SUKABUMI ― Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menggelar agenda rapat paripurna yang ke 7 tahun 2024, bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Selasa (28/5/2024).
Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Yudha Sukmagara, di dampingi Wakil Ketua I Budi Azhar Mutawali, Wakil Ketua II M. Sodikin, serta dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri, para anggota DPRD serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sukabumi (Forkopimda).
Ketua DPRD Yudha Sukmagara mengatakan bahwa rapat ini dalam rangka penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas nota pengantar bupati mengenai Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Sukabumi tahun 2025-2045.
“Beberapa fraksi akan menyampaikan beberapa pandangannya, secara umum dari pandangan fraksi yang telah disampaikan ada beberapa catatan, saran, pendapat, koreksi dan pertanyaan yang ditujukan kepada bupati dan pemerintah daerah,” jelas Yudha
Rapur ini diawali dari pandangan Fraksi Partai Gerindra yang disampaikan oleh Usep Wawan, Fraksi Partai Golkar oleh Dennys Ali Perkasa, Fraksi PKS oleh Amran Munawar Luthfi, Fraksi PDI-P oleh H. Nasrudin Sumitra Pura, Fraksi PAN disampaikan oleh Edi Sudrajat, Fraksi PKB disampaikan oleh Nandar, Fraksi Partai Demokrat disampaikan oleh Badri Suhendi, serta Fraksi Partai PPP disampaikan oleh H. Andri Hidayana. Adv
SUKABUMI – Pada hari ini Rabu tanggal 29 Mei 2024 telah dilaksanakan Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sukabumi yang Ke-8 (Delapan) pada Tahun Sidang 2024. Sesuai Jadwal Kegiatan DPRD Kabupaten Sukabumi, bahwa agenda Rapat Paripurna Dewan pada hari ini, yaitu dalam rangka Penyampaian Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum Fraksi- Fraksi DPRD mengenai Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Sukabumi Tahun 2025 – 2045.Rabu (29/05/2024)
Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sukabumi pada hari ini dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Budi Azhar Mutawali, S.Ip, di damping Wakil Ketua II M. Sodikin, ST, dan Wakil Bupati Sukabumi Drs. H. Iyos Somantri, M.Si,Camat Bojonggenteng,para Anggota DPRD, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sukabumi (FORKOPIMDA) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi.
Penyampaian Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD mengenai Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Sukabumi Tahun 2025 – 2045, yang disampaikan oleh Wakil Bupati Sukabumi Drs. H. Iyos Somantri, M.Si.
” Sehubungan dengan pembahasan lebih lanjut atas Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Sukabumi Tahun 2025 – 2045, berdasarkan Pasal 107 Peraturan Tata Tertib DPRD Kabupaten Sukabumi, dan sesuai dengan pembidangan tugas Komisi di bidang Pembangunan, maka dengan ini kami umumkan dan tetapkan bahwa Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi ditugaskan untuk membahas Raperda tersebut ” tandasnya.
Masih ditempat yang Sama Iyos menegaskan ” Dengan telah ditetapkannya penugasan tersebut, Kami ucapkan selamat bekerja kepada Komisi II yang telah dipercaya untuk melaksanakan tugas ini. Semoga amanah yang telah diberikan dapat dilaksanakan sebaik- baiknya dengan penuh dedikasi dan rasa tanggung jawab serta selalu mengedepankan kepentingan masyarakat Kabupaten Sukabumi, sehingga menghasilkan Raperda yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi ” tutupnya. ***
Sidik24jam. Meranti – Polres Kepulauan Meranti melalui Sat Intelkam dan Jajaran Polres Kepulauan Meranti melaksanakan kegiatan penggalangan terhadap tokoh masyarakat terkait Cipta Kondisi Kamtibmas. Kegiatan dilaksanakan di Wilayah Hukum Polres Kepulauan Meranti. Kamis, (30/5/2024).
Kegiatan dihadiri Kasat Intelkam Polres Kepulauan Meranti AKP Edi Purnomo, KBO Sat Intelkam Polres IPDA Mada Surya, Kanit II Sat Intelkam IPDA Yosef Hendrawan, S.H, Ps. Kanit Intelkam Polsek Rangsang Barat BRIPKA Maxwel, Ps. Kanit Intelkam Polsek Rangsang BRIPKA Arie Prima,S.E, BA Unit Intelkam Polsek Tebing Tinggi Barat BRIPDA Kevin Mardiono, Camat Tebing Tinggi Barat Rinaldi, S.H.,M.Si, Ketua Ormas Pemuda Pancasila Kec. Rangsang Barat Salam, Ketua Buruh Tanjung Samak Aldi Bagong, Tokoh Masyarakat Desa Sungai Cina Junaidi, Tokoh Masyarakat Desa Lemang Bay.
