Sidik24jam.com, Polda Sulbar– Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Sulbar, Kombes Pol Pungky Buana Santoso silaturahmi dan berikan motivasi kepada orang tua calon siswa Bintara Polri Gelombang I, tahun anggaran 2024, Minggu, 11 Februari 2024.
Kombes Pol Pungky Buana Santoso, hari ini kita melepas 205 calon bintara pria yang akan menempuh pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Mekatta Polda Sulbar di Majene. Sekaligus meminta kepada orang tua calon bintara untuk mempercayakan anaknya dalam mengikuti pendidikan Polisi.
“Calon siswa ini adalah anak negara dan mohon kepada orang tua untuk memberikan doa dan motivasi kepada anaknya agar berhasil menjadi anggota Polri dan tidak cenggeng dalam melaksanakan pendidikan,” Ujar Kombes Pol Pungky Buana Santoso.
Kombes Pol Pungky Buana Santoso, tak henti-hentinya juga mengingatkan rekurtmen anggota Polri tahun angkatan (TA) 2024 dipastikan tanpa dipungut biaya sepersen pun alias gratis seperti rekrutmen tahun – tahun sebelumnya.
“Hindari calo, tidak ada masuk Polri bayar. Jangan siapkan uang, tempa fisik dan kemampuan akademis,” tegasnya
Kombes Pol Pungky Buana Santoso, menambahkan, Di era modern saat ini, seleksi penerimaan anggota Polri sudah menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test).
“Dan pada sistem tersebut hasil dari kemampuan masing-masing calon siswa setelah mengikuti ujian seleksi akan langsung muncul dilayar monitor komputer,” tutup Kombes Pol Pungky Buana Santoso(HPS/Udin)
Sidik24jam.com, Jakarta : Mabes Polri beserta jajaran Polda dan Polres telah memetakan potensi kerawanan kamtibmas dan geografis dalam pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2024 guna mengamankan Pemilu 2024.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan, pengamanan kerawanan dalam Operasi Mantap Brata 2024 diantisipasi dengan pola preemtif maupun preventif yang dikedepankan.
“Dengan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat melalui bhabinkamtibmas, patroli perintis presisi dan asistensi seluruh personel Polri dalam rangka harkamtibmas, serta bekerja sama dengan seluruh stakeholder seperti TNI, Pemda, KPU dan Bawaslu termasuk seluruh elemen masyarakat,” kata Sandi dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (11/2/2024).
Sandi menuturkan, sejauh ini keamanan dan ketertiban masyarakat kondusif lantaran kolaborasi dan koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat berjalan baik.
Lebih lanjut, Sandi mengatakan, Polri diberikan tanggungjawab keamanan untuk mendukung terselenggaranya pemilu 2024 yang aman, damai, dan bermartabat.
Dalam kesempatan ini, Sandi mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan, untuk bersama-sama menciptakan keteduhan dan kondusivitas menjelang pencoblosan hingga terpilihnya kepemimpinan nasional dan anggota legislatif.
“Polri mengucapkan terima kasih kepada semua elemen bangsa yang telah membantu Polri merawat perbedaan preferensi politik masyarakat selama setahun terakhir, namun tetap dalam semangat kekeluargaan dengan menjaga toleransi dan semangat Kebhinekaan dalam frame Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” katanya.
Selain itu, ia mengajak kepada seluruh masyarakat bergandengan tangan, menguatkan kembali Kebhinekaan sambil menanti terpilihnya pemimpin nasional dan wakil-wakil rakyat yang baru.
“Diucapkan terima kasih atas segala masukan dan saran kepada Polri dalam merawat demokrasi selama rangkaian proses Pemilu 2024,” ujarnya.
Terakhir, ia pun memastikan bahwa Polri bersama TNI dan seluruh komponen bangsa siap menjaga keamanan proses pemilu hingga tuntas.(*/Aenuddin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat Irjen Pol Adang Ginanjar memimpin langsung apel Sarpas personil Polres Mamasa dalam rangka pengamanan tahap pemungutan suara dan rekapitulasi suara di TPS pada Pemilu serentak, Sabtu 10 Februari 2024.
