Sidik24jam. SELATPANJANG – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti kembali melaksanakan program rutin Minggu kasih di beberapa tempat. Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu 24 Desember 2023 itu diantaranya di Kantin Sentosa, Pelabuhan Tanjung Harapan, Kedai Kopi di Alah Air dan di Kantor Desa Tenan.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bagian Operasi Polres, Kompol Yudi Setiawan, Kapolsek Tebingtinggi, AKP Gunawan, Kanit Binmas Polsek Tebing Tinggi Barat Aiptu Suharyadi dan para perwira lainnya
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan SH SIk, melalui Kepala Bagian Operasi, Kompol Yudi Setiawan menjelaskan kegiatan minggu kasih ini merupakan program prioritas Kapolri sebagai upaya untuk mempererat silaturahmi serta menampung saran, menyampaikan dan mendengar keluhan serta aspirasi masyarakat khususnya terkait pelayanan kepolisian.
Selain itu, dengan kehadiran anggota kepolisian dilapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman serta menambah keakraban antara personil Polri dengan masyarakatnya.
Kegiatan yang dilaksanakan di Kantin Sentosa, Pelabuhan Tanjung Harapan, Kompol Yudi Setiawan juga sempat berdialog dengan warga seraya menyampaikan salam dan ucapan terimakasih dari Kapolres yang lama yakni AKBP Andi Yul. Sementara itu Kapolres yang baru, AKBP Kurnia Setyawan akan meluangkan waktunya untuk bersilaturahmi.
Dalam kegiatan yang berisikan Cooling System itu, Kompol Yudi juga memberikan saran supaya selalu menjadi mitra polisi di kawasan pelabuhan dan siap mendukung pemilu yang aman dan Dldamai.
Kemudian disampaikan bahwa saat ini sedang berlangsung Operasi Lilin untuk pengamanan Natal dan tahun Baru selama 12 hari terhitung tanggal 22 Desember 2023.
Sementara itu di Desa Alah Air Kecamatan
Tebingtinggi, polisi diminta untuk melaksanakan pengamanan di setiap gereja yang melaksanakan ibadah khususnya menghadapi ibadah Natal dan tahun baru. Pihak kepolisian pun menyampaikan pesan agar dapat saling menjaga kerukunan antar umat beragama.
Sedangkan di Desa Tenan Kecamatan Tebingtinggi Barat, polisi jug telah melaksanakan Operasi Kepolisian Mantap Brata 2023-2024 terkait dengan Pemilu serentak.
“Terkait dengan Pileg nantinya dimana dinamika Politik saat ini meningkat, silahkan berbeda pilihan namun tetap menjaga situasi Kamtibmas khususnya di wilayah hukum Polsek Tebingtinggi Barat sehingga selalu tercipta situasi aman dan kondusif,” cakap Kompol Yudi.
Langkah yang dilakukan apabila terjadinya peristiwa di desa yakni untuk percepatan laporan apabila terjadi hal-hal yang menonjol, agar masyarakat segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa tersebut.
“Terkait keamanan dan ketertiban masyarakat Polsek Tebingtinggi Barat akan menjamin keamanan masyarakat dan silahkan melaporkan apabila ada gangguan Kamtibmas, kita akan lakukan tindakan hukum,” pungkas. (Iwan)
Sidik24jam. SELATPANJANG – Sebagai salah satu bentuk keseriusan Polri untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, damai, serta kondusif selama berjalannya tahapan Pemilu tahun 2024, Polsek Tebingtinggi, Polres Kepulauan terus melakukan kegiatan Cooling System dengan menyambangi warga.
Kali ini Kapolsek Tebingtinggi, AKP Gunawan SH didampingi Kanit IK Polsek Tebingtinggi, Bripka Aminullah dan Kanit Binmas Polsek Tebingtinggi, Bripka Romi.S mengunjungi Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tebingtinggi Timur untuk melaksanakan kegiatan pelaksanaan pengamanan kampanye dan Colling System, Sabtu (23/12/2023).
Untuk sampai kesana, personel kepolisian ini sebelumnya harus mengendarai sepeda motor dan melakukan penyeberangan menggunakan transportasi laut bernama Kempang.
Bukan tanpa hambatan, personel Polsek Tebingtinggi ini harus menerobos banjir yang merendam jalan poros Lukun- Sungai Tohor.
Pada waktu normal, perjalanan hanya bisa ditempuh selama kurang lebih 3 jam saja. Namun pada saat ini dengan curah hujan yang cukup tinggi, sehingga akses badan jalan saat ini banyak digenangi air yang cukup tinggi. Setelah berusaha menerobos air yang menggenangi jalan, akhirnya personel sampai ke lokasi yang dituju dengan jarak tempuh selama 4 jam.
Sesampainya di lokasi, personel Polsek Tebingtinggi langsung memberikan pelayanan kampanye dan dilanjutkan dengan memberikan pencerahan dan sosialisasi terhadap masyarakat.
Adapun pencerahan salah satunya adalah
perlunya untuk selalu menjaga keamanan
dan ketertiban lingkungan sekitar guna menjadikan Pemilu 2024 menjadi Pemilu Damai khususnya di Desa Tanjung Sari.
Selain itu pihak Polsek Tebingtinggi juga
mengimbau masyarakat untuk siap berperan menjaga dan ikutmenyukseskan pemilu serentak, juga menyampaikan untuk tidak Golput dan menggunakan hak pilihnya sesuai dengan pilihannya masing-masing.