Kasat Intelkam AKP Edi Purnomo menyampaikan terkait kegiatan pengalangan terhadap tokoh masyarakat di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti, dilakukan secara aman. Pesan sudah tersampaikan terkait kedatangan Presiden ke Riau, dan berharap tidak ada kejadian dari Ormas, Okp diwilayah hukun yang melakukan tindakan yang merugikan.
“Alhamdulillah kita dari Polres dan seluruh jajaran sudah melakukan pengalangan dengan bertatap muka dengan tokoh tokoh masyarakat di setiap kecamatan, dan respon para tokoh dengan kedatangan Presiden, mereka sangat mensuport seluruh rangkaian dengan tidak melakukan kegiatan kegiatan yang merugikan,” ucap Kasat Intelkam juga menyampaikan dari hari Rabu sejak pagi hingga sore seluruh jajaran sudah melakukan pengalangan di Kecamatan Rangsang Barat, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kecamatan Rangsang, dan Tebing Tinggi.
“Intinya dari giat ini tidak kita temukan alias Nihil giat unjuk Rasa. Kita juga memastikan Stok bapokting dan BBM dalam keadaan aman dengan harga stabil, serta situasi Kamtibmas secara umum dalam keadaan aman dan kondusif,” tutup Kasat Intelkam. ***
Ambon sidik24jam, com-
Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan yang merupakan Program Unggulan Kepala Staf TNI AD, Satuan Tugas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 Kodim 1506/Namlea melaksanakan kegiatan pendampingan kepada para petani di Desa Waenetat Kecamatan Waeapo Kabupaten Buru, Rabu (29/05/2024).
Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk membantu petani mengolah sawah agar hasil panen lebih maksimal dan berkelanjutan. Satgas TMMD ke-120 terjun langsung ke lapangan, memberikan pelatihan serta bantuan teknis kepada petani, termasuk dalam penggunaan alat-alat pertanian modern dan teknik bercocok tanam yang efisien.
Komandan Kodim 1506/Namlea Selagu Komandan Satgas TMMD, Letkol Arh Agus Nur Fujianto, S.I.P., M.Han, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya petani, yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan di wilayah tersebut. “Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, membantu meningkatkan produktivitas pertanian demi tercapainya ketahanan pangan nasional,” ujar Dansatgas TMMD.
Salah satu petani, Bapak Maskaryo (53), mengungkapkan rasa syukurnya atas pendampingan yang diberikan oleh Satgas TMMD. “Kami sangat terbantu dengan adanya bimbingan ini. Selain pengetahuan baru, kami juga mendapatkan semangat dan motivasi untuk terus bekerja keras demi hasil panen yang lebih baik,” tutur Maskaryo.
Tidak hanya pendampingan teknis, Satgas TMMD ke-120 juga melakukan berbagai kegiatan sosial di desa tersebut, seperti penyuluhan kesehatan dan bakti sosial. Hal ini semakin mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat desa, menciptakan suasana gotong royong dan kebersamaan yang kental.
Dengan adanya program TMMD ini, diharapkan Desa Waenetat dapat menjadi contoh sukses dalam pelaksanaan program Ketahanan Pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertanian yang lebih maju dan produktif. Program ini juga menunjukkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.
Sidik24jam. MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti menggelar kegiatan sosialisasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Asisten Bidang Perekonomian Rokhaizal MPd menyampaikan, melalui kegiatan sosialisasi tersebut dapat memberikan kesadaran kepada manusia untuk menjaga hutan dan lahan agar tidak terjadi kebakaran, karena efek dari kebakaran berdampak buruk bagi kesehatan dan pencemaran udara.
“Maksud diadakannya kegiatan sosialisasi ini adalah menyamakan langkah dan persepsi untuk menyatukan tekad saling bahu membahu dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kepulauan Meranti,” kata Rokhaizal saat membuka kegiatan di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti di Selatpanjang, Kamis (30/05/2024).
