Sidik24jam.com, Polresta Kota Mataram – Kapolresta Mataram Kombes Pol Dr Ariefaldi Warganegara SH SIK MM CPHR CBA memimpin kegiatan Apel Pagi dan pemberian arahan kepada personel menggelar Program GSB (Gerakan Sedekah Bersama) untuk Polisi Peduli kepada Masyarakat yang membutuhkan bertempat di Lapangan Apel Mapolresta Mataram. Senin, (14/01/2024)
Kegiatan Apel Pagi yang dihadiri juga oleh Wakapolresta Mataram AKBP I Wayan Sudarmanta SIK MH, pejabat utama Polresta Mataram, Kapolsek Jajaran Polresta Mataram dan personel Polresta Mataram.
Kapolresta Mataram Kombes Pol Dr Ariefaldi Warganegara SH SIK MM CPHR CBA mengatakan bahwa Apel pagi adalah bentuk kesiapan kita dalam melaksanakan tugas, pada hari ini kita mulai Program GSB (Gerakan Sedekah Bersama) sebagai bentuk Polisi Peduli untuk berbagi.
” Kesempatan ini bagi personel yang mau bersedekah bersama setiap senin silahkan tidak ada paksaan, nantinya sedekah tersebut dapat dimanfaatkan bagi masyarakat yang membutuhkan “, ucapnya
Kapolresta Mataram juga menambahkan bahwa program ini juga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri sehingga Harkamtibmas bisa terjaga dengan baik.
” Polisi itu prinsipnya ialah sebagai penjaga kehidupan, pengawal peradaban dan pejuang kemanusiaan. Dalam bentuk menjaga harkamtibmas dan apa yang kita lakukan untuk masyarakat “, terangnya
” Terimakasih kepada personel yang sudah melaksanakan tugas dengan dan sampaikan arahan ini kepada personel-personel Polsek dengan meningkatkan terus kepedulian kepada masyarakat dalam bentuk bantuan sosial untuk bersedekah “, pungkasnya.(*/Udin)
Sidik24jam. MERANTI – Pelaksana tugas (Plt) Bupati AKBP (Purn) H. Asmar bersama unsur Forkompinda Kabupaten Kepulauan Meranti kembali melakukan peninjauan sekaligus menyerahkan bantuan paket sembako bagi masyarakat terdampak banjir.
Kali ini bantuan diberikan kepada 441 warga di Kecamatan Pulau Merbau, Ahad (14/1/2023). Sebagaimana diketahui ada tiga desa di kecamatan tersebut yang sempat terendam banjir, yakni Desa Semukut, Desa Baran Melintang dan Desa Tanjung Bunga.
Asmar menyebutkan bantuan paket sembako itu merupakan bentuk kepedulian Pemkab Kepulauan Meranti bagi warganya.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda yang telah berpartisipasi dan memiliki kepedulian untuk membantu saudara kita yang tengah membutuhkan,” ujar Asmar.
Dia juga menegaskan agar pihak Pemerintah Kecamatan Pulau Merbau segera menyalurkan bantuan tersebut kepada warga sesuai data yang terdampak banjir.
“Kepada masyarakat banyak bersabar dan berdoa mudah mudahan ini cepat berlalu, karena banjir ini bukan kehendak kita, ini adalah hukum alam kehendak Allah,” terangnya.
Hadir mendampingi Plt Bupati Asmar, unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, sejumlah kepala OPD, Camat Pulau Merbau, serta sejumlah pejabat lainnya. (Iwan)
Sidik24jam. Meranti – Polres Kepulauan Meranti kembali melaksanakan kegiatan rutin minggu kasih dan Cooling Sistem bersama Buruh Bongkar Muat Pelabuhan Camat Selatpanjang, bertempat di Jl. Tebing Tinggi Pos Sat Polairud Polres Kepulauan Meranti, Minggu (14/01/2024) pagi.
Dalam sambutannya Kapolres AKBP Kurnia Setyawan SH SIk, melalui Kasat Polairud Polres Kepulauan Meranti Iptu Imbang Perdana,S.H.,M.H. menyampaikan untuk tetap menjaga kerukunan umat beragama di wilayah Hukum Polres Kepulauan Meranti terkait dengan semakin memanasnya suasana jelang pemilu.
“Kami Mengajak saudara-saudara untuk menjaga ketertiban, persatuan dan kesatuan karena saat ini di negara kita sedang melaksanakan Tahapan Kampanye Pemilu 2024, partisipasi masyarakat sangat penting untuk kesuksesan pemilu yang aman dan Damai, jangan terpancing provokasi, tetap tenang, kita jadikan mementum kali ini menjadi pelaku yang tenang dan damai,” kata Iptu Imbang.
Melalui giat Minggu Kasih Cooling Sistem ini juga Polres Meranti terus mempererat sinergitas dengan masyarakat dalam menciptakan situasi daerah yang aman dan kondusif, terlebih menjelang Pemilu 2024.
“Pesta demokrasi semakin dekat, Untuk itu kami sampaikan kepada adik adik semua, silahkan tentukan pilihan sesuai dengan hati nurani masing-masing, namun dengan tetap menjaga sitkamtibmas di wilayah kita agar kondusif dan ikut berpartisipasi mensukseskan pemilu yang damai,” pesannya.
Dengan silaturahmi ini mari kita jaga hubungan baik, harapan kami melalui Kegiatan Minggu Kasih ini kami dapat masukan dan saran untuk perbaikan kinerja polisi. Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan di daerah kita dan memberikan informasi sekecil apapun yang berkembang di Wilkum Polres Kepulauan Meranti terkait dengan situasi kamtibmas.
“Untuk bapak bapak yang hadir pada hari ini mari kita jaga keterlibatan dikota Selatpanjang bila mana ada informasi sekecil apapun yang berkembang dan meresahkan di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti segera laporkan,” harapannya.
Sementara Rafi Ketua Buruh Bongkar Muat Pelabuhan Camat mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak Polres yang membuat program Minggu kasih untuk saling bersilaturahmi dan berbagi Informasi.
“Terimakasih bapak polisi udah membuat program ini, Kami masyarakat pekerja buruh Kota Selatpanjang merasa diperhatikan oleh pihak Kepolisian dan kami siap mendukung Suksesnya Pemilu yang Damai,” Rafi
Kami selaku masyarakat juga akan menyampaikan informasi terkait dengan keamanan dan ketertiban. “Selaku Buruh Bongkar Muat Pelabuhan Camat Selatpanjang kami akan selalu mewaspadai akan adanya barang-barang ilegal yang masuk ke wilayah Kabupaten Meranti,” tutupnya.
Turut hadir, Kasi Propam Polres Kepulauan Meranti AKP J.A. Lubis, SH.,MH., didampingi Kasat Polairud Polres Kepulauan Meranti Iptu Imbang Perdana,S.H.,M.H., Kasat Tahti Polres Kepulauan Meranti Iptu Soeharmonto, KBO Sat Intelkam Polres Kepulauan Meranti Ipda Mada Surya, Ka SPKT Polres Kepulauan Meranti Ipda Suryadi, Rafi Ketua Buruh Pelabuhan Buruh Bongkar Muat Pelabuhan Camat Selatpanjang dan 10 orang Anggota.(iwan)
Sidik24jam. Meranti – Polres Kepulauan Meranti memberikan pengawalan dan pengawasan loading pembongkaran dan distribusi logistik tahap II untuk surat suara pada pemilihan umum tahun 2024 Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada sabtu siang (13/01) logistik tersebut diberangkatkan dari Pelabuhan Pelindo Jl. Pertiwi Kecamatan Perawang Kabupaten Siak menuju Pelabuhan Sei Selari Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis dan dilanjutkan menuju Pelabuhan Roro Insit Kabupaten Kepulauan Meranti menggunakan Kapal Roro KMP Barembang.
Pengawalan Logistik Tahap II untuk Surat Suara Pada Pemilihan Umum Tahun 2024 Kabupaten Kepulauan Meranti yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Kep. Meranti Kompol Yudi Setiawan, S.H.,M.H. didampingi oleh rombongan Staf KPUD Kabupaten Kepulauan Meranti, Staf Bawaslu Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Personel Pengawalan Polres Kepulauan Meranti.
Kapolres Kepulauan Meranti melalui Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti Kompol Yudi Setiawan, S.H.,M.H. mengatakan pengawalan dilaksanakan oleh Personel Sat Brimobda Polda Riau sebanyak 2 orang dan Personel Polres Kepulauan Meranti sebanyak 11 orang, dengan menggunakan kendaraan Double Cabin Sat Sabhara Polres Kepulauan Meranti No. Pol : 1003-39 dan Mobil Patwal Sat Lantas Polres Kepulauan Meranti No. Pol : 1107-39.
“Dalam rangka menjaga keamanan logistik surat suara Pemilu Tahun 2024, Polres Kepulauan Meranti telah mengawal dan mengamankan pergeseran logistik tersebut hingga tiba di gudang Logistik KPU Kepulauan Meranti,” ungkap Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Kurnia Setyawan, melalui Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti Kompol Yudi Setiawan, S.H.,M.H. Minggu (14/01/2024).
Logistik pemilu, yang terdiri dari surat suara untuk DPR RI, DPD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota, diberangkatkan menggunakan dua unit mobil diantaranya Truck 1 Colt Diesel Canter warna Kuning dengan No. Pol : BM 9760 MU dan Truck 2 Colt Diesel Canter warna kuning dengan No. Pol : BM 8377 TW.
Selain kepolisian, pengawalan logistik surat suara Pemilu 2024 ini juga melibatkan pihak KPU Kepulauan Meranti dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kepulauan Meranti. Hal ini untuk memastikan bahwa logistik tersebut sampai dengan aman di gudang Logistik KPU Kepulauan Meranti.
Kompol Yudi mengungkapkan, kendaraan logistik surat suara pemilu tiba pada pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB di gudang Logistik KPU Kabupaten Kepulauan Meranti, Jalan Pelajar, Desa Alahair Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, selama kegiatan berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman dan terkendali.
“Pengawalan yang dilakukan Polres Kepulauan Meranti ini untuk memastikan kelancaran pendistribusian logistik surat suara hingga disimpan dengan aman di gudang logistik KPU Kepulauan Meranti,” tutup Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti Kompol Yudi Setiawan, S.H.,M.H.
Pengawalan tersebut dihadiri Kapolres Kepulauan Meranti yang diwakilkan Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti Kompol Yudi Setiawan,S.H.,M.H., Kasat Samapta Polres Kepulauan Meranti AKP Timur Brata,S.H., Kabag Keuangan, Umum dan Logistik KPU Provinsi Riau Efri Bobby Rafles,S.Ip.,M.Si., Ketua KPUD Kepulauan Meranti Abu Hamid,S.Pd.I., Ketua Bawaslu Kepulauan Meranti Syamsurizal,S.IP., M.IP., KBO Sat Lantas Polres Meranti IPDA Naswandi Wanto,S.H.,M.T., Komisioner KPUD Meranti Anwar Basri, Kasubbag Pengawasan Bawaslu Kepulauan Meranti Effendi, S.Ag., Sekretaris KPUD Meranti Afriadi Mahyu, Kasubbag Keuangan, Umum dan Logistik KPUD Kepulauan Meranti M. Amin Harahap, Ba Unit I Poltik Sat Intelkam Polres Meranti Briptu Iqbal Rizki Annur,SE., Personel Pengawalan Polres Kepulauan Meranti sebanyak 11 orang, PO Para Staf KPUD Kepulauan Meranti dan Para Staf Bawaslu Kepulauan Meranti.
Adapun rincian surat suara yang akan dibawa ke Kepulauan Meranti sebagai berikut : Surat suara PPWP sebanyak 79 kotak (@2000 lbr), Surat suara DPR RI sebanyak 311 kotak (@500 lbr), Surat suara DPRD Provinsi sebanyak 311 kotak (@500 lbr), Surat suara DPD sebanyak 311 kotak (@500 lbr), Surat suara DPRD Kab. Meranti 1 : 101 kotak (@500 lbr), Surat suara DPRD Kab. Meranti 2 : 61 kotak (@500 lbr), Surat suara DPRD Kab. Meranti 3 : 53 kotak (@500 lbr), Surat suara DPRD Kab. Meranti 4 : 55 kotak (@500 lbr), Surat suara DPRD Kab. Meranti 5 : 52 kotak (@500 lbr), Total surat suara sebanyak 1.334 kotak.(iwan)
Sumbar,Sidik24jam.com- Ruas jalan provinsi tu yang rusak sudah menahun diperkirakan kurang labiah sekitar 15 kilometer Kadis PU provinsi Sumatera Barat terkesan abai. Pasalnya sudah makan korban, ruas jalan provinsi di bukik Alang Lawik Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota tidak kunjung diperbaiki.
Parahnya, sejumlah pohon Pisang dan kayu ditaroh di dekat jalan yang berlubang. Hal itu sebagai tanda bagi pengguna jalan agar lebih berhati-hati.
Pantauan di lapangan kondisi itu terlihat pada Jumat (12/1/2024). Selain lubang dalam. Jalan terlihat dipenuhi air.
Payakumbuh-Lintau yang rusak parah ini, mulai dari Kecamatan Luhak hingga Kecamatan Lareh Sago Halaban. Hanya di sejumlah titik saja yang kondisinya layak untuk ditempuh.
“Lubang jalan tersebut cukup dalam dan sangat membahayakan pengendara, pasalnya jalan itu merupakan ruas jalan Provinsi , sempat ditambal namun berlubang lagi,” ungkap Yudi seorang pengendara.
Ia menjelaskan, akibat lubang jalan itu, sering membuat lalu lintas menjadi terganggu. Bahkan, parahnya tak jarang, pengendara terjatuh akibat masuk lubang itu.
“Itu malam hari. Karena kondisinya tidak terlihat karena gelap,” ujarnya.
Selain Yudi, Rozi mengakui, Pejabat yang wewenang terkesan abai dalam kondisi jalan itu. Padahal, sudah berbulan-bulan itu berlubang.
“Seharus jika sudah dapat info segera diperbaiki. Karena ini jalan Provinsi” ujarnya.
Ia berharap kepada pihak berwenang untuk tidak tutup mata, sebab jalan yang ramai dilewati kendaraan-kendaraan angkutan barang.
“Ya, jalan rusak parah di ruas Payakumbuh-Lintau ini, kita berharap perhatian pemerintah provinsi untuk bisa melakukan perbaikan dan membangun jalan yang lebih baik kualitasnya untuk jalur yang setiap hari dilalui kendaraan-kendaraan bermuatan berat ini,” tutupnya.
Sementara, hingga berita ini awak media ini masih berupaya untuk mengkonfirmasi Kadis PU provinsi Sumatera Barat Era Sukma. saat di hubungi Awak media melalui WhatsApp belum ada jawaban.
Sidik24jam. Dumai – Pada Jumat (12/1/24) Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, menciptakan momen mengharukan dalam kunjungan kerja di Dumai, saat bertemu seorang warga nenek Mariah(69) di Kecamatan Dumai Barat, Dumai, Didampingi oleh Ketua Bhayakari, Ny Nindya Iqbal, dan Kapolres Dumai, AKBP Dhovan Oktaviaton, Irjen Iqbal mengunjungi seorang nenek yang sedang mengalami sakit.
Dalam kunjungannya, Irjen Iqbal menyempatkan diri untuk berbicara dengan nenek yang tengah merasakan derita penyakit. Si nenek, yang sudah lama mengidap penyakit paru-paru dan tidak dapat berdiri sendiri, nenek Mariah (69) terharu dan tidak dapat membendung air matanya mendapat kunjungan mendadak dari seorang jenderal bintang dua.
“Sudah berapa lama sakitnya, Bu?” tanya Irjen Iqbal dengan ramah
Momen tersebut penuh kehangatan, air mata si nenek menetes. Beruntung, anak perempuannya, Indah, turut mendampingi dan berdiri di sampingnya. Irjen Iqbal, dengan tulus, menyemangati dan mendoakan kesembuhan bagi si nenek.
“Kami dari kepolisian hadir di sini hanya untuk menyapa dan memberikan dukungan. Semoga cepat sembuh ya, Bu,” ucap Irjen Iqbal dengan penuh kebaikan hati.
Setelah berbincang dengan si nenek, Irjen Iqbal menyerahkan sebuah boks plastik berisikan paket sembako. Bantuan langsung diserahkan kepada anak perempuannya sebagai bentuk kepedulian dan dukungan dari Kapolda Riau.
“Ini ada sedikit oleh-oleh dari saya. Kami, sebagai polisi, datang dari Pekanbaru hanya untuk menyapa dan memberikan dukungan kepada ibu-ibu di sini. Semoga segera cepat sembuh ya, Bu,” tambahnya.
Diketahui bahwa Nenek Aminah(69) sudah lama mengidap penyakit paru-paru dan tidak bisa berdiri ia tinggal bersama suaminya yang bekerja serabutan, sementara 3 org anak nenek Aminah juga tidak memiliki pekerjaan tetap, hingga membuat momen ini makin haru.
Sebelumnya, Kapolda Riau juga menjalani aktivitas sosial lainnya dengan menyusuri sungai di Dumai bersama rombongan. Selama kegiatan tersebut, Irjen Iqbal turut memberikan sembako kepada masyarakat yang berada di perairan, menciptakan momen kebaikan di tengah-tengah tantangan banjir yang dihadapi oleh warga Dumai.(iwan)
Sidik24jam. Meranti – Kapolres Kepulauan Meranti yang diwakilkan Waka Polres Kepulauan Meranti Kompol Dodi Zulkarnain Hasibuan,SE.,MH. bersama Bupati Kepulauan Meranti AKBP Purn. H. Asmar melakukan meninjau lokasi banjir sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak banjir akibat curah hujan yang tinggi di Desa Sungai Tohor Barat Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Sabtu(13/01/2024) pagi.
Peninjauan lokasi banjir di sejumlah desa di wilayah hukum Polsek Tebingtinggi tersebut ikut dihadiri Danramil 02 Tebing Tinggi diwakili oleh PELDA Sumardi, Danposal Selatpanjang Kapten Laut P Amrizal, Kalaksa BPBD Kabupaten Meranti Muhlisin, Kepala Dinas Sosial Meranti Kamisah, Kepala Dinas Pendidikan Meranti diwakili Oleh Kabid Kebudayaan Abdullah, Kepala Dinas Kesehatan Meranti Muhammad Fahri, S.Km, Kepala Dinas PUPR Meranti Fajar Triasmoko, M.T, Kepala Dinas Dukcapil Agustia Widodo,S.E., M.Si., Plt. Camat Tebing Tinggi Timur Mazlin Jamal, Personil Koramil 02 Tebing Tinggi Sebanyak 3 Orang, Perangkat Desa Sungai Tohor Barat, Masyarakat Desa Sungai Tohor Barat 100 Orang.
Secara simbolis, Bupati dan Kapolres memberikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak musibah banjir sebanyak 400 paket, Bantuan berupa paket sembako (Mie Instan 1 kotak, Telur satu papan, Gula 1 kg, Kopi 1/4 kg, Teh satu bungkus, Minyak Goreng 1 kg, Beras 10 Kg) tersebut dibagikan kepada puluhan KK.
Bupati H Asmar dikesempatan itu mengungkapkan hari ini Pemda Meranti bersama Forkopimda turun ke lokasi untuk melakukan Peninjauan langsung dan menyalurkan Bansos kepada masyarakat yang terdampak banjir akibat curah hujan yang tinggi di Desa Sungai Tohor Barat Kecamatan Tebing Tinggi Timur.
“Melalui Dinas Sosial Pemda Meranti yang memberikan bantuan berupa sembako sebanyak 400 paket untuk warga yang terdampak Banjir di Desa Sungai Tohor Barat Kecamatan Tebing Tinggi Timur. Bantuan tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat Desa Sungai Tohor Barat,” ungkap Asmar.
Sementara itu, Kapolres AKBP Kurnia Setyawan yang diwakilkan Waka Polres Kepulauan Meranti Kompol Dodi Zulkarnain Hasibuan,SE.,MH. mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan tanggapan pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Polres terhadap masyarakat yang terkena banjir. Kami turun melihat langsung kondisi banjir yang terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi Timur ini. Sekaligus membantu meringankan beban warga yang terdampak,” ungkap Kompol Dodi.
Terkait dengan kondisi tersebut, ia menyebutkan bahwa hidrometeorologi banjir yang terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi Timur Banjir akibat curah hujan yang sangat tinggi.
“Hampir seluruh rumah warga terdampak banjir termasuk rumah ibadah dan sekolah. Warga tidak dapat beraktivitas sebagaimana mestinya. Untuk itu, kita melakukan peninjauan langsung kondisi banjirnya,” kata wakapolres.
Ditambahkan lagi, Adapun upaya penanganan banjir, sebutnya, tim gabungan melaksanakan monitor serta menyiapkan bantuan bila masyarakat butuh bantuan. Dari hasil Peninjauan langsung ke Lokasi banjir, ketinggian air saat ini sudah surut dan aktivitas masyarakat berjalan normal.
Saat peninjauan, Wakapolres juga mendengarkan langsung keluhan dari warga dan penjelasan dari unsur pemerintah desa. Dimana, selain intensitas hujan yang cukup tinggi, salah satu penyebab banjir tersebut akibat pendangkalan sungai, sehingga air tidak bisa mengalir ke laut dengan lancar.(iwan)
Sidik24jam. MERANTI – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Sabtu (13/1/2024), meninjau sekaligus menyerahkan bantuan Sembako untuk 396 masyarakat terdampak banjir di Desa Sungaitohor Barat Kecamatan Tebingtinggi Timur.
Asmar menyebutkan saat ini kondisi banjir di desa tersebut sudah mulai surut dan tidak lagi menggenangi jalan poros. Adapun bantuan yang diserahkan itu bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dan menjadi bentuk perhatian pemerintah kabupaten.
“Alhamdulillah banjir yang ada di Desa Sungaitohor Barat sudah mulai surut. Mudah-mudahan batuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang terkena dampak banjir,” kata Asmar.
Meski begitu, dia tetap meminta masyarakat untuk tetap waspada mengingat curah hujan yang masih cukup tinggi.
“Saya mengimbau agar warga tetap waspada terhadap kondisi banjir, karena bisa jadi air naik lagi kalau curah hujan masih tinggi. Untuk itu perlu diwaspadai,’’ ujarnya.
Lebih jauh Asmar menjelaskan, Pemkab Meranti terus memantau sejumlah kecamatan lain yang mengalami banjir. Dia pun telah memerintahkan satuan kerja terkait hingga pemerintah kecamatan untuk terus melaporkan kondisi yang ada di lapangan.
“Kita akan terus siaga dan memantau kondisi du lapangan, terutama kecamatan lain yang juga terdampak banjir,” sebut Asmar.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Kepulauan Meranti, Danramil 02 Tebingtinggi, Danposal, kepala OPD terkait, Camat Tebingtinggi Timur, serta pejabat lainnya. (Iwan)
Sidik24jam. Meranti – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif jelang Pemilu 2024, Kapolres Kepulauan Meranti bersama anggota melalui Sholat Subuh Keliling (Suling Emas) melakukan cooling system di Masjid AL Falah, Kecamatan Tebing Tinggi, Kepulauan Meranti, Sabtu (13/01/2024) Pagi.
Adapun hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Kurnia Setyawan, SH, S.I.K., Ketua Mesjid Agung Darul Ulum Selatpanjang H Mustafa S.Ag. M M. Selaku Pencerahan., Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti Kompol Yudi Setiawan, S.H., M.H., Kbo Sat Intelkam Polres Kepulauan Meranti IPDA Mada Surya, Kanit Reg Iden Sat Lantas IPTU Raden Surtika, Kanit Binpolmas Sat Binmas IPTU Susetyo Hadi, Personil Polres Kepulauan Meranti, Jamaah Subuh Keliling Yayasan Fitrah Madani Meranti, dan para Imam serta Jamaah masjid Al Falah.
Dalam kesempatan itu Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Kurnia Setyawan,SH., S.I.K., Menyampaikan, dengan tujuan untuk memakmurkan Masjid atau Musholla dalam rangka mewujudkan wilayah kepulauan meranti yang agamais, berbudaya dan harmonis. Selain itu dalam kesempatan tersebut juga mengajak para jamaah mesjid atau Musholla untuk bersama sama dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Subuh berjamaah keliling merupakan sarana untuk memperkuat tali silaturahmi antara aparat negara dengan masyarakat dan sekaligus sebagai sarana untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat. Saya mengajak seluruh masyarakat, toga dan tomas untuk senantiasa menjaga situasi Kamtibmas di lingkungannya masing-masing,”ujar AKBP Kurnia Setyawan saat di wawancara oleh awak media.
Kapolres Kurnia juga menyampaikan, sebelumnya saya selaku pejabat baru dipolres kepulauan meranti ingin memperkenalkan diri.
“Selaku pejabat baru, kulonuwon sudi kiranya bersama sama membantu kami dari jajaran polres Kepulauan Meranti untuk menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” ucapnya.
Dalam kesempatan subuh berjamaah ini dirinya juga melakukan kesempatan untuk berbincang dan saling tukar pendapat dalam menjaga wilayah Kalideres yang aman dan kondusif.
Jika ada hal atau kejadian menonjol diwilayah agar segera menghubungi no pribadi saya atau juga bisa melalui Bhabinkamtibmas setempat ataupun bisa langsung datang kepolsek atau polres.
“Apapun itu laporannya akan segera kami lakukan tindak lanjuti,” ujar AKBP Kurnia Setyawan.
Kapolres juga berpesan kepada jamaah Sholat Subuh agar tetap menjaga kerukunan dan kedamaian dalam menghadapi Pemilu 2024.
”Sebentar lagi kita akan memasuki Pemilu 2024, mari sama sama kita jaga kerukunan dan kedamaian, jangan sampai kita terpecah belah dikarenakan pilihan yang berbeda,” pesan Kapolres Kurnia Setyawan.(iwan)
Sidik24jam. Pekanbaru. Kemerdekaan Pers merupakan wujud lain dari prinsip-prinsip demokrasi dan negara hukum yang anti diskriminatif, tidak seperti kebijakan Gubernur Riau, yang melahirkan kebijakan dalam penyebarluasan informasi pemprov Riau, telah menciderai hak ribuan wartawan dan ratusan perusahaan Pers lokal, yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah. Sabtu, 13/01/2024.
Hal itu disampaikan oleh ketua organisasi Pers, Perkumpulan Pers Daerah Seluruh Indonesia (PPDI), Feri Sibarani, SH, kemarin di Pekanbaru. Sehubungan ditengarai adanya upaya kelompok tertentu yang di duga ingin menguasai dan memonopoli anggaran media di Pemprov Riau sejak beberapa tahun belakangan melalui Peraturan Gubernur Riau yang diduga cacat hukum.
, “Saya tidak heran melihat suatu produk hukum yang sekalipun disebut sudah melalui tahapan-tahapan, namun tidak rahasia umum lagi setelah di cek, ternyata ada dugaan di balik prakarsa pergub itu ada konspirasi yang bertujuan hanya ingin menguasai anggaran publikasi, ” Sebut Feri Sibarani.
Sebagai indikator yang signifikan dan menjanggalkan dimata siapapun yang memahami kaidah-kaidah hukum di Indonesia, menurut Feri, terkait konsideran yang tidak mencantumkan Undang-Undang Pers saat mengatur kehidupan Pers. Selain itu, gelombang unjuk rasa pada tahun 2021 lalu dengan jelas meneriakkan, perlakuan Pemerintah Provinsi Riau akibat Pergub itu menjadi tidak adil, tidak sesuai dengan konstitusi, karena bertentangan dengan prinsip-prinsip negara demokrasi, hak mendapatkan kesempatan yang sama tanpa membedakan dengan embel-embel apapun.
,”Pergub Riau Nomor 19 tahun 2021 tidak mencirikan produk negara hukum yang berlandaskan konstitusi yang sarat dengan semangat kebebasan, demokrasi, gotong royong dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Melainkan Pergub tersebut sangat bersifat legalistik negatif, bukan legalistik positif, apalagi keadilan substansif, sehingga kita semua heran kenapa bisa ada produk hukum atau kebijakan semacam itu. Apa tujuan dan manfaatnya untuk rakyat atau insan Pers Riau kita juga tidak paham, kecuali kami duga hanya ingin menyenangkan kelompok tertentu diatas penderitaan kelompok lain, ” Urai Feri dalam pertemuan Sejumlah organisasi Pers di Pekanbaru.
Menurut Feri Sibarani, yang sedang mengecap pendidikan ilmu hukum strata dua (program pascasarjana megister hukum di Universitas Lancang Kuning dengan jurusan Hukum Tata Negara itu), prinsip-prinsip dasar dalam mengeluarkan kebijakan bagi pemrintah adalah adanya hal ihwal yang memaksa, atau lazim disebut terdapat kondisi yang urgen dalam masyarakat. Jika dicermati, persoalan publikasi media selama puluhan tahun di Pemprov Riau tidak pernah bermasalah.
Atas hal itu, menurut Feri Sibarani, bersama dengan seluruh anggota PPDI se-Indonesia, sebagai pimpinan organisasi Pers yang merupakan salah satu pilar demokrasi di Indonesia, ia menghimbau dan memohon kepada Gubernur Riau, Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution, agar segera dapat bertindak dengan mencabut peraturan tersebut karena telah mendapatkan penolakan besar-besaran sejak dikeluarkannya pada tahun 2021 lalu.
, “Kami perlu sampaikan, bahwa prinsip-prinsip penerapan kebijakan itu adalah, tidak boleh pemerintah menjalankan kebijakan yang ternyata menyebabkan gejolak di masyarakat. Apalagi berdampak merugikan baik secara materil dan immateril. Itu berarti ada yang tidak beres dalam pembentukannya. Perlu diperhatikan dari banyak sisi saat ingin membuat sebuah peraturan, ” Kata Feri melanjutkan.
Ditegaskannya, bahwa Pergub Nomor 19 Tahun 2021 jelas-jelas mendapatkan penolakan dari ribuan wartawan dan ratusan perusahaan Pers di Riau. Feri juga mengenang pihaknya bersama-sama 18 organisasi Pers lainya di wilayah Provinsi Riau pada tahun 2021 sudah berulangkali melakukan aksi unjuk rasa di kantor gubernur Riau. Dan semua ketidakpatutan dan kejanggalan Pergub tersebut telah di uraikan dan disampaikan secara tertulis dan lisan kepada Gubernur Riau Drs. Syamsuar dan Sekda Provinsi Riau, SF Haryanto.
, “Sesungguhnya, kami sebagai warga negara yang paham bernegara, sekaligus yang merasakan akibat langsung dari Pergub itu, sudah menyampaikannya secara arif dan bijaksana kepada Gubernur Riau saat itu, termasuk kepada Sekda Provinsi Riau, SF Haryanto. Hanya saja tidak ada niat Syamsuar saat itu untuk mencabut atau membatalkan kebijakannya itu. Kami patut menduga adanya semacam tekanan dari pihak lain yang punya kepentingan dalam Pergub itu, ” Lanjut Feri.
Diakhir pernyataannya, Feri Sibarani pun mengingatkan kepada seluruh insan Pers di Provinsi Riau, bahkan di Indonesia, agar memiliki keperdulian yang tulus dan ikhlas atas nasib Pers Indonesia kedepan. Sebab menurutnya, Pers Indonesia saat ini sudah tidak baik-baik saja sebagaimana disampaikan presiden RI, Joko Widodo pada hari Pers Nasional di kota Medan Februari 2023 lalu.
, “Saya kalau hanya ingin untuk kepentingan pribadi, tidak perlu koar-koar soal ini. Capek juga saya. Tapi saya bersumpah, selama hidup, akan menyuarakan ketidak adilan ini demi Pers Indonesia kedepan. Apakah kita yakin, bahwa semangat transformasi Pers Indonesia pada Reformasi berdarah tahun 1998 bertujuan hanya untuk seperti sekarang ini? Coba kita lihat, wartawan yang kaya makin kaya, perusahaan Pers besar, makin besar, yang kecil makin tertindas, apakah Gubernur Riau dan kita semua yakin bahwa begini lah tujuan bernegara?? Ujarnya.
Dia yang didampingi teman sejawat nya itu, berkomitmen akan terus bersuara membawa semangat perubahan bagi kehidupan Pers Indonesia kedepan. Ia memanggil seluruh Insan Pers yang benar-benar ingin melihat kemerdekaan Pers sejati, kebebasan yang bertanggung jawab, dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, agar bersama-sama berjuang melawan konspirasi dibalik sejumlah aturan bagi insan Pers.
,”Juga semua peraturan Dewan Pers itu, jika di analisa, hanya bertujuan mempersulit kehidupan Pers, khususnya Pers daerah, yang tergolong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sama sekali tidak berkesan mengembangkan kemerdekaan Pers sebagaimana secara tegas diatur dalam pasal 15 ayat (1) UU No 40 Tahun 1999 Tentang Pers, ” Tegas Feri.
Menurutnya, setiap wartawan, setiap pimpinan perusahaan Pers, setiap pimpinan organisasi Pers harus selalu menyadari apa yang tertuang dalam pasal 6 UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Pasal itu menurutnya sangat memberikan legasi yang tegas dan lugas kepada siapapun yang terpanggil menjadi wartawan atau praktisi Pers.
, “Saya juga memohon kepada kita semuanya, yang telah di anak tirikan oleh Dewan Pers. Para organisasi Pers, perusahaan pers, puluhan ribu wartawan di Indonesia, agar berhenti merusak harkat dan martabat Pers dengan cara-cara yang tidak bertanggung jawab. Cintailah profesi wartawan itu dari hati yang paling dalam, jagalah nama baik kita semua. Karena begitulah seharusnya, kita Pers salah satu lembaga yang masih mendapatkan kepercayaan dari publik,” Pinta Feri.
Feri Sibarani, bersama seluruh jajarannya meminta seluruh anggota PPDI diseluruh Indonesia agar terus melaksanakan tugas Pers secara profesional, yaitu bertanggung jawab dan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pers, khusunya pasal 1 ayat (1) dan (4), sebagai landasan hukum utama dan yang terutama, serta penjabaran dari pasal 28F UUD 1945.
, “Gunakan hakmu sesuai dengan mandat konstitusi dan Undang-Undang Pers. Kebebasan Pers tergolong Hak Asasi Manusia (HAM), fundamental right, civil liberty, yang tidak boleh di intervensi atau dirampas oleh siapapun. Jika memiliki kesempatan, dan rezeki lebih, tingkatkan ilmu jurnalistik saudara dengan mengikuti sekolah-sekolah pelatihan jurnalistik yang ada di daerah masing-masing, agar dapat memiliki kemampuan untuk mengaplikasikan teknologi informasi dan sistem digital yang terus berkembang saat ini, ” Harap Feri.