Sidik24jam. MERANTI – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Meranti melalui Tim Inafis melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) atas peristiwa kebakaran Bangunan Madrasah Al – Muhtadin Jalan Rintis Kelurahan Selatpanjang Timur Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Meranti, Rabu (11/06/2025) pagi.
Tim Satreskrim bergerak cepat menindaklanjuti laporan kebakaran yang menghanguskan beberapa bangunan Madrasah Al Muhtadin, dalam pemeriksaan awal, ditemukan bahwa dugaan titik api berasal dari ruang Tata Usaha Madrasah Al- Muhtadi, lalu menjalar ke bangunan sebelah.
Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK melalui Kasat Reskrim AKP. Roemin Putra, S.H., M.H menyampaikan bahwa kegiatan olah TKP ini merupakan bagian penting dari upaya pengungkapan penyebab kebakaran secara menyeluruh.
“Belum diketahui apa penyebab terjadinya kebakaran di bangunan Madrasah Al- Muhtadin tersebut. Kerugian material Estimasi Belum Bisa Ditaksir dan tidak ada korban jiwa.” ujar Kasat Reskrim.
Dalam insiden tersebut, satu ruang tata usaha dan bangunan lainnya mengalami kerusakan berat akibat dilalap api, tim Inafis bekerja secara detail dan sistematis untuk mendokumentasikan setiap bagian lokasi yang relevan dalam proses investigasi. Seluruh kegiatan identifikasi selesai dilaksanakan dalam keadaan aman dan tertib.
Kasat Reskrim Polres Meranti juga menghimbau kepada seluruh pengelola Madrasah dan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan potensi bahaya kebakaran, terutama pada musim panas saat ini***
Sidik24jam. MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memberikan klarifikasi terkait pemberitaan dengan judul Publik Desak Bupati Asmar Copot Pejabat Yang Terbukti Pemberi Gratifikasi, KPK–Polri–Kejaksaan Diminta Segera Bertindak, yang diterbitkan oleh media suaralira.com pada Minggu 1 Juni 2025.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian, H. Febriady, memberikan sejumlah poin yang perlu diluruskan di dalam pemberitaan tersebut.
Menurutnya, ada beberapa hal yang menjadi alasan kepala daerah tidak melakukan rotasi ataupun mutasi sejumlah pejabat yang masuk dalam dakwaan kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK Muhammad Adil dan Fitria Nengsih, pada April 2023 lalu.
Alasan pertama, pemerintah kabupaten tidak bisa sembarangan untuk mengganti atau memutasikan pejabat tertentu dari jabatannya, kecuali yang bersangkutan melakukan pelanggaran disiplin maupun pidana.
Hal itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Kepegawaian (pengangkatan dan mutasi) dan PP nomor 94 tahun 2021 tentang Kedisplinan Pegawai.
“Jadi kita tidak bisa serta merta memberhentikan dan mengganti sembarangan. Kecuali di dalam dakwaan tersebut, hakim memutuskan para pejabat yang bersangkutan ikut bersalah melakukan tindak pidana dan dijatuhi hukuman melalui keputusan yang inkrah oleh pengadilan,” kata Febriady.
Selain itu, ada juga faktor bahwa di lingkungan Pemkab Meranti kekurangan pegawai akibat banyaknya pegawai yang mengajukan pindah keluar daerah.
Faktor ini juga menjadi pertimbangan, agar tata kelola pemerintahan dapat berjalan dengan baik.
Saat ini Pemkab Meranti sedang melaksanakan uji kompetensi sebanyak 18 orang pejabat pimpinan tinggi pratama selama 2 hari di Pekanbaru, pada tanggal 11-12 Juni 2025.
“Ini merupakan salah satu upaya evaluasi kinerja masing masing kepala OPD dan dalam waktu dekat akan dilakukan pelantikan,” sebutnya.
Febriady juga membantah terkait dugaan adanya praktik setoran dari bawahan kepada atasan, sebagaimana yang terjadi di masa Haji Adil, masih berlangsung hingga kini.
Menurutnya narasi itu tidak benar dan mengada-ngada. Terlebih setelah kejadian OTT beberapa waktu lalu, cukup menjadi pelajaran, baik bagi kepala daerah saat ini maupun masing-masing kepala OPD ataupun pejabat lainnya.