Kegiatan yang di pusat di Mako Polres Mamasa tersebut juga dihadiri Irwasda Polda Sulbar, Dir Polairud, Dir Reskrimum, Dir Reskrimsus, Dir Lantas, Kabid Dokkes, Kapolres Mamasa, Wakapolres Mamasa dan Pejabat Polres Mamasa.
Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar mengatakan, apel Sarpas personil Polres Mamasa dalam rangka Operasi Mantap Brata Marano 2023-2024 ini merupakan representasi dari kesiapan kita atas tanggung jawab dan kepercayaan yang telah diberikan oleh negara dan seluruh rakyat Indonesia khususnya masyarakat kabupaten Mamasa untuk menjamin keamanan, ketertiban dan kelancaran proses pemungutan suara pemilu 2024.
“Kepercayaan ini haruslah kita jawab dengan kesungguhan dan keikhlasan hati uang diwujudkan dengan keseriusan kita dalam melaksanakan tugas pengamanan,” Kata Kapolda.
Lanjut Kata Kapolda, seperti yang kita ketahui bersama bahwa momen pelaksanaan pemilu sudah sangat dekat dimana tersisa 4 hari lagi. Dimana masyarakat akan memberikan hak pilihnya sebagai bagian dari sistem demokrasi yang ada untuk menentukan wakil mereka.
“Selaku Kapolda saya meminta kepada rekan-rekan yang bertugas di lapangan agar bekerja dengan fokus dan ikhlas. Laksanakan tugas dengan tanggung jawab dengan harapan bahwa dengan di tugasnya kita disana pelaksanaan pemilu dapat menjadi aman dan lancar,” Ujar Kapolda.
Kapolda juga mengingatkan bagi personil yang melaksanakan PAM TPS merupakan ujung tombak polri yang memikul beban dan tanggung jawab terhadap kelancaran kegiatan pemilu 2024.
“Kepada personil yang bertugas di TPS Agar.pahamj betul situasi kondisi yang ada, lakukan deteksi dini dan apabila ditemukan adanya hal-hal yang akan menggangu Kamtibmas segera di tindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan instansi terkait,” Ungkap Kapolda.
Diakhir sambutannya, Kapolda berpesan agar personil dapat menjunjung tinggi netralitas dengan tidak memihak kepada siapapun dan tidak terlibat politik praktis.
“Patuhi setiap aturan yang sudah ada. Dan jangan memfoto atau mendokumentasikan surat suara. Tugas kita hanya melakukan pengamanan agar pelaksanaan pemilu berjalan lancar,” Tutup Kapolda Irjen Pol Adang Ginanjar.(*/Udin)
Sunardi Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan dapil 3 Ukui dan Kerumutan di Gugat oleh Ahli waris alm.Sunardi yang indentitas dan Ijazah SD, SMP nya digunakan untuk mengurus Paket C di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) “WACANA” Desa Braja Kencana Braja Selebah Lampung Timur Provinsi Lampung.
Selain digugat secara perdata oleh ahli warisnya Sunardi juga dilaporkan oleh LSM Anti Korupsi AJAR (Aliansi Jurnalis Anti Rasuah) di Polres Pelalawan.
Dan jika perdata dan pidananya terbukti maka sdr Sunardi anggota DPRD Kabupaten Pelalawan bukan saja akan dituntut seara pidana saja tapi harus juga mengembalikan semua kerugian negara selama dia menjabat dua priode sebagai anggota dewan selama ini,”sebut Amri Ketua LSM Anti Korupsi.
“Bukan itu saja kita juga minta kasus ini harus didalami karena diduga adanya keterlibatan salah satu oknum dosen di Universitas Lancang Kuning yang membekup kasus ini selama ini hingga sdr Sunardi terus dapat melanjutkan pendidikan akademiknya sampai dengan S2 di Universitas Lancang Kuning,”terang amri
Kita ada data dan bukti keterlibatan oknum dosen universitas lancang kuning tersebut dan nantinya jika kasus ini sudah berjalan ke penyidikan kita akan berikan data-data dan bukti keterlibatan oknum dosen tersebut.
