Sidik24jam.com, Polda Sulbar – “Masa depanmu bukan hanya milikmu, tapi juga tanggung jawabmu!” Pesan tegas ini disampaikan oleh KOMPOL Eduard Steffry Allan T., S.I.K., M.Si., Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Sulawesi Barat, saat menjadi narasumber dalam Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Siswa OSIS di SMAN 2 Mamuju, Selasa (5/11/24).
Nampak puluhan siswa OSIS diedukasi pemaparan tentang bahaya narkoba dan obat terlarang. KOMPOL Eduard tak hanya membedah jenis-jenis narkoba yang mudah diakses remaja, tapi juga mengungkap sisi kelam di baliknya. Dampak kesehatan yang menghancurkan, jeratan hukum yang mencekam, dan masa depan yang hancur berkeping-keping akibat narkoba, dipaparkan dengan gamblang.
“Narkoba bukan sekadar tren, tapi jebakan maut yang bisa merenggut mimpi dan masa depan kalian,” tegas KOMPOL Eduard. Ia menekankan bahwa Polda Sulbar tak akan lelah menentang penyalahgunaan narkoba, dan program edukasi seperti ini menjadi senjata ampuh untuk membentengi generasi muda.
Para siswa, yang sebelumnya mungkin masih menganggap enteng bahaya narkoba, kini terlihat tercengang. Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan tentang cara mengenali dan menghindari godaan narkoba di lingkungan pergaulan.
KOMPOL Eduard menjawab dengan jelas dan tegas. “Sadarlah, kalian memiliki kekuatan untuk memilih pergaulan yang positif, dan itulah senjata terkuat untuk mengatasi godaan narkoba,” ujarnya.
Acara ini bukan sekadar pemberian materi, tapi juga menjadi momentum bagi siswa OSIS untuk mengungkap keprihatinan dan mencari solusi bersama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Dengan pengetahuan yang mendalam dan kesadaran yang tinggi, diharapkan para siswa akan menjadi agen perubahan positif di kalangan remaja dan membantu menciptakan generasi muda yang sehat dan berprestasi.(*/ Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) secara resmi membuka pendaftaran penerimaan Bakal Calon Polisi Khusus (Bakomsus) untuk bidang pertanian, peternakan, perikanan, gizi, dan kesehatan masyarakat.
Pendaftaran ini menjadi peluang berharga bagi putra-putri terbaik Sulbar yang ingin mengabdikan diri melalui jalur kepolisian di bidang khusus yang berfokus pada pengembangan ketahanan pangan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar, melalui Karo SDM Kombes Pol Pungky Bhuana Santoso, dalam keterangan resminya menyatakan, “Penerimaan Bakomsus ini adalah salah satu langkah strategis dalam memperkuat aspek non-teknis kepolisian, yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian, peternakan, perikanan, gizi, dan kesehatan masyarakat.” Langkah ini diharapkan dapat mendorong inovasi di berbagai sektor vital bagi ketahanan pangan dan kesehatan di Sulawesi Barat.
Adapun kriteria yang dibutuhkan dalam penerimaan Bakomsus ini meliputi lulusan dari jurusan terkait yang memiliki kompetensi dalam masing-masing bidang. Mereka yang diterima nantinya akan mendapatkan pelatihan dasar kepolisian dan pengembangan keterampilan teknis sesuai bidangnya, sehingga siap untuk terlibat aktif dalam program-program ketahanan pangan dan kesehatan yang menjadi prioritas pemerintah daerah.
Kombes Pol Pungky Bhuana Santoso, juga menambahkan bahwa para calon yang terpilih tidak hanya akan mendapatkan kesempatan untuk berkarier di kepolisian, tetapi juga berkontribusi langsung dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui sektor-sektor yang menjadi fokus mereka.
“Kami mengundang generasi muda yang memiliki keahlian di bidang-bidang ini untuk bergabung dengan Polda Sulbar dan menjadi bagian dari perubahan,” ujarnya.
Bagi masyarakat yang tertarik, pendaftaran sudah dibuka secara daring melalui situs resmi Polda Sulbar, dengan informasi lengkap terkait syarat dan ketentuan pendaftaran. Calon pelamar diimbau untuk segera mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan dan mendaftar sebelum tenggat waktu yang ditentukan.
“Jangan lewatkan kesempatan ini. Mari berperan aktif dalam pembangunan daerah dan menjaga kesejahteraan masyarakat melalui bidang yang sesuai dengan keahlian Anda,” tutup Kombes Pol Pungky Bhuana Santoso.(*/udin)
Sidik24jam.com, MAMUJU – Pj. Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin menerima kunjungan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Bidang Pendidikan dan Kebudayaan RI, DR. Ir. Heru Dewanto dalam rangka penyerahan bantuan IoT Devices di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Jum’at, 1 November 2024.