“Jika memang ada penyelewengan anggaran akibat setoran tersebut maka akan diketahui lewat laporan keuangan. Dan terkait hal itu ada tupoksi dari Inspektorat dan juga BPK,” sebut Febri.
Dia menegaskan, bahwa BPK sudah mengeluarkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) keuangan daerah Pemkab Kepulauan Meranti tahun 2024.
“Artinya BPK sendiri sebagai pihak yang berkompeten sudah menyatakan bahwa laporan keuangan kita itu wajar, walaupun dengan catatan tertentu,” jelasnya.
Terkait hal itu juga, Pemkab Meranti melalui Inspektorat telah mengeluarkan surat penegasan yang ditandatangani oleh Wakil Bupati Muzamil kepada masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
“Isinya masing-masing OPD diminta segera menindaklanjuti rekomendasi dari BPK. Kita juga melalui Inspektorat terus mengarahkan dan mendampingi agar perbaikan laporan itu bisa diterima BPK nantinya,” ujar Febri.
Meski begitu, Kepala Diskominfo Kepulauan Meranti itu mengapresiasi adanya kritikan dan masukan yang diberikan kepada pemerintah kabupaten, baik melalui media massa atau lewat LSM maupun dari para tokoh.
“Sesuai petunjuk pimpinan, kami mengajak untuk bersatu bersama membangun Meranti yang unggul, agamis dan, sejahtera,” ajak Febriady.***
Sidik24jam. Pelalawan – Selasa, 10 Juni 2025, Tim Pengarah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) melakukan kunjungan ke Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Dusun Toro Jaya, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.
Kegiatan ini diawali dengan pemasangan plang simbolis dan paparan oleh Wadansat PKH Wilayah Sumatra Brigjen TNI Dody Triwinto. Bupati Pelalawan H. Zukri Misran didampingi oleh Kapolres Pelalawan AKBP Afrizal Asri melakukan dialog dengan warga dan menyampaikan bahwa Pemda akan memperjuangkan hak-hak masyarakat dan mencarikan solusi penyelesaian.
Perwakilan masyarakat kemudian melakukan dialog dengan Wadansat PKH Wilayah Riau Brigjen TNI Dodi Triwinto, menyampaikan tuntutan mereka terkait solusi yang bisa mensejahterakan masyarakat dan meminta pertanggungjawaban dari pemerintah terkait permasalahan lahan. Wadansat PKH Wilayah Riau menanggapi tuntutan masyarakat dan mempersilahkan mereka membawa perwakilan datang ke Posko PKH di Kejati Riau untuk mencari solusi bersama.
Masyarakat menyampaikan empat tuntutan utama, yaitu meminta solusi yang bisa mensejahterakan masyarakat, meminta pertanggungjawaban dari pemerintah terkait permasalahan lahan, meminta hak-hak masyarakat untuk tetap memanen kelapa sawit yang sudah ditanam, dan meminta pemerintah untuk menghargai masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung dalam keadaan kondusif, dengan harapan bahwa dialog dan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus berlanjut untuk mencari solusi yang terbaik. Perwakilan masyarakat akan datang ke Kantorb Kejaksaan Pelalawan untuk membuat janji bertemu dengan Tim PKH di Posko PKH Kejati Riau.
Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta solusi yang adil dan bijaksana untuk masyarakat dan lingkungan.***
Sidik24jam. Pekanbaru – Polda Riau secara resmi meluncurkan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Kegiatan ini berlangsung pukul 08.00 WIB di Jalan Guru, Kelurahan Bandar Raya, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Selasa (10//6/2025)
Kegiatan Launching dibuka oleh Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, SIK, MH, M.Hum, dan juga dihadiri oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo, SH, M.Han. Para Pejabat Utama Polda Riau
Program SPPG bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah di wilayah Kota Pekanbaru.
Kapolda Riau dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Ini bukan sekadar program dapur umum, melainkan harapan besar Polri dalam melahirkan generasi sehat dan cerdas. Memberi gizi berarti menanam harapan,” ujar Irjen Pol Herry Heryawan.
Ia juga menambahkan bahwa inisiatif ini mendukung penuh program nasional ketahanan dan kedaulatan pangan, sejalan dengan visi Asta Cita Nasional.
