Pertemuan Berkala Ketua Umum Jawa Duwipa Nusantara Indonesia (JAWARA ) YAKIN “..Bersilaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat Dusun 1 Pringgan Desa Tandem Hulu 1, Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Sedang Sumatera Utara, Sabtu 17 Januari 2026 yang disambut dengan hahat oleh Pak SUROTO selaku tokoh masyarakat dikediamannya sembari mengucapkan salam JAWARA.
Pak Ketum Didampingin Ketua DPC JAWARA Kecamatan Hamparan Perak ” EDY PRANOTO…Yang Dihadiri Oleh BABINKAMTIBMAS POLSEK TANDEM ” EDI.S.
Dalam Pertemuan Yang Sangat Serderhana Terkait Pembicaraan Kesejateraan Masyarakat Dusun 1 Pringgan Desa Tandem Hulu 1..Dalam Kesempatan Pembicaraan Ketua Umum JAWARA ” YAKIN ” Yang juga Calon Kepala Desa Tandem Hulu 1.Mengapresiasi dan Menerima Penyampaian Dari Masyarakat Dusun 1 Pringgan Desa Tandem Hulu 1 ,Terkait Kesejateraan Masyarat Yang Berkeadilan Sosial…Yang Menjadi Kesejateraan Bersama.
Dalam kesempatan pertemuan tersebut Suroto selaku tokoh masyarakat di Desa Tandam Hulu.I mengucapkan terimakasih yang tak terhingga suatu kehormatan atas kehadiran rombongan Keum JAWAWARA.Kami warga Desa Tandam Hulu.I sangat berharap Bapak Ketum JAWARA YAKIN ” jika terpilih nanyinya bisa mensejahterakan masyarakan dan menegakkan keadilan, sosial dan budaya, meningkankan SDM masyarakat”, harap Suroto.
Pemerintah Kabupaten Langkat menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Hari Jadi ke-276 Kabupaten Langkat, bertempat di Alun-Alun T. Amir Hamzah, Jumat (16/1/2026) sore. Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Langkat.
Acara dihadiri langsung oleh Bupati Langkat Syah Afandin, SH, unsur Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Langkat, unsur SKPD, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Hadir pula penceramah nasional Ustadz Das’ad Latif yang memberikan tausiyah kepada jamaah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan haflah Al-Qur’an, dzikir bersama, serta pelaksanaan Sholat Ashar berjamaah. Kegiatan juga diisi dengan santunan kepada anak yatim, sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat kebersamaan dalam peringatan hari besar keagamaan dan hari jadi daerah.
Dalam arahannya, Bupati Langkat mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Isra’ Mi’raj sebagai sarana meningkatkan keimanan, memperkuat persatuan, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menumbuhkan rasa cinta dan tanggung jawab dalam membangun Kabupaten Langkat yang religius dan harmonis.
Sementara itu, dalam ceramahnya, Ustadz Das’ad Latif menekankan pentingnya meneladani perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menerima dan mengamalkan wahyu Allah SWT, serta mengimplementasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, MSi, melalui Kasi Humas menyampaikan bahwa selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Pengamanan dilakukan secara maksimal melalui pola pengamanan terbuka dan tertutup oleh personel Polres Langkat, bersinergi dengan unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Langkat.
“Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat mengikuti acara dengan nyaman dan khusyuk,” ujar Kasi Humas. AKP Jekson.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 5.000 jamaah tersebut berakhir pada sore hari dan mendapat sambutan positif dari masyarakat sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Langkat.
Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesi Kab.Langkat berkunjung ke Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kab Langkat, Selasa (13/1/2025), dalam kunjungan silaturahmi tersebut DPC HNSI Kab Langkat yang di hadiri oleh Ketua Aryanto dan Sekertaris Muhammad Sofyan,yang langsung di sambut oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kab.Langkat Suriono dan Sekertaris Roni Ginting.
Dalam sambutannya Kadis Kelautan dan Perikanan Suriono mengucapkan selamat datang di kantor kita ini dan mempersilahkan Pengurus HNSI untuk duduk,sambil berbincang bincang.
Ketua DPC HNSI Kab Langkat mengucapkan Selamat atas dilantiknya Kadis yang Baru Bapak Suriono,semoga dalam menakhodai Dinas Kelautan dan Perikanan Kab Langkat ini kita dapat bekerjasama dengan baik ucap Ketua DPC HNSI Aryanto yang di aminkan Sekertaris Sofyan.