Hadir serta, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar, Ketua Bhayangkara Ny Miranti Adang Ginanjar, Asisten I Bidang Pemkesra, Muh. Jaun, Asisten III, Administrasi dan Umum, Amujib, Sekertaris Diknas Pendidikan Sulbar dan para tamu undangan lainnya.
Wakadin Bidang Pendidikan dan Kebudayaan RI Heru Dewanto mengatakan ini adalah kunjungan pertama ke Sulbar, sehingga sangat bersyukur bisa hadir di tanah malaqbi.
“Kedatangan kami ke sini sesuai apa yang sedang Kadin kerjakan yakni menyusun pembangunan ekonomi nasional. Hasilnya ini sudah kita serahkan ke Presiden Prabowo dan diharap bisa menjadi masukan,” kata DR. Ir. Heru Dewanto
Permasalahan besar saat ini kualitas pendidikan dan kesenjangan, maka ini menjadi perhatian serius.
“Makanya Kadin Indonesia ikut andil membantu persoalan kesenjangan pendidikan ini, ada satu alat IoT Devices yang bisa berfungsi sebagai komputer dan bisa juga berfungsi sebagai server,” ungkapnya.
Alat ini bisa menampung 60 ribu berisi buku, soal-soal, video, dan konten-konten pembelajaran yang lain. Ini lengkap untuk SD, SMP, SMA hingga Madrasah.
“Dengan demikian alat bisa ditempatkan didaerah sulit internet. Jadi siswa bisa mengaksesnya dan mereka yang mengakses tidak perlu membayar biaya internet,” bebernya.
Apalagi, diketahui masih ada wilayah di Sulbar belum bisa diakses dengan internet. Sehingga sangat cocok dengan alat ini.
“Mudah-mudah alat ini bisa membantu kesenjangan internet di Sulbar. Sekaligus sumber membantu kesenjangan pendidikan,” ujarnya.
Alat ini rencananya akan diberikan ke kepulauan Bala-balakang dan Kecamatan Kalumpang Kabupaten Mamuju.
“Ini berkat pak Kapolda dan Ibu Kapolda yang bersahabat dengan Wakadin Indonesia sehingga adanya bantuan ini. Beliau ini salah satu pengusaha di Indonesia yang sering membantu warga,” ucap Bahtiar.
Sementara itu, kelihatan sederhana alat diberikan, tapi ini luar biasa dampaknya, karena warga memang keterbatasan fasilitas sektor pendidikan selama ini.
“Jadi kami sangat mengapresiasi dengan bantuan alat ini, sehingga bisa dirasakan masyarakat yang ada di Pulau maupun daerah pelosok lainnya,” tandasnya.
Ditempat yang sama, Ketua PD Bhayangkari Sulbar Ny Miranti Adang Ginanjar mengatakan, Memanfaatkan bonus demografi yang tengah dialami Indonesia menjadi salah satu kunci untuk membangun masa depan bangsa yang unggul dan berdaya saing. Di Sulawesi Barat, upaya untuk meningkatkan kualitas penduduk melalui pendidikan yang cerdas dan berkarakter terus digencarkan dengan berbagai program intervensi, salah satunya melalui pemberian perangkat Internet of Things (IoT) yang diinisiasi oleh Bhayangkari Daerah Sulawesi Barat.
Bhayangkari Daerah Sulbar menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan berupa perangkat IoT yang akan dialokasikan ke SMA di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju.
Ny Miranti Adang Ginanjar, menyampaikan bahwa pendidikan berbasis teknologi menjadi penting dalam meningkatkan kapasitas siswa agar memiliki keterampilan yang relevan dengan tuntutan zaman. “Kami berharap, dengan adanya perangkat IoT ini, para siswa dapat lebih mengenal teknologi serta meningkatkan kualitas pendidikan yang berbasis digital,” ujar Ketua Bhayangkari Sulbar.
Selain itu, pendidikan dengan muatan lokal juga turut menjadi perhatian. Bhayangkari Daerah Sulbar mengapresiasi hadirnya aplikasi Kipin (Kios Pintar) sebagai media yang mampu memadukan pendidikan berbasis digital dengan muatan lokal, seperti pelajaran adat dan budaya setempat. Melalui aplikasi ini, para siswa diharapkan dapat mempelajari pantun Mandar dan kebudayaan lokal lainnya, yang akan menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap budaya lokal sekaligus meningkatkan wawasan kebangsaan.
