sidik24jam. Meranti – Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan upaya pencegahan banjir, personel Polsek Tebing Tinggi Barat yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPDA D.TURNIP, S.E bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan saluran air di wilayah setempat. Kegiatan ini dilakukan dengan menyusuri aliran parit dan sungai kecil yang tertutup oleh ranting, pelepah pohon, serta tumpukan sampah alami yang menghambat aliran air menuju pesisir pantai.
Dengan penuh semangat, personel Polsek turun langsung ke dalam saluran air, bekerja bahu-membahu dengan warga untuk mengangkat sumbatan dan membersihkan endapan lumpur. Kondisi medan yang cukup berat dan berlumpur tidak menyurutkan tekad para peserta kegiatan demi terciptanya aliran air yang lancar.
Kapolsek setempat terlebih dahulu memberikan arahan kepada seluruh personel sebelum kegiatan dimulai, menekankan pentingnya kerja sama, keselamatan, serta peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mencegah terjadinya banjir saat musim hujan, tetapi juga mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Melalui gotong royong ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan sekitar. Polsek berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi kesejahteraan bersama.***”
sidik24jam. MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Meranti ke-17 Tahun 2025 di Halaman Kantor Bupati Selatpanjang, Jumat (19/12/2025). Peringatan tahun ini mengusung tema “Berkolaborasi Menuju Meranti Unggul, Agamis dan Sejahtera.”
Dalam amanatnya, Bupati Asmar menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tokoh penggagas dan pejuang pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.
“Kepada para almarhum tokoh pejuang pemekaran yang telah mendahului, mari kita doakan semoga Allah Subhanahu Wa Taala meridhoi dan membalas segala amal kebaikannya serta menempatkan mereka di surga Jannatun Naiim,” ujar Asmar.
Ia menegaskan, perjalanan waktu telah membawa Kabupaten Kepulauan Meranti semakin dewasa dengan berbagai capaian pembangunan, meski tetap menyisakan tantangan yang harus dibenahi bersama. Pembangunan daerah, lanjutnya, senantiasa berlandaskan nilai kearifan lokal, Islam, dan modernisasi sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan.
“Menjadikan Melayu dan Islam sebagai jati diri merupakan kewajiban dalam menjalankan pemerintahan agar identitas tersebut tetap terjaga di tengah arus globalisasi,” tegasnya.
Menurut Asmar, peringatan hari jadi ke-17 menjadi momentum refleksi melihat masa lalu, masa kini, dan memproyeksikan masa depan Kabupaten Kepulauan Meranti agar tetap berada pada arah dan tujuan yang benar, khususnya dalam mewujudkan visi Meranti Unggul, Agamis dan Sejahtera.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, desa, swasta, BUMN/BUMD, serta seluruh elemen masyarakat dalam mengimplementasikan strategi dan program pembangunan daerah.
Upacara tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati, Wakil Bupati, dan unsur Forkopimda berupa Bantuan OSR (Organization Social Responsibility) serta Bantuan JKM (Jaminan Kematian) dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Dumai.
*Paripurna Istimewa Hari Jadi Kepulauan Meranti
Usai upacara, Bupati Asmar bersama Wakil Bupati Muzammil Baharudin menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti dalam rangka Hari Jadi ke-17, bertempat di Balai Sidang DPRD Kepulauan Meranti.
Bupati Asmar menegaskan bahwa eksistensi Kabupaten Kepulauan Meranti hingga usia 17 tahun bukan semata karena narasi politik atau strategi pembangunan, melainkan atas limpahan rahmat Allah SWT.
“Meranti ada, bertahan, dan berkembang karena hembusan kasih sayang Allah yang dicurahkan di atas negeri ini,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa di tengah dinamika fiskal nasional, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD berhasil menjaga ritme pembangunan, salah satunya melalui capaian Universal Health Coverage (UHC) Award 2025.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Khalid Ali, SE menyampaikan bahwa sejak tahun 2024 hingga 2025, DPRD bersama pemerintah daerah telah menyepakati 16 Peraturan Daerah, empat di antaranya merupakan Perda inisiatif DPRD.