Karena kami orang media dan LSM juga belajar dasar-dasar ilmu hukum dan insya allah apa yang kami dalilkan natinya juga akan dapat kami buktikan atas keterlibatan salah satu oknum dosen lancang kuning tersebut.
“Ya kami dari LSM anti Korupsi dan awak media meminta agar oknum dosen tersebut juga harus ditarik keterlibatanya dalam pasal 55 karena diduga ikut serta melegalkan sesuatu yang sudah dibatalkan oleh dinas pendidikan lampung timur untuk digunakan melanjutkan pendidikan ke Universitas Lancang Kuning di Pekanbaru.
Ini sesuai dengan Surat dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) “WACANA” Desa Braja Kencana Braja Selebah Lampung Timur Nomor 002/02-PKT C/WCN/2009 tanggal 20 April 2009, perihal Keterangan Keabsahaan SKT kelulusan Paket C, yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Lampung Timur. terkait surat dari Panita Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pelalawan Nomor 35/L/PWL-PLLW/IV/2009 tanggal 03 April 2009, bahwa PKBM Wacana menerangkan: Bahwa Ijazah Paket C tahun 2008 atas nama Sunardi secara Prosedural memang benar dijalakan oleh yang bersangkutan, tetapi persyartaan awal yang dilakukan oleh pemegang atas nama paket C tidak memenuhi Syarat seperti: Ijazah SMP bukan milik yang bersangkutan (milik orang lain).
Dan berdasarkan Surat Keterangan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lampung Timur Nomor 800/38415/SK-06/2009 tanggal 21 April 2009 terkait surat dari Panita Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pelalawan Nomor 35/L/PWL-PLLW/IV/2009 tanggal 03 April 2009, menerangkan: Atas Nama Sunardi, tempat tanggal lahir Lampung Tengah, 10 Juli 1965, orang tua Miyadi, SKT Kelulusan Paket C yang bersangkutan nomor 001/16-Pkt C/WCN/2008 tanggal 08 Agustus 2008 dinyatakan tidak syah karena persyaratan masuk Paket C di PKBM Wacana menggunakan ijazah SMP Milik Orang lain.
Juga berdasarkan Surat Kapolres Pelalawan Nomor B/75/IV/2009/Reskrim tanggal 30 April 2009 yang ditujukan kepada Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) “WACANA” di Braja Kencana. Terkait keterangan keabsahaan Ijazah Paket C atas nama Sunardi yang diterbitkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung
Bahwa berdasarkan Surat Keterangan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lampung Timur Nomor 800/44715/SK-06/2009 tanggal 04 Mei 2009 terkait surat Kapolres Pelalawan Nomor B/75/IV/2009/Reskrim tanggal 30 April 2009, menerangkan :
Atas Nama Sunardi, tempat tanggal lahir Lampung Tengah, 10 Juli 1965, orang tua Miyadi, SKT Kelulusan Paket C yang bersangkutan nomor 001/16-Pkt C/WCN/2008 tanggal 08 Agustus 2008 dinyatakan tidak syah karena persyaratan masuk Paket C di PKBM Wacana mengunakan ijazah SMP milik orang lain.
“Jadi sudah jelaskan bahwa ijazah paket C milik anggota DPRD Kabupaten Pelalawan a/n Sunardi sudah dibatalkan karena persyaratan masuk Paket C di PKBM wacana menggunakan milik orang lain.
Dan jika semua ini terbuti ini merupakan kejahatan yang berulang-ulang yang telah dilakukan oleh Sdr Sunardi karena sebelumnya kasus ini juga telah dilaporkan oleh masyarakat dan LSM Gema Riau di Polda Riau dan Polres Pelalawan namun mandek dan tidak berjalan sampai degan saat ini…..Bersambung.(Team Redaksi)
SIDIK24JAM, LABURA — Masyarakat sesalkan penggerebekan Polsek Kuala Hulu di Kampung Baru, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Lanuhan Batu Utara (Labura). Pasalnya bukan malah menangkap terduga sang bandar besar narkoba abang beradik AE dan HU, petugas hanya menagkap pemakai narkoba. Takahyal, masyarakat menanggap jika tersangka narkoba yang diamankan terkesan hanya menjadi “kambing hitam” sang bandar besar.