“Dengan Kipin, siswa dapat belajar tentang budaya kita, termasuk seni pantun Mandar, yang merupakan kekayaan tradisi lisan Sulawesi Barat. Muatan lokal ini penting agar generasi muda tetap memahami dan mencintai budaya mereka di tengah perkembangan teknologi yang pesat,” tambah Ketua Bhayangkari.
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar hadir langsung dan menjadi saksi penting dalam penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antara Pemerintah Provinsi Sulbar dan Kejaksaan Tinggi Sulbar pada Jumat, (1/11/24) di Graha Sandeq Gubernur.
Momen ini menandai langkah strategis dalam upaya membangun sinergi dan kolaborasi yang erat antara kedua lembaga. Dimana kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pendorong utama dalam memajukan pembangunan di berbagai sektor di Sulawesi Barat (Sulbar).
Sementara kehadiran Kapolda Sulbar dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan penuhnya terhadap upaya mewujudkan Sulawesi Barat yang aman, damai, dan sejahtera. Melalui kesepakatan ini, diharapkan tercipta iklim yang kondusif bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Melalui kesepakatan ini, diharapkan tercipta iklim yang kondusif bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tutur Kapolda.
Suasana penuh kebahagian dan antusias dari seluruh tamu undangan juga menyelimuti kegiatan tersebut. Penandatanganan Kesepakatan Bersama ini menjadi bukti nyata komitmen kedua lembaga untuk bekerja sama secara optimal dalam mewujudkan cita-cita bersama untuk kemajuan Sulawesi Barat.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Kepolisian Daerah Sulawesi Barat mendapatkan apresiasi dari KPU Provinsi Sulbar atas keberhasilannya dalam mengawal Debat Perdana Paslon Cagub/Cawagub yang diselenggarakan di Gedung Gadis Kabupaten Polman pada tanggal 30 Oktober 2024.
Pihak KPU menilai bahwa upaya Polda Sulbar, bersama TNI dan pihak terkait lainnya, telah maksimal dalam menciptakan suasana aman, tertib, dan lancar selama debat berlangsung.
Keberhasilan Polda Sulbar dalam mengawal debat ini terlihat dari fokusnya personel dalam memberikan pengamanan baik di luar maupun di dalam Gedung Gadis. Polda Sulbar menerjunkan 118 personel dari Sabhara, Brimob, dan Satlantas untuk memperkuat pengamanan Polres Polman ditambah kekuatan pengamanan dari TNI menunjukkan komitmen yang kuat untuk memaksimalkan pengamanan. Selain itu, rekayasa lalu lintas yang dilakukan oleh pihak kepolisian juga berhasil meminimalisir kemacetan di sekitar lokasi debat.
Karoops Polda Sulbar, Kombes Pol I Nyoman Artana, melalui Kabid Humas Kombes Pol Slamet Wahyudi, menyampaikan bahwa keberhasilan dalam mengamankan debat perdana Pilgub Sulbar merupakan hasil dari sinergi yang baik antara Polda Sulbar, TNI, dan instansi terkait lainnya.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pilgub Sulbar berlangsung,” ujar Kombes Pol Slamet Wahyudi.
Menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pilkada adalah hal yang penting dilakukan untuk memastikan bahwa proses demokrasi dapat berjalan dengan lancar dan aman, serta memberikan kesempatan bagi seluruh calon untuk menyampaikan visi dan misi mereka kepada masyarakat, tandasnya.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Majene – Kepolisian Resort (Polres) Majene menggelar konferensi pers mengenai hasil pelaksanaan Operasi Zebra Marano 2024 yang berlangsung di wilayah Kabupaten Majene selama 14 hari, dari tanggal 14 hingga 27 Oktober 2024.
kegiatan tersebut berlangsung di ruang data Polres Majene pada Kamis (31/10/2024) dan dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Majene, AKP Andri Aryansyah, didampingi oleh Kasi Humas IPTU Suyuti dan KBO Satlantas Ipda Ahmad.
Dalam keterangannya, AKP Andri Aryansya menjelaskan bahwa Operasi Zebra Marano 2024 menargetkan sejumlah pelanggaran yang kerap terjadi di jalan raya. Sasaran utama dalam operasi ini antara lain pengendara yang tidak menggunakan helm SNI, pengemudi di bawah umur, serta pengendara yang berboncengan lebih dari satu orang.
Selain itu, operasi juga menyasar pengemudi kendaraan overload dan over dimensi, penggunaan ponsel saat berkendara, dan pelanggaran tidak menggunakan sabuk pengaman.
