Sidik24jam.com, Mamuju, Sulawesi Barat – Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar memimpin langsung pengamanan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Senin (26/8/24). Kehadiran Kapolda di lokasi demonstrasi menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya aksi tersebut.
Irjen Pol Adang Ginanjar juga terlihat terus membangun interaksi dengan para petugas maupun para mahasiswa, mendengarkan aspirasi mereka, dan memberikan arahan kepada jajarannya untuk bersikap humanis dan profesional dalam menjalankan tugas pengamanan.
“Saya hadir di sini untuk memastikan keamanan dan kelancaran aksi unjuk rasa ini. Saya juga ingin mendengarkan langsung aspirasi para mahasiswa,” ujar Kapolda Sulbar.
Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif dan menghindari tindakan anarkis yang dapat merugikan semua pihak. Ia menghimbau para mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya dengan tertib dan bertanggung jawab.
Kehadiran Kapolda Sulbar di lokasi demonstrasi menjadi bukti keseriusan Polda Sulbar dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya. Pihaknya berkomitmen untuk memfasilitasi hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum, namun tetap dalam koridor hukum dan aturan yang berlaku.(*/Udin)
Sidik34jam.com, Polda Sulbar – Menyikapi pelaksanaan unjuk rasa yang akan diselenggarakan oleh mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Sulbar di Kantor DPRD Provinsi, Jl H Abd Malik Pettanna Endeng, Rangas, Mamuju hari ini Senin (26/8/24), Polda Sulbar menerjunkan ratusan personel untuk membeck up pengamanan kegiatan tersebut.
Diketahui Aksi itu dilakukan untuk mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang sebelumnya berupaya direvisi oleh Badan Legislatif (Baleg) DPR RI.
Kabid Humas Kombes Pol Slamet Wahyudi menyebutkan pihaknya menerjunkan ratusan personel untuk membeckup kekuatan Polresta Mamuju sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
“Ini kita lakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan demi menjaga keamanan dan ketertiban tetap kondusif,” tutur Kabid Humas.
Bersamaan itu, Kabid Humas juga berharap kegiatan aksi tersebut bisa berjalan dengan aman dan tertib melalui komunikasi yang dibangun dengan baik.
Penyandang pangkat tiga melati itu melanjutkan, Polda Sulbar telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengamankan aksi unjuk rasa tersebut, sebagai berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung, ya semoga saja berjalan aman, tertib dan lancar, tutup Kabid Humas.(*/Udin)
Mentawai:
LSM Anti Korupsi AJAK (Aliansi Jurnalis Anti Korupsi) www.ajaknews.com dan LSM LIDIKKASUS (Lembaga Investigasi Data Indikasi Korupsi) www.lidikkasus.com bersama LSM AJAR (Aliansi Jurnalis Anti Rasuah) www.ajar.or.id sorot proyek ratusan miliyar di pulau mentawai yang di diduga adanya dugaan penyelengwengan dan penyalahgunaan anggaran dalam proses pelaksanaan pekerjaanya.
Motani Hulu Sekertaris Jenderal LSM AJAK (Aliansi Jurnalis Anti Korupsi) mengatakan kepada awak media bahwa proyek Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) di Mentawai Tahun Anggaran 2022/2023 sangat mengecewakan. Pada awalnya masyarakat menyambut gembira dan optimis pembangunan akan rampung dan berkwalitas prima mengingat pelaksananya adalah perusahaan-perusahaan besar bahkan di antaranya ada perusahaan BUMN. namun apa yang terjadi, tidak seperti yang diharapkan masyarakat mentawai, Pelaksanaannya tidak sesuai spek alias abal-abal,”ungkapnya
“Benar ini hasil investigasi LSM Anti Korupsi dan beberapa awak media selama ini menemukan bahwa material yang dipakai tidak sesuai apa yang dirangcang dari awal saat pelaksanaan pekerjaan.
Malah adanya penggunaan material lokal, terumbu karang, koral/pasir laut sebagai timbunan badan jalan. Penambangan material lokal telah mengakibatkan kerusakan lingkungan hidup dan diduga kuat terindikasi korupsi, karena semestinya material urugan pilihan didatangkan dari luar kepulauan Mentawai bukan lokal.