“Ini merupakan monitoring perkembangan situasi dilapangan dan mengajak masyarakat bekerjasama dari semua pihak. Baik masyarakat maupun stakeholders terkait guna menciptakan suasana yang kondusif,” kata Kapolsek Tebingtinggi, AKP Gunawan SH.
Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan dalam rangka Cooling System atau sistem pendinginan. Mencakup dialog interaktif, sosialisasi dan pertemuan dengan berbagai elemen masyarakat.
Pihaknya nlberkomitmen untuk memberikan pemahaman yang jelas mengenai pentingnya menjaga kedamaian dan ketertiban dalam proses demokrasi.
Selain itu ini juga sebagai langkah konkret Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan memastikan bahwa semua pihak dapat berpartisipasi dalam proses demokrasi.
“Dalam pesta demokrasi kita berupaya melakukan upaya agar Kamtibmas tetap terjaga. Walaupun berbeda pilihan, namun persatuan tetap harus terjaga,” pungkasnya. (Iwan)
Sidik24jam. SELATPANJANG – Plt Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar menghadiri acara Kenal Pamit Kapolres Kepulauan Meranti di Ballroom Hotel Grand Meranti, Sabtu (23/12/2023) malam.
Adapun Kapolres Kepulauan Meranti terbaru yaitu AKBP Kurnia Setyawan SH SIk yang sebelumnya menjabat sebagai Koorspripim Polda Kalimantan Timur menggantikan pejabat lama AKBP Andi Yul Lapawesean Tenri Guling SIk MH yang menjabat sebagai Wadir Polairud Polda Riau.
AKBP Andi Yul Lapawesean Tenri Guling dalam sambutannya mengatakan sangat berat meninggalkan Kepulauan Meranti, karena dirinya sudah merasa nyaman berada di tengah-tengah masyarakat.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada ulama dan tokoh masyarakat yang telah mendukung tugas Polres Kepulauan Meranti dalam menjaga kamtibmas.
“Berat rasanya saya meninggalkan Kepulauan Meranti, namun inilah tugas yang harus dijalani. Sudah 2,5 tahun saya berada di tengah-tengah masyarakat, orang tua dan rekan-rekan kami di kabupaten ini.
Saya bangga pernah bertugas di Kepulauan Meranti, karena ini merupakan karir saya pertama sebagai kapolres dan Alhamdulillah saya diterima dengan baik oleh masyarakat di sini dan diberikan bimbingan oleh para kiyai dan ustadz,” ungkapnya.
Kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti dan personel, AKBP Andi Yul juga memohon doa restu untuk mengemban tugas baru sebagai wakil direktur Polairud Polda Riau.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf sebagai manusia yang tak luput dari kesalahan dan khilaf selama berdinas sebagai Kapolres.
“Saya memohon maaf apabila ada kata-kata saya salah dalam pergaulan maupun dalam kedinasan di masa jabatan saya sebagai Kapolres Kepulauan Meranti,” kata AKBP Andi Yul.
“Sebagai manusia biasa, pasti saya waktu itu menjabat sebagai Kapolres Kepulauan Meranti mungkin tidak bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, tetapi saya berusaha maksimal untuk memberikan hal-hal yang positif dalam memberikan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian khususnya di Polres Kepulauan Meranti,” ujarnya lagi.
Kepada AKBP Kurnia, Andi Yul menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas sebagai Kapolres di Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Saya mengucapkan selamat datang kepada Kapolres Kepulauan Meranti yang baru, abang saya Kurnia Setiyawan. Inilah Kami di sini di tanah jantan ini di Kota sagu yang tercinta, guyub kami semua dan seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti mendukung kinerja kepolisian. Karena tanpa dukungan, soliditas dan kerjasama serta kolaborasi kita semua, Kamtibmas di Kabupaten Kepulauan Meranti tidak akan tercapai dan alhamdulillah ini ditunjukkan kepada orang tua kami semua di sini yang selalu membimbing kami sehingga kamtibmas yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti dapat kondusif, semoga kepemimpinan Abang selanjutnya insya Allah akan lebih kondusif lagi,” ujar Andi Yul.
Ia juga menitipkan agar apa sudah dikerjakan bersama bisa dipertahankan kepada pimpinan baru, dan semoga menjadi lebih baik lagi.
“Apa yang sudah kita bangun saat ini semoga dapat dilanjutkan oleh pejabat yang baru dan ini pasti butuh dukungan dari seluruh Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama kita membangun Kabupaten Kepulauan Meranti yang saat ini baru berusia 15 tahun, masih muda dan masih perlu kerja keras dari pemikiran-pemikiran kita semua untuk membangun Meranti yang maju cerdas dan bermartabat,”ucapnya.
AKBP Andi Yul juga mengucapkan terimakasih terhadap dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah Kepulauan Meranti.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan Pemda melalui OPD terkait yang telah banyak membangun fasilitas di Mapolres Kepulauan Meranti,” tuturnya lagi.
Andi Yul yang memohon pamit untuk bertugas di tempat yang baru berharap
semoga hubungan silaturrahmi dan ikatan persaudaraan yang telah terjalin tidak terputus jarak dan waktu.