Kasat Lantas Polres Majene AKP Andri Ariansyah, S.I.K menyampaikan bahwa pada Operasi Zebra Marano 2024 yang dilakukan ada beberapa perkara yang mengalami kenaikan dibandingkan operasi zebra marano yang dilakukan pada tahun 2023.
Seperti halnya penindakan pelanggaran lalu lintas tilang manual dimana pada Operasi Zebra Marano 2023 sebanyak 268 pengendara yang ditilang. Sementara Operasi Zebra Marano 2024 naik menjadi 271, mengalami kenaikan sekitar 3 persen.
Pelanggaran ini rata-rata dilakukan oleh kendaraan roda dua. Dengan pelaku pelanggaran didominasi oleh anak dibawah umur atau pelajar yang naik hingga 26 persen atau sekitar 134 dari jumlah tahun sebelumnya (2023) 108 orang.
“Dan rata-rata untuk jenis pelanggaran lalu lintas untuk roda dua didominasi tidak menggunakan helm SNI dan penggunaan knalpot buang tidak sesuai spesifikasi teknis. Termasuk melawan arus dan melanggar lampu lintas,” jelas Kasat Lantas Polres Majene.
Sedangkan pada kendaraan roda empat, pelanggaran didominasi oleh pengemudi yang tidak memakai sabuk pengaman serta kendaraan overload dan over dimensi.
Lebih lanjut, AKP Andri Aryansya menekankan bahwa peningkatan jumlah penindakan ini menunjukkan komitmen pihak kepolisian, khususnya Satuan Lalu Lintas Polres Majene, dalam menegakkan ketertiban berlalu lintas demi meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara.
“Selain penindakan, kami dari Satlantas Polres Majene juga terus memberikan himbauan kepada masyarakat terkait tertib berlalu lintas. Kami mengimbau agar masyarakat senantiasa menjaga keselamatan di jalan dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya Operasi Zebra Marano 2024, Polres Majene berkomitmen untuk terus meningkatkan sosialisasi terkait keselamatan berlalu lintas agar pelanggaran dapat ditekan dan keselamatan di jalan raya tetap terjaga.
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Irjen Pol Adang Ginanjar, Kapolda Sulawesi Barat, menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas dan kemajuan daerah dengan menghadiri kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bertema “Pembahasan Isu-Isu Strategis Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya” di Graha Sandeq, kompleks kantor Gubernur Sulawesi Barat, Kamis (31/10/24).
Komsos ini menjadi wadah penting untuk membahas isu-isu krusial yang berpotensi menghambat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat. Hadir dalam kesempatan tersebut PJ. Gubernur Bahtiar Baharuddin, yang memimpin langsung forum diskusi, serta seluruh Forkopimda dan tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulbar juga menyampaikan dukungannya terhadap upaya-upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan ekonomi, sosial, dan budaya. Beliau menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar lembaga untuk menghadapi tantangan yang kompleks.
“Ketahanan ekonomi, sosial, dan budaya merupakan fondasi kuat bagi pembangunan daerah. Untuk mencapai hal ini, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi yang erat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder,” ujar Kapolda Sulbar.
Komsos ini menjadi momentum penting untuk merumuskan strategi bersama dalam menghadapi tantangan di bidang ekonomi, sosial, dan budaya. Beberapa isu strategis yang dibahas meliputi:
• Peningkatan Ekonomi: Membahas strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, serta membuka lapangan kerja baru.
• Kesejahteraan Sosial: Memfokuskan pada upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan, dan mengatasi kesenjangan sosial.
• Pelestarian Budaya: Mendorong upaya untuk melestarikan nilai-nilai budaya lokal dan memperkuat identitas Sulawesi Barat.
Keterlibatan aktif Kapolda Sulbar dalam Komsos ini menunjukkan komitmen kuat Polri dalam mendukung pembangunan daerah. Melalui sinergi dan kolaborasi yang erat, diharapkan Sulawesi Barat dapat terus berkembang menjadi daerah yang sejahtera, harmonis, dan berdaya saing.
Komsos ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah dan kepolisian bekerja sama untuk membangun Sulawesi Barat yang lebih baik. Dengan berkolaborasi dan saling mendukung, diharapkan berbagai tantangan yang dihadapi dapat diatasi dan Sulawesi Barat dapat mencapai kemajuan yang berkelanjutan.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Mataram (NTB)- Kuasa hukum Hasmawati pertanyakan penanganan kasus korban penipuan solar dengan kerugian 7 Miliar yang di tangani kepolisian Polda NTB. Rabu (30/10/2024).