Dalam kesempatan itu, dia mengajak seluruh jajaran instansi pemerintah daerah, swasta, dan seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peduli kepada lingkungan, dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, karena sebagian besar kondisi lahan di Kepulauan Meranti berupa gambut yang potensial menyebabkan kebakaran akan meluas secara cepat dan menimbulkan asap.
“Secara khusus saya meminta kepada penegak hukum untuk tetap fokus dalam melakukan penyelidikan, penyidikan dan upaya hukum pada kasus pembakaran hutan dan lahan sehingga dapat memberikan efek jera bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan,” tambahnya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Ismail SH, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan amanat BNPB Pusat dikarenakan Daerah Riau diindikasikan rawan kebakaran hutan lahan.
Dengan melihat fenomena saat ini, kata Ismail, kondisi cuaca mengalami perubahan dari panas ke hujan juga tetap harus diwaspadai.
“Pada kesempatan ini kami menggandeng pihak kejaksaan agar dapat memberikan pemahaman hukum kepada Camat dan Kepala Desa agar bagaimana nanti ke depannya jika terjadi kebakaran hutan dan lahan bisa ditanggulangi sebagaimana mestinya,” ujarnya.
Kegiatan itu menghadirkan narasumber Kasi Intel Kejaksaan Negeri Meranti Tiyan Andesta SH, MH, dihadiri Sub Koordinator Perundang-undangan Bagian Hukum Setda Aznir, SH, M.Si, Camat dan Kepala Desa Se Kabupaten Kepulauan Meranti. ***
Sidik24jam. Pekanbaru – Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-78, Kepolisian Daerah Riau menggelar lomba debat hukum di Hotel Furaya, Kota Pekanbaru pada Rabu pagi(29/5/2024) hingga siang. yang dibuka langsung oleh Kapolda Riau.Irjen.Pol. Mohammad iqbal.
Lomba yang mengangkat tema “Penerapan Restorative Justice oleh Penyidik Polri Dikaitkan dengan UU Nomor 2 Tahun 2002” ini sukses dimenangkan oleh Universitas Riau.
Loba debat yang diikuti oleh 5 perguruan tinggi di Riau yakni, Universitas Lancang Kuning (Unilak), Universitas Persada Bunda, Universitas Riau, Universitas Muhammadiyah Riau dan Universitas Islam Riau dengan mengirimkan 3 orang perwakilan dari tiap-tiap Universitas.
Tim debat Universitas Riau yang terdiri dari Kamilia Amirah, Riau Dela Islami, dan Rani Sri Wahyuni berhasil menyabet posisi juara pertama setelah mengungguli peserta dari universitas lainnya. Ketiganya yang merupakan mahasiswa Fakultas Hukum yang tampil memukau dengan argumen-argumen yang disampaikan.
Dalam wawancara usai menerima trofi juara, Kamilia Amirah mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Polda Riau yang telah mewadahi mereka dalam lomba debat tersebut.
“Kami sangat senang mengikuti lomba ini karena tema yang diangkat merupakan isu hangat yang sedang diperbincangkan di masyarakat,” ungkapnya.
Kamilia juga memuji penyelenggaraan acara yang berlangsung meriah dan lancar dengan menghadirkan juri-juri dari berbagai instansi serta pembawa acara yang profesional.
“Polda Riau sangat objektif dalam melaksanakan lomba ini. Semoga acara seperti ini dapat dipertahankan dan menjadi agenda rutin setiap tahunnya,” harapnya.
Debat hukum yang mengangkat tema restorative justice ini dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang konsep keadilan restoratif dalam sistem peradilan pidana di Indonesia.
Melalui kegiatan seperti ini, Polda Riau berharap dapat mengedukasi masyarakat sekaligus menjalin hubungan baik dengan perguruan tinggi dan generasi muda.***
Sidik24jam. MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menargetkan prevalensi stunting di angka 14 persen. Saat ini, prevalensi stunting masih berada di angka 19,6 persen.
Kata Plt Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar, prevalensi stunting pada tahun 2022 sesuai dengan hasil SSGI yakni 17,5 persen. Jika dibandingkan berdasarkan hasil input elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (e-PPBGM) tahun 2022, hanya sebesar 9 persen. Kemudian, berdasarkan inputan e-PPGBM tahun 2023, rata-rata prevalensi stunting sebesar 9 persen dari 11.135 balita, dengan jumlah sasaran 13.745 balita (81 persen). Sedangkan berdasarkan survei kesehatan indonesia tahun 2023, prevalensi stunting kepulauan Meranti naik menjadi 19,6 persen
Kondisi ini, diakui Asmar, tak hanya terjadi di Meranti saja. Setidaknya, se Riau, prevalensi stunting terjadi kenaikan di 7 kabupaten. Sementara hanya di 5 kabupaten kota terjadi penurunan.