“Perda yang disahkan diharapkan berdampak positif bagi kemajuan daerah dan berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.
Paripurna istimewa tersebut turut diisi dengan pemutaran video dokumentasi perjalanan pemekaran dan pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti selama 17 tahun terakhir.”***
sidik24jam. Meranti,- Kapolsek Tebing Tinggi Akp J.A Lubis, S.H., M.H baru saja menjabat langsung melakukan Kegiatan Goro (Gotong Royong) Polsek Tebing Tinggi bersama Kepala Desa dan masyarakat Desa Alah Air Pembersihan Saluran Tali Air di Seputaran Jalan Pelajar Desa Alah Air Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti Selasa (16/12/2025).
Selain itu, Adapun Kegiatan Goro, (Gotong Royong) Polsek Tebing Tinggi tersebut adalah Pembersihan Saluran Tali Air di Seputaran Jalan Pelajar Desa Alah Air, Saluran Tali Air Sepanjang Jalan Pelajar Desa Alah Air Kecamatan Tebing Tinggi.
“Kegiatan Gotong Royong (Goro) pembersihan saluran tali air di seputaran Jalan Pelajar Desa Alah Air merupakan langkah preventif dalam rangka mengantisipasi terjadinya genangan dan banjir, khususnya pada musim hujan dengan intensitas curah hujan yang tinggi,” kata Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kapolsek Tebing Tinggi Akp J.A Lubis, S.H., M.H.
Dikatakan Kapolsek pua,Pembersihan saluran tali air berdampak positif terhadap kelancaran aliran air, sehingga dapat meminimalisir potensi terjadinya penyumbatan yang berisiko menyebabkan banjir dan gangguan aktivitas masyarakat.
” Tentunya Sinergi antara Polsek Tebing Tinggi, Pemerintah Desa, serta masyarakat terjalin dengan baik, sehingga memperkuat kemitraan dan kepercayaan publik terhadap Polri,” ujar Akp J.A Lubis.***
sidik24jam. MERANTI — Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menerima sertifikat aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dari Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Meranti, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Selasa (16/12/2025), di Kantor Bupati, Selatpanjang.
Penyerahan sertifikat tersebut dilaksanakan dalam agenda serah terima yang dihadiri jajaran Kantor Pertanahan serta perangkat daerah terkait, sebagai bagian dari upaya pengamanan dan penertiban administrasi aset pemerintah daerah.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Meranti, Dat Janwarta Ginting, S.H., M.H., mengatakan percepatan sertifikasi aset tanah milik pemerintah daerah merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tertib administrasi pertanahan. Upaya tersebut sejalan dengan arahan dan koordinasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Sejalan dengan arahan tersebut, kami terus mendorong percepatan penyelesaian sertifikasi aset tanah pemerintah daerah. Hari ini sertifikat diserahkan melalui Bupati sebagai kepala daerah,” ujarnya.
Menurut Dat Janwarta, percepatan sertifikasi tanah tidak hanya berdampak pada pengamanan aset pemerintah daerah, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Dengan semakin banyak bidang tanah yang terdaftar dan bersertifikat, tertib administrasi pertanahan akan semakin baik,” jelasnya.
Ia menambahkan, kondisi tersebut turut mendukung penataan basis data objek pajak daerah. Dengan data yang lebih akurat dan tertib, kepatuhan masyarakat dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) diharapkan meningkat.
Selain itu, pelayanan pertanahan juga memberikan dampak positif terhadap pendapatan daerah melalui Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
“Pada tahun ini, BPHTB tercatat mencapai Rp1,3 miliar. Mudah-mudahan pada tahun mendatang dapat meningkat hingga Rp2 miliar,” katanya.
Terkait persoalan desa indikatif dan kawasan Peta Indikatif Penghentian Pemberian Izin Baru (PIPPIB) untuk hutan alam primer dan lahan gambut, Kantor Pertanahan menyatakan kesiapan mendukung pemerintah daerah.