Sebelumnya Aliansi Jurnalis Penyelamat Lingkungan Hidup (AJPLH) telah menggugat salah satu perusahaan yang mensuplay material lokal kepada pelaksana proyek PJN karena melakukan penambangan tanpa izin lingkungan dan saat ini masih dalam proses persidangan di PN Padang dengan No Perkara 90/Pdt.G.Sus.LH/2024/PN Pdg,”terang tani
Berdasarkan data dari LPSE, ada empat proyek PJN yang sedang berjalan saat ini di Mentawai yaitu Penanganan Jalan Sioban (SIMP. LOGPON) – KATIET, nilai Kontrak Rp. 144.250.900.000,00 Peningkatan Jalan dan Pembangunan Jembatan Bailey Labuhan Bajau – Sigapokna (Pulau Siberut) nilai Kontrak Rp. 53.647.650.000,00, PENGGANTIAN JEMBATAN SAGITSI, CS, Nilai Kontrak Rp. 38.982.517.000,00, PENANGANAN JALAN DAN JEMBATAN TUA PEJAT – ROKOT – SIOBAN (SIMP. LOGPON), Nilai Kontrak Rp. 156.470.400.000,00.
“Intinya kami saat ini sedang mengumpulkan beberapa bukti terkait penyalahgunaan anggaran yang dilakukan oleh pelaksana pekerjaan dan lemahnya pengawasan dari pihak terkait maupun PPK hingga terjadinya permasalahan ini.
Dan kami juga akan segera menyurati dan berkordinasi dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) di jakarta untuk segera dapat turun melakukan audit terhadap proyek ratusan miiyar di mentawai tersebut,”tutup tani….Bersambung.(Team Redaksi)
Sisik24jam.com, Majene, Sulbar – Menyikapi aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di kantor DPRD Majene, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar langsung meninjau lokasi kejadian pada Sabtu (24/8/24). Beberapa fasilitas kantor mengalami kerusakan berat akibat aksi tersebut.
Sebelum mengunjungi TKP, Kapolda Sulbar memimpin rapat evaluasi bersama seluruh pejabat utama Polres Majene untuk membahas aksi yang berujung ricuh.
Aksi tersebut dilakukan oleh sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aksi Solidaritas Perjuangan Mahasiswa Majene (SPMM), dipimpin oleh Misbahuddin.
Setibanya di kantor DPRD, Kapolda langsung memeriksa ruangan rapat paripurna yang menjadi titik pusat kericuhan.
Kapolda Sulbar menekankan pentingnya pendekatan persuasif kepada mahasiswa. Ia menginstruksikan Kapolres dan seluruh personelnya untuk membangun komunikasi yang baik dan empatik dengan para mahasiswa.
“Sebagai petugas, kita harus proaktif mengawal mahasiswa saat berunjuk rasa. Kita harus berani tampil membangun komunikasi yang baik, terutama saat tensi aksi tinggi,” ujar Kapolda.
Ia berharap pendekatan persuasif ini dapat meredam emosi mahasiswa dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
“Dengan komunikasi yang baik, kita bisa membangun simpati dan kepercayaan dari para mahasiswa terhadap pelayanan Kepolisian,” tambah Kapolda.
Kapolda Sulbar juga menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kejadian ini.
“Kami akan mengevaluasi kinerja personel dan strategi pengamanan yang diterapkan selama aksi unjuk rasa,” tegasnya.
Evaluasi ini bertujuan untuk menemukan solusi dan strategi yang lebih efektif dalam menangani aksi unjuk rasa di masa mendatang.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas SDM di Polda Sulbar dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas yang lebih maksimal baik dari segi pelayanan hingga penyelesaian perkara, Biro SDM Polda Sulbar menggelar kegiatan Binpres (Pembinaan personel) dengan tema penanggulangan radikalisme dan intoleransi di wilayah Sulbar.
Binpres (Pembinaan personel) ini dibuka langsung oleh Kabagdalpers RO SDM Polda Sulbar AKBP Harry Andreas yang dihadiri oleh Ketua FKPT Provinsi Sulbar, Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Sulbar, dan para perwira SDM Polda Sulbar serta seluruh bintara remaja sebagai peserta kegiatan, Kamis (22/8/24) di Aula Marannu Mapolda.
Kabagdalpers RO SDM Polda Sulbar AKBP Harry Andreas dalam sambutannya menyampaikan kegiatan pembinaan ini sangat penting sebagai komitmen bersama untuk melawan dan menolak paham radikalisme dan intoleransi yang dapat melemahkan ideologi dan dasar negara.
