, Tjen Ole Mohamad Soleh, menganggap WWF bisa memberikan dampak positif terhadap okupansi hotel di kawasan Kuta Bali. Tak, terkecuali hotel miliknya yang juga mengalami peningkatan okupansi.
Menurut Tjen, peningkatan okupansi tersebut tak lepas dari pengamanan maksimal oleh Polri dalam event WWF. Tjen mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan Polri terkait pengamanan.
“Tentunya pengamanan Polri sangat maksimal sekali ya, untuk pengamanan keberlangsungan acara World Water Forum internasional tersebut,” ujarnya.
Karena itu, Tjen berterima kasih kepada Polri dan instansi terkait atas pengamanan yang dilakukan sejauh ini.
“Terima kasih untuk Polri dan instansi terkait karena telah melakukan dan melaksanakan acara pengamanan untuk World Water Forum tersebut ini berjalan dengan lancar dan baik, dan sesuai harapan kita semua,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan Polri dan TNI melaksanakan Tactical Floor Game (TFG) di Gelanggang Olahraga (Gor) Yudomo, Kepaon, Denpasar, Bali, Jumat (17/5). Agenda tersebut dipimpin oleh Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan.
“TFG dilaksanakan untuk memberikan gambaran secara detail terhadap tugas dan fungsi pengamanan yang dilakukan personel di lapangan,” ujar Kapolri sebagaimana dikutip dari Instagram resmi @listyosigitprabowo.
Kapolri mengatakan, Polri telah mengantisipasi gangguan keamanan dan situasi kontijensi. Hal ini dilakukan agar WWF berjalan aman dan lancar.
“Kami telah mempersiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta situasi kontijensi agar penyelenggaraan WWF ini dapat berjalan aman dan lancar,” katanya.
Lebih lanjut, Kapolri memastikan seluruh unsur pengamanan WWF dapat berjalan dengan baik. “Kami memastikan seluruh unsur pengamanan baik personel, sarana prasarana, dan metode pengamanan dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.
Kapolri mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan agenda internasional ini. Kapolri menilai kesuksesan WWF merupakan salah satu pijakan menuju Indonesia Emas 2045.
“Mari bersama sukseskan WWF ke-10 di Bali, sebagai salah satu pijakan pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Sebagai informasi, WWF dibuka oleh Presiden Jokowi pada Senin (20/5) di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua. Di hari yang sama, terdapat high level-meeting dan kunjungan para pemimpin negara dan organisasi internasional ke Tahura Ngurah Rai.(*/Alfatih)
Sidik24jam.com, Kesepakatan ini merupakan poin terpenting dalam pertemuan kedua petinggi pengemban fungsi kepolisian kedua negara, Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) dengan
Kementerian Keamanan Publik (MPS) Viet Nam. Delegasi
POLRI yang dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. bertemu secara langsung dengan Menteri Keamanan Publik Viet Nam Jenderal To Lam pada
hari Senin, tanggal 20 Mei 2024 di Markas Besar Kementerian Keamanan Publik Viet Nam di Hanoi, Viet Nam.
Dalam pertemuan ini, Wakapolri juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Menteri Keamanan Publik Viet Nam atas terselenggaranya pertemuan penting ini. Menteri Keamanan Publik Viet Nam Jenderal To Lam dalam waktu dekat akan diangkat menjadi Presiden Republik Sosialis Viet Nam.
Hal ini memberikan harapan dan semangat yang besar bagi Republik Indonesia dan Republik Sosialis Viet Nam untuk semakin memperkuat dan mempererat kerjasama di bidang keamanan kedua negara.
Pertemuan Dialog antara kedua negara yang bertajuk The 3rd Deputy-Ministerial Security Dialogue ini, merupakan kelanjutan dari pertemuan dialog sebelumnya The 2nd
Deputy-Ministerial Security Dialogue yang diselenggarakan di Jakarta, Indonesia pada tanggal 18 Desember 2017.
Selain itu, pertemuan dialog ini juga sebagai bentuk implementasi atas MoU yang sudah ditandatangani secara langsung oleh
Bapak Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dengan Wakil Menteri Keamanan Publik Viet Nam Letnan Jenderal Nguyen Duy Ngoc di Labuan Bajo pada saat AMMTC (ASEAN Ministerial Meeting on Transnational Crimes) ke-17 tahun 2023.