Menurut informasi, penggereban itu dilakukan Polsek Kuala Hulu, Minggu (4/10) kemarin. Di mana saat itu satu tersangka berimisial, DM, warga Kisaran, Asahan berhasil diamankan dengan barang bukti sabu dan alat hisap sabu (bong). Meski gubuk narkoba dibakar, namun petugas tidak menangkap sang bandar besar AE dan HU. Alhasil, warga berpendapat jika penggerebekan itu terkesan tidak serius.
“Bukan Andre dan Heru yang ditangkap, pasiennya (tumbal),”kata salah seorang warga disana yang minta namanya dirahasiakan kepada wartawan, Sabtu (10/2).
Setahu mereka, kata dia, narkoba disana sebut-sebut dikelola oleh AE dan HU, yang merupakan abang beradik. Namun setelah penggerebekan itu, petugas belum berhasil meringkus keduanya.
“Bahkan, bandar narkoba itu sudah melakukan sawer-menyawer kepada oknum APH. Tujuannya, agar bisnis haramnya bisa laris dijual bebas,”beber dia.
Untuk itu, masyarakat disana berharap agar Kapolda Sumut bisa memerintahkan anggotanya untuk turun langsung menangkap bandar narkoba di wilayah hukum Polres Labuhan Batu. Sebab, Polres Labuhan Batu sepertinya tidak mampu menangkap sang bandar besar.
Kapolres Labuhan Batu AKBP Reinhard Malau dan Kasat Resnarkoba AKP Roberto ketika dikonfirmasi apakah terduga bandar narkoba AE dan HU menjadi terget oprasi Satresnarkoba Polres Labuhan Batu pasca penggerebekan basis narkoba di Kampung Baru, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Lanuhan Batu Utara (Labura). Dua perwira tertinggi di Polres Labuhan Batu itu hingga kini belum merespon konfirmasi wartawan.
>> Poldasu, Polres Labuhan Batu dan BNN Belum Mampu Menangkap Bandar Besar di Labuhan Batu
Sebelumnya, hingga saat ini petugas kepolisian Polres Labuahan Batu Utara dan BNN belum mampu menangkap bandar narkoba di Kampung Baru, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labura. Padahal, terduga bandar narkoba yang diketahui abang beradik bernama AE dan HU itu menjual narkoba secara terang-terangan. Bahkan, setelah diberitkan mereka terpantau berpindah – pindah lokasi. Akankan aparat penegak hukum mampu memberantas para mafia narkona disana.(*)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar; PJR Ditlantas Polda Sulbar bersama Penyidik Ditnarkoba Polda Sulbar berhasil mengamankan pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Penangkapan ini sendiri berkat kerjasama dan koordinasi piket jaga PJR Ditlantas Polda sulbar dan Penyidik Subdit III Ditresnarkoba Polda Sulawesi Barat.
Adapaun identitas pelaku sendiri diketahui berinisial M (56) warga asal kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat.
Wadir Lantas Polda Sulbar AKBP Muhammad Islam yang dihubungi membenarkan adanya penangkapan Personil Ditlantas bersama tim Ditnarkoba Polda Sulbar.
“Anggota PJR Ditlantas yang berjaga back up Subdit III Ditresnarkoba Polda Sulbar sehingga pelaku ini berhasil diamankan saat melintas,”kata AKBP Muhammad Islam, Rabu 7 Februari 2024.
Wadirlantas Polda Sulbar AKBP Muhammad Islam menambahkan, Saat diamankan, petugas berhasil mengamankan barang bukti Narktotik jenis sabu sebanyak 3 sahset, diantaranya 2 berisi dan 1 saset kosong.