“Kami siap mendukung melalui koordinasi serta penyampaian usulan kepada kementerian terkait sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menegaskan persoalan pertanahan, termasuk kawasan PIPPIB dan lahan gambut, menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Kami telah melakukan koordinasi dengan kementerian terkait serta menyampaikan surat dan proposal guna mendorong percepatan penyelesaian,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan rencana pembangunan pabrik kelapa di Kecamatan Rangsang serta pembangunan gudang beras Bulog yang membutuhkan dukungan penyelesaian persoalan pertanahan.
“Saya berharap koordinasi antara Kantor Pertanahan dan bagian aset pemerintah daerah terus ditingkatkan agar persoalan aset tanah tidak menjadi kendala di kemudian hari. Terima kasih atas kerja sama dan koordinasi yang telah terjalin dengan baik,” tutupnya.”****
Sidik24jam. Meranti,- Polres Kepulauan Meranti Polda Riau Kembali melakukan mutasi pejabat dengan mengelar Upacara Serah Terima Jabatan Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Binmas, Kasi Propam, Ps Kasiwas, Kapolsek Rangsang, Kapolsek Tebing Tinggi Dan Kapolsek Tebing Tinggi Barat Serta Pelantikan Jabatan Ps Kabag Log Dan Ps Kasi Humas di Lingkungan Polres Kepulauan Meranti di Halaman Mapolres Kepulauan Meranti Senin (15/12/2025).
Adapun Berdasarkan Keputusan Kapolda Riau Nomor: Кep/533/XI/2025 Tanggal 27 November 2025 tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polda Riau, memutuskan Pelantikan Para Pejabatan Utama di Lingkungan Polres Kepulauan Meranti di pimpin Langsung Kapolres Kepulaian Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH, S. IK, M. H
” Sebelumnya ada Kompol Maitertika jabatan Wakapolres Kepulauan Meranti Polda Riau, diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolres Indragiri Hilir Polda Riau dan digantikan Kompol Detis Mayer Siltonga, dari Kanit 4 Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Riau, diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolres Kepulauan Meranti Polda Riau,” ujar Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi.
Selanjutnya, Kata Kapolres Kompol Syahrizal dari Kabagops Polres Kepulauan Meranti diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Minas Polres Siak Polda Riau dan digantikan Kompol Wan Mantazakka dari Kasiintelair Subditgakkum Ditpolairud Polda Riau, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagops Polres Kepulauan Meranti Polda Riau.
” Ada Kompol Edi Purnomo Ps Kambaglog fimutasikan sebagai pamen Polres Meranti, ada Akp Herry Juana Putra dari Kasiwas Polres Meranti Polda Riau, diangkat dalam jabatan baru sebagai Ps. Kabaglog juga ada Iptu Ferdinan NR Butar Butar dari Kasattahti diangkat dalam jabatan baru sebagai Ps. Kasiwas, juga Iptu Iskandar Nopianto, dari Kapolsek Tebing Tinggi Barat diangkat dalam jabatan baru sebagai Ps. Kasihumas Polres Meranti,” kata Kapolres.
Kata Kapolres pula ,ada Ipda Dominikus Turnip dari Ps. Kapolsek Rangsang diangkat dalam jabatan baru sebagai Ps. Kapolsek Tebing Tinggi Barat, juga ada AKP Gunawan dari Kasatbinmas Polres diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Rangsang Polres dan AKP Aguslan dari Ps. Kasi SIM Subditregident Ditlantas Polda Riau, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasatbinmas.
Lalu, ada AKP Jenri Adekson Lubis dari Kasipropam diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Tebing Tinggi terkhir IPTU Daniel Bakkara dari Ps. Kapolsek Tebing Tinggi diangkat dalam jabatan baru Kasipropam Polres Kepulauan Polda Riau.
“Pelaksanaan Upacara Serah Terima Jabatan dan Pelantikan Pejabat Utama di lingkungan Polres Kepulauan Meranti merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran struktur kepemimpinan dan optimalisasi kinerja satuan, yang dilaksanakan secara tertib, aman, dan kondusif,” ujar Kapolres Meranti.