“Angka stunting Meranti dari 2021 sebesar 23 koma sekian persen sudah turun jadi 17,5 persen pada penilaian tahun 2022. Tapi dalam survei ini naik menjadi 19,6 persen. Kita belum tau masalahnya dimana,” kata Asmar kepada wartawan, Rabu (29/5/2024).
Meski berada di angka 19,6 persen, kata Asmar lagi, kedepan ditargetkan prevalensi stunting Kepulauan Meranti bisa turun minimal menjadi 14 persen. Untuk mencapai target itu, semua pihak terkait diminta saling bahu membahu untuk bekerja keras.
Nantinya, kata Asmar lagi, minggu kedua bulan depan akan dilakukan penimbangan balita serentak se Riau. Ini sesuai dengan surat edaran dari Pemprov Riau yang telah dikirim ke kabupaten kota. Dari penimbangan ini, diharapkan bisa mendapat angka yang ditargetkan.
“Kita akan segera menurunkan angka stunting Meranti minimal 14 persen tahun 2024 ini. Kalau misal tak tembus juga, akan kita laksanakan secara door to door setiap rumah untuk penimbangan balita ini,” ujar Asmar.
Disampaikan Asmar juga, dia dan beberapa OPD yang tergabung dalam tim percepatan penurunan stunting baru saja selesai mengikuti penilaian kinerja di Pekanbaru. Dia mengaku bisa menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan tim panelis.
“Tadi sudah kita jawab sesuai dengan porsi masing-masing. Harapannya tentu Kabupaten Meranti menjadi yang terbaik. Tahun sebelumnya saya juga yang menjawabnya insyaAllah tahun ini bisa lebih baik. Tadi semua pertanyaan dari panelis bisa kita jawab,” beber Asmar.
Acara penilaian Kinerja Pemerintah Kabupaten Kota dalam pelaksanaan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting tahun 2024 ini digelar di Arya Duta Hotel. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Pj Gubernur Riau, Ir H SF Hariyanto MT.
Menurutnya, secara umum prevalensi stunting di Riau turun 3,9 persen. Yang semula di angka 17,5 persen menjadi 13,6 persen. Dengan angka ini, membuat Riau berada di posisi tiga terendah se nasional setelah Bali dan Jambi.
“Ini kerja tim. Bersama semua pihak kita akan upayakan sampai di angka 1 digit. Setelahnya, kita tidak bahas anak stunting, tetapi lebih ke pencegahan agar kedepan tak ada lagi anak stunting di Riau,” tambah SF Hariyanto lagi.
Turut menghadiri acara tersebut, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kepulauan Meranti, dan seluruh Kelompok Kerja terkait.***
Sidik24jam. Meranti – Polres Kepulauan melalui satuan Samapta Polres Kepulauan lakukan Kegiatan Patroli Gabungan Sinergitas TNI-POLRI Dalam Rangka Pengamanan. Rabu, (29/5/2024).
Giat dipimpin langsung oleh KBO Sat Samapta IPDA Dongan M Manalu yang melibatkan 35 Orang Personil Samapta Polres Kepulauan Meranti dan 4 orang personil TNI
Adapun lokasi patroli yang dilakukan dalam kegiatan Patroli gabungan yaitu Jalan Aalahair, Pasar Sandang Pangan, Pasar Pagi Imam Bonjol, Jalan Rintis, Jalan Handayani, Jalan Banglas, Jalan Dorak, Kantor LAMR, dan Jalan Pramuka.
Kbo Sat Samapta dalan giat ini menyampaikan idak ditemukan adanya gangguan kamtibmas selama pelaksanaan giat patroli. Patroli dilaksanakan agar tercipta situasi kamtibmas yang kondusif, bagi segenap lapisan masyarakat.
“Implementasi Sinegritas di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti, khususnya diseputaran kota Selatpanjang,” ujar Kbo Samapta
Kbo Samapta juga mengatakan bahwa patroli dilaksanakan agar Masyarakat sangat Merasakan Hadirnya Giat TNI-POLRI Ditengah Masyarakat dan menampilkan sosok Polisi Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat dalam rangka meningkatkan Trust Publik.