Sebab Dengan Adanya induk dari organisasi Nelayan ini hendaknya bisa mempermudah bagi Nelayan dalam menyampaikan apa yang menjadi pokok persoalan dari berbagai masalah di tengah kehidupan Nelayan contohnya dalam kebutuhan BBM Solar bersubsidi yang memang di butuhkan sehari hari bagi Nelayan jangan sampai ada kendala atau masalah di dalam pendistribusiannya ucap Ketua DPC HNSI.
Kami minta kepada Kepala Dinas Agar dapat mengkontrol juga SPBN yang ada di Wilayah Pesisir agar Nelayan tetap mendapatkan BBM nya dengan baik,Kadis Kelautan dan Perikanan pun menyampaikan kalau Beliau memang baru saja menjabat di Dinas ini,tapi saya juga sudah dengar dari berbagai masalah yang ada di Dinas Kelautan dan Perikanan ini dan saya akan terus melakukan perbaikan untuk menciptakan kehidupan Nelayan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan program Bapak Bupati kita yang menciptakan kesejahteraan kehidupan Nelayan ucap Kadis Kelautan dan Perikanan,Suriono.
Dalam diskusi itu juga Sekertaris Dinas Kelautan dan Perikanan Rony Ginting berharap agar terjalin hubungan yang terus baik antara DPC HNSI Kab Langkat dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kab Langkat,yang mana kami berharap adanya ide ide atau saran dari DPC HNSI untuk terciptanya program yang akan di buat oleh Dinas Kelautan dan Perikanan yang tentunya Pro6gram tersebut nantinya akan betul betul bermanfaat untuk kepentingan Nelayan di Kab Langkat ini ucap Sekertaris Dinas Roni Ginting.
Dalam diakhir silaturahmi tersebut pengurus DPC HNSI Kab Langkat tetap berpesan Kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kab Langkat agar tetap memperhatikan dan membantu Nelayan Nelayan Kami,ucap Ketua dan Sekertaris DPC HNSI yang di jawab insyaallah oleh Kadis Suriono dan diakhiri dengan senyum.
Pengadilan Negeri Stabat melaksanakan kegiatan Doa Awal Tahun 2026 secara sederhana namun penuh khidmat sebagai bentuk rasa syukur dan ikhtiar spiritual dalam mengawali pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di tahun yang baru.Kegiatan ini dilaksanakan Jum,at 9 Januari pada pukul 10.00 Wib, di Pengadilan Negeri Stabat. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua, Wakil Ketua Pengadilan, para Hakim, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh aparatur Pengadilan Negeri Stabat.
Kegiatan doa awal tahun diawali dengan pembukaan oleh MC, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Pengadilan Negeri Stabat, Lusi Emmi Kusumawati, S.H., M.H. Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh aparatur atas kerja keras, dedikasi, serta sinergi yang telah terbangun sepanjang tahun 2025. Ia menegaskan bahwa capaian kinerja yang diraih merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran.
Disampaikan pula bahwa sepanjang tahun 2025, Pengadilan Negeri Stabat berhasil meraih berbagai penghargaan, di antaranya Sertifikasi Mutu Pengadilan Unggul dan Tangguh (AMPUH) predikat Unggul, serta penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang dalam halini KPPN Medan II sebagai peringkat 1 kinerja pengelolaan uang persediaan secara digital kategori pagu sangat kecil. Capaian tersebut menjadi motivasi sekaligus tantangan agar kinerja, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan terus ditingkatkan di tahun 2026.
Ketua Pengadilan Negeri Stabat juga mengajak seluruh aparatur untuk menjadikan momentum doa awal tahun sebagai sarana refleksi, evaluasi, dan penguatan komit mendalam mewujudkan peradilan yang berintegritas, profesional, dan akuntabel.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Sdr.Wahyu Ramadhan,A.Md, sebagai bentuk permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh aparatur Pengadilan Negeri Stabat senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, serta perlindungan dalam melaksanakan tugas, serta agar seluruh program kerja di tahun 2026 dapat berjalan dengan baik.
Melalui kegiatan Doa Awal Tahun 2026 ini, diharapkan seluruh jajaran Pengadilan Negeri Stabat dapat mengawali tahun dengan semangat baru, kebersamaan yang semakin kuat, dan komitmen yang berkelanjutan untuk memberikan pelayanan peradilan yang terbaik bagi masyarakat.