Orang Nomor satu Di Polres Meranti itu juga mengatakan, Kegiatan serah terima jabatan kepada pejabat yang baru diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi institusi, menjaga stabilitas kamtibmas yang kondusif, meningkatkan soliditas internal, serta menjamin keberlanjutan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kepolisian, khususnya dalam pemeliharaan keamanan, ketertiban, dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti.***
sidik24jam. Pekanbaru – Polresta Pekanbaru menginisiasi penanaman 100 pohon di sepanjang anak Sungai Siak, Kota Pekanbaru. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen sekaligus dukungan terhadap program Green Policing yang digagas Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.
Kegiatan ini diawali dengan lari bersama Kapolda Riau, yang menandai lahirnya komunitas ‘Green Policing Runners’, Sabtu (13/12/2025).
Mengusung tema “Berlari dengan Membawa Pesan Menyelamatkan Hutan untuk Masa Depan”, kegiatan ini melibatkan personel Polresta Pekanbaru, sejumlah komunitas pecinta lingkungan, serta warga setempat yang turut berpartisipasi dalam aksi penghijauan tersebut.
Irjen Herry Heryawan menyampaikan bahwa Green Policing Runners adalah salah satu bentuk komitmen untuk terus memberikan keadilan ekologis dan memberikan ruang bagi alam.
“Karena sesungguhnya menanam pohon yang kita lakukan ini adalah salah satu langkah kecil untuk menunjukkan kepada kita semua, bahwa kita mempunyai komitmen yang kuat. Menanam pohon adalah menanam harapan dan menanam masa depan bagi kita semua terutama bagi anak cucu kita kita,” kata Irjen Hery, Sabtu (12/12/2025).
Diketahui hampir 80% masalah di Riau adalah masalah lingkungan. Restorasi yang dilakukan secara natural butuh waktu ratusan tahun karena kerusakan lingkungan dan ulah manusia.
“Untuk itu saya mengajak semua komunitas-komunitas yang ada baik itu komunitas sosial masyarakat, tokoh agama, akademisi dan seluruh stakeholder terkait untuk terus memberikan kebaikan dengan menjaga alam.
Penanaman pohon ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk melestarikan alam. “Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam mendukung program green policing yang bertujuan untuk mengurangi dampak perubahan iklim, mengurangi polusi udara, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat Pekanbaru,” ujarnya.
Kegiatan penanaman pohon ini juga bertujuan untuk mengembalikan keseimbangan ekosistem di sekitar anak Sungai Siak, yang selama ini memiliki peran penting dalam menyuplai kebutuhan air bagi masyarakat Pekanbaru. Dengan menanam berbagai jenis pohon, diharapkan dapat membantu menjaga kualitas udara serta menahan erosi di sekitar sungai.
Kapolda juga menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus digalakkan, dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat. “Kita berharap program ini dapat menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga alam dan merawat lingkungan untuk generasi mendatang,” tegasnya.
Selain penanaman pohon, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pelestarian alam dan dampak positif dari program green policing dalam upaya menjaga kelestarian hutan dan lingkungan hidup. Dengan langkah-langkah ini, Polresta Pekanbaru berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.***
sidik24jam. MERANTI — Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, SE, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan Gebyar Lomba Pentas Kreasi dan Pameran Bazar yang diselenggarakan oleh SDIT Permata, Sabtu (13/12/2025), di Halaman Yayasan Permata, Selatpanjang.
Mengusung tema “Generasi Emas Berkarakter Mandiri dan Kreatif”, kegiatan tersebut berlangsung sukses dan dibuka secara langsung oleh Bunda PAUD Kepulauan Meranti.
Ismiatun menilai kegiatan tersebut sangat penting dalam meningkatkan kreativitas serta mengasah minat dan bakat anak di luar pembelajaran formal di sekolah.
“Terutama dalam mengasah minat dan bakat selain pembelajaran wajib yang mereka lakukan di sekolah,” ujar Ismiatun.
Ia juga menyampaikan kepada tenaga pendidik di Yayasan Permata bahwa kehadiran sejumlah anggota dewan dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi wadah penyampaian aspirasi yang sejalan dengan tugas dan fungsi Komisi III.