“Giat Patroli dilaksanakan dalam rangka meningkatkan Sinegeritas TNI-POLRI.
Selama giat Patroli berlangsung tidak ditemukannya hal-hal yang menonjol serta Situas terdapat aman dan kondusif,” tutup Kbo Samapta. **
Sidik24jam. Meranti – Polres Kepulauan Meranti melalui Satuan Reskrim Polres Kepulauan Meranti dan Disperindag Kepulauan Meranti lakukan monitoring terhadap Ketersediaan dan harga nahan pokok di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Rabu, (29/5/2024).
Kegiatan monitoring dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim IPTU Yohn Mabel, S.Tr.K., S.I.K., M.H, dan turut serta
Marwan, S.E. Kepala Dinas Perindustran dan Perdagangan, Izam, M.Si. Kabid Dagang Disperindag, IPDA D. Turnip, S.E. Kanit II Satreskrim, Beserta Jajaran Disperindag dan Anggota Satreskrim Polres Kepulauan Meranti.
Adapun hasil pengecekan di pasar dan gudang yang berada di Selatpanjang, didapatkan rincian sebagai berikut, Bawang putih Rp 40.000,-/kg, Bawang merah Rp 44.000,-/kg, Daging sapi Rp 150.000,-/kg, Daging ayam Rp 35.000,-/kg, Cabe merah Rp 56.000,-/kg, Cabe rawit hijau Rp 40.000,-/kg, Cabe keriting Rp 100.000,-/kg, Jagung Rp 8.000,-/kg, Telur ayam Rp 55.000,-/papan, Gula pasir Rp 18.000,-/kg, Minyak curah Rp 15.500,-/kg, Minyak goreng kemasan 16.000,-/liter, Kedelai Rp 14.000,-/kg, Beras biasa Rp 13.000,-/kg, dan Beras premium Rp 15.000,-/kg.
Dari hasil kegiatan monitoring, Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti menyampaikan untuk ketersediaan Bahan Pokok di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, masih mencukupi untuk bulan ini dan terhadap harga masih stabil.
“Dalam giat monitoring ini kami dari pihak Polres Kepulauan Meranti beserta Disperindag Kepulauan Meranti memastikan bahwa bahan pokok diwilayah Meranti masih mencukupi, dan harga pun masih stabil,” ucap Kasat Reskrim
Sambungnya lagi,” kami dari kepolisian akan terus melakukan pengecekan secara rutin untuk mengawasi ketersediaan bahan pokok dan mengontrol harga pasar dan grosir, agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” tutup Kasat Reskrim.***
Sidik24jam. Meranti – Kunjungan Kerja Presiden Ke Riau, Polres Kepulauan Meranti gelar Rapat Koordinasi Pengamanan Kunjungan Kerja Presiden berserta rombongan di Provinsi Riau tahun 2024. Rapat dilaksanakan di ruang Rupatama Tantya Sudhirajati Polres Kepulauan Meranti Jalan Raya Gogok Darussalam Kecamatan Tebing Tinggi Barat.
Rapat dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Kurnia Setyawan,S.H.,S.I.K, Danramil 02 Tebing Tinggi KAPTEN Inf. Tarman Sugiarto,S.Sos, Danpos TNI AL Selatpanjang yang diwakili oleh SERTU Johan, Wakapolres KOMPOL Dodi Z. Hasibuan,S.E.,M.Hz, Kasatpol PP Tunjiarto, dan Para PJU dan Perwira Polres Kepulauan Meranti.
Kapolres Menyampaikan Rakor ini bertujuan untuk menyampaikan mekanisme dalam pelaksanaan PAM Kunjungan kerja Presiden beserta rombongan di Provinsi Riau.
“Meskipun Presiden tidak ke Meranti, namunpentingnya sinergi antarinstansi dalam menyukseskan kunjungan kerja Presiden,” ucap Kapolres
Sambungnya lagi,“Kita harus memastikan semua aspek, mulai dari keamanan, hingga kunjungan Presiden ke Riau, tidak mendengar adanya kejadian yang tidak diinginkan diseluruh wilayah Riau, khususnya di Meranti. Koordinasi yang baik antar semua pihak adalah kunci suksesnya Kunjungan Kerja ini,” tutup Kapolres.***