Adapun bentuk implementasi yang diharapkan dari pertemuan dialog ini antara lain:
1) Penegakan hukum yang bersifat
timbal balik,
2) Terkait Peacekeeping, Polri siap membantu
Kepolisian Viet Nam dalam mewujudkan kapasitas personel kepolisian Viet Nam dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB,
3) Dalam hal pengejaran dan pencarian buronan, Polrimengharapkan kerjasama untuk kemudahan akses antara kedua belah pihak, 4) terkait perlindungan Warga Negara,
Polri berkomitmen memberikan perlindungan hukum kepada Warga Negara Viet Nam yang berada di Indonesia, begitu pula sebaliknya Polri mengharapkan Kementerian Keamanan
Publik Viet Nam juga memberikan perlindungan hukum bagi Warga Negara Indonesia yang berada di Indonesia.
Dalam pertemuan dialog bapak Wakapolri yang didampingi oleh Kabareskrim dan Kadivhubinter Polri ini, juga membahas
tentang beberapa isu kerjasama antara lain : 1) Combating drug-related crime,
2) Combating traficking in person,
3) Combating terrorism,
4) Combating high-tech crime, dan
5) Training Viet Nam officers participating in UN Peacekeeping mission.
Sidik24jam -Majene: Polres Majene Kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan berhasil meringkus 2 pelaku berinisial AR dan MS di dua tempat berbeda dalam wilayah kabupaten Majene.
Menurut Kapolres Majene AKBP Toni Sugadri saat memimpin kegiatan press release di mapolres Majene, Selasa (21/5/24), mengatakan, kedua pelaku yang berhasil diamankan berinisial MS (34) adalah warga kelurahan Labuang Utara kecamatan Banggae Timur dan AR (39) seorang warga asal kelurahan Lalampanua kecamatan Pamboang.
Dalam kegiatan press release tersebut kapolres Majene didampingi oleh Kasat narkoba AKP Agustinus Pigay, S.I.K. dan kasi Humas Polres majene Iptu Suyuti dan sejumlah personel Satuan Reserse Narkoba Polres Majene.
Pelaku AR diamankan diamankan di kelurahan labuang dan menemukan narkoba jenis sabu yang dibungkus menggunakan tissue dan isolasi warna bening sedangkan MS diamankan di daerah Lutang kecamatan Banggae Timur dan juga menemukan barang bukti berupa sabu pada tersangka. Terang Kapolres
Lanjut Kapolres mengatakan bahwa dari kedua tersangka tersebut berhasil diamankan 2 sachet narkoba jenis sabu.
Keduanya berhasil diamankan berkat informasi dari masyarakat yang kemudian Satuan Reserse Narkoba dengan cepat melakukan penyelidikan terhadap tersangka dan didapati membawa narkotika Jenis sabu masing-masing seberat 0,1192 gram dan 0,0656 gram, ujar Kapolres
Kapolres mengatakan, keduanya mendapatkan barang tersebut di daerah perbatasan Majene-Polman. AR mendapat barang dari seorang inisialnya T. Dan MS mendapatkan barang dari seorang inisial F.
Atas perbuatannya kedua tersangka diancam dengan pasal 112 ayat (1) UU no 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.(&/Alfatih)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Kepolda, Irjen Pol Adang Ginanjar bersama seluruh forkopimda terlihat memberikan sambutan hangatnya kepada Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin saat tiba di bandara tampa padang, Selasa (21/5/24).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga mengucapkan selamat datang kembali kepada Wapres di Tanah Malaqbi, “selamat datang kembali di bumi Malaqbi, semoga perjalanannya menyenangkan pak,” tutur hormat Kapolda.
Bersamaan dengan itu, Kapolda juga mengapresiasi masyarakat Sulbar khususnya yang di Mamuju, saya lihat di jalan tadi saat menuju bandara masyarakat sudah banyak yang berjejer di pinggir jalan termasuk para pelajar mulai dari yang berseragam SD hingga berseragam SMA dengan membawa bendera mini ditangan.
Artinya masyarakat di Mamuju, kata Kapolda begitu gembira dan antusias memberikan sambutan terbaiknya kepada wakil Presiden, kalian luar biasa saya bangga jadi bagian dari Sulbar.
Menurut Kapolda kedatangan Wakil Presiden di Sulbar akan membawa angin segara dimana kita ketahui bersama beliau datang untuk mengukuhkan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Sulbar.
Pembentukan KDEKS di Sulbar, kata Kapolda merupakan langkah strategis untuk memperkuat dan memperluas arus baru ekonomi dan keuangan berbasis syariah yang tengah gencar dikembangkan Pemerintahan Presiden/Wapres, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
Sementara itu, kunjungan Wakil Presiden itu juga dikawal dan diamankan ketat oleh personel gabungan TNI/Polri, Dishub, Satpol dan sebagainya untuk menjamin keamanan dan kenyamanan beliau selama di Mamuju.(*/Udin)