“Melindung tuah, menjaga marwah. Dengan makanan bergizi, kita membentuk pikiran, ide, dan gagasan anak-anak bangsa agar tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa,” tambahnya.
Kapolda menambahkan, untuk tahap awal pelaksanaan yang berlangsung dari tanggal 10 hingga 20 Juni 2025, program ini akan difokuskan kepada 1.500 orang penerima manfaat yang berasal dari tujuh lokasi, KB Aulia, KB Agave, SDN 124 Pekanbaru, SDN 148 Pekanbaru, SDN 168 Pekanbaru, SMPN 33 Pekanbaru, dan MTsN Al-Fajar.
“Pada tahap awal, program ini akan menyasar 1.500 orang penerima manfaat dari tujuh institusi pendidikan, yakni KB Aulia, KB Agave, SDN 124, SDN 148, SDN 168, SMPN 33, dan MTsN Al-Fajar. Tahap ini akan berlangsung dari 10 hingga 20 Juni 2025,” tutup Kapolda.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polda Riau dalam mendukung program nasional peningkatan gizi, serta sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan generasi muda, khususnya di lingkungan pendidikan.***
Sidik24jam. Meranti, 10 Juni 2025 – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, melantik dan mengambil sumpah dua pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Kuning, Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Jalan Dorak, Selatpanjang, pada Selasa (10/6).
Pejabat yang dilantik adalah Tunjiarto, M.Pd sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Wan Zulkifli, S.H., M.Si sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., Danposal Selatpanjang Kapten Laut (E) Saidul Aripin, pimpinan Forkopimda, para staf ahli bupati, asisten, kepala OPD, serta pejabat administrator dan pengawas di lingkungan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia berharap para pejabat yang dilantik mampu menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh sebagai pelayan masyarakat.
“Pelantikan ini diharapkan memberi suasana baru di masing-masing OPD dan memperkaya pengalaman kerja ASN sebagai bekal untuk amanah yang lebih besar di masa mendatang,” ujar Asmar.
Bupati menegaskan bahwa promosi dan mutasi jabatan adalah hal lumrah dalam tata kelola pemerintahan, yang bertujuan untuk penyegaran organisasi serta pengembangan karier ASN. Ia juga menekankan bahwa pelantikan bukan sekadar penempatan figur, melainkan bagian dari kebutuhan organisasi berdasarkan evaluasi kinerja.
“Pelantikan hari ini melibatkan dua pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Saya meminta kepada mereka agar terus bersemangat, bekerja keras, menjunjung tinggi komitmen sebagai PNS, serta meningkatkan kedisiplinan, profesionalitas, loyalitas, dan integritas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Bupati Asmar.***
Sidik24jam. MERANTI – Polsek Rangsang Barat, Polres Kepulauan Meranti melaksanakan kegiatan penanaman pohon bibit jambu bol di Vihara Dharma Sakti Desa Sialang Pasung Kecamatan Rangsang Barat, Senin (09/06/2025) pagi.
Pemberian bibit dilakukan langsung oleh Kanit Samapta Polsek Rangsang Barat Aipda Yayan Agustian S. SOS didampingi Kanit SPK Bripka Benny Dwi Putra Nugraha, kepada Bapak Ayang selaku pengurus Vihara Dharma Sakti dalam rangka mendukung program Kapolda Riau dalam melestarikan alam dan lingkungan.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH mengatakan Kegiatan dilakukan untuk mendukung program penghijauan dan pelestarian lingkungan.
Dengan adanya penanaman pohon bibit jambu tersebut diharapkan mampu menghijaukan kembali lahan kritis yang ada di lokasi itu sekaligus untuk memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan warga sekitar.
Ia menjelaskan bahwa penanaman pohon ini bukan hanya simbolik, tetapi langkah nyata dalam memulihkan ekosistem dan meningkatkan kesadaran lingkungan, terutama kepada generasi muda.
Penanaman pohon ini dapat menjadi peninggalan untuk masa-masa generasi kita yang akan datang.
Kapolres juga berharap bahwa bibit pohon yang ditanam dapat tumbuh dalam waktu tiga atau lima tahun kedepan dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa setempat.