Kuasa hukum muljanti SH MH mengatakan kami berharap Yeni segera di tangkap untuk di jadikan tersangka serta di jobloskan ke penjara.
Sebagai pengingat bahwa ini kan kasus besar yang mesti diselesaikan malah di keluarkan oleh pihak kepolisian.
“Berrharap kepada pihak kepolisian polda NTB untuk serius menangani kasus solar ini dengan mencapai kerugian 7 Milir,”tegas Muljanti saat mengelar komfrensi pers di halaman polda NTB.
Lanjut kata dia, seperti di ketahui bahwa pelaku kasus penipuan atas nama Yeni sudah di tangkap oleh pihak polda NTB namun di keluarkan dengan alasan sakit.
“Kami berharap kasus ini menjadi perhatian serius oleh semua pihak terutama kepolisian Polda NTB,”tutupnya.(Sae)
Sidik24jam.com, MAMUJU – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polairud ke-74, Direktorat Polairud Polda Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar aksi donor darah sebagai bentuk bakti sosial kemanusiaan.
Acara yang dipusatkan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulbar pada Selasa (29/10/2024) ini merupakan wujud kepedulian Ditpolairud Polda Sulbar terhadap sesama.
Aksi donor darah ini melibatkan petugas dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Polman dan diikuti oleh Wakapolda Sulbar Brigjen Pol Rachmat Pamudji, sejumlah pejabat utama Polda Sulbar, Korem 142 Tatag, Lanal Mamuju, Perhubungan Laut, dan Dokkes.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Ditpolairud Polda Sulbar terhadap sesama. Kita ingin berbagi kebahagiaan dengan membantu masyarakat yang membutuhkan darah,” ujar Direktur Polairud Polda Sulbar, Kombes Pol Deny Pudjianto.
Aksi donor darah ini disambut antusias oleh para peserta. Mereka bersemangat untuk mendonorkan darahnya demi membantu sesama. Acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan kemanusiaan lainnya.
Ditpolairud Polda Sulbar: Melayani, Mengayomi, dan Peduli
Aksi donor darah ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan HUT Polairud ke-74 yang dirayakan oleh Ditpolairud Polda Sulbar. Melalui kegiatan ini, Ditpolairud Polda Sulbar ingin menunjukkan bahwa mereka tidak hanya bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menginspirasi kita semua untuk saling membantu dan peduli terhadap sesama,” tutup Kombes Pol Deny Pudjianto.
Sidik24jam.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima penghargaan Panglima Gagah Pasukan Polis dari Kerajaan Malaysia. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Raja Malaysia Kebawah Duli Yang Maha Mulia Seri Paduka Baginda Yang Dipertuan Agong XVII Sultan Ibrahim Ibni Sultan Iskandar.
Upacara pemberian penghargaan dilaksanakan pukul 08.00 waktu setempat, Rabu (30/10/2024). Upacara penganugerahan ini digelar di Istana Negara Malaysia, Kuala Lumpur.
Penganugerahan penghargaan Panglima Gagah Pasukan Polis diberikan pada Jenderal Sigit sebagai bentuk apresiasi Malaysia terhadap Polri. Malaysia menilai Polri berkomitmen kuat menjaga keamanan Kawasan.
Selain itu, Polri dinilai berkomitmen kuat dalam hubungan kerja sama dengan Polis Diraja Malaysia (PDRM). Untuk diketahui, penghargaan serupa pernah diberikan kepada tiga Kapolri pada masanya.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima penghargaan Panglima Gagah Pasukan Polis dari Kerajaan Malaysia. (dok. Polri)
Berikut ini 3 Kapolri pada masanya yang pernah menerima penghargaan Panglima Gagah Pasukan Polis:
ADVERTISEMENT
– Jenderal (Purn) Dibyo Widodo
– Jenderal (Purn) Timur Pradopo
– dan Jenderal (Purn) Tito Karnavian.
Raja Malaysia hari ini juga memberikan penghargaan yang sama kepada Kepala Kepolisian Nasional Filipina Jenderal Polisi Rommel Francisco Dayleg Marbil, selain Jenderal Sigit. Sementara itu, 4 pejabat PDRM juga menerima penghargaan ini di antaranya Komisioner Polis Datuk Seri Khaw Kok Chin, Komisioner Polis Datuk Haji Samsudin bin Basir, Komisioner Polis Datuk TS Ahmad Ramdzan Bin Daud, Komisioner Polis Datuk Mohd Roze Bin Haji Shaari.