“Saya beserta keluarga pamit undur diri dari Kabupaten Kepulauan Meranti, tetapi jangan sampai silaturahmi kita terputus karena saya masih berada di wilayah Provinsi Riau, jadi apabila ada hal-hal yang ingin mau disampaikan atau ada yang mau ditanyakan saya bersedia 24 jam untuk menerima keluarga besar di Kabupaten Kepulauan Meranti ini,” pungkasnya.
Dikesempatan yang sama, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan meminta dukungan kapada masyarakat luas dan pemerintah daerah, beserta jajaran Forkopimda dalam menjalankan tugasnya di Kepulauan Meranti kedepan. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran Pemkab dan Forkopimda atas sambutan terhadapnya beserta keluarga diacara ini.
“Mohon izin Kakanda Bupati, prinsipnya kami siap untuk bertugas di sini. Kami Kulon Nuwun dan nitip diri sebagai orang baru bertugas di Kepulauan Meranti,” ucapnya.
AKBP Kurnia Setyawan juga mengucapkan terima kasih kepada AKBP Andi Yul yang telah membuat terobosan yang luar biasa selama bertugas di Kepulauan Meranti, semoga dirinya bisa melanjutkan apa yang telah dicapai sebelumnya.
“Melihat selayang pandang adik asuh Andi Yul dan Mbak Ipha tadi sangat luar biasa. Beliau dengan berbagai terobosan prestasi di masa Covid, apalagi di Kepulauan Meranti yang memang gerbangnya dari Batam tentunya mobilitas yang sangat sibuk. Demografi Kepulauan Meranti yang terpisah-pisah oleh pulau yang kendaraannya mau tidak mau harus melalui perairan, namun atas dukungan Bapak Bupati dan segenap Forkopimda dan unsur masyarakat yang bersinergi dengan Pak AKBP Andi Yul sehingga program-program yang menjadi target pemerintah dan kebijakan pimpinan Polri bisa tercapai. Terima kasih adik asuh Pak Andi Yul dan Mbak Ipha yang telah meletakkan landasan untuk kami selanjutnya inshaAllah amanah ini sebisa mungkin saya dan istri beserta keluarga akan meneruskan,” kata AKBP Kurnia Setyawan.
Kepada para anggota, pria kelahiran Magelang, 12 Februari 1980 silam itu meminta dukungan agar dirinya bisa menjalankan amanah seperti yang telah dijalankan AKBP Andi Yul. Sehingga kebersamaan bisa terpelihara serta keamanan dan ketertiban bisa diwujudkan.
“Kepada seluruh anggota Terima kasih atas dukungannya, berkenan dukungan yang diberikan kepada Pak Andi Yul dan ibu Ipha juga bisa disampaikan kepada kami. Sehingga Polres Kepulauan Meranti nanti bisa tampil seperti yang diharapkan oleh masyarakat bisa memelihara keamanan ketertiban. Pada tahun politik ini, bagaimana kita untuk lebih meningkatkan kebersamaan seperti yang Bapak Kapolda sering sampaikan together we are strong, bersama-sama InshaAllah kita akan kuat bersama dukungan masyarakat,” tuturnya.
“Sekali lagi saya Kurnia Setyawan yang kebetulan teramanahkan sebagai Kapolres Kepulauan Meranti yang baru menggantikan Bapak Andi Yul, izin Kulon Nuwun beserta dengan keluarga mohon diingatkan manakala nanti pada saat perjalanan ada hal-hal yang kurang. Kami juga akan berupaya apa yang sudah dilaksanakan Pak Andi Yul selama kepemimpinannya bisa Kami lanjutkan nanti dan kami mohon dukungannya dengan segala keterbatasan kami,” pungkasnya.
Plt Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar dalam sambutannya mengatakan AKBP Andi Yul selama tugasnya selaku Kapolres dikenal sebagai sosok pribadi yang ramah dan bersahaja.
Selain itu dikatakannya bahwa AKBP Andi Yul juga selalu intens menjalin koordinasi dan komunikasi yang baik, khususnya dengan pemerintah Kabupaten.
“Kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada AKBP Andi Yul yang telah berhasil melaksanakan tugas di Kabupaten Kepulauan Meranti dan atas segala dharma baktinya yang telah diberikan dalam membantu dan mendukung program pemerintah daerah.
Selain itu, dedikasi dan pengabdian selama bertugas di kabupaten ini terutama dalam mengayomi masyarakat dan kamtibmas tak dapat kita balaskan dengan kata-kata Semoga apa yang telah beliau bakti kan bernilai amal ibadah di sisi Allah,” ujarnya.
Bupati juga mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih AKBP Andi Yul yang menjadi Kapolres terbaik tahun 2023.
Penghargaan itu tidak terlepas dari dedikasi yang dilakukannya.
“Saya mengucapkan selamat kepada AKBP Andi Yul karena beliau ini telah terpilih sebagai Kapolres terbaik tahun ini dari 12 Kapolres dan Kapolresta jajaran di Polda Riau. Penghargaan ini tentu saja dipilih atas kerja keras seorang AKBP Andi Yul yang melaksanakan tanggung jawabnya dengan penuh semangat dan dedikasi yang tinggi serta penuh kepedulian di wilayah tugasnya,” tuturnya.