Mudah-mudahan kedepan bisa memberi manfaat untuk masyarakat di seputar lokasi ini, Mari kita bersama-sama melaksanakan kegiatan penanaman pohon ini dan terus mendukung program Kapolda Riau dalam melestarikan penghijauan, manfaatnya banyak bukan hanya sekedar menanam saja tetapi bisa menjadi peninggalan untuk masa-masa generasi kita yang akan datang. ***
Sidik24jam. MERANTI – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Meranti melaksanakan kegiatan patroli dalam rangka pemberantasan premanisme dan genk motor di Wilayah hukumnya, Minggu (08/06/2025) pagi.
Kali ini, Tim Raga Polres Kepulauan Meranti melaksanakan sambang ke masyarakat dan memberikan himbauan untuk antisipasi Premanisme dan Genk Motor.
Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH menegaskan bahwa kehadiran tim raga merupakan bentuk kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas, termasuk di tempat keramaian,” ujarnya.
Selain itu, tim raga juga melakukan Patroli dengan mendatangi tempat maupun lokasi yang terindikasi adanya tindakan premanisme dan kejahatan dan tim raga ini akan terus melakukan patroli secara rutin untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Dengan kerja sama dan partisipasi masyarakat, Polres meranti dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian maka tim Raga Polres Meranti akan terus berpatroli.”
Sehingga dengan demikian, masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam beraktivitas sehari-hari, Adapun sasaran di jalan Diponegoro, Jalan Insit, Jalan Pelabuhan, Jalan Alah Air dan sekitarnya.
“Ini adalah salah satu bentuk upaya kami dalam menjaga kondusifitas Kabupaten Meranti dan kita berkomitmen untuk itu, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Meranti. Dengan kehadiran Tim Raga, masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam beraktivitas sehari-hari,” tutupnya.**
Sidik24jam. MERANTI – Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti, berhasil mengamankan satu orang pemuda yang diduga Pelaku Tindak Pencabulan terhadap anak dibawah umur, Sabtu ( 07/06/2025).
Sebut saja (AN) 22 tahun pemuda asal kecamatan Tebingtinggi timur harus diamankan Petugas tim Opsnal Polres Meranti lantaran perbuatan cabul atau pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur.
Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH melalui Kasatreskrim AKP Roemin Putra, S.H, MH mengungkapkan bahwa kasus ini terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan dari korban dan keluarganya.
Bedasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/B/19/VI/2025/SPKT/ POLRES KEP. MERANTI/POLDA RIAU, tanggal 03 Juni 2025. penyidik langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka di Wilayah Konsensi PT NSP tepat nya di pondok kecil tempat peristirahatan para pekerja.
Setelah diamankan tim melakukan interogasi terhadap pelaku, ia mengakui pada saat diinterogasi bahwa telah melakukan perbuatan cabul terhadap korban dibawah umur berinisial (SI) 16 tahun.
“Dari hasil interogasi, tersangka AN mengakui perbuatannya dan mengungkapkan bahwa ia melakukannya sebanyak tiga kali.”
Menurut Kasat Reskrim AKP Roemin Putra, perbuatan cabul yang dilakukan pelaku dilakukannya pertama terjadi pada tahun 2022, kemudian Persetubuhan Kedua terjadi pada tahun 2023 dan Persetubuhan Ketiga terjadi di Pekanbaru.
“Setelah kita lakukan pemeriksan saksi – saksi serta alat bukti, kemudian kita lakukan gelar perkara. Pelaku saat ditangkap tidak melakukan perlawanan dan saat ini pelaku telah diamankan.”kata Kasatreskrim.
Adapun barang bukti yang diamankan satu helai Baju lengan pendek warna Pink, satu helai Celana pendek warna Hijau, BH warna Coklat, Celana Dalam warna Ungu, Baju kaos warna hitam, Celana pendek boxer warna biru dongker.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 81 Ayat (1) dan (2) Jo Pasal 76D dan Pasal 82 Ayat (1) Jo Pasal 76E Undang-Undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang–Undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. **
Sidik24jam. Selatpanjang, 7 Juni 2025 – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn.) H. Asmar, secara simbolis menyerahkan dua ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah.
Penyerahan dilakukan di halaman Masjid Agung Darul Ulum, Jalan Siak, Selatpanjang. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, tokoh masyarakat, serta pengurus masjid. Suasana berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kepulauan Meranti.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas perhatian Bapak Presiden. Hewan kurban ini akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak, dan semoga menjadi berkah bagi kita semua,” ujar Bupati.