“Pada kesempatan ini, jika bapak dan ibu ingin menyampaikan aspirasi serta berkoordinasi terkait peningkatan mutu pendidikan anak-anak kita, silakan,” ucapnya.
Mengakhiri sambutannya, Ismiatun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para tenaga pendidik atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengaku bangga karena anak-anak tidak hanya menampilkan kreativitas, tetapi juga dilatih kemandirian melalui kegiatan wirausaha.
“Luar biasa, anak-anak juga diajarkan cara berbisnis. Hal ini dapat melatih mental, kemampuan berinteraksi, serta menanamkan sikap kemandirian sejak dini,” tutupnya.
Kegiatan kemudian ditandai dengan pelepasan balon ke udara sebagai simbol pembukaan acara, dilanjutkan dengan peninjauan pameran kreativitas siswa dan bazar yang dikelola langsung oleh para siswa SDIT Permata.***
sidik24jam. Meranti,- Polres Kepulauan Meranti Siap Sedia dalam pengamanan Ibadah Natal tahun 2025 di Kabupaten Kepulauan Meranti Dalam Kegiatan Sterilisasi di Gereja Kalam Kudus Jalan Kartini juga Sterilisasi di Gereja GPDI Tiberias Jalan Yos Sudarso kamis (11/12/2025) Sore.
Dalam Kegiatan tersebut, Kegiatan ini Dipimpin Langsung Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti Kompol Syahrizal SE M H Msi, KBO Sat Intelkam Polres Kepulauan Meranti Ipda Mafa Surya bersama Plt. Kasi Humas Polres Kepulauan Meranti Ipda Dedi Santos Manulang SH bersama Personil Polres Kepulauan Meranti Melakukan Sterilisasi Wilayah Hukum Polres Kepulauan Meranti.
“Adapun Gereja yang melaksanakan Kegiatan Ibadah gereja pada kamis 11 Desember 2025, kami melakukan pengamanan di Gereja Kalam Kudus Jalan Kartini Kecamatan Tebing Tinggi dan di Gereja GPDI Tiberias Jalan Yos Sudarso Kecamatan Tebing Tinggi,” ujar Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti Kompol Syahrizal SE SH Msi Mewakili Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH SIK MH.
Dikatakan Kabag Ops pula, Tim sterilisasi Polres Kepulauan Meranti melakukan sterilisasi lokasi kegiatan sebelum kegiatan Ibadah Natal di laksanakan, Tindakan sterilisasi ini bertujuan untuk mencegah terjadinya tidak pidana yang bisa terjadi dan menggangu Ibadah yang akan dilaksanakan.
“Kegiatan Ibadah Natal di Gereja Kalam Kudus dihadiri lebih kurang 250 jemaat, sedangkan di Gereja GPDI Tiberias dihadiri lebih kurang 250 jemaat. Seluruh jemaat mengikuti kegiatan ibadah secara tertib dan kondusif,” jelas Kompol Syahrizal.
Kendati demikian, Situasi kamtibmas pada pelaksanaan Ibadah Natal berada dalam kategori aman dan kondusif, ditandai dengan tidak adanya temuan informasi ancaman maupun gangguan nyata selama rangkaian kegiatan berlangsung. Kehadiran personel pengamanan serta sterilisasi area menjadi faktor penting dalam menekan potensi kerawanan.
” Adapun Jumlah jemaat yang hadir tergolong tinggi lebih kurang 250 jemaat di masing-masing gereja, sehingga diperlukan pengawasan maksimal pada pintu masuk, area parkir, dan titik konsentrasi massa. Penempatan personel secara proporsional telah mampu menjaga kelancaran mobilitas jemaat serta mengantisipasi potensi kerawanan seperti kemacetan, pencurian kendaraan, dan gesekan antar pengunjung,” terang Kabag Ops.
Ia juga mengatakan, Langkah sterilisasi sebelum kegiatan terbukti efektif dalam meningkatkan kepercayaan dan rasa aman jemaat, sekaligus mencegah kemungkinan terjadinya ancaman yang bersifat teror maupun kriminalitas. Hal ini memperkuat peran Polri sebagai garda terdepan dalam memberikan jaminan keamanan kegiatan keagamaan.
