
![]()
TAPTENG- Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga binaan. Sekaligus menjadi wahana untuk saling mendekatkan diri, bersilaturahmi, dan membangun hubungan emosional dengan tujuan menciptakan kedekatan TNI dengan rakyat. Hal tersebut diungkapkan Sertu Ak.manik Babinsa Koramil 02/ Sorkam ,saat ditemui di salah satu warung kopi tepatnya di Desa rianiate, Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli Tengah, jumat(10/04/26).
Babinsa kepada masyarakat juga memberikan edukasi untuk saling meningkatkan kepedulian , seperti kebersihan lingkungan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta yang tidak kalah pentingnya tentang perkembangan situasi dan kondisi yang berkembang di luar, khususnya melalui saluran media sosial agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi-informasi yang belum tentu kebenarannya atau hoaks.
Dalam keterangannya, Sertu Ak.Manik juga menjelaskan bahwa mendekatkan diri dengan warga binaan melalui metode Komsos . Warung kopi yang dijadikan masyarakat sebagai tempat berkumpul merupakan momen yang tepat untuk saling berbagi informasi serta menjalin silaturahmi antarwarga dan Babinsa.
“Untuk mendapatkan informasi tentang perkembangan situasi dan kondisi di wilayah binaan, salah satunya dengan menyambangi masyarakat yang sedang berada di warung kopi sambil ngobrol santai,” ucap Sertu A.k.Manik
Lebih lanjut dijelaskan, sebagai aparat teritorial ujung tombak di lapangan Kodim 0211/Tapanuli Tengah, Babinsa harus mampu hadir untuk masyarakat, bisa menjadi solusi jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi masyarakat. Selain itu, melalui kegiatan Komsos tersebut dapat membangun kedekatan TNI dengan rakyat, tandasnya.
di tempat terpisah, Kapten Cke Firman Sitompul, Danramil 02/Sorkam menambahkan bahwa sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya sebagai prajurit yang menjabat sebagai Babinsa untuk selalu berada di tengah masyarakat. Seperti halnya duduk bersama ,dengan warga merupakan salah satu kegiatan Komsos yang bertujuan mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menggali informasi perkembangan situasi baik sosial, budaya, politik, maupun ekonomi di lingkungan masyarakat. Dengan demikian, dapat diambil langkah-langkah pencegahan apabila muncul perkembangan yang tidak baik yang menimbulkan suasana tidak kondusif di wilayah binaan.
Selain itu, kedekatan TNI dengan rakyat menjadi sasaran utama. Diharapkan melalui Komsos, meskipun dilaksanakan di warung kopi, dapat menjadi sarana memupuk kekompakan antara Babinsa dan elemen masyarakat untuk menciptakan situasi wilayah yang kondusif, tutup beliau.