Usai menyerahkan hewan kurban dari Presiden, Bupati melanjutkan kegiatan penyaluran hewan kurban di beberapa lokasi. Di antaranya adalah Masjid Al-Mujahidin, Masjid Al-Ihsan Jalan Dorak, dan Masjid Barokah yang berlokasi di Kantor Bupati—yang menerima hewan kurban dari para Aparatur Sipil Negara (ASN).
Penyaluran berlanjut ke Masjid Al-Ihsan di Jalan Pemuda Setia, serta diakhiri di Kantor DPC PKB Kepulauan Meranti di Jalan Tengku Umar, Selatpanjang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial, khususnya dalam momen hari besar keagamaan.***
Maluku Sidik24jam,com-Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M., memimpin Panen Raya padi unggul varietas Sinar Mentari di lahan Demontrasi Plot (Demplot) Padi Bibit Sinar Mentari, yang merupakan program Panglima TNI melalui Staf Teritorial Mabes TNI di Desa Waihatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Senin (2/6/2025).
Panen Raya tersebut, turut dihadiri Bupati dan Forkopimda Kabupaten SBB, pejabat TNI/Polri maupun masyarakat setempat. Pada kesempatan ini, Pangdam bersama tamu undangan melakukan panen padi secara simbolis.
Pangdam dalam sambutannya mengatakan, padi Bibit sinar mentari yang telah ditanam 3 bulan yang lalu sudah siap dipanen. Ia berharap, pelaksanaan panen sebisa mungkin jangan sampai lewat dari pertengahan Juni untuk menghindari kegagalan panen padi.
“Jadi sebisa mungkin di awal Juni sudah bisa dipanen, karena sudah musim panen dan juga kalau terlalu lama nanti akan semakin banyak yang rontok,” kata Pangdam.
Pangdam mengatakan, acara ini merupakan wujud syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sekaligus sebagai bukti nyata kerja keras dari Pok Tani, TNI dan Pemda di Wilayah SBB, yang bersama-sama telah berupaya merawat padi yang telah ditanam.
Pangdam juga mengapresiasi dan bangga, atas semangat dari para petani yang telah mengolah lahan dengan baik sehingga mendapatkan hasil panen padi yang sangat memuaskan.
Dijelaskan juga oleh Pangdam, ketersediaan bibit tersebut belum bisa terjamin, dikarenakan bibit masih dalam tahap uji coba, sehingga jumlah bibit yang tersedia masih terbatas menunggu hasil dari program penanaman bibit tersebut.
Mengatasi hal tersebut, Pangdam mengatakan, panen raya yang dilaksanakan hari ini, agar dilakukan juga pembibitan ulang dari hasil panen demi keberlangsungan dan ketersediaan bibit Sinar Mentari.
“Apabila ada yang punya kemampuan untuk mengembangkan bibit dari hasil ini, silakan bisa dikembangkan,” pungkas Pangdam.
Pangdam juga akan menunggu arahan dari Komando Atas, dalam hal ini Mabes TNI dan Mabes AD, atas ketersediaan bibit Sinar Mentari sehingga dapat digunakan petani di seluruh wilayah Indonesia.
Kemudian Pangdam menjelaskan, bibit Sinar Mentari merupakan hasil dari penelitian yang memiliki kualitas baik dan berpotensi menghasilkan yang tinggi. Hal tersebut menjadi kebanggaan bagi TNI dengan menggandeng peneliti untuk menghasilkan bibit yang berkualitas.
“Saya berharap, keberhasilan ini menjadi pemicu semangat bagi kita semuanya untuk terus melakukan komunikasi, kerjasama memperluas lahan produksi serta mengoptimalkan penggunaan teknologi pertanian,” kata Pangdam.
Menutup sambutannya, Pangdam mengajak kepada seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat SBB, untuk bersinergi menjaga stabilitas keamanan wilayah. Ini menjadi salah satu perhatian TNI/Polri dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat dalam menjalani rutinitas pekerjaan sehari-hari.
“Kami juga membuka ruang dialog, tentang apa saja yang sifatnya bisa memajukan pembangunan di SBB ini,” tutup Pangdam. (Pendam 15)