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025, Ketua Yayasan Perguruan Daerah (YPD) Sei Bejangkar Kecamatan Sei balai, kabupaten batu bara melaksanakan Upacara Bendera dan ditandai dengan pemotongan Kue bolu di Lapangan YPD Sei bejangkar.Selasa (25/11/2025)
Upacara Peringatan Hari Ulang tahun PGRI dan HGN tersebut dihadiri oleh Ketua yayasan Hendra Kumara,SP.MM., para guru, kepala sekolah, dan siswa.
Hadir sebagai Inspektur Upacara Hendra Kumara,SP.MM. menyampaikan awal pidatonya “hari ini kita berkumpul dalam suasana penuh kehormatan untuk memperingati HGN,hal yang mengingatkan kita pada sok-sok luar biasa yang setiap hari berdiri di garda terdepan pendidikan yakni para guru-guru kita, tidak ada profesi yang lebih mulia dari pada profesi yang membentuk akhlak,ilmu, dan masa depan generasi bangsa, ditangan para guru lah karakter terbangun, setiap kata yang bapak/ibu ucapkan, setiap pelajaran yang diberikan akan menjadi bekal hidup bagi para siswa, ucap Hendra Kumara.
Hendra menyampaikan pesan-pesan bahwa mungkin tidak terlihat hari ini, tetapi dimasa depan siswa akan berkata “aku berhasil karena guruku pernah percaya padaku”
Lanjut Hendra,Selaras dengan itu mari kita ingat amanat penting Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M. Pd. terkait peringatan PGRI dan HGN terkait peran strategis guru dalam memajukan pendidikan.
Dalam amanat tersebut Hendra Kumara menyampaikan bahwa HUT ke-80 PGRI menjadi momentum penting untuk mengingat kembali sejarah lahirnya organisasi guru terbesar di Indonesia. Sejak berdiri pada 25 November 1945 di Solo, PGRI lahir sebagai peleburan organisasi-organisasi guru yang sebelumnya terpecah dan sebagai wujud komitmen guru Indonesia untuk bersatu menjaga kedaulatan bangsa melalui pendidikan.
“PGRI tidak hanya menjadi wadah perjuangan guru, tetapi juga kekuatan moral dan intelektual bangsa dalam menghadapi tantangan zaman,” disampaikan dalam amanat upacara.
Perkembangan kecerdasan buatan, transformasi digital, dan perubahan global disebut menjadi tantangan baru bagi dunia pendidikan.
Para guru didorong untuk terus berinovasi dalam pembelajaran, membangun pola pikir bertumbuh, berkolaborasi lintas bidang, dan siap menghadapi kompetensi abad ke-21. “Guru tidak boleh berhenti belajar. Dunia bergerak cepat, dan guru adalah lokomotif perubahan,” disampaikan Hendra Kumara dalam pidatonya.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan keprihatinan atas berbagai kasus hukum yang menimpa guru saat menjalankan tugas. PGRI menyerukan agar negara memperkuat perlindungan hukum bagi pendidik.
“Tidak boleh ada lagi guru yang dipidanakan saat menjalankan tugas mendidik. Negara harus hadir melindungi guru,” tegas Hendra Kumara, selaras dengan pesan utama PGRI pada peringatan tahun ini.
Hendra Kumara juga menyinggung harapan PGRI terhadap program Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas nasional, termasuk peningkatan kesejahteraan, kompetensi, dan kualitas layanan pendidikan.
Seluruh kepala sekolah dan guru mendukung penuh program
PGRI tentang RUU Sistem Pendidikan Nasional yang sedang disusun tidak menghapus Tunjangan Profesi Guru dan Dosen (TPGD), mempercepat sertifikasi guru, menyelesaikan persoalan honorer melalui mekanisme ASN, serta tidak membedakan guru negeri dan swasta.
Peringatan HGN ini diharapkan semakin memperkuat persatuan guru serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan, selaras dengan semangat PGRI dan HGN dalam mengabdi untuk bangsa, tutupnya.(A.Nduru)
Perjanjian damai antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menjadi titik awal bagi Aceh untuk merangkai kembali harapan setelah lebih dari tiga dekade dilanda konflik. Kesepakatan bersejarah di Helsinki itu menjadi titik balik perjalanan Aceh.
Namun, damai tersebut tidak serta-merta mudah dijaga. Dibutuhkan keberanian, ketulusan, dan sosok-sosok yang rela hadir di tengah masyarakat untuk menjembatani masa lalu dengan masa depan.
