
![]()
Pakpak Bharat Sidik24jam.com
Optimisme pengembangan sektor pariwisata akan menjadi pendorong ekonomi masyarakat ini disampaikan oleh PJs Bupati Pakpak Bharat yang diwakili Manihar Tumangger, sekaligus membuka secara resmi kegiatan pelatihan wisata outbound. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di balai Diklat Cikaok dan diikuti sekitar 40 orang peserta yang berasal dari berbagai perwakilan desa wisata di Pakpak Bharat. Senin 24-10-2024.
Dalam sambutan yang disampaikan Manihar Tumangger, PJs Bupati Pakpak Bharat menyampaikan bahwa, di tahun 2024, sektor pariwisata Indonesia menorehkan kembali prestasi yang membanggakan. Dimana Travel and Tourism Development Index (TTDI) yang dirilis resmi oleh World Economic Forum (WEF)pada Mei 2024 kemarin menunjukkan posisi Indonesia kembali melesat naik ke peringkat 10 dari sebelumnya di posisi 32 menjadi peringkat posisi 22 Dunia.
Seiring prestasi tersebut Pemkab Pakpak Bharat optimis pengembangan kepariwisataan dengan tata kelola yang baik nantinya akan menjadi salah satu pilar utama mendorong peningkatan perekonomian di kabupaten Pakpak Bharat.
“Paradigma pariwisata sekarang telah berubah dari sekedar objek rekreasi dan hiburan juga menjadi sebuah industri jasa yang prospektif dan multi player Efek ,secara integritas dan bersinergi dengan sektor lainnya”, paparnya Manihar lebih lanjut. Beliau juga mengungkapkan bahwa Pakpak Bharat memiliki potensi wisata alam yang sangat baik dan tersebar diberbagai wilayah kecamatan dan desa.
“Dengan besarnya potensi yang ada maka diperlukan keseriusan kita dalam hal pengembangan sektor wisata dalam hal ini tentunya upaya dari pemerintah melalui OPD terkait dalam pengembangannya,” harapnya.
Diakhir sambutan, Manihar Tumangger berpesan melalui kegiatan pelatihan wisata outbound ini agar para peserta dapat menyimak dan mengikuti dengan Baik setiap materi pelatihan yang di sampaikan oleh para narasumber.
Sekjen Padang selaku Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pakpak Bharat dalam laporannya mengatakan,pelatihan wisata outbound bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi para pemandu wisata outbound.
“ Diharapkan melalui kegiatan ini agar dapat memenuhi Standart Kompetensi Kerja Nasional (SKKN) dalam bidang pemandu wisata outbound,” ungkap Sekjen Padang Lugas
Sekjen juga menjelaskan kepada peserta melalui pelatihan ini kiranya dapat mencapai sasaran seperti mengetahui dan memahami bagimana merencanakan dan melaksanakan pemanduan wisata outbound.
“ Melalui giat ini, Peserta diharapkan dapat memahami bagaimana dalam menangani resiko dalam kegiatan berwisata outbound,” harapnya.
Sementara itu, salah satu peserta pelatihan menyampaikan kepada media bahwa kegiatan ini sangat disambut oleh peserta dengan antusias
“Giat seperti ini tentu sangat kita nantikan sehingga kita selaku masyarakat yang akan terdampak dari sektor ini dapat membenahi diri, sehingga kita tidak akan vakum akan tetapi menjadi bagian dari geliat sektor pariwisata ini”, ungkapnya.
“Kita juga mewakili peserta menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat yang kita rasakan hadir untuk memberikan edukasi sehingga kita sebagai masyarakat menyadari pentingnya kesadaran masyarakat dalam mempertahankan diri dan memberikan pelayanan wisata yang baik”, ungkapnya antusias.
(DP)



