Sidik24jam. MERANTI – Plt Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menerima kunjungan dan silaturahmi Anggota DPD RI dapil Riau, KH. Muhammad Mursyid, M.Pd.I, di Rumah Dinas Jalan Merdeka, Rabu (18/12/2024).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua FKPP Riau, KH. Nurdin, Ketua FKPP Meranti, serta Anggota DPRD Meranti, Al-Amin.
Dalam sambutannya, H. Asmar menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan tersebut. Ia berharap silaturahmi ini dapat mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan para ulama dalam mewujudkan program pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Visi kami adalah menjadikan Meranti unggul, agamis, dan sejahtera. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk para ulama, kami optimis program ini dapat terwujud,” ujar Asmar.
Sementara itu, KH. Muhammad Mursyid menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Plt Bupati Meranti yang dinilai mampu membawa perubahan positif bagi daerah tersebut. Ia juga mengungkapkan harapannya agar kolaborasi antara pemerintah daerah dan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) dapat terus ditingkatkan.
“Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan masyarakat Meranti, terutama para ulama. Sinergi antara FKPP Riau dan Pemkab Meranti diharapkan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat ke depannya,” ungkap KH. Muhammad Mursyid.
Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, dan komunitas keagamaan demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Meranti.***
Sidik24jam.com, Mamuju – Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) meraih penilaian kepatuhan tertinggi dalam evaluasi pelayanan publik tahun 2024 yang dilakukan oleh Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Barat. Penilaian ini menempatkan sebagian besar Kepolisian Resor (Polres) di wilayah Polda Sulbar dalam kategori “Zona Hijau” dengan opini kualitas pelayanan tertinggi dan tinggi.
Berdasarkan hasil penilaian yang dirilis Ombudsman, tiga Polres di Sulbar mendapat predikat kategori A dengan opini “Kualitas Tertinggi,” yakni:
1. Polres Mamuju dengan nilai 91,96.
2. Polres Pasangkayu dengan nilai 91,94.
3. Polres Mamasa dengan nilai 91,20.
Sementara itu, dua Polres lainnya mendapat predikat kategori B dengan opini “Kualitas Tinggi,” yakni Polres Polewali Mandar dengan nilai 86,90 dan Polres Mamuju Tengah dengan nilai 86,20. Sedangkan Polres Majene juga berhasil masuk kategori A dengan nilai 88,14.
Capaian ini menunjukkan komitmen kuat Polda Sulbar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kepolisian.
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulbar menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras jajaran Polres di bawah Polda Sulbar yang berhasil memenuhi standar pelayanan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Polda Sulbar yang resmi berdiri sejak 1 Juni 2016, kini menaungi enam Polres, yakni Polresta Mamuju, Polres Mamasa, Polres Majene, Polres Polewali Mandar, Polres Pasangkayu, dan Polres Mamuju Tengah. Sebelum terbentuknya Polda Sulbar, wilayah hukum Sulawesi Barat berada di bawah naungan Polda Sulselbar di Makassar.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi dorongan bagi seluruh satuan kepolisian di Sulawesi Barat untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan menjaga profesionalitas dalam menjalankan tugas sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat.
Ombudsman RI juga menegaskan bahwa penilaian ini menjadi barometer kepuasan masyarakat terhadap layanan kepolisian di Sulawesi Barat. Dengan capaian ini, Polda Sulbar berhasil menunjukkan dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan berkualitas kepada masyarakat.
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Direktorat Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Polda Sulbar, Kombes Pol Jonner MH Samosir, SIK, mengeluarkan klarifikasi terkait video yang beredar di media sosial dan sempat viral. Video tersebut menampilkan potongan percakapan yang menimbulkan interpretasi beragam di kalangan masyarakat.
Dalam klarifikasinya, Kombes Pol Jonner Samosir menegaskan bahwa video yang beredar di media sosial hanyalah sepenggal potongan dari konteks yang lebih luas. Video tersebut tidak menampilkan keseluruhan situasi dan kondisi yang terjadi saat itu.
“Kami ingin meluruskan informasi yang beredar dan memberikan penjelasan yang lebih lengkap kepada masyarakat,” tutur Kombes Pol Jonner Samosir.
Kombes Pol Jonner Samosir menjelaskan bahwa potongan video tersebut diambil saat pelaksanaan pengamanan di sebuah area Objek Vital Nasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di wilayah hukum Polda Sulbar. Saat itu, kami sedang menjalankan tugas pengamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif, jelasnya.