“Saat ini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya saat ini pelaku dan barang bukti telah diserahkan ke tim Subdit III Ditnarkoba Polda Sulbar untuk penyidikan lebih lanjut,” Pungkansya.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Melakukan kunjungan ke Polda Sulbar, Ombudsman RI perwakilan Sulbar menyampaikan hasil penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2023, Rabu (7/2/24) di ruang tamu Kapolda Sulbar.
Kegiatan kunjungan Ombudsman RI perwakilan sulawesi barat di ruang tamu Kapolda itu turut dihadiri Wakapolda, Irwasda, Karo Rena, Dir Krimum, Krimsus, Dir Lantas dan Dir Lantas.
Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia wilayah Provinsi Sulbar terlihat menyerahkan hasil penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2023 kepada Kapolda Sulbar.
Kapolda Irjen Pol Adang Ginanjar dalam kesempatannya menyampaikan bahwa upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, tentu sangat penting untuk turut memperhatikan saran dan masukan dari publik, termasuk koreksi dari instansi pengawas layananan publik yakni Ombudsman.
Terimakasih atas terselenggaranya penilaian kepatuhan layanan publik ini dan kami harapkan masukan dan kritik dari Ombudsman sebagai dasar kami meningkatkan mutu pelayanan.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar diacara perdana syukuran hari jadi perencanaan Polri berharap moment ini pemicu untuk berkerja lebih baik kedepannya demi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.
Acara syukuran yang berlangsung di Lobby utama Polda Sulbar itu turut dihadiri oleh para pejabat utama dan para personel yang dilibatkan, Rabu (7/2/24).
Fungsi perencanaan umum dan anggaran Polri, kata Kapolda merupakan salah satu fungsi kepolisian yang berperan dalam hal pembinaan dan penyelenggaran perencanaan umum dan anggaran, menyiapkan kebijakan tekhnis dan strategis, monitoring dan evaluasi program anggaran, membina penerapan sistem dan manajemen polri serta penerapan reformasi birokrasi polri.
Sejarah hari ini yaitu momen perayaan hari jadi perencanaan Polri tentu kita harapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas pokok polri untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Sebagai informasi, lanjut Kapolda terdapat beberapa pencapaian yang diraih oleh Biro Rena Polda Sulawesi Barat, diantaranya :
1. Peningkatan tipologi Polda Sulbar dari tipe B ke tipe A, pemisahan Polres Mamuju dan Mamuju Tengah.
2. Meningkatkan anggaran Polda dari tahun ke tahun. untuk tahun 2024 naik sebesar rp. 62.000.000.000,00 (enam puluh dua milyar rupiah).
3. Penyerapan anggaran terbaik tingkat Polda dan jajaran pada klasifikasi anggaran kecil tahun 2023.
4. Penetapan kepatuhan pelayanan publik terbaik tingkat Polda tahun 2023.
5. Mendapatkan penghargaan dari kantor pajak pratama Prov. Sulbar atas pelaporan SPT tercepat untuk personel Polda Sulbar.
Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya semoga prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan untuk kedepannya, selain itu saya harap prestasi ini dapat menjadi pemicu untuk taat dan tepat waktu dalam pembayaran pajak, dan semoga Polda Sulbar bisa menjadi lebih baik dalam pelaksanaan tugasnya.
“jadikan prestasi yang sudah diraih sebagai motivasi untuk menjadikan kita lebih baik kedepannya,” tutur Kapolda.
Rangkaian kegiatan tersebut juga diisi dengan ritual pemotongan tumpeng sebagai bentuk syukur dan komitmen untuk bekerja lebih baik.
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Seolah tak jera dengan dampak bermain-main narkoba, HM (38) untuk kali ketiganya harus berurusan dengan kepolisian. Saat ini HM diamankan di Rutan Mapolda Sulbar usai dibekuk oleh tim Subdit 1 Ditresnarkoba, pada hari Jumat tanggal 2 Februari 2024, sekitar Pukul 23.00 Wita.
