
![]()
Sidik24jam. SELATPANJANG– Pemkab Kepulauan Meranti terus buka peluang pasar baru. Melalui pertemuan virtual dengan investor Johor Bahru, Malaysia, komoditas unggulan Meranti dijajaki untuk ekspor-impor.
Penjajakan difasilitasi Konsulat Jenderal RI Johor Bahru di Aula Dinas PUPR Meranti, Rabu (3/6/2026). Ini langkah awal memetakan potensi kerja sama perdagangan sesuai kebutuhan kedua belah pihak.
Hadir Konsul Ekonomi KJRI Johor Bahru Siti Fauziah, pimpinan Gresik Jaya Kamarudin, Pengelola Koperasi Universitas Pahang H. Syahrul Naim, pelaku usaha Johor Bahru, Asisten II Setdakab Irmansyah, Staf Ahli Bupati, perwakilan BUMD Meranti, dan kepala OPD terkait.
Wakil Bupati Muzamil Baharudin yang memimpin pertemuan menegaskan kerja sama dengan Malaysia prospeknya menjanjikan. Kedekatan geografis + hubungan historis, budaya, dan perdagangan jadi modal kuat.
Muzamil Baharudin, Wabup Kepulauan Meranti:.
“Kepulauan Meranti dan Johor Bahru memiliki kesamaan budaya dan adat istiadat. Selain itu, Selat Malaka menjadi jalur strategis yang menghubungkan kawasan serumpun Melayu ini.”
Komoditas Unggulan Siap Tembus Malaysia.
Muzamil memaparkan produk yang siap dipasarkan:
1. Sagu : 62 ribu hektare, produksi 260 ribu ton/tahun
2. Kelapa : 33 ribu hektare, produksi 30 ribu ton/tahun
3. Kopi Liberika : 3 ribu hektare, produksi 2 ribu ton/tahun
4. Karet : 21 ribu hektare, produksi 13 ribu ton/tahun
5. Pinang : produksi 160 ton/tahun
Sektor perikanan juga ditawarkan: ikan kakap putih dan ikan tirusan yang gelembung renangnya punya nilai ekonomi tinggi di pasar internasional.
Pariwisata tak ketinggalan. Tradisi Perang Air/Cian Cui, Festival Sungai Bokor, Telaga Air Merah dipromosikan sebagai peluang investasi dan kerja sama wisata.
Perdagangan Dua Arah, Meranti Jadi Hub ASEAN.
Kerja sama tak hanya ekspor. Meranti juga butuh impor sembako, gula, buah, makanan-minuman dari Malaysia. Jarak dekat bikin distribusi lebih efisien, harga kompetitif, kualitas tetap terjaga.
Biaya distribusi dari Malaysia lebih rendah dibandingkan jika produk didatangkan dari Pulau Jawa atau daerah lain di Sumatera. Selain itu, kualitas produk dapat lebih terjaga karena waktu pengiriman lebih singkat,” jelas Muzamil.
Lebih jauh, Meranti diposisikan sebagai hub transshipment domestik-regional, kawasan ekonomi khusus logistik maritim, serta pusat perikanan dan agroindustri yang terintegrasi jalur perdagangan ASEAN, India, Tiongkok.
Respons positif datang dari investor. Kamarudin dari Gresik Jaya menyebut Malaysia buka impor 39 jenis komoditas, dan sebagian besar cocok dengan produk Meranti. Kelapa Meranti dinilai unggul jarak, kualitas, dan biaya dibanding pasokan Jambi/Tembilahan.
“Selama ini kami cukup kesulitan mendapatkan pasokan beberapa komoditas.”…..
Editor…..zamri.