“Sejak menjabat sebagai Kapolres Kepulauan Meranti pada 8 Agustus 2021
silam AKBP Andi Yul sangat banyak meluncurkan berbagai program inovatif terbaiknya yang dapat mempermudah masyarakat dalam menerima pelayanan. Kesan saya terhadap sosok Andi Yul beliau merupakan sosok pengayom yang simpati tegas dan responsif selama bertugas jadi Kapolres, beliau tidak hanya menjaga kamtibmas dengan melakukan respon cepat terhadap setiap kejadian, ia juga sangat ramah sehingga berhasil menjalin kerjasama dan kemitraan dengan Forkopimda, tokoh masyarakat dan wartawan dan berhasil meminimalisir konflik sosial seperti sengketa lahan dan lainnya,” tukasnya.
Selanjutnya pada kesempatan yang sama Bupati juga menyambut baik kehadiran Kapolres Kepulauan Meranti yang baru, AKBP Kurnia Setyawan
Bupati berharap Kapolres yang baru, dapat bersama-sama dengan unsur Forkopimda dan seluruh masyarakat untuk tetap menjalin komunikasi, koordinasi dan kerjasama yang baik serta menjaga situasi Kamtibmas agar tetap dalam keadaan aman dan kondusif.
“Atas nama pribadi maupun pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada bapak Kurnia Setyawan, dengan bergabungnya Pak Kapolres Kurnia kami harapkan dapat melanjutkan komunikasi dan kemitraan yang harmonis dengan pemerintah daerah dan Forkopimda dalam upaya kita membangun kabupaten yang tercinta ini,” kata Asmar.
“Pada kesempatan ini kami mengharapkan bapak Kurnia Setyawan dan keluarga bisa betah di Kabupaten Kepulauan Meranti. Inilah kabupaten termuda di Riau ini, dimana kita berada dalam fase yang menuntut kerja keras untuk mengejar berbagai ketinggalan dari daerah lainnya semoga Kapolres yang baru ini bisa melanjutkan dan meningkatkan kerjasama dengan seluruh komponen yang telah terjalin selama ini,” ujarnya. (Iwan)
Munculnya Nilai Siluman dengan mengatasnamakan SKTT (Seleksi Kopetensi Teknis Tambahan) yang merugikan guru honor yang telah mengikuti ujian CATyang mendapatkan nilai yang tinggi dan berubah nilanya rendah menjadi perbincangan hangat di kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara..
Soni Ketua Umum LSM www.ajar.or.id (Aliansi Jurnalis Anti Rasuah) di Kota Binjai Sabtu 23/12/2023 mengatakan bahwa telah mendengar jauh-jauh hari sebelumnya adanya dugaan permainan kotor dalam seleksi PPPK2 guru di Kabupaten Langkat.
“Benar saya mendapatkan informasi dari beberapa nara sumber bahwa jika peserta PPPK3 mau menyetor uang 70jt s/d 80jt untuk bisa lolos walaupun nilai mereka rendah,’ungkap soni
Awalnya saya tidak percaya karena daerah lain di kabupaten/kota di seluruh indonesia semuanya menggunakan keputusan langsung CAT awal dari BKN pusat kecuali mereka memiliki nilai tambahan serdik;
Kalau seperti ini pemerintah kabupaten langkat akan membuat gaduh saja dan menjadikan kabupaten langkat menjadi daerah yang paling kotor dalam praktek KKN di indonesia karena kog bisanya yang nilainya tinggi saat CAT ujian BKN pusat malah dikalahkan dengan nilai yang lebih rendah,”terang soni
Kami dari LSM Anti Korupsi AJAR (Aliansi Jurnalis Anti Rasuah) akan menyurati KPK, Bareskrim, BKN, Kemendikbud pusat untuk mempertanyakan kasus ini dan minta kepada pihak terkait untuk melakukan pengusutan kasus ini sampai tuntas dan siapa saja yang terlibat dalam kasus ini harus ditindak tegas sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku.
Sebelumnya beredar di media sosial bahwa guru honorer akan melakukan aksi damai pada Rabu 27 Desember 2023 untuk memprotes dugaan kecurangan dalam seleksi PPPK guru 2023 di Kabupaten Langkat.
Dalam flyer yang beredar itu, guru honorer akan menuntut keadilan dan transparansi dalam rekrutmen PPPK guru 2023 di Kabupaten Langkat.
Para guru honor meminta “Kembalikan nilai murni kami karena dari awal pengumuman, tidak ada kegiatan SKTT di Kab Langkat,” isi tulisan dalam agenda aksi damai guru honorer Kabupaten Langkat tersebut.
Pasalnya, banyak peserta yang mempertanyakan nilai mereka mendadak mengalami perubahan dari saat ujian CAT berbeda dengan yang tertera dalam pengumuman hasil seleksi PPPK guru 2023.
Seperti terpantau di grup Facebook Kemdikbud Info, banyak yang berkomentar, kaget karena nilai kompetensi beda dengan yang ada di sertifikat BKN pusat.
“Mohon pencerahannya..karena ketika ujian nilai 576 dan tertera di sertifikat.. Tp pengumuman menjadi 476…auto gak lulus… Itu kok bisa??,” tulis salah satu peserta di grup FB Kemdikbud info.
“Ini di Langkat juga, hasil nilai cat-nya 565 bisa jadi terjun bebas ke 470 di hasil pengumuman dan dinyatakan tidak lulus.”
“Kabupaten Langkat adalah salah satu yg mengadakan SKTT tapi kenapa nilai malah berkurang?? Yangg nilai cat-nya jauh di bawah bisa tiba-tiba muncul ke pemukaan dan lulus. Sungguh luar biasa metode dzolim jaman sekarang ini.”ungkap salah seorang di group FB Kemendikbud info…..Bersambung.(Redaksi)
Dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daeah (APBD) dan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor distribusi sampah yang menimbulkan potensi kerugian negara di jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara terus menjadi pembahasan masyarakat dan lembaga independen. Jum’at (23/12/2023)
Ketua Departemen Infokom Media Dan Pers Reclasserring Indonesia Komisariat Wilayah Sumatera Utara Abdi Anshari I.H mengatakan kepada wartawan Via telepon seluler whatsapp, jika pihaknya akan segera membuat laporan tentang adanya dugaan penyimpangan dana retribusi sampah Kabupaten Langkat.
“Saat ini kita lagi mengumpulkan data temuan di lapangan, setelah lengkap segera akan kita laporkan kepada pihak terkait untuk melakukan penyidikan soal adanya indikasi korupsi pada retribusi sampah di kabupaten langkat”, Katanya.
Sebab soal adanya indikasi korupsi banyak terjadi dari tingkat KUPT yang mana dengan dalih untuk meningkat setoran ke dinas lingkungan hidup kabupaten dengan menaikkan setoran kepada petugas pengutipan uang distribusi sampah sesuka hatinya yang terkadang beredar isu adanya tekanan akan memberhentikan atau memindah tugaskan pekerja pengutip uang distribusi jika tidak sesuai dengan setoran bulanan yang harus di wajibkan.
Dari data informasi yang sudah ada jika ternyata setoran UPT ke Dinas Lindungan Hidup kabupaten Langkat nilai uangnya jauh lebih rendah dari yang sudah di kumpulan pihak UPT, serta total uang yang terkumpul dari semua UPT sekabupaten langkat di dinas lingkungan hidup juga jauh dari PAD yang tertulis di laporan bulanan maupun tahunan.
Intinya banyak dugaan PAD dari distribusi sampah yang bocor hanya untuk kepentingan oknum-oknum pejabat penguasa di jajaran dinas lindungan hidup tanpa peduli pekerja pengutip distribusi yang terkadang masih berstatus honorer harus bekerja keras karena ikut perintah atasan dengan modal alasan demi memenuhi target PAD yang sudah disahkan Peraturan daerah.
Alhasil sering terjadi gaji pekerja honorer terpaksa ikut menjadi jaminan untuk di potong atasan sebagai pengganti setoran yang tidak tercapai sedangkan di sisi lain oknum UPT dan kepala yang bertanggung jawab urusan uang hasil distribusi sampah diduga santai menikmati hasil keuntungan dari korupsi untuk kepentingan memperkaya diri. Ujarnya mengakhiri
Bahkan Koordinator Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Forum Masyarakat Kritis Kabupaten Langkat R. Hendrawan A.Md juga angkat bicara terkait banyak isu-isu dugaan penyimpanan dan penyalah gunaan APBD serta kebocoran PAD di Dinas Lingkungan Hidup Langkat demi kepentingan pribadi oknum-oknum tertentu.
” Kami sebagai pengurus DPD Kabupaten Langkat masih berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat Forum Masyarakat Kritis di Jakarta terkait dugaan penyimpanan dan penyalah gunaan APBD serta kebocoran PAD di Dinas Lingkungan Langkat”.
Jika nantinya data dan bukti ada ditemukan perbuatan yang merugikan negara pada dinas lingkungan hidup Langkat tentunya pihaknya akan melayangkan surat kepada pihak-pihak terkait.
Sidik24jam. SELATPANJANG – AKBP Kurnia Setyawan SH SIk, Pejabat Kapolres Kepulauan Meranti yang baru membuat langkah pertamanya di Tanah Jantan dengan memperkenalkan diri di masjid tertua di Kota Selatpanjang, Sabtu (23/12/2023)
Hal itu dilakukannya usai melaksanakan sertijab di Mapolda Riau pada Jum’at (22/12/2023) pagi.
Pengganti AKBP Andi Yul Lapawesean Tenri Guling SIk MH ini mengikuti Shalat subuh keliling ke masjid-masjid dan mushola atau dikenal dengan sebutan Suling Emas.
Kehadiran dirinya di masjid Al Falah itu merupakan bagian dari ajang silaturahmi yang kini menjadi penyalur upaya Cooling System jelang Pelaksanaan Pemilu 2024.
Dalam kegiatan perdananya itu Kapolres didampingi Wadir Polairud Polda Riau,
AKBP Andi Yul Lapawesean Tenri Guling, para PJU dan Perwira Polres serta Tim Suling Yayasan Fitrah Madani serta jemaah Masjid Al Falah.
Setelah selesai mendengarkan tausyiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Ghozali, di hadapan para jemaah masjid usai salat Shubuh berjamaah, AKBP Kurnia memperkenalkan diri sebagai Kapolres Kepulauan Meranti.
“Saya selaku Kapolres Kepulauan Meranti yang baru, memohon bimbingan dan dukungan kepada masyarakat dalam menjalankan tugas serta menjaga harkamtibmas di wilayah Kepulauan Meranti. Program apa saja yang telah dijalankan oleh Kapolres sebelumnya dapat dilanjutkan sebagaimana mestinya,” kata AKBP Kurnia.
Ditambahkan, kegiatan Suling Emas yang dilaksanakan merupakan sebuah program yang bisa membangun sinergitas dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Lebih lanjut Kapolres menyatakan bahwa Polres Kepulauan Meranti tidak bisa berjalan sendiri dalam menjaga keamanan dan ia menyatakan siap bersinergi dengan masyarakat dan jajaran Forkominda dalam pelaksanaan tugas kedepan.
“Kami memperkenalkan diri sebagai Kapolres yang baru, serta mohon bantuan dan kerjasama yang solid antar pihak Kepolisian, dan pihak terkait lainnya guna mewujudkan kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.
AKBP Kurnia juga mengapresiasi inovasi Suling Emas, program itu menggerakkan hati personel melaksanakan kebaikan secara berjamaah, membaur bersama masyarakat.
Menurut Kurnia, gagasan yang dijalankan oleh Kapolres sebelumnya merupakan program yang sangat mulia dengan menggerakkan seluruh anggota personel untuk melakukan solat subuh berjamaah yang membaur di masyarakat di lanjutkan dengan tausiah oleh penceramah membuat anggota dan masyarakat mendapatkan siraman rohani.
“Harapan kami, semoga ajakan ibadah wajib ini terus berjalan istiqamah, menambah wawasan dan ilmu melalui tausiah dari para penceramah yang dihadirkan, juga tersampaikannya pesan Kamtibmas dan kedekatan emosional antara Polisi bersama masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu mantan Kapolres Kepulauan
Meranti, AKBP Andi Yul Lapawesean Tenri Guling yang kini menjabat sebagai Wadir Polairud Polda Riau mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Fitrah Madani yang menjadi promotor bersama personel Polres gencar melaksanakan program Suling Emas.
“Terimakasih saya ucapkan kepada Yayasan Fitrah Madani, selama saya menjabat sebagai Kapolres telah giat dan gencar dalam menjalankan program Subuh Keliling bersama personel Polres, dan saya memohon maaf apalabila selama saya menjabat masih banyak kekurangan ataupun kesalahan yang saya lakukan,” ungkapnya.
Kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti dan personel, AKBP Andi Yul juga memohon doa restu untuk mengemban tugas baru sebagai wakil direktur Polairud Polda Riau.
“Terimakasih saya ucapkan kepada seluruh elemen masyarakat Kepulauan Meranti dan personel yang telah bersinergi bersama menjaga Kamtibmas daerah ini,” ungkap Andi Yul. (Iwan)
Sidik24jam. SELATPANJANG – AKBP Andi Yul Lapawesean Tenri Guling SIk MH resmi menyerahkan tongkat komando jabatan Kapolres Kepulauan Meranti kepada AKBP Kurnia Setyawan SH SIk dalam upacara serah terima jabatan (Sertijab) yang dipimpin Kapolda Riau Mohammad Iqbal di Halaman Mapolda Riau Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru.
Prosesi serah terima jabatan Kapolres itu bersamaan dengan Sertijab 9 Pejabat Utama dan 2 Kapolres lainnya di Mapolda Riau, Jum’at (22/12/2023).
Kapolres baru akan disambut dengan tradisi pedang pora di Mapolres Kepulauan Meranti pada Sabtu (23/12/2023). Pergantian Kapolres tersebut sesuai dengan Surat Telegram Mutasi Kapolri yang tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/2750/XII/2023 tanggal 7 Desember 2023.
AKBP Andi Yul Lapawesean Tenri Guling dimutasi dan sebagai Wadir Polairud Polda Riau setelah 2,5 tahun menjabat sebagai Kapolres Kepulauan Meranti. Sementara itu penggantinya yakni AKBP Kurnia Setyawan sebelumnya menjabat sebagai Koorspripim Polda Kalimantan Timur.
Provinsi Riau pun tidak menjadi daerah baru baginya, karena sebelumnya AKBP Kurnia Setyawan pernah menjabat sebagai Kabag Ops Polresta Pekanbaru dan Waka Polres Bengkalis.
AKBP Andi Yul dalam keterangannya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tinggi nya atas segala bantuan, dukungan serta kerjasama yang telah terjalin dengan baik selama ini.
Disebutkannya, selama bertugas di Kabupaten Kepulauan Meranti, jelas memberikan kenangan manis tersendiri.
Kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti dan personel, AKBP Andi Yul juga memohon doa restu untuk mengemban tugas baru sebagai wakil direktur Polairud Polda Riau.
“Terimakasih saya ucapkan kepada seluruh elemen masyarakat Kepulauan Meranti dan personel yang telah bersinergi bersama menjaga Kamtibmas daerah ini. Sekaligus memohon maaf apabila dalam pelaksanaan tugas saya sebagai Kapolres terdapat kesalahan baik yang sengaja maupun yang tidak disengaja, saya mohon dimaafkan,” ungkap Andi Yul.
Ia juga menitipkan agar apa sudah dikerjakan bersama bisa dipertahankan kepada pimpinan baru.
“Semoga, Polres Kepulauan Meranti dibawah kepemimpinan Kapolres yang baru nantinya bisa melanjutkan program dan inovasi yang telah berjalan secara baik selama ini,” tutupnya.
Sebelumnya Kapolda Riau menyampaikan pesan kepada pejabat lama untuk terus berprestasi dan menjadi tauladan, sementara kepada pejabat baru, dia menyambut mereka ke dalam “tim pemenang” dengan mengabdi untuk masyarakat, bangsa, dan Provinsi Riau.
“Pentingnya tonjolkan prestasi dan berbuat yang terbaik untuk institusi dan masyarakat,” kata Irjen Pol Mohammad Iqbal.
Irjen Iqbal menutup sambutannya dengan ucapan selamat bertugas dan harapan tinggi untuk berkontribusi bagi masyarakat Indonesia.
“Selamat datang untuk pejabat yang baru dilantik dan semoga bisa menyesuaikan. Harapan bisa menjalankan tugas yang sudah dibuat oleh pejabat yang lama,” harapannya. (Iwan)
Sidik24jam. SELATPANJANG – Polres Kepulauan Meranti gencar menggelar kegiatan Cooling System (sistem pendinginan keamanan) dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) jelang Pemilu 2024.
Kegiatan Jum’at Curhat dan Colling sistem Polres Kepulauan Meranti bersama Komunitas penggiat seni itu dilaksanakan di Rumah Makan Jumbo Jalan Ahmad Yani Kecamatan Tebing Tinggi, Kepulauan Meranti, Jum’at (22/12/2023) pagi.
Kegiatan itu dihadiri oleh Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Dodi Zulkarnain Hasibuan, S.E., M.H, Kasat Samapta Polres, AKP Timur Brata Yuda Nainggolan, S.H, Kasat Polairud Polres Iptu Imbang Perdana, S.H., M.H, Kasi Propam Polres, Iptu J.A. Lubis, S.H., M.H, KBO Sat Intelkam Polres, Ipda Mada Surya, KBO Sat Samapta Polres, Ipda Dongan Marulitua Manalu dan sejumlah yang tergabung kedalam komunitas penggiat Sanggar seni Kepulauan Meranti.
Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Dodi Zulkarnain Hasibuan mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menciptakan situasi aman dan kondusif menjelang pemilu 2024, serta mencegah potensi gangguan Kamtibmas.
Dikatakan, kegiatan Jum’at Curhat ini merupakan program Polres Kepulauan Meranti untuk bertemu dengan masyarakat dan komunitas agar bersama dapat berdiskusi dan memberikan saran.
Disampaikan tahapan Pemilu yang sedang berlangsung yakni masa kampanye untuk itu pihak kepolisian mengharapkan dukungan penuh dari semua elemen masyarakat yang ada di wilayah Kepulauan Meranti.
“Kami mengharapkan kepada warga masyarakat untuk mensukseskan dan mewujudkan Pemilu 2024 yang aman, damai dan berkualitas. Cooling Sistem yang kami lakukan adalah untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas dengan menciptakan kondisi situasi yang aman dan damai melibatkan seluruh komponen bangsa termasuk kepada rekan penggiat seni,” ungkapnya.
Sementara itu perwakilan komunitas aktifis sanggar seni mengucapkan terimakasih kepada Polres Kepulauan Meranti yang telah melibatkan dalam kegiatan Jum’at Curhat.
“Terimakasih kami ucapkan kepada pihak Polres Kepulauan Meranti yang mengundang kami dalam kegiatan Jum’at Curhat untuk saling berbagi informasi dan bersilaturahmi. Kami dari beberapa masyarakat penggiat yang tergabung ke dalam komunitas sanggar seni Kepulauan Meranti ingin berkomunikasi dengan pihak kepolisian terhadap perayaan hari besar seperti Cian Cui atau perang air yang rutin diadakan di wilayah Kepulauan Meranti dalam perayaan Tahun Baru Imlek yang pada tahun 2024 bersamaan dengan tahapan inti pemilu 2024 yaitu masa tenang,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, KBO Sat Intelkam Polres Kepulauan Meranti Ipda Mada Surya mengatakannterkait imbauan dari Direktorat Intelkam Polda Riau bahwa untuk perizinan harus lah sangat selektif dan mempertimbangkan situasi Kamtibmas.
Dikatakan mengenai festival perang air untuk sementara berkemungkinan ditunda atau digeserkan tanggal pelaksanaannya dikarenakan sedang berlangsung puncaknya Pemilu. (Iwan)
Sumbar, Sidik24jam.com– Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar), Nafdi mengaku tidak tahu soal besaran anggaran yang dikelola untuk pengerjaan tambal sulam jalan Padang -Solok- Sawahlunto yang dikerjakan sepanjang 2023 ini.
Saat dikonfirmasi Awak media mengaku, tidak mengetahui anggaran yang dikelolanya untuk penger jaan jalan Padang -Solok- Sawahlunto pada tahun ini. Padahal, penger jaan sudah masuk akhir tahun.
“Kalau masalah anggaran kami tidak tahu. Kalau untuk pengerjaannya dikerjakan oleh kontraktor, dan di mulai sejak Januari,” terangnya.
Ia menjelaskan, saat dinyata soal jalan yang sudah ditambal, lalu perlubang kembali. Ia mengaku, akan memperbaiki kembali. Namun, ia menjelaskan kenapa jalan itu bisa berlubang kembali akibat hujan.
“Jalan sudah kami tutup dengan lantaran hujan terjadi retak retak, tapi kami akan segera ditutup, untuk jalan bypass besok akan kami mulai pengerjaanya. Begitu juga jalan di Sawahlunto,” terangnya.
Sebelumnya, diberitakan pengendara yang melintasi jalan raya Silungkang Oso di Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto Sumatera Barat keluhkan kondisi jalan bekas perbaikan tambal sulam BPJN Sumbar, di kawasan tersebut.
Selain tidak ada rambu-rambu darurat sebagai tanda, sejumlah yang baru saja ditambal sulam sudah mulai kembali berlubang. Parah, saat hujan lubang jalan dipenuhi genangan air.
“Banyak yang sudah rusak, padahal selesai ditambal,” terang Epi seorang pengendara di daerah itu.
Pantauan Awak media, di lapangan 20 Desember 2023 di lokasi, jalan berlubang itu cukup banyak dilewati kendaraan karena jalan tersebut merupakan jalan utama di daerah.
“Banyak jalan berLubang jalan ada yang cukup dalam dan sangat mengganggu bagi pengguna jalan, pasalnya jalan itu merupakan jalan lintas di daerah tersebut,” jelas pengendara lain, Ison.
Ison menyebut lalulintas cukup lancar, namun rata-rata kendaraan yang lewat, terpaksa memperlambat laju kendaraannya untuk menghindari lubang tersebut.
Namun yang kita sayangkan nanti bagi pengendara roda dua yang tidak menguasai Medan jalan bisa berdampak lakalantas.
“ juga terlihat Aspal Tambal sulam itu masih belum beberapa bulan ini, jalan tersebut sudah mulai rusak, nahas nya tadi jalan tersebut sudah ada yang makan korban, lakalantas dan mengakibatkan tiga pengendara terjatuh,” ungkap Ison.
Menurut Ison, jika tidak diperbaiki segera, maka akan mengakibatkan lebih banyak lagi korban lakalantas dan kendaraan melintas harus melambat laju kendaraan serta akan menambah korban kecelakaan apa bila pengendara tidak ber hati-hati.
“Lokasi jalan ini banyak di lalui kendaraan karena merupakan jalan lintas antar Provinsi, jika tidak segera diperbaiki maka akan menambah korban,” tutur Ison.
Ison berharap, agar Dinas terkait segera memperbaiki jalan tersebut, karena sangat mengganggu pengguna jalan dan rawan kecelakaan dan akan Bisa menyebabkan kemacetan.
Terpisah, PPK 2.1 BPJN Sumbar jalan raya Padang-Solok-Sawahlunto, Nafdi mengatakan melalui pesan Whatshap hal tersebut akan segera diperbaiki. “Akan segera ditutup pak,”balasnya singkat melalui pesan WhatsApp.
Hingga berita ini, diturunkan awak media masih berupaya untuk mengkonfirmasi kepala PJN Sumbar demi keberimbangan berita.
kepala BPJN, Sumbar belum menjawab saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.
Sumbar,Sidik24jam.com- Pengendara yang melintasi jalan raya Silungkang Oso di Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto Sumatera Barat keluhkan kondisi jalan bekas perbaikan tambal sulam BPJN Sumbar, di kawasan tersebut.
Selain tidak ada rambu-rambu darurat sebagai tanda, sejumlah yang baru saja ditambal sulam sudah mulai kembali berlubang. Parah, saat hujan lubang jalan dipenuhi genangan air.
“Banyak yang sudah rusak, padahal selesai ditambal,” terang Epi seorang pengedara di daerah itu.
Pantauan Awak media, di lapangan 20 Desember 2023 di lokasi, jalan berlubang itu cukup banyak dilewati kendaraan karena jalan tersebut merupakan jalan utama di daerah.
“Banyak jalan berLubang jalan ada yang cukup dalam dan sangat mengganggu bagi pengguna jalan, pasalnya jalan itu merupakan jalan lintas didaerah tersebut,” jelas pengendara lain, Ison.
Ison menyebut lalulintas cukup lancar, namun rata-rata kendaraan yang lewat, terpaksa memperlambat laju kendaraannya untuk menghindari lubang tersebut.
Namun yang kita sayangkan nanti bagi pengendara roda dua yang tidak menguasai Medan jalan bisa berdampak lakalantas.
“ juga terlihat Aspal Tambal sulam itu masih belum berberapa bulan ini, jalan tersebut sudah mulai rusak, nahas nya tadi jalan tersebut sudah ada yang makan korban, lakalantas dan mengakibatkan tiga pengendara terjatuh,” ungkap Ison.
Menurut Ison, jika tidak diperbaiki segera, maka akan mengakibatkan lebih banyak lagi korban lakalantas dan kendaraan melintas harus melambat laju kendaraan serta akan menambah korban kecelakaan apa bila pengendara tidak ber hati-hati.
“Lokasi jalan ini banyak di lalui kendaraan karena merupakan jalan lintas antar Provinsi, jika tidak segera diperbaiki maka akan menambah korban,” tutur Ison.
Ison berharap, agar Dinas terkait segera memperbaiki jalan tersebit, karena sangat mengganggu pengguna jalan dan rawan kecelakaan dan akan Bisa menyebabkan kemacetan.
Terpisah, PPK 2.1 BPJN Sumbar jalan raya Padang-solok-Sawahlunto, Nafdi mengatakan melalui pesan WhatsAp hal tersebut. Menurutnya, Akan segera dintutup pak.”balasnya singkat melalui pesan WhatsApp.
Akan segera dintutup pak,”balasnya singkat melalui pesan WhatsApp
Hingga berita ini, diturunkan detik24jam.com masih berupaya untuk mengkonfirmasi kepala PJN Sumbar dan pihak terkait demi keberimbangan berita.