Banyak sosok yang perannya sangat berarti, tetapi tidak dikenal publik, salah satunya adalah Aipda Rosita Rahayu. Ia menjadi satu-satunya polisi wanita (Polwan) dari Polda Aceh yang dipercaya bergabung dalam Aceh Monitoring Mission (AMM), sebuah misi internasional yang dibentuk untuk memantau pelaksanaan perjanjian damai Helsinki 2005.
Rosita yang saat itu masih berpangkat Brigadir Dua (Bripda) bertugas di bidang Intelkam. Ia sempat ditempatkan di wilayah-wilayah rawan bekas titik panas konflik seperti Pidie, Lhokseumawe, dan Aceh Timur. Hampir setiap hari, ia menyusuri desa demi desa, berdialog dengan masyarakat, dan memastikan butir-butir perjanjian damai berjalan dengan baik.
“Waktu itu, rasa takut kami kubur dalam-dalam. Yang penting Aceh damai, masyarakat aman,” kenang Polwan yang akrab disapa Oci itu, dalam sebuah wawancara internal.
Oci bekerja di bawah komando Kombes Pol. Arief Wicaksono—saat ini menjabat Ketua Harian Kompolnas—dan Iptu Muhayat Effendi yang kini menjabat Wakapolres Aceh Utara. Baginya, tugas di lapangan bukan sekadar kewajiban institusi, melainkan panggilan kemanusiaan. Menurutnya, pendekatan yang tenang dan humanis menjadi kunci dalam meredakan ketegangan yang masih membekas di masyarakat akar rumput.
Sebagai satu-satunya Polwan dalam tim, peran Rosita lebih dari sekadar pengawasan. Ia menjadi jembatan yang menumbuhkan kembali rasa percaya antara masyarakat dan negara. Ia membuktikan bahwa perempuan juga mampu mengambil peran strategis dalam misi-misi penting.
Kini, hampir dua dekade berlalu, Polwan kelahiran 1984 itu tetap setia mengabdi di Polri. Saat ini ia bertugas di Bidang Humas Polda Aceh, tetap membawa semangat yang sama dengan menjembatani, menyampaikan informasi yang akurat, dan membangun komunikasi yang sehat antara institusi dengan masyarakat.
Atas kiprahnya itu, Aipda Rosita Rahayu mendapatkan piagam penghargaan dari Kompolnas. Penghargaan atas jasanya dalam perdamaian Aceh itu diserahkan langsung oleh Ketua Harian Kompolnas Drs. Arief Wicaksono di Aula Machdum Sakti Polda Aceh pada Selasa, 23 September 2025.
Bagi mereka yang pernah mengenalnya di masa transisi, Rosita Rahayu adalah wajah Polri yang humanis. Sosok sederhana yang hadir bukan dengan senjata, tetapi dengan keberanian untuk mendengarkan dan merangkul masyarakat.
Aipda Rosita Rahayu bukan hanya saksi perjalanan damai Aceh, tetapi juga menjadi bagian dari perubahan itu sendiri. Dari jejaknya, kita belajar bahwa kekuatan tidak selalu lahir dari senjata, melainkan dari ketulusan hati untuk hadir, mendengar, dan menjembatani.
Selain Aipda Rosita, penghargaan tersebut juga diberikan kepada Kompol Muhayat Effendie, AKP Maijoni, dan AKP Aziz. Sementara dari kalangan sipil, penerima penghargaan adalah Ir. Muklis dan Fatma Baiduri, keduanya Aparatur Sipil Negara di Pemerintah Provinsi Aceh.
Piagam penghargaan tersebut diberikan Kompolnas sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata baik kepada personel Polri maupun aparatur sipil dalam mendukung implementasi MoU Helsinki yang menjadi tonggak perdamaian di Provinsi Aceh.
Pasca insiden kebakaran yang menghanguskan dua unit kamar kost milik Ngatijan, warga Dusun Rukun Kampung Bundar kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Keluarga Besar Putra Jawa Kelahiran Sumatera (DPD KB Pujakesuma) Aceh Tamiang menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan langsung kepada korban Di kediamannya Kampung Bundar, Sabtu (6/09/2025).
Insiden Kebakaran tersebut terjadi pada 2 (Dua) hari lalu mengakibatkan kerusakan berat serta menghanguskan dua kamar kost beserta isinya. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material yang dialami Puluhan Juta Rupiah.