“Koordinasi antara pengurus gereja dan pihak kepolisian berjalan baik, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib dan tepat waktu. Model kerja sama ini perlu dipertahankan sebagai pola tetap dalam pengamanan kegiatan keagamaan untuk meminimalisir potensi gangguan pada kegiatan berikutnya,” kata Kompol Syahrizal.****
sidik24jam. Meranti – Satuan Reserse Kriminal Polres Kepulauan Meranti, Polda Riau, berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penebangan hutan secara liar (illegal logging) di kawasan Sungai Pertas, Desa Tanjung Darul Takzim, Kecamatan Tebingtinggi Barat, pada Senin (8/12/2025).
Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan seorang pria berinisial MS beserta kayu olahan dan perlengkapan yang diduga digunakan untuk melakukan aktivitas ilegal tersebut.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, melalui Kasat Reskrim AKP Roemin Putra SH MH, menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat.
“Mendapat informasi tersebut, tim segera bergerak dan menemukan adanya aktivitas penebangan liar berikut barang bukti di lokasi,” ujar AKP Roemin, Kamis (11/12).
Ia menjelaskan, terduga pelaku diamankan saat sedang merakit kayu olahan yang diduga akan dibawa menggunakan pompong.
Barang bukti yang disita antara lain, 8 ton kayu olahan, 2 kotak suku cadang chainsaw, 1 rantai mesin chainsaw, 1 gulungan kabel, 1 lampu LED, 2 botol cairan pemutih pakaian, dan 1 unit handphone.
“Terduga pelaku dan seluruh barang bukti sudah kami bawa ke Mako Polres Kepulauan Meranti untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tegas AKP Roemin.
Atas perbuatannya, MS dijerat Pasal 83 Ayat (1) huruf b jo Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, serta pasal-pasal terkait dalam KUHP.
Kasat Reskrim menegaskan komitmen Polres Kepulauan Meranti dalam memberantas tindakan yang merusak lingkungan.
“Kami berkomitmen menjaga kelestarian hutan dan menindak tegas setiap aktivitas yang merugikan negara dan masyarakat,” pungkasnya.****
sidik24jam. MERANTI — Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menerima kunjungan manajemen PT Energi Mega Persada (EMP) di Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (10/12/2025). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka penyaluran bantuan sosial bagi anak yatim serta penyerahan contoh batik khas Kepulauan Meranti.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian PT EMP terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim di wilayah Meranti.
“Pada hari ini kami didatangi rekan-rekan dari PT EMP yang telah menyalurkan bantuan uang tunai kepada anak yatim sebesar Rp500 ribu per orang, dengan total penerima sebanyak 150 anak. Bantuan tersebut disalurkan di wilayah Kecamatan Merbau dan Kecamatan Tebing Tinggi Barat,” ujar Bupati Asmar.
Selain memberikan bantuan sosial, PT EMP juga menyerahkan contoh batik khas Kepulauan Meranti kepada Pemerintah Daerah. Batik tersebut dibuat dengan menggunakan bahan berkualitas dan pewarna alami yang berasal dari tanaman sagu serta mangrove (bakau), yang menjadi ciri khas daerah pesisir Meranti.
“Alhamdulillah, hari ini juga diserahkan contoh batik Kepulauan Meranti yang insya Allah akan menjadi batik asli daerah kita. Ini baru contoh awal, dan ke depan kita akan mencoba menjalin kerja sama serta kolaborasi dengan PT EMP maupun PT ITA untuk memproduksi batik khas Kepulauan Meranti,” jelasnya.
Bupati Asmar berharap kerja sama tersebut dapat membuka peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat lokal serta memperkuat identitas budaya Meranti di tingkat regional maupun nasional.
“Bahannya sangat baik, dan warna-warnanya betul-betul diambil dari alam, dari sagu dan bakau. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik. Insya Allah masyarakat Kepulauan Meranti nantinya resmi memiliki batik khas daerah,” tutupnya.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam mendukung kesejahteraan sosial sekaligus melestarikan budaya lokal di Kabupaten Kepulauan Meranti.****