Sebelumnya, HM pernah menjalani kurungan penjarah di Polres Polman atas kasus yang sama.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sulbar, Kombes Pol Cristian Rony Putra menjelaskan HM termasuk residivis yang terus jadi pantauan kami, jadi saat ada informasi HM masih sering bermain barang haram itu, tim Subdit 1 langsung menuju kediamannya di jalan R.A Kartini, Kelurahan Lantora, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman Provinsi Sulawesi Barat.
Dibekali dengan surat perintah tugas, lanjut Dirnarkoba, Tim Subdit 1 kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan barang-barang yang ada hubungannya dengan narkotika sementara HM sendiri mengakui bahwa barang bukti yang ditemukan petugas adalah miliknya sendiri.
Tak hanya itu, HM juga mengaku bahwa narkotika jenis sabu yang disita petugas diperoleh dari “RD” yang saat ini menjadi target operasi selanjutnya dan resmi masuk daftar pencarian orang (DPO), jelas Dirnarkoba.
Adapun barang bukti yang diamankan petugas dari penangkapan HM berupa 1 ( satu ) sachet plastik klip bening berisi sabu, 1 ( satu ) buah pireks kaca, 5 (lima) sachet kosong, 1 (satu) buah dompet dan handphone.
Atas perbuatannya, HM dijerat dengan undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (1) Subsider 112 ayat (1) ancaman kurungan penjara maksimal 20 tahun dan minimal 4 tahun.(*/Udin)
Sidik24jam.com, Polda Sulbar – Dalam rangka pengamanan tahap pemungutan suara dan rekapitulasi suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu serentak 2024, sebanyak 414 personel Polda Sulbar siap di terjunkan untuk membeckup perkuatan personel di jajaran sukseskan puncak Pemilu 2024 pada 14 Februari mendatang.
Pada pelaksanaan apel Serpas atau gelar pasukan pergeseran personel, nampak seluruh personel yang dilibatkan dengan seragam Kebanggannya dan perlengkapan yang cukup siap mengamankan TPS dan menjamin kelancaran Pemilu 2024.
Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar yang memimpin langsung apel gelar pasukan itu dikesempatan pertamanya secara simbolis menyerahkan perlengkapan pengamanan TPS, Selasa (6/2/24) di lapangan Tribrata Mapolda.
Seperti yang diketahui bersama, kata Kapolda dalam amanatnya moment pelaksanaan pemilu sudah sangat dekat, dimana masyarakat Indonesia akan menyuarakan hak pilihnya.
Untuk itu seluruh personal dengan penuh rasa tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan negara dan seluruh rakyat Indonesia diharapkan mampu mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebelum, pada saat dan setelah perhitungan suara dilakukan.
Saya minta seluruh personel bekerja dengan fokus dan ikhlas, laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab untuk mewujudkan Pemilu yang aman dan lancar.
Bersamaan dengan itu, orang nomor satu di Polda Silbar itu juga mengingatkan bahwa personel yang melaksanakan pam TPS merupakan ujung tombak Polri yang memikul beban tanggung jawab besar terhadap kelancaran kegiatan Pemilu 2024.
Olehnya itu, pahami betul tugas dan segeralah laporkan setiap perkembangan situasi kepada pimpinan jika terjadi peningkatan eskalasi di lapangan dan jangan sampai melakukan tindakan yang berlebihan.
Kapolda juga berpesan kepada personel untuk tetap menjaga netralitas jangan memihak kepada siapapun dan jangan terlibat Politik praktis. Patuhi aturan yang ada, jangan mendokumentasikan surat suara karena tugas kita hanya melakukan pengamanan agar pelaksanaan Pemilu berjalan lancar.
“Selalu tumbuhkan rasa syukur dan jangan lupa ibadah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan agar kita senantiasa diberkahi dan dilindungi serta dimudahkan dalam melaksanakan tugas dilapangan,” tutup Kapolda.
Sementara itu, bekal yang akan dibawa personel untuk membeckup pengamanan TPS di wilayah berupa Ransel, buku saku, kaos coklat Polri, Kaos kaki dan bekal kesehatan yang terdiri dari Esterc, Terapain, Safe Care dan Milata Sirup.(*/Udin)