Oleh karena itu, strategisnya pancasila dalam menopang kokohnya NKRI, perlu menjadi fokus perhatian bersama, karena polri merupakan ujung tombak dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menjamin tegaknya hukum.
Untuk itu, pihaknya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan jangan malu bertanya saat ada hal-hal yang belum dipahami sehingga pengetahuan strategi penanganan terorisme dan intoleransi lebih luas lagi sebagai langkah sistematis melawan berkembangnya pemikiran radikal dan mencegah terorisme di lingkungan polri.
Usai sambutan, para peserta diberikan materi terkait pencegahan radikalisme dan sikap intoleransi oleh pematri Drs. H. Muh. Imran Idris (Ketua FKPT Provinsi Sulbar) dan materi Paradigma Deradikalisasi dan sikap toleransi dalam aspek hukum serta pembuktian perkara tindak pidana terorisme yang disampaikan oleh Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Provinsi Sulbar.
Selanjutnya materi yang disampaikan oleh Binda Provinsi Sulbar terkait peran Binda dalam pencegahan paham radikalisme dan sikap intoleransi.
Sementara itu, terlihat dalam kegiatan tersebut seluruh bintara remaja yang menjadi peserta kegiatan begitu antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, para personel juga aktif bertanya terkait materi yang di sampaikan sehingga membuat suasana lebih hidup dan materi diserap dengan baik.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Lombok Timur (NTB)- Hari ulang tahun adalah momen istimewa bagi setiap insan yang merayakannya, tidak heran jika setiap orang selalu mengabadikan kelahirannya untuk mengenang saat pertamakali keluar dari pintu rahim seorang ibu.
Berbagai acara digelar sebagai ungkapan rasa syukur seperti pesta atau makan bersama keluarga dan atau teman teman alumni sekolah.
Seperti halnya Hari Ulang Tahun Lailan Khairi, alumni SMAN 1 Labuhan Haji tahun 1999, memperingati Hari Jadi nya yang ke-44, bersama sobat alumni di lesehan Elen miliknya yang beralamat di Jalan sangkareang Nomer 52 Kelurahan Sandubaya Selong Kabupaten Lombok Timur.
Perempuan yang akrab disapa Bu Elan pada kesempatan itu mengucapkan apresiasi dan terimakasihnya atas kehadiran sobat sejati yang hadir di hari paling istimewa itu.
“Terimakasih sobatku semua, saya merasa bangga atas kehadiran kalian di hari yang istimewa ini, doa yang kalian berikan merupakan kado terindah yang tidak ternilai harganya,” ucap Owner Lesehan Elen yang dikenal low profile dan bersahaja.
Perempuan kelahiran 8 Agustus 1980 itu seakan tak kuasa menahan haru atas rangkaian doa dan harapan tulus yang dipanjatkan semua sobat karibnya yang didominasi inak inak Smanji (Akronim SMAN 1 Labuhan Haji).
Keseruan acara Milad Bu Elan ke-44 diawali dengan ucapan hangat dari Martini, wanita tomboy yang penuh canda tawa berucap Happy Birthday to you mba Lailan Khairi sembari berseloroh dengan guyonan khasnya. Rangkaian kata mutiara juga disampaikan Mirja sobat setia Lailan Khairi yang akrab disapa Mirja Cue, dirinya berharap kesuksesan selalu menyertai sahabat karibnya yang berzodiak Leo.
Tidak cukup sampai disitu, kehadiran para facebooker: Eka Agustina, Devie Becky, Ratna Inaq Oemar, bersama Beach Boy Jhon yang tiada lain adalah sobat setia Lailan Khairi semasa SMA menambah riuh gempita suasana.
“Kami ucapkan Happy Milad Bu Elan semoga usianya bertambah berkah, tambah cuantik, sehat dan sukses selalu,” ucap mereka sembari menyantap hidangan seafood khas Lesehan Elen dan menikmati keindahan kolam ikan koi dan keasrian panorama.
Untuk informasi:
Lesehan Elen menerima:
Meeting, Pra Weding, Catering
Contak Person: 08175733316
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Menjelang perhelatan Pilkada serentak 2024, Kepolisian Daerah Sulawesi Barat menggelar kegiatan Simulasi Pengamanan Kota (Simpamkota) sebagai bagian dari persiapan dan antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, Rabu (21/8/24).
Kegiatan yang berlangsung di depan hotel Maleo usai apel gelar pasukan OMP itu melibatkan berbagai satuan tugas, mulai dari personel Brimob, Sabhara, Binmas dan sebagainya.
Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adang Ginanjar, menyampaikan bahwa Simpamkota ini merupakan langkah proaktif Polda Sulbar untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif selama tahapan Pilkada berlangsung.
“Simpamkota ini bertujuan untuk menguji kesiapsiagaan personel dan peralatan dalam menghadapi berbagai kemungkinan ancaman yang bisa terjadi selama proses Pilkada, seperti unjuk rasa, kerusuhan massa, maupun gangguan lainnya,” ujar Kapolda.
Dalam simulasi tersebut, berbagai skenario dihadirkan, termasuk penanganan kerusuhan massa, evakuasi korban, hingga penindakan tegas terhadap pelaku anarkis. Personel yang terlibat dalam simulasi ini menunjukkan kemampuan mereka dalam merespons situasi darurat dengan cepat dan tepat.
Kegiatan Simpamkota ini juga disaksikan oleh perwakilan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulbar, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Mereka mengapresiasi langkah Polda Sulbar yang proaktif dalam menjaga stabilitas keamanan daerah menjelang Pilkada.
Selain itu, Kapolda Sulbar juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas selama tahapan Pilkada berlangsung. Ia berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulawesi Barat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, serta tidak mudah terpancing oleh berita-berita hoaks yang dapat memicu konflik,” tambah Kapolda.
Kegiatan Simpamkota ini merupakan salah satu upaya Polda Sulbar dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat dan memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik. Dengan adanya persiapan yang matang ini, diharapkan Pilkada 2024 dapat berlangsung dengan damai dan menghasilkan pemimpin-pemimpin daerah yang kredibel dan berintegritas.
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Sebagai wujud kesiapan dalam rangka mendukung pelaksanaan Pilkada 2024 yang aman, tertib dan lancar, Polda Sulbar terus memantapkan berbagai kesiapan dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satu kesiapan yang dilakukan saat ini adalah menggelar apel gelar Operasi Mantap Praja (OMP) dalam rangka pengamanan Pilkada 2024.
Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar yang memimpin kegiatan apel gelar pasukan tersebut bahkan menegaskan pihaknya siap menciptakan Pilkada damai 2024 tentunya tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak.
Di depan hotel d’Maleo terlihat ribuan pasukan gabungan dari TNI-POLRI, Basarnas, Satpol PP, Dishub, Senkom, KPU dan Bawaslu mengikuti apel gelar pasukan operasi Mantap Praja 2024 sebagai bukti kesiapan dan keterpaduan bersama mewujudkan pesta demokrasi yang aman dan damai, Rabu (21/8/24).
Apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja ditandai dengan penyamatan tanda pita operasi dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan dan seluruh kendaraan dinas yang akan digunakan dalam menunjang kelancaran pengamanan Pilkada 2024.
Dalam amanat yang dibacakannya, Kapolda mengungkapkan kegiatan ini merupakan pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarpras operasi Mantap Praja 2024 sebagai upaya mewujudkan terselenggaranya Pilkada yang aman dan lancar.
Bersamaan itu, Kapolda juga mengajak semua pihak untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat mengganggu keamanan dan kelancaran Pilkada nantinya seperti berita hoaks, isu sara, propaganda firehouse of falsehood dan black campaign.
Bersamaan itu, masyarakat juga diharapkan senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan ikut berpartisipasi dalam menjaga stabilitas kamtibmas pada perhelatan Pilkada 2024 nantinya.
Sedangkan bagi bagi seluruh personel ditegaskan untuk tidak under estimate dan tetap mempersiapkan pengamanan sebaik mungkin.
Terus lakukan mapping potensi konflik sosial secara detail di wilayahnya masing-masing dan selesaikan potensi konflik tersebut hingga ke akar masalah. Apabila terdapat konflik yang sudah menganggu stabilitas kamtibmas, maka pastikan penggunaan kekuatan dilakukan secara tepat sesuai Sop dengan memegang teguh asas proporsionalitas, legalitas, akuntabilitas serta nesesitas.
Selanjutnya terkait tindak pidana Pilkada, lakukan koordinasi dan kolaborasi antar Pilar sentra Gakkumdu, agar penanganan pelanggaran serta penyelesaian tindak pidana Pilkada dapat dilakukan secara profesional serta transparan, sehingga mendapatkan legitimasi dari masyarakat.