Menanggapi hal itu, Paguyuban DPD KB Pujakesuma Aceh Tamiang segera mengambil langkah cepat Memberikan Bantuan Berupa Finansial, yang dikarenakan juga Korban adalah dari salah Satu anggota sebagai Pengurus pada Organisasi DPD Pujakesuma wilayah Kerja Lingkungan Kabupaten Aceh Tamiang.
Ketua DPD KB Pujakesuma Aceh Tamiang, Darwan, S.Ag, yang didampingi dari perwakilan Pengurus Paguyuban DPD KB Pujakesuma Kabupaten Aceh Tamiang”,mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sosial organisasi terhadap Anggota Sebagai Pengurus Organisasi khususnya Pujakesuma.
“Kami dari DPD KB Pujakesuma Aceh Tamiang merasa terpanggil untuk membantu saudara kita yang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban saudara kita, dan bantuan ini juga hasil dari Donasi yang dikumpulkan para pengurus DPD KB Pujakesuma, dan menjadi semangat bagi kita semua untuk terus peduli terhadap sesama,” ujar Darwan.
Ia juga menambahkan bahwa nilai-nilai gotong royong dan kekeluargaan harus terus dijaga di tengah masyarakat, terutama pada saat adanya anggota masyarakat yang tertimpa musibah.
“Dengan adanya bantuan ini, diharapkan keluarga korban dapat segera bangkit dan melanjutkan aktivitas seperti sediakala”, terang Ketua DPD KB Pujakesuma Aceh Tamiang, Darwan, S. Ag.
Hal yang serupa, Ngatijan, Korban Kebakaran Menyampaikan presiasi dan ucapan Terimakasih kepada Pengurus Paguyuban DPD KB Pujakesuma Aceh Tamiang, yang Antusias dan Peduli atas bantuan serta perhatian yang diberikan kepada Kami, semoga Bantuan ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami”, Ucap Ngatijan.
Disamping itu, seusainya melakukan Kunjungan dirumah korban Kebakaran, Darwan, Bersama Beberapa Pengurus DPD KB Pujakesuma Aceh Tamiang, langsung Bertolak di kediaman Almarhum Ustadz Ahmad Syujaie Toyo, S. Pd.i,MA, yang telah Meninggal Dunia beberapa hari lalu, yang beralamatkan Didusun Bakti, Kampung Sriwijaya Kecamatan Kota Kualasimpang Aceh Tamiang, Dan almarhum juga merupakan Ketua pengurus DPC KB Paguyuban Pujakesuma tingkat Kecamatan.
Kunjungan yang dilakukan ini sebagai rasa bentuk dukungan moral dan kepedulian sesama keluarga besar Paguyuban Pujakesuma, Dengan adanya kita melakukan Kunjungan dan memberi sedikit bantuan kepada keluarga almarhum, dapat menumbuhkan rasa semangat terhadap keluarga almarhum. semoga apa yang kita lakukan ini, menjadi sebuah amal ibadah zahirria dan sebagai bentuk solidaritas atas sesama kita sebagai umat manusia”‘, Penyampaian Darwan.
Dalam sebuah reales yang dikirimkan melaui pesan WA pihak Humas Polda Aceh ke pada awak media Sidik24jam, menjelaskan bahwa “Kapolda Aceh Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah bersama jajaran pengurus Masjid Raya Baiturrahman melaksanakan doa bersama untuk keselamatan, kelancaran, dan kedamaian aksi unjuk rasa hari ini, Senin, (1/09/25).
Dalam kesempatan itu, Kapolda Aceh memberikan arahan kepada para petugas Masjid Raya agar senantiasa menjaga kebersihan dan keindahan masjid yang menjadi ikon kebanggaan Aceh, sekaligus mengajak mereka untuk turut serta menjaga kedamaian, khususnya pada momentum masyarakat menyampaikan aspirasi.
“Masjid Raya adalah simbol persatuan dan kebanggaan masyarakat Aceh. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk merawatnya, sekaligus menjaga suasana tetap damai dan kondusif. Selain itu, mari kita sama-sama berdoa agar aksi yang berlangsung hari ini berjalan lancar, aman, dan tanpa ada hal-hal yang merugikan,” ujar Kapolda.
Usai arahan dan doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan ziarah ke Makam Syiah Kuala, salah satu ulama besar dan tokoh penyebar Islam di Aceh. Ziarah ini menjadi simbol penghormatan terhadap warisan ulama sekaligus pengingat bahwa masyarakat Aceh memiliki tradisi kuat dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kedamaian dan adab.
Kapolda menekankan bahwa doa bersama dan ziarah ini bukan hanya seremonial, melainkan juga bentuk komitmen semua pihak untuk menghadirkan kesejukan di tengah masyarakat.
“Kita diajarkan oleh ulama terdahulu untuk menyelesaikan perbedaan dengan musyawarah, bukan dengan pertentangan. Semoga doa kita bersama ini menjadi wasilah agar Aceh senantiasa dalam lindungan Allah, damai, dan masyarakatnya rukun,” tambahnya.
Pengurus Masjid Raya pun menyambut baik ajakan Kapolda dan menyatakan siap mendukung upaya menjaga kedamaian, baik di lingkungan masjid maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Abituren Akabri 1991 itu berharap, agar seluruh masyarakat dapat semakin menyadari pentingnya menjaga persatuan, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah.
Kapolda Aceh Brigjen Pol Marzuki didampingi Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK, melayat ke rumah duka almarhumah Ita Mustika, istri dari Aipda Iswadi, S.H., personel Satlantas Polres Pidie. Kunjungan tersebut berlangsung di Gampong Dayah Bubue, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Rabu pagi (27/8/2025).
Dalam kesempatan itu, Kapolda Aceh menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergian almarhumah. Ia turut mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan.
“Ini merupakan ujian yang berat. Kami segenap keluarga besar Polda Aceh turut berduka cita. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga diberikan kekuatan,” ucap Kapolda Aceh.
Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Ia menegaskan bahwa keluarga besar Polres Pidie turut berbelasungkawa dan akan senantiasa mendampingi serta memberikan dukungan moril kepada Aipda Iswadi dan keluarganya.
“Kehilangan ini bukan hanya dirasakan oleh keluarga besar almarhumah, tetapi juga oleh kami di Polres Pidie. Semoga almarhumah diterima di sisi Allah SWT dan keluarga diberikan ketabahan. Kami akan selalu bersama anggota dalam suka maupun duka,” ungkap Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK.
Sementara itu, pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan perhatian dari Kapolda Aceh beserta jajaran. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan moril yang sangat berarti bagi keluarga besar Aipda Iswadi, SH., di tengah suasana duka yang mendalam.
Fakultas Hukum Universitas Deztron Indonesia (UDI) melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat di IGTKI Kecamatan se Kota Medan.
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut dipusatkan di Sekolah TK Methodist 11 jl. Berlian Sari III No. 151A, Kelurahan Kedai Durian tersebut. Rabu, 13/08/2025
Dalam acara tersebut dibuka oleh Ketua IGTKI (Ikatan Guru Taman Kanak Indonesia) Medan Johor Fitriani, S.Pd, yang didampingi Sekretaris Novi Daiyah Ningsih, S.Pd dan selaku Penasihat IGTKI Bu Ipmi, serta Mis Leny selaku Kepala Sekolah TK Methodist 11 serta dihadiri Kepala Sekolah TK dan Guru TK Kecamatan Se Kota Medan, menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan Universitas Deztron Indonesia.
Beni Arbi Batubara, S.H., M.H. selaku Dosen Fakultas Hukum Universitas Deztron Indonesia sebagai Pemateri Pengabdian Kepada Masyarakat memberikan edukasi terkait “Peranan Guru Sebagai Tenaga Pendidik Dalam Menghadapi Perkembangan Dunia Era Digitalisasi”. Materi yang disampaikan tentunya sesuai dengan Program Pemerintah dan Universitas Deztron Indonesia khususnya bidang Pendidikan berkaitan dengan Era Digitalisasi.
Kepala Sekolah TK Methodist 11 Mis Leny menyampaikan bersyukur TK Methodist 11 menjadi tempat pelaksanaan pengabdian masyarakat, tentu dengan adanya kegiatan ini memberikan manfaat dan pencerahan khususnya bagi guru selaku tenaga pendidik dalam perkembangan dunia era digitalisasi.
Beni Arbi Batubara, S.H., M.H. menyampaikan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut khususnya guru sebagai tenaga pendidik harus bisa memanfaatkan ketersediaan informasi teknologi untuk menambah wawasan serta skill dalam merancang dan menyediakan metode yang kreatif dan bervariatif agar dapat mendorong peserta didik lebih aktif, inovatif dan kreatif, berfikir kritis dalam memecahkan permasalahan suatu pembelajaran.