Terjadi insiden di mana oknum yang diindikasi akan melakukan upaya provokasi dan ingin merusak melumpuhkan area kantor Objek Vital Nasional (PLTU), sehingga kami terpaksa mengambil tindakan Tegas dan Terukur untuk mencegah hal hal yang tidak kita inginkan bersama lanjut Kombes Pol Jonner Samosir.
Kombes Pol Jonner Samosir juga menekankan pentingnya masyarakat memahami konteks sebelum menyimpulkan sesuatu berdasarkan potongan sepenggal video. Di era digital saat ini, informasi bisa dengan mudah diedit dan disebarluaskan, untuk itu kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya dan kebenarannya, tuturnya.
Kombes Pol. Jonner Samosir menegaskan bahwa Polda Sulbar tetap berkomitmen untuk menjalankan tugasnya dengan profesional dan menjunjung tinggi hukum serta hati nurani yang baik sesuai Perkap No 1 Tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan Tindakan Kepolisian. Kami akan selalu berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya Sulbar sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kami juga akan terus berupaya untuk memberikan informasi yang akurat dan transparan kepada masyarakat,” tegasnya.
Lewat Klarifikasi ini Kombes Pol Jonner Samosir juga meminta maaf kepada masyarakat jika tindakannya tersebut menyalahi harapan masyarakat. “Kami memohon maaf jika tindakan kami kurang berkenan,” tandasnya.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Kapolda Sulbar) Irjen Pol Adang Ginanjar memimpin langsung upacara penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran 2024 di SPN Mekkatta Polda Sulbar, Rabu (18/12/24).
Upacara tersebut menandai berakhirnya pendidikan selama 5 bulan bagi seluruh Bintara Remaja yang mengikuti Diktukba Polri di SPN Polda Sulbar. Para Bintara Remaja ini akan melanjutkan pengabdian mereka kepada masyarakat dan bangsa sebagai anggota Polri.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulbar menyampaikan selamat kepada para Bintara Remaja atas keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan. Ia berpesan agar mereka dapat menjadi Bintara Polri yang profesional, bermoral, dan berintegritas.
“Kalian adalah generasi penerus Polri yang harus senantiasa menjaga nama baik Polri dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” tegas Irjen Pol Adang Ginanjar.
Kapolda Sulbar juga mengingatkan para Bintara Remaja untuk selalu menjaga kesehatan dan kebugaran fisik, serta meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mereka. Ia berharap mereka dapat menjadi Bintara Polri yang berprestasi dan membanggakan institusi Polri.
Suasana haru menyelimuti upacara penutupan Diktukba Polri Tahun Anggaran 2024 ini. Para orang tua siswa yang hadir tampak terharu melihat anak-anak mereka telah resmi dilantik menjadi anggota Polri.
Upacara penutupan ini dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Sulbar, Kepala SPN Polda Sulbar, para Kapolres di jajaran Polda Sulbar, serta orang tua dan keluarga para Bintara Remaja.
Dengan berakhirnya pendidikan ini, para Bintara Remaja siap untuk memulai tugas pengabdian mereka sebagai anggota Polri. Mereka diharapkan dapat menjadi generasi penerus Polri yang profesional, bermoral, dan berintegritas, serta mampu menjaga nama baik institusi dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Dua orang lulusan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuk Ba) Polri yang baru saja menuntaskan pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Mekatta, Sulawesi Barat, mampu membuat sejuk suasa dengan lantunan suara merdu saat membacakan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah pada acara serah terima kelulusan, Rabu (18/12/24).
Aksi ini tidak hanya menunjukkan kecakapan mereka dalam menjalankan tugas agama, namun juga menggambarkan kedalaman iman dan taqwa yang dimiliki para polisi muda ini, yang menjadi bekal berharga dalam menjalankan tugas di lapangan.
Acara tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh para pejabat Polri, keluarga, dan peserta didik lainnya. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah dibawakan dengan penuh khushu. Suara mereka yang merdu, fasih dan penuh penghayatan menunjukkan kedalaman penguasaan serta pemahaman agama yang baik, yang merupakan bagian penting dari karakter seorang aparat penegak hukum yang profesional dan berakhlak mulia.
Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar turut mengapresiasi kemampuan para lulusan tersebut dalam menguasai bacaan Al-Qur’an dengan baik.
“Ini adalah cerminan bahwa sebagai seorang anggota Polri, tidak hanya diukur dari kemampuan profesionalitas di lapangan, tetapi juga harus memiliki bekal iman yang kuat. Pembacaan ayat suci ini menjadi simbol bahwa Polri tidak hanya mengutamakan disiplin tugas, tetapi juga moral dan etika yang baik,” tutur Kapolda.
Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar, menambahkan bahwa penguatan iman dan taqwa sangat penting dalam rangka mendukung tugas-tugas Polri yang sering kali berhadapan dengan tantangan dan dinamika sosial yang kompleks.
“Iman dan taqwa menjadi landasan penting bagi setiap anggota Polri dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan. Kedua lulusan ini telah membuktikan bahwa mereka tidak hanya cakap dalam tugas, tetapi juga memiliki moralitas yang tinggi.” Ungkap Kapolda.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam menumbuhkan rasa kebanggaan dan motivasi bagi para peserta didik lainnya. Pembacaan ayat suci dan saritilawah bukan hanya menjadi simbol spiritual, tetapi juga menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian yang diemban bukanlah semata-mata pekerjaan duniawi, melainkan juga amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab di hadapan Tuhan.
Dengan demikian, Diktuk Ba Polri di SPN Mekatta tidak hanya berhasil mencetak polisi yang profesional dan handal di lapangan, tetapi juga membentuk karakter yang mulia, menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan moralitas, sebagai landasan dalam melaksanakan tugas-tugasnya di tengah masyarakat.(*/Udin)
SIDIK24JAM.COM,INHIL.-Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, Polsek Kempas melaksanakan patroli dan sambang di pasar tradisional Desa Sungai Gantang, Rabu (18/12). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat pasca pelaksanaan Pilkada dan menjelang perayaan Natal serta Tahun Baru 2025.
Kapolsek Kempas, AKP Mardani Tohenes, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mendekatkan diri kepada masyarakat. Selain memantau situasi pasar, pihaknya juga berdialog dengan para pedagang dan pengunjung untuk mendengar langsung keluhan serta masukan terkait kondisi keamanan di sekitar mereka.
“Pasar tradisional adalah salah satu pusat aktivitas masyarakat, sehingga menjadi perhatian kami dalam memastikan situasi tetap aman dan terkendali, terutama menjelang momen-momen penting seperti Natal dan Tahun Baru,” ujar AKP Mardani. Ia juga menambahkan bahwa masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kriminal seperti pencurian dan penipuan.
Selain patroli, personel Polsek Kempas juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menjaga kerukunan, tidak terprovokasi isu-isu yang dapat memecah belah, serta melaporkan jika ada hal mencurigakan di lingkungan mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga kamtibmas.
Dengan adanya patroli dan sambang rutin seperti ini, Polsek Kempas optimis situasi keamanan di wilayah Desa Sungai Gantang dan sekitarnya akan tetap kondusif. Masyarakat pun menyambut baik langkah tersebut, mengapresiasi perhatian kepolisian yang terus hadir untuk memberikan rasa aman, nyaman, damai dan kondusif dalam lingkungan masyarakat.
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Dalam rangka mendukung dan mewujudkan ketahanan pangan daerah, TNI/Polri di Bambalamotu Kabupaten Pasangkayu bersinergi untuk memanfaatkan lahan bercocok tanam cabai, hal ini menunjukkan komitmen kuat dalam membantu perekonomian masyarakat.
Program ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Kapolsek Bambalamotu menyebutkan program penanaman cabai ini merupakan contoh nyata dari kolaborasi yang efektif dalam membangun ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Untuk itu TNI/Polri berperan aktif dalam berbagai aspek program, mulai dari penyediaan lahan, pelatihan, hingga pemasaran hasil panen.
Salah satu fokus utama program ini adalah memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak terpakai. Di Desa Kalola, Kecamatan Bambalamotu, lahan seluas 1 hektar yang sebelumnya terbengkalai telah disulap menjadi area penanaman cabai. Pemanfaatan lahan ini tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat.
Tak hanya pemanfaatan lahan, TNI/Polri juga memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para petani dalam teknik budidaya cabai yang baik. Pelatihan ini meliputi pemilihan bibit, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta panen dan pascapanen. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik, para petani diharapkan dapat meningkatkan hasil panen dan kualitas produk cabai.
Melalui upaya ini tentu diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bambalamotu Kabupaten Pasangkayu. Dengan meningkatnya pendapatan dari hasil panen cabai, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, meningkatkan taraf hidup, dan membangun perekonomian keluarga. Program ini juga dapat menciptakan lapangan kerja baru di sektor pertanian, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran di wilayah tersebut, tutup Kapolsek.(*/Udin)
Sidik24jam. MERANTI – MERANTI – Polres Kepulauan Meranti Mengelar Konferensi Pers dilanjutkan Rekontruksi Dugaan Tindak Pidana Pembunuhan Atau Dugaan Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan bertempat di Lobby Mako Polres Meranti, Jalan Raya Gogok Darussalam, Selasa (17/12/24) Pagi.
Turut hadir Kapolres Kepulauan Meranti diwakili Kasat Reskrim Iptu Yohn Mabel, S.Tr.K., S.I.K., M.H., KBO Sat Reskrim Ipda Martin Alvian, S.Tr.K., Kanit Pidum Sat Reskrim Bripka Rijen Gurning,S.H., M.H, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Selatpanjang Vicky beserta Anggota Kejaksaan Negeri Selatpanjang, rekan Pers, Pihak Keluarga Korban, Saksi-saksi dan Tersangka.
Kasat Reskrim Polres Kep. Meranti Iptu Yohn Mabel, S.tr.k., S.i.k., M.h. Menjelaskan Perkara ini telah menjadi perhatian kita bersama dan tentunya menimbulkan keprihatinan mendalam baik bagi keluarga korban, masyarakat Kepulauan Meranti, maupun bagi kami selaku aparat penegak hukum.
Oleh karena itu, melalui konferensi pers ini, kami ingin menyampaikan perkembangan proses penyidikan yang telah dilaksanakan oleh Polres Kepulauan Meranti secara profesional, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Iptu Yohn Mabel, S.Tr.K., S.I.K., M.H mengungkapkan bahwa sebelumnya pelaku mengaku ditipu oleh korban saat memesan jasa layanan kencan via Aplikasi Hijau.
“Pengakuan terduga pelaku, sebelumnya pernah ditipu dua kali melalui akun ‘Aplikasi Hijau’ yang sama. Pelaku mengaku sudah transfer uang Rp 400.000 dan sudah janjian ketemu korban,” ungkap Yohn
Setelah itu, lanjut dia, pelaku mengajak korban bertemu untuk meminta kembali kerugiannya dan juga ingin mengambil barang milik korban.
Selanjutnya, pada pukul 13.55 WIB korban (WI) menghubungi Tersangka melalui panggilan WA dan Tersangka angkat sambil membuka kunci kamar 105 dan korban sudah berada didepan pintu kamar, lalu korban masuk kedalam kamar tersebut.
“Didalam kamar Tersangka bersama korban ngobrol-ngobrol dan saat itu Tersangka memberikan uang kepada korban sebesar Rp. 50.000,- sebagai DP (tanda jadi) dan sisanya sebesar Rp. 250.000,- Tersangka sampaikan kepada korban setelah selesai main (selesai bersetubuh) dan uang tersebut dimasukkan disimpan korban kedalam tas kecil miliknya,” Ungkap Kasat Reskrim Iptu Yohn Mabel.
Lalu korban naik keatas tempat tidur sambil baring, tidak lama kemudian korban memakan Nasi Bungkus yang Tersangka beli yang telah di campur dengan Obat tidur, lalu saat korban mau minum korban ada bertanya kepada Tersangka
“ini minuman apa, kok lain warnanya?”, lalu Tersangka menjawab “itu saya campur dengan obat kuat”, namun korban tetap meminumnya sedikit.”
Sebelum bertemu korban, pelaku sudah membawa sebilah pisau cutter yang akan digunakan untuk mengancam korban agar uangnya dikembalikan. Selain itu, pelaku juga membawa obat tidur untuk diberikan kepada korban, namun tidak mempan.
Setelah melakukan aksi keji tersebut, Tersangka mengambil isi Tas korban berupa 1 (satu) unit
Handphone Merk Oppo CPH2591 warna Hitam dan uang tunai sebesar Rp. 70.000,- yang mana Rp. 50.000,- uang yang ia berikan kepada korban sebagai DP / tanda jadi dan Rp. 20.000,- uang milik korban Tersangka masukkan ke dalam kantong celana sebelah kanan yang Trsangka pakai saat itu, sedangkan tas kecil milik korban Tersangka letakkan di atas tempat tidur.