Terimakasih dan selamat bertugas kepada seluruh personel yang terlibat. Mari bersama-sama kita amankan Pilkada 2024, demi mewujudkan visi Indonesia emas 2045 yang kita cita-ciptakan bersama, tandasnya.
Sementara itu, saat ditemui oleh media Kapolda Sulbar juga mengungkapkan jumlah kekuatan yang akan dilibatkan selama operasi Mantap Praja. khusus Polda Sulbar personel yang dilibatkan sebanyak 608 personel ditambah kekuatan personel dari Polres jajaran, TNI, Basarnas, Dishub, Satpol PP, Pemadam, Senkom dan BPBD.
Kapolda juga berharap masyarakat bisa turut serta mewujudkan Pilkada damai 2024, Ayo gunakan hak pilih anda dengan datang ke
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat , Irjen Pol. Adang Ginanjar, memimpin langsung upacara perdana peringatan Hari Juang Polri tahun 2024, Rabu (21/8/24) di lapangan Tribrata Mapolda.
Upacara peringatan hari Juang Polri juga dihadiri oleh PJ. Gubernur, KBNNP, Kabinda, seluruh pejabat utama Polda Sulbar, purnawirawan dan tamu undangan lainnya
Tema yang diusung pada kegiatan tersebut adalah “Dengan Semangat hari juang Polri yang Presisi siap mengabdi demi mewujudkan Indonesia Emas 2045”.
Kapolda Sulbar dalam amanat yang dibacakannya mengatakan penetapan tanggal 21 Agustus sebagai hari juang Polri dilakukan untuk mengenang terjadi peristiwa Proklamasi Polisi Republik Indonesia yang dilakukan oleh Polisi Istimewa di bawah pimpinan Inspektur Polisi Kelas 1, Moehammad Jasin pada 21 Agustus tahun 1945.
Hari bersejarah bagi Polri ini diputuskan setelah pada 22 januari 2024 dengan keputusan Kapolri Nomor: 95/I/2024 tentang hari juang Polri.
Momen proklamasi 17 agustus 1945 juga menjadi tonggak dimulainya perjalanan sejarah polisi indonesia yang dapat menentukan arah dan langkahnya bersama bangsa ini. Metamorfosa Polri sejak saat itu hingga saat ini menjadikan Polri dibawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menetapkan bahwa tanggal 21 agustus diperingati sebagai hari juang Polri.
Di bawah kibaran bendera Merah Putih, terlihat seluruh personel Polda Sulbar dengan semangat Proklamasi Polisi 1945, Polda Sulbar siap menyongsong Indonesia Emas 2045.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Menyikapi minimnya tingkat kesadaran berlalu lintas di wilayah Sulbar yang ditandai dengan masih banyaknya angka pelanggaran, Direktorat Lalu Lintas mencoba melakukan berbagai inovasi untuk menangani persoalan tersebut.
Salah satu inovasi yang akan dilakukan adalah dengan memberdayakan dan mengoptimalkan fungsi Regional Traffic Management Center (RTMC). Hari ini seluruh personel Ditlantas dan seluruh Polres jajaran mengikuti pelatihan RTMC yang dilatihkan langsung oleh Korlantas Polri, Selasa (20/8/24) di Gedung RTMC Mapolda.
Dirlantas Kombes Pol Velentinus Virasandy Asmoro dalam sambutannya menyebutkan terselenggaranya sistem Regional Traffic Management Centre merupakan transformasi digital yang sejalan dengan amanah Undang-Undang R.I Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Hal tersebut juga sebagai upaya mewujudkan kamseltibcarlantas dan penegakan hukum secara elektronik dan humanis melalui bantu pengelolaan RTMC.
Tak bisa dipungkiri permasalahan bidang lalu lintas saat ini berkembang dengan cepat dan dinamis sebagai konsekuensi meningkatnya kebutuhan bermotor dan mobilitas untuk menunjang kebutuhan hidup.
Untuk itu, dengan hadirnya RTMC dan pemanfaatan fungsinya akan jadi wajah baru dalam mengelola sistem kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polda Sulbar. Bersamaan itu juga diharapkan terciptanya kondisi arus lalu lintas yang kondusif penegakan hukum secara elektronik dan humanis akan tercapai dengan maksimal melalui sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang RTMC, tutup Dirlantas.
Sementara itu, terlihat seluruh personel Ditlantas Polda Sulbar begitu antusias mengikuti pelatihan RTMC guna meningkatkan kemampuan SDM demi memaksimalkan upaya peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.(*/Udin)