
![]()
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menghadiri kunjungan kerja Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dr. Abdul Roni Angkat, S.TP., M.Si., yang berlangsung di Sidikalang. Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna mendorong percepatan pembangunan sektor pertanian, khususnya pengembangan komoditas kopi sebagai salah satu komoditas unggulan di kawasan dataran tinggi.
Dalam pertemuan tersebut, Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Kementerian Pertanian RI menyampaikan berbagai program strategis yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor perkebunan. Menurutnya, Kementerian Pertanian terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui berbagai program pemberdayaan petani, peningkatan kualitas produksi, pengembangan kawasan perkebunan, hingga dukungan sarana dan prasarana pertanian.
Dr. Abdul Roni Angkat menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada besarnya program yang tersedia, tetapi juga ditentukan oleh kesiapan daerah dalam menyusun perencanaan yang matang, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Kalau ingin melakukan sesuatu, harus diawali dengan perencanaan yang tepat. Jangan sampai kesempatan yang ada tidak dapat dimanfaatkan karena persiapan yang kurang matang,” ujar Abdul Roni Angkat.
Ia juga mengingatkan bahwa Kementerian Pertanian memiliki banyak program yang dapat diakses oleh pemerintah daerah. Oleh karena itu, perangkat daerah yang membidangi sektor pertanian diharapkan lebih aktif menjalin komunikasi, membangun koordinasi, serta mengusulkan program-program yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan daerah.
“Program-program di Kementerian Pertanian sangat banyak dan terbuka untuk daerah. Karena itu, saya berharap OPD terkait lebih aktif membangun komunikasi dan mengambil bagian dalam berbagai program yang ada sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menyambut baik kunjungan Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Kementerian Pertanian RI. Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat merupakan bentuk perhatian terhadap pengembangan sektor pertanian di kawasan tersebut, terutama komoditas kopi yang selama ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Bupati berharap kunjungan tersebut dapat menjadi awal dari terbangunnya kerja sama yang lebih erat antara Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dengan Kementerian Pertanian RI, sehingga berbagai program strategis pemerintah pusat dapat direalisasikan di Kabupaten Pakpak Bharat.
“Harapan saya, kopi Pakpak Bharat bisa bangkit kembali, menjadi ikon dan penopang ekonomi Pakpak Bharat,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, sektor kopi memiliki nilai ekonomi yang sangat besar dan telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Pakpak Bharat. Dengan dukungan pemerintah pusat, sinergi lintas sektor, serta komitmen seluruh pemangku kepentingan, pengembangan kopi diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani, memperluas akses pasar, dan memperkuat daya saing produk kopi daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah guna mendorong kemajuan sektor pertanian yang berkelanjutan, sekaligus mengoptimalkan potensi komoditas unggulan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat.
(RP)