Pelaku kemudian hendak membawa kabur tas korban, Namun, korban melawan hingga terjadi kontak fisik. Saat itulah, pelaku melukai leher korban dengan pisau cutter hingga tewas.
Kemudian Tersangka langsung keluar dari dalam kamar No. 105 dan pintu kamar Tersangka tutup dari luar menggunakan engsel pintu, lalu Tersangka pergi meninggalkan lokasi kejadian.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 365 ayat 3 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (curas) dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.
Kegiatan rekonstruksi selesai dilaksanakan sekira pukul 11.45 WIB dengan situasi aman dan kondusif. Demikian kami sampaikan sebagai laporan***
SIDIK24JAM.COM,INHIL.-Untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, personil Polsek Kempas melaksanakan patroli dialogis di sejumlah objek vital, SPBU, perbankan, dan tempat-tempat keramaian di wilayah Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir. Kegiatan ini dilakukan secara intensif pasca perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Kapolsek Kempas, AKP Mardani Tohenes, SH, MH, menjelaskan bahwa patroli dialogis ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama di tempat-tempat yang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan sosial. “Patroli ini merupakan upaya preventif untuk mencegah tindak kriminal dan gangguan kamtibmas, sekaligus membangun komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat,” ujar Mardani.
Sasaran patroli antara lain stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), kantor-kantor perbankan, pasar, pusat perbelanjaan, serta tempat keramaian lainnya. Selain memantau situasi keamanan, personil Polsek Kempas juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kejahatan, seperti pencurian, penipuan, dan aksi premanisme.
Dalam kegiatan tersebut, personil kepolisian turut berdialog dengan petugas keamanan di lokasi-lokasi objek vital serta pedagang dan pengunjung pasar. Mereka mengingatkan pentingnya menjaga barang berharga, serta melaporkan setiap kegiatan yang mencurigakan kepada pihak kepolisian. “Keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sangat penting,” tambah Mardani.
Patroli dialogis ini mendapatkan respons positif dari masyarakat setempat. Salah seorang pengelola SPBU menyatakan bahwa kehadiran polisi memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi pelanggan. “Kami merasa lebih tenang, apalagi akhir-akhir ini aktivitas di SPBU meningkat,” ujar Pengelola SPBU.
Selain menjaga objek vital, Polsek Kempas juga menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban pasca libur panjang Natal dan Tahun Baru. “Kegiatan ini akan terus kami lakukan secara rutin, agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tutup Mardani.
Dengan adanya patroli dialogis ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Kempas tetap aman dan kondusif, serta masyarakat semakin percaya terhadap peran kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Menghadiri upacara pengukuhan kepala BPKP Provinsi Sulbar, Wakapolda Brigjen Pol Rachmat Pamudji turut mengungkapkan sukacitanya atas jabatan yang dipercayakan kepada kepala BPKP yang baru saja dilantik.
“Selamat atas amanah barunya, sukses selalu. Lewat kolaborasi yang baik, bersama kita bangun Sulbar yang lebih baik,” tutur Wakapolda disela-sela kegiatannya.
Bersamaan dengan itu, Wakapolda berharap kepala BPKP yang baru dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh dedikasi. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara BPKP dengan pihak kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan pembangunan di Sulbar.
“Saya yakin dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki, kepala BPKP akan mampu menjalankan tugasnya dengan baik lagi. Kami di Polda Sulbar siap mendukung penuh kinerja BPKP dalam mengawal pembangunan di Sulbar,” tutur Wakapolda.
Sementara itu, Pj. Gubernur Sulbar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kinerja BPKP dalam mengawal pengelolaan keuangan daerah. Ia berharap kepala BPKP yang baru dapat melanjutkan dan meningkatkan kinerja tersebut demi kemajuan Sulbar.
“Diharapkan kepala BPKP saat ini dapat membawa angin segar bagi peningkatan tata kelola keuangan daerah di Sulbar. Kami menaruh kepercayaan penuh atas kepemimpinan beliau,” tutur Pj. Gubernur.
Kegiatan yang berlangsung di Rujab Gubernur Provinsi Sulbar ini turut dihadiri oleh para forkopimda dan seluruh tamu undangan lainnya, Selasa (17/12/24